ALAT MUSIK TRADISIONAL INDONESIA

ALAT MUSIK SASANDO

Sasando merupakan alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Bentuk sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi. Sasando dimainkan dengan dua tangan dari arah berlawanan, kiri ke kanan dan kanan ke kiri. Tangan kiri berfungsi memainkan melodi dan bas, sementara tangan kanan bertugas memainkan accord.

baik nama lagu. Surilang. Stambul. Akang Haji. yang sering disebut salendro Cina atau salendro mandalungan. seperti Kong Ji Liok. Cay Cu Siu dan sebagainya. Sirih Kuning dan sebagainya. manggarawan atau kayu jenis lain yang empuk bunyinya bila dipukul. Kramat Karem.GAMBANG KROMONG Gambang kromong (atau ditulis gambang keromong) adalah sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa. kromong. Kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi. Renggong Buyut. seperti sukong. terdapat pula lagu-lagu yang jelas bercorak Tionghoa. Semar Gunem. Tangga nada yang digunakan dalam gambang kromong adalah tangga nada pentatonik Cina[1]. tehyan. Bilahan gambang yang berjumlah 18 buah. Lenggang Kangkung. berjumlah 10 buah (sepuluh pencon). dan sukong. Sebutan gambang kromong diambil dari nama dua buah alat perkusi. atau kongahyan sebagai pembawa melodi. Secara fisik unsur Tionghoa tampak pada alat-alat musik gesek yaitu sukong. tehyan. biasa terbuat dari kayu suangking. Cu Te Pan. dan lagu-lagu Sayur (Pop) berjudul: Jali-jali. Peh Pan Tau. Mas Nona. Cay Cu Teng. Gula Ganting. Jepret Payung. Gula Ganting. gendang. Persi. kecrek. Tanjung Burung. tehyan. Orkes gambang kromong merupakan perpaduan yang serasi antara unsur-unsur pribumi dengan unsur Tionghoa. Gelatik Ngunguk. Kula Nun Salah. Instrumen pada gambang kromong terdiri atas gambang. Perpaduan kedua unsur kebudayaan tersebut tampak pula pada perbendaharaan lagu-lagunya. huru batu. suling. Cit No Sha. Awal mula terbentuknya orkes gambang kromong tidak lepas dari seorang pemimpin komunitas Tionghoa yang diangkat Belanda (kapitan Cina) bernama Nie Hoe Kong (masa jabatan 1736-1740). yaitu gambang dan kromong. Poa Si Li Tan. Onde-onde. Di samping lagu-lagu yang menunjukkan sifat pribumi. . Sip Pat Mo. dan kongahyan. seperti lagu-lagu Dalem (Klasik) berjudul: Centeh Manis Berdiri. dan Mawar Tumpah dan sebagainya. dan kongahyan. gong. Centeh Manis. Ma Cun Tay. alur melodi maupun liriknya. Balo-balo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful