0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
346 tayangan33 halaman

Model OSI dan TCP/IP dalam Jaringan

Model OSI dan protokol TCP/IP membahas tentang lapisan jaringan komputer dan protokol yang terkait. Dokumen menjelaskan tentang tujuh lapisan model OSI beserta fungsi dan contoh protokol pada setiap lapisan, serta empat lapisan model TCP/IP beserta fungsi utama setiap lapisan. Dokumen juga menjelaskan proses enkapsulasi data pada model OSI dan TCP/IP.

Diunggah oleh

Itamara Shofinia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
346 tayangan33 halaman

Model OSI dan TCP/IP dalam Jaringan

Model OSI dan protokol TCP/IP membahas tentang lapisan jaringan komputer dan protokol yang terkait. Dokumen menjelaskan tentang tujuh lapisan model OSI beserta fungsi dan contoh protokol pada setiap lapisan, serta empat lapisan model TCP/IP beserta fungsi utama setiap lapisan. Dokumen juga menjelaskan proses enkapsulasi data pada model OSI dan TCP/IP.

Diunggah oleh

Itamara Shofinia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODEL OSI LAYER

& TPC/IP
S1 Teknik Informatika
Universitas Negeri Malang
Networking Model
TCP/IP dan Lapisan OSI

Gambar lebih
lengkap lapisan
OSI -> Klik
Protokol Lapisan OSI
Protokol Data Unit (PDU) pada
Lapisan OSI
1. Layer 5-7, application, session, presentation: Data
2. Layer 4 transport: Segment
3. Layer 3 network: Packet
4. Layer 2 data link: Frame
5. Layer 1 physical: Bit
Fungsi Lapisan OSI (1)

■ Application layer:
Menyediakan antarmuka antara aplikasi dan protokol.
■ Presentation layer:
Mendefinisikan dan menentukan format data, serta enkripsi.
■ Session layer:
Mendefinisikan bagaimana komunikasi dimulai, dikontrol dan dihentikan.
■ Transport layer:
Host to host connection, pembentukan koneksi, disini terjadi error detection
dan flow control.
Fungsi Lapisan OSI (2)

■ Network layer:
Memiliki 3 fungsi utama, pengalamatan logic, routing, dan menentukan rute
terbaik.
■ Data link layer:
Menentukan aturan ketika perangkat mengirim data melalui media
kabel/nirkabel.
■ Physical layer:
Menentukan karakteristik fisik media, seperti nilai tegangan, konektor,
jumlah pin, dst.
OSI Layer
(Application Layer)
■ Application layer berfungsi sebagai sebagai komunikasi antara komputer dengan user
■ Protocol application layer: HTTP, FTP, SMTP, telnet, dll.
OSI Layer
(Presentation Layer)
■ Data yang berupa karakter dan angka akan dipecah menjadi bit-bit sebelum dikirimkan
oleh presentation layer.
■ Presentation layer bertugas melakukan enkripsi data di host pengirim dan dekripsi data
di host penerima.
■ Presentation layer juga bertugas melakukan kompresi data untuk data multimedia
sebelum dikirim.

01001000 01100101 01101100 01101100 01101111 00100000 00100001


OSI Layer
(Session Layer)
■ Session layer berfungsi untuk membuat dan menjaga komunikasi antara aplikasi
pengirim (asal) dan penerima (tujuan).
■ Pada layer ini, terjadi establishing, managing, dan terminating sesi sebuah aplikasi,
namun berbeda dengan transport layer.
■ Beberapa protokol pada Session layer adalah ISO-SP, PPTP, RPC, RTCP.

Sesi Aplikasi

Sender Data n Data 3 Data 2 Data 1 Receiver


OSI Layer
(Transport Layer)
■ Transport layer bertugas menjamin bebas error pada koneksi antar 2 host / perangkat.
■ Menjamin data yang dikirim dari asal sampai ke tujuan adalah data yang sama.
■ Protokol yang sering digunakan adalah TCP dan UDP.
■ TCP bersifat connection-oriented dan reliabel, sedangkan UDP bersifat sebaliknya
(connectionless dan tidak reliabel).
■ Terjadi kontrol dan deteksi error.
OSI Layer
(Network Layer)
■ Network layer bertugas untuk menentukan jalur terbaik dalam pengiriman data melalui
jaringan komputer.
■ Pengalamatan IP dan Routing memiliki peran penting pada Network layer.
■ Proses yang terjadi adalah membuat header pada paket – paket data dan melakukan
proses routing.
■ Hardware selain komputer yang juga menyediakan Network layer (layer 3) adalah
router dan switch L3.
OSI Layer
(Data Link Layer)
■ Data Link layer (Layer 2) bertugas melakukan pengalamatan secara fisik (MAC
Address).
■ Layer 2 juga bertugas melakukan deteksi kesalahan dan menggabungkan bit data ke
dalam frame.
■ Terdapat error detection pada layer 2 (tanpa perbaikan / recovery).
■ Flow control terjadi pada layer 2 untuk menanggulangi perbedaan kecepatan
pengiriman data antara pengirim dan penerima.
■ Dua tipe flow control yang umum adalah 1) Stop and Wait for flow control dan 2)
Sliding window.
OSI Layer
(Physical Layer)
■ Physical layer lebih sering disebut dengan istilah hardware itu sendiri, karena terlihat
dan dapat disentuh.
■ Physical layer bertugas untuk mengkonversi data biner menjadi sinyal dan
mentransmisikannya ke dalam media jaringan komputer.
■ Contoh: hub, repeater, konektor kabel, pemancar sinyal, dll.
Proses Enkapsulasi dan Deenkapsulasi
di OSI Model
Lapisan TCP/IP
Lapisan TCP/IP dan Contoh
Protocolnya
Fungsi Lapisan TCP/IP
(Application Layer)
■ Application Layer
Fungsi application layer hanya menyediakan layanan terhadap aplikasi yang berjalan di
komputer. Misalnya, application protocol FTP adalah Filezilla dan application protocol
HTTP adalah web browser.
Fungsi Lapisan TCP/I
(Transport Layer)
■ Transport Layer
Transport layer di TCP/IP disebut juga sebagai Host-to-Host, fungsinya untuk membangun
koneksi antar host. Misal antara komputer satu dengan yang lain, client dengan server.
Ada banyak protocol yang berada di tranport layer, tetapi yang paling dikenal secara umum
adalah TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
Three-Way Handshake TCP

■ Client  Syn  Server (Request to make Connection)


■ Server  Syn - Ack  Client
■ Client  Ack  Server
■ Connection Established
■ Error Recovery
Transmission Control Protocol

1. Server sedang mengirim segment-segment dengan beberapa sequence number client (1,
2, dan 3).
2. Namun pada sequence-2, segment gagal terkirim.
3. Setelah client menerima semua data, ternyata ada yang lost. Maka client meminta
server untuk mengirimkan kembali segment yang lost pada seq 2.
User Datagram Protocol (UDP)

■ Tidak semua komunikasi membutuhkan pengiriman data yang reliable. Contohnya:


komunikasi suara dan video.
■ “Saat menelfon, adalah hal biasa jika suara penelfon tidak sampai ke lawan bicara
karena gangguan koneksi. Bayangkan jika beberapa detik kemudian, suara
tersebut sampai ke lawan bicara.”
User Datagram Protocol (UDP)

■ Ketika menginputkan sebuah URL, misal facebook.com, ini adalah domain.


■ Komputer tidak bisa mengenali nama ini.
■ Maka untuk mengenalinya dibutuhkan DNS atau Domain Name System.
■ DNS adalah sebuah protocol yang digunakan untuk menerjemahkan alamat domain
(contoh: facebook.com) menjadi alamat IP.
User Datagram Protocol (UDP)
DNS server sudah memiliki sejumlah daftar domain-domain beserta alamat IP nya.
Fungsi Lapisan TCP/IP
(Internet Layer)
■ Internet Layer
Di layer network atau internet layer juga terdapat banyak protocol. Tapi, satu-satunya, yang
paling dikenal dan digunakan saat ini, yakni: IP atau Internet Protocol.
Konsep Dasar IP Address
Fungsi Lapisan TCP/IP
(Data Link / Data Link & Physical)
Link merupakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan jalur antar node yang saling
terhubung. Data yang dikirim adalah nilai bits (pada physical) dan frame (pada data link).
Maka IP packet yang dibentuk di layer network tadi akan dibungkus lagi seperti ini:
Enkapsulasi Data
di TCP/IP
TUGAS (KELOMPOK)

1. Uraikan masing-masing bagian dari data yang ditransmisikan menggunakan IPv4 pada
gambar di slide sebelumnya!
2. Uraikan bagaimana jalannya sebuah data melalui suatu aplikasi ditransmisikan dari
pengirim hingga ke penerima (Kembali ke pengirim) berdasarkan konsep OSI Layer
atau TCP/IP! (Aplikasi yang digunakan bebas, satu contoh saja, misal: mengirim file
bergambar)
3. Pada TCP/IP dan/atau OSI Layer, di layer manasajakah firewall dapat bekerja?
Jelaskan dan berikan contohnya!
4. Di layer 2 dikenal istilah bridging dan switching, di layer 3 dikenal istilah routing.
Jelaskan dan sebutkan contoh kerjanya!
5. Perangkat switch tidak hanya berkerja di layer 2, namun juga dapat bekerja di layer 3.
Jelaskan jenis switch tersebut dan berikan contohnya!

Anda mungkin juga menyukai