Anda di halaman 1dari 37

Bab

KERAJINAN LOKAL BENDA


3
Tujuan Pembelajaran
• Memahami perencanaan usaha kerajinan
dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal
(misal: pakaian daerah, wadah tradisional, dan
senjata tradisional).
• Menyusun perencanaan usaha kerajinan
dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal
(misal: pakaian daerah, wadah tradisional, dan
senjata tradisional) yang meliputi ide dan
peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan
pemasaran teknologi, dan prosedur berkarya. Sumber: pixabay.com
Amatilah gambar berikut.
Berdasarkan gambar
tersebut, ajukanlah
pertanyaan yang berkaitan
dengan ide pembuatan
kerajinan dari artefak yang
banyak menghiasi rumah
tinggal, rumah makan, atau
tempat lainnya. Pertanyaan
yang Anda ajukan dapat
menggunakan format 5W
+ 1H.
Sumber: pixabay.com
Ⓐ Konsep Budaya
Kata kebudayaan berasal dari
bahasa Sanskerta, yaitu
buddhayah. Kata buddhayah
adalah bentuk jamak dari buddhi
yang berarti “budi” atau “akal”.
Secara etimologis, kata
kebudayaan berarti
hal-hal yang yang berkaitan
dengan akal.

Sumber: pixabay.com
Warisan budaya
nonbendawi berupa
konsep ataupun karya
yang bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan
rohani maupun
kebutuhan yang
kasatmata. Contohnya
adalah cerita rakyat,
mitos, simbol, tarian,
pantun, dan upacara
adat.
Sumber: pixabay.com

Sumber: pixabay.com
Seiring perkembangan
zaman, kebutuhan tersier
manusia tumbuh dan
berkembang, seperti
batik untuk memenuhi
kebutuhan sandang,
keris (senjata) untuk
memenuhi kebutuhan
pertahanan, angklung
untuk kebutuhan
berkesenian (musik),
pertunjukan wayang kulit Sumber: pixabay.com
untuk memenuhi
kebutuhan hiburan.
Sumber: pixabay.com
B Jenis Kerajinan Lokal Benda
Sejalan dengan pesatnya
perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi, seni kerajinan di
Indonesia telah mengalami
perkembangan sehingga kerajinan
menjadi sebuah keterampilan
warisan nenek moyang yang
berupa karya seni dan budaya
yang beraneka ragam.

Sumber: pixabay.com
1. Produk Kerajinan Berdasarkan Matra (Dimensi)
a. Produk kerajinan dua dimensi, yaitu karya kerajinan yang mempunyai
dimensi panjang dan lebar, sehingga memiliki keluasan. Contohnya,
properti pakaian adat, kain batik, dan tenunan kain.

kain
pakaian
batik
adat

Sumber: en.wikipedia.org Sumber: wikipedia.commons.org


b. Produk kerajinan tiga dimensi, yaitu karya kerajinan yang mempunyai
dimensi panjang, lebar dan tinggi sehingga dapat diketahui massa atau
volumenya. Contohnya, gerabah seperti kendi, guci, keramik, patung,
arsitektur, dan benda pakai lainnya.

guci
kendi

Sumber: pixabay.com
Sumber: pixabay.com
2. Produk Kerajinan Berdasarkan Material

a. Batik
Batik merupakan istilah untuk
menamai suatu karya tekstil
yang terbentuk dari dua kata,
yaitu amba yang berarti
‘menulis’ dan tik yang berarti
‘titik’. Dari gabungan kata
amba dan tik, terbentuklah
kata ambatik.
Sumber: pixabay.com
b. Wayang
Wayang merupakan cerita yang
membedah filosofi kehidupan.
Wayang dikategorikan sebagai
seni pertunjukan kisah
Ramayana dan Mahabarata.
Dalam bahasa Jawa, kata
wayang berarti ‘bayangan’.

Sumber: wikipedia.commons.org
Pertunjukan wayang dipimpin
oleh seorang dalang yang
menceritakan serta
memainkannya dan dibantu oleh
beberapa orang penabuh
gamelan, sebanyak satu sampai
dua orang dan diiringi oleh
Waranggana sebagai vokalisnya.
Fungsi dalang adalah untuk
mengatur jalannya pertunjukan
secara keseluruhan.
Sumber: wikipedia.commons.org
No. Jenis Wayang Keterangan
1. Wayang kulit Kata purwa dipakai untuk membedakan wayang jenis ini
(purwa) dengan wayang kulit yang lainnya.
2. Wayang Wayang klithik adalah wayang yang terbuat dari kayu.
klithik Klithik berbentuk pipih seperti wayang kulit.
3. Wayang golek Wayang golek terbuat dari boneka kayu.
4. Wayang Wayang beber adalah seni wayang berbentuk lembaran-
beber lembaran yang dibentuk menjadi tokoh-tokoh dalam
cerita wayang.
5. Wayang Wayang orang/wayang wong adalah wayang yang
orang dimainkan dengan menggunakan orang sebagai tokoh
dalam cerita wayang tersebut.
6. Wayang suket Wayang suket merupakan bentuk tiruan dari berbagai
figur wayang kulit yang terbuat dari rumput.
c. Keris
Keris merupakan senjata tikam
dengan jenis golongan belati. Keris
memiliki ujung yang runcing dan
tajam pada kedua sisinya, dengan
banyaknya fungsi budaya yang
dikenal di kawasan Nusantara
bagian barat dan tengah.
Sumber: en.wikipedia.org
d. Noken
Noken merupakan tas
tradisional masyarakat Papua
dan hanya masyarakat Papua
yang diperbolehkan untuk
membuat tas tersebut. Cara
membawa tas. Noken berbeda
dengan cara membawa tas pada
umumnya, noken dibawa
dengan menggunakan kepala
dan terbuat dari serat kulit kayu.
Sumber: wikipedia.commons.org
e. Angklung
Angklung adalah alat musik
multitonal (bernada ganda) yang
terbuat dari bambu. Cara
memainkannya cukup mudah,
hanya dengan menggoyangkan badan
angklung, akan langsung
mengeluarkan suara. Sejak bulan
November 2010, angklung sudah
terdaftar sebagai karya agung warisan
dari budaya lisan dan nonbendawi
dari UNESCO.
Sumber: wikipedia.commons.org
f. Ornamen
Salah satu ornamen yang sering
ditemukan adalah ornamen
masjid. Ornamen masjid
merupakan salah satu elemen
penting berupa hiasan atau
dekorasi ukiran dan kaligrafi yang
terdapat pada bangunan
arsitektural masjid, baik interior
maupun eksterior. Sumber: pixabay.com
g. Candi
Candi adalah sebuah
bangunan tempat ibadah
atau bangunan peninggalan
dari agama Hindu-Buddha.
Candi juga sering dijadikan
sebagai tempat pemujaan
dewa-dewa. Pada bagian
arsitektur, candi dihias
dengan berbagai pola ukiran
dan pahatan berupa relief.
Sumber: pixabay.com
Sistem Produksi Kerajinan dengan Inspirasi
C
Budaya Lokal Benda
Produk Kerajinan Batik

Inspirasi produk dari budaya lokal


yang banyak dikembangkan
hingga menjadi komoditi dari tiap
daerah adalah produk batik yang
banyak ditemukan, khususnya di
kota-kota, seperti Jawa dan Bali.

Sumber: flickr.com
Cara pengerjaan kerajinan
batik adalah dengan cara menutup
bagian-bagian tertentu dengan lilin
(malam) agar bagian itu tidak
terwarnai ketika kain dicelupkan
pada larutan pewarna. Batik dapat
dibuat dengan cara menuliskan lilin
pada kain dengan menggunakan
canting sehingga disebut batik tulis.

Sumber: wikipedia.commons.org
a. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat batik tulis sebagai berikut.

1. Kain

2. Lilin malam

3. Pewarna tekstil

Sumber: wikipedia.commons.org
b. Alat-alat yang digunakan untuk membuat batik tulis sebagai berikut.

1. Kompor/tungku api

2. Wajan

3. Canting

4. Bak pewarna

5. Tungku api

6. Wajan besar
Sumber: wikipedia.commons.org
Membuat pola pada kain dan mencanting dalam membuat kain batik,
yaitu sebagai berikut.

Sumber: wikipedia.commons.org Sumber: wikipedia.commons.org


c. Produk batik tulis
Batik merupakan
warisan budaya
Nusantara yang
memiliki mutu
yang tinggi. Hingga
kini, batik masih
terus digemari
oleh masyarakat
luas, baik dari
dalam negeri
Sumber: pixabay.com
maupun
mancanegara.
Sumber: pixabay.com
Saat ini pewarna
yang digunakan
dalam pembuatan
batik lebih
modern. Seiring
dengan banyaknya
permintaan pasar
dan teknologi teksil
yang semakin
maju, produksi kain
batik pun semakin
meningkat. Sumber: flickr.com

Sumber: pixabay.com
Sekilas Info
Sejak 2 Oktober 2009, batik telah diakui oleh UNESCO
sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan
nonbendawi dari Indonesia. Batik sering juga dijadikan
cenderamata untuk para tamu negara yang berkunjung ke
Indonesia. Salah satunya mantan Presiden Amerika Serikat.
D Perencanaan Usaha
Perencanaan dan
perancangan
usaha merupakan
faktor yang cukup
menentukan
karena akan
dipandu dari
proses awal usaha
hingga berjalannya
usaha.
Sumber: pixabay.com
Sumber: pixabay.com
1. Perancangan Desain

Perancangan desain
produk kerajinan,
umumnya fokus
pada fungsi pokok
benda kerajinan,
yaitu fungsi pakai
(terapan) dan
kebutuhan untuk
keindahan (estetika).

Sumber: pixabay.com
Sumber: pixabay.com
2. Sistem Produksi
Sistem produksi
merupakan suatu
rangkaian dari beberapa
elemen yang saling
berhubungan dan saling
menunjang antara satu
dan yang lainnya untuk
mencapai suatu tujuan
tertentu. Salah satu
contohnya, lingkungan
kerja dari para karyawan.
Sumber: flickr.com
Sumber: pixabay.com
E Pengelolaan Sumber Daya Usaha Kerajinan

Entrepreneur (wirausahawan),
menurut Encyclopedia of
Americana, dapat didefinisikan
sebagai seseorang yang berani
mengambil risiko dengan
menyatukan berbagai fungsi
produksi, termasuk modal, bahan
baku, tenaga kerja, dan menerima
imbalan dalam bentuk laba dari nilai
pasar yang dihasilkannya.
Sumber: pixabay.com
1. Manusia

Faktor yang paling menentukan


keberlangsungan usaha adalah
manusia. Manusia memiliki
peranan yang sangat penting
dalam penentuan visi dan misi
demi terwujudnya rencana jangka
pendek maupun jangka panjang
perusahaan. Karena manusia
adalah makhluk pekerja.
Sumber: pixabay.com
2. Uang (Dana)

Uang merupakan salah satu unsur


yang tidak dapat dipisahkan dari
kehidupan manusia. Uang
merupakan alat tukar dan alat
pengukur nilai. Pengertian uang
dalam ekonomi tradisional
didefinisikan sebagai alat tukar
yang dapat diterima secara umum.
Sumber: pixabay.com
Transaksi jual beli
terjadi karena ada
kesepakatan dari
kedua belah pihak.
Oleh karena itu, uang
merupakan unsur
yang penting dalam
mencapai tujuan
karena segala
sesuatu harus
diperhitungkan
secara rasional. Sumber: pixabay.com

Sumber: pixabay.com
3. Material (Fisik) seorang manajer
berusaha untuk
Perusahaan besar atau
memperoleh bahan
home industry yang
mentah yang
bergerak di bidang
berkualitas baik
produksi berbahan
dengan harga yang
lunak umumnya tidak
relatif murah dengan
menghasilkan sendiri
menggunakan cara
bahan mentah yang
pengangkutan yang
dibutuhkan, melainkan
juga tidak memakan
membelinya dari
banyak biaya dan
pemasok di luar
aman.
perusahaan.

Sumber: pixabay.com
4. Teknologi (Peralatan)
Pada industri kerajinan
dengan bahan lunak
khususnya keramik,
peranan mesin
pengolahan tanah liat
sangat penting, di
samping menggantikan
tenaga manusia, mesin
memiliki peranan
mempercepat proses Sumber: pixabay.com
pengolahan material.
Sumber: pixabay.com
F Menentukan Fungsi dan Kualitas Produk Kerajinan
1. Bentuk
Seorang perajin harus menguasai unsur-unsur seni seperti
garis, tekstur, warna, ruang,bidang, serta prinsip prinsip seni
seperti irama, keseimbangan, kesatuan, harmonisasi, kontras,
dan sebagainya.
2. Fungsi
Sebelum pembuatan produk kerajinan diproduksi, seorang
Sumber: pixabay.com

perajin harus mampu menghubungkan bentuk dan fungsi


sehingga karya yang dihasilkan dapat memenuhi fungsinya
dan bentuknya tetap indah.
Pemasaran Produk Kerajinan
G
Dalam konsep strategi pemasaran pada umumnya dikenal 4P adalah
sebagai berikut.
1. Product (produk barang dan jasa)

2. Price (harga)

3. Place (tempat)

4. Promotion (promosi)

Sumber: pixabay.com
Evaluasi Kegiatan Usaha Kerajinan
H
Melakukan evalusi
kinerja harus dilakukan
dengan cara yang adil,
konsisten dan objektif,
sehingga kepentingan
karyawan dapat
terlindungi. Evaluasi
kinerja dapat dilakukan
dengan rapat dalam
satu ruangan.
Sumber: pixabay.com

Sumber: pixabay.com