Anda di halaman 1dari 35

Uji Beda Mean

Dr. Arlinda Sari Wahyuni M.Kes



Topik
Uji Beda Mean Independen
Uji Beda Mean Dependen
Uji Beda > 2 mean
Uji Beda Mean

Bingung lagi nih!
Uji Beda Mean

Dalam bidang kesehatan sering harus
menarik kesimpulan dari parameter 2
populasi.

Contoh:
Apakah ada perbedaan TD penduduk kota
dan pedesaan
Apakah ada perbedaan kadar Hb ibu hamil
pada dan ibu yang tidak hamil
Apakah ada perbedaan BB sebelum program
diet dengan sesudahnya
Apakah ada perbedaan kadar kolesterol
penderita strok dengan bukan strok
dll,dll,dll...
Uji Beda Mean
Uji Beda Mean :
Uji statistik yang membandingkan mean
(rata-rata) beberapa kelompok mean

Uji Beda Mean :
Uji beda 2 mean
Uji beda > 2 mean
Uji Beda 2 Mean
Uji beda 2 mean :
Uji statistik yg membandingkan mean 2
kelompok data

Ada 2 uji beda 2 mean :
Uji beda 2 mean independen (t.test)
Uji beda 2 mean dependen (t.pair)
Uji Beda 2 Mean
T.test indep :
data kelompok satu tidak tergantung dengan
data pada kelompok dua

T.pair test:
data kelompok satu tergantung dengan data
pada kelompok dua


T.test
Tujuan :
Untuk mengetahui perbedaan 2 kelompok
independen

Prinsip:
Melihat perbedaan variasi kedua kelompok
data.
Pada pengujian diperlukan informasi varian
kedua kelompok.

Syarat T.test Indep
Data berdistribusi normal/simetris
kedua kelompok data independen
Variabel yang dihubungkan berbentuk
numerik dan kategorik
Penelitian

Var. Numerik Var. kategorik

Contoh: perbedaan kolesterol penderita
hipertensi dan penderita Normal
T.test
Hyp (+) Hyp (-)

kolesterol


Pertanyaan : Apakah ada perbedaan kadar
koleterol penderita hipertensi dgn non
hypertensi?
Bagaimana menghitungnya?
Tahap :
1. Melakukan uji varian
Apakah varian berbeda atau tidak
berbeda
Uji varian = F = S1
2
/S2
2


Contoh :
Dik : Rata-rata kadar nikotin
rokok jarum : 23,1 Sd 1,5 (n = 10)
rokok wismilak : 20 Sd 1,7 (n=8)
Dit : Apakah rata-rata kadar nikotin rokok
jarum lebih tinggi dibanding rokok
wismilak?

Jawab:
Tahap I : menentukan varian sama/berbeda
F = S1
2
/S2
2
= 1,7
2
/1,5
2
= 1,28
df num = n2-1 =8-1 = 7
df denum = n1-1 = 10-1 = 9
Lihat tabel : p > 0,1 Ho gatal --> varian
sama ---> menggunakan uji varian sama
Bagaimana menghitungnya?
Tahap :
1. Bila varian sama :

T = X1-X2
SpV(1/n1 + 1/n2)
Cari Sp :
Sp
2
= (n1-1)S1
2
+ (n2-1)S2
2

(n1+n2) - 2
= (10-1)1,5+ (8-1)1,7
(10+8) -2
= 1,59



Tahap :
1. Bila varian sama :
t = X1-X2
SpV(1/n1 + 1/n2)
t = 23,1 - 20
1,59 V (1/10 +1/8)
= 4,1
Df = n1+n2 -2
Lihat tabel pada df 16 ---> 4,1> 2,120 -- p < 0,05
Ho ditolak
T.test indep
Bila varian tidak sama
T =X1-X2
SpV(S1
2
/n1 + S2
2
/n2)

Sp
2
= (n1-1)S1
2
+ (n2-1)S2
2

(n1+n2) - 1

Sulit ???
Independent Samples Test
6.918 .011-1.359 48 .180-.6011 .4422 -1.4903.2880
-.9525.547 .380-.6011 .6311 -2.1766.9743
Equal variances
assumed
Equal variances
not assumed
RATAHB
F Sig.
Levene's Test f or
Equality of Variances
t df Sig. (2-tailed)
Mean
Dif f erence
Std. Error
Dif f erence Low erUpper
95% Conf idence
Interval of the
Dif f erence
t-test f or Equality of Means
Latihan :
Suatu penelitian ingin mengetahui
hubungan status merokok ibu hamil dengan
BB bayi yg dilahirkan. Responden terbagi 2
yaitu : yang merokok 40 orang, Rata-rata
BB bayi 2,9 kg, SD 0,1
yang tidak merokok 50 orang, Rata-rata BB
bayi 3,2 kg SD 0,1
Ujilah apakah ibu merokok akan melahirkan
BB bayi yg lebih rendah?
T.paired
Tujuan : untuk mengetahui perbedaan mean
antara dua kelompok data yang dependen
Contoh :
apakah ada perbedaan tingkat pengetahuan
sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan
apakah ada perbedaan BB sebelum dan
sesudah program diet

Syarat

Distribusi data normal
kedua kelompok data dependen/pair
jenis variabel : numerik dan kategorik

T.paired test

T = d
SD d/V n

d = rata-rata deviasi/selisih sampel 1 dan 2
Sd d = standar deviasi dari deviasi

Contoh:
Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh
vit B12 terhadap penyakit anemia. Sejumlah
penderita diberi suntikan vit B12 dan diukur
kadar Hb darah sebelum dan sesudah
pengobatan.Hasil :
Pertanyaan : apakah ada perbedaan kadar
Hb antara sebelum dan sesudah pemberian
vit B12 dgn alpha 5%
Uji Beda Mean
Sebelum Sesudah Deviasi
12,2 13 0,8
11,3 13,4 2,1
14,7 16 1,3
11,4 13,6 2,2
11,5 14 2,5
12,7 13,8 1,1
11,2 12,1 2,3
12,1 13,8 1,7
13,3 15,5 2,2
10,8 13,2 2,4
Uji Beda Mean
Jawab :
d = rata-rata deviasi : 18,6/10 = 1,86
Sd = 0,6

T = 1,86 = 9,8
o,6/V10
Thit > t tabel -- 9,8 > 2,262 - Ho ditolak
lihat tabel : terletak pada nilai p < 0,05
Keputusan :
Ho ditolak
Ada perbedaan kadar Hb antara sebelum
dan sesudah diberi suntikan vit B12
(p < 0,05)
Latihan :
Sebuah survei berminat mengetahui hub.
Antara pemakaian kontrasepsi oral (OC)
dan tekanan darah wanita. Delapan wanita
usia subur yang bukan pemakai OC diukur
tekanan darahnya. Kemudian selama satu
tahun ke 8 wanita tsb memakai OC dan
pada akhir tahun tekanan darahnya diukur
lagi.
Sebelum :
115 115 104 112 105 107 126 119

Sesudah :
117 128 102 120 112 115 130 120

Pertanyaan :


Berdasarkan data tsb, dapatkah anda
menyimpulkan bahwa pemakaian OC dapat
menaikkan tekanan darah sistolik?
Paired Samples Test
-5.1250 4.7940 1.6949-9.1329-1.1171 -3.024 7 .019
VAR00001 - VAR00002 Pair 1
MeanStd. Deviation
Std. Error
Mean Low er Upper
95% Confidence
Interval of the
Difference
Paired Differences
t df Sig. (2-tailed)
Paired Samples Test
-1.8600 .5985 .1893-2.2882-1.4318 -9.827 9 .000
VAR00003 - VAR00004 Pair 1
MeanStd. Deviation
Std. Error
Mean Low er Upper
95% Conf idence
Interval of the
Dif f erence
Paired Dif f erences
t df Sig. (2-tailed)
Latihan no 2
Suatu penelitian ingin membandingkan
efektifitas suatu obat X dalam penurunan
BB. Desain penelitian adalah pre test dan
post test disain, untuk populasi wanita yang
memiliki IMT > 25 (kelompok overweight
dan obesitas). Pada penelitian ini diambil 10
sampel.
Data
Sebelum Sesudah
27.3 27.0
25.5 26.0
28.6 28.2
31.2 31.0
30.1 29.8
27.8 27.9
29.0 28.5
29.8 29.8
26.2 26.0
27.0 26.5

Latihan no 2
Tugas :
Tentukanlah hipotesis pada penelitian ini
pada alpha 1%.
Apa kesimpulan saudara?
Saran apakah yang diberikan