Anda di halaman 1dari 11

Case Study

Merton Truck Company

Kelompok 4 :
1. Ilham Akbar – 15122010029
2. Tiara Intifada – 15122010053
3. Handayani Novitasari – 15122010044
4. Gema Fajri Azmi - 15122010037
X1 X2
Rincian Model 101 Model 102
Material 24.000,00 20.000,00
Upah

Eangine Assembly 1.200,00 2.400,00


Metal Stamping 800,00 600,00

Final Assembly 2.000,00 1.500,00


Variable Overhead

Eangine Assembly 2.100,00 4.000,00

Metal Stamping 2.400,00 2.000,00


Biaya dan Final Assembly 3.500,00 2.500,00
Rumusan Total Biaya Langsung 36.000,00 33.000,00

Penyelesaian Harga Jual

Gross Profit
39.000,00

3.000,00
38.000,00

5.000,00

Fix Overhead

Eangine Assembly 1.700.000,00

Metal Stamping 2.700.000,00


Final Assembly 2.700.000,00 1.500.000,00

Total Biaya Tak Langsung 8.600.000,00

Z= 3.000 X1 + 5.000 X2 - 8.600.000


X1 X2    
Rincian Model 101 Model 102    

Jam Kerja Engine Assembly 1 2 <= 4.000

Jam Kerja Metal Stamping 2 2 <= 6.000

Jam Kerja Model 101 Assembly 2 <= 5.000


Constrain
Jam Kerja Model 102 Assembly 3 <= 4.500

Non Negative Model 101 1 >= 0

Non Negative Model 102 1 >= 0


Produksi
A. Model 101 2.000,00
Model 102 1.000,00
Profit 2.400.000,00

Constraints
B.     Final Shadow Constraint Allowable Allowable
Cell Name Value Price R.H. Side Increase Decrease
$E$14 Machines Hours Model 102 Assembly Usage 3000 0 4500 1E+30 1500
1 $E$11 Machines Hours Engine Assembly Usage
$E$12 Machines Hours Metal Stamping Usage
4000
6000
2000
500
4000
6000
500
500
500
1000
$E$13 Machines Hours Model 101 Assembly Usage 4000 0 5000 1E+30 1000

Produksi
Model 101 1.999,00
Model 102 1.001,00 Seperti yang terlihat pada sensitivity
Profit 2.402.000,00 report, untuk shadow price engine
assembly sebesar 2.000. Artinya setiap
ada kenaikan atau penurunan 1 angka
pada batasan konstrain , maka akan
menaikan atau menurunkan laba sebesar
2.000
Profit
  ( Engine Assembly = 4.000) = 2.400.000
C. Produksi Profit ( Engine Assembly = 4.100) = 2.600.000
Model 101 1.900,00 Selisih = 200.000
Model 102 1.100,00 Shadow Price = 2.000
Profit 2.600.000,00 Kenaikan = = 100 kali

Constraints
D.     Final Shadow Constraint Allowable Allowable
Cell Name Value Price R.H. Side Increase Decrease
$E$14 Machines Hours Model 102 Assembly Usage 3000 0 4500 1E+30 1500
1 $E$11 Machines Hours Engine Assembly Usage
$E$12 Machines Hours Metal Stamping Usage
4000
6000
2000
500
4000
6000
500
500
500
1000
$E$13 Machines Hours Model 101 Assembly Usage 4000 0 5000 1E+30 1000

Seperti yang terlihat pada sensitivity


report, untuk batas atas penambahan jam
kerja Engine Assembly sebesar 500 jam
kerja. Penambahan diatas 500 jam kerja
tidak akan merubah profit
Constraints
    Final Shadow Constraint Allowable Allowable
Cell Name Value Price R.H. Side Increase Decrease
$E$14 Machines Hours Model 102 Assembly Usage 3000 0 4500 1E+30 1500
$E$11 Machines Hours Engine Assembly Usage 4000 2000 4000 500 500
$E$12 Machines Hours Metal Stamping Usage 6000 500 6000 500 1000
$E$13 Machines Hours Model 101 Assembly Usage 4000 0 5000 1E+30 1000

Produksi
Model 101 1.500,00
2 Model 102
Profit
1.500,00
3.400.000,00 Penambahan jam kerja engine assembly
dari supplier akan efektif di 500 jam kerja,
yang akan menambah profit 1.000.000
Rumusan Penyelesaian

X1 X2 X3
Rincian Model 101 Model 102 Model 103

Gross Profit 3.000,00 5.000,00 2.000,00

Fix Overhead

Eangine Assembly 1.700.000,00

3 Metal Stamping 2.700.000,00

Final Assembly 2.700.000,00 1.500.000,00

Total Biaya Tak Langsung 8.600.000,00

Z= 3.000 X1 + 5.000 X2 + 2.000 X3 - 8.600.000


Constrain =
 
X1 X2 X3    
Rincian Model 101 Model 102 Model 103    

Jam Kerja Engine Assembly 1 2 0,80 <= 4.000

Jam Kerja Metal Stamping 2 2 1,50 <= 6.000


Jam Kerja Model 101 Assembly 2 <= 5.000

Jam Kerja Model 102 Assembly 3 <= 4.500


=
 
Non Negative Model 101 1 >= 0

3 Non Negative Model 102 1 >= 0


Non Negative Model 103 1 >= 0

A. Production
Model 101 2.000,00
Model 103 tidak memberikan dampak
Model 102 1.000,00
pada profit
Model 103 -
Profit 2.400.000,00
Variable Cells
B.     Final Reduced Objective Allowable Allowable
Cell Name Value Cost Coefficient Increase Decrease
$C$17 Model 101 Model 101 2000 0 3000 2000 500
$C$18 Model 102 Model 101 1000 0 5000 1000 2000
$C$19 Model 103 Model 101 0 -350 2000 350 1E+30

3
Model 103 akan layak diproduksi jika laba
model 103 menjadi 2.350
Produksi
Model 101 1.500,00
Model 102 1.500,00
Profit 3.400.000,00 Dengan penambahan maksimal jam kerja
engine assembly 500 jam kerja, maka
untuk jam kerja 4.500 jam kerja akan
memberikan kontribusi laba 3.400.000
Penambahan Biaya Overtime Volume Harsat Total
Fix Overhead 750.000,00 Akan tetapi dengan menambah overtime
Overtime Model 102 250,00 3.600,00 900.000,00
akan memberikan biaya tambahan
4 Pengurangan Model 101
Total Biaya Overtime
-
1.650.000,00
500,00 1.200,00 - 600.000,00
1.050.000,00
sebesar 1.050.000

Laba     3.400.000,00
Laba dengan Overtime 2.350.000,00

Sehingga laba menjadi 2.350.000

Jika tanpa overtime laba 2.400.000,


sedangkan dengan overtime laba
2.350.000, maka dengan menambah
overtime TIDAK LAYAK DILAKSANAKAN
Constrain
X1 X2    
Rincian Model 101 Model 102    
Jam Kerja Engine Assembly 1 2 <= 4.000
Jam Kerja Metal Stamping 2 2 <= 6.000
Jam Kerja Model 101 Assembly 2 <= 5.000
Jam Kerja Model 102 Assembly 3 <= 4.500
Rasio Produksi 1 - 3 >= 0
Non Negative Model 101 1 >= 0
Non Negative Model 102 1 >= 0

5 Produksi
Model 101 2.250,00
Model 102 750,00
Profit 1.900.000,00