Anda di halaman 1dari 7

Usaha menanggulangi

gagal jantung
1. Mengatasi sindrom gagal jantung
dengan meningkatkan CO dan
menurunkan ventrikular filling
pressure
2. Mengobati faktor presipitasi
(aritmia, anemia, stress)
3. Memperbaiki penyebab
4. Mencegah komplikasi
Tujuan terapi
Menurunkan preload (diuretik, aldosteron
receptor agonist, nitrat)
Meningkatkan kontraktilitas otot jantung
(digitalis, ibopamin, beta blocker)
Menurunkan afterload (ACEI, ARB, CCB)
Mencegah myocardial remodeling dan
menghambat progresivitas gagal jantung (ACEI,
ARB)
Memperbaiki metabolisme energi miokard
(Creatine, Magnesium, Vitamin)
Intervensi khusus non-farmakologis
Menurunkan preload
Diuretik
Contoh: tiazid, furosemid (20-40 mg/hari),
sprironolakton

Nitrat
Menurunkan tekanan sistolik, mengurangi tekanan
pengisian jantung sisi kanan dan kiri, dan tekanan
vaskular sistemik. Juga memperbaiki sesak nafas

Inotropik
Digitalis
Menurunkan takikardi
Dosis: 3x 1 tablet (0,25mg)
Meningkatkan kontraktilitas otot
jantung
Obat inotropik
Digitalis (digoksin) 0.25 mg/hari
Menurunkan laju jantung, sehingga
memberi kesempatan untuk ventrikel
kiri mengadakan relaksasi dan pengisian
darah yang efektif untuk kemudian
dipompa keluar.
Ibopamin (inopamil) 3 x 100 mg/hari
Dopamine-like produg
Menurunkan afterload
ACEI
Mencegah terjadunya remodeling
dan menghambat kerusakan miokard
Kaptropil 3x 6,25 mg atau 12,5
mg/hari
Lisinopril 5 mg/hari
ARB
CCB
Mencegah remodeling
CCB
Beta bloker
Diuretik
Non-farmakologi
Ketaatan pasien berobat
Ketaatan pasien berobat menurunkan morbiditas, mortalitas dan kualitas
hidup pasien. Berdasarkan literatur
Pemantauan berat badan mandiri
Pasien harus memantau berat badan rutin setap hari, jika terdapat
kenaikan berat badan > 2 kg dalam 3 hari, pasien harus menaikan dosis
diuretik atas pertmbangan dokter
Asupan cairan
Restriksi cairan 1,5 - 2 Liter/hari dipertimbangkan terutama pada pasien
dengan gejala berat yang disertai hiponatremia.
Pengurangan berat badan
Kehilangan berat badan tanpa rencana
Malnutrisi klinis atau subklinis umum dijumpai pada gagal jantung berat.
Latihan fisik
Latihan fisik direkomendasikan kepada semua pasien gagal jantung kronik
stabil.
Aktvitas seksual