Anda di halaman 1dari 19

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

BAB IV
PEMBEBANAN
4.1 Beban Gravitasi
Pembebanan disajikan dengan tipikal SRPMK (Sistem Rangka Pemikul Khusus)
untuk desain 3 lantai. Perhitungan pembebanan berupa beban gravitasi yaitu beban
mati (DL) dan beban hidup (LL) yang bekerja pada tiap lantai serta beban lateral
(gempa) dengan analisa diafragma. Sedangkan untuk analisa struktur dimodelkan
secara ruang (3D) dengan perhitungan gaya dalam menggunakan program bantu SAP
2000. Berat sendiri balok atau pelat sebagai beban mati tidak dimasukkan dalam
pembebanan tetapi dipakai sebagai frame dalam analisa struktur SAP 2000.
Beban Lantai 1 & 2
A. Beban Pada Pelat Lantai
1. Beban Mati (DL)
No

Jenis Beban

Berat Satuan

Jumlah

Beban Area

2400

kg/m3

12

cm

kg/m2

Spesi

21

kg/m3

cm

42

kg/m2

Ubin

24

kg/m3

cm

24

kg/m2

Plafond + Rangka

18

kg/m3

Ls

18

kg/m2

Inst. Listrik + AC + Plumbing

40

kg/m3

Ls

40

kg/m2

124

kg/m2

Berat Sendiri

Qd

2. Beban Hidup (LL) = 250 kg/m2 x 0,3 = 75 kg/m2 (Beban hidup perkantoran)
B. Beban Pada Balok Lantai
1. Beban Mati (DL) Lantai 1
Dinding

4.6 x

250 = 1150

kg/m

250 = 1150

kg/m

2. Beban Mati (DL) Lantai 2


Dinding

4.6 x

Beban Atap
A. Beban Pada Pelat Atap
1. Beban Mati (DL)
No
1

Jenis Beban
Berat Sendiri

Berat Satuan
2400

kg/m3

Jumlah
10

cm

Beban Area
0

kg/m2
70

Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Spesi

21

kg/m3

cm

42

kg/m2

Aspal

14

kg/m3

cm

14

kg/m2

Plafond + Rangka

18

kg/m3

Ls

18

kg/m2

Inst. Listrik + AC + Plumbing

40

kg/m3

Ls

40

kg/m2

114

kg/m2

Qd
2. Beban Hidup (LL)

= 100 kg/m2 x 0,3 = 30 kg/m2

B. Beban Pada Balok Atap


Pada balok atap tidak terdapat beban hidup sehingga tidak perlu dihitung.
Beban Luivel
A. Beban Pada Pelat Luivel
1. Beban Mati (DL)
No

Jenis Beban

Berat Satuan

Jumlah

Beban Area

2400

kg/m3

10

cm

kg/m2

Spesi

21

kg/m3

cm

42

kg/m2

Aspal

14

kg/m3

cm

14

kg/m2

Plafond + Rangka

18

kg/m3

Ls

18

kg/m2

74

kg/m2

Berat Sendiri

Qd
2. Beban Hidup (LL)

= 100 kg/m2 x 0,3 = 30 kg/m2

71
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

4.2 Beban Gempa


Perencanaan beban gempa pada struktur menggunakan metode diafragma, dimana
pengaruh gempa pada struktur dibebankan langsung ke pusat massa bangunan (center of
mass). Metode ini paling sederhana dan mudah karena dapat langsung menentukan
pengaruh gempa pada struktur gedung dengan pemodelan 3D. Gaya geser dasar akibat
gempa diperoleh dengan mengalikan berat gedung dengan faktor-faktor modifikasi sesuai
dengan peraturan yang ada. Perhitungan beban gempa adalah sebagai berikut :

4.40
4.8

W3

4.40
4.6

W2

4.6
5.20

W1

72
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Beban W1 (Lantai 1)
Keterangan
-

Kolom 50x50
Balok Induk 40/60

Balok Induk 40/60

Balok Anak 30/50

Balok Bordes 25/40

Plat Tangga Lt.Dasar

Spesi Tangga Lt.Dasar, t=2 cm

Keramik Tangga Lt.Dasar, t=1cm

Dimensi (meter)

Faktor
Reduksi

Jumlah

Berat Jenis

0.5

0.5

4.6

24

2400

Kg/m3

60652.8

7.5

0.3

0.5

32

2400

Kg/m3

86400

2400

Kg/m

8640

36000

0.3

0.4

(Kg)

7.5

0.25

0.4

20

2400

Kg/m

0.25

0.4

2400

Kg/m3

6000

3.75

0.25

0.4

2400

Kg/m3

1800

2400

Kg/m

19647.888

1494.948

4.81

1.85

0.23

4.81

1.85

42

Kg/m

1.85

0.27

56

24

Kg/m2

671.328

1.85

0.18

60

24

Kg/m2

479.52

300

Kg/m

3203.46

Kg/m

5265

Beban Hidup Tangga Lt.Dasar

Plat Bordes Tangga Lt.Dasar

3.75

1.95

0.15

2400

Spesi Bordes Tangga Lt.Dasar, t=2cm


Keramik Bordes Tangga Lt.Dasar, t=1
cm
Beban Hidup Bordes Tangga Lt.Dasar

3.75

1.95

42

Kg/m2

614.25

3.75

1.95

24

Kg/m2

351

3.75

1.95

0.3

300

Kg/m3

1316.25

2400

Kg/m

145800

Kg/m

54000

3240

4.81

3.75
-

Plat Lantai

Beban Hidup Lantai

Inst. Listrik/AC, Plumbing

Keramik, t=1cm

Plafon

Plat Luivel

2400

2400

Kg/m

3.75

3.75

36

0.3

250

Kg/m2

250

Kg/m

14062.5

Kg/m

843.75

20250

3.75
1.5

10
2

0.3
0.3

250

37968.75

3.75

3.75

36

40

Kg/m

3.75

10

40

Kg/m2

40

Kg/m

450

Kg/m

21262.5

7875

1.5
3.75

2
36

1
1

42

7500

3.75

10

42

Kg/m

3.75

1.5

42

Kg/m2

472.5

24

Kg/m

12150

Kg/m

4500

270

3.75
3.75

36
10

1
1

24

3.75

1.5

24

Kg/m

3.75

3.75

36

18

Kg/m2

18

Kg/m

3375

Kg/m

202.5

24000
12000

5
3.75

10

3.75
-

0.12

36

0.3

0.12

3.75
Spesi, t=2cm

3.75

0.12

1.5

3.75
-

3.75

3.75

3.75
-

1.85

3.75
1.5

10
2

1
1

18

40

1.25

0.1

2400

Kg/m

20

1.25

0.1

2400

Kg/m3

9112.5

73
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Beban Hidup Luivel


Aspal Luivel, t=1cm
Spesi Luivel, t=2cm

40

1.25

0.3

100

Kg/m2

3000

20

1.25

0.3

100

Kg/m2

1500

14

Kg/m

1400

Kg/m

700

4200
2100

40
20

Dinding 1/2 Bata (tembok)

Kolom 15x15

1.25

2
2

1
1

14

40

1.25

42

Kg/m

20

1.25

42

Kg/m2

250

Kg/m

82837.5

Kg/m

140824

32958.8
15968.3

7.05
-

1.25

7.05

4.7
4.7

10
17

1
1

250

2.55

4.7

11

250

Kg/m

4.53

4.7

250

Kg/m2

2400

0.15

0.15

5.2

14

Kg/m

3931.2

Berat total W1 = 901.290,894 kg

74
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Beban W2 (Lantai 2)
Keterangan

Dimensi (meter)

Faktor

Jumlah

Berat Jenis

0.45

0.45

4.4

24

2400

Kg/m3

51321.6

Kolom 50x50
Balok Induk 40/60

7.5

0.3

0.5

32

2400

Kg/m3

86400

Balok Induk 40/60

0.3

0.4

2400

Kg/m3

8640

2400

Kg/m

36000

6000

Balok Anak 30/50

7.5

0.25

0.4

Reduksi

20

(Kg)

0.25

0.4

2400

Kg/m

Balok Bordes 25/40

3.75

0.25

0.4

2400

Kg/m3

1800

Plat Tangga Lt.1

4.07

1.85

0.23

2400

Kg/m3

16625.136

Spesi Tangga Lt.1, t=2cm

42

Kg/m

24

Kg/m2

575.424

415.584

Keramik Tangga Lt.1, t=1cm

4.07
1.85

1.85
0.27

4
48

1
1

1264.956

1.85

0.18

52

24

Kg/m

4.07

1.85

0.3

300

Kg/m2

2710.62

2400

Kg/m3

7722

900.9

Beban Hidup Tangga Lt.1

Plat Bordes Tangga Lt.1

Spesi Bordes Tangga Lt.1, t=2cm

3.75

2.86

42

Kg/m

Keramik Bordes Tangga Lt.1, t=1cm

3.75

2.86

24

Kg/m2

514.8

Beban Hidup Bordes Tangga Lt.1

3.75

2.86

0.3

300

Kg/m2

1930.5

2400

Kg/m

145800

54000

3.75

3.75
-

Plat Lantai

Beban Hidup Lantai

Inst. Listrik/AC, Plumbing

Plafon

Spesi, t=2cm

Keramik, t=1cm

Plat Luivel
Beban Hidup Luivel

10

2400

Kg/m

3.75

1.5

0.12

2400

Kg/m3

3240

3.75

3.75

36

0.3

250

Kg/m2

37968.75

250

Kg/m

250

Kg/m2

843.75

20250

3.75
1.5

10
2

0.3
0.3

14062.5

3.75

3.75

36

40

Kg/m

3.75

10

40

Kg/m2

7500

40

Kg/m2

450

1.5

3.75

3.75

36

18

Kg/m

3.75

10

18

Kg/m2

3375

3.75

1.5

18

Kg/m2

202.5

42

Kg/m

21262.5

7875

3.75

36

9112.5

3.75

10

42

Kg/m

3.75

1.5

42

Kg/m2

472.5

3.75

3.75

36

24

Kg/m2

12150

24

Kg/m

24

Kg/m2
3

24000

5
3.75

36

0.12

3.75
-

0.12

3.75

3.75
-

3.75

0.15

3.75
-

2.86

3.75
1.5

10
2

1
1

4500
270

40

1.25

0.1

2400

Kg/m

20

1.25

0.1

2400

Kg/m3

12000

100

Kg/m2

3000

40

1.25

0.3

75
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Aspal Luivel, t=1cm

20

1.25

0.3

100

Kg/m2

1500

40

1.25

14

Kg/m2

1400

14

Kg/m

700

Kg/m

4200

2100

20
-

Spesi Luivel, t=2cm

40

Dinding 1/2 Bata(tembok)

Kolom 15 x 15

1.25

2
2

1
1

42

20

1.25

42

Kg/m

7.05

3.9

10

250

Kg/m2

68737.5

250

Kg/m

116854

Kg/m

19890

18105.8

7.05
-

1.25

2.55

3.9
3.9

17
8

1
1

250

6.19

3.9

250

Kg/m

4.53

3.9

250

Kg/m2

17667

2400

2613.6

0.15

0.15

4.4

11

Kg/m

Berat total W2 = 858.924,12 kg


Beban W3 (Atap)
Keterangan

Dimensi (meter)

0.45

0.45

4.4

24

Kolom 50x50
Balok Induk 40/60

7.5

0.3

0.5

32

Balok Induk 40/60

0.3

0.4

Balok Anak 30/50

7.5

0.25

0.4

5
-

Plat Lantai

Beban Hidup Lantai

Plumbing + ME
Plafon
Spesi, t=2cm
Aspal, t=1cm
Plat Luivel

Beban Hidup Luivel

Reduksi

(Kg)
2400

Kg/m3

2400

Kg/m

2400

Kg/m3

8640

20

2400

Kg/m3

36000

2400

Kg/m

6000

162000

51321.6
86400

3.75

0.12

40

2400

Kg/m

3.75

0.12

10

2400

Kg/m3

54000

3.75

3.75

40

0.3

100

Kg/m2

16875

100

Kg/m

5625

22500

3.75

10

0.3

3.75

3.75

40

40

Kg/m

3.75

10

40

Kg/m2

7500

3.75

3.75

40

18

Kg/m2

10125

18

Kg/m

3375

23625

3.75

10

3.75

3.75

40

42

Kg/m

3.75

10

42

Kg/m2

7875

3.75

3.75

40

14

Kg/m2

7875

14

Kg/m

2625

24000

5
-

0.4

Jumlah

Berat Jenis

3.75

5
-

0.25

Faktor

3.75

10

40

1.25

0.1

2400

Kg/m

20

1.25

0.1

2400

Kg/m3

12000

40

1.25

0.3

100

Kg/m2

3000

100

1500

20

1.25

0.3

Kg/m

76
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Aspal Luivel, t=1cm

40

1.25

14

Kg/m2

1400

20

1.25

14

Kg/m2

700

42

Kg/m

4200

Kg/m

2100

61863.8

40

Spesi Luivel, t=2cm

20

Dinding 1/2 Bata (tembok)

1
1

42

3.9

10

250

Kg/m

7.05

3.9

14

250

Kg/m2

86609.3

250

Kg/m

14917.5

Kg/m

17667

Kg/m

1900.8

2.55

Kolom 15 x 15

1.25

7.05

4.53
-

1.25

0.15

0.15

3.9
3.9
4.4

6
4
8

1
1
1

250
2400

Berat total W3 = 744.219,90 kg


W1

= 901.290,894 kg

W2

= 858.924,120 kg

W3

= 744.219,900 kg +

W tot

= 2.504.434,914 kg

Gaya Geser Dasar Akibat Gempa


1. Taksiran Waktu Getar Alami (Tempiris)
Untuk wilayah gempa 5 (tanah lunak)
= 0,15

Pasal 5.6 Tabel 8, Wilayah Gempa 6

hn = 14 m

UBC Section 1630.2.2 Methode

Tempiris = 0,0731 hn3/4


= 0,0731 x 14^3/4

= 0,529 detik

2. Kontrol Pembatasan T (SNI 03-1726-2002, Pasal 5.6)


< .n

Tempiris

0,523 detik < 0,15 x 3


0,523 detik > 0,45 detik

.... Tidak OK

Maka Tpakai = 0,45 detik


3. Beban Geser Dasar Nominal Statik Ekivalen V
Bangunan terletak pada zona gempa 6 dan bertanah lunak sehingga
I

=1

SNI 03-1726-2002, Tabel 1

Rm

= 8,5

SNI 03-1726-2002, Tabel 3

C = 0,9

Grafik Respon Spektrum

77
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

C.I
0,9 1
Wtotal
2.504.434,914 265.175,461kg
Rm
8,5

4. Distribusi Fi dan V
Diketahui : h1 = 5,2 m
h2 = 9,6 m
h3 = 14 m
W1 x h1

= 901.290,894 x 5,2

= 4.686.712,649 kg.m

W2 x h2

= 858.924,120 x 9,6

= 8.245.671,552 kg.m

W3 x h3

= 744.219,900 x 14

= 10.419.078,600 kg.m +

Wi x hi = 23.351.462,801 kg.m

Fi

Wi hi
V
Wi hi

F1

4.686.712,649
265.175,461 53.221,556 kg
23.351.462,801

8.245.671,552
265.175,461 93.636,522 kg
23.351.462,801
10.419.078,600
F3
265.175,461 118.317,383 kg
23.351.462,801
F2

F = V = (53.221,556 + 93.636,522 + 118.317,383) = 265.175,461 kg

78
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

5. Untuk Portal Memanjang


A. Hitung T Fundamental
Menghitung Kekakuan Balok Kolom Portal Memanjang
Kekakuan Balok
Dimensi Balok
bw = 40 cm
h = 60 cm
= 0,7 x (1/12 x b x h3)

Ib

= 0,7 x (1/12 x 40 x 603)


= 218.750 cm4
L balok = 600 cm
Kb

= Ib / L balok
= 218.750

600

= 291,67 cm3
Kekakuan Kolom
Dimensi Kolom
b = 50 cm
h = 50 cm
Ic = 0,7 x (1/12 x b x h3)
= 0,7 x (1/12 x 50 x 503)
= 239.203,125 cm4
H1 kolom = 460 cm
Kc1 = Ic / L kolom

H2 kolom = 460 cm
Kc2 = Ic / L kolom

= 239.203,12 5

= 460,006 cm3

= 543,64 cm3

460

239.203,12 5
460

79
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Kekakuan Balok-Kolom Exterior

kb

K = kb / kc1 = 291,67 / 460,006 = 0,634


a = 0,5 k / 1 + 2 k
= (0,5 x 0,634) / (1 + (2 x 0,634))
= 0,14

kc1

D = a x kc1
= 0,14 x 460,006
= 64,4 cm3
kb

K = 2.kb / 2.kc2 = (2 x 291,67) / (2 x 543,64) = 0,536

kc2
kb
kc2

a=k/2+k
= 0,536 / (2 + 0,536)
= 0,211
D = a x kc2
= 0,211 x 543,64
= 114,9 cm3

kb

K = 2.kb / 2.kc2 = (2 x 291,67) / (2 x 543,64) = 0,536


kc2
kb
kc2

a=k/2+k
= 0,536 / (2 + 0,536)
= 0,211
D = a x kc2
= 0,211 x 543,64
= 114,9 cm3

80
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Kekakuan Balok-Kolom Interior

kb

kb

K = 2.kb / kc1 =(2 x 291,67) / (460,006) = 1,268


a = 0,5. k / 1 + 2.k
= 0,5 x 1,268 / (1 + (2 x 1,268))
= 0,18

kc1

D = a x kc1
= 0,18 x 460,006
= 82,478 cm3

kb

kb

K = 4.kb / (2.kc2) = (4 x 291,67) / (2 x 543,64) = 1,07


kc2
kb

kb

D = a x kc2
= 0,348 x 543,64
= 189,18 cm3

kc2

kb

a=k/2+k
= 1,07 / (2 + 1,07)
= 0,348

kb

K = 4.kb / (2.kc2) = (4 x 291,67) / (2 x 543,64) = 1,07


kc2
kb

kb
kc2

a=k/2+k
= 1,07 / (2 + 1,07)
= 0,348
D = a x kc2
= 0,348 x 543,64
= 189,18 cm3

81
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Lantai 1
Di= (2 x 64,4) + (4 x 82,478)

= 458,712 cm3

Lantai 2
Di= (2 x 114,9) + (4 x 189,18)

= 986,52 cm3

Lantai atap
Di= (2 x 114,9) + (4 x 189,18)

= 986,52 cm3

Ec = 4700 x fc'
= 4700 x 25 = 23.500 Mpa = 235.000 Kg/cm2
= 12 Ec / Hk^2
= 12 x 235.000 / 45^2
= 1.392,59 kg
a. Menghitung T Rayleight (Portal Memanjang)
=

Vi

. Di

(cm)

di (cm)

Wi.di2

118.317,383 118.317,383

0,086

0,655

319.288,94

858.924,12

93.636,522

211.953,905

0,154

0,569

278.086,13

458,712 901.290,894

53.221,556

265.175,461

0,415

0,415

155.224,8

Lantai

Di

Wi (Kg)

Atap

986,52

744.219,9

986,52

Fi (Kg)

Vi (Kg)

Fi.di
77.497,88
53.279,18
22.086,945

752.599,87 152.864,005

T Rayleigh = 63
= 63

Wi .di
g . Fi.di
2

SNI -1726-2002 Pasal 6.2.1.

752.599,87
981 x 152864,005

= 4,46 detik
T rayleigh = 4,46 (20% x 4,46) s/d = 4,46 + (20% x 4,46)
= 3,568 (Tidak OK) s/d = 5,352 (Tidak OK)
T empiris di atas tidak memenuhi syarat ketentuan pasal 6.2

82
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

b. Hitung dan Kontrol Kinerja Batas Layan (S) dan Kinerja Batas Limit (M)
S = 0,03 h

atau 30 mm

S1 = 0,03 5.200 18,35 mm

S2 = 0,03 4.400 15,53 mm

8,5

8,5

M = 0,7 x S x R
Syarat Drift
M = 0,02 x h
M1 = 0,02 x 5.200 = 104 mm
di
Lantai (mm)

M2 = 0.02 x 4.400 = 88 mm

S antar

Syarat

tingkat (mm)

S (mm)

M antar

Syarat

Ket

tingkat (mm)

M (mm)

Ket

Atap

6,55

0,86

15,53

OK

5,117

88

OK

5,69

1,54

15,53

OK

9,163

88

OK

4,15

4,15

18,35

OK

24,69

104

OK

83
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

6. Untuk Portal Melintang


A. Hitung T Fundamental
Menghitung Kekakuan Balok Kolom Portal Memanjang
Kekakuan Balok
Dimensi Balok
bw = 30 cm
h = 50 cm
= 0,7 x (1/12 x b x h3)

Ib

= 0,7 x (1/12 x 30 x 503)


= 218.750 cm4
L balok = 750 cm
Kb1

= Ib / L balok
= 218.750

750

= 291,67 cm3
Dimensi Balok
bw = 30 cm
h = 50 cm
= 0,7 x (1/12 x b x h3)

Ib

= 0,7 x (1/12 x 30 x 503)


= 218.750 cm4
L balok = 500 cm
Kb2

= Ib / L balok
= 218.750

500

= 437,5 cm3
Kekakuan Kolom
Dimensi Kolom
b = 45 cm
h = 45 cm
Ic = 0,7 x (1/12 x b x h3)
= 0,7 x (1/12 x 45 x 453)
= 239.203,125 cm4

84
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

H1 kolom = 520 cm

H2 kolom = 440 cm

Kc1 = Ic / L kolom
= 239.203,12 5
520

= 460,006 cm3

Kc2 = Ic / L kolom

239.203,12 5
440

= 543,64 cm3

Kekakuan Balok-Kolom Exterior

kb

K = kb / kc1 = 291,67 / 460,006 = 0,634


a = 0,5 k / 1 + 2 k
= (0,5 x 0,634) / (1 + (2 x 0,634))
= 0,14

kc1

D = a x kc1
= 0,14 x 460,006
= 64,4 cm3

kb

kc2
kb

a=k/2+k
= 0,536 / (2 + 0,536)
= 0,211
D = a x kc2
= 0,211 x 543,64
= 114,9 cm3

kc2

kb

K = 2.kb / 2.kc2 = (2 x 291,67) / (2 x 543,64) = 0,536


a=k/2+k
= 0,536 / (2 + 0,536)
= 0,211

kc2
kb
kc2

K = 2.kb / 2.kc2 = (2 x 291,67) / (2 x 543,64) = 0,536

D = a x kc2
= 0,211 x 543,64
= 114,9 cm3

85
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Kekakuan Balok-Kolom Interior

kb

kb

K = kb1+kb2 / kc1 = (291,67 + 437,5) / (460,006) = 1,585


a = 0,5. k / 1 + 2.k
= 0,5 x 1,585 / (1 + (2 x 1,585))
= 0,19

kc1

D = a x kc1
= 0,19 x 460,006
= 87,4 cm3

kb

kb

K = 2.kb1 + 2.kb2 / (2.kc2)


= (2 x 291,67 + 2 x 437,5) / (2 x 543,64) = 1,34
kc2
kb

kb

D = a x kc2
= 0,4 x 543,64
= 218,107 cm3

kc2

kb

a=k/2+k
= 1,34 / (2 + 1,34)
= 0,4

kb

K = 2.kb1 + 2.kb2 / (2.kc2)


= (2 x 291,67 + 2 x 437,5) / (2 x 543,64) = 1,34
kc2
kb

kb
kc2

a=k/2+k
= 1,34 / (2 + 1,34)
= 0,4
D = a x kc2
= 0,4 x 543,64
= 218,107 cm3

86
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

Lantai 1
Di= (2 x 64,4) + (2 x 87,4)

= 303,6 cm3

Lantai 2
Di= (2 x 114,9) + (2 x 218,107)= 666,014 cm3
Lantai atap
Di= (2 x 114,9) + (2 x 218,107)= 666,014 cm3
Ec = 4700 x fc'
= 4700 x 25 = 23.500 Mpa = 235.000 Kg/cm2
= 12 Ec / Hk^2
= 12 x 235.000 / 45^2
= 1.392,59 kg
a. Menghitung T Rayleight (Portal Melintang)
=

Vi

. Di

Lantai

Di

Wi (Kg)

Atap

666,014

744.219,9

666,014

303,6

Fi (Kg)

Vi (Kg)

Wi.di2

(cm)

di (cm)

Fi.di

118.317,383 118.317,383

0,127

0,982

717.669,11

116.187,67

858.924,12

93.636,522

211.953,905

0,228

0,855

627.895,005

80.059,226

901.290,894

53.221,556

265.175,461

0,627

0,627

354.323,6

33.369,9

1.699.887,715 229.616,796

T Rayleigh = 63
= 63

Wi .di
g . Fi.di
2

SNI -1726-2002 Pasal 6.2.1.

1.699.887, 715
981 x 229.616,79 6

= 5,47 detik
T rayleigh = 5,47 (20% x 5,47) s/d = 5,47 + (20% x 5,47)
= 4,376 (Tidak OK) s/d = 6,56 (Tidak OK)
T empiris di atas tidak memenuhi syarat ketentuan pasal 6.2

87
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Struktur Beton

Perencanaan Struktur Gedung Rumah Sakit Tahan Gempa

b. Hitung dan Kontrol Kinerja Batas Layan (S) dan Kinerja Batas Limit (M)
S = 0,03 h atau 30 mm
R

S2 = 0,03 4.400 15,53 mm

S1 = 0,03 5.200 18,35 mm


8,5

8,5

M = 0,7 x S x R
Syarat Drift
M = 0,02 x h
M1 = 0,02 x 5.200 = 104 mm
di
Lantai (mm)

M2 = 0.02 x 4.400 = 88 mm

S antar

Syarat

tingkat (mm)

S (mm)

M antar

Syarat

Ket

tingkat (mm)

M (mm)

Ket

Atap

9,82

1,27

15,53

OK

7,556

88

OK

8,55

2,28

15,53

OK

13,566

88

OK

6,27

6,27

18,35

OK

37,3

104

OK

88
Program Lintas Jalur Sarjana Teknik Sipil
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya