Anda di halaman 1dari 6

Integral Darboux

BAB V INTEGRAL DARBOUX


Pada tahun 1875, matematikawan I.G. Darboux secara konstruktif memodifikasi definisi integral Riemann dengan terlebih dahulu mendefinisikan jumlah Darboux atas (upper Darboux sum) dan jumlah Darboux bawah (lower Darboux sum), selanjutnya mendefinisikan integral Darboux atas (upper Darboux integral) dan integral Darboux bawah (lower Darboux integral). Pada pembahasan selanjutnya akan didefinisikan integral Darboux dan ekuivalensi integral Darboux dengan integral Riemann. A. Jumlah Darboux Atas dan Jumlah Darboux Bawah Diberikan interval tertutup , , dan f : [, ] R fungsi bernilai real yang terbatas pada [, ]. Jika = { = 0 , 1 , 2 , , = ; 1 , 2 , , } sembarang partisi pada [, ], maka didefinisikan M = sup : [, ] dan m = inf : [, ] Keterbatasa fungsi f dapat menjamin eksistensi dua bilangan M dan m tersebut. Selanjutnya untuk = 1, 2, , didefinisikan = sup : [1 , ] , = inf : [1 , ] Dapat dipahami bahwa untuk setiap = 1, 2, , . Selanjutnya Jumlah Darboux atas fungsi f terkait dengan partisi P, dinyatakan dengan (; ), didefinisikan sebagai

; =
=1

( 1 )

dan Jumlah Darboux bawah fungsi f terkait dengan partisi P, dinyatakan dengan (; ), didefinisikan sebagai

; =
=1

( 1 )

Lemma 5.1 Diberikan , , jika f : [, ] R fungsi yang terbatas pada [, ] dan = { = 0 , 1 , 2 , , = ; 1 , 2 , , } sembarang partisi pada [, ], maka berlaku ; ; . Bukti Diberikan = { = 0 , 1 , 2 , , = ; 1 , 2 , , } sembarang partisi pada [, ], berdasarkan definisi supremum dan infemum suatu himpunan maka diperoleh untuk setiap = 1, 2, , . Oleh karenanya diperoleh

; =
=1

( 1 )
=1

( 1 ) = ; .

Thobirin - Herawan : Analisis Real II

Integral Darboux Dengan menggunakan definisi yang sama untuk penghalus partisi pada integral Riemann, maka muncul Lemma berikut. Lemma 5.2 Diberikan , , dan f : [, ] R fungsi yang terbatas pada [, ]. Jika 1 dan 2 sembarang dua partisi pada [, ], dengan 1 P2 maka berlaku 1 ; 2 ; 2 ; 1 ; . Bukti Diberikan 1 = { = 0 , 1 , 2 , , = ; 1 , 2 , , } sembarang partisi pada [, ] dan 2 sembarang partisi pada [, ] dengan 1 P2 , maka dapat dimengerti bahwa setiap sub interval [1 , ] dalam 1 pasti memuat titik dari partisi 2 , minimal 1 dan itu sendiri. Namakan titiktitik tambahannya tersebut 1 = 0 , 1 , 2 , , = dengan sifat 1 = 0 < 1 < 2 < < = sehingga diperoleh = sup : [( 1) , ] , dan = inf : [( 1) , ] , Selanjutnya untuk = 1, 2, , dan = 1, 2, , diperoleh Untuk suku ke i di dalam (1 ; ) berlaku

1 =
=1

=
=1

=1

Jika hasil tersebut di atas dijumlahkan untuk semua indeks i, maka diperoleh:

1 ; =
=1

1
=1 =1

= 2 ;

Terbukti 1 ; 2 ; . Selanjutnya untuk suku ke i di dalam (1 ; ) berlaku


1 =
=1

=
=1

=1

Jika hasil tersebut di atas dijumlahkan untuk semua indeks i, maka diperoleh: 1 ; =
=1

1
=1 =1

= 2 ;

Terbukti 2 ; 1 ; . Teorema 5.3 Diberikan , , dan f : [, ] R fungsi yang terbatas pada [, ]. Jika 1 dan 2 sembarang dua partisi pada [, ], maka berlaku 1 ; 2 ; . Bukti 2 Thobirin - Herawan : Analisis Real II

Integral Darboux Dibentuk = 1 2 , maka 1 dan 2 , sehingga berdasarkan Lemma 5.2 diperoleh 1 ; ; dan ; 2 ; . Berdasarkan Lemma 5.1 diperoleh ; ; . Akibatnya diperoleh 1 ; 2 ; . B. Integral Darboux Atas dan Integral Darboux Bawah Ingat, P [, ] dimaksudkan sebagai himpunan semua partisi pada , . Selanjutnya integral Darboux atas fungsi f pada interval , , dinotasikan dengan () atau sebagai = didefinisikan sebagai =

didefinisikan

= inf { ; : P P [, ]}

integral Darboux bawah fungsi f pada interval , , dinotasikan dengan () atau = sup { ; : P P [, ]}

Teorema 5.4 Diberikan , , dan f : [, ] R fungsi yang terbatas pada [, ]. Jika fungsi f terintegral Darboux atas dan terintegral Darboux bawah pada interval [, ], maka . Bukti Diketahui fungsi f terintegral Darboux atas dan terintegral Darboux bawah, artinya dapat dipilih sembarang partisi 1 P [, ] dan 2 P [, ]. Dipilih = 1 2 , maka berdasarkan Lemma 5.2 dan Teorema 5.3 berlaku 1 ; ; ; 2 ; . Jadi bilangan real 2 ; merupakan suatu batas atas dari { ; : P P [, ]}. Akibatnya = sup { ; : P P [, ]} 2 ; Demikian pula, merupakan batas bawah dari { ; : P P [, ]}, sehingga inf { 2 ; : P P [, ]} = . Terbukti . Dari uraian di atas, selanjutnya diberikan definisi integral Darboux sebagai berikut.

C. Integral Darboux Definisi 5.5 Fungsi bernilai real dan terbatas f : [, ] R dikatakan terintegral Darboux pada [, ], jika = atau

Teorema berikut menyatakan suatu criteria yang harus dipenuhi oleh fungsi f : [, ] R supaya terintegral Darboux pada interval [, ] tanpa harus mengetahui (menghitung) nilai integralnya. 3 Thobirin - Herawan : Analisis Real II

Integral Darboux Teorema 5.6 (Kriteria Riemann untuk integral Darboux) Fungsi bernilai real dan terbatas f : [, ] R terintegral Darboux pada [, ] jika dan hanya jika untuk setiap bilangan > 0, terdapat partisi Riemann pada [, ] sehingga untuk setiap partisi Riemann P pada interval [, ] dengan sifat , berlaku ; ; < . Bukti Syarat perlu: Diketahui fungsi f : [, ] R terintegral Darboux pada [, ], berarti = . Diberikan sembarang bilangan > 0, berdasarkan definisi maka terdapat partisi Riemann 1 pada [, ] sehingga 1 ; < + 2 Karena = maka berlaku 1 ; < + 2 Selanjutnya, untuk bilangan > 0 tersebut, berdasarkan definisi maka terdapat partisi Riemann 2 pada [, ] sehingga < 2 ; . 2 Berdasarkan Teorema 5.3, berlaku 2 ; 1 ; . Oleh karena itu, diperoleh < 2 ; 1 ; < + 2 2 Dipilih = 1 2 , maka 1 dan 2 , sehingga berdasarkan Lemma 5.2 diperoleh < 2 ; ; ; 1 ; < + 2 2 Akibatnya < ; ; < + . 2 2 Selanjutnya jika diambil sembarang partisi Riemann P pada interval [, ] dengan sifat , berlaku < ; ; ; ; < + 2 2 maka didapat < ; ; < + 2 2 Akhirnya diperoleh ; ; < . Syarat cukup: Diketahui untuk setiap bilangan > 0, terdapat partisi Riemann pada [, ] sehingga untuk setiap partisi Riemann P pada interval [, ] dengan sifat , berlaku ; ; < . Ini ekuivalen dengan ; < ; + . Berdasarkan definisi dan , maka untuk setiap partisi Riemann P pada [, ] berlaku ; dan ; , sehingga diperoleh ; < ; + + 4 Thobirin - Herawan : Analisis Real II

Integral Darboux Diperoleh < + Karena bilangan > 0 diambil sembarang maka didapatkan Berdasarkan hasil ini dan Teorema 5.4 diperoleh = . Terbukti f terintegral Darboux. Akibat 5.7 Diberikan fungsi bernilai real dan terbatas f : [, ] R, jika barisan partisi Riemann pada interval [, ] dengan lim ; ; = 0, maka f terintegral Darboux pada [, ] dan

lim ;

= lim ; .

Bukti untuk latihan. Teorema berikut ini menyatakan bahwa integral Riemann dan integral Darboux ekuivalen. Teorema 5.8 Diberikan f : [, ] R suatu fungsi bernilai real dan terbatas, f terintegral Riemann pada [, ] jika dan hanya jika f terintegral Darboux pada [, ]. Bukti Syarat perlu: Diketahui fungsi f : [, ] R terintegral Riemann pada [, ], berarti terdapat bilangan = setiap = { = 0 , 1 , 2 , , = ; 1 , 2 , , } partisi pada [, ] dengan < berlaku

, artinya untuk sembarang bilangan > 0, terdapat bilangan > 0 sehingga untuk . 2

=1

1 <

Ambil sembarang [1 , ] ; = 1, 2, , , berdasarkan definisi maka terdapat [1 , ] demikian sehingga < + sehingga 1 1 < + . 2( ) 2( ) 1

1 1 < 1 +

1 2( ) 1 2( ) 2 (1)

1
=1 =1

1 <
=1

1 +

1
=1 =1

1 <
=1

1 + . 2

; ; < ; +

Thobirin - Herawan : Analisis Real II

Integral Darboux Demikian pula untuk sembarang [1 , ] ; = 1, 2, , , berdasarkan definisi maka terdapat [1 , ] demikian sehingga < . 2( ) Dengan cara yang sama diperoleh ; < ; ; . (2) 2 Dari (1) dan (2) diperoleh ; < ; + 2 2 ; ; < + = 2 2 Berdasarkan criteria Riemann untuk integral Darboux terbukti f terintegral Darboux pada [, ]. Syarat cukup: Diketahui fungsi f : [, ] R terintegral Darboux pada [, ]. Ambil sembarang bilangan > 0, berdasarkan Teorema 5.6 terdapat partisi pada [, ] sehingga untuk setiap partisi Riemann P pada interval [, ] dengan sifat , berlaku ; ; < . Dipilih > 0 adalah bilangan positif sehingga < . Jika P sembarang partisi pada interval [, ] dengan sifat , maka < . Jadi untuk setiap > 0 terdapat > 0 demikian sehingga untuk setiap partisi Riemann P pada [, ] dengan < berlaku ; ; < . Di lain pihak untuk sembarang partisi P pada [, ] berlaku ; ; ; , Sehingga diperoleh ; ; ; ; < Akibatnya ; ; < Terbukti f terintegral Riemann. Telah dibuktikan bahwa integral Riemann dan integral Darboux ekuivalen, maka sifat-sifat dasar integral Riemann yang telah dibahas pada bab IV sebelumnya, yaitu ketungalan nilai integral, kelinearan, serta keterbatasan fungsinya berlaku pula pada integral Darboux, sehingga untuk menguji suatu fungsi terintegral Riemann ataukah tidak, dapat ditunjukkan dengan menggunakan integral Darboux.

Thobirin - Herawan : Analisis Real II