SKRIPSI
PENGARUH SEMANGAT KERJA, BEBAN KERJA DAN
LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR)
BANDA RAYA BATAM
Disusun Oleh:
MUTIA RAHMAN
NPM : 181061201013
LATAR BELAKANG MASALAH
• Sumber daya manusia dituntut untuk mampu
mengembankan diri secara proaktif dalam organisasi.
Pada diri sumber daya manusia harus memiliki pribadi-
pribadi yang mau belajar agar mampu meningkatkan
potensi diri dalam suatu organisasi atau instansi.
• Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di
atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian
dengan judul: “Pengaruh Semangat Kerja, Beban Kerja
Dan Lingkungan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Banda Raya Batam”.
RUMUSANA MASALAH
• Apakah Terdapat Pengaruh Semangat Kerja Terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat
(BPR) Banda Raya Batam?
• Apakah Terdapat Pengaruh Beban Kerja Terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat
(BPR) Banda Raya Batam?
• Apakah Terdapat Pengaruh Lingkungan Kerja
Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank
Perkreditan Rakyat (BPR) Banda Raya Batam?
• Apakah Terdapat Pengaruh Semangat Kerja, Beban
Kerja Dan Lingkungan Kerja Secara Bersama-Sama
Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank
Perkreditan Rakyat (BPR) Banda Raya Batam?
Landasan Teori
• Gibson dalam Kasmir (2015: 182) menyatakan bahwa
kinerja individu adalah dasar kinerja organisasi yang sangat
dipengaruhi oleh karakteristik individu, motivasi individu,
pengharapan, dan penilaian yang dilakukan oleh
manajemen terhadap pencapaian hasil kerja individu.
Hasibuan (2009: 94) mengatakan semangat kerja sebagai
keinginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan
pekerjaanya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai
prestasi kerja yang maksimal.
• Menurut Moekijat (2010, p.28) beban kerja
adalah volume dari hasil kerja atau catatan
tentang hasil pekerjaan yang dapat menunjukan
volume yang dihasilkan oleh sejumlah pegawai
dalam suatu bagian tertentu.
• Menurut Danang (2015, p.38) lingkungan kerja
adalah segala sesuatu yang ada disekitar para
pekerja dan yang dapat mempengaruhi dirinya
dalam menjalankan tugas-tugas yang
dibebankan.
5
Kerangka Penelitian:
Semangat Kerja
(X1)
Beban Kerja Kinerja Karyawan
(X2) (Y)
Lingkungan Kerja
(X3)
Hipotesis penelitian:
• Terdapat Pengaruh Semangat Kerja Terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat
(BPR) Banda Raya Batam.
• Terdapat Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja
Karyawan Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
Banda Raya Batam.
• Terdapat Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat
(BPR) Banda Raya Batam.
• Terdapat Pengaruh Fasilitas Kerja, Beban Kerja dan
Lingkungan Kerja Secara Besama-sama Terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat
(BPR) Banda Raya Batam.
Metodologi penelitian
LOKASI PENELITIAN
•Dalam melakukan penelitian ini yang menjadi
objek penelitian penulis adalah Karyawan Pada PT.
BPR Banda Raya Batam. adapun jadwal penelitian
ini dimulai bulan April 2021 sampai dengan Bulan
September 2021.
Populasi Dan Sampel
• Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh
Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam.
Karena populasi yang ada pada tahun 2019
cukup banyak yaitu sebanya 72 orang karyawan
• Adapun berdasarkan penghitungan dengan
menggunakan rumus Slovin untuk menentukan
besaran sampel yang akan dijadikan responden
oleh penulis dalam pembuatan skripsi ini adalah
sebesar 42 orang responden.
9
Hasil penelitian
uji validitas Semangat Kerja X1)
Pertanyaan Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
1 0,654 0,000 < 0,05 Valid
2 0,772 0,000 < 0,05 Valid
3 0,550 0,000 < 0,05 Valid
4 0,511 0,000 < 0,05 Valid
5 0,651 0,000 < 0,05 Valid
Uji validitas Beban Kerja (X2)
Pertanyaan Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
1 0,745 0,000 < 0,05 Valid
2 0,523 0,000 < 0,05 Valid
3 0,860 0,000 < 0,05 Valid
4 0,523 0,000 < 0,05 Valid
5 0,637 0,000 < 0,05 Valid
Uji validitas Lingkungan Kerja (X3)
Pertanyaan Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
1 0,868 0,000 < 0,05 Valid
2 0,562 0,000 < 0,05 Valid
3 0,853 0,000 < 0,05 Valid
4 0,877 0,000 < 0,05 Valid
5 0,570 0,000 < 0,05 Valid
Uji Validitas Kinerja Karyawan (Y)
Pertanyaan Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
1 0,862 0,000 < 0,05 Valid
2 0,902 0,000 < 0,05 Valid
3 0,751 0,000 < 0,05 Valid
4 0,640 0,000 < 0,05 Valid
5 0,890 0,000 < 0,05 Valid
13
• Dari semua pertanyaan yang diajukan oleh
peneliti, yaitu sebanyak 20 perntaan dari 3 variabel
independen dan 1 variabel dependen, masing-
masing variabel dengan 5 pertanyaan, diperoleh
hasil bahwa semua pertanyaan kuesioner
dinyatakan VALID. Sehingga kesemua pertanyaan
kuesioner tersebut dapat diolah dengan baik.
Pertanyaan yang tidak valid memiliki nilai Sig
(Probabilitas) di atas angka 0,05 dan pertanyaan
yang valid memiliki nilai Sig (Probabilitas) di bawah
angka 0,05 sesuai dengan standar diatas (hasil
output SPSS viewer perhitungan validitas
terlampir).
UJI RELIABITAS INSTRUMEN
No Variabel Nilai Reliabilitas Parameter Tabel Keterangan
(Cronbach’ Alpha)
1 Semangat Kerja 0,672 0,60 Reliabel
2 Beban Kerja 0,758 0,60 Reliabel
3 Lingkungan Kerja 0,701 0,60 Reliabel
4 Kinerja Karyawan 0,766 0,60 Reliabel
• Dari semua pertanyaan yang diajukan oleh
peneliti, yaitu sebanyak 20 pertanyaan dari 3
variabel independen dan 1 variabel dependen,
masing-masing dengan 5 pertanyaan, diperoleh
hasil bahwa semua pertanyaan kuesioner
dinyatakan RELIABEL.
UJI REGRESI
Analisa Pengaruh Semangat Kerja (X1) Kinerja (Y)
• Angka R Square yang merupakan angka korelasi yang
dikuadratkan atau 0,1512 ialah sebesar 0,123. Angka R
Square disebut juga sebagai Koefisien Determinasi.
Besarnya angka koefisien determinasi 0,123 atau sama
dengan 12,30%. Angka tersebut berarti hanya sebesar
12,30% Kinerja Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam
dapat dijelaskan dengan menggunakan variabel Semangat
Kerja.
• Karena t hitung (3,918) > t tabel (1,685), maka Ho ditolak
dan H1 diterima, artinya ; Koefisien regresi signifikan
atau variabel Semangat Kerja berpengaruh terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam.
Analisa Pengaruh Beban Kerja (X2) Terhadap Kinerja (Y)
• Angka R Square (angka korelasi yang dikuadratkan atau 0,2762
sebesar 0,126. Angka R Square disebut juga sebagai Koefisien
Determinasi. Besarnya angka koefisien determinasi 0,126 atau sama
dengan 12,60%. Angka tersebut berarti hanya sebesar 12,60%
Kinerja Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam yang terjadi
dapat dijelaskan dengan menggunakan variabel Beban Kerja.
• Karena t hitung (4,459) > t tabel (1,685), maka Ho ditolak dan H1
diterima, artinya ; Koefisien regresi signifikan atau variabel Beban
Kerja berpengaruh terhadap variabel Kinerja Karyawan Pada PT.
BPR Banda Raya Batam.
Analisa Pengaruh Lingkungan Kerja (X3) Terhadap
Kinerja(Y)
• Angka R Square merupakan angka korelasi yang
dikuadratkan atau 0,7122, yaitu sebesar 0,508. Angka R
Square disebut juga sebagai Koefisien Determinasi. Besarnya
angka koefisien determinasi 0,508 atau sama dengan
50,80%. Angka tersebut berarti sebesar 50,80% Kinerja
Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam yang terjadi
dapat dijelaskan dengan menggunakan variabel Lingkungan
Kerja.
• Karena t hitung (6,092) > t tabel (1,685), maka Ho ditolak
dan H1 diterima, artinya; Koefisien regresi signifikan atau
variabel Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap variabel
Kinerja Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam.
Analisa Korelasi Semangat Kerja (X1), Beban Kerja (X2) dan Lingkungan
Kkerja (X3) Secara Simultan Terhadap Kinerja Karyawan (Y)
• Angka R Square (angka korelasi yang dikuadratkan atau 0,7262)
sebesar 0,527. Angka R Square disebut juga sebagai Koefisien
Determinasi. Besarnya angka koefisien determinasi 0,527 atau
sama dengan 52,70%. Angka tersebut berarti sebesar 52,70%
Kinerja Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam yang dapat
dijelaskan dengan menggunakan variabel Semangat Kerja, Beban
Kerja dan Lingkungan Kerja.
• Uji Anova menghasilkan angka F hitung sebesar 12,605 > F tabel 2,86
dengan tingkat signifikansi (angka probabilitas) sebesar 0,05. F
hitung > F tabel maka Ho ditolak dan H1 diterima. Maka koefisien
regresi Semangat Kerja (X1), Beban Kerja (X2) dan Lingkungan
Kerja (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap
variabel Kinerja Karyawan (Y) Pada PT. BPR Banda Raya Batam.
20
Kesimpulan
• Dalam pengujian hipotesa apakah variabel Semangat Kerja berpengaruh terhadap Kinerja
Karyawan, maka Karena t hitung (3,918) > t tabel (1,685), maka Ho ditolak dan H1 diterima,
artinya; Koefisien regresi signifikan atau variabel Semangat Kerja berpengaruh terhadap
Kinerja Karyawan.
• Dalam pengujian hipotesa apakah variabel Beban Kerja berpengaruh terhadap Kinerja
Karyawan, maka Karena t hitung (4,459) > t tabel (1,685), maka Ho ditolak dan H1 diterima,
artinya; Koefisien regresi signifikan atau variabel Beban Kerja berpengaruh terhadap
variabel Kinerja Karyawan.
• Dalam pengujian hipotesa apakah variabel Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja
Karyawan, maka Karena t hitung (6,092) > t tabel (1,685), maka Ho ditolak dan H1 diterima,
artinya; Koefisien regresi signifikan atau variabel Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap
variabel Kinerja Karyawan.
• Dalam Pengujian hipotesa apakah variabel Semangat Kerja, Beban Kerja dan Lingkungan
Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan. Uji Anova menghasilkan
angka F hitung sebesar 12,605 > F tabel 2,86 dengan tingkat signifikansi (angka probabilitas)
sebesar 0,05. F hitung > F tabel maka Ho ditolak dan H1 diterima. Maka koefisien regresi
Semangat Kerja (X1), Beban Kerja (X2) dan Lingkungan Kerja (X3) secara bersama-sama
berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y) Pada PT. BPR Banda Raya
Batam.
Saran-saran
• Sebaiknya pimpinan selalu memperhatikan bagaimana
peningkatan Motivasi Kerja Karyawan. Dengan
memperhatikan Motivasi Kerja, pimpinan ikut serta dalam
memberikan sumbangsih kepada peningkatan Kinerja
Karyawan Pada PT. BPR Banda Raya Batam.
• Penulis menyarankan agar dalam memilih karyawan,
sebaiknya pimpinan memilih karyawan yang mampu bertahan
dalam kondisi yang sangat sulit.
• Disarankan kepada Pimpinan PT. BPR Banda Raya Batam agar
dapat memberikan dorongan semangat bekerja kepada para
karyawan guna meningkatakan Kinerja Karyawan Pada PT.
BPR Banda Raya Batam melalui kerjasama.
• Penulis menyarankan kepada Pimpinan dalam hal ini Pada PT.
BPR Banda Raya Batam agar memperhatikan Lingkungan
Kerja, agar karyawan terus meningkatkan kinerja maupun
produktivitas.
TERIMAKASIH