Anda di halaman 1dari 21

MEMBUAT KEPUTUSAN YANG BAIK

Apakah yang dapat membuat suatu perusahaan sukses?


• Keputusan yang dibuat baik

Bagaimana kita dapat yakin bahwa keputusan yang dibuat baik?


• Akurasi prediksi masa yang akan datang

Bagaimana kita melakukannya?


• Peramalan
PENGERTIAN PERAMALAN

Bukan menduga (guess) !

Estimasi nilai atau


karakteristik masa depan

Informasi yang dipergunakan sebagai


dasar untuk membuat rencana
MENGAPA DIPERLUKAN?

Masa depan bersifat tidak pasti


(uncertain)
Permintaan tidak pasti karena:
-Kompetisi
-Perilaku konsumen
-Siklus bisnis
-Upaya penjualan
-Siklus hidup produk
-Variasi random, dll.

Diperlukan referensi untuk perencanaan 


hasil peramalan
PRINSIP PERAMALAN

• Peramalan seringkali salah.


• Setiap model peramalan memuat estimasi dari kesalahan
peramalan
• Kesalahan actual seringkali lebih besar daripada kesalahan
estimasi
• Mengkombinasikan metode dapat meningkatkan akurasi
• Peramalan jangka panjang biasanya mempunyai akurasi
lebih kecil dibanding peramalan jangka pendek
DATA

SUMBER :
• Arsip perusahaan
• Data pemerintah (laporan Biro Pusat Statistik,
Departemen, dll)
• FAKTOR INTERNAL THD PENJUALAN
• Kualitas, harga, delivery time, promosi, discount, dll
• FAKTOR EKSTERNAL
• Indikator perekonomian : tingkat pertumbuhan ekonomi,
tingkat inflasi, nilai tukar valuta asing, dll
PERTIMBANGAN DALAM PERAMALAN

• Ongkos dan manfaat


• Ongkos
• Ongkos pengembangan metoda
• Ongkos kegiatan peramalan
• Ongkos akibat kesalahan ramal
• Manfaat
• Mengerti hubungan antara permintaan dan faktor lain
• Kondisi dunia nyata  Sistem pengendalian produksi

• "Untuk tujuan apa suatu ramalan dibuat akan menentukan


pendekatan yang diambil"
PERTIMBANGAN DALAM PERAMALAN

• Ketelitian
• Suatu ukuran seberapa tepat ramalan dari kondisi aktual

• Sederhana dalam perhitungan


• ketelitian tinggi vs sederhana dalam perhitungan

• Kemampuan menyesuaikan terhadap perubahan

• Lead time, perioda, horizon


MODEL
KUALITATIF

REGRESI

PERAMALAN TIME SERIES RATA-RATA

MOVING
SMOOTHING
AVERAGE

MODEL
KUALITATIF

EXPONENTIAL
SMOOTHING

KAUSAL
HORISON DAN PERIODE PERAMALAN

• Horison peramalan: menunjukkan seberapa jauh ke depan


peramalan dilakukan dan terkait dengan jangkauan perencanaan
yang akan dilakukan (misal: setahun ke depan)
• Periode peramalan: menunjukkan basis waktu data
peramalan (misal: bulanan)

DATA FORECAST

Horison Peramalan
Periode
peramalan
PROSEDUR PERAMALAN

Plot the data versus time using graph


and examine the demand pattern

Select several forecating methods


which suitable for the demand
pattern

Performs the forecasting and


evaluate the forecasting error

Select forecast result with the


smallest error, validate and interpret
the result
POLA DATA
TEKNIK PERAMALAN UNTUK POLA DATA
KONSTAN

• Data relatif stable untuk periode waktu tertentu


• Terjadi variasi sepanjang waktu tetapi tidak signifikan
• Fungsi yang menunjukkan pola data konstan
d(t) = a
d(t) = permintaan selama periode t
a = konstanta
• Teknik peramalan yang bisa dipakai antara lain:
• Metode rata-rata sederhana
• Metode rata-rata bergerak
• Pemulusan eksponensial sederhana
• Metode Box-Jenkins
TEKNIK PERAMALAN UNTUK POLA DATA
TREND

• Demand menunjukkan kecenderungan meningkat (menurun) dari


waktu ke waktu
• Fungsi pola data trend adalah:
d(t) = a + bt
d(t) = permintaan pada periode t
a, b = parameter model
• Teknik peramalan yang dipakai antara lain:
• Double moving average
• Pemulusan eksponensial dari Brown
• Pemulusan eksponensial dari Holt
TEKNIK PERAMALAN UNTUK POLA DATA
SIKLIS
• Pola data siklis dapat didefiniskan sebagai fluktuasi seperti
gelombang disekitar garis trend.
• Pola siklis cenderung untuk berulang setiap dua, tiga tahun, atau
lebih
• Pola siklis sulit untuk dibuat modelnya karena polanya tidak
stabil,turun naiknya fluktuasi di sekitar trend jarang sekali
berulang pada interval waktu yang tetap
• Teknik peramalan yang dapat dipakai antara lain:
• Model-model ekonometrik
• Regresi berganda runtut waktu
• Metode Box-Jenkins
TEKNIK PERAMALAN UNTUK POLA DATA
MUSIMAN

• Suatu data runtut waktu yang bersifat musiman didefinisikan sebagai


suatu data runtut waktu yang mempunyai pola perubahan yang berulang
secara tahunan.
• Teknik peramalan yang dapat dipakai antara lain:
• Pemulusan eksponensial dari winter
• Regresi berganda runtut waktu
• Metode Box-Jenkins
KRITERIA PERFORMANSI PERAMALAN

• Performansi diukur dari kesalahan peramalan


(forecasting error)
• Cerminan dari akurasi peramalan: semakin kecil kesalahan
 semakin akurat hasil ramalan
• Kesalahan peramalan (et): deviasi antara observasi aktual
(dt) dengan nilai ramalannya (d’t) atau et = dt – d’t
• Karena observasi aktual pada saat peramalan belum ada
maka kesalahan dihitung pada data historis (observasi aktual
historis vs nilai ramalan periode historis)
UKURAN KESALAHAN PERAMALAN

 Error percentage
• Mean Square Error (MSE)
 d'
2
n
 (d t d 't)
d
PE  (
t
t t
) x100%
MSE  t 1
d t
n
• Standard Error of Estimate
(SEE)

(d t d 't)
2
n
SEE  
t 1 (n  f ) f = degree of freedom
- 1 untuk pola data konstan
- 2 untuk pola data trend
- 3 untuk pola data siklis
VERIFIKASI PERAMALAN

• Dilakukan untuk memeriksa apakah hasil peramalan sudah betul


• Menggunakan teknik moving range chart
Plot nilai (dt-d’t) pada grafik

region A

region B

region C
UCL
Kondisi di luar kendali jika:
1. Ada titik di luar UCL atau
LCL
2. Dari 3 titik plot berturutan 2
titik berada pada region A (
center line 1.77 MR)
3. Dari 5 titik plot berturutan
terdapat 4 titik berada pada
region B ( 0.89 MR)
4. Ada 8 titik plot berturutan
region A

region B

region C

berada pada bagian atas atau


LCL bawah garis tengah (region
C)
OUT OF CONTROL
!!!

Periksa apa yang terjadi pada


kondisi out of control ……
pabrik off ? Sales problem ?
….

Jika jelas penyebab; hasil ramalan bisa


dipakai

Jika tidak: bisa tunggu bukti baru…. Kembali


in control … pakai terus…. Terjadi lagi out of
control … pikirkan ganti metode peramalan
Bisa juga langsung mengganti
metode peramalan…..
PENUTUP

• Peramalan merupakan langkah awal dalam perencanaan


• Berfungsi mendapatkan nilai perkiraan sepanjang periode perencanaan
• Perkiraan tersebut menjadi referensi dalam menyusun rencana kerja
sesuai ketersediaan sumber daya perusahaan
• Peramalan yang diperoleh tepat waktu sangat menolong proses
perencanaan
• Perlu juga diperhatikan biaya untuk mengumpulkan data serta manfaat dari
perencanaan yang diperoleh
• Selalu diliputi kesalahan karena itu kemudian perlu up-dating data sebagai
bentuk pengendalian