Laporan Praktek Kerja Industri SMK 2023
Laporan Praktek Kerja Industri SMK 2023
Yang Bertanda Tangan Dibawah Ini, Menyatakan Bahwa Siswa Yang Bernama :
NUR AULIA FEBRIANTI 544211174
MUHAMMAD DZAKI SYAWAL 544211156
MUHAMMAD IMAM DZAKKI 544211167
MUHAMMAD ASSIDIQ 544211151
MUHAMMAD GHIFARI AZHAR 544211163
Mengesahkan,
Mengetahui :
i
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyeles aikan Praktek Kerja Industri
(PRAKERIN) . Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini dapat disusun dengan baik
berkat bantuan dari pihak-pihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan sebagai
bahan masukan untuk kami.Untuk itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih
kepada :
1. Drs. Abdul Halim Samad, MM sebagai kepala SMK Telkom Makassar yang telah memberi
kesempatan pada kami untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN).
2. Bapak dan Ibu guru bagian hubungan industri (HUBIN) dan semua pihak yang telah
mempersiapkan administrasi, tempat PRAKERIN, serta memberikan pembekalan kepada
peserta Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
3. Helmy Permadi Hidayat sebagai pimpinan/manager yang telah memberikan izin pada kami
untuk melaksanakan PRAKERIN di PT. TELKOM AKSES MAKASSAR REGIONAL VII
[WAREHOUSE].
4. Ali Akbar, S.Kom.,M.Pd sebagai Guru pembimbing peserta PRAKERIN dan pembimbing
penulisan laporan .
6. Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung
Saya Sebagai Ketua Kelompok, saya dan kawan-kawan menyadari bahwa masih banyak
kekurangan dan kekeliruan dalam penulisan laporan ini. Untuk itu kami mengharapkan kritik
dan saran yang bersifat membangun dari pembaca. Akhirnya penulis mengucapkan
terimakasih atas segala dukungan dan bantuan sehingga laporan ini dapat tersusun dengan
baik.
KETUA KELOMPOK
Nur Aulia Febrianti
ii
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan..………………………………………………………………………… i
Kata Pengantar……………………………………………………………………………….. ii
Daftar
Isi……………………………………………………………………………………....iii
Daftar Gambar………………………………………………………………………………...iv
Bab I Pendahuluan
A. Latar
Belakang…………………………………………………………………………… 1
B. Tujuan
Prakerin…………………………………………………………………………... 2
C. Tata Tertib
Prakerin………………………………………………………………………. 3
Bab II Gambaran Umum Perusahaan
A. Sejarah Singkat
Perusahaan………………………………………………………………. 4
B. Visi Misi
Perusahaan……………………………………………………………………… 5
C. Struktur Organisasi
Perusahaan………………………………………………………….... 5
F. Materi
Singkat…………………………………………………………………………….. 10
Bab IV Penutup
A. Kesimpulan ……………………………………………………………………….
……... 13
B.
Saran……………………………………………………………………………………… 14
Lampiran……………………………………………………………………………………..
17
iii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.5 Foto kegiatan pengenalan kabel dan tiang di Gudang outdoor………………... 5
iv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Menjadikan smk sebagai salah satu Lembaga Pendidikan, berupaya mengembangkan
dan meningkatkan sumber daya manusia SDM yakni menjadikan manusia seuutuhnya
yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan bertaqwa kepada tuhan
yang maha esa. SMK juga berupaya melaksanakan program program pendidikan yang
bertujuan menghasilkan lulusan yang tidak saja memahami ilmu pengetahuan dan
teknologi akan tetapi juga mampu mempraktekkan serta mengembangkannya baik
dalam pendidikan maupun didalam dunia 1rofessi. Upaya yang dilakukan SMK
dengan mengadakan suatu program pengalaman yaitu dengan mengirim siswa
keperusahaan yang relevan dengan jurusan masing-masing yang dinamakan dengan
Praktek Kerja Industri (Prakerin). Pengalaman Praktek Kerja Industri (Prakerin)
merupakan suatu kegiatan intrakulikuler yang dikelompokkan kedalam mata pelajaran
bidang studi jurusan SMK. Pengalaman Praktek Kerja Industri (Prakerin) merupakan
suatu kegiatan intrakulikuler yang dikelompokkan kedalam mata pelajaran bidang
studi jurusan SMK. Tujuan dari penyusunan Selain itu, agar kegiatan siswa di enga
na dapat lebih terukur dan tercatat dengan baik Untuk itu, para siswa, guru
pembimbing Prakerin maupun pihak DU/DI sebagai tempat pelaksanaan Praktik
Kerja Industri dipandang perlu mempunyai satu pedoman yang sama berupa : Buku
Kegiatan Siswa Praktik Kerja Industri. Buku ini masih bersifat enga n – enga n umum
dan penerapannya disesuaikan dengan Dunia Usaha/Dunia Industri. Menambah
pengalaman dan sekaligus merupakan wadah pengenalan lingkungan kerja bagi siswa
untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Sehingga pada saat memasuki
dunia kerja mereka tidak merasa canggung lagi.Diakhir pelaksanaan kegiatan
Prakerin, siswa juga diwajibkan untuk enga na laporan Prakerin. Laporan tersebut
disusun sesuai enga napa yang mereka peroleh selama Prakerin atau membahas
mengenai perangkat ataupun 1rofes yang digunakan oleh perusahaan tempat Prakerin.
B. Tujuan Prakerin
Kegiatan Prakerin bertujuan untuk membekali siswa dengan pengalaman langsung
dari berbagai kegiatan yang direncanakan dalam berbagai kegiatan dalam perusahaan
atau industri, sehingga siswa dapat menerapkan apa yang diperolehnya dibangku
sekolah agar sesuai dengan tuntutan yang dibutuhkan didunia Industri.
”Penerapan dan pengembangan pengetahuan serta keterampilan yang dimiliki selama
belajar, diperusahaan / di dunia kerja, Memperoleh pengalaman dan perluasan
terhadap ilmu-ilmu di tempat Prakerin yang belum dikenal oleh siswa, Memperoleh
umpan balik dari dunia kerja untuk pemantapan dan pengembangan program
pendidikan. Menetapkan disiplin dan rasa tanggung jawab dan sikap profesional
dalam bertugas. Memantapkan keterampilan siswa yang diperoleh dari latihan praktek
di sekolah. Membekali siswa dengan pengalaman kerja sebenarnya didalam dunia
kerja dan masyarakat”.
Tujuan Prakerin antara lain, Sebagai berikut :
1. Memberikan pengalaman kerja (real) kepada peserta didik dalam rangka
menanamkan (internalize) ikilim kerja positif yang berorientasi pada peduli
mutu proses dan hasil kerja.
2. Memberikan bekal etos kerja yg tinggi bagi pesertaa didik untuk memasuki
dunia kerja dalam menghadapi tuntutan pasar kerja global.
3. Mengaktualisasikan model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda (PSG)
atau Prakerin antara SMK dan Institusi Pasangan (DU/DI) yang memadukan
secara sistematis dan sistemik program pendidikan di sekolah (SMK) dan
program latihan penguasaan keahlian di dunia kerja (DU/DI).
A. KEWAJIBAN PESERTA
1. Hadir di lokasi paling lambat jam 09.00 sebelum jam kerja dimulai dan tidak
meninggalkan lokasi sebelum jam kerja berakhir, kecuali mendapat izin dari
pembimbing lokasi atau yang berwenang di industri.
2. Memberikan kabar kepada pembimbing lokasi atau Staft yang berwenang
apabila karena sesuatu alasan yang sah sehingga tidak dapat mengikuti kegiatan
Prakerin.
3. Berperilaku sopan santun dan hormat kepada pimpinan, pembimbing dan
seluruh karyawan serta sesama peserta baik di dalam maupun di luar lokasi
Prakerin.
4. Menjaga nama baik sekolah, DU/DI tempat Prakerin dan pribadi sendiri baik di
luar maupun di dalam lokasi Prakerin DAN Menjaga/memelihara persatuan dan
kesatuan, rasa kekeluargaan antara karyawan dan peserta Prakerin serta antara
sesama peserta Prakerin.
5. Menjaga keamanan, kebersihan dan keselamatan barang inventaris, gedung dan
alat – alat yang digunakan dalam rangka menunjang pelaksanaan Prakerin baik
langsung maupun tidak langsung.
6. Menjalankan segala kewajiban yang diminta oleh pembimbing atau staft yang
berwenang dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab yang tinggi sesuai
ketentuan yang berlaku.
7. Siswa dilarang menggunakan fasilitas tempat Prakerin (DU/DI) untuk keperluan
pribadi tanpa seizin pembimbing industri.
B. KETENTUAN DIRI SISWA/SISWI
1. Pakaian seragam tidak boleh ketat/sempit/warna terang.
2. Pakaian harian berupa baju kaos/baju berkerah.
3. Diperbolehkan menggunakan sendal tiap hari.
4. Tidak diwajibkan menggunakan pakaian sekolah.
“Demikian, Tata tertib ini ada supaya siswa/i prakerin selama kegiatan berlangsung di
industri ini dapat dipenuhi dengan rasa bertanggung jawab dan disiplin”.
BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
4
B. VISI MISI PERUSAHAAN
1. VISI :
Menjadi Perusahaan jasa operasi dan pemeliharaan jaringan broadband dan jasa
konstruksi infratsruktur telekomunikasi yang terdepan di kawasan nusantara.
2. MISI :
Menyediakan Penyebaran Jaringan Fiber yang Unggul dan Layanan Terkelola
untuk Memberikan Nilai Terbaik bagi Pemangku Kepentingan.
C. STRUKTUR PERUSAHAAN
1. Helmy Permadi Hidayat (Maneger Inv & Am Reg Kti)
2. Tasyriq Hasyim (Sm Inv & Am Reg Kti)
3. Fadly Kasriadi Kasim (Inv & Am Reg Kti)
4. Syahratul Munawarah (Inv & Am Reg Kti)
5. Hanafi Usdin (Inv & Am Reg Kti)
6. As Shabiqunal Awwal (Staff Dismantling)
7. Irwan Cahyadi Amir (Staff Dismantling)
8. Novia Sagita (Staff Dismantling)
9. Khaeril Cahyadi Wahyu (Staff Dismantling)
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
6
B. CARA PENYAMBUNGAN KABEL FIBER OPTIK
Adapun Langkah-langkah dari penyambungan kabel fiberoptik adalah sebagai
berikut:
1. Persiapkan alat dan kabel fiber optic
2. Kabel serat optik tersebut dikupas terlebih dahulu buffer nya dengan
menggunakan pengupas kabel (wire stripper fiber optic cable) sehingga tampak
bagian inti (core) nya, sepanjang sekitar 3 cm.
3. Kemudian core tadi di bersihkan dengan menggunakan tissue yang dibasahi
dengan sedikit alcohol agar bersih dari debu, core tidak boleh dipegang lagi.
4. Setelah dibersihkan, core dipotong dengan menggunakan alat pemotong khusus
yang dinamakan dengan cleaver. Tidak bisa menggunakan gunting atau pisau
biasa. Cleaver ini akan memotong dengan dengan sangat presisi, hasil
potongannya benar-benar lurus dan tidak miring.
5. Core yang sudah oke tadi dimasukkan kedalam fusion splicer. Core A dan Core
B dimasukkan pada chamber lalu dikunci dengan pengaitnya (clamps). Jangan
lupa untuk memasukkan pembungkus sambungan corenya(fiber protection
sleeve). (GAP SETTINGS : perhatikan core A dan B disebelah kiri dan kanan
berwarna putih masih berjarak)
6. Penutup chamber ditutup, lalu ditekan tombol sambungkan. Nanti alat akan
otomatis melakukan Align pada kedua core dan memanaskan keduanya
sekaligus melakukan arc calibration. Lalu kedua core akan terlihat di layar.
Perhatikan garis putih itu adalah corenya. yang sebelah kiri adalah Cora A dan
sebelah kanan Core B. Step by stepnya: (GAP SETTINGS: mesin akan dan
mendekatkan jarak kedua core secara otomatis)- (ALIGNING : mesin akan
menaikkan/menurunkan posisi core agar sesuai dan presisi)- (PELEBURAN:
Proses pemanasan dan peleburan hingga core bersatu hanya berlangsung 1-2
detik) Jika mesin tidak align dengan sempurna, silahkan ulangi potong core
dengan cleaver. Terkadang hasil potongan kurang baik sehingga perlu di potong
ulang.
7. Sampai disini terlihat core sudah tersambung dengan baik. Silahkan amati
redaman yang muncul, jika redaman kurang baik silahkan ulangi proses
penyambungan dari awal.
8. Pasang fiber protection sleevenya lalu masukkan ke oven pemanas pada fusion
splicer. Ini bertujuan agar core hasil sambungannya terlindungi, sehingga tidak
gampang patah.
8
F. BAGIAN-BAGIAN SERAT OPTIK
Bagian – bagian dari kabel serat optic adalah seperti dibawah ini kecuali tracker,
yaitu:
1. Inti (core)
Terdapat bagian ini atau core yg mana pada bagian ini gelombang cahaya akan
disalurkan kemudain merambat dan memiliki indeks bias lebih besar dari lapisan
kedua.
Bagian inti ini terbuat dari kaca atau glass, bagian inti umumnya memiliki
diameter 2um-125um, diamaternya juga biasanya hal ini tergnatung dari jenis
serat optiknya.
2. Cladding
Cladding terbuat dari bahan kaca atau glass dengan indeks bias yg lebihh kecil
dari inti, cladding merupakan selubung dari core.
Cladding memiliki diameter sebesr 5um-250um, hubungan indeks bias antara inti
dan cladding akan memberikan pengaruh terhadap perambatan cahaya pada
bagian inti.
3. Jaket (coating)
Untuk melindungi secara mekanik serat optic dan identis kode warna terbuat dari
bahan plastic, bagian ini juga berperan sebagai pelindung serat optic dari
kerusakan. Kabel optic umumnya dibuat dengan ukurna yg sangat kecil atau
mikroskopis, hal ini tujuan agar kabel tersebut tidak mudah putus atau rusak,
menghindari kerusakan seperti putus, dan sebaginya bgian jaket kbel serat optic
iniah yg berfungsi sebagi pelindung bagian-bagian lainnya.
9
G. Materi Singkat
Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) adalah alat yang digunakan untuk menguji
kelayakan dari kabel fiber optik dan digunakan dalam perawatan atau troubleshooting
suatu sistem fiber optik.
Pengertian pigtail: Pigtail serat optic adalah kabel serat yg diakhiri dengan konektor yg
dipasang pabrik disalah satu ujungnya, membiarkan ujung lainnya tidak terikat.
Pengertian Patchcord: Biasanya dugunaka untuk menghubungkan perangkat ont atau on
uke jaringan provider internet.
FTTH ( fiber to the home ), bisa sampai kerumah-rumah pelanggan
FTTB ( fiber to the building ), bisa sampai digedung-gedung.
FTTO ( fiber to the office ), ini digunakan untuk perkantoran.
FTTN ( fiber to the node ), yg dbwh ke node trdkt dbgian sisi sentral
STO ( Site operation ), Sebuah kantor dan didalam kantor ada Namanya OLT (Optical
Line Termination) merupakan perangkat aktif yang berfungsi untuk mengubah sinyal
eletrik menjadi sinyal optic, OLT memiliki jarak maksimun 17KM, satu buah OLT
Memilihi 8 port, masing-masing port dapat terhubung ke 32 pelanggan, satu port tersebut
memiliki kapasitas bandwitch sebesar 1 GB.
Fungsi OLT : sebagai titik akhir (end-point) dari layanan jaringan optik pasif (Passive
Optical Network / PON).
ODC ( optical distribution cabinet ) adalah, suatu ruang yang berbentuk kotak atau
kubah(dome) yg terbuat dari material khusus.
Fungsi ODC : tempat instalasi sambungan jaringan optic single mode. Yg berisi
connector maupun splitter dan dilengkapi ruang manajemen fiber.
ODP (Optical Distribution Point) adalah, Tempat terminasi kabel yg memiliki sifat tahan
karosi dan tahan cuaca Adapun bentuk ODP itu sendiri.
Fungsi ODP: berfungsi sebagai tempat instalasi sambungan terutama untuk
menghubungkan kabel distribusi dan kabel drop.
OTP ( Optical Termination Premises ) adalah, perangkat pasif yang di letakkan di rumah
pelanggan, yg menjadi titik terminasi akhir dari kabel indoor/dropcore fiber optic.
Quality control Roset Prekso adalah, sebagai titik terminasi kabel drop untuk terhubung
dengan patch FTTH aplikasi indoor dan mengintegrasikan serat splicing.
Fungsinya: untuk mengecek barang yang berfungsi agar memiliki kualitas baik saat turun
kelapangan.
10
ONT ( Optical Network Terminal ) adalah, Perangkat modem jaringan yang berfungsi
sebagai penghubung anatara perangkat yang tersambung dengan jaringan internet
Tujuan ONT: untuk menampilkan keadaan dan mempermudah pengguna dalam
mengetahui berbagai erorr yg trjadi.
Quality Control Splitter adalah, alat untuk memisahkan sesuatu, splitter ini berguna
untuk menghubungkan kabel antara modem dan line telepon ke jaringan koneksi internet
telkomspeedy.
Fungsinya: untuk mengecek barang yang berfungsi agar memiliki kualitas yang baik saat
turun kelapangan.
Fungsinya: untuk mengecek barang yang berfungsi agar memiliki kualitas baik saat turun
kelapangan.
IP CAM INDIHOME IP camera atau Internet Protocol camera adalah jenis kamera
keamanan digital yang menerima dan mengirim rekaman video melalui jaringan IP.
Quality control Ip cam Fungsinya: untuk mengecek kondisi barang yang mana layak
digunakan oleh pelanggan dan mana yang tidak layak digunakan untuk pelanggan.
Packing barang Fungsinya: untuk melindungi atau menjaaga barang agar tidak rusak, Dan
terhindari dari risiko lain yg tak terduga.
10
BAB IV
PENUTUP LAPORAN
A. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan dari hasil prakerin yg kami dapatkan dan lakukan adalah sebagai
berikut:
Praktik kerja industry sangat penting bagi siswa SMK siswa dapat terjun langsung ke
lapangan atau duni kerja, serta dituntut untuk bertanggung jawab atas apa yg
dilakukan selama PRAKERIN berdasarkan pengalaman yg saya peroleh selama
pelaksanaan prakerin di TELKOM AKSES REGIONAL.VII (Warehouse)
Ada beberapa hal yg dpt sy simpulkan yaitu:
1. Jadi Fiber Optik adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca yang dapat
mengirim dengan kecepatan tinggi, dan dapat menggunakan bandwith yang
besar. Karena menggunakan cahaya jadi bisa dibilang kecepatnya tak
terhingga asal kualitas penyambungannya baik dan sempurna.
2. Konektor yang dipakai untuk menyambung Fiber Optik biasanya konektor SC
dengan warna konektor biru atau hijau dan jaket kabel kuning.
3. Kabel yang sering dipakai adalah Patchcord.
4. Kabel fiberoptik terbagi menjadi dua yaitu, singlemode dan multimode.
Single mode: serat optic dengan core yg sangat kecil, diameter mendekati
Panjang gelombang sehingga cahaya yg masuk ke dalamnya tidak terpantul-
pantul ke dinding cladding.
Multi mode: serat optic dengan diameter core yg agak besar yang membuat
laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yg dpat
menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optic jenis ini.
13
B. Saran
1. Untuk sekolah
a. Untuk sekolah
Setelah saya melakukan kegiatan PKL (prakerin kerja lapangan) selama 3
bulan di TELKOM AKSES REGIONAL.VII (Warehouse).
Saya memiliki saran yang ingin disampaikan baik untuk sekolah yaitu:
1. Lebih meningkatkan lagi perhatiannya terhadap siswa-siswi selama
menjalankan PRAKERIN.
b. Untuk DU/DI
Setelah saya melakukan kegiatan PKL (prakerin kerja lapangan) selama 3
bulan di TELKOM AKSES REGIONAL.VII (Warehouse).
Saya memiliki saran yang ingin disampaikan baik perusahaan yaitu:
1. Untuk para karyawan warehouse mohon diperhatikan tehnisinya yang ada
pada sekitaran warehouse tiap harinya agar siswi-siswi terhindar dari hal-
hal tidak di inginkan pada siswi yang sedang menjalankan prakerin.
14
DAFTAR PUSTAKA
16
RIWAYAT PENYUSUN
Nama : Nur Aulia Febrianti
Kelas : XI . TKJ 4
Nis : 544211174
Tempat, tanggal lahir : Makassar, 07 februari 2006
Alamat : Minasaupa AB9/NO.25
Nama : Muhammad Ghifari Azhar
Kelas : XI . TKJ 5
Nis : 544211163
Tempat, tanggal lahir : Limbung, 05 juni 2006
Alamat : Aspol batang kaluku blok J. no 6
Nama : Muhammad Assidiq
Kelas : XI . TKJ 3
Nis : 544211151
Tempat, tanggal lahir : Makassar, 11 Maret 2006
Alamat : Jln. Bung No.12
Nama : Muhammad Dzaky Syawal
Kelas : XI . TKJ 5
Nis : 544211156
Tempat, tanggal lahir : Makassar, 07 November 2006
Alamat : Gowa, Bumi Pallangga Mas 1
Nama : Muhammad Imam Dzakki
Kelas : XI . TKJ 5
Nis : 544211167
Tempat, tanggal lahir : Palopo, 05 September 2006
Alamat : Jln Antang raya no.51
17
IMAM GHIFARI
18