Anda di halaman 1dari 19

4 Prinsip Agar Closing Setiap Hari Dari

WhatsApp

Agustinus Panton
https://Wa.me/6285107099699
Pada Ebook ini saya akan share mengenai 4 Prinsip Agar Bisa Closing Setiap Hari Dengan WhatsApp.

Semoga apa yang saya bagikan pada Ebook ini bermanfaat untuk rekan-rekan semua.

Oke pada kesempatan kali ini saya akan bahas mengenai 4 Prinsip Agar Closing Setiap Hari Dari
WhatsApp, berikut poin-poinnya :

1. Perbanyak Jumlah Kontak WhatsApp


2. Buat Sales Funneling
3. Buat Promo Yang Menarik
4. Brutal Follow Up

Oke kita bahas satu-persatu ya.

1. Perbanyak Jumlah Kontak WhatsApp


Salah satu kunci agar kita bisa menghasilkan penjualan rutin melalui WhatsApp adalah dengan memiliki
jumlah kontak calon konsumen yang besar.

Karena semakin banyak jumlah kontak konsumen yang kita miliki, maka makin besar juga kesempatan
kita untuk menghasilkan penjualan.

Tanpa adanya jumlah kontak konsumen yang banyak maka akan sangat sulit bagi kita untuk
mendapatkan penjualan yang besar dan rutin setiap hari.
Lalu bagaimanakah caranya untuk mendapatkan kontak WhatsApp konsumen yang banyak?

Caranya antara lain dengan menyebarkan lead magnet kepada calon konsumen kita agar mereka mau
memberikan kontak WhatsApp-nya kepada kita.

Dan lead magnet ini bisa diartikan sebagai umpan yang kita berikan agar si calon konsumen mau
memberikan kontak WhatsApp-nya.

Ada beberapa jenis lead magnet yang bisa kita berikan, antara lain :

- Kupon Diskon.

- Program Mentoring melalui WhatsApp.

- Ebook.

- Video Tutorial ataupun mentoring Gratis.

- Template desain dan lain-lain.


2. Buat Sales Funneling

Prinsip selanjutnya adalah dengan membuat sales funneling.

Secara sederhana sales funneling bisa diartikan sebagai suatu alur proses terjadinya penjualan.
Dan jika diberikan dalam bentuk diagram maka bentuknya kira-kira seperti berikut.

Calon konsumen Cold Market

Prospek
Warm Market

Pembeli Baru

Pelanggan Hot Market


Tetap
Pada bagian diatas saya membagi kategori masing-masing proses menjadi 3 kategori market, yaitu ada :

Cold Market, Warm Market dan Hot Market.

Cold Market adalah orang-orang yang sama sekali belum kenal dengan kita.

Warm Market adalah orang-orang yang sudah kenal kita dan telah melakukan interaksi dengan kita,
baik itu dengan membeli produk kita 1 kali ataupun hanya berinteraksi dengan apa yang kita infokan
dengan mereka.

Hot Market adalah orang-orang yang sudah sangat kenal kita dan sudah melakukan transaksi berkali-kali
dengan kita.

Tujuan kita melakukan pembagian kategori ini adalah membedakan pola pendekatan yang kita gunakan.
Untuk yang masih cold kita tidak bisa langsung promosi begitu saja dengan mereka.

Karena mereka adalah orang-orang yang belum kenal sama sekali dengan kita, maka sebelum kita mulai
promosi kita harus membangun kedekatan dan juga kepercayaan dengan mereka melalui interaksi
dengan mereka terlebih dahulu.
Setelah kedekatan dan kepercayaan itu terbangun (menjadi warm market) , maka kita baru bisa mulai
melakukan promosi dengan mereka namun itupun dengan cara pendekatan soft selling tidak bisa
langsung hard selling jualan.

Lalu untuk kategori yang hot market, kita bisa langsung menggunakan pendekatan hard selling yang
langsung jualan dengan mereka. Tapi tetap terus membangun interaksi dengan mereka agar supaya mereka
juga terus bisa mengingat kita.

3. Buat Promo yang Menarik


Untuk menghasilkan penjualan yang rutin melalui WhatsApp tentunya kita perlu dibekali dengan
amunisi jualan yang mumpuni yaitu dengan Promosi yang Menarik.

Tanpa adanya promosi yang menarik tentunya akan lebih sulit bagi kita untuk berjualan di WhatsApp.

Ada beberapa point yang teman-teman perlu perhatikan untuk membuat promosi yang menarik antara
Lain :

a. Judul promo yang menarik


b. Penjelasan singkat produk.
c. Alasan
d. Garansi
e. Bonus
f. Call to action.
a. Judul Promo yang Menarik

Mengapa judul promosi harus menarik?

- Judul promosi yang menarik akan membuat pembaca ingin membaca lebih lanjut penawaran Anda.
- Kalau judul promosinya sudah tidak menarik, promo kita di Whatsapp tidak akan dilirik
- Ingat! Tiga detik pertama adalah momen paling kritis di mana Anda harus bisa meyakinkan pembaca.
Buat judul yang menarik

Penerapan:
Gunakan kata-kata yang membuat orang jadi penasaran

Contohnya seperti ini:


- Sudah siap untuk menerima ini?
- Cara inilah yang membuat orderan ga berhenti
- Akhirnya kejutan datang juga
- Sudah tahu tentang ini?
- Jangan ikut training ini kalo Anda tidak mau kebanjiran orderan

Catatan : judul diatas cenderung membuat orang untuk klik iklannya


Atau Anda bisa juga menggunakan kata-kata copywriting yang menjual
Contohnya seperti kata-kata ini:
- Terungkap
- Akhirnya
- Sudah Ikutan Ini?
- Menakjubkan
- Spesial
- Keren!
- Menakjubkan
- Rahasia

Contohnya bisa seperti berikut:


- Rahasia Jago bahasa Inggris akhirnya hadir
- Terungkap teknik diet paling instan
- Keren! Cuma klik 3x langsung jadi

Gimana, kebayangkan cara buatnya?

Harus sering-sering latihan biar makin jago buat judul promo yang menarik.
b. Penjelasan Singkat Produk

Pada bagian ini Anda perlu menginformasikan sekilas tentang produk Anda yang bertujuan untuk
menginformasikan agar calon prospek Anda tahu informasi produk Anda.

Anda juga bisa menginformasikan kelebihan produk Anda untuk meyakinkan calon pembeli bahwa
produk Anda memang lebih baik dibanding pesaing.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan info apa keuntungan yang mereka dapatkan jika
menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Penerapan:

Buatlah informasi singkat tentang produk Anda kemudian jabarkan beberapa kelebihan produk
Anda di dalam kalimat penawarannya serta apa benefit yang mereka dapatkan.
c. Alasan

Salah satu hal yang membuat sebuah iklan penawaran gagal adalah ketika kita lupa menjelaskan
mengapa orang-orang harus membeli produk kita sehingga mereka tidak yakin dan tidak tertarik untuk
membeli.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda yakinkan:


- Mengapa pembeli harus membeli ke Anda.
- Mengapa harus membeli sekarang.
- Mengapa mereka harus percaya kepada Anda.
- Mengapa mereka harus ikut penawaran Anda.

Penjelasan dari poin diatas.


- Mengapa pembeli harus membeli ke Anda? (Anda bisa tonjolkan kelebihan).
- Mengapa harus membeli sekarang? (Anda bisa infokan bonus atau promo yang ada)
- Mengapa mereka harus percaya kepada Anda? (Anda bisa tunjukan bukti)
- Mengapa mereka harus ikut penawaran Anda? (Infokan, karena sedang harga promosi)
d. Garansi

Garansi menjadi salah satu teknik ampuh untuk menghilangkan keraguan konsumen.
Menginformasikan garansi di dalam penawaran Anda menjadi salah satu cara untuk meningkatkan
keyakinan calon konsumen untuk membeli produk Anda.

Beberapa contoh garansi yang bisa Anda berikan adalah sebagai berikut :
- Garansi servis
- Garansi uang kembali
- Garansi barang sampai dikirim
- Garansi kerusakan
- Garansi produk sesuai

Penerapan:
Anda bisa menginformasikan garansi di kalimat penawaran Anda.
Pastikan produk Anda memang berkualitas.
e. Info Bonus

Mengapa bonus menjadi salah satu poin penting didalam penawaran?

Sebab seringkali calon pembeli tidak hanya membeli produk, melainkan mengejar bonusnya juga.

Beberapa penerapannya sebagai berikut :

- Berikan info bonus secara detail

- Bonus tersebut diusahakan ada nilainya, sehingga bonus tersebut tidak terkesan Cuma-Cuma
melainkan ada nilainya.

- Anda bisa memberikan bonus yang berhubungan dengan produknya. Misal memberikan bonus
powerbank saat Anda menjual handphone
f. Call to action

Call to action adalah teknik untuk mendorong calon pembeli untuk segera melakukan pembelian.
Teknik ini penting untuk mempercepat closing dari calon prospek Anda.

Berikut ini beberapa contoh Call to Action yang bisa Anda gunakan:

- Reply chat segera sebelum habis!


- Kontak sekarang juga!
- Tunggu apa lagi, segera hubungi!
- Berminat? Reply chat ini
- Ingin semua bonus ini? Segera Chat !
- Klik link berikut untuk info lebih lanjut
4. Brutal Follow Up

Ini adalah salah satu prinsip yang harus Anda pegang teguh agar menghasilkan penjualan rutin dari
WhatsApp, karena orang yang sudah minat dengan suatu produk bisa lupa untuk segera transfer jika gak
rajin-rajin di follow up.

Dan tentunya bagi orang yang menjalankan brutal follow up ini ada 1 kata yang harus mereka pegang
Dilarang BAPER Kalo Gak Jadi Transfer

Karena di PHP-in konsumen adalah suatu keniscayaan, jadi fokus kita untuk terus melakukan follow up.

Nah untuk melakukan follow up ini ada beberapa teknik yang bisa teman-teman gunakan, antara lain :

a. Teknik Ajukan Pertanyaan


b. Teknik Mengasumsi Beli
c. Teknik Tunjukkan Testimoni
d. Teknik Tanyakan Alasan Beli
e. Teknik Ajukan Bantuan
f. Teknik Gunakan Analogi
g. Teknik To The Point
a. Teknik Ajukan Pertanyaan

Pada teknik ini kita memfollow up calon konsumen dengan cara mengajukan pertanyaan yang tujuannya
adalah agar mereka segera menyelesaikan proses transaksinya

Contoh:
- Mau transfer ke REK BCA atau Mandiri
- Mau Bayar hari ini atau besok
- Mau cash atau debit

b. Teknik Mengasumsikan Pasti Beli

Pada teknik ini kita memberikan asumsi kepada calon konsumen bahwa mereka pasti beli dari kita
bagaimanapun juga pada akhirnya

Contoh :
- Sebelum transfer pastikan nominal sesuai invoice
- Setelah transfer jangan lupa untuk konfirmasi dengan sertakan bukti transfer ya kak
c. Teknik Tunjukkan Testimoni

Pada teknik ini kita memfollow up calon konsumen agar semakin yakin untuk membeli ataupun
transaksi dengan cara menunjukkan testimoni dari orang-orang yang sudah pernah membeli dari kita

Contoh :
Ini ada beberapa testimoni pembeli sebelumnya. Semoga kedepannya Anda juga merasakan dampak
& Manfaatnya.

d. Teknik Tanyakan Alasan

Pada teknik ini kita memberikan trigger kepada pembeli dengan pertanyaan yang membuat mereka
menjadi semakin yakin untuk membeli ataupun transaksi dengan kita karena mereka sendirilah yang
memberikan alasan kenapa harus beli dari kita

Contoh :
- Mas/Mbak, saya penasaran. Kalau boleh tahu kenapa sih mau beli produk kami?
- Mas/Mbak, saya penasaran. Kalau boleh tahu kenapa sih mau beli produk dari saya?
e. Teknik Menawarkan Bantuan

Pada teknik ini kita mencoba memfollow up si calon pembeli dengan cara menawarkan bantuan
kepadanya

Contoh :
- Apakah ada yang bisa dibantu?
- Apakah ada kendala untuk pemesanan di webnya?
- Kalau ada kesulitan jangan sungkan untuk japri ya

f. Teknik Gunakan Analogi

Pada teknik ini kita memberikan analogi kepada mereka calon konsumen agar mereka segera
menyelesaikan transaksinya

Contoh :
Jangan sampai menyesal ya Mas/Mbak kalo promonya habis. Karena penyesalan selalu datang
Belakangan, kalau di depan namanya pendaftaran, hehehe..
g. Teknik To The Point

Teknik ini adalah yang ditujukan untuk langsung mengingatkan si pelanggan sehingga mereka segera
melakukan pembayaran

Contoh :
- Mas/Mbak Invoicenya belum dikonfirmasi pembayarannya, rencana mau transfer kapan ya? Khawatir
invoicenya mati dan voucher diskonnya keburu hangus
- Mas/Mbak punya bisnis kan, inget lho karma itu berlaku dalam bisnis, jangan sampai Mas/Mbak nantinya
di PHP-in konsumen juga, hehehe...

Gimana?

Semoga bermanfaat ya materi yang ada di Ebook singkat ini 😊

Jika ada Temen-Temen yg mau sharing maupun konsultasi bisa follow ya di media sosial saya dibawah ini

Facebook Personal : http://bit.ly/FBAgustinusPanton

Facebook Group : http://bit.ly/GroupBelajarOnline

Channel Telegram : http://t.me/ChannelAgustinus


SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai