Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN
Sudah banyak sekali kita jumpai penerapan sistem parkir kendaraan bermotor di masyarakat luas. Sistem parkir tersebut masih menggunakan metode konvesional, yaitu petugas parkir harus memasukkan data kendaraan secara manual, baik pada sistem pencatatan tangan maupun komputer. Proses memasukkan data kendaraan secara manual sering kali membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan antrian kendaraan yang cukup panjang.

TUJUAN PENELITIAN
Maksud dari penulisan penyusunan Tugas Akhir ini guna memenuhi salah satu syarat untuk menempuh ujian akhir program Sarjana pada jurusan Teknologi Informasi STMIK BIDAKARA Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Membangun sistem informasi parkir yang mampu memberikan kemudahan bagi karyawan
parkir

Membangun sistem informasi parkir yang mampu memberikan pelayanan parkir bagi
customer yang datang

Sistem Aplikasi Parkir yang memiliki fasilitas interaksi dengan pengguna sehingga

administrator dapat mengetahui tingkat efisiensi dari pengujung yang memiliki kendaraan.

Metode Penelitian
Survey lapangan, yaitu melihat dan mengamati secara langsung proses
pengolahan data yang ada.

Wawancara, yaitu dengan bertanya tentang sesuatu hal kepada yang


berkepentingan.

Studi pustaka, yaitu membaca buku buku yang terkait secara langsung
maupun tidak langsung untuk mengetahui secara teoritis permasalahan yang sedang dihadapi.

BAB II

PENGERTIAN SISTEM
Sistem Menurut OBrien (2005) sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur. Jadi sistem merupakan kumpulan dari komponen atau elemen yang saling berkaitan dan berhubungan (berinteraksi) sebagai satu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan yang sama.

Perancangan Sistem

Perancangan sistem melibatkan identifikasi dan deskripsi abtraksi sistem perangkat lunak yang mendasar dan hubungan-hubungannya (Sommerville, 2003). Tahap perancangan sistem meliputi perancangan data, perancangan fungsional, dan perancangan antarmuka.

Model pada Proses Pengembangan Sistem Aplikasi


Model air terjun (waterfall)

Model waterfall mengelompokkan kegiatan dalam fase-fase tahapan yaitu :


a. System Engineering (Rekayasa Sistem), merupakan kegiatan untuk menentukan informasi apa yang dibutuhkan oleh sistem atau menentukan kebutuhan-kebutuhan dari sistem yang akan dibuat.

b. Analisys System (Analisis Sistem), dilakukan untuk memperoleh informasi tentang sistem, menganalisis data data yang ada dalam sistem. Informasi yang dikumpulkan terutama mengenai kelebihan dan kekurangan sistem

Model pada Proses Pengembangan Sistem Aplikasi


c. Design (Perancangan), merupakan perancangan sistem baru berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan pada tahap sebelumnya dengan cara merancang perangkat lunak diantaranya Diagram Konteks, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), Data Dictionary (Kamus Data), Struktur File, Struktur Menu, Merancang input dan rancangan Output. d. Coding (Pengkodean), yaitu suatu kegiatan untuk membuat program atau mengimplementasikan hasil rancangan program aplikasi yang didalamnya memuat pengkonversian data kedalam sistem yang baru dan pengkonversian sistem secara berkala termasuk dalam hal pemeliharaan sistem itu sendiri.

Model pada Proses Pengembangan Sistem Aplikasi


e. Testing (Pengujian), yaitu kegiatan untuk melakukan pengetasan program yang sudah dibuat, apakah sudah benar atau belum, sudah sesuai atau belum diuji dengan cara manual jika testing sudah benar maka program boleh digunakan. f. Maintenance (Perawatan), yaitu merupakan suatu kegiatan untuk memelihara program aplikasi yang telah dibuat, agar keutuhan program dapat terjaga seperti validasi data, updating data, dan menjaga program dari serangan virus, orang yang tidak berhak yang dapat merusak program.

BAB III BAB III BAB III BAB III

BAB III
ANALISA DAN PERANCANGAN

ANALISA DAN PERANCANGAN


Sistem aplikasi yang akan dibangun akan mengikuti prinsip CMS (Content Management System) dimana terdapat halaman petugas parkir, dan administrator sistem parkir.
Petugas parkir artinya petugas yang hanya dapat melihat informasi umum yang ditampilkan dalam sistem parkir tersebut Sedangkan administrator sistem parkir adalah super administrator memegang akses penuh. Administrator sistem parkir dapat menambah/merubah content sistem, menambah/menghapus user, dan sebagainya.

Kebutuhan Sistem

Definisi kebutuhan sistem adalah faktor-faktor yang diperlukan oleh sistem dan diperlukan untuk perancangan perangkat lunak sehingga perangkat lunak tersebut sesuai dengan maksud dan tujuan pembuatannya.

Deskripsi Kebutuhan
Kebutuhan Antar Muka Eksternal Website yang dibangun membutuhkan perangkat lain sebagai pendukung agar berjalan sesuai fungsinya. Kebutuhan tersebut adalah : a. Antarmuka pemakai Dibutuhkan sebuah komputer yang dilengkapi web browser dan terkoneksi dengan internet b. Aplikasi Server. Aplikasi server mengatur request ke server dan respon dari server ke request. Dibutuhkan web server Apache dan Database server MySQL dan semuanya disediakan oleh pihak ketiga yaitu web hosting yang kita sewa.

Perancangan Sistem
Perancangan sistem di sini menggunakan beberapa tools yang digunakan untuk membantu analisis, yaitu diagram konteks, data level diagram serta entity relational diagram.

Data Flow Diagram


Data flow diagram website yang diusulkan untuk pengembangan sistem yang akan dirancang dengan mengacu kepada diagram konteks atau merupakan pengembangan dari diagram konteks atau bisa juga disebut sebagai turunan dari diagram konteks.

Entity Relational Diagram


Entity relational diagram merupakan salah satu tools untuk analisis perancangan yang menggambarkan relasi antar entitas.

BAB IV

BAB IV

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Lingkungan Pendukung
Untuk membangun aplikasi website ini dibutuhkan perangkat keras dan perangkat lunak, yaitu :
Perangkat Keras 1.Komputer dengan prosesor minimal core i 3 2.Monitor VGA atau dengan resolusi yang lebih tinggi. 3.Harddisk 320 GB 4.Keyboard, mouse dan DVDD ROM. Perangkat koneksi internet

Lingkungan Pendukung
2. Perangkat lunak
a Sistem operasi Windows 7 b Appserve (Software integerasi Apache, PHP dan MySQL)

Web browser

Tahapan Tahapan
Implementasi pembuatan sistem aplikasi parkir dan pengujian disusun secara sistematis, mulai dari pembuatan database, pembuatan tabel, pembuatan halaman, pengujian di server lokal sampai dengan mengupload ke server online.

Pembuatan Database dan Tabel


Database dan tabel dibuat sesuai dengan perancangan, adapun dalam paket Appserve telah terintegerasi software phpmyadmin untuk membantu pembuatan tabel dan database.

BAB V

KESIMPULAN

KESIMPULAN
Kesimpulan

Dari hasil pembuatan sistem aplikasi parkir , kesimpulannya adalah sebagai berikut :
1 Sistem aplikasi parkir adalah media yang tepat untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi petugas parkir. Sistem Aplikasi parkir memberikan informasi kepada manajemen tentang berapa pengunjung parkir yang berkunjung dan jenis kendaraan apa saja yang ada ditempat parkir Pengadaan sistem parkir ini memudahkan efisiensi waktu bagi para pengunjung parkir dan juga pengelola parkir

2 3

Anda mungkin juga menyukai