COACHING
Rahadyan Tajuddien
Model TIRTA Coaching dalam Sekolah Penggerak
Apa itu Tirta Coaching?
TIRTA dikembangkan dari satu model coaching yang dikenal sangat luas dan telah
diaplikasikan, yaitu GROW model. GROW adalah kepanjangan dari Goal, Reality,
Options dan Will.
Berikut ini penjelasan mengenai tahapan – tahapan GROW :
•Goal (Tujuan): coach perlu mengetahui apa tujuan yang hendak dicapai coachee
dari sesi coaching ini,
•Reality (Hal-hal yang nyata): proses menggali semua hal yang terjadi pada diri
coachee,
•Options (Pilihan): coach membantu coachee dalam memilah dan memilih hasil
pemikiran selama sesi yang nantinya akan dijadikan sebuah rancangan aksi.
•Will (Keinginan untuk maju): komitmen coachee dalam membuat sebuah rencana
aksi dan menjalankannya.
Model TIRTA dikembangkan dengan semangat merdeka belajar yang menuntut guru
untuk memiliki keterampilan coaching. Hal ini penting mengingat tujuan coaching yaitu
untuk melejitkan potensi murid agar menjadi lebih merdeka. Melalui model TIRTA,
guru diharapkan dapat melakukan praktik coaching di komunitas sekolah dengan
mudah.
TIRTA kepanjangan dari
T: Tujuan
I: Identifikasi
R: Rencana aksi
TA: Tanggung jawab
Dari segi bahasa, TIRTA berarti air. Air mengalir dari hulu ke hilir. Jika kita ibaratkan
murid kita adalah air, maka biarlah ia merdeka, mengalir lepas hingga ke hilir
potensinya. Anda, sebagai guru memiliki tugas untuk menjaga air itu tetap mengalir,
tanpa sumbatan.
Seorang guru penggerak diharapkan mampu menyingkirkan sumbatan-sumbatan yang
mungkin menghambat potensi murid Anda. Bagaimana cara seorang guru menjaga
agar dapat menyingkirkan sumbatan yang ada? Jawabannya adalah keterampilan
coaching.
TIRTA Coaching dalam Sekolah Penggerak
Dalam program Guru Penggerak terdapat konsep TIRTA Coaching, berikut
pembelajaran yang berkaitan dengan TIRTA Coaching dalam program Sekolah
Penggerak.
1. Tujuan Umum
Biasanya ini ada dalam pikiran coach dan coach rancang (dalam pikiran coach) dan
yang dapat ditanyakan kepada kepada coachee.
Apa rencana pertemuan ini?
Apa tujuannya?
Apakah tujuan dari pertemuan ini?
Apa definisi tujuan akhir yang diketahui?
Apakah ukuran keberhasilan pertemuan ini?
Seorang coach menanyakan kepada coachee tentang sebenarnya tujuan yang
ingin diraih coachee.
2. Identifikasi
Beberapa hal yang dapat ditanyakan dalam tahap identifikasi
ini adalah:
-Kesempatan apa yang kamu miliki sekarang?
-Dari skala 1 hingga 10, dimana kamu sekarang dalam
pencapaian tujuan kamu?
-Apa kekuatan kamu dalam mencapai tujuan?
-Peluang/kemungkinan apa yang bisa kamu ambil?
-Apa hambatan atau gangguan yang dapat menghalangi kamu
dalam meraih tujuan?
-Apa solusinya?
3. Rencana Aksi
Apa rencana kamu dalam mencapai tujuan?
Adakah prioritas?
Apa strategi untuk itu?
Bagaimana jangka waktunya?
Apa ukuran keberhasilan rencana aksi kamu?
Bagaimana cara kamu mengantisipasi gangguan?
4) Tanggung Jawab
Apa komitmen kamu terhadap rencana aksi?
Siapa dan apa yang dapat membantu kamu dalam menjaga komitmen?
Bagaimana dengan tindak lanjut dari sesi coaching ini?
Penutup
Demikian penjelasan mengenai TIRTA Coaching yang di sadur dari sumbernya.
Semoga dapat bermanfaat. Salam Sekolah penggerak
LINK . COACHING
1.PERENCANAAN
https://www.youtube.com/watch?v=PPLorahBPrM&t=1s
2.PEMECAHAN MASALAHAN
https://www.youtube.com/watch?v=cL7zSzZIjwA
3.KALIBRASI
https://www.youtube.com/watch?v=tLS_N8qfZrQ
4.REFLEKSI
https://www.youtube.com/watch?v=lHoNBN-Qjts