I(EPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR l2245Tahun 2012 TENTANG

PENETAPAN GURU PROFESIONAL DALAM BINAAN DIREKTORAT PENDIDIKAN MADRASAH DENGAN RAIIMAT TUI]AN YANG MAHA ESA

DIREKTUR JENDERAL
Menimbang

b.

c-

bahwa dalam upaya penataan, pembinaan dan peningkatan mutu guru dipandang perlu untuk melakukan penetapan guru profesional bagi guru Raudlatul Athfal (RA) dan Madrasah; bahwa nama-nama guru sebagaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini dinyatakan telah lulus sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (PT/LPTK) yang ditetapkan oleh pemerintah; bahwa berdasarka:r pertimbangan pada huruf a dan huruf b di atas perlu ditetapkan dalam Keputusan Direktorat Pendidikan Madrasah.
Undang-undang Nomor

Mengingat

l. 2. 3. 4. 5.

l4 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen; Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar pendidikan

Nasional;
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru; Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan profesi

Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, dan Tunjangan
Kehormatan Profesor;

Peraturan Presiden

RI

Nomor 42 Tahun 2002 tentang

pedoman

Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, sebagaimana telah

diubah dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun

2004;

6.

Peraturan Presiden RI Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudul(an, Tugas,

Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara RI sebagaimana telah dirubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 94
Tahun 2006;

Memperhatikan Hasil Penilaian dan atau uji kompetensi yang dilaksanakan oleh pT/LpTK Penyelenggara sefta pemberian Nomor Registrasi Guru (NRG) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas. serta Tunjangan Kehormatan Profesor. l3_ Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164/PMK/2010 tentang Tata Caru Pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan Dosen. l7 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketujuh l0 Tahun 2005 Tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 72 Tahun 2008 tentang Tunjangan Profesi bagi Guru Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil yang belum memiliki Jabatan Fungsional Guru. Nomor 3 Tahun 2006 tentang Organisasi dan 11. Menetapkan nama-nama sebagaimana tercantum pada Lampiran I_XXXIII Keputusan ini sebagai guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan NRG serta dinyatakan sebagai guru profesional dalam Binaan Direktorat pendidikan Madrasah. MEMUTUSKAN Menetapkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM TENTANG PENETAPAN GURU PROFESIONAL DALAM BINAAN DIREKTOMT PEND]DIKAN MADRASAH. Kesatu Kedua Nama-nama sebagaimana tercantum pada Lampiran I-XXXIII Keputusan ini berhak menerima tunjangan profesi guru dari Kementerian Agama. 12.7. atas Peraturan Presiden RI Nomor 10. Peraturan Presiden Ri Nomor'10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan 8. Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 9l Tahun 2006. . Peraturan Menteri Agama Tata Kerja Departemen Agama. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2006 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di lingkungan Departemen Agama. Fungsi. Peraturan Presiden R[ Nomor 9. Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia. Peraturan Presiden RI Nomor 94 Tahun 2006 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden RI Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan. Tunjangan Khusus Guru dan Dosen.

Kelima : Keputusan ini berlaku seiak 1 Januari 2012. Ditetapkan di Jakarta tanggal: I Nopember 2012 Jenderal Pendidikan Islam Pendidikan Madrasah . Keempat Anggaran Tunjangan Profesi Guru.Ketiga Pelaksanaan pembayaran tunjangan profesi guru/pengawas berpedoman kepada Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Profesi Guru/Pengawas dalam Binaan Kementerian Agama./Pengawas dibebankan pada APBN sebagaimana tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau satuan kerja lainnya yang releval.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful