Anda di halaman 1dari 16

Pembuatan Tablet Aspirin

Effervescent 1000 tab dengan


Metode Granulasi Kering

Kelompok 4:

• JUMANA
• JAUHAROTUL HASANAH
• LARAS KUSUMA NINGGRUNG
• MAULIDIYA YUNITA
• MEIDA ADELIA
PENGERTIAN TABLET

Tablet adalah sediaan padat kompak yang dibuat secara kompa cetak dalam bentuk
tabung pipih atau sirkuler, mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa
zat tambahan yang berfungsi sebagai zat pengisi, zat pengembang, zat pengikat, zat
pelicin, dan zat pembasah (Ditjen POM, 1979).
Effervescent didefinisikan sebagai timbulnya gelembung gas dari cairan
sebagai hasil dari reaksi kimia.

TABLET Tablet Effervescent adalah tablet tidak bersalut, umumnya mengandung


EFFERVENSE senyawa asam dan karbonat atau bikarbonat yang bereaksi dengan
N cepat dengan adanya air dengan melepasakan karbon dioksida.

Tablet Effervescent adalah tablet yang dibuat dengan mencetak granul


garam effervescent atau bahan lain yang memiliki kemampuan untuk
mengeluarkan gas ketika kontak dengan air.
Rancangan Formula tablet aspirin effervescent 1000 tab dengan metode granulasi
Rancangan Formula tablet aspirin effervescent 1000 tab dengan metode granulasi
kering
kering

Formula Standar
Komposisi. Tiap tabletbuih mengandung:
Acidum Acetylsalicylum 300 mg
Acidum Citricum 32,8 mg
Calcii Carbonas 100 mg
Saccharinum Natricum 3 mg
Zat tambahan yang cocok
Penyimpanan. Dalam wadah tertutup rapat, ditempat sejuk
Dosis. Sehari 1 sampai 3 tablet, maksimum 12
tablet dalam dosis bagi. Untuk pengobatan
encok yang akut 12 sampai 24 tablet dalam
dosis bagi.
Catatan. 1. Digunakan Asam Asetilsalisilat serbuk halus.
2. Asam Sitrat yang digunakan anhidrat.
Formula Rancangan
Fase Dalam:
Aspirin 300 mg
Asam Sitrat 6%
Kalsium Karbonat 20% mg
Natrium Sakarin 0,1%
Asam Tartrat 12%
Fase Luar:
Asam Stearat 1%
Preformulasi Zat/Bahan yang digunakan dalam Rancangan Formula Tablet
Aspirin Effervescent 1000 Tab

1.Aspirin

Rumus molekul dan BM : C9H8O4 dan BM 180,16


Pemerian : Hablur tidak berwarna atau serbuk hablur putih; tidak berbau; rasa asam.
Kelarutan : Agak sukar larut dalam air, mudah larut dalam etanol (95%) P; larut dalam
kloroform P dan dalam eter P.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
Khasiat dan penggunaan : Analgetikum; antipiretikum
Fungsi : Zat aktif
2.Asam sitrat

Rumus molekul dan BM : C6H8O7.H2O dan BM 210,14


Pemerian : Hablur tidak berwarna atau serbuk putih; tidak
berbau; rasa sangat asam; agak higroskopis; merapuh dalam
udara kering dan panas.
Kelarutan < Larut dalam kurang dari 1 bagian air dan
dalam 1,5 bagian etanol (95%) P; sukar larut dalam eter P.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
Khasiat dan penggunaan: Zat tambahan
3.Kalsium
3.Kalsium Karbonat
Karbonat

Kalsium Karbonat
Rumus molekul dan BM: CaCO3 dan BM 68,09
Pemerian : serbuk hablur, putih; tidak berbau; tidak berasa.
Kelarutan: Praktis tidak larut dalam air, sangat sukar larut dalam air yang mengandung
karbondioksida.
Penyimpanan: Dalam wadah tertutup baik.
Khasiat dan penggunaan: antasidum
Fungsi : Zat tambahan sebagai pengisi tablet.
4.Natrium
4.Natrium Sakarin
Sakarin

Natrium Sakarin
Rumus molekul dan BM : - Dan BM 205,17
Pemerian : Berbentuk padat, serbuk, atau Kristal
serbuk rasa sangat manis.
Kelarutan : Sangat mudah larut dalam air, larut dalam
alkohol.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
Khasiat dan penggunaan : Pemanis tambahan
Fungsi : Zat tambahan sebagai pemanis.
5.Asam
5.Asam Tartrat
Tartrat

Asam
Asam Tartrat
Tartrat
Rumus
Rumus molekul
molekul dan
dan BM
BM :: CC44H
H66O
O66 dan
dan BM
BM
150,09
150,09
Pemerian:
Pemerian: Hablur
Hablur tidak
tidak berwarna
berwarna atau atau serbuk
serbuk
hablur
hablur putih;
putih; berasa
berasa asam.
asam.
Kelarutan:
Kelarutan: Sangat
Sangat mudah
mudah larut
larut dalam
dalam air;
air;
mudah
mudah larut
larut dalam
dalam etanol.
etanol.
Penyimpanan
Penyimpanan :: Dalam
Dalam wadah
wadah tertutup
tertutup baik.
baik.
Khasiat
Khasiat dan
dan penggunaan:
penggunaan: Zat Zat tambahan
tambahan
Fungsi
Fungsi :: Zat
Zat tambahan
tambahan sebagai
sebagai sumber
sumber asam.
asam.
6.Asam Stearat

Pemerian :Zat padat keras mengkilat menunjukkan


susunan hablur; putih atau kuning pucat; mirip lemak
lilin.
Kelarutan :Praktis tidak larut dalam air; larut dalam
20 bagian etanol (95%) P, dalam 2 bagian kloroform P
dan dalam 3 bagian eter P.
 fungsi :Zat Tambahan sebagai lubrikan (0.25-1%)
Perhitungan Bahan dalam Rancangan Formula Tablet Aspirin
Effervescent 1000 Tablet dengan Metode Granulasi Kering

• Fase Dalam (98,5%) komponen granulat dan Fase Luar (1/2%) dari
komponen luar digunakan untuk membuat slug.
• Dibuat 1000 tablet @500 mg
• Bobot seluruhnya : 500 mg × 1000 =500 g
• Perbandingan Asam Sitrat : Asam Tartrat : Kalsium Karbonat yaitu 1 : 2 :
3,4. Konsentrasi yang bisa digunakan yaitu 5-80% menyesuaikan dengan
bobot 1 tablet yang diinginkan (500 mg). Sehingga menggunakan
konsentrasi 6% untuk Asam Sitrat, 12% untuk Asam Tartrat dan 20%
untuk Kalsium Karbonat.
Aspirin : 300 mg × 1000= 300 g
Asam Sitrat :

Kalsium Karbonat :
• Natrium Sakarin :

• Asam Tartrat :

• Komponen Granulat : 98,5% × 500 mg = 492,5 g


• Misal :
• Setelah di slug berulang-ulang diperoleh 480g
(0% H2O)
• Sisa Komponen Luar
• Asam Stearat :
• Secara teoritis 492,5 g komponen granulat akan
dibuat 1000 tab, pada prakteknya
• Maka bobot/tab :
– Langkah-langkah Pembuatan Tablet Aspirin
Effervescent dengan Metode Granulasi Kering
1. Zat aktif dan eksipien masing-masing dihaluskan dalam tempat yang
terpisah.
2. Dicampur menjadi satu kemudian dicampur hingga homogen.
3. Massa serbuk dislugging, kemudian dihancurkan hingga derajat
kehalusan tertentu.
4. Diayak dengan pengayak nomor 16 mesh.
5. Dilakukan uji aliran granul yang diperoleh. Aliran yang diperoleh harus
sebesar 10 gr/detik. Jika tidak diperoleh aliran sebesar itu, harus
dilakukan slugging kembali hingga diperoleh aliran yang dikehendaki.
6. Setelah granul memiliki aliran 10 gr/detik, pada granul ditambahkan
lubrikan (asam stearat dan amylum). Granul siap dikempa menjadi
tablet dengan bobot 0,65 g.