0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
83 tayangan23 halaman

E-Commerce - Pertemuan 2

Diunggah oleh

Hilde Saka
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
83 tayangan23 halaman

E-Commerce - Pertemuan 2

Diunggah oleh

Hilde Saka
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

E-Commerce - Pengenalan E-

Commerce
Sistem Informasi - Fakultas Teknologi Informasi

Albert Yakobus Chandra, S.Kom., M.Eng. | github: albertchandra18. | twitter: @albertch22


Prodi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta
E-Commerce - Pengenalan E-
Commerce
Sistem Informasi - Fakultas Teknologi Informasi

Albert Yakobus Chandra, S.Kom., M.Eng. | github: albertchandra18. | twitter: @albertch22


Prodi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta
E-Commerce

• Apa itu E-Commerce?


• E- Commerce, dalam arti luas, adalah penggunaan jaringan komputer untuk
meningkatkan kinerja organisasi, meningkatkan profitabilitas, memperoleh
pangsa pasar, meningkatkan layanan pelanggan, dan pengiriman produk
secara cepat.

• E -Commerce bukan sekedar memesan barang dari katalog on - line.


Tetapi melibatkan semua aspek interaksi elektronik organisasi dengan
perusahaan stakeholder, orang-orang yang menentukan masa depan
organisasi.
E-Commerce

• Secara Detail?
• e-commerce melibatkan penggunaan teknologi informasi untuk
meningkatkan komunikasi dan transaksi dengan seluruh pemangku
kepentingan organisasi.

• Stakeholder tersebut meliputi pelanggan, pemasok, pemerintah regulator,


.
lembaga keuangan, manajer, karyawan, dan masyarakat pada umumnya
E-Commerce

• De nisi E-Commerce menurut Ahli


• E-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara
elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang
paling utama. Pada website ECARM (The Society For Electronic Commerce
And Rights Management) (Robert E. Johnson)

• E-commerce berarti perdagangan elektronik yang mencakup proses


pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan, atau
.
informasi melalui jaringan komputer, termasuk Internet. (Turban, 2005:181)
fi
Konsep Dasar E-Commerce
E-Commerce

• Konsep Dasar E-Commerce


• Automation
• Otomasi bisnis proses sebagai pengganti proses manual.
• Streamlining / Integration
• Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif (konsep “just in time”).
• Publishing
• Kemudahan berkomunikasi dan berpromosi untuk produk dan jasa yang diperdagangkan
.
(konsep “electronic cataloging”)
E-Commerce

• Interaction
• Pertukaran informasi/data antar pelaku bisnis dengan meminimalisasikan
human error (konsep “electronic data interchange”)

• Transaction
• Kesepakatan dua pelaku bisnis untuk bertransaksi dengan melibatkan
.
institusi lain sebagai fungsi pembayar (konsep “electronic payment”)
Jenis-Jenis E-Commerce
E-Commerce

• Jenis-Jenis E-Commerce
• 1. Business-to-business (B2B): baik pihak penjual dan pembeli kedua-
duanya adalah organisasi bisnis.

• Definisi: Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau


transaksi secara elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan
.
dalam kapasitas produk yang besar
E-Commerce

• Karakteristik Business-to-business (B2B)


• 1.Pertukaran informasi yang dilakukan antar pembisnis tersebut atas dasar kebutuhan dan
kepercayaan.

• 2.Pertukaran Informasi yang dilakukan dengan format yang sudah disepakati dan Service
sistem yang digunakan antar kedua pembisnis juga menggunakan standard yang sama.

• 3.Salah satu pelaku bisnis tidak harus menunggu rekan bisnisnya untuk mengirimkan datanya.
• 4.Sarana yang digunakan EDI (Electronic Data Interchange )
• 5.Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dengan model ini antar pelaku bisnis
lebih mudah untuk mendistribusikan informasi yang dimilikinya
E-Commerce

• 2.Business-to-Costumer (B2C)
• De nisi: Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan
konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
fi
E-Commerce

• Karakteristik Business-to-Costumer (B2C)


• 1.Informasi disebarkan secara umum.
• 2.Pelayanan yang diberikan bersifat umum sehingga banyak digunakan oleh banyak
orang.

• 3.Pelayanan yang diberikan berdasarkan permintaan. Konsumen melakukan permintaan,


maka pelaku usaha harus cepat dan siap merespon permintaan konsumen tersebut.

• 4. Pendekatan yang dilakukan adalah Client Server, dimana Konsumen berada pada sisi
Client, dengan menggunakan Web Broses untuk mengaksesnya, dan Pelaku Usaha
berada pada sisi Server
E-Commerce

• 3.Customer-to-Costumer (C2C)
• De nisi: Merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen
untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
fi
E-Commerce

• Karakteristik Customer-to-Costumer (C2C)


• 1.Pada lingkup konsumen ke konsumen bersifat khusus karena transaksi
yang dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang.

• 2.Internet dijadikan sebagai sarana tukar menukar informasi tentang produk,


harga, kualitas dan pelayanannya.

• 3.Konsumen juga membentuk komunitas pengguna atau penggemar suatu


produk. Sehingga jika ada ketidak puasan suatu produk, maka akan segera
tersebar luas melalui komunitas tersebut.
E-Commerce

• Lanjutan Jenis-Jenis E-Commerce


• 4. Business-to-employee (B2E): suatu organisasi menggunakan e-commerce di dalam
internal organisasi tersebut untuk memberikan informasi dan jasa pada para pegawainya

• 5. E-Government: penggunaan teknologi internet dan e-commerce untuk memberikan


layanan informasi mengenai layanan publik kepada masyarakat (disebut sebagai [G2C
EC]), atau rekan bisnis dan supplier (disebut government-to-business [G2B EC])

• 6. Mobile Commerce (M-commerce): e-commerce dilaksanakan dengan menggunakan


fasilitas wireless. Misal: penggunaan handphone untuk berbelanja melalui internet.

.
Model-Model Bisnis dalam
E-Commerce
E-Commerce

• Model-model bisnis dalam E-Commerce


• Online direct marketing: vendor atau pengecer menjual produk atau jasanya secara
langsung ke pelanggan

• Electronic tendering system: pebisnis (atau pemerintah) meminta penawaran atas suatu
tender dari para supplier; model ini menggunakan tipe B2B (atau G2B)

• Affiliate marketing: pihak vendor menempatkan logo atau banner-nya ke dalam situs
rekanan. Apabila ada konsumen yang meng-klik logo, masuk ke situs vendor, dan kemudian
membeli sesuatu, maka vendor akan membayar komisi ke rekanannya

• Viral marketing: penerima mengirimkan informasi mengenai suatu produk ke teman-


temannya.
E-Commerce

• Group purchasing: para pembeli berskala kecil mengumpulkan daftar


belanjaan mereka sehingga menjadi berskala besar, kemudian melakukan
penawaran atau negosiasi untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

• Online auctions: perusahaan melakukan lelang sejumlah produk di internet


• Product customization: konsumen menggunakan internet untuk
menentukan produk atau jasa yang ia perlukan, dan kemudian pihak penjual
akan menentukan harganya

.
• Deep discounters: perusahaan menawarkan diskon harga yang besar
E-Commerce

• Membership: jasa yang disediakan hanya dapat digunakan oleh anggota


• Bartering online: suatu proses barter secara online lewat perantara untuk
suatu produk yang memiliki nilai surplus, dan/atau perusahaan menerima
“poin-poin” atas kontribusinya, dan poin-poin tersebut dapat digunakan
untuk membeli produk atau jasa lain yang diperlukan.
Contoh-contoh aplikasi e-
commerce di Indonesia
Sekian.

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai