Anda di halaman 1dari 1

BAB V

PENUTUP
4.1 Kesimpulan
.1 Pada kasus ini pasien dengan diagnosa abortus inkomplet dilakukan
kuretase dengan anastesi umum intravena dikarenakan durasi
operasinya singkat dan faktor resikonya lebih rendah, serta keadaan
umum pasien yang baik (ASA I). Pada kasus ini, pilihan TIA sudah
tepat karena kuretase merupakan operasi yang singkat. Selain itu
pertimbangan penekanan pusat pernapasan yang lebih rendah
dibandingkan penthotal.
.! Selama anastesi dan operasi berlangsung tidak didapati
kendala"masalah
.# Setelah operasi berhasil pasien segera dipindahkan ke ruang pulih
sadar. $an berdasarkan kriteria skala pulih sadar yang dinilai pada
pasien ini, didapatkan penilaian pulih sadar dengan nilai %, yang
bermakna pasien dapat langsung dipindahkan ke dalam ruang
pera&atan.
34