Anda di halaman 1dari 5

33

BAB III METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis Penelitian survei deskriptif dengan desain Cross Sectional yaitu untuk melihat gambaran berat ringannya anemia dari analisa untuk mengidentifikasi kejadian anemia pada lanjut usia di Panti Sosial Pelayanan Lanjut Usia Tresna Wredha Natar 2013. B. Waktu dan Tempat Penelitian Tempat Waktu : Panti Sosial Pelayanan Lanjut Usia Tresna Wredha Natar : 18 Februari 2013 s.d. 01 Maret 2013

C. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional, yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach).20 D. Subjek Penelitian 1. Populasi Populasi dalam penelitian adalah seluruh Lansia di Panti Sosial

Pelayanan Lanjut Usia Tresna Wredha Natar, sebanyak 104 orang pada bulan September 2012. 33

34

2. Sampel Sampel adalah sebagian dari populasi yang akan diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi.20 Besar sampel yang diambil adalah 52 orang dengan jumlah sampel laki-laki 28 orang dan wanita 24 orang.. 3. Kriteria Pengambilan Sampel a. Kriteria Inklusi 1) Usia lebih dari 60 tahun 2) Bersedia menjadi responden 3) Bersedia diambil darah untuk pemeriksaan b. Kriteria Ekslusi 1) Usia kurang dari 60 tahun 2) Tidak bersedia menjadi responden 3) Tidak bersedia diambil darah untuk pemeriksaan D. Cara Pengambilan Sampel Teknik sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu

pengambilan sampel didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya.20

35

E. Definisi Operasional
No 1. Variabel Anemia Definisi Kadar hemoglobin kurang dari normal a. Laki-laki : 13,5-17,5 g/dl b. Wanita : 11,5-15,5 g/dl Derajat penurunan hemoglobin a. Anemia ringan : 10,0 g/dl - normal b. Anemia sedang : 8,010,0 g/dl c. Anemia berat : 6,57,9 g/dl Alat ukur fotometer Cara ukur Kalorimetri Hasil ukur 1 = normal 2 = tidak normal Skala Numeri k

2.

Derajat/berat -ringannya anemia

Cyanmethe moglobin

Kalorimetri

1 = ringannormal 2 = sedang 3 = berat

Ordinal

Tabel 3. Definisi Operasional F. Alat Ukur Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah Pemeriksaan Kadar Hemoglobin dengan Metode Cyanmethemoglobin, dalam penelitian ini pemeriksaan kadar Hb dilakukan di laboratorium Graha Puri Husada. Cara Pemeriksaan Kadar Hemoglobin dengan Metode Cyanmethemoglobin:21 a. Masukkan 5,0 ml larutan drabkin ke dalam tabung kolorimeter. b. Dengan pipet hemoglobin diambil 20 l darah (kapiler, EDTA atau oksalat), sebelah luar ujung pipet dibersihkan, lalu darah dimasukkan ke dalam kolorimeter dengan membilasnya beberapa kali. c. Campurlah isi tabung dengan membalikkannya beberapa kali. Tindakan ini juga akan menyelenggarakan perubahan hemoglobin menjadi cyanmethemoglobin.

36

d. Bacalah dengan fotometer pada gelombang 540 nm, sebagai blanko digunakan larutan drabkin. e. Kadar hemoglobin ditentukan dari perbandingan absorpsinya dengan standar cyanmethemoglobin atau dibaca dari kurva tera. G. Pengumpulan Data Data primer pengumpulan data ini dilakukan dengan cara: Pemeriksaan kadar hemoglobin darah lansia dengan Metode cyanmethemoglobin. Data sekunder yang diperoleh dari Panti Sosial Pelayanan Lanjut Usia Tresna Wredha Natar adalah data jumlah lansia dan Profil Panti. H. Pengolahan Data Tahap pengolahan data menggunakan program paket statistik atau software, dengan melalui tahap-tahap: 1. Data Coding Melakukan kegiatan merubah data yang berbentuk huruf menjadi angka agar mempermudah proses entry data. 2. Data Editing Penyuntingan data sebelum proses pemasukan data. Data editing dilakukan di lapangan (lokasi penelitian), sehingga jika ada data yang belum lengkap atau salah dapat ditelusuri kembali kepada responden yang bersangkutan. 3. Data Structure Membuat struktur data yang dikembangkan sesuai dengan analisis yang akan dilakukan dan jenis perangkat lunak yang akan dipergunakan.

37

4. Data Entry Memasukkan data dari kuesioner yang telah diberi kode ke dalam program statistik atau software. 5. Data Cleaning Melakukan pengecekan kembali apakah data yang telah

dimasukkan terdapat kesalahan dan melihat distribusi frekuensi dari variabel-variabel terhadap data yang dianalisis. I. Analisis Data 1. Analisis univariat Menganalisa terhadap tiap variabel dari hasil penelitian. Pada umumnya analisa ini hanya menghasilkan distribusi dan presentase dari tiap variabel.20