Anda di halaman 1dari 18

OKTAVIA MARINDATU (K 111 07 048) SARTIKA

(K 111 07 ), KADIJAH FIRDAUS (K 111 07 697 )


Saat menghitung keeratan hubungan antara
perkembangan tanaman dengan jumlah pupuk yang
diperoleh, disadari adanya pengaruh banyaknya air
yang diberikan. Dalam contoh banyaknya air
berpengaruh pada hubungan pupuk dengan
perkembangan sebuah tanaman. Jika tidak, maka
sedikit banyaknya air tentu tidak berpengaruh pada
kinerja pupuk untuk menumbuhkan sebuah
tanaman.
Korelasi adalah pengukuran keeratan hubungan
antar dua variabel.
Korelasi Parsial menghitung korelasi dua buah
variabel seperti perhitungan korelasi pada
umumnya, namun dengan menganggap sebuah
variabel (ketiga) menjadi konstan.
Perhitungan korelasi secara per bagian ini (parsial)
bertujuan untuk menghitung efek ketiga pada
keeratan hubungan dua variabel yang dikorelasi.
Koefisien yang didapat dari perhitungan
dari test rank kendall tau, dapat
digeneralisasi sebagai koefisien korelasi
parsial kendall.
Test korelasi parsial kendall digunakan
untuk skala ordinal.



Untuk angka yang sama
Untuk angka yang tidak sama:
Uji Signifikansi:
Berikut ini adalah data nilai test ujian, prestasi belajar, dan motivasi
belajar 11 mahasiswa epidemiologi angkatan 2007
Mahasiswa Test Prestasi Motivasi
1 78 79 84
2 77 75 88
3 75 69 84
4 79 81 82
5 82 83 70
6 85 88 59
7 86 90 59
8 70 74 64
9 80 84 68
10 69 71 91
11 67 70 59
Tentukan koefisien korelasi parsial kendallnya!
Buktikan apakah ada motivasi memberikan pengaruh
terhadap test dan prestasi belajar mahasiswa
epidemiologi ?

a. Hipotesis:
Ho: Hubungan kedua variabel (test dan prestasi) bebas
dari keterikatan dengan variabel ketiga (motivasi)
Ha: Hubungan kedua variabel (test dan motivasi) tidak
bebas dari keterkaitan dengan variabel ketiga
(motivasi) atau hubungan kedua variabel
dipengaruhi oleh variabel ketiga

b. Dasar pengambilan keputusan jika:
Z hitung < Z tabel Ho diterima
Z hitung > Z tabel Ho ditolak




c. Tetapkan Var. test (X), Var. prestasi (Y), dan Var.
motivasi (Z)
d. Buat rangking pada var. X dan Y
Mahasiswa X Rangking X Y Rangking Y
1 78 6 79 6
2 77 5 75 5
3 75 4 69 1
4 79 7 81 7
5 82 9 83 8
6 85 10 80 10
7 86 11 90 11
8 70 3 74 4
9 80 8 84 9
10 69 2 71 3
11 67 1 70 2
Rangking X Rangking Y Nc Nd
1 2 9 1
2 3 8 1
3 4 7 1
4 1 7 0
5 5 6 0
6 6 5 0
7 7 4 0
8 9 3 1
9 8 2 0
10 10 1 0
11


11


0

52
0

4
Susun X dalam urutan yang wajar dan Y disesuaikan dengan X
Masukan dalam rumus (untuk angka yang tidak sama) :
Jadi, koefisien korelasi untuk Test dan Motivasi adalah 0,87
Untuk koefisien korelasi Prestasi (Y) dan Motivasi(Z)
Rangking
Y
Rangking
Z
Y Z Nc Nd
6 8,5 1 8,5 3 7
5 10 2 2 8 1
1 8,5 3 11 0 8
7 7 4 4 5 2
8 6 5 10 0 6
10 2 6 8,5 1 5
11 2 7 7 1 4
4 4 8 6 1 3
9 5 9 5 1 2
3 11 10 2 1 1
2 2 11 2 1 1

22


40
Untuk Menghitung Ty dan Tz :
a. Ty
Pada tabel dapat dilihat bahwa tidak ada
angka yang sama untuk variabel Y. Jadi Ty = 0

b. Tz
Tz = t
2
(t
2
- 1)
= 2 (2 1) +3( 3- 1)
= 7
Keterangan
t = banyaknya nilai yang sama untuk tiap peringkat
Karena Z berangka sama maka, rumusnya:
Jadi koefisien korelasi antara Prestasi dan Motivasi adalah
0,35
= -0,35
g. Begitu pula dilakukan untuk mencari korelasi antara
X dan Z ( xz)
Setelah mendapat nilai xy = 0,83, xz = -0,35 dan
yz = -0,434,
h. kemudian menghitung koefisien korelasi parsial
kendall dengan rumus :

Sehingga:
i. Menentukan Z hitung
Sehingga
Dengan menggunakan = 0,95 dari tabel Z didapat 1,96.
Karena Z hit > Z tabel, maka Ho ditolak.
Variabel motivasi tidak berpengaruh secara nyata pada
hubungan antara variabel test dengan variabel prestasi.
Atau dengan kata lain seorang mahasiswa epidemiologi
yang mempunyai test bagus akan cenderung berprestasi
bagus (karena arah korelasi positif ), entah dia termotivasi
dalam belajar atau tidak.
1. Misalkan X dan Y adalah dua variabel yang
berhubungan akan kita tentukan, dan Z adalah
variabel yang efeknya terhadap X dan Y akan
diparsialkan, atau dianggap konstan.
2. Berilah ranking observasi-observasi pada variabel X
dari 1 hingga N.kerjakan hal yang sama untuk
observasi-observasi pada variabel Y dan Z.
3. Dengan menggunakan rumus di atas, tentukan
harga-harga observasi
4. Dengan harga itu hittunglah harga