Anda di halaman 1dari 5

Tugas Proses Stokastik

PROSES PEMBARUAN TERTUNDA

Tugas Proses Stokastik PROSES PEMBARUAN TERTUNDA Disusun Oleh : KELOMPOK III LILIK HARDIANTI ( H 111

Disusun Oleh :

KELOMPOK III

LILIK HARDIANTI ( H 111 08 273 ) FIFIK ASTUTI H. ( H 111 09 001 ) LA ODE MUH. IKHSAN ( H 111 09 008 ) AFRIANI ( H 111 09 009 ) ANDI MUH. AMIL SIDDIK ( H 111 09 259 ) QHARNIDA K. ( H 111 09 261 ) MUHAMMAD SADNO ( H 111 09 279 )

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

2011

Proses Pembaruan Tertunda

Misal *

+ adalah barisan peubah acak tak negatif yang saling bebas

dengan

mempunyai distribusi G, dan

mempunyai distribusi F, n > 1.

Misalkan pula

,

, dan didefinisikan :

 

(

)

*

+

Definisi Suatu proses stokastik *

(

)

+ disebut proses pembaruan tertunda.

Jika G = F, maka proses tersebut berbentuk proses pembaruan biasa berbentuk : * ( )
Jika
G
=
F,
maka proses tersebut
berbentuk proses pembaruan biasa
berbentuk :
*
(
)
+
*
+
*
+
(
)
(
)
Misalkan :
(
)
,
(
)-
(
)
dengan mengambil transformasi (1), didapatkan :
̃ (
)
̃
(
)
̃ (
)
Proposisi :
Misalkan
(
)
i.
Dengan peluang 1,
(
)
dimana
(
)
ii.
dimana
iii.
Jika F tidak berkisi, maka :
(
)
(
)
dimana
iv.
Jika F dan G berkisi dengan periode d, maka :
,
-
dimana

yang

  • v. Jika F tidak kisi,

dan h Integral Riemann, maka :

(

)

(

)

(

)

Contoh Soal dan Penyelesaian :

  • 1. Misal N t adalah proses renewal tertunda dengan waktu antar kedatangan

jika waktu

antar kedatangan

(c,d) maka N t berdistribusi :

berdistribusi L(a,b) dan

Ψ t (x) =
Ψ t (x) =

Berdasarkan teorema proses pembaruan maka :

Contoh Soal dan Penyelesaian : 1. Misal N adalah proses renewal tertunda dengan waktu antar kedatangan
  • 2. Misal N t adalah proses renewal tertunda dengan waktu antar kedatangan

jika waktu

antar kedatangan

berdistribusi (a,b,c) dan

(d,e,f) maka N t berdistribusi Ψ t (x)=

Ψ t (x) =
Ψ t (x) =

0, jika t

 

c

f

 

x

(

c

f

 

x

t

)

c

f

 

x

(

b

e

 

x

)

, jika b

e

 

x

 

t

c

f

 

x

(2

b

 

a

2

e

 

x

d

 

x

t

)

(

b

e

 

x

)

(

a

d

 

x

)

, jika b

 

e x

 

t

c

f

 

x

1, jika t

a

d

 

x

Dan nilai tersebut tidak mutlak jika memenuhi :

,

-

(

)

  • 3. adalah

Misal

proses

renewal

tunda

dengan

waktu

antar

kedatangan

jika waktu antar kejadian tersebut berdistribusi tak tentu

LOGN(

) dan

LOGN (

), maka

berdistribusi :

(

)

(

(

(

(

,

-

)

(

,

-)

))

Berdasarkan teorema pembaruan tertunda, jika

,

-

Sebaliknya diketahui :

(

)csc(

,

-

, maka :

Jika

dan

maka

(

)

(

(

(

,

-

)

(

,

-)

))

  • 4. (Sistem Paralel) Sebuah sistem paralel dengan tiga komponen yang dianggap identik. Waktu untuk kegagalan suatu komponen adalah identik dan saling bebas eksponensial dengan tingkat λ dan waktu untuk pembaruan juga identik dan saling bebas eksponensial dengan tingkat μ. Sistem akan mengalami kerusakan setiap kali semua tiga komponen menurun. Misalkan N(t) jumlah kali sistem rusak oleh waktu t. Kemudian, kita melihat bahwa * ( ) + adalah proses pembaruan tertunda. Misal adalah waktu kerusakan sistem pertama dan menjadi waktu antara kerusakan pertama dan kedua. Lalu adalah waktu sampai semua tiga komponen yang turun ditambah waktu untuk perbaikan satu komponen . Namun, ( ) adalah waktu sampai semua berfungsi (tidak harus ketiga-tiganya) komponen yang turun ditambah waktu untuk perbaikan satu komponen. Distribusi dari ( ) diberikan :

*

(

)

+

*

+

*

+

 

maka :

 

*

(

)

+

*

+

maka fungsi pembaruan ditentukan oleh :

 

(

)

,

(

)

(

) (

)

(

)

(

)

(

) (

)

5. Suatu sistem terdiri dari n komponen yang saling bebas, masing-masing komponen berproses pembaruan yang bersifat eksponensial. Secara

khusus, komponen i, i = 1,

, n, berdistribusi ekponensial dengan mean

yang tersisa tetap dengan

mean

. . . . dan kemudian setiap keadaan

sebelum proses kembali dan memulainya lagi. Misalkan sistem dikatakan berfungsi jika paling sedikit satu komponen berfungsi pada saat itu. Jika kita misalkan N(t) dinotasikan sebagai berapa kali sistem tidak berfungsi (rusak) dalam selah [0,t] maka * ( ) + adalah suatu proses pembaruan tertunda. Misalkan kita ingin menghitung rata-rata waktu antara kerusakan. Pertama, kita lihat peluang suatu kerusakan pada (t,t+h) untuk t yang besar dan suatu h yang kecil. Kerusakan yang terjadi pada (t,t+h) setidaknya mempunyai satu komponen pada waktu t dan komponen lainnya rusak. Hingga semua kemungkinan lain terjadi secara bersama mempunyai peluang O(h), dan :

*

(

)+

∑{

}

(

)

Menurut Teorema Blackwell hanya terjadi h kali secara resiprok (timbal- balik) dengan rata-rata waktu antara kerusakan, dan jika kita mengabaikan kita dapatkan :

,

-

(∏

)