Anda di halaman 1dari 11

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.

Si)

Epidermophyton floccosum
Oleh Yulianto Ade Prasetya (011214153027) Mahasiswa S2 l!u Kedokteran Dasar Minat Studi Mikro"iologi Kedokteran #akultas Kedokteran $ni%ersitas &irlangga #ungi !eru'akan organis!e ke!oheterotro( yang !e!erlukan senyawa organik untuk nutrisinya (su!"er kar"on dan energi). )ila su!"er nutrisi terse"ut di'eroleh dari "ahan organik !ati, !aka (ungi terse"ut "ersi(at sa'ro(it (*ratiwi, 2++,). Se!ua (ungi adalah organis!e eukariot dan !asing-!asing sel (ungi !e!'unyai sekurang-kurangnya satu inti, retikulu! endo'las!a, !itokondria dan a''aratus sekresi. n(eksi (ungi dise"ut !ikosis (.awet/ et al., 2++,). Mikosis yang !e!'unyai insiden 'aling tinggi yaitu kandidiasis dan der!ato(itosis dise"a"kan oleh (ungi yang !eru'akan anggota (lora !ikro"a nor!al atau yang da'at "ertahan hidu' 'ada 'en0a!u !anusia. Mikosis diklasi(ikasikan !en0adi "e"era'a kelo!'ok yaitu su'er(isial, kutan, su"kutan, siste!ik dan o''ortunistik (.awet/ et al., 2++,). Mikosis kutan dise"a"kan oleh 0a!ur yang hanya !engin%asi 0aringan su'er(isialis yang terkeratinisasi (kulit, ra!"ut dan kuku) dan tidak ke 0aringan yang le"ih dala!. )entuk yang 'aling 'enting adalah der!ato(ita, suatu kelo!'ok 0a!ur seru!'un yang diklasi(ikasikan !en0adi tiga genus Epidermophyton, Microsporum danTrychopyton ()oel, 2++1). .enis Epidermophyton terdiri dari dua 0enis yaitu Epidermophyton floccosum dan Epidermophyton stockdaleae. E. stockdaleae dikenal se"agai non-'atogenik, sedangkan E. floccosum satu-satunya 0enis yang !enye"a"kan in(eksi 'ada !anusia. E. floccosum adalah satu 'enye"a" tersering der!ato(itosis 'ada indi%idu tidak sehat. .a!ur ini da'at !engin(eksi kulit (tinea 2or'oris, tinea 2ruris, tinea 'edis) dan kuku (ony2ho!y2osis). n(eksi ter"atas ke'ada la'isan korneu! kulit luar (Daili et al., 2++3). Epidermophyton floccosum !eru'akan 0enis 0a!ur 'atogen "ukan dari golongan (lora nor!al ()udi!ul0a, 2++3). .a!ur ini ter"atas untuk !engin(eksi kulit yang tidak hidu' karena ke"anyakan tidak da'at tu!"uh 'ada suhu 14 +5 atau "ila terda'at seru! (.awet/ et al., 2++,). *enyakit yang dise"a"kan E. floccosum "iasanya da'at ti!"ul aki"at sering "erganti-ganti 'akaian dengan orang lain dan 0uga kontak langsung. *enyakit ini 2uku' u!u! dite!ui 'ada orang-orang yang !udah "erkeringat, ge!uk, dia"etes, sering !enggunakan 'akaian ketat dan sering !enggunakan 'akaian se2ara "ergantian dengan orang lain (Daili et al., 2++3). 6

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

Klasifikasi dan Morfologi Epidermophton floccosum Klasi(ikasi Epidermophton floccosum !enurut Whittaker (6787) adalah se"agai "erikut 9 Kingdo! 9 #ungi *hylu! 5lass Order #a!ily :enus S'esies 9 &s2o!y2ota 9 Sa22haro!y2etes 9 Sa22aharo!y2eta2eles 9 Sa22haro!y2eta2eae 9 ;'ider!o'hyton 9 Epidermophyton floccosum Ga !ar 1" Makrokonidia E. floccosum Mor(ologi se2ara !ikrosko'is !enun0ukkan "ahwa Epidermophyton floccosum !eru'akan satu-satunya 'atogen 'ada genus ini yang hanya !enghasilkan !akrokonidia, "erdinding halus, "er"entuk gada, "ersel dua sa!'ai e!'at dan tersusun dala! dua atau tiga kelo!'ok (.aewet/ et al., 2++,). Ma2ro2onidia dari E. floccosum "erukuran 2+-,+ < 4-62 =! dan "iasanya dite!ukan kurang dari ena! sel tunggal dan dite!ukan 'aling sering 'ada kultur 'ri!er !uda (Su!!er"ell et al., 2++4). Mereka tu!"uh dari dinding lateral dan hi(a yang "er"entuk halus, ti'is dengan u0ung yang !e!"ulat. Makrokonidia akan "eru"ah !en0adi kla!idokonidia 'ada u!ur kultur yang le"ih tua (;lewski, 677>). Mor(ologi koloni dala! !ediu! Sa"ouraud?s de<trose agar dan *otato de<trose agar !enu0ukkan "ahwa Epidermophyton floccosum tu!"uh dewasa dala! waktu kurang dari 6+ hari (Su!!er"ell et al., 2++4@ ;lewski, 677>). Koloni tu!"uh se'erti warna "ulir 'adi dengan tekstur yang le!"ut dan "erwarna se'erti warna !inyak /aitun !en0adi kuning atau kuning ke2oklatan. Setelah "e"era'a !inggu, !iseliu! yang "erwarna 'utih ha!'ir !enutu'i !ediu! (Aarone, 2++2). *ada !ediu! kultur yang dilihat dari sisi ter"alik, "agian dala! "erwarna kuning 2oklat sa!'ai oranye atau 2oklat !engkilat. Tidak se'erti der!ato(it yang lain, 0a!ur ini tu!"uh o'ti!al 'ada suhu 14+5 dengan 'ena!"ahan thia!in dan "iasanya inositol yang dita!"ahkan 'ada !ediu! 'ertu!"uhannya (5erquiera, 2++3). *ada 'enelitian Busein (2++7) !engenai studi karakteristik "entuk 'leo!or(ik Epidermophyton floccosum !e!"andingkan 'er"edaan antara !or(ologi koloni dan !ikrosko'is antara strain 'le!or(ik dan wild strain di!ana "entuk !or(ologinya "er"eda. *ig!entasi dan 2

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

'ertu!"uhan densitas !e!"erikan 'eru"ahan strain 'leo!or(ik. Konidia dan !or(ologi hi(a tidak !eru"ah E. floccosum wild strain. Strain Epidermophyton floccosum diisolasi dari 'asien 'ria "eru!ur 13 tahun. Kulit dari 'asien yang terin(eksi E. floccosum ditu!"uhkan 'ada Sa"ouraudCs :lu2ose &gar dengan 'ena!a"ahan glu2ose 2+ g, 'e'tone 6+ g, agar 63 g, 2hlora!'heni2ol dan diinku"asi sela!a 2 !inggu 'ada suhu 2>+5.

Ga !ar 1" *leonor'his! dari E. floccosum@ &9 *er!ukaan dari Wild-Type @ )9 )agian "elakang dari strain Wild type @ 59 'leo!or'hi2 dari E. floccosum ('er!ukaan) @ D9 )agian "elakang dari 'leo!or'hi2 E. floccosum (Busein, 2++7). *ada ga!"ar diatas, koloni "erli'at-li'at dan "er"ulu (:a!"ar &). Koloni terse"ut telah tu!"uh dewasa dan !e!iliki konidia, *eru"ahan dite!ukan 'ada "iakan yang "erwarna hi0au kekuningan dan kononi dengan 'B yang tinggi "erwarna hi0au ke2oklatan (:a!"ar )). *ada studi se"elu!nya !en0elaskan "ahwa E. floccosum strain 'leo!or'hi2 !e!iliki "entuk li'atan yang sa!a dengan 'leo!or'his!e teta'i tan'a adanya konidia, dengan "entuk irregular radial dengan li'atan ditengah. *er"edaan dite!ukan 'ada 'ige!entasi dari wild type dengan 'eru"ahan warna 'ada koloni dari a"u-a"u !en0adi kuning !uda dan "agian 'er!ukaan terlalu 'utih (:a!"ar 5) di"andingan strain 'leo!or'hi2 (:a!"ar &). )agian "elakang koloni kuning !uda(:!a"ar D) di"andingkan (:a!"ar 5). Ter0adinya !utasi 'ada wild type diduga "erhu"ungan dengan ter0adinya 'leo!or'hi2 'ada E. floccosum (Busein, 2++7). 1

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

#$ide iologi n(eksi yang dise"a"kan Epidermophyton floccosum !enye"ar dengan kontak langsung dan di'er"uruk dengan 'anas dan le!"a". Ter0adi tiga kali le"ih sering 'ada 'ria dari'ada wanita dan ter0adi le"ih sering 'ada orang dewasa dari'ada anak-anak (#redd"erg et al., 2++1). n(eksi "iasanya !enyerang kaki, teruta!a 'ada sela-sela 0ari dan tela'ak kaki. Tinea kor'oriso yang dise"a"kan oleh Epidermophyton floccosum da'at ditrans!isikan se2ara langsung dari !anusia atau hewan yang terin(eksi (D0uanda et al., 2++3). )erdasarkan 'enelitian Dasai et al., (2+6+), karakteristik e'ide!iologi dari in(eksi Epidermophyton floccosum di ran )arat Daya dengan se!ua area di dunia khusunya di "agian ran sendiri se2ara signi(ikan "er"eda. )anyak (aktor yang !e!'engaruhi ter!asuk area, kondisi 2ua2a, 'enduduk dan (aktor lingkungan !e!"erikan kontri"usi terhada' in(eksi 'leh 0a!ur ini. *enelitian Dasai et al., (2+66), s'esies Epidermophyton floccosum dite!ukan 'aling "anyak, (eno!ena ini dikatikan dengan 'engetahuan tentang 'entingnya kesehatan dan hygiene dari ran "arat daya. Epidermophyton floccosum dite!ukan se"anyak 17.23E, ke!udian diikuti oleh Trichophyton verrucosum (24.11E) dan Trichophyton rubrum (>.,6E) dari ,2> 'asien di!ana 211 (3,.,1E) laki-laki dan 673 (,3.38E) 'ere!'uan dan 'aling "anyak 'asien dengan u!ur 2+27 (27.>E) (Dassai et al, 2++6). %a!el 1. #rekuensi s'esies 'enye"a" in(eksi der!ato(it (Dassai et al, 2++6).

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

Epidermophyton floccosum 'aling "anyak !enyerang 'asien yang "eru!ur kurang dari 2+ tahun dengan in(eksi 'ada 'ahaF selangkangan dan lesi tu"uh dan 'aling "anyak diderita oleh laki-laki (Dassai et al, 2++6). 5ara 'enularan 0a!ur ini da'at se2ara langsung dan se2ara tidak langsung. *enularan langsung da'at se2ara (o!itis, e'itel, ra!"ut-ra!"ut yang !engandung 0a!ur "aik dari !anusia, "inatang atau dari tanah. *enularan tak langsung da'at !elalui tana!an, kayu yang dihingga'i 0a!ur, "arang-"arang atau 'akaian, de"u atau air. Disa!'ing 2ara 'enularan terse"ut diatas, untuk ti!"ulnya kelainan-kelainan di kulit tergantung dari "e"era'a (aktor, !enurut )oel (2++1). &ntara lain9 6. #aktor %irulensi dari der!ato(ita Girulensi ini tergantung 'ada a(initas 0a!ur itu, a'akah 0a!ur antro'o(ilik, /oo(ilik, atau geo(ilik. Selain a(initas ini !asing-!asing 0enis 0a!ur ini "er"eda 'ula satu dengan yang lain dala! a(initas terhada' !anusia !au'un "agian-"agian dari tu"uh, !isalnya 9 Trikofiton rubrum 0arang !enyerang ra!"ut, Epidermatofiton flokosum 'aling sering !enyerang li'at 'ada "agian dala!. 2. 1. #aktor trau!a Kulit yang utuh tan'a lesi-lesi ke2il, le"ih susah untuk terserang 0a!ur. #aktor-suhu dan kele!"a"an Kedua (aktor ini sangat 0elas "er'engaruh terhada' in(eksi 0a!ur, ta!'ak 'ada lokalisasi atau lokal, di !ana "anyak keringat se'erti li'at 'aha dan sela-sela 0ari 'aling sering terserang 'enyakit 0a!ur ini. ,. Keadaan sosial serta kurangnya ke"ersihan #aktor ini !e!egang 'eranan 'enting 'ada in(eksi 0a!ur di !ana terlihat insiden 'enyakit 0a!ur 'ada golongan sosial dan ekono!i yang le"ih rendah, 'enyakit ini le"ih sering dite!ukan di"anding golongan sosial dan ekono!i yang le"ih "aik. 3. #aktor u!ur dan 0enis kela!in Se'erti 'ada 'enyakit Tinea ka'itis le"ih sering dite!ukan 'ada anak-anak di"andingkan orang dewasa, dan 'ada wanita le"ih sering dite!ukan in(eksi 0a!ur di sela-sela 0ari di"anding 'ria dan hal ini "anyak "erhu"ungan dengan 'eker0aan. Di sa!'ing (aktor-(aktor tadi !asih ada (aktor-(aktor lain se'erti (aktor 'erlindungan tu"uh (to'i, se'atu dan se"againya) , (aktor 3

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

trans'irasi serta 'e!akaian 'akaian yang ser"a nilan, da'at !e!'er!udah 'enyakit 0a!ur ini ()oel, 2++1). Tinea 2ruris yang dise"a"kan E. floccosum le"ih sering !engenai 'ria dewasa dengan riwayat o"esitas dan dia"etes !ellitus dari'ada 'ere!'uan dan 0arang 'ada anak-anak. Bal terse"ut di'engaruhi oleh (rekuensi keringat yang "erle"ihan, dan tingkat 'engetahuan !asing!asing indi%idu tentang ke"ersihan sehingga hal itu 0uga sangat !e!"antu dala! 'engo"atan. Tinea 2ruris sering diala!i oleh 'enduduk di daerah dengan ikli! tro'is. (Nadalo dan Montoya, 2++8@ Wiederkehr dan S2hwart/, 2++7) Ga !aran klinis Aesi kulit da'at ter"atas 'ada daerah genito-krural sa0a, atau !eluas ke daerah sekitar anus, daerah gluteus dan 'erut "agian "awah atau "agian tu"uh lain. Kelainan kulit yang ta!'ak 'ada sela 'aha !eru'akan lesi "er"atas tegas. *eradangan 'ada te'i le"ih nyata dari'ada daerah tengahnya. ;(loresensi terdiri dari "er!a2a!-!a2a! "entuk. )ila 'enyakit ini !en0adi !enahun da'at "eru'a "er2ak hita! disertai sedikit sisik. ;rosi dan keluarnya 2airan "iasanya karena garukan. $!u!nya ge0ala-ge0ala klinik yang diti!"ulkan oleh golongan geo(ilik 'ada !anusia "ersi(at akut dan sedang dan le"ih !udah se!"uh. Der!ato(ita yang antro'o(ilik teruta!a !enyerang !anusia, karena !e!ilih !anusia se"agai hos'es teta'nya. :olongan 0a!ur ini da'at !enye"a"kan 'er0alanan 'enyakit !en0adi !enahun dan residi(, karena reaksi 'enolakan tu"uh yang sangat ringan. stilah Tinea di'akai untuk se!ua in(eksi oleh der!ato(ita dengan di"u"uhi te!'at "agian tu"uh yang terkena in(eksi, sehingga di'eroleh 'e!"agian der!ato(itosis se"agai "erikut 9 a. Tinea kor'oris ('enyakit 0a!ur "adan) Tinea kor'oris !en0akiti "agian !uka, leher, "atang tu"uh, dan eksre!itas. *ada "agian yang terin(eksi akan terlihat luka "er"entuk 2in2in atau lingkaran yang khas. Manusia tertular 0a!ur ini dari hewan !elalui kontak dengan "inatang 'eliharaan atau !elalui su"0ek yang 'ernah "ersentuhan dengan "inatang. ". Tinea kruris ('enyakit 0a!ur li'at 'aha) Tinea krusis !eru'akan in(eksi 0a!ur 'ada li'at 'aha yang da'at !eluas ke dala! 'aha "agian dala! dan daerah 'antat. n(eksi ini "iasanya diikuti oleh tinea 'edis.Tinea krusis sering 8

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

ter0adi 'ada 'elari yang "erusia !uda, orang-orang yang ge!uk dan orang yang sering !enggunaka 'akaian dala! yang ketat. 2. Tinea unguiu! (oniko!ikosis) Tinea unguiu! !eru'akan in(eksi 0a!ur yan!g kronis 'ada kuku 0ari kaki atau kuku 0ari tangan. *enyakit 0a!ur kuku "iasanya dise"a"kan oleh s'esies Tri2ho'hyton atau 5andida &l"i2ans. )iasanya tinea ungiu! disertai oleh in(eksi 0a!ur yang la!a 'ada kaki. Kuku !en0adi te"al, ra'uh, dan tidak !engkila'. Ke!udian akan terti!"un de"ris 'ada u0ung "e"as kuku, dan akhirnya le'eng kuku akan terle'as. d. Tinea 'edis ('enyakit 0a!ur kaki) Tinea 'edis adalah in(eksi 0a!ur yang 'aling sering dite!ukan. n(eksi ini sering !en0angkiti 'ara re!a0a dan dewasa !uda kendati da'at ter0adi 'ada setia' kelo!'ok usia. Tinea 'edis "iasanya 're%alen 'ada !ereka yang sering !andi 'ada te!'at !andi u!u! atau "erenang di kola! renang. Ge&ala Klinis $!u!nya der!ato(itosis 'ada kulit !e!"erikan !or(ologi yang khas yaitu "er2ak"er2ak yang "er"atas tegas disertai e(loresensi-e(loresensi yang lain, sehingga !e!"erikan kelainan-kelainan yang 'oli!or(, dengan "agian te'i yang akti( serta "er"atas tegas sedang "agian tengah ta!'ak tenang ()oel, 2++1). :e0ala o"0ekti( ini selalu disertai dengan 'erasaan gatal, "ila kulit yang gatal ini digaruk !aka 'a'el-'a'el atau %esikel-%esikel akan 'e2ah sehingga !eni!"ulkan daerah yang erosit dan "ila !engering 0adi krusta dan skua!a. Kadang-kadang "entuknya !enyeru'ai der!atitis (ek/e!a !arginatu!) , teta'i kadang-kadang hanya "eru'a !akula yang "er'ig!entasi sa0a (Tinea kor'oris) dan "ila ada in(eksi sekunder !enyeru'ai ge0ala-ge0ala 'ioder!a (i!'etigenisasi) ()oel, 2++1). *enyakit ini !e!"erikan keluhan 'erasaan gatal yang !enahun, "erta!"ah he"at "ila disertai dengan keluarnya keringat. Kelainan yang ti!"ul da'at "ersi(at akut atau !enahun. Kelainan yang akut !e!"erikan ga!"aran yang "eru'a !akula yang erite!atous dengan erosi dan kadang-kadang ter0adi ekskoriasis. *inggir kelainan kulit ta!'ak tegas dan akti(. &'a"ila kelainan !en0adi !enahun !aka e(loresensi yang na!'ak hanya !akula yang hi'er'ig!entasi disertai skua!asi dan likeni(ikasi. :a!"aran yang khas adalah lokalisasi kelainan, yakni daerah 4

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

li'at 'aha se"elah dala!, daerah 'erineu! dan sekitar anus. Kadang-kadang da'at !eluas sa!'ai ke gluteus, 'erot "agian "awah dan "ahkan da'at sa!'ai ke aksila ()oel, 2++1). Se'intas, ge0ala yang ditun0ukkan in(eksi 0a!ur kulit terlihat seru'a, yaitu@ kulit ke!erahan, "ersisik, ter0adi 'ene"alan ('e!"engkakan), dan disertai rasa gatal. Na!un, n(eksi 0a!ur kulit, tidak hanya dise"a"kan oleh satu 0enis 0a!ur sa0a. .ika diteliti, !aka setia' 0enis 0a!ur !eni!"ulkan ge0ala yang "er"eda, serta !enyerang kulit 'ada area tu"uh yang "er"eda. a. Tinea kor'oris )entuk kliniknya "iasanya adalah lesi yang terdiri atas "er!a2a!-!a2a! e(loresensi kulit, "er"atas tegas dengan kon(igurasi anular,arsinar, atau 'oliskinik. )agian te'i le"ih akti( dengan tanda 'eradangan yang le"ih 0elas. Daerah sentral "iasanya !eni'is dan se!"uh, se!entara di te'i lesi !akin !eluas ke 'eri(er. ". Tinea krusis :a!"aran klinis "iasanya adalah lesi si!etris di li'at 'ahakanan dan kiri. Mula-!ula lesi ini "eru'a "er2ak erito!etosa dan gatal, yang la!a kela!aan !eluas hingga !en0angkiti alt-alat genital dan 'aha. Ta'i lesi akti(, 'olisklinis, ditutu'i skua!a, dan disertai "anyak %esikelke2ilke2il. 2. Tinea 'edis &da 1 "entuk kliniknya yaitu9 "entuk intertriginosa, "entuk %esi2uler a2ut dan "entuk !o22asin (oot d. Tinea unguiu! Dikenal ada 1 "entuk kliniknya yaitu9 "entuk su"ngual distalis, Aeukonikia triko(ita dan "entuk su"ngual 'roksi!al

Ga !ar 2" *enyakit aki"at in(eksi Epidermophyton floccosum dari kiri ke kanan 9 Tinea kor'oris, tinea kruris, tinea 'edis dan tine unguiu! (oniko!ikosis)

>

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

'&i (a!oratoriu &.

)iagnostik

Koleksi s'e2i!en Kuku dan kulit se"anyak dilakukan desin(ektan dengan al2ohol 4+E untuk koleksi

'eotongan kuku, (rag!en dan kerokan kulit. Kuku yang di'eroleh dari kuku atau dari daerah yang terin(eksi setelah la'isan luar di"uang, ke!udian di"ersihkan. Setelah "ersih dan kering, di!asukkan dala! a!'lo' atau wadah yang tidak !e!ungkinkan retensi kele!"a"an, yang da'at !engaki"atkan 'ertu!"uhan "erle"ih dari konta!inan. Sa!'el diletakkan 'ada suhu ka!ar dan dian0urkan dala! waktu kurang dari 42 0a! segera dilakukan u0i diagnostik (5M*T, 2++>). ). *rosesing sa!'el kuku S'esi!en harus di'eriksa oleh langsung dengan !i2roko' dan dilakukan kultur dala! !ediu!. Kuku yang te"al dan kasar 'erlu waktu le"ih la!a untuk !e!"ersihkannya "egitu'ula dengan kulit 'arutan. Solusinya yaitu dilakukan s'e2i!en dita!"ahkan dari 2+-23 E KOB atau N&OB di2a!'ur dengan 3 E gliserol, di'anaskan sela!a 6 0a!. 5ara lain yaitu dita!"ah 2+E KOB dan 18 E di!etil sul(o<ide !ungkin "erguna. 5ara ini di'erkirakan hanya 3-63 E dari 'e!eriksaan !ikrosko'is !e!"erikan hasil (alse-negati%e hasil. Na!un, hal ini 0uga !e!'erkirakan "ahwa 3+ E, dari se!ua s'esi!en dia!"il dari ony2ho!y2oti2 kuku, gagal untuk !enghasilkan koloni yang tu!"uh dala! !ediu! 'engkulturan. Karena itu, dala! ony2ho!y2osis, dilakukan se2ara langsung dengan !ikrosko'e. Kultur s'esie! dala! !ediu! !eru'aka satu-satunya !etode yang 2ausati%e 'ada !ikroorganis!e untuk dilakukan identi(ikasi. *e!ilihan !ediu! yang 2o2ok untuk !asing-!asing s'esie! da'at dilihat 'ada ta"el "erikut 9 %a!el 2" Basil identi(ikasi yang di'eroleh dan !edia dan !etode yang di2atat (5M*T, 2++>)

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

Pengo!atan *engo"atan 'ada u!u!nya terdiri dari 'engangkutan se!ua struktrur e'itel yang terin(eksi dan !ati serta 'enggunaan anti"iotik atau /at anti (ungal se2ara to'ikal (.awet/ et al., 2++,). Tinea 2ruris le"ih "aik dio"ati se2ara to'ikal dengan !enggunakan anti0a!ur allyla!ine (na(ti(ine dan ter"ina(ine) atau anti0a!ur a/ole (2lotri!a/ole, e2ona/ole, !i2ona/ole, ketokona/ole, o<i2ona/ole, dan sul2ona/ole). &llyla!ine !e!iliki durasi tera'i yang le"ih 'endek, tingkat keka!"uhan yang le"ih rendah dan "eker0a inde'enden 'ada siste! sitokro! *,3+. &llyla!ine tersedia dala! "entuk e!ulsi-gel, kri!, dan se!'rot. &nti 0a!ur ini di"erikan satu kali sehari sela!a satu !inggu (Nadalo dan Montoya, 2++8). :olongan i!ida/ol yang e(ekti( dala! 'engo"atan tinea 2ruris yaitu 'ada 2lotri!a/ol. Mekanis!e ker0anya yaitu dengan !engha!"at sintesis ergosterol yang !engaki"atkan 'er!ea"ilitas !e!"ran sel 0a!ur !eningkat dan !enye"a"kan ter0adinya gangguan sintesis asa! nukleat atau 'eni!"unan 'eroksida dala! sel 0a!ur yang akan !eni!"ulkan kerusakan sehingga o"at da'at !ene!"us ke dala! la'isan tanduk kulit dan akan !eneta' di sana sela!a e!'at hari. 5lotri!a/ol tersedia dala! "entuk kri! dan larutan dengan kadar 6E untuk dioleskan sela!a satu hari sekali. *ada 'e!akaina to'ikal da'at ter0adi rasa ter"akar, erite!a, ede!a, gatal, dan urtikaria. Pen*ega+an *en2egahan yang dilakukan untuk !engurangi ter0adinya in(eksi karena 0a!ur terdiri dari ()oel, 2++1) 9 6. *erke!"angan in(eksi 0a!ur di'er"erat oleh 'anas, "asah dan !aserasi. .ika (aktor-(aktor lingkungan ini tidak dio"ati, ke!ungkinan 'enye!"uhan akan la!"at. Daerah intertrigo atau daerah antara 0ari-0ari dan li'atan sesudah !andi harus dikeringkan dan di"eri "edak 'engering atau "edak anti 0a!ur. 2. *asien dengan hi'erhidrosis dian0urkan agar !e!akai 'akaian dari "ahan katun yang !enyera' keringat dan 0angan !e!akai 'akaian yang ketat. 1. *akaian dan handuk agar sering diganti dan di2u2i "ersih-"ersih dengan air 'anas.

6+

Tugas Mikologi Kedokteran (Dra. Nurul Wiqoyah, M.Si)

,eferensi 9 )oel, T. (2++1) Mikosis Su'er(i2ial. #akultas Kedokteran :igi.$S$ )udi!ul0a, $. (2++3) Mikosis9 l!u *enyakit Kulit dan Kela!in ,th. #akultas Kedokteran $ni%ersitas ndonesia, .akarta 9 >7 H 6+3. 5erqueira, M.D.*. (2++3) *athogeni2 as'e2ts o( Epidermophyton floccosum langeron et !ilo2he%it2h as 'ossi"le aethiologi2al agent o( Tinea 2a'itis. )ra/ J Microbiol. 1896. 5*MT (2++>) My2ology *lus Epidermophyton floccosum I+>+6-2 D0uanda &, Ba!/ah M, &isah S9 l!u *enyakit Kulit dan Kela!in, edisi keli!a. .akarta9 )alai *ener"it #K$ , 2++4@ hal9 126-121 Daili, ;.S.S., Menaldi S.A. dan Wisnu, .M. (2++3) *enyakit Kulit Jang $!u! Di ndonesia Se"uah *anduan )erga!"ar. *T Medi2al Multi!edia ndonesia. .akarta. 24 H 14. ;lewski, ).;. 677>. Ony2ho!y2osis9 *athogenesis, Diagnosis, and Manage!ent. Clin Microbiol ev. 669 ,63-,27. #redd"erg , .M., ;lsen, &.K, dan Wol((, K. (2++1) #it/'atri2kCs Der!atology :eneral Medi2ine, 8th edition. New Jork9 M2:raw-Bill Busein, &.&. (2++7). Study o( 5hara2teristi2 #eatures o( *leo!or'hi2 Epidermophyton floccosum. Journal of Environmental esearch. 1 (2)9 612-61, .awet/, Melni2k dan &del"erg (2++,) Mikro"iologi kedokteran 21th. *ener"it ;:5. .akarta Aarone DB. 2++2. Medi2ally !'ortant #ungi. ,th ;d. &SM *ress. Washington, D5 Nadalo, D dan Montoya, 5. (2+6+) What is the "est way to treat tinea krurisLM. The Journal of !amily "ractice. 33 (1)9 238H>. *ratiwi, S.T. (2++,) Mikro"iologi #ar!asi. *ener"it ;rlangga. .akarta Dassai, S., #eily, &., Sina, N. dan Derakhshan!ehr, #. (2+66) So!e ;'ide!iologi2al &s'e2ts o( Der!ato'hyte n(e2tions in Southwest ran. Clinical #rticle. 67(6)961-63 Su!!er"ell, D.5., Weit/!an, . dan *adhye, &.&. (2++4) Trichophyton, Microsporum, Epidermophyton, and &gents o( Su'er(i2ial My2oses. $n *D Murray et al. (eds.) Manual of Clinical Microbiolo%y. 5h. 62,. 7th ed. &SM *ress. Washington, D5. Whittaker, D.B. 6787. New 2on2e'ts o( kingdo!s o( organis!s. S2ien2e 6819 63+-686 Wiederkehr, M dan S2hwart (2++7). Tinea 5ruris. Diakses dari htt'9FFe!edi2ine.!eds2a'e.2o! tanggal 2, .uni 'ukul 61.2, W ) 66