MAKALAH
TCP/IP
MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER
Dosen Pengampu : Made Raka Dwijaya Wiradwiputra, S.Pd., M.Kom.
Disusun Oleh :
Komang Grinaldhi Novarayana (2401010053)
Gde Aryaputra Udayana (2401010052)
Putu Eri Maheswara (2401010040)
Rizal Fitrah Rahman Somala (2401010044)
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN DESAIN
UNIVERSITAS PRIMAKARA
2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat,
karunia, serta hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah
yang berjudul “TCP/IP” ini dengan baik dan tepat waktu. Makalah ini membahas
mengenai konsep dasar, fungsi, serta peranan penting dari Transmission Control
Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) dalam infrastruktur jaringan komputer dan internet
modern.
Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Jaringan Komputer serta untuk memperdalam pemahaman kita bersama mengenai
protokol fundamental yang menjadi tulang punggung komunikasi data di seluruh dunia.
Kami berharap makalah ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai cara kerja
TCP/IP dan signifikansinya dalam teknologi informasi saat ini.
Dalam proses penyusunan makalah ini, kami menyadari bahwa banyak pihak
yang telah memberikan dukungan dan bantuan. Oleh karena itu, kami ingin
menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Bapak Made Raka Dwijaya Wiradwiputra, S.Pd., M.Kom., selaku dosen mata
kuliah jaringan komputer, yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan
masukan yang berharga.
2. Rekan-rekan kelompok TCP/IP yang telah bekerja sama dengan baik dalam
mencari materi dan menyusun makalah ini.
3. Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu, yang telah
memberikan bantuan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
penyelesaian makalah ini.
Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi
para pembaca, khususnya dalam memahami arsitektur dan protokol jaringan TCP/IP.
Denpasar, 31 Maret 2025
Penulis
2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................................... 2
DAFTAR ISI.....................................................................................................................3
BAB I
PENDAHULUAN............................................................................................................ 4
1.1. Latar Belakang......................................................................................................4
1.2. Rumusan Masalah.................................................................................................4
1.3. Tujuan................................................................................................................... 5
1.4. Manfaat................................................................................................................. 5
BAB II
KAJIAN TEORI DAN PEMBAHASAN.......................................................................6
2.1. Pengertian TCP/IP................................................................................................ 6
2.2. Fungsi TCP/IP...................................................................................................... 7
2.3. Mengenal Sejarah dan Perkembangan TCP/IP.....................................................7
2.4. Arsitektur dan Model Layer TCP/IP.................................................................... 9
2.5. Cara Kerja dari TCP/IP.......................................................................................12
2.6. Pentingnya TCP/IP dalam Jaringan Komputer...................................................12
2.7. Pengaplikasian TCP/IP di Dunia Nyata..............................................................13
BAB III
PENUTUP...................................................................................................................... 15
3.1. Kesimpulan......................................................................................................... 15
3.2. Saran................................................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................... 16
3
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Di era digital yang terus berkembang, komunikasi data menjadi aspek yang
sangat penting dari kehidupan sehari-hari. Kebutuhan akan jaringan komputer yang
andal dan efisien meningkat pada skala individu dan organisasi. Salah satu protokol
komunikasi berbasis jaringan komputer modern ini adalah TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol).
TCP/IP adalah standar komunikasi di mana berbagai perangkat, termasuk
Internet, terhubung ke jaringan. Protokol ini memungkinkan data untuk
ditransmisikan secara efisien dan diterima untuk memastikan koneksi yang dapat
diandalkan antara perangkat yang berbeda. Kehadiran TCP/IP memungkinkan
pelaksanaan berbagai layanan yang lancar, seperti email, browser, dan transmisi
data.
Pentingnya TCP/IP dalam infrastruktur jaringan global tidak dapat
disangkal. Protokol ini adalah fondasi utama untuk pengembangan Internet dan
berbagai teknologi jaringan lainnya. Oleh karena itu, pemahaman tentang TCP/IP
sangat diperlukan bagi siapa saja yang ingin menyelidiki bidang informasi dan
teknologi komunikasi.
Makalah ini menjelaskan pengertian, fungsi, sejarah dan perkembangan,
arsitektur dan model layer, cara kerja, pentingnya , serta pengaplikasianya TCP/IP
di dunia nyata dan perannya dalam jaringan komputer. Dengan memahami TCP/IP,
dapat memberikan Anda pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana
komunikasi data yang dilakukan saat mengelola jaringan komputer, memastikan
keamanan dan efisiensi.
1.2. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan TCP/IP?
2. Apa saja fungsi dari TCP/IP?
4
3. Bagaimana sejarah dan perkembangan TCP/IP?
4. Bagaimana arsitektur dan model layer TCP/IP?
5. Bagaimana cara kerja TCP/IP dalam jaringan komputer?
6. Apa pentingnya TCP/IP dalam jaringan komputer?
7. Bagaimana pengaplikasian TCP/IP di dunia nyata?
1.3. Tujuan
1. Memahami pengertian dari TCP/IP.
2. Mengetahui apa saja fungsi dari TCP/IP.
3. Mengetahui sejarah dan perkembangan TCP/IP.
4. Memahami arsitektur dan model layer TCP/IP.
5. Memahami cara kerja TCP/IP dalam jaringan komputer.
6. Mengetahui pentingnya TCP/IP dalam jaringan komputer.
7. Mengetahui pengaplikasian TCP/IP di dunia nyata.
1.4. Manfaat
1. Memberikan wawasan bagi pembaca mengenai pengertian dan fungsi TCP/IP
dalam jaringan komputer.
2. Menyediakan informasi yang dapat digunakan sebagai referensi dalam penelitian
atau pengembangan sistem jaringan berbasis TCP/IP.
3. Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya TCP/IP dalam mendukung
komunikasi data yang andal dan efisien.
4. Memudahkan pembaca dalam memahami cara kerja TCP/IP.
5
BAB II
KAJIAN TEORI DAN PEMBAHASAN
2.1. Pengertian TCP/IP
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah kombinasi
dari dua protokol utama, yaitu TCP (Transmission Control Protocol) dan IP
(Internet Protocol). Protokol ini berfungsi sebagai seperangkat aturan yang
mengatur komunikasi data antara komputer dalam suatu jaringan, memastikan
bahwa data yang dikirim dapat mencapai tujuan dengan benar. TCP/IP bukanlah
protokol yang berdiri sendiri, melainkan terdiri dari sekumpulan protokol (protocol
suite) yang banyak digunakan dalam berbagai sistem operasi. Karena sifatnya yang
fleksibel, protokol ini dapat diterapkan pada berbagai perangkat lunak yang disebut
TCP/IP stack.
TCP/IP mulai dikembangkan pada akhir tahun 1970-an hingga awal
1980-an sebagai standar komunikasi untuk menghubungkan komputer dan jaringan,
membentuk jaringan luas (WAN). Protokol ini memiliki sifat terbuka dan tidak
bergantung pada jenis jaringan fisik tertentu, sehingga dapat digunakan dalam
berbagai lingkungan. TCP/IP menerapkan sistem pengalamatan yang sederhana,
yakni alamat IP (IP Address), yang memungkinkan jutaan komputer dapat saling
terhubung melalui Internet. Selain itu, protokol ini memiliki sifat routable, sehingga
dapat menghubungkan berbagai sistem operasi yang berbeda, seperti Microsoft
Windows dan UNIX, dalam satu jaringan yang heterogen.
Seiring waktu, TCP/IP terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan
jaringan yang semakin kompleks. Beberapa organisasi, seperti Internet Society
(ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force
(IETF), bertanggung jawab atas pengembangannya. Berbagai protokol yang
beroperasi di atas TCP/IP, skema pengalamatan, serta konsepnya didokumentasikan
dalam Request for Comments (RFC), yang diterbitkan oleh IETF.
6
2.2. Fungsi TCP/IP
Fungsi model TCP/IP dalam jaringan komputer.
1. Pengiriman Data
Protokol ini mengatur bagaimana data dikemas, dikirim, dan diterima
antar perangkat. Salah satu protokol utamanya, TCP, memastikan bahwa
data dikirim secara utuh dan berurutan.
2. Routing
TCP/IP menentukan jalur terbaik untuk mengirim data dari satu
perangkat ke perangkat lain. Proses ini melibatkan pemilihan rute paling
efisien agar data dapat sampai ke tujuan dengan cepat.
3. Pengalamatan IP
Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan diberikan alamat IP yang
berfungsi sebagai identitas unik. Alamat ini memungkinkan perangkat
ditemukan dan diakses dalam jaringan internet.
4. Keamanan Jaringan
TCP/IP memiliki peran penting dalam aspek keamanan jaringan.
Protokol ini digunakan dalam firewall dan berbagai sistem keamanan
untuk mengawasi serta mengelola lalu lintas data. Dengan mekanisme
ini, TCP/IP membantu melindungi jaringan dari berbagai ancaman dan
serangan yang dapat membahayakan sistem.
5. Manajemen Kesalahan
TCP/IP mendukung mekanisme untuk mendeteksi dan menangani
kesalahan dalam proses pengiriman data, sehingga memastikan informasi
yang diterima tetap akurat dan tidak rusak.
2.3. Mengenal Sejarah dan Perkembangan TCP/IP
TCP/IP memiliki sejarah panjang dalam perkembangan teknologi jaringan.
Awalnya, protokol ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat
pada akhir 1960-an melalui proyek ARPANET (Advanced Research Projects
Agency Network). ARPANET bertujuan untuk menciptakan jaringan komunikasi
7
yang dapat bertahan terhadap gangguan, terutama dalam situasi darurat seperti
perang.
1. Perkembangan Awal (1970-an)
Pada awal 1970-an, ARPA (sekarang DARPA) menyadari bahwa
komunikasi antar komputer yang menggunakan protokol jaringan yang berbeda
menjadi tantangan besar. Untuk mengatasi masalah ini, mereka mulai
mengembangkan satu standar komunikasi yang dapat digunakan oleh semua
perangkat yang terhubung. Pada tahun 1973, Vinton Cerf dan Robert Kahn
memperkenalkan konsep dasar TCP/IP sebagai solusi komunikasi yang lebih
fleksibel dibandingkan protokol sebelumnya seperti NCP (Network Control
Protocol).
Pada tahun 1974, makalah berjudul “A Protocol for Packet Network
Intercommunication” yang ditulis oleh Cerf dan Kahn memperkenalkan konsep
TCP sebagai mekanisme utama untuk mentransfer data antar komputer dalam
jaringan. Namun, dalam perkembangannya, TCP kemudian dipecah menjadi dua
protokol:
1. Transmission Control Protocol (TCP) – Mengatur pemecahan data
menjadi paket-paket kecil dan memastikan pengiriman ulang jika terjadi
kehilangan paket.
2. Internet Protocol (IP) – Mengelola pengalamatan dan pengiriman paket
data ke tujuan yang benar.
2. Implementasi dan Standarisasi (1980-an)
Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan AS mulai mengadopsi TCP/IP
sebagai standar komunikasi untuk jaringan komputer mereka. Kemudian, pada 1
Januari 1983, ARPANET sepenuhnya beralih dari NCP ke TCP/IP,
menjadikannya protokol standar untuk komunikasi jaringan. Tanggal ini sering
disebut sebagai "Hari Lahir Internet" karena menjadi tonggak penting dalam
perkembangan jaringan global yang kita kenal saat ini.
Di era 1980-an, TCP/IP mulai diadopsi di luar lingkungan militer dan
akademik, masuk ke dunia industri dan komersial. Dengan semakin banyaknya
perusahaan dan organisasi yang menggunakan jaringan komputer, TCP/IP
8
menjadi pilihan utama karena sifatnya yang terbuka dan dapat digunakan di
berbagai sistem operasi.
3. Perkembangan Modern dan Peran TCP/IP Saat Ini
Sejak 1990-an hingga saat ini, TCP/IP terus mengalami evolusi seiring
dengan pertumbuhan internet. Beberapa perkembangan penting dalam protokol
ini meliputi:
1. Dengan meningkatnya jumlah perangkat yang terhubung ke internet,
sistem alamat IP versi 4 (IPv4) mulai mengalami keterbatasan. Oleh
karena itu, dikembangkan IPv6, yang menyediakan ruang alamat lebih
besar dan fitur keamanan serta efisiensi yang lebih baik.
2. Dengan meningkatnya ancaman siber, berbagai protokol tambahan
seperti IPSec (IP Security) dikembangkan untuk mengamankan
komunikasi berbasis TCP/IP.
3. Protokol tambahan seperti QUIC (Quick UDP Internet Connections)
dikembangkan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi komunikasi
berbasis TCP/IP, terutama dalam aplikasi web modern.
Saat ini, TCP/IP menjadi tulang punggung internet, mendukung berbagai
layanan seperti browsing, email, media sosial, dan komunikasi berbasis cloud.
Dengan terus berkembangnya teknologi jaringan, TCP/IP akan terus disesuaikan
untuk memenuhi kebutuhan komunikasi yang semakin kompleks di masa depan.
2.4. Arsitektur dan Model Layer TCP/IP
Dalam arsitektur model TCP/IP, terdapat lima lapisan utama, yaitu:
1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
Lapisan ini merupakan tingkat paling bawah yang menentukan aspek
fisik jaringan, seperti media transmisi, tegangan, arus listrik, dan
sebagainya. Jenis media komunikasi yang digunakan dalam jaringan
mempengaruhi bentuk fisik lapisan ini. TCP/IP memiliki sifat fleksibel
sehingga dapat mendukung berbagai jenis media fisik dalam jaringan
yang berbeda.
2. Network Access Layer (Lapisan Akses Jaringan)
9
Lapisan ini memiliki fungsi yang serupa dengan Data Link Layer dalam
model OSI. Tugas utamanya adalah mengelola transmisi data dalam
bentuk frame melalui media fisik yang tersedia dengan andal. Selain itu,
lapisan ini juga bertanggung jawab atas deteksi serta koreksi kesalahan
dalam pengiriman data. Beberapa protokol yang digunakan dalam lapisan
ini meliputi X.25 untuk jaringan publik, Ethernet untuk jaringan lokal,
serta AX.25 untuk jaringan Paket Radio.
3. Internet Layer (Lapisan Internet)
Lapisan ini berperan dalam mengatur komunikasi antara dua perangkat
yang berada di jaringan berbeda, mirip dengan Network Layer pada
model OSI. Dalam jaringan internet yang menghubungkan jutaan
perangkat dan ratusan ribu jaringan lokal, lapisan ini bertugas
memastikan setiap paket data dapat sampai ke tujuan dengan tepat.
Lapisan ini sangat penting dalam membangun sistem internetworking
yang mencakup wilayah luas. Beberapa fungsi utama dalam lapisan ini
meliputi:
1. Addressing: Setiap paket data dilengkapi dengan alamat tujuan
yang dikenal sebagai Internet Protocol Address (IP Address).
Pengalamatan ini bersifat independen dari media komunikasi
dan perangkat keras yang digunakan dalam jaringan.
2. Routing: Menentukan jalur yang akan ditempuh oleh paket data
agar sampai ke tujuan. Routing merupakan fungsi utama dari
protokol IP (Internet Protocol). Karena IP bersifat
connectionless, proses pengiriman data sepenuhnya bergantung
pada mekanisme routing yang dilakukan oleh jaringan,
sementara perangkat pengirim tidak memiliki kendali atas jalur
yang ditempuh oleh datanya. Peran penting dalam penyampaian
paket data ke tujuan ditangani oleh router dalam jaringan
TCP/IP.
4. Transport Layer (Lapisan Transportasi)
10
Lapisan ini berfungsi untuk memastikan pengiriman data secara andal
antara pengirim dan penerima. Tujuannya adalah memastikan bahwa
informasi yang diterima sesuai dengan data yang dikirim. Beberapa
fungsi penting dari lapisan ini antara lain:
1. Flow Control: Mengatur kecepatan pengiriman data agar tidak
melebihi kapasitas penerima dalam menerima data.
2. Error Detection: Memeriksa apakah data yang diterima bebas
dari kesalahan.
Dalam TCP/IP, protokol yang digunakan pada lapisan ini adalah
Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol
(UDP). TCP digunakan untuk aplikasi yang memerlukan keandalan
tinggi dalam pengiriman data, sedangkan UDP cocok untuk aplikasi
yang membutuhkan kecepatan dan efisiensi tinggi tanpa perlu
mekanisme pengendalian kesalahan, seperti video conference atau
aplikasi database berbasis query-response. TCP bersifat
connection-oriented dan memiliki mekanisme flow control serta error
detection, sementara UDP bersifat connectionless dan tidak memiliki
mekanisme pengendalian tersebut, sehingga disebut sebagai protokol
yang tidak andal (unreliable protocol).
5. Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Lapisan ini adalah tingkat tertinggi dalam arsitektur TCP/IP yang
bertanggung jawab dalam mendukung berbagai aplikasi jaringan. Karena
itu, banyak protokol yang berjalan di lapisan ini sesuai dengan jenis
aplikasi yang digunakan. Beberapa contoh protokol yang berada pada
lapisan ini antara lain:
1. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) untuk pengiriman email
2. FTP (File Transfer Protocol) untuk transfer file
3. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk aplikasi web
4. NNTP (Network News Transfer Protocol) untuk distribusi
newsgroup
11
Sebagian besar aplikasi berbasis jaringan menggunakan protokol TCP
dan IP dalam komunikasi datanya, sehingga seluruh keluarga protokol ini
dikenal sebagai TCP/IP.
2.5. Cara Kerja dari TCP/IP
Berikut adalah cara kerja TCP/IP dalam proses pertukaran data yang dapat
dianalogikan seperti sistem pengiriman barang:
1. Ketika pengguna internet mengirimkan teks atau data ke perangkat
tujuan.
2. TCP membagi data menjadi beberapa paket kecil dan menambahkan
informasi untuk menjaga keutuhan serta keamanan data hingga mencapai
tujuan. Sementara itu, IP melabeli paket data dengan alamat tujuan.
3. Setiap paket data dikirimkan ke alamat yang sama tetapi dapat melewati
jalur komunikasi yang berbeda. Router berperan dalam menentukan rute
paling efisien untuk pengiriman paket, mengatur lalu lintas internet, serta
mencegah kelebihan beban data (overload).
4. Setelah paket tiba di perangkat tujuan, komputer penerima akan
memeriksa label alamat IP dan membongkar informasi dari TCP untuk
memastikan paket tetap utuh selama perjalanan. Jika ditemukan
kerusakan, perangkat penerima akan mengirimkan permintaan ulang
kepada pengirim untuk mengirimkan kembali data yang rusak.
5. Setelah semua paket diterima dan diverifikasi, data akan disusun kembali
sesuai dengan format aslinya sehingga dapat dibaca oleh penerima.
Selain itu, perangkat gateway berfungsi menerjemahkan protokol
jaringan asli ke dalam format TCP/IP dan sebaliknya, memastikan
kompatibilitas komunikasi antar jaringan.
2.6. Pentingnya TCP/IP dalam Jaringan Komputer
Model TCP/IP adalah protokol mendasar dari jaringan komputer modern
yang memungkinkan koneksi dan komunikasi yang efisien antara berbagai sistem.
12
Protokol ini memberikan standar komunikasi melalui Internet, memungkinkan
perangkat untuk saling bertukar informasi tanpa halangan.
Tanpa model TCP/IP, interaksi antara perangkat yang berbeda dari seluruh
dunia tidak dapat dicapai. Protokol ini berfungsi sebagai standar universal bagi
komputer untuk berkomunikasi dari berbagai platform, menjadikannya komponen
penting dari infrastruktur jaringan saat ini.
Selanjutnya, model ini menyederhanakan proses komunikasi dengan
memecahnya menjadi beberapa lapisan yang lebih terstruktur dan mudah dikelola.
Pendekatan ini memungkinkan dapat menggunakan aplikasi kompleks seperti
streaming video dan game online dengan stabil.
2.7. Pengaplikasian TCP/IP di Dunia Nyata
Adapun beberapa pengaplikasian model TCP/IP di dunia nyata.
1. Internet: Model TCP/IP adalah fondasi dari internet. Protokol ini
memungkinkan perangkat di seluruh dunia untuk saling berkomunikasi,
bertukar data, dan mengakses informasi.
2. Email: Protokol seperti SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) untuk
pengiriman email. Ini memungkinkan pengguna untuk mengirim dan
menerima pesan elektronik secara efisien.
3. Web Browsing: Protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) dan
HTTPS (HTTP Secure) yang digunakan untuk mengakses situs web juga
merupakan bagian dari model TCP/IP.
4. Streaming Media: Protokol seperti RTP (Real-time Transport Protocol)
dan RTSP (Real-Time Streaming Protocol) digunakan untuk streaming
audio dan video. Model TCP/IP memungkinkan pengiriman data secara
real-time, yang penting untuk pengalaman streaming yang lancar.
5. VPN (Virtual Private Network): menggunakan protokol TCP/IP pada
VPN untuk membuat koneksi aman antara perangkat dan jaringan.
Sehingga pengguna dapat mengakses jaringan pribadi secara aman
melalui internet.
13
6. IoT (Internet of Things): Banyak perangkat IoT menggunakan protokol
TCP/IP untuk berkomunikasi satu sama lain dan dengan server.
Sehingga, dari jarak yang jauh dapat melakukan kontrol perangkat dan
pengumpulan data.
7. Jaringan Perusahaan: Di dalam jaringan perusahaan, model TCP/IP
digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat, seperti komputer,
printer, dan server, sehingga memungkinkan komunikasi dan berbagi
sumber daya.
8. Cloud Computing: Layanan cloud seperti penyimpanan dan komputasi
menggunakan model TCP/IP untuk menghubungkan pengguna dengan
sumber daya yang terletak di pusat data yang jauh.
Pengaplikasian model TCP/IP sangat luas dan menjadi bagian integral dari
infrastruktur teknologi informasi modern, memungkinkan komunikasi yang efisien
dan efektif di berbagai bidang.
14
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
TCP/IP merupakan protokol komunikasi yang fundamental dalam jaringan
komputer, yang memungkinkan berbagai perangkat untuk saling berinteraksi dan
bertukar data secara efisien. Pemahaman yang mendalam tentang TCP/IP tidak
hanya penting bagi para profesional di bidang teknologi informasi, tetapi juga bagi
individu dan organisasi yang ingin memanfaatkan teknologi jaringan secara
optimal.
Manfaat dari pemahaman TCP/IP mencakup peningkatan keterampilan
teknologi, keamanan jaringan yang lebih baik, efisiensi dalam pengelolaan jaringan,
serta dasar yang kuat untuk memahami teknologi lanjutan seperti cloud computing
dan IoT. Selain itu, pemahaman ini juga meningkatkan kualitas layanan yang
diberikan kepada pengguna dan kemampuan troubleshooting yang lebih baik.
Dengan demikian, investasi dalam pengetahuan tentang TCP/IP adalah
langkah penting untuk menghadapi tantangan dan peluang di era digital saat ini, di
mana komunikasi data yang cepat dan aman menjadi semakin krusial.
3.2. Saran
Kami menyarankan agar orang-orang yang bekerja di bidang teknologi
informasi terus belajar tentang TCP/IP dan teknologi jaringan lainnya. Ini bisa
dilakukan melalui kursus atau pelatihan yang tersedia. Selain itu, perusahaan juga
harus menerapkan cara-cara terbaik dalam mengatur dan mengelola jaringan
mereka. Misalnya, mereka perlu memastikan jaringan aman, mengatur penggunaan
bandwidth dengan baik, dan memantau jaringan secara rutin untuk menemukan dan
memperbaiki masalah yang mungkin muncul. Dengan cara ini, pengetahuan yang
didapat dari pelatihan dapat langsung diterapkan untuk membuat jaringan lebih
efektif dan aman.
15
DAFTAR PUSTAKA
Robert E. Kahn - Pemenang Penghargaan AM Turing. (2019). Amturing.acm.org. Diakses pada
29 Maret 2025 dari https://amturing.acm.org/award_winners/kahn_4598637.cfm
Parikh, Bishal. (2024, November). TCP/IP and OSI Models: A Review of the Fundamental of
Modern Networking. k21academy.com. Diakses pada 29 Maret 2025 dari
https://k21academy.com/cybersecurity/tcp-ip-and-osi-models-a-review-of-the-fundamental-
of-modern-networking/#4
Meilinaeka. (2023, Mei). Pengertian, Sejarah, Kelebihan dan Kekurangan Protokol TCP/IP.
Diakses pada 29 Maret 2025 pada
https://it.telkomuniversity.ac.id/pengertian-sejarah-kelebihan-dan-kekurangan-protokol-tcp-
ip/
Fariza, Alvana Noor. (7 Desember 2021). TCP/IP adalah : Pengertian, Cara Kerja, Perbedaan,
Kelebihan. sekawanmedia.co.id. Diakses pada 29 Maret 2025 pada
https://www.sekawanmedia.co.id/blog/pengertian-tcp-ip/
16