Anda di halaman 1dari 19

INTERVENSI KLINIS PADA

ANAK

1
 INTERVENSI : UPAYA UNTUK MENGUBAH
PERILAKU, PIKIRAN, PERASAAN
SESEORANG/ANAK.
 DAPAT DILAKUKAN OLEH SIAPA SAJA YANG
SDH MENGENAL METODENYA, TDK HANYA
PSIKOLOG. DOKTER, PENDIDIK, BAHKAN PARA
PENGUSAHA. CONT: PADA IKLAN SUSU
DILANCARKAN DG GENCAR, DPT MERUBAH
POLA KEBIASAAN MINUM SUSU PADA ANAK.

2
PSIKOTERAPI UNTUK PERUBAHAN
PERILAKU ANAK
 BANYAK MENGGUNAKAN
BEHAVIOR TERAPI
TERAPI PERILAKU (AN)
YAITU : TINDAKAN YANG BERTUJUAN
MENGUBAH PERILAKU.
- USAHA UNTUK MENERAPKAN PRINSIP2
PROSES BELAJAR MAUPUN PRINSIP PSI
HASIL EKSPERIMEN PADA PERILAKU
MANUSIA.
3
 CONTOH KASUS : SEORANG IBU MENGELUH
BAHWA ANAKNYA YANG SUDAH BERUSIA 7
TAHUN SULIT UNTUK DIBANGUNKAN PAGI2
DAN SULIT UNTUK DIAJARI MANDIRI
MENGURUS DIRINYA SENDIRI KETIKA MAU
BERANGKAT SEKOLAH.
 YANG INGIN DIUBAH OLEH IBU ADALAH
PERILAKU ANAK AGAR DAPAT MANDIRI
MENGURUS DIRINYA , TIDAK REWEL KETIKA
DIBANGUNKAN PAGI HARI.
 DAPATKAH PERILAKU ANAK TSB DIUBAH ?
4
PRINSIP DALAM BEHAVIOR TERAPI/
TERAPI PERILAKU
 ADANYA PENERAPAN PRINSIP PROSES BELAJAR
 ADANYA SUATU TEKNIK MENGUBAH PERILAKU BERDASARKAN
PRINSIP TSB.
 PERILAKU2 MENYIMPANG YANG CENDERUNG TDK TERLALU BERAT
DAPAT DIBERIKAN INTERVENSI TERAPI PERILAKU
 BILA DISERTAI DENGAN KECEMASAN ATAU STRES YANG
MENIMBULKAN MANIFESTASI KELUHAN2 FISIK, DIPERLUKAN PULA
PENGOBATAN MEDIS.
 PEMUSATAN PADA TERAPI PERILAKU ADALAH PADA MASALAH
YANG DIRASAKAN SUBJEK PADA MASA SEKARANG.

 BELLACK :PENDEKATAN PERILAKUAN MEMPUNYAI ASPEK POSITIF,


YAITU HASIL2NYA DAPAT DI EVALUASI SHG ORANG LAIN DAPAT
MELIHAT.

5
PERBEDAAN TP DAN PSIKOANALISIS
 TP : MEMUSATKAN PADA PERILAKU ITU
SENDIRI DAN KURANG MEMPERHATIKAN
FAKTOR PENYEBAB YG MENDASARI. TITIK
PERHATIAN ADALAH PERAN FAKTOR
LINGKUNGAN YG MEMPENGARUHI PL SUBJEK,
DILIHAT DARI TEORI DAN PROSES BELAJAR.
 PSIKOANALISIS :DASARNYA ADALAH GEJALA
YG MUNCUL ATAU TERLIHAT HARUS
DIHILANGKAN DG MENGHILANGKAN SUMBER
PENYEBAB.
6
PERILAKU ANAK YG MENJADI
PROBLEMA
 ANAK SECARA SUBJEKTIF MERASA TIDAK
ENAK, KUATIR, TAKUT ATAU TEGANG, YANG
TIDAK MUDAH DIHILANGKAN TANPA BANTUAN
AHLI.
 ANAK MENAMPAKKAN PENYIMPANGAN PL
TERTENTU YG MENGGANGGU FUNGSI
KEHIDUPAN MENURUT ANAK SENDIRI ATAU
ORG LAIN.
 ANAK MELAKUKAN TINDAKAN2 YG
MENGGANGGU ORGLAIN DISEKITARNYA ATAU
MENIMBULKAN KONSEKUENSI NEGATIF LINGK.
7
 SETELAH ASSESMEN DILAKUKAN, INFORMASI
YG RELEVAN SDH DIDAPAT,MAKA DIAMBIL
KESIMPULAN :
1. SIAPA YG PERLU DIKENAI PERLAKUAN , DAN
SIAPA YG PERLU DIIKUT SERTAKAN DALAM
MEMBERI PERLAKUAN ?
2. PERILAKU MANA YG MERUPAKAN SASARAN
PERUBAHAN LEBIH DULU.
3. TEKNIK APA YANG AKAN DIGUNAKAN ?

8
PERUBAHAN2 YG DIHARAPKAN
 PENINGKATAN PL YG SUDAH BAIK.
 PEMELIHARAAN
 PENGURANGAN DAN PENGHILANGAN
 PERKEMBANGAN ATAU PERLUASAN.

 PRINSIP : PEMAKAIAN METODE


KONDISIONING, DENGAN PEMBERIAN
REWARD DAN PUNISHMENT.
9
TEKNIK2 TERAPI PERILAKU(AN)
1.TOKEN EKONOMI /EKONOMI TOKEN
Token =tanda
Dapat dipergunakan tdk hanya pada gangguan2 pl anak,
namun dapat dipakai juga untuk kasus2 remaja maupun
dewasa, baik di bidang klinis maupun pendidikan ,
industri dll.
• Tujuan : mengubah pl yg semula tdk diharapkan
menjadi pl yang diharapkan.
• Lingkungan mengatur hubungan pl dan akibatnya,
dengan cara memberi penguat atau hadiah secara tidak
langsung, yaitu berupa token . Bisa berupa kartu atau
pin atau yg lain.
• Token2 tsb dikumpulkan dan ditukar dg hadiah pada
waktu tertentu.
10
Elemen2 dasar pelaksanaan TE
 Perilaku yg akan diubah ditargetkan dan
ditentukan spesifikasinya secara
operasional.
 Perilaku dapat diukur secara objektif
 Perilaku yg positif diberi token.
 Sejumlah token yg sudah didapat akan
ditukar dg hadiah sbg penguat positif.

11
2.MANAJEMEN KONTINGENSI
( Pengelolaan Bersyarat)
*Dasar pikiran :Bahwa pl ditentukan oleh lingkungan, shg
kontingensi antara pl dan konsekuensinya dapat diatur
atau dikelola
untuk menciptakan pl yg dikehendaki.
*Cara yg dilakukan : pemberian penguat/ hadiah maupun
hukuman secara langsung .
Hukuman dapat diberikan dg mengurangi kesenangan
subjek. Mis : anak tdk boleh nonton tv, tdk ikut ibu ke
toko dsb.

12
 Langkah yang dilakukan :
-Tentukan target pl yang akan diubah.
pl harus dapat didefinisikan dg jelas dan
dapat diamati.
-Tentukan perubahan pl yg diinginkan.
- Analisis situasi untuk menentukan hadiah
dan hukuman apa yang akan diberikan,
agar sesuai dg situasi dan kondisi kasus
yang ditangani.
13
- Lakukan pencatatan dan monitoring thd
perilaku subjek selama tritmen
berlangsung.
-Tentukan berapa lama waktu yang
diperlukan dalam pelaksanaan program.

14
3.DESENSITISASI SISTEMATIS.
Prinsip : Subjek diperlihatkan pada objek
yang menjadi sumber perilaku, sedikit
demi sedikit.
Setiap subjek berhasil melakukan, diberi
penguat/hadiah, dan sebaliknya.
Contoh : Perilaku phobia anak pada
kucing.
15
4. TEKNIK FLOADING
Pembanjiran dengan objek yang menjadi
sumber gangguan perilaku subjek.
5.TERAPI KOGNITIF.
Prinsip : merubah pikiran2 negatif yang
sering muncul menjadi pikiran2 yang
positif.

16
6.RELAKSASI .
Dapat dilakukan untuk anak maupun
remaja ataupun orang dewasa.
7. MODELING/Teknik meneladani.
Prinsip : memamerkan perilaku seorang
atau beberapa orang kepada subjek.
Teknik ini memanfaatkan proses belajar
melalui pengamatan, dan model sebagai
perangsang thd pikiran, sikap dan
perilaku.
17
 Tahapan modeling :
*Memusatkan perhatian subjek
*Memilih media saji yang dipergunakan
*Memilih model yang diteladani.
*Memamerkan secara berulang-ulang
*Subjek diminta untuk menirukan dg segera dan
berulang.
*Berikan reward untuk pl yang betul dan
diharapkan.
18
TENGKYU
SAMPAI JUMPA

19