Anda di halaman 1dari 4

Pemimpin dan sifat-sifatnya

Perkataan pemipin/leader mempunyai macam pengertian, yaitu:


1) Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan kelebihan di satu bidang , sehingga dia
mampu mempengaruhi orang-orangn lain untuk melakukan bersama-sama melakukan aktivitas-
aktivitas tertentu demi pencapaian satu ataou beberapa tujuan. Jadi pemimpin adalah seotrang yang
memiliki satu atau beberapa kelebihan sebagai predis posisi (bakat yang dibawa sejak lahir), dan
merupakan kebutuhan dari suatu situasi atau zaman, sehingga dia mempunyai kekusaan dan
kewibawaan untuk mengarahkan dan membimbing bawahan. Dia juga mendapatkan pengakuan seta
dukungan dari bawahannya., dan mampu menggerakkan bawahan kea rah tujuan tertentu.
2) Henry pratt Fairchild menyatakan : pemimpin dalam pengertian luas ialah seorang yang memimpin
dengan jalan memprakarsai tingkah lakus social denngan mengarahkan, mengatur, mengorganisis atau
mengontrol usaha/upaya orang lain atau melaluai prestise, kekuasaan atau posisi. Dalam pengertian
terbatas pemimpin ialah seorang yang memibibimbing memimpin dengan bantuan kualitas-kualitas
persuasifnya, dan akseptansi/penerimaan secara sukarela oleh para pengikutnya.
3) John Gage Allee menyatakan : Laeder a guide; a conductor; a commander (pemimpin itu ialah
pemandu, petunjuk, penuntun, komandan)
4) Pemimpin berikut ini lebih menekan kan aspek politisnya, yaitu: pemimpin ialah kepala actual dari
organisasi partai di kota, dusun atau subdivisi-subdivisi/bagian-bagian lain. Sekalipun dia itu secara
nominal (pada namanya )saja dipilh secara langsung atau tidak langsung oleh pemilah-pemilih pemberi
suara partai, secar actual dia sering dipilih oleh klik kecil atau supervisor langsung adri partai. Perbedaan
antara boss( kepala, atasan, majikan)dan pemimpin, sebagian tokoh pemipinya yang melaksanakan
kekuasaan.
Dari beberapa devinisi dapat ditarik kesimpulan :
5) Pemimpin adalah pribadi yang memiliki kecakapan khusus, dengan atau tanpa pengangkatan resmi
dapat mempengaruhi kelompok yang dipimpinnya, untuk melakukan usaha bersama mengarah pada
pencapaian sasaran-sasaran tertentu.
Sifat- sifat pemimpin
Ordway Tead dalam tulisannya mengemukakan 10 sifat pemipin yaitu:
1) Energy jasmaniah dan mental (physical and nervous sinergy)
2) Kesadaran akan tujuan dan arah( A sense of purpose and direction)
3) Antusiasme (anthusiasm; semangat kegairahan, kegembiraan yang besar)
4) Keranahan dan kecintaan (frienlines and affection)
5) Integritas (untegrity, keutuhan, kejujuran, ketulusan hati).
6) Penguasaan teknis( technical mastery)
7) Ketegasan dalam pengambilan keputusan (deciviness)
8) Kecerdasan (intelligence)
9) Ketermpilan mengajar (teaching skill)
10) Kepercayaan (faith)
Kepemimpinan
Berapa devinisi tentang kepemimpinan adalah sebagi berikut:
Benis mengenai kepemimpinan berkata.. the process by which an agent anduces a subordinate to
behave in a desired manner proses dengan mana seorang agen meyebabkan bawahan bertingkah laku
menurut satu cara tertentu )
1. Ordway Tead dalam bukunya Te Art Of Leadership menyatakan kepemimpinan adala kegiatan
mempengaruhi orang orang agra mereka mau bekerja sama untuk mencapei tujuan yang
diinginkan.
2. Goarge R terry dalam bukunya Principle of management berkata kepemimpinan adalah kegiatan
mempengaruhi orang-orang agar meraka suka berusaha mencapai tujuan kelompok.
3. Howard H. Hoyt dalam bukunya aspect of Modern Publiv Administration menytakan
kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhi tingkah laku manusia, kemampuan, onyuk
membimbing orang.
Dari beberapa definisi di atas diketahui, bahwa pada kepemimpinan itu terdapat unsur-unsur:
- Kemapuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok,
- Kemapuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau orang lain
- Untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok
Landasan kepemimpinan :
a) Sifat ratu atau raja: bijaksana, adil, ambeg paramarta, konsekuan dalam janjinya
b) Sifat pandita: membelakangi sifat kemewahan dunia, tidak punya interest-interest, dapat melihat
jauh kedepan/ waskita.
c) Sifat petani: jujur, tekun, ulet,blaka
Pemimpin formal dan informal
Pemimpin formal adalah orang yang oleh organisasi/lembaga tertentu di tunjuk sebagai
pemimpin,berdasarkan keputusan dan pengangkatan resmi untuk memangku suatu jabatan dalam
struktur organisasi, dengan segala hak dan kewajiban yang saling berkaitan denganya, unbtuk mencapai
sasaran organisasi. Maka ciri-ciri pemimpin formal antara lain ialah:
1) Berstatus sebagai pemimpin formal selama mas jabatan tertentu, atas dasar legalitas formal oleh
penunjukan pihak yang berwenang(ada legititas)
2) Sebelum pengangkatannya dia harus memenuhi beberapa persyaratan foerma terlebih dahulu.
3) Ia diberi dukungan oleh organisasi formal untuk menjalankan tugas kewajibannya. Karenma itu dia
selalu memiliki atasan/superiors.
4) Dia bias mencapai promosi atau kenaikan pangkat formal, dan dapoat dimutasikan.
5) Apabila dia melakuakan kesalahan-kesalahan, dia akan dikenai sanjsi dan hukkuman
Pemimpin informal ialah, orang yang tidak mendapatkan pengangkatan formal sebagai pemimpin,
namun karena ia memiliki sejumlah kualitas unggul, dia mencapai kedudukan sebagai orang yang
mampu mempengaruhi kondisi psikis dan perilaku suatu kelompok atau masyrakat.
Ciri-ciri pemimpin informal
1) Tidak memiliki penunjukan formal atau legitimitas sebagai pemimpin
2) Kelompok masyarakat atau rakyat menunjuk dia sebagai pemimpin, dan mengakuinya sebagia
pemimpin
3) Dia tidak memndapat dukungan dari suatau organisasi formal dalam menjalankan tugas
kepemimpinannya
4) Biasanya tidak memndapatkan imabalan/jasa atau imbalan atau jasa itu diberikan secara sukarela
5) Tidak dapat dimutasikan, tidak pernah mencapia promosi dan tidak memilaii tasasn. Dia tidak perlu
memiliki persyaratan fpormal tertentu
6) Apabila ia melakukan kesalahn, dia tidak dapat dihukum; hanya saja respek orang terhadap dirinya
berkurang, pribadinya tidak diakui, atau dia ditinggalkan oleh masanya
Secara ringkas bahwa baik pemimpin formal atau informal itu dapat menduduki jabatan
kepemimpinanya disebabkan oleh factor-faktor dibawah ini:
1. Penunjukan dan penetapan dari atasan
2. Karena warisan kedudukanya turun menurun
3. Karena dipilih oleh pendukung dan pengikutnya
4. Karena pengakuan tidak resmi dari bawahan.
5. Karena kelebihannya memiliki beberapa kualitas pribadi.
6. Karena tuntutan situasi0kondisi kebutuhan zaman.