OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
DAFTAR ISI
BAB I Pendahuluan ........................................................................... 2 of 12
BAB II Ruang Lingkup Pekerjaan .................................................... 3 of 12
BAB III Pengoperasian Suppression System FM200 ........................ 4 of 12
BAB IV Penjelasan Umum Panel Notifier NFS-320 ......................... 6 of 12
BAB V Keselamatan Dan Tindakan Setelah Kebakaran ............... 12 of 12
Page 1 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
BAB I
PENDAHULUAN
Suppression system FM200 merupakan system pemadam api secara manual dan otomatis dangan
pemipaan yang permanen untuk men-supply Gas FM200/(HFC 227Ea) menunju formasi Nozzle-
nozzle di dalam ruangan yang terpasang, agar menghasilkan konsentrasi Gas FM200 yang cukup
untuk pemadam api.
Pengaturan Suppression System FM200 secara otomatis dilakukan melalui perangkat Panel Fire
Extinguihant Notifier NFS 320 beserta peralatan deteksi input, seperti smoke detector atau detektor
asap dan juga dilengkapi dengan peralatan output berupa alarm bell, multi alert, strobe light yang
merupakan sarana untuk membantu pemilik atau operator mengetahui gejala kebakaran secara dini,
sehingga sebelum api menjadi besar, kebakaran segera dapat diatasi.
Page 2 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
BAB II
URAIAN UMUM SUPPRESSION FM 200
FM200 adalah merupakan gas yang mempunyai sifat kering, bersih dan bukan sebagai penghantar.
FM200 menjadi alternatif sebagai sarana pencegah kebakaran yang aman terhadap lingkungan,
sebagai pengganti Halon. FM200 dapat digunakan untuk pencegah kebakaran didaerah yang
beresiko seperti ruang komputer, Panel listrik, kertas, tekstil dll.
FM200 disimpan dalam bentuk cairan bertekanan 25 bar pada temepratur 20° Celcius didalam
tabung. Bila sistem diaktifkan, maka tekanan didalam tabung memancarkan cairan FM200 melalui
distribusi pipa ke formasi nozzle.
FM200 telah digunakan untuk daerah bahaya di ruang tertutup, terbuka dan dapat memadamkan api
kelas A, B dan C.
Catatan :
Kebakaran kelas A : Padat
Kebakaran kelas B : Cair
Kebakaran kelas C : Gas
Beberapa contoh jenis peralatan yang sangat baik menggunakan FM200:
- Ruang komputer
- Ruang data komputer
- Tranformator
- Daerah penyimpanan cairan mudah terbakar
- Daerah proses cairan mudah terbakar
- Switchgear
- Floor Voids, dll.
FM 200 tidak cocok untuk pemadaman kebakaran yang melibatkan:
- Unsur kimia atau campuran semacam selulosa nitrat
- Metal reaksi semacam sodium, potasium, magnesium, titanium, zirconium,
uranium dan plutonium.
- Larutan oksida semacam oksida nitrit dan fluorine.
- Metal hybrid
Pengaturan sistem FM200 secara otomatis dilakukan melalui Panel Notifier System RP2002E yang
merupakan panel kontrol fire alarm yang dibuat berdasarkan teknologi elektronik terbaru dengan
sistem yang mengacu kepada standar NFPA.
Rancangan Panel kontrol dibuat sedemikian rupa berdasarkan peraturan International yang berlaku
dan pengalaman selama puluhan tahun, sehingga jenis panel ini sangat komunikatif. Panel ini sangat
kompak dan mudah cara pengoperasiannya.
Page 3 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
BAB III
PENGOPERASIAN SUPPRESSION SYSTEM FM 200
Suppression System FM200 dapat dioperasikan secara otomatis maupun secara manual.
1. Pengoperasian Secara Otomatis
Pengoperasian ini umumnya akan melalui beberapa kejadian sebagai berikut:
Tingkat Pertama:
• Bila rangkaian detector zone pertama dalam kondisi alarm maka alarm bell akan berbunyi.
• Petugas harus mencari sumber bunyi, yang dapat dilakukan melalui Extinguishant Control Panel
Notifier NFS-320
• Jika hanya kebakaran kecil seperti kertas terbakar atau alarm palsu tekan tombol “Abort
Switch”. Atasi kebakaran tersebut, dengan menggunakan portable Extinguisher jika perlu,
sebagai pemadaman awal. Setelah itu tekan tombol “Reset Switch” pada Control Panel lalu
kembalikan Abort Switch ke posisi normal.
• Jika terjadi kebakaran besar, maka biarkan system bekerja secara otomatis.
Tingkat Kedua:
• Bila rangkaian detector kedua zone dalam kondisi alarm maka Multi Alert akan berbunyi serta
Strobe akan menyala.
• Semua penghuni ruangan harus segera meninggalkan lokasi, sebab gas FM200 akan keluar
setelah 30 detik.
• Setelah gas keluar, lampu DO Not Enter akan menyala.
• Penghuni tidak diperbolehkan memasuki area lokasi kebakaran, hingga gas telah hilang atau
dibersihkan dari ruangan tersebut.
Catatan:
• Selama waktu tunda 30 detik sebelum gas FM200 keluar dapat dihentikan dengan menekan
tombol “Abort Switch”.
• Abort Switch tidak dapat difungsikan bila sumber waktu tunda 30 detik telah terlewati.
2. Pengoperasian Secara Manual
Pengoperasian secara manual terbagi dalam 2 cara yaitu manual secara mekanik dan manual
secara elektrik.
Pengoperasian manual secara elektrik dapat dilakukan dengan catatan Control Panel dalam
keadaan hidup.
Dengan cara sebagai berikut:
Page 4 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
Tarik kebawah agent “Release Button”
Pengoperasian manual secara mekanik dilakukan bila sumber listrik atau battery tidak berfungsi
dengan mengikuti langkah dibawah ini:
- Ketahui dengan pasti lokasi kebakaran.
- Evakuasi penghuni dari lokal.
- Tutup semua pintu rapat-rapat.
- Cari tabung FM200 yang berhubungan dengan lokasi yang mengalami kebakaran.
- Lepas pin pengaman pada manual actuator yang ada di kepala tabung kemudian tarik/tekan.
- Tinggalkan lokasi kebakaran secepatnya.
- Perhatikan jangan ada orang yang masuk ke dalam ruangan pada saat gas FM200 keluar.
- Hubungi Petugas Pemadam Kebakaran secepatnya.
Catatan :
Pengoperasian manual baik secara mekanik maupun elektrik tidak melalui perhitungan waktu
30 detik. Oleh karena itu pengoperasian ini dilakukan apabila area sudah benar-benar
terevakuasi.
Page 5 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
BAB IV
PENJELASAN UMUM PANEL NOTIFIER NFS-320
Panel Control Extingusihant (pemadam) dapat bekerja secara automatic maupun manual. Pada
system ini biasanya digunakan detector asap (smoke detector) sebagai pengindera adanya bahaya
kebakaran.
System deteksi yang terpasang adalah cross zone, artinya dalam suatu ruangan yang di proteksi
terdapat 2 (dua) zone detector yang terpasang bersilangan. Apabila satu zone mendeteksi bahaya
kebakaran, maka system hanya akan memberikan tanda bunyi bell, gas FM200 tidak akan bekerja.
Pada saat kedua zone detector mendeteksi bahaya kekebakaran, maka system akan bekerja penuh.
Bell akan berhenti dan multi alert akan berfungsi. Dengan adanya proses kejadian seperti tersebut,
setelah waktu tunda terlewati maka gas FM200 akan keluar secara automatic dan lampu “GAS
DISCHARGE” akan menyala menandakan bahwa GAS FM200 telah keluar.
Page 6 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
FUNGSI CONTROL
1.1 PENDAHULUAN
Berikut gambar tombol Control Panel dan Indicatornya :
Gambar 1. Tombol Control Panel dan Indikator
Page 7 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
SISTEM STATUS INDIKATOR LED
Pada Control Panel terdiri dari 8 LED dengan label seperti dibawah ini:
Gambar 2. Sistem Status Indikator LED
Penjelasan :
Indikator Warna Jika Active Cara Mematikan
POWER Hijau Menyala Jika Power AC ada Selalu Menyala jika AC
Dan tetap menyala selama power Power selalu ada
ada
FIRE Merah Berkedip jika Kebakaran Hilangkan Kondisi Alarm
ALARM terdeteksi Dan menyala terus dan reset Panel
jika tombol acknowledge ditekan
PRE – Merah Berkedip jika Pre Alarm Hilangkan kondisi Pre
ALARM terdeteksi dan menyala terus jika Alarm dan reset system
jika tombol acknowledge ditekan reset
Security Biru Berkedip jika Security alarm Hilangkan kondisi security
terdeteksi dan Menyala terus jika alarm dan reset panel
di acknowledge
Supervisory Kuning Berkedip jika kondisi Hilangkan kondisi
supervisory terdeteksi &Menyala supervisory
terus jika di acknowledge
System Kuning Berkedip jika kondisi touble Hilangkan kondisi trouble
Trouble terdeteksi dan Menyala terus
jika di acknowledge
Signals Kuning Menyala jika Kondisi Fire Alarm Tekan System Reset. Driil
Silenced terjadi dan kita tekan tombol juga akan mematikan LED
signal silence
Point Kuning Menyala jika satu atau lebih Enable alat atau
Disabled system alat disable mehilangan alat dari
system program.
Table 3. Penjelasan dari system Indikator LED
Page 8 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
TOMBOL KONTROL
Kontrol Panel terdiri dari 5 tombol seperti pada gambar dibawah ini :
Gambar 3. Tombol Kontrol
Acknowledge/Scroll Display
Gunakan Tombol ackowledge /Scroll Display untuk menerima kejadian alarm atau sinyal trouble.
Jika di tekan Pada Control Panel akan terjadi :
• Mematikan Buzzer pada Panel
• Merubah semua LED yang aktif dari berkedip ke menyala terus.
• Mengirim berita acknowled ke file histori, printer, CRT2 dan LCD 80
• Mengirim signal silence ke Buzer di LCD80 dan ACS annunsiator
Kita dapat menekan tombol ini untuk melihat kejadian alarm dan Trouble yang lebih dari satu . Jika
ada lebih dari satu maka display berikutnya setelah 3 detik.
Catatan: Jika Lokal Control di setting NO Maka Kontrol Panel tidak akan merespon
“acknowledge” dan Buzzer tidak berbunyi
Signal Silence
Tombol signal silence digunakan untuk mematikan suara pada panel dan semua peralatan audio
dan visual yang dihubungkan ke Notification Appliance Circuits (NAC). Jika ditekan maka akan
terjadi :
• Mematikan Buzzer di panel.
• Mematikan semua output sirkuit yang dapat disilence.
• Menghidupkan LED “Signal Silence”
• Mengirimkan data signal silence ke memori ,printer,CRT-2 dan LCD 80
Catatan: Jika Lokal Control di setting “NO” Maka Kontrol Panel tidak akan merespon Signal
Silence.
Page 9 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
Drill
Tombol Drill digunakan untuk mengaktifkan semua output dan NAC. Untuk mencegah kesalahan
operasional maka untuk mengaktifkannya kita harus menekannya selama 2 detik.
Jika ditekan maka akan terjadi:
• Menghidupkan semua NAC.
• Mematikan LED “Signal Silence”.
• Mengirimkan data Evacuate manual ke memori ,printer,CRT-2 dan LCD 80.
Catatan: Jika Lokal Control di setting “NO” maka Kontrol Panel tidak akan merespon ke DRILL.
Sistem Reset
Tombol System Reset digunakan untuk mengembalikan system ke normal kondisi Jika ditekan
maka pada control panel akan terjadi:
• Menormalkan semua input yang aktif
• Mematikan sesaat power yang bisa direset.
• Mengirimkan data System Reset ke memori, printer,CRT-2 dan LCD 80
Jika masih ada Alarm atau trouble yang masih aktif maka jika tombol system reset ditekan maka
semua NAC, Modul output dan Panel suara dan gambar akan aktif kembali.
Catatan: Jika Lokal Control di setting NO maka Kontrol Panel tidak akan merespon System Reset.
Catatan: Kondisi Trouble tidak akan normal dan timbul lagi saat tombol reset ditekan.
Lamp Test
Tombol Lamp Test digunakan untuk mengaktifkan semua LED pada panel, semua sirkuit panel dan
suara pada panel.
Jika ditekan dan ditahan maka pada control panel akan terjadi:
• Semua Lampu pada LED dikontrol panel menyala.
• Menghidupkan Suara pada control panel.
• Menyalakan semua segment LCD display. Jika Tombol Lamp Test ditekan lama lebih
dari 5 detik maka pada LCD display akan terlihat revisi dari software.
• Menyalakan semua Sirkuit panel LED.
Page 10 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
PROGRAMMING KEYPAD
Programming keypad termasuk didalamnya :
• Function Keys : DETECTOR, MODULE, OUTPUT, BATTERY LEVELS, NEXT
SELECTION, PREVIOUS SELECTION, RECALL LAST ENTRY AND INCREMENT
NUMBER.
• Enter Keys
• Cursor Movement keys : Esc/left arrow key, up key, right key, down key.
• Alphabetic and numeric keys, dengan LOWER CASE selection key.
Terlampir di bawah ini Programming Keypad, dengan penjelasan kegunaan masing-masing tombol.
Gambar 4. Programming Keypad
Page 11 of 12
OPERATION & MAINTENANCE MANUAL
FM200 – PANEL NFS-320E
BAB V
KESELAMATAN DAN TINDAKAN SETELAH KEBAKARAN
A. KESELAMATAN
Langkah keselamatan yang perlu dipersiapkan:
- Siapkan jalan (aisles) dan rute untuk keluar serta juga agar tetap bersih setiap waktu.
- Lengkapi tambahan yang diperlukan seperti lampu darurat dan tanda untuk menjamin cepat
serta aman saat evacuate
- Lengkapi “self closing door” hanya untuk keluar pada arah keluar dari daerah bahaya
- Lengkapi alarm yang terus menerus pada pintu masuk sampai keadaan normal.
- Lengkapi tanda “ PERHATIAN” dan instruksikan pada setiap pintu masuk.
B. TINDAKAN SETELAH KEBAKARAN
Setelah terbakar,sebelum masuk atau menyelidiki lokasi maka :
- Pastikan api sudah padam sempurna,khususnya jika ada daerah resiko yang mengalami deep
seated fire.
- Buka Ventilasi sehingga udara masuk,jika perlu gunakan breathing apparatus.
- Jangan masuk ke daerah resiko dengan membawa rokok yang masih menyala atau api karena
sisa uap yang terbakar mungkin masih ada dan dapat menimbulkan pembakaran kembali atau
ledakan.
- Segera hubungi PT Indolok Bakti Utama untuk commissioning ulang.
PT. Indolok Bakti Utama
Jl. Salemba Raya No. 32
Jakarta Pusat
Telp 021-314 8383 fax 021-3143737
Page 12 of 12