0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan28 halaman

LKS Statistika

Dokumen ini membahas tentang statistika, termasuk pengertian statistik, statistika, populasi, sampel, serta cara pengumpulan dan penyajian data. Selain itu, dijelaskan juga tentang ukuran pemusatan data seperti mean, median, dan modus, serta pentingnya statistik dalam berbagai bidang kehidupan. Dokumen ini memberikan pemahaman dasar tentang analisis data dan cara membaca tabel, diagram, dan grafik.

Diunggah oleh

najlaanisakaysha
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan28 halaman

LKS Statistika

Dokumen ini membahas tentang statistika, termasuk pengertian statistik, statistika, populasi, sampel, serta cara pengumpulan dan penyajian data. Selain itu, dijelaskan juga tentang ukuran pemusatan data seperti mean, median, dan modus, serta pentingnya statistik dalam berbagai bidang kehidupan. Dokumen ini memberikan pemahaman dasar tentang analisis data dan cara membaca tabel, diagram, dan grafik.

Diunggah oleh

najlaanisakaysha
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STATISTIKA

CAPAIAN KOMPETENSI :
 Menentukan dan menganalisis ukuran pemusatan dan ukuran penyebaran data yang
disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi dan histogram
 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penyajian data hasil pengukuran dan
pencacahan dalam table distribusi frekuensi dan histogram
 Mempresentasikan dan menentukan ukuran pemusatan (mean, median, modus) dan
penyebaran dari kumpulan data (jangkauan interkuartil dan interkuartil) pada data
tunggal dan kelompok.

A. PENGERTIAN STATISTIK, STATISTIKA, POPULASI DAN SAMPEL

Penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang bertujuan untuk mencari kebenaran dari
suatu permasalahan yang timbul karena adanya perbedaan penafsiran dan pendapat orang
mengenai sesuatu hal. Pada kegiatan penelitian ilmiah, dikenal ada dua jenis penelitian yaitu
penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang
menggunakan analisis berupa angka-angka guna menyimpulkan hasil penelitian. Sedangkan
penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan analisis berupa kata-kata (selain
angka) guna menyimpulkan hasil penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif
menggunakan STATISTIK.
Statistik merupakan salah satu bagian/cabang dari ilmu matematika terapan yang
berguna sekali dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya statistik adalah mengolah data.
Data ini sering dan banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya data mengenai
jumlah penduduk, data mengenai jenis pekerjaan, pendidikan dan sebagainya.

1. Pengertian Statistik
Statistik adalah kumpulan keterangan yang berbentuk angka-angka yang disusun,
diatur, dan disajikan dalam bentuk daftar, tabel, atau disertai dengan gambar-gambar yang
disebut diagram atau grafik untuk memperjelas persoalan yang sedang dipelajari. Contohnya
statistik penduduk, statistik pertanian, statistik pendidikan dan statistik kelahiran.

2. Pengertian Statistika
Statistika adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara mengumpulkan data,
menyajikan data, mengolah data, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengambil
keputusan berdasarkan data dan fakta yang sudah dianalisis.
Menurut penggunaannya statistika dibagi dalam dua bagian yaitu:
a. Statistika deskriptif adalah statistika yang melakukan kegiatan dari mengumpulkan,
menyusun, menganalisis, mengolah, serta menyajikan data dalam bentuk diagram
atau gambar.
b. Statististika inferensial adalah statistika yang melakukan kegiatan menarik
kesimpulan dari data yang sudah dianalisis.

3. Kegunaan Statistik
Perkembangan statistik sebagai metode ilmiah sangat berarti dalam setiap segi
kehidupan manusia modern. Bidang yang banyak menggunakan statistik antara lain: Bidang
ekonomi dan manajemen perusahaan, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang
kependudukan, bidang perhubungan dan lain-lain.
a. Dalam Bidang Pendidikan , contohnya statistik berguna untuk mengukur
kemampuan siswa dan mengukur daya serap siswa terhadap mata pelajaran yang
diberikan.

1
b. Dalam bidang perhubungan, statistik berguna untuk mengukur kepadatan lalu
lintas jalan raya, arus penumpang angkutan umum, dan lain-lain.
c. Dalam bidang akuntansi, statistik berguna untuk melakukan penilaian tentang
keadaan aktiva suatu perusahaan, penyesuaian yang berhubungan dengan harga,
hubungan antara ongkos dan volume produksi dan lain-lain.
d. Dalam bidang kependudukan, statistik salah satunya berguna untuk mengukur
tingkat kesejahteraan penduduk di suatu wilayah ditinjau dari penghasilan rata-
ratanya.

4. Populasi dan Sampel

Dalam suatu penelitian terkadang tidak mungkin mengumpulkan data dari


seluruh obyek. Penyebabnya antara lain terlalu banyak obyek yang harus diteliti,
terbatasnya dana, tenaga dan waktu. Untuk membedakan pengertian antara populasi dan
sampel, perhatikan contoh berikut: Seorang pedagang buah mangga ingin membeli
mangga di kebun Pak Ali. Sebelum terjadi kesepakatan harga pedagang tersebut
mencoba makan beberapa buah mangga yang dipetik secara acak dari pohon mangga
yang ada di kebun tersebut. Maka seluruh mangga yang ada di kebun tersebut merupakan
populasi, sedangkan beberapa mangga yang di makan tersebut merupakan sampel.
Dengan demikian populasi didefinisikan sebagai keseluruhan obyek penelitian yang
memiliki satu atau beberapa ciri dan karakteristik yang sama, sedangkan sampel adalah
sebagian dari obyek yang benar-benar diselidiki.

B. DATA STATISTIKA
1. Pengertian data
Data atau datum atau fakta adalah suatu himpunan keterangan yang diperoleh dalam
suatu pengamatan atau penelitian yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan
atau masalah.

2. Syarat Data Yang Baik


Agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerugian besar, maka data yang baik
harus memenuhi beberapa persyaratan yaitu data harus obyektif, data harus relevan, data
harus sesuai jaman(up to date), data harus representative dan data harus dapat dipercaya.

3. Pembagian Data
Menurut jenisnya data dibagi menjadi dua macam yaitu data kuantitatif dan data kualitatif.
a. Data kuantitatif adalah data yang menunjukkan jumlah ukuran obyek yang dinyatakan
dalam bentuk angka-angka.
b. Data kualitatif adalah data yang menunjukkan sifat atau keadaan suatu obyek,
misalkan data mengenai kewarganegaraan, jenis kelamin, data mutu dan kualitas
gabah kering dll.

Menurut sumbernya data dibagi menjadi dua macam yaitu data intern dan data ekstern.
a. Data intern adalah data yang diperoleh langsung dari instansi atau organisasi dan
diolah untuk kepentingan instansi atau organisasi itu sendiri.
b. Data ekstern adalah data yang diperoleh di luar instansi atau organisasi itu yang
sifatnya umum dan digunakan untuk kepentingan instansi atau organisasi tersebut.

Menurut cara memperolehnya data dibagi menjadi dua macam yaitu data cacahan dan data
ukuran
a. Data cacahan adalah data yang diperoleh dengan mencacah, membilang, atau
menghitung banyak obyek. Sebagai contoh data banyak siswa di suatu sekolah.

2
b. Data Ukuran adalah data yang diperoleh dengan mengukur besaran obyek.
Contohnya adalah data tentang luas petak sawah, data tentang berat gabah kering, data
tentang berat badan siswa di suatu sekolah, dll

Data kuantitatif dilihat dari jenisnya dibagi menjadi dua macam yaitu data tunggal
dan data kelompok.
a. Data tunggal adalah data yang berdiri sendiri secara individual atau belum terjadi
pengelompokan.
Contohnya: Data tentang nilai ulangan harian matematika 20 orang siswa sebagai
berikut
4 5 6 6 8 8 9 5 8 7
6 7 7 8 8 6 9 10 6 8

b. Data kelompok adalah data data yang telah dikelompokkan dalam tabel distribusi
frekuensi.
Contoh: Data tentang hasil nilai ulangan harian matematika 40 orang siswa kelas XII
SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2022-2023.

Nilai Banyak Siswa


40 – 47 2
48 - 55 4
56 - 63 10
64 - 71 14
72 – 79 12
80 - 87 5
88 - 95 3

4. Cara pengumpulan data


Beberapa cara pengumpulan data yang sering dilakukan adalah dengan wawancara/
observasi, dengan cara pengamatan/observasi, dengan membuat lembar
pertanyaan/quosioner, dengan cara koleksi dan dengan cara studi pustaka.

C. MEMBACA DATA DALAM BENTUK TABEL dan DIAGRAM


Ketika membaca Koran, majalah, atau berita-berita online, tentunya kalian sering
menemui table, atau diagram yang menggambarkan suatu data. Penyajian data dalam bentuk
table dan diagram ini bertujuan agar nilai data yang satu dengan yang lain mudah
dibandingkan atau dibaca oleh pengamat/pembaca.

C.1. Membaca Tabel


Tabel terdiri dari judul, keterangan baris dan kolom, serta isi sel yang mengacu pada
judul.
Contoh: Tabel berikut berisi informasi banyaknya unit beberapa merek mobil produksi
Indonesia yang terjual pada tiga bulan pertama tahun 2018

Tabel: Data banyak unit penjualan mobil di Indonesia


NO MEREK JANUARI FEBRUARI MARET TOTAL
1 Toyota 25.405 27.665 31.424 84.494
2 Daihatsu 18.788 15.600 17.159 51.607
3 Mitsubishi 13.351 14.003 13.977 41.331
4 Honda 13.572 11.894 10.792 36.258
5 Suzuki 11.511 11.115 9.729 32.355
TOTAL 82.627 80.337 83.081 246.045
3
Dari table tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Mobil terlaris pada tiga bulan pertama adalah mobil merek …………..
2. Penjualan mobil di Indonesia terbanyak terjadi pada bulan ……………
3. Mobil yang kurang diminati pada tiga bulan pertama adalah mobil merek …………..
4. Pada bulan Januari, mobil merek Mitsubishi lebih diminati daripada mobil merek Honda
(Benar/Salah) ……………………..
5. Pada bulan Maret, mobil merek Mitsubishi lebih diminati daripada mobil merek Honda
(Benar/Salah) ……………………..

C.2. Membaca Diagram Batang


Sesuai namanya, Digram Batang terdiri dari sederet gambar berbentuk batang (persegi
panjang/balok) dengan lebar (panjang alas) sama.

Contoh: Diagram batang berikut menunjukkan data berat badan siswa di SMAN 1 Dompu

Dari digram batang tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:


1. Berapa jumlah siswa yang diukur berat badannya?..............................
2. Berapa jumlah siswa yang berat badannya kurang dari 43 kg?.............................
3. Paling banyak, siswa memiliki berat badan ………………….. kg
4. Ada berapa siswa yang kategori punya berat badan paling gemuk? ……………….
5. Berapa jumlah siswa yang berat badannya lebih dari 42 kg?.............................

C.3. Membaca Diagram Garis /Line Chart


Berikut adalah contoh diagram garis. Yang menunjukkan data penjualan mobil suatu dealer
di Indonesia dari tahun 2015 – 2020. Banyak mobil yang terjual dalam ratusan

4
Dari diagram garis tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Berapa jumlah mobil yang terjual dari tahun 2015-2020? …………………..
2. Penjualan terbanyak terjadi pada tahun………………………
3. Penjualan paling sedikit terjadi pada tahun ………………….
4. Penurunan penjualan sangat drastis terjadi pada tahun ………………..
5. Peningkatan penjualan sangat drastis terjadi pada tahun ………………..
6. Berapa jumlah penjualan mobil terbanyak? ……………….
7. Berapa jumlah penjualan mobil paling sedikit? ……………….
8. Berapa persentase penurunan penjualan pada tahun 2017 dibanding penjualan tahun
2016?.......

C.4. Membaca Diagram Lingkaran (Pie Chart)


Diagram lingkaran menggunakan daerah lingkaran untuk menggambarkan suatu data atau
suatu keadaan. Dalam diagram lingkaran, data bisa dinyatakan dalam bentuk persentase,
derajat maupun dalam bilangan biasa.

Contoh: Diagram lingkaran berikut menyatakan data mata pelajaran peminatan siswa kelas X
A yang berjumlah 36 siswa

Dari diagram lingkaran tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:


1. Mata pelajaran yang paling diminati adalah ……………….
2. Berapa jumlah siswa yang minat di mata pelajaran olah raga?.............................
3. Mata pelajaran yang paling kurang diminati adalah ……………….
4. Berapa jumlah siswa yang minat di mata pelajaran matematika?.............................
5. Berapa jumlah siswa yang minat di mata pelajaran agama dan bahasa indonesia? ........
6. Berapa jumlah siswa yang minat di mata pelajaran olah raga dan IPA? ....................

C.5 Membaca Histogram dan Poligon Frekuensi


Histogram dan Poligon Frekuensi digunakan untuk penyajian data dalam bentuk
diagram untuk data kelompok. Histogram bentuknya adalah diagram batang. Sedangkan
polygon frekuensi adalah dalam bentuk diagram garis (line chart).

Contoh: Perhatikan histogram dan poligon frekuensi berikut:

5
a. Buatlah tabel distribusi data kelompok dari histogram tersebut

b. Berapakah banyaknya siswa dari data tersebut?


c. Beberapa istilah dalam tabel distribusi frekuensi antara lain: kelas interval, panjang kelas
interval, batas bawah kelas interval, batas atas kelas interval, tepi bawah kelas interval,
tepi atas kelas interval, titik tengah kelas interval. Sebutkan:
Kelas Interval
Panjang kelas interval
Batas bawah kelas interval
Batas atas kelas interval
Tepi bawah kelas interval
Tepi atas kelas interval
Titik tengah kelas interval

6
E. UKURAN PEMUSATAN DATA ( UKURAN TENDENSI SENTRAL)

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang sekumpulan data, selain data
itu disajikan dalam bentuk tabel dan diagram , masih diperlukan ukuran-ukuran yang
merupakan wakil dari kumpulan data tersebut. Untuk keperluan ini kita pelajari beberapa
ukuran untuk menafsirkan gejala pusat dari sekumpulan data yang dinamakan ukuran
pemusatan data( ukuran tendensi sentral).
Beberapa macam ukuran gejala pusat antara lain:
1. Rata-rata hitung ( mean )
2. Rata-rata letak ( median )
3. Modus

E.1. Rata-rata hitung ( mean )


Rata-rata hitung ( mean ) adalah jumlah dari keseluruhan data dibagi oleh banyaknya
data. Rata-rata hitung ( mean ) dilambangkan dengan X ( dibaca X bar ).

a. Rata-rata hitung ( mean ) data tunggal


Jika terdapat serangkaian data tunggal x1, x2, x3, ..........,xn maka rata-rata hitungnya
adalah:

X =
x1  x2  x3  ......... xn
, Atau X =
x ,dengan n adalah banyak data
n n

Contoh Soal 1 : Diketahui data nilai ulangan 8 orang siswa adalah 6,5,9,7,8,8,7,6.
Hitunglah rata-rata hitung dari data tersebut.
Jawab:
x  x2  x3  ......... xn
X = 1
n

.......  .......  .......  .......  ........  ........  ......... ........


X =
.......
.........
=
......
= ............

b. Rata-rata hitung data tunggal berbobot


Jika terdapat serangkaian data tunggal x1, x2, x3, ..........,xn, yang masing-masing
mempunyai frekuensi f1, f2, f3,...........,fn maka rata-rata hitungnya adalah:

X =
f1 .x1  f 2 .x2  f 3 .x3  .........  f 3 .x3
atau X =
 fx
f1  f 2  f 3  ....  f n f
Contoh soal 2 : Perhatikan tabel distribusi frekuensi berikut:

Data hasil ulangan 40 orang siswa kelas XII SMAN 1 Dompu

Nilai (x) 4 5 6 7 8 9
Frekuensi(f) 5 10 12 8 3 2

7
Hitung rata-rata hitung dari data dalam tabel tersebut.

f1 .x1  f 2 .x2  f 3 .x3  .........  f n xn


Jawab: X =
f1  f 2  f 3  ....  f n

.............  ..............  .............  ..............  ..............  ...............


X = .
............  .........  ........  .........  .........  ..........

...........  ...........  .......... ...........  ...........  ...........


X = .
........
...............
=
..........

= .........

c. Rata-rata hitung data kelompok

Ada tiga cara untuk menghitung rata-rata hitung data kelompok yaitu dengan menggunakan
titik tengah kelas interval, dengan menggunakan rata-rata sementara dan dengan
menggunakan deviasi.

c.1. Dengan menggunakan titik tengah


Jika data dalam tabel distribusi frekuensi dengan frekuensi f dan titik tengah kelas

interval x maka rata-rata hitungnya = X =


 f i .x i
 fi
Contoh soal 3: Dari tabel distribusi frekuensi berikut, hitunglah rata-rata hitungnya!

Data nilai UH Matematika Kelas XII


SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2024-2025
Banyak Siswa Titik Tengah
Nilai f.x
(f) (x)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80

Sehingga diperoleh : X =
 f .xi i

f i

..........
=
.......
= ............

8
c.2. Dengan menggunakan rata-rata sementara
Rata-rata sementara (xo) adalah rata-rata yang diambil dari salah satu titik tengah kelas
interval. Akan tetapi alangkah baiknya jika rata-rata sementara diambil dari titik tengan
kelas interval yang berada di tengah atau kelas interval yang memiliki frekuensi paling
banyak.

Rata-rata hitung = X = Xo +
 f .d , dengan Xo rata-rata sementara dan d adalah
f
selisih titik tengah kelas interval dengan rata-rata sementara.

Contoh soal 4: Dari tabel distribusi frekuensi berikut, hitunglah rata-rata hitungnya!

Data nilai UH Matematika Kelas XII


SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2024-2025
Banyak Siswa Titik Tengah
Nilai d = x – xo f.d
(f) (x)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80
Rata-rata sementara = xo = .........

Sehingga diperoleh : X = Xo +
 f .d
f
..........
= ........ +
.......
= ......... + ............
= ..............

c.3. Dengan menggunakan deviasi


Cara yang ketiga ini sebenarnya dikembangkan dari cara kedua agar perhitungannya
lebih sederhana. Rata-rata hitung untuk cara ketiga ini adalah:

X = Xo + p.
 f .u , dengan p = panjang kelas interval dan u = d = x  xo
f p p
Contoh soal 4: Dari tabel distribusi frekuensi berikut, hitunglah rata-rata hitungnya!

9
Data nilai UH Matematika Kelas XII
SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2024-2025
Banyak Siswa Titik Tengah d
Nilai d = x – xo u= f.u
(f) (x) p
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80
Rata-rata sementara = xo = ......... dan p = ........

Sehingga diperoleh : X = Xo + p.
 f .u = ........ + .....
..........
f .......
.........
= ......... +
..........
=......... + ............
= ............

Latihan soal mandiri :

1. Hitunglah rata-rata hitung dari data tunggal berikut:


a. 8,7,8,5,4,3,9,10,3,10,3,7
b. 25,28,24,26,25,29,30
2. Nilai hasil tes mata pelajaran matematika kelas XII SMAN 1 Dompu sebagai berikut:
Nilai 5 6 7 8 9 10
Jumlah
2 4 6 3 2 1
Siswa f)
Hitunglah rata-rata hitungnya!

3. Data hasil ujian kompetensi teori siswa kelas XII tahun 2022-2023 sebagai berikut:
Nilai Jumlah Siswa
52 – 58 2
59 – 65 6
66 – 72 7
73 – 79 20
80 – 86 8
87 – 93 4
94 - 100 3
Jumlah 50
Hitunglah rata-rata hitungnya!

Jawaban:

10
E.2. Rata-rata letak ( median )
Median adalah data yang terletak di tengah-tengah setelah data tersebut diurutkan dari
yang kecil hingga data yang besar. Median dilambangkan dengan “Me”.
1
Jika terdapat n buah data maka median terletak pada data urutan ke ( n + 1 )
2
a. Untuk data tunggal
Contoh 1: Tentukan median dari data 4,3,7,10,5,4,6,10,11
Jawab : banyak data = n= ........
Letak median = 12 ( n + 1 ) = ...................
Urutan datanya = ....................................................................................

Mediannya = .......

Contoh 2 : Tentukan median dari data 8,3,7,6,9,10,3,8,13,5


Jawab : banyak data = n = ........
Letak median = 12 ( n + 1 ) = ...................
Urutan datanya = ....................................................................................

Mediannya = .......

b. Untuk data kelompok


Kelas median adalah suatu interval yang mengandung median. Untuk data kelompok
yang tersusun pada sebuah distribusi frekuensi, median dapat dihitung dengan
menggunakan rumus sebagai berikut:
 1 n  fk 
Me = Tb + p.  2 
 f 
Keterangan : Me = median
Tb = Tepi bawah kelas interval yang mengandung median
n = banyaknya data
fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas median
f = frekuensi dari kelas yang mengandung median
p = panjang kelas interval

Contoh: Tentukan median dari data pada tabel distribusi frekuensi berikut ini:

Data nilai UH Matematika Kelas XII


SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2022-2023
Banyak Siswa
Nilai
(f)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80

11
Jawab: Banyaknya data = n =...........
Letak median = 12 ( n + 1 ) = ...................
Kelas interval yang mengandung median = ..................
Tb = ........... p = ..............
fk = ............. f = ..............

Sehingga mediannya =

 1 n  fk   ........  .........
Me = Tb + p.  2  = ......... + ........ 
 f   ......... 
 ........  .........
Me = ......... + ........ 
 ......... 
 .........
Me = ..........+........ 
 .........
............
Me = .........+
...........

Me = ...........+............
Me = .............

E.3. Modus

Modus adalah data yang paling sering / banyak muncul atau data yang mempunyai
frekuensi tertinggi dalam sebuah rangkaian data. Modus dilambangkan dengan “Mo”.

a. Untuk data tunggal


Sebuah rangkaian data tunggal mungkin bermodus tunggal, bermodus ganda, bermodus
banyak atau bahkan tidak mempunyai modus.
Contoh : Tentukan modus dari data-data berikut:
a. 2,3,7,3,3,8,2,9
Jawab: Mo = ...........
b. 4,7,5,7,2,10,7,2,11,2,15
Jawab: Mo = ...............
c. 15,9,3,4,3,3,15,4,9,9,4,15
Jawab: Mo = .....................

b. Untuk data kelompok


Modus untuk data kelompok yang tersusun dalam tabel distribusi frekuensi dapat dihitung
 d1 
dengan rumus: Mo = Tb + p.  
 d1  d 2 
Keterangan : Mo = Modus
Tb = Tepi bawah kelas interval yang mengandung modus
p = panjang kelas interval
d 1 = deviasi 1 yaitu selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas
sebelumnya.
d 2 = deviasi 2 yaitu selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi
kelas sesudahnya.

12
Contoh: Tentukan modus dari data pada tabel distribusi frekuensi berikut ini:
Data nilai UH Matematika Kelas XII
SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2022-2023
Nilai Banyak Siswa(f)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80

Jawab: Kelas interval yang mengandung modus = ..................


Tb = ........... p = ..............
d 1 = ............. d 2 = ..............

Sehingga modusnya =
 d1   .......... 
Mo = Tb + p.   = ......... + ........ 
 d1  d 2   ........ ........
 .........
Mo = ......... + ...... 
 .........

 .........
Mo = .........+ 
 .........
Mo = .......... + ..........
Mo = .............

Latihan soal mandiri

1.Tentukan median dan modus dari data berikut ini:


a. 55,60,75,35,80,50,40,45,70,75,75
b. 4,3,5,2,3,5,6,8,9,7,8,8

2.Tentukan median dan modus dari data tunggal berbobot berikut:


nilai 5 6 7 8 9 10
f 2 4 6 3 2 1

3. Data hasil ujian kompetensi teori siswa kelas XII tahun 2012-2013 sebagai berikut:
Nilai Jumlah Siswa
52 – 58 2
59 – 65 6
66 – 72 7
73 – 79 20
80 – 86 8
87 – 93 4
94 - 100 3
Tentukan median dan modusnya!

13
F. UKURAN LETAK DATA

Ada tiga macam ukuran letak data yaitu kuartil , desil dan persentil

F.1. Kuartil
Masih ingat pembahasan mengenai median? Median adalah data yang terletak di
tengah setelah data tersebut diurutkan dari yang kecil hingga yang besar. Artinya jika terdapat
serangkaian data, maka median akan membagi data dalam 2 bagian yang sama banyak.
Sedangkan kuartil akan membagi data membagi 4 bagian yang sama banyak.

Me

Q1 Q2 = Me Q3

Sehingga kita mengenal ada kuartil 1(Q3), kuartil 2(Q2) yang sama dengan median
dan kuartil 3(Q3). Jadi kuartil sama halnya dengan median yaitu letak data.
Letak kuartil 1 = Q1 = 14 ( n + 1) , n adalah banyaknya data
Letak kuartil 2 = Q2 = Me = 24 ( n + 1 ) = 12 ( n + 1 )
Letak kuartil 3 = Q3 = 34 ( n + 1 )

a. Untuk Data Tunggal


Contoh 1: Tentukan kuartil1, kuartil2, kuartil 3 dari data 6,7,12,15,6,5,10,11,16,9,7

Jawab:
Banyak data = n = .............
Letak Q1 = 14 ( n + 1) = ..................... = ................... = .............
Letak Q2 = 24 ( n + 1 )= ..................... = ................... = .............
Letak Q3 = 34 ( n + 1 )= .................... = ................... = .............
Urutan datanya : ...............................................................
Jadi Q1 = ..........
Q2 = ..........
Q3 = ..........
Qd = 12 ( Q3 – Q1) = ................... = ................. = .............

Contoh 2: Tentukan kuartil1, kuartil2, kuartil 3 dan jangkauan semi interkuartil dari data
4,3,7,10,5,3,6,10,11

Jawab:
Banyak data = n = .............
Letak Q1 = 14 ( n + 1) = ..................... = ................... = .............
Letak Q2 = 24 ( n + 1 )= ..................... = ................... = .............
Letak Q3 = 34 ( n + 1 )= .................... = ................... = .............
Urutan datanya : ...............................................................
Jadi Q1 = ..........
Q2 = ..........
Q3 = ..........
Qd = 12 ( Q3 – Q1) = ................... = ................. = .............

14
Contoh 3: Tentukan kuartil1, kuartil2, kuartil 3 dari data 8,3,7,6,9,10,3,8,13,5
Jawab:
Banyak data = n = .............
Letak Q1 = 14 ( n + 1) = ..................... = ................... = .............
Letak Q2 = 24 ( n + 1 )= ..................... = ................... = .............
Letak Q3 = 34 ( n + 1 )= .................... = ................... = .............
Urutan datanya : ...............................................................
Jadi Q1 = ..........
Q2 = ..........
Q3 = ..........

b. Untuk data kelompok


Kelas kuartil yaitu kelas yang mengandung kuartil. Untuk data yang telah
dikelompokkan dalam tabel distribusi frekuensi, untuk menentukan kuartil sama halnya
menentukan median. Sehingga kuartil 1 dan kuartil 3 bisa dihitung dengan rumus sebagai
berikut:
 14 n  fk 
Q1 = Tb + p.  
 f 
Keterangan : Q1 = Kuartil 1
Tb = Tepi bawah kelas interval yang mengandung kuartil 1
n = banyaknya data
fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas kuartil 1
f = frekuensi dari kelas yang mengandung kuartil 1
p = panjang kelas interval

 3 n  fk 
Q3 = Tb + p.  4 
 f 
Keterangan : Q3 = Kuartil 3
Tb = Tepi bawah kelas interval yang mengandung kuartil 3
n = banyaknya data
fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas kuartil 3
f = frekuensi dari kelas yang mengandung kuartil 3
p = panjang kelas interval

Contoh: Tentukan kuartil 1, kuartil 3 dari data pada tabel distribusi frekuensi berikut ini:

Data nilai UH Matematika Kelas XII


SMKN 1 Dompu tahun pelajaran 2012-2013
Banyak Siswa
Nilai
(f)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80

15
Jawab: Banyaknya data = n = ...........
Letak kuartil 1 = 14 ( n + 1 ) = ...................
Kelas interval yang mengandung kuartil 1 = ..................
Tb = ........... p = ..............
fk = ............. f = ..............

*Sehingga kuartil 1 =
 1 n  fk   ........  .........
Q1 = Tb + p.  4  = ......... + ........ 
 f   ......... 
 ........  .........
Q1 = ......... + ........ 
 ......... 
 .........
Q1 = ..........+........ 
 .........
............
Q1 = .........+ = ...........+............
...........
Q1 = .............

Banyaknya data = n = ...........


Letak kuartil 3 = 34 ( n + 1 ) = ...................
Kelas interval yang mengandung kuartil 3 = ..................
Tb = ........... p = ..............
fk = ............. f = ..............

*Sehingga kuartil 3 =
 3 n  fk   ........  .........
Q3 = Tb + p.  4  = ......... + ........ 
 f   ......... 
 ........  .........
Q3 = ......... + ........ 
 ......... 
 .........
Q3 = ..........+........ 
 .........
............
Q3 = .........+ = ...........+............
...........
Q3 = .............

Latihan soal mandiri


1. Tentukan kuartil 1, kuartil 2, kuartil 3 data tunggal berikut:
a. 7,6,3,4,8,2,10,5,5,5,10
b. 6,5,8,3,6,8,8,7,4,3,7,5,7
c. 17,25,13,22,16,18,15,13
2. Tentukan kuartil 1,kuartil 2, kuartil 3 dari data tunggal berbobot berikut:
nilai 5 6 7 8 9 10
f 2 4 6 3 2 2

16
3. Data hasil ujian matematika siswa kelas XII tahun 2012-2013 sebagai berikut:
Nilai Jumlah Siswa
52 – 58 2
59 – 65 6
66 – 72 7
73 – 79 20
80 – 86 8
87 – 93 4
94 - 100 3
Jumlah 50
Tentukan kuartil 1, kuartil 2, dan kuartil 3.

c. Statistik lima serangkai

Yang termasuk statistik lima serangkai adalah data terkecil (statistik minimum), data terbesar
(statistik maksimum), dan kuartil-kuartil ( kuartil 1, kuartil 2, dan kuartil 3)
Statistik lima serangkai biasanya ditampilkan dalam bentuk gambar/table sebagai berikut:

Q2
Q1 Q3
Xmin Xmaks

Contoh: Hasil pengukuran berat (dalam kg) dari 14 bola logam dengan diameter sama adalah:
7,2 5,7 6,2 7,3 7,0 6,8 5,5
6,1 6,6 5,8 6,3 6,4 6,0 6,7
Tentukan statistik lima serangkainya.

Langkah Penyelesaian:
Urutan datanya (Statistik jajaran) adalah:
………………………………………………………………………………………….

Data terkecil/statistik minimum = ……….


Data terbesar/statistik maksimum = ……….
Kuartil:
Banyak data = n = .............
Letak Q1 = 14 ( n + 1) = ..................... = ................... = .............
Letak Q2 = 24 ( n + 1 )= ..................... = ................... = .............
Letak Q3 = 34 ( n + 1 )= .................... = ................... = .............
Jadi Q1 = ..........
Q2 = ..........
Q3 = ..........
Statistik lima serangkainya =
Q2=
Q1= Q3=
Xmin= Xmaks=

17
Latihan soal mandiri

1. Tentukan statistik lima serangkai data tunggal berikut:


a. 7,6,3,4,8,2,10,5,5,5,10
b. 6,5,8,3,6,8,8,7,4,3,7,5,7

2. Tentukan statistik lima serangkai dari data tunggal berbobot berikut:


nilai 5 6 7 8 9 10
f 2 4 6 3 2 2

F.2. Desil

Desil akan membagi data dalam 10 (sepuluh) bagian yang sama banyak, setelah data
tersebut diurutkan dari yang kecil hingga yang besar. Sehingga kita mengenal desil ke 1, ke 2,
ke 3, ke 4, ke 5, ke 6, ke 7, ke 8, dan desil ke 9.

Jika terdapat serangkaian data dengan banyak data sebanyak n, maka:


Letak desil ke i diberi lambang D i ditentukan oleh rumus:
i
D i = urutan data ke ( n + 1 ) dengan i = 1,2,3,4,5,6,7,8,9
10

a. Untuk data tunggal

Contoh 1: Diketahui data : 4,3,7,10,5,4,6,10,11, tentukan desil ke 2 dan desil ke 7 dari data
tersebut.

Jawab:
Banyak Data = n = ....................
Letak Desil ke 2 = 102 ( n + 1 ) = ...................=..............=.............
Letak desil ke 7 = 107 (n + 1) = ....................=..............=.............
Urutan datanya = ...................................................................
Jadi desil ke 2 = ............
Jadi desil ke 7 = ...........

Contoh 2 : Diketahui data : 6,7,12,15,6,5,10,11,16,9,7,14,4,8, tentukan desil ke 4 dan desil ke


9 dari data tersebut.

Jawab:
Banyak Data = n = ....................
Letak Desil ke 4 = 104 ( n + 1 ) = ...................=..............=.............
Letak desil ke 9 = 109 (n + 1) = ....................=..............=.............
Urutan datanya = ...................................................................
Jadi desil ke 4 = ............
Jadi desil ke 9 = ...........

b. Untuk data kelompok

Untuk data yang dikelompokkan dalam distribusi frekuensi, desil ke 1,2,3,4,5,6,7,8,9


dapat ditentukan dengan rumus:
18
 i n  fk 
D i = Tb + p.  10  dengan i = 1,2,3,4,5,6,7,8,9
 f 

Keterangan : D i = Desil ke i
Tb = Tepi bawah kelas interval yang mengandung desil
n = banyaknya data
fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas desil
f = frekuensi dari kelas yang mengandung desil
p = panjang kelas interval

Contoh: Tentukan desil ke 8 dari data pada tabel distribusi frekuensi berikut ini:

Data nilai UH Matematika Kelas XII


SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2024-2025
Banyak Siswa
Nilai
(f)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80

Jawab: Banyaknya data = n = ...........


Letak desil ke 8 = 108 ( n + 1 ) = ...................
Kelas interval yang mengandungdesil ke 8 = ..................
Tb = ........... p = ..............
fk = ............. f = ..............

*Sehingga desil ke 8 =
 8 n  fk   ........  .........
D 8 = Tb + p.  10  = ......... + ........ 
 f   ......... 
 ........  .........
D 8 = ......... + ........ 
 ......... 
 .........
D 8 = ..........+........ 
 .........
............
D 8 = .........+ = ...........+............
...........

D 8 = .............

19
Latihan soal mandiri

1. Tentukan desil ke 4 dan desil ke 7 data tunggal berikut:


a. 7,6,3,4,8,2,10,5,5,5,10
b. 6,5,8,3,6,8,8,7,4,3,7,5,7
c. 17,25,13,22,16,18,15,13

2. Tentukan desil ke 3 dan desil ke 6 dari data tunggal berbobot berikut:


nilai 5 6 7 8 9 10
f 2 4 6 3 2 2

3. Data hasil ujian semester siswa kelas XII tahun 2024-2025 sebagai berikut:
Nilai Jumlah Siswa
52 – 58 2
59 – 65 6
66 – 72 7
73 – 79 20
80 – 86 8
87 – 93 4
94 - 100 3
Jumlah 50

Tentukan desil ke 2 dan desil ke 8 dari data tersebut.

F.3. Persentil

Persentil akan membagi data dalam 100(seratus) bagian yang sama banyak, setelah data
tersebut diurutkan dari yang kecil hingga yang besar. Sehingga kita mengenal persentil ke 1,
ke 2, ........ ke10,.........ke 15,........ke 30,..... ke 45,......... ke 50,......... ke 60,.......... ke 75,.......
ke 80, .........ke 90,....... sampai persentil ke 99.
Dari serangkaian data dengan banyak data sebanyak n, maka:
Letak persentil ke i diberi lambang P i ditentukan oleh rumus:
i
P i = urutan data ke ( n + 1 ) dengan
100
i = 1,2,.....10,......20,.....30,.......75,.......80,.....90,....99

Jangkauan persentil adalah jangkauan yang terjadi antara dua buah persentil.

a. Untuk data tunggal

Contoh 1: Diketahui data : 6,7,12,15,6,5,10,11,16,9,7,14,4,8, 13,14,20,18,16 tentukan


persentil ke 20, persentil ke 80 dan jangkauan persentil dari data tersebut.
Jawab:
Banyak Data = ....................
20
Letak persentil ke 20 = 100 ( n + 1 ) = ...................=..............=.............
80
Letak persentil ke 80 = 100 (n + 1) = ....................=..............=.............
Urutan datanya = ...................................................................
Jadi persentil ke 20 = ............
Jadi persentil ke 80 = ...........
Jangkauan persentil = P 80 - P 20 =.............. =..................

20
b. Untuk data kelompok
Untuk data yang dikelompokkan dalam distribusi frekuensi, persentil ke
1,2,3,..........................., 99 dapat ditentukan dengan rumus:

 i n  fk 
P i = Tb + p.  100  dengan i = 1,2,3,............., 99
 f 
Keterangan : P i = persentil ke i
Tb = Tepi bawah kelas interval yang mengandung persentil
n = banyaknya data
fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas persentil
f = frekuensi dari kelas yang mengandung persentil
p = panjang kelas interval

Contoh: Tentukan persentil ke 10, persentil ke 90 dan jangkauan persentil dari data pada tabel
distribusi frekuensi berikut ini:

Data nilai UH Matematika Kelas XII


SMAN 1 Dompu tahun pelajaran 2024-2025
Nilai Byk Siswa(f)
31 – 40 2
41 – 50 3
51 – 60 5
61 – 70 13
71 – 80 25
81 – 90 20
91 - 100 12
Jumlah 80

Jawab: Banyaknya data = ...........


10
Letak persentil ke 10 = 100 ( n + 1 ) = ...................
Kelas interval yang mengandung persentil ke 10 = ..................
Tb = ........... p = ..............
fk = ............. f = ..............

*Sehingga persentil ke 10 =
 10 n  fk   ........  .........
P 10 = Tb + p.  100  = ......... + ........ 
 f   ......... 
 ........  .........
P 10 = ......... + ........ 
 ......... 
 .........
P 10 = ..........+........ 
 .........
............
P 10 = .........+ = ...........+............
...........
P 10 = .............

21
Banyaknya data = ...........
90
Letak persentil ke 90 = 100 ( n + 1 ) = ...................
Kelas interval yang mengandung persentil ke 90 = ..................
Tb = ........... p = ..............
fk = ............. f = ..............

*Sehingga persentil ke 90 =
 90 n  fk   ........  .........
P 90 = Tb + p.  100  = ......... + ........ 
 f   ......... 
 ........  .........
P 90 = ......... + ........ 
 ......... 
 .........
P 90 = ..........+........ 
 .........
............
P 90 = .........+ = ...........+............
...........
P 90 = .............
Jangkauan persentil = P 90 - P 10 = .............. = .............

Latihan soal mandiri

1. Tentukan persentil ke 30, persentil ke 70 dan jangkauan persentil dari data tunggal
berbobot berikut:
nilai 5 6 7 8 9 10
f 2 4 6 3 2 2

2. Data hasil ujian bahasa inggris siswa kelas XII tahun 2022-2023 sebagai berikut:
Nilai Jumlah Siswa
52 – 58 2
59 – 65 6
66 – 72 7
73 – 79 20
80 – 86 8
87 – 93 4
94 - 100 3
Tentukan persentil ke 20, persentil ke 90 dan jangkauan persentil dari data tersebut

22
G. UKURAN PENYEBARAN DATA/UKURAN DISPERSI

Pada bahasan sebelumnya telah diuraikan mengenai ukuran pemusatan data yaitu mean,
median dan modus. Pada ukuran tersebut belum bisa mewakili jika terdapat data yang
heterogen. Oleh karena itu masih diperlukan ukuran yang lain yang dapat dipakai untuk
mengetahui sejauh mana penyebaran data yang ada. Ukuran ini dinamakan ukuran
penyebaran data/ ukuran pencaran data/ ukuran dispersi.
Beberapa ukuran yang temasuk dalam ukuran penyebaran data/ ukuran pencaran data/
ukuran dispersi antara lain:
1. Jangkauan atau rentang atau range
2. Jangkauan antar kuartil, simpangan kuartil

G.1. Jangkauan/rentang, Jangkauan antar kuartil, simpangan kuartil, langkah, pagar


dalam dan pagar luar

G.1.1. Jangkauan/ Range


Jangkauan/ range adalah rentang suatu data yaitu selisih antara nilai tertinggi dengan nilai
terendah.
a. Untuk data tunggal
Jangkauan (Range) = data tertinggi – data terendah

Contoh soal:
1. Tentukan jangkauan/range dari data berikut:10,6,6,8,12,10,10,8,9,7,7,9
Jawab : Jangkauan (Range) = Data terbesar – data terkecil
= ............. - ...............
= ..............

b. Untuk data kelompok


Jangkauan (Range) = Tepi atas kelas interval tertinggi – tepi bawah kelas interval terendah
Atau
Jangkauan (Range) = Titik tengah kelas interval tertinggi – titik tengah kelas interval terendah

Contoh soal:

2. Tentukan jangkauan/range dari data kelompok berikut:


Hasil produksi padi kering di 100 desa di Kabupaten Dompu, NTB sebagai berikut:
Produksi (dalam Jumlah
kwintal) Desa
10 – 17 8
18 – 25 24
26 – 33 25
34 – 41 21
42 – 49 17
50 – 57 3
58 - 65 2

Jawab:
Jangkauan/Range = ………………………………………………………..
= …………………………………………..
= …………………………………..

23
G.1.2. Jangkauan antar kuartil dan Simpangan kuartil

Jangkauan antar kuartil adalah selisih antara kuartil ke tiga dengan kuartil pertama
H = Q3 – Q1
Simpangan kuartil adalah setengah dari jangkauan antar kuartil
Qd = H = (Q3 – Q1)
Langkah adalah satu setengah kali jangkauan antar kuartil
L = H = (Q3 – Q1)

Latihan Soal Mandiri

Tentukan Jangkauan/rentang, jangkauan antar kuartil, simpangan kuartil dari soal-soal


berikut:

1. Diketahui data tunggal : 6,7,12,15,6,5,10,11,16,9,7,14,4,8, 10


2. Perhatikan data tunggal berbobot berikut:
nilai 5 6 7 8 9 10
f 2 4 6 3 2 2

3. Perhatikan data berat badan 150 orang siswa yang disajikan dalam distribusi frekuensi
berikut:
Berat Badan
Frekuensi
(dalam Kg)
41 – 45 9
46 – 50 17
51 – 55 29
56 – 60 43
61 – 65 26
66 – 70 18
71 - 75 8

24
Latihan Soal TKA
1.Perhatikan data berikut: 7, 5, 8, 6, 9, 7, 5, 8, 7, 6.
Pernyataan berikut yang benar mengenai data tersebut adalah...
(A) Median data adalah 7.
(B) Modus data adalah 7.
(C) Rata-rata data adalah 6,8.
(D) Jangkauan data adalah 4.
(E) Kuartil pertama (Q1) adalah 6.
Pilihan Jawaban:
(1) (A), (B), dan (C)
(2) (A), (C), dan (D)
(3) (B), (C), dan (D)
(4) (B), (D), dan (E)
(5) (A), (C), dan (E)

2. Di suatu kelas terdiri dari siswa yang dibagi menjadi kelompok untuk memberi
sumbangan kepada korban bencana alam. Kelompok I, II, dan III berturut-turut terdiri
dari , dan siswa. Jika rata-rata sumbangan kelompok I adalah Rp10.000,00, rata-rata
sumbangan kelompok II Rp11.000,00, dan rata-rata sumbangan seluruh kelompok
Rp9.400,00, maka rata-rata sumbangan kelompok III adalah ……..
A. Rp7.500,00
B. Rp8.000,00
C. Rp8.500,00
D. Rp9.000,00
E. Rp10.000,00

3. Pada ulangan matematika, diketahui nilai rata-rata suatu kelas adalah . Jika rata-rata nilai
ulangan untuk siswa laki-laki adalah dan rata-rata nilai ulangan untuk siswa perempuan
adalah , maka perbandingan banyak siswa laki-laki dan perempuan adalah …….
A. 1:6
B. 1:3
C. 3:1
D. 3:2
E. 3:4

4. Perhatikan data berikut:


Nilai Frekuensi
60 - 65 8
66 - 71 13
72 - 77 18
78 – 83 28
84 - 89 14
90 - 95 9
Jumlah 90
Jika 30% dari jumlah siswa tersebut harus mengikuti remedial. Maka batas nilai minimalnya
adalah…..
A. 70,5
B. 71,5
C. 72,5
D. 73,5
E. 74,5
25
5. Sebuah survei dilakukan untuk mengetahui preferensi warna pada sekelompok
responden. Data hasil survei menunjukkan sebagai berikut: Merah: 15 orang, Biru: 20
orang, Hijau: 10 orang, Kuning: 12 orang, Ungu: 8 orang.
Pilihlah semua pernyataan yang benar mengenai data di atas:
(A) Modus dari data tersebut adalah warna biru.
(B) Median dari data tersebut adalah warna hijau.
(C) Rata-rata dari data tersebut adalah 13.
(D) Rentang (range) dari data tersebut adalah 12.
(E) Persentase responden yang memilih warna merah adalah 27,2

Pilihan Jawaban:
(1) (A), (B), (C) dan (E)
(2) (A), (B), (D) dan (E)
(3) (A), (B), (C), dan (D)
(4) (B), (C), (D), dan (E)
(5) (A), (C), D dan (E)

26
DISUSUN OLEH:
EKO SUTRISMI,S.Pd

MATA PELAJARAN: MATEMATIKA WAJIB


KELAS: XII 1, 2,3,4, 5, 6

NAMA SISWA : .......................................


KELAS : XII ....................

27
28

Anda mungkin juga menyukai