Anda di halaman 1dari 21

Tumor paru adalah salah satu jenis tumor

yang sulit disembuhkan.


Tumor ini diakibatkan oleh sel yang membelah
dan tumbuh tak terkendali pada organ paru
dan dapat berkembang menjadi kanker paru.
Biasanya tumor ini berkembang di saluran
napas atau di bagian alveolus.
ETIOLOGI
Penyebab yang pasti belum diketahui
Paparan/inhalasi berkepanjangan zat
karsinogenik utama
Rokok
Zat lain: asbes, Radiasi ion uranium, arsen, vinyl
chlorida
Polusi udara
Kekebalan, genetik, dll
KLASIFIKASI
Histopatologi

1. Tumor Paru Benigna
2. Tumor Paru Maligna

TUMOR JINAK PARU
2% dari seluruh tumor paru
Ditemukan kebetulan saat pemeriksaan rutin
jarang memberikan keluhan dan
pertumbuhan lambat
Tumor jinak paru
Papiloma
Adenoma

Tumor yang sering dijumpai : hamartoma
TUMOR GANAS PARU
Tumor Ganas Epitelial (Primary malignant epithelial
tumours)
Karsinoma bronkogen
Epidermoid (squamous cell Ca)
Adenokarsinoma
Karsinoma anaplastik
Campuran (mixed)
Karsinoma bronkiolar (alveolar cell carsinoma/pulmonary
adenomatosis)
Adenoma bronkial
Sarkoma
Mixed epithelial and sarcomatous tumor (carcinosarcoma)
Neoplasma asal RES dalam paru
Metastasis pada paru
Karsinoma bronkogen
Epidermoid (squamous cell Ca)
Laki-laki, golongan umur terbanyak 60 thn
Dapat mengalami nekrosis dan membentuk kavitas
Metastasis : hematogen
Adenokarsinoma
>> wanita, perkembangan cepat
letak : perifer (sering), sentral
Metastasis : hematogen atau limfogen
Karsinoma anaplastik
Jarang mengalami nekrosis dan membentuk kavitas
Letak : sentral (sering) dengan pembesaran hilus
Metastasis: limfogen
Campuran (mixed)
Karsinoma bronkiolar (alveolar cell carsinoma/
pulmonary adenomatosis)
Sifat : multifokal
Metastasis : limfogen
Bentuk : noduler dan difus

Adenoma bronkial
Pada umur relatif muda
>>>wanita
Metastasis : limfogen
GEJALA KLINIS
Tergantung
Lokalisasi
Ukuran / Besarnya Tumor
Adanya Metastasis
Batuk Kronis
Hemoptisis
Nyeri Dada
Sesak Napas
PROSEDUR DIAGNOSTIK
Foto Rontgen Dada Postero-anterior (PA) dan lateral
Pemeriksaan awal sederhana
Mendeteksi 61% pada pasien rontgen rutin
Pada kanker paru foto rontgen ulang diperlukan
doubling time
Tomografi Komputer
CT Thorax
>> sensitif (foto thorax biasa)
diameter 3 mm (positif palsu 25-60%)
MRI thoraks
PET: positron Emmision Tomografi
sensitivitas 83-93%, spesifisitas: 60-90%
>akurat dibanding CT scan biasa
Bone Scanning


CHEST X-RAYS
SOLITER NODUL / COIN LESION (< 1 - 3 cm. )
SMOOTH CONTOUR / MARGIN
CALCIFICATION
BENIGN TUMOR
NODUL SOLITER / COIN LESION
-Tumor Jinak paru yang pertumbuhan
sangat lambat
- Biasanya terdapat pada umur > 40 thn
- 90 % di bagian perifer paru dan
sebagian lagi di sentral (endobronkial)

Gambaran Radiologi
- Tumor bulat / bergelombang
(globulated)
- Batas tegas
- Ukuran 4 cm
- Mengandung kalsifikasi bentuk Bercak
garis / pop corn
Pulmonary hamartoma
Nodul berbatas tegas di daerah lobus superior kanan
GAMBARAN RADIOLOGI

NODUL SOLITER ( > 4 cm )
NO (VERY RARE) CALCIFICATION
IRREGULAR CONTOUR/ MARGIN

Atelektasis
Pembesaran hilus unilateral
Emfisema lokal
Kavitas/abses yang soliter
Perselubungan dengan destruksi tulang
sekitarnya
GAMBARAN RADIOLOGIK
Karsinoma Bronkogen
Tipe sentral hilus melebar,
localised ball valve, lymphangitis
spread.
Tipe perifer rongga tebal dengan
penonjolan dinding tidak teratur.
Tipe pneumonic bentuk baji
seperti pnemonia.
Tipe millier noduler halus
menyebar di paru.

Karsinoma Alveolar
Massa di basis
paru disertai
nodul-nodul kecil.

IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. x
Umur : 50 thn
JK : Laki-laki
Tgl : 10-02-2014
No RM : 00-74-42-89
1. Identitas pasien (nama, umur, jenis kelamin,
tanggal, no. Ro)
2. Marker (-)
3. Jenis dan Posisi foto : thoraks PA
4. Trachea ditengah
Cor : CTR <50%. Aorta normal.
Pulmo :
Dextra : Hilus normal. Corakan vaskular normal.
Tampak perselubungan pada paru kanan, berbatas
tegas, sinus costo frenicus dx normal
Sinistra :
Hilus normal. Corakan vaskular normal. Tak
tampak perselubungan pada paru kanan, sinus
costo frenicus sx normal
- Diafragma normal
Tulang-tulang : Baik
Kesan : Tumor paru kanan
DD/ tumor mediastinum
Usulan Pemeriksaan
Foto thoraks lateral kanan
Tomografi
CT-scan
TERIMAKASIH