0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan6 halaman

Hubungan Motivasi Perawat dan Dokumentasi

Dokumen ini adalah proposal penelitian yang berfokus pada hubungan antara motivasi perawat dan kualitas dokumentasi keperawatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rendahnya motivasi perawat berdampak negatif pada kualitas dokumentasi, yang penting untuk mencerminkan asuhan keperawatan yang berkualitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan signifikan antara motivasi perawat dan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan.

Diunggah oleh

Muhammad Shaleh
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan6 halaman

Hubungan Motivasi Perawat dan Dokumentasi

Dokumen ini adalah proposal penelitian yang berfokus pada hubungan antara motivasi perawat dan kualitas dokumentasi keperawatan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rendahnya motivasi perawat berdampak negatif pada kualitas dokumentasi, yang penting untuk mencerminkan asuhan keperawatan yang berkualitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan signifikan antara motivasi perawat dan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan.

Diunggah oleh

Muhammad Shaleh
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS MANDIRI

MATA KULIAH : METODOLOGI PENELITIAN


DOSEN PENGAMPU : DR. MAHDALENA

FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN
TA 2021-2022
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

No Data Keterangan
1 Nama Aidha Braliantina
2 Mata Kuliah Metodologi Penelitian
3 NIM 2114201210193
4 Tanggal 16 Oktober 2021

Proposal Penelitian Di Bidang Keperawatan.


“Hubungan Motivasi Perawat Dengan Kualitas Dokumentasi Keperawatan Di Instalasi Rawat
Jalan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya”
A. Bab 1. Pendahuluan
1) Latar Belakang dan Rumusan Masalah.
Proses pendokumentasian asuhan keperawatan sangat penting dilakukan oleh perawat karena
dokumentasi merupakan bukti secara tertulis perkembangan status kesehatan pasien.
Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan suatu kegiatan pencatatan, pelaporan atau
rekaman suatu kejadian serta aktivitas yang dilakukan dalam bentuk pemberian pelayanan
yang di anggap penting dan berharga (Dalami, 2011). Dokumentasi asuhan keperawatan
adalah suatu dokumentasi yang berisi data yang lengkap, nyata, dan tercatat, bukan hanya
tentang tingkat kesakitan klien, tetapi juga jenis atau tipe, kualitas, dan kuantitas pelayanan
kesehatan dalam memenuhi kebutuhan klien (De Groot, Triemstra, Paans, & Francke, 2019).
Secara tertulis dokumentasi merupakan salah satu alat yang mencerminkan kualitas asuhan
keperawatan. Asuhan keperawatan yang tidak didokumentasikan dengan akurat dan lengkap
akan sulit untuk membuktikan bahwa asuhan keperawatan tersebut telah dilakukan dengan
benar (Akhu‐Zaheya, Al‐Maaitah, & Bany Hani, 2018). Perawat dapat mengkomunikasikan
tindakan yang sudah dilakukan dalam bentuk tulisan fakta-fakta penting tentang klien
dengan tujuan mempertahankan kelangsungan pelayanan kesehatan selama kurun waktu
tertentu.
Penelitian terhadap faktor yang mempengaruhi pendokumentasian asuhan
keperawatan di Ethiopia pernah dilakukan oleh Tasew, Mariye, dan Teklay (2019)
mendapatkan bahwa perawat saat melakukan dokumentasi asuhan keperawatan didapatkan
kendala pada ketidakcukupan lembar kerja, ketidakcukupan waktu, ketidaksesuaian dengan
standar operasional, dan kesulitan dalam menulis dan format dokumentasi yang tidak tepat.
Di Indonesia kualitas dokumentasi keperawatan masih rendah. Terlihat dari penelitian yang
dilakukan oleh Defni (2017) dengan judul “Pengaruh Pendokumentasian Model Checklist
terhadap Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di RSUD Arosuka Tahun
2017” diperoleh hasil penelitian dari 300 sampel rekam medik dokumentasi keperawatan
sebanyak 69,3% berada dalam kategori tidak lengkap. Hasil penelitian Ahsan, Noviyanti, dan
Putri (2019) dengan judul “Pengaruh Pelatihan Berbasis Knowledge Management terhadap
Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Ruang 26 HCU Paru Rumah Sakit Saiful
Anwar Malang” diperoleh sebanyak 63% yang terdiri dari kelengkapan pengkajian, sebanyak
53% diagnosis, perencanaan keperawatan sebanyak 61%, implementasi dan evaluasi
sebanyak 75%. Kelengkapan dokumentasi keperawatan dipengaruhi oleh kinerja perawat
dalam pendokumentasian. Menurut Yani, Wahyuni, dan Priscilla (2019) mengatakan bahwa
faktor yang mempengaruhi kinerja adalah faktor individu sendiri, faktor psikologis, dan
faktor organisasi. Penelitian yang dilakukan oleh Apriana dan Retnaningsih (2018) dengan
judul “Hubungan Fungsi Pengarahan Kepala Ruang dengan Pelaksanaan Dokumentasi
Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD dr. H Soewondo Kendal”. Di bagian
rekam medis RSUD dr. H Soewondo Kendal diperoleh hasil penelitian pendokumentasikan
sebanyak 25,4% kurang baik dikarenakan pendokumentasian proses keperawatan yang
dilakukan oleh perawat masih sebatas pengkajian awal yang berisi identitas klien, alasan
masuk rumah sakit, dan data dikelompokkan secara biopsikososiospiritual jarang dilakukan.
Penelitian yang dilakukan oleh Agustina (2020) dengan judul “Hubungan Motivasi dan
Supervisi dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di RSUD Kepulauan Mentawai
Tahun 2019” diperoleh hasil pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan dalam kategori
tidak baik sebanyak 50%.
Berdasarkan hasil pengamatan pribadi peneliti selama orientasi di Instalasi Rawat Jalan
Poliklinik Bedah Terpadu RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya bulan Agustus sampai
dengan September 2019, peneliti mendapati bahwa tidak semua perawat yang bekerja di
Instalasi Rawat Jalan Bedah Terpadu melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan
dengan baik. Beberapa orang perawat mengatakan, pada saat melakukan pendokumentasian
asuhan keperawatan yang penting tindakan yang sudah dilakukan tercatat pada status pasien.
Di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya sendiri dalam melakukan pendokumentasian
asuhan keperawatan pasien di rawat jalan menggunakan format SOAP. Dan ketika peneliti
melakukan pengecekkan pada lembar dokumen asuhan keperawatan, terdapat dokumentasi
asuhan keperawatan yang masih belum lengkap dan dikosongkan, baik itu pada pengkajian
awal, data subyektif dan obyektif maupun pada assesmen keperawatan dan planing
keperawatan. Salah satu alasan adalah kurangnya motivasi untuk mendokumentasikan hasil
dari asuhan keperawatan yang dilakukan. Motivasi yang rendah tersebut berdampak pada
kualitas dokumentasi asuhan keperawatan yang rendah. Perawat hanya mengerjakan tindakan
langsung pada pasien tanpa melakukan pendokumentasian secara rutin.
Berdasarkan fenomena dan penelitian yang berkaitan dengan motivasi perawat terhadap
pendokumentasian asuhan keperawatan masih belum baik dan tidak rutin dikerjakan maka
peneliti merasa penting dilakukan penelitian tentang “Hubungan Motivasi Perawat dengan
Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum dr.
Doris Sylvanus Palangka Raya”. Dokumentasi keperawatan adalah suatu catatan yang
memuat seluruh data yang di butuhkan untuk menentukan diagnosis keperawatan dan dapat
di pertanggung jawaban secara moral dan hukum. Kualitas asuhan keperawatan menunjukkan
asuhan keperawatan yang bermutu apabila asuhan keperawatan diberikan secara holistik
mulai dari pengkajian sampai dengan pendokumentasian. Dibutuhkan partisipasi dan
motivasi perawat untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam
mendokumentasikan asuhan keperawatan sesuai dengan tujuan pelayanan keperawatan yang
diharapkan. Berdasarkan uraian perumusan masalah tersebut, maka dapat dirumuskan
pertanyaan penelitian sebagai berikut “Apakah Ada Hubungan Antara Motivasi Perawat
Dengan Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit
Umum dr. Doris Sylvanus Palangka Raya?“. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui
hubungan motivasi perawat dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di Instalasi
Rawat Jalan Rumah Sakit Umum dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
DAFTAR PUSTAKA
Badi’ah, Mendri, R., & Sutrisno, Lena, R. (2009). Hubungan Motivasi Perawat Dengan Kinerja
Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Daerah Panembahan Senopati Bantul Tahun 2.
Manajemen Pelayanan Kesehatan, 12(02), 74–82.
http://jurnal.ugm.ac.id/jmpk/article/download/2555/2289
Berthiana, B. (2013). Hubungan Motivasi Kerja Perawat Dengan Ketepatan Pengisian
Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rsud Buntok 2012. Jurnal Manajemen
Keperawatan, 1(1), 111671.
Cahyani, I. D., Wahyuni, I., & KUrniawan, B. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan
Motivasi Kerja Pada Perawat Rumah Sakit Jiwa (Studi Pada Bangsal Kelas III RSJD Dr.Amino
Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(2), 76–85.
https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/11928
Chiuman, L., Wahyuni, A. S., & Lubis, M. (2019). Hubungan Motivasi Kerja Perawat Dengan
Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Royal Prima Medan Tahun 2019. Jurnal
Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 2(1), 26–34. https://doi.org/10.35451/jkf.v2i1.214
Kewuan, N. N. (2016). Manajemen Kinerja Keperawatan. EGC.
Makta, L. O., Noor, N. B., & Kapalawi, I. (2013). Pengaruh motivasi kerja dengan kinerja
perawat pelaksana di unit rawat inap RS Stella Maris Makassar tahun 2013. Jurnal, 1(1), 1–16.
Marina, M. N. (2010). Gambaran Kinerja Perawat Dalam Pelaksaan Asuhan Keperawatan Di
Rumah Sakit. https://osf.io/preprints/inarxiv/eqc6d/
Masna, M., Abdullah, R., & Tamsah, H. (2017). Analisis Pengaruh Supervisi Kepala Ruangan,
Beban Kerja, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat Dalam Pendokumentasian Asuhan
Keperawatan Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jurnal Mirai Management, 2(2), 369–385.
https://doi.org/10.1234/MIRAI.V2I2.62
Mote, P., Rantetampang, A. L., & Pongtiku, A. (2016). The Factor Relate to Job Performance of
Nurse with Health Nursing Documentation at Paniai General Hospital Papuan Province.
International Journal of Sciences : Basic and Applied Research (IJSBAR), 4531, 231–247.
https://core.ac.uk/download/pdf/249335554.pdf
Nur, M. (2015). Hubungan Motivasi Dan KOmitmen Organisasi Dengan Kinerja Perawat Dalam
Pelaksanaan Dokumentasi Asuhan Keperawatan. 18(1), 2015.
https://doaj.org/article/6c6ff74da44b46b68cbb86176608d5c2 30
Nursalam. (2015). Manajemen Keperawatan : Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional.
Salemba Medika.
Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan Aplikasi Keperawatan Profesional. 342.
Pangemanan, W. R., & Perawat, T. (2019). Gambaran Motivasi Perawat Dalam Melakukan
Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Jurnal Keperawatan, 7(1), 7–9.
Passya, P., Rizany, I., & Setiawan, H. (2019). Hubungan Peran Kepala Ruangan dan Supervisor
Keperawatan dengan Motivasi Perawat dalam Melakukan Dokumentasi Keperawatan. Jurnal
Keperawatan Raflesia, 1(2), 99–108.
https://doi.org/10.33088/JKR.V1I2.409
Pramithasari, D. I. (2016). Gambaran kinerja perawat dalam mendokumentasikan asuhan
keperawatan berbasis komputer. Jurnal keperawatan muhammadiyah. Jurnal Keperawatan
Muhammadiyah, 1(1). journal.um-surabaya.ac.id
Rabab, Hassan, M., & Badran, M. M. (2016). The Effect of Implementing Evaluative Feedback
on Staff Nurses ’ Performance Regarding Documentation. Egyptian Journal of Health Care, 7(3),
220–232.
https://ejhc.journals.ekb.eg/jufile?ar_sfile=136674
Saragih, M. (2018). Hubungan Pelaksanaan Supervisi Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat
Pelaksana Dalam Pendokumentasian Askep. Jurnal Mutiara Ners, 1(1), 65–72.
http://114.7.97.221/index.php/NERS/article/view/934
Sipatu, L. (2013). Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja
Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Undata Palu. Katalogis, 1(1), 147–158.
Suarli, S. (2009). Manajemen Keperawatan Dengan Pendekatan Praktis. Erlangga.
Wandini, R. (2016). Motivasi Kinerja Perawat Dalam Pelaksanaan Pendokumentasian, Program
Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung. Jurnal
Manajemen Pelayanan Kesehatan, 10(2), 1–4.
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/download/244/182
Wisuda, A. C., & Dkk. (2019). Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Pendokumentasian Asuhan
Keperawatan Di Instalasi Rawat Inap. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 4(2), 230–238.
https://doi.org/10.36729/jam.v4i2.223

Anda mungkin juga menyukai