0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan15 halaman

Sumber Daya Perusahaan dan Keunggulan Bersaing

Makalah ini membahas tentang manajemen sumber daya perusahaan dalam keunggulan bersaing. Makalah ini menjelaskan tentang manajemen sumber daya manusia, keunggulan bersaing, sumber daya internal perusahaan, dan analisis faktor-faktor internal perusahaan yang mempengaruhi keunggulan bersaing suatu perusahaan.

Diunggah oleh

Nurul Insani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan15 halaman

Sumber Daya Perusahaan dan Keunggulan Bersaing

Makalah ini membahas tentang manajemen sumber daya perusahaan dalam keunggulan bersaing. Makalah ini menjelaskan tentang manajemen sumber daya manusia, keunggulan bersaing, sumber daya internal perusahaan, dan analisis faktor-faktor internal perusahaan yang mempengaruhi keunggulan bersaing suatu perusahaan.

Diunggah oleh

Nurul Insani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

SUMBER DAYA PERUSAHAAN DALAM


KEUNGGULAN BERSAING

KELOMPOK III

NURUL INSANI (105021101622)


ANDI MARDANIAR (10502110 22)

MAGISTER MANAJEMEN
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2022
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas limpahan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul “Sumber Daya Perusahaan Dalam Keunggulan Bersaing “. Pada makalah ini
penulis banyak mengambil dari berbagai sumber dan refrensi dan pengarahan dari
berbagai pihak. Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima
kasih sebesar-sebesarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini sangat jauh dari sempurna,
untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun
guna kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat
bermanfaat untuk semua pihak yang membaca.

Makassar, 04 Mei 2023

Penyusun

ii
DAFTAR ISI
SAMPUL ...................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ................................................................................. ii
DAFTAR ISI................................................................................................. iii
I. PENDAHULUAN.................................................................................... 1
A. Latar Belakang................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah.............................................................................. 4
C. Tujuan Penelitian............................................................................... 4
II. PEMBAHASAN...................................................................................... 5
A. Manajemen sumber daya manusia .................................................... 5
B. Keunggulan Bersaing......................................................................... 5
C. Sumber Daya Internal Perusahaan..................................................... 8
D. Analisis Faktor-faktor Internal Perusahaan ...................................... 9
III. PENUTUP......................................................................................... 11
A. Kesimpulan ....................................................................................... 11

DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 9

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Adanya globalisasi membawa dampak terhadap perubahan lingkungan
strategis. Globalisasi tersebut adalah suatu kejadian yang sulit dihindari oleh
suatu organisasi, meliputi organisasi publik, organisasi bisnis, dan organisasi
sosial. Oleh sebab itu kondisi tersebut memicu munculnya persaingan di
berbagai bidang. Agar mampu bersaing dan menciptakan suatu organisasi yang
dapat memiliki keunggulan kompetitif, maka masing-masing perusahaan
dituntut untuk siap berkembang dan mampu beradaptasi dengan perubahan-
perubahan lingkungan dan dituntut untuk menciptakan kreatifitas maupun
inovasi. Sumber daya manusia adalah modal dan aset yang penting di
perusahaan guna mendukung jalannya suatu perusahaan. Organisasi perusahaan
tidak akan berjalan dan tumbuh dengan baik, tanpa didukung sumber daya
manusia yang handal dan kompeten. Dalam persaingan dibidang ekonomi saat
ini, setiap perusahaan berupaya dan di tuntut untuk memperoleh sumber daya
manusia yang tepat dan berkompeten guna mendorong kesuksesan usaha
mereka sehingga mampu bersaing dengan perusahaan lainnya. Pengelolaan
sumber daya manusia harus mendapat perhatian lebih oleh perusahaan sehingga
organisasi mampu mencapai visi misi dan tujuan perusahaan dengan efektif.
Pengelolaan sumber daya manusia harus terprogram dan komperehensif. Hal ini
berarti suatu perencanaan sumber daya manusia dilakukan secara strategis dan
sistematis terkait dengan peramalan penyediaan tenaga kerja pada masa yang
akan datang dalam jumlah dan kualitas sesuai dengan yang dibutuhkan, dengan
menggunakan sumber informasi yang tepatSementara itu, menurut Dabic (2011)
penerapan manajemen sumber daya manusia yang baik mampu mendorong
kontribusi karyawan pada suatu organisasi.

4
Gambar 1 menunjukkan bahwa pada dasarnya praktek sumber daya
manusia terdiri dari preselection practice, selection practice, postselection
practice, dan practice affected by external factors. Tahap preselection practice
terdiri dari perencanaan SDM dan analisis pekerjaan, tahap selection practice
terdiri dari rekrutmen dan seleksi, tahap postselection practice meliputi training
atau pelatihan dan program-program peningkatan produktivitas kerja karyawan.
Sedangkan tahap practice affected by external factors terdiri dari kesetaraan
kesempatan kerja, keamanan, maupun kesehatan. Praktek manajemen sumber
daya manusia memberikan hasil yang berpusat pada karyawan antara lain
peningkatan kompetensi dan motivasi, sehingga memberikan input kepada suatu
organisasi, yang selanjutnya mendukung terciptanya keunggulan kompetitif.
Beberapa aktivitas penting yang mendukung pengelolaan sumber daya
manusia di suatu perusahaan diantaranya proses seleksi maupun proses
perekrutan karyawan. Menurut Mathis & Jackson (2012) rekrutmen merupakan
suatu kegiatan pengumpulan sejumlah pelamar yang memiliki kualifikasi yang
sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan, untuk selanjutnya dapat
bekerja di dalam suatu perusahaan. Fungsi dari rekrutmen adalah sebagai “the

5
Right Man on The Right Place”, yang mana hal ini menjadi acuan bagi para
manajer dalam menempatkan karyawan yang ada di perusahaan mereka.
Sedangkan seleksi adalah proses pemilihan dan penentuan dari sekelompok
pelamar atau beberapa orang yang memenuhi kriteria untuk menempati posisi
yang tersedia di perusahaan sesuai kondisi perusahaan. Strategi dalam
pelaksanaan kegiatan rekrutmen dan seleksi merupakan hal penting, ini
dikarenakan prosedur rekrutmen dan seleksi yang dilaksanakan perusahaan
akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia yang akan digunakan suatu
perusahaan. Manajemen sumber daya manusia terdiri dari aktifitas-aktifitas
yang meliputi fungsi perencanaan, perekrutan sumber daya manusia, analisis
sumber daya manusia, kesetaraan kesempatan kerja, keuntungan dan
kompensasi, kesehatan, keamanan dan keselamatan, serta hubungan tenaga
kerja dan buruh (Mathis & Jackson, 2019.
Selain aktivitas rekrutmen dan seleksi, perusahaan juga harus
memperhatikan kompetensi dari sumber daya manusia tersebut. Kompetensi
adalah karakteristik yang ada pada seseorang yang berpengaruh secara langsung
terhadap skill, kemampuan, dan kinerja di dalam suatu pekerjaan. Karyawan
yang memiliki kompetensi yang baik tentu akan memberikan kontribusi penting
dan kinerja yang baik pula di dalam produktivitas suatu perusahaan (Jimy,
2014).
Sedangkan Rudhaliawan (2013) dalam penelitiannya menyebutkan bahwa
program pelatihan yang sukses juga dapat mempengaruhi keberhasilan suatu
perusahaan dalam mencapai goal (tujuan). Dengan kata lain, adanya pelatihan
mampu meningkatkan produktivitas kerja sehingga dapat menunjang
keberhasilan suatu perusahaan. Namun apabila tingkat produktivitas kerja
mengalami penurunan, akibatnya dapat menghambat perusahaan dalam
mencapai tujuannya. Pemberian latihan pada karyawan akan mendorong
karyawan bekerja lebih baik dan cepat. Hal ini dikarenakan karyawan yang
mengetahui dengan baik tanggung jawab maupun tugasnya akan lebih berusaha

6
mencapai tingkat moral kerja yang lebih tinggi. Pengetahuan karyawan terkait
pelaksanaan tugas akan menentukan keberhasilan suatu tugas tersebut. Dengan
demikian bagi karyawan baru atau karyawan lama yang melaksanakan tugas
baru, maka memerlukan tambahan keterampilan dan pengetahuan sehingga
mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Pentingnya pemberian pelatihan
karena merupakan suatu cara yang digunakan suatu organisasi untuk
memelihara, menjaga, maupun mempertahankan karyawan dalam organisasi
tersebut serta mampu meningkatkan keahlian karyawan yang mana
mengindikasikan peningkatan kinerja.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka rumusan masalahnya
adalah:
1. Manajemen sumber daya manusia?
2. Keunggulan bersaing?
3. Sumber daya internal perusahaan?
4. Analisis faktor-faktor internal perusahaan?

C. Tujuan penulisan
Adapun latar belakang dari makalah ini berdasarkan rumusan masalah
diatas adalah:
1. Untuk mengetahui Manajemen Sumber Daya Manusia
2. Untuk mengetahui Keunggulan Bersaing
3. Untuk mengetahui sumber daya internal perusahaan
4. Untuk mengetahui analisis faktor-faktor internal perusahaan

7
BAB II
PEMBAHASAN

A. Manajemen Sumber Daya Manusia


Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia yang dikemukakan oleh
(Hitt dan Black, 2012) bahwa manajemen sumber daya manusia adalah
beberapa aktivitas seperti perekrutan, pengangkatan, pelatihan. Pengaruh
penerapan praktik manajemen sumber daya manusia terhadap keunggulan
kompetitif pengembangan, dan kompensasi untuk semua jenis tenaga kerja.
Menurut (Guthrie dan Datta, 2004) menjelaskan manajemen sumber daya
manusia bahwa “Praktik manajemen sumber daya manusia didefinisikan
sebagai satu set praktik strategi perusahaan yang dirancang untuk menarik,
mengembangkan, memotivasi, dan mempertahankan tenaga kerja agar dapat
menjalankan fungsi pencapaian tujuan perusahaan untuk memenuhi persyaratan
sebagai sumber keunggulan bersaing untuk perusahaan”.
Pendapat yang sama dikemukakan oleh (Tampubolon, 2016), yang
menyatakan bahwa manajemen sumber daya manusia mengacu pada kegiatan
spesialis staf yang bertanggung jawab untuk tujuan personel organisasi.
Menurut Tampubolon (2016), kepala departemen sumber daya manusia
bertanggung jawab untuk membangun dan menerapkan strategi demi
peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi yang mereka
pimpin. Pendapat lain dikemukakan oleh (Dessler, 2015) yang mengatakan
bahwa manajemen sumber daya manusia adalah kebijakan dan praktik yang
terlibat dalam melaksanakan aspek sumber daya manusia dari posisi
manajemen, termasuk perekrutan, penyaringan, pelatihan, pemberian
penghargaan, dan penilaian.
B. Keunggulan Bersaing
Berdasarkan Pendapat yang dikemukakan oleh Porter (2001),
keunggulan kompetitif adalah kemampuan yang diperoleh melalui karakteristik

8
dan sumber daya suatu perusahaan untuk memiliki kinerja yang lebih tinggi
dibandingkan perusahaan lain pada industri atau pasar yang sama. Menurut
Porter (2001), keunggulan kompetitif dapat dilihat dari: keunggulan kompetitif
dapat dilihat dari posisi perusahaan dalam persaingan yang dianalisis dengan
melihat kekuatan dan kelemahan perusahaan tersebut bila dibandingkan dengan
para pesaingnya. Keunggulan bersaing bersumber dari kemampuan perusahaan
tersebut mempertahankan superioritas sumber daya dan kemampuannya melalui
sumber internal.
Menurut Kotler & Armstrong (2003), keunggulan bersaing adalah
kemampuan untuk bekerja dalam satu atau lebih cara yang tidak dapat atau
tidak akan bisa diimbangi oleh pesaing. Selanjutnya, Pendapat yang sama
dikemukakan oleh Hitt dan Black (2012) keunggulan kompetitif adalah
kemampuan perusahaan untuk memberikan nilai kepada pelanggan yang
melebihi apa yang dapat diberikan pesaing. Menurut Hitt, perusahaan akan
memiliki keunggulan kompetitif ketika menerapkan strategi dengan cara
menciptakan nilai terbaik bagi pelanggan maupun pesaing langsung. Produk
yang unik serta tidak dapat diduplikasi ataupun terlalu mahal untuk ditiru
meupakan salah satu keunggulan bersaing.
Salah satu bagian penting untuk pertumbuhan dan kemakmuran
perusahaan adalah mendapatkan dan mempertahankan keunggulan bersaing.
Meskipun perusahaan dapat melakukan banyak hal untuk tujuan ini, salah satu
yang sering tidak diakui adalah memanfaatkan manajemen sumber daya
manusia yang unggul. Saat ini, banyak perusahaan menyadari pentingnya
sumber daya manusia, tetapi sedikit sekali dari mereka yang
mengkonseptualisasikan sebagai salah satu strategi mendapatkan keunggulan
bersaing. Akibatnya, banyak perusahaan melepaskan kesempatan untuk merebut
keunggulan bersaing melalui inisiatif praktek sumber daya manusia. Namun,
ada beberapa perusahaan yang tidak melepaskan kesempatan. Perusahaan
dianggap sebagai organisme kohesif, yang belajar untuk mengadopsi atau

9
menemukan cara yang lebih baik dalam melakukan sesuatu yang didasari oleh
adanya perubahan lingkungan bisnis. Kondisi tersebut melahirkan pertanyaan
apa yang benar-benar harus perusahaan lakukan untuk mempertahankan atau
mengoptimalkan situasi dalam lingkungan yang terus berubah? Mana yang
harus difokuskan, keuangan, teknologi, atau sumber daya manusia? Untuk
menjawab pertanyaan ini kita harus me-review kembali penelitian-penelitian
terdahulu. Barney (1991) menunjukkan bahwa, dalam rangka pemenuhan
keunggulan sumber daya manusia yang kompetitif berkelanjutan, sumber daya
harus menambah nilai perusahaan, memiliki sumber daya manusia yang langka,
tidak dapat ditiru dan tidak dapat disubstitusikan. Wright (1994) telah
menunjukkan bahwa sumber daya manusia harus memenuhi kriteria yang
diungkapkan oleh Barney untuk menjadi sumber keunggulan bersaing yang
berkelanjutan. Coff (1994) berpendapat bahwa aset manusia adalah sumber
utama.
Keunggulan berkelanjutan karena ambiguitas kausal dan informasi yang
sistematis membuat mereka tak ada bandingannya. Guest (1990) mengatakan
bahwa jika manajemen mempercayai pekerja mereka dan memberi mereka
tugas yang menantang, sebagai imbalan pekerja akan merespon dengan
motivasi tinggi, komitmen yang tinggi dan kinerja tinggi. Gratton (1997)
mengidentifikasi enam faktor untuk sukses yaitu:
1. Komitmen manajemen puncak;
2. Motivasi dan aspirasi perekrutan;
3. Kemampuan inti dari tim manajemen;
4. Aspirasi tim;
5. Kemampuan untuk membangun dan mempertahankan aliansi;
6. Integrasi bisnis menjadi jaringan global.
Apa artinya bagi perusahaan? Ini berarti bahwa sumber keunggulan
bersaing telah bergeser dari sumber daya keuangan untuk teknologi ke sumber
daya manusia. Dengan kata lain, keberhasilan tidak tergantung hanya pada

10
ukuran anggaran atau produk yang mendukung teknologi, tetapi juga
tergantung pada sikap, kompetensi, dan keterampilan karyawan.
Kemampuan karyawan untuk menghasilkan komitmen dan kepercayaan,
mengkomunikasikan aspirasi, dan bekerja dalam hubungan yang kompleks.
Sekarang kita tahu bahwa salah satu sumber keunggulan bersaing adalah
karyawan. Lalu apa yang dibutuhkan untuk mencapai keunggulan bersaing
melalui mereka? Jawabannya terletak pada strategi bersaing dan praktik
sumber daya manusia yang ada pada suatu perusahaan.
C. Sumber Daya Internal Perusahaan
Secara fundamental perusahaan berbeda-beda karena memiliki sumber
daya yang khas berupa aset yang terlihat maupun tidak terlihat dan kapabilitas
organisasi untuk memanfaatkan aset-aset tersebut. Sumber daya menunjukkan
input untuk proses produksi perusahaan. Seperti peralatan modal, ketrampilan
tenaga kerja, merek/brand names, paten, keuangan dan manajer berbakat.
Ada tiga sumberdaya dasar yaitu:
1. Sumber daya berwujud (tangible resources)
 Paling mudah diidentifikasi dan sering kali ditemukan dalam neraca
perusahaan
 Meliputi aset fisik dan finansial
 Contoh: fasilitas produksi, bahan mentah, sumber daya keuangan
2. Sumber daya tak berwujud (intangible resources)
 Tidak bisa dilihat atau disentuh
 Sering kali sangat penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif
 Contoh: Hak properti intelektual (intelectual property right) seperti:
paten, merek, hak cipta, reputasi perusahaan, moral perusahaan
5. Kapabilitas Organisasi
Meliputi ketrampilan – kemampuan menggabungkan aset, orang, dan
proses – digunakan untuk mengubah input menjadi output.

11
Sumber Daya Yang Berbeda

D. Analisis Faktor-faktor Internal Perusahaan


1. Faktor Internal Perusahaan
Faktor internal perusahaan adalah faktor-faktor yang terdapat
didalam perusahaan dan lebih mudah untuk diatur, diperkirakan, dan
diantisipasi setiap resikonya. Menurut Saydam dalam penelitian I Gusti
Putu Darya (2011: 66) lingkungan internal perusahaan mungkin dapat
dikendalikan oleh pelaku usaha sehingga dapat disesuaikan dengan
keinginan perusahaan. Menurut Susanthi (2017) lingkungan internal adalah
lingkungan yang berada didalam organisasi dan secara normal memiliki
implikasi langsung dan khusus pada perusahaan. Menurut Riyanto (2018)
lingkungan internal meliputi struktur, budaya, dan dan sumber daya yang
perlu dianalisis untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada di
perusahaan. Analisis untuk faktor-faktor internal ini menjadi sangat
penting, karena dengan menganalisa dan mengetahui apa saja kekurangan
dan kelebihan dari sebuah organisasi, akan membantu organisasi tersebut

12
dalam perkembangannya dan juga menjadi nilai tambah diantara banyaknya
persaingan yang ada dengan organisasi lain. Menurut Robinson (1997: 238-
230) analisa faktor internal menjadi sebuah strategi organisasi dan
mengetahui faktor kekuatan dan kelemahan potensial, mencakup
pemasaran, keuangan/akunting, produksi, operasi, dan teknik, personalia,
manajemen mutu, sistem informasi, organisasi dan manajemen umum,
layanan, pengembangan teknologi, MSDM, logistik masuk/logistik
kedalam.
2. Analisis Faktor Internal
Menurut Herry Achmad Buchory dan Djaslim Saladin (2006:48)
proses untuk menganalisis internal yang ada disebuah perusahaan atau
organisasi dapat dilakukan dengan cara berikut ini: (1) Menganalisis
hubungan antara strategi dan tangggapannya dengan semua yang
berhubungan dengan internal perusahaan. Hal ini dilakukan untuk
membandingkan setiap strategi yang digunakan baik yang sedang berjalan
maupun yang potensial digunakan dimasa depan. (2) Menganalisis setiap
masalah utama yang dirasa akan berdampak terhadap strategi yang akan
digunakan. (3) Meramalkan setiap kemungkinan yang akan terjadi didalam
proses internal perusahaan

13
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan

Manajemen sumber daya manusia mempengaruhi keunggulan kompetitif


peruahaan melalui perannya dalam menentukan keahlian-keahlian dam motivasi
karyawan serta perekrutan dan pelatihan. Dalam beberapa sektor industri,
MSDM memainkan peran kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif.
Sumber keunggulan bersaing itu adalah keterampilan, sumber daya dan
pengendalian yang superior keterampilan yang superior memungkinkan
organisasi untuk memilih dan melaksanakan strategi yang akan membedakan
organisasi dari persaingan. Keterampilan mencakup kemampuan teknis,
manajerial dan operasional.
Secara fundamental perusahaan berbeda-beda karena memiliki sumber
daya yang khas berupa aset yang terlihat maupun tidak terlihat dan kapabilitas
organisasi untuk memanfaatkan aset-aset tersebut. Sumber daya menunjukkan
input untuk proses produksi perusahaan. Seperti peralatan modal, ketrampilan
tenaga kerja, merek/brand names, paten, keuangan dan manajer berbakat.

14
DAFTAR PUSTAKA

Tampubolon, Hotner. 2016. Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Dan


Perannya Dalam Pengembangan Keunggulan Bersaing. Jakarta: Papas Sinar
Sinanti. Gary Dessler. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT.
INDEKS

Lestari, D. & Vikaliana, R. (2021). Analisis Faktor Internal dan Eksternal


Perusahaan terhadap Penurunan Pengiriman Barang Kargo di PT. Lintas Maju
Nusantara. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 5(2), 813-822.

Pratama, RM. Lestari, R. Nurleli (2022). Pengaruh penerapan praktik manajemen


sumber daya manusia terhadap keunggulan kompetitif. Proceding of national
conference on accounting & finance. Volume 4, 2022 Hal. 313-322

15

Anda mungkin juga menyukai