Anda di halaman 1dari 4

53 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. http://www.sacs.ucsf.edu/home/cooper/Anat118/GI-Glands/pancreas/pancreas-
acinus.jpg. 20 Agustus 2006.

Anonim. http://www.fccj.org/campuses/north/lac/digestive_system/pancreas.html. 23
Mei 2006.

Anonim.http://images.search.yahoo.com/search/images?p=structure+of+alloxan&
ei. 20 Desember 2006.

Anonim. www.chemblink.com/structures/520-36-5.gif. 20 Desember 2006.

A. Boedisantoso R., Imam Subekti. 2002. Kompliksasi akut diabetes mellitus.
Dalam : Penatalaksanaan diabetes mellitus terpadu. Jakarta : FKUI. h. 161.

Andy Wijaya. 1999. Free radicals and antioxidant status. In : Jakarta diabetes
meeting 1996, 1997, 1998. Jakarta : Pusat Informasi dan Penerbitan Bagian
Ilmu Penyakit Dalam FKUI. h.10-3

Arif Mansjoer, Kuspuji Triyanti, Rakhmi Savitri, Wahyu Ika Wardhani, Wiwiek
Setiowulan. 2001. Metabolik endokrin. Dalam : Kapita selekta kedokteran.
Jakarta : Media Aesculapius FKUI. h. 580-86.

Arlani. 2005. Pengaruh ekstrak kacang buncis (Phaseolus vulgaris) terhadap
penurunan kadar glukosa darah pada tikus y ang diinduksi aloksan.
Askandar Tjokroprawiro. 2001. Hidup sehat dan bahagia bersama diabetes.
Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. h. vii.

Budi Kresnady & Tim Lentera. 2003. Khasiat dan manfaat brotowali si pahit
yang menyembuhkan. Jakarta : Agromedia Pustaka. h. 34, 40.

Bunting, D.L. 1996. Massive insulin resistance and the treatment with IGF-I and
IGF-II. http://intmedweb.wfumbc.edu/grand_rounds/1996/igf.html.13
September 2006.

Davis, S.N., Granner, D.K. 2001. Insulin, oral hypoglicemic agents, and the
pharmacology of the endocrine pancreas. In : Goodman and Gilmans the
Universitas Kristen Maranatha
54
pharmalogical basis of therapeutics, 10th ed. New York : McGraw-Hill. p.
1686.

Depkes. 1978. Materia medika Indonesia. Jilid II. (tp). h. 91-3
Djoko Wahono Soeatmadji, 2006. Radikal bebas dan penatalaksanaan diabetes
tipe 2. http://www.tempo.co.id./Medika/arsip/052001/keg-3.html. 21
Desember 2006.
Dweck A. C., (tt). A review of andawali.
http://www.dweckdata.com/published_papers/Tinospora_crispa.pdf.18
September 2006.

Edi Sugiyanto. 2004. Patogenesis diabetes mellitus tipe 2. Medika No.2 Tahun
XXX. Jakarta : PT.Grafiti Medika Pers. h. 100.

Ganong W. F. 2003. Fungsi endokrin pankreas dan pengaturan metabolisme
karbohidrat. Dalam : Buku ajar fisiologi kedokteran, edisi 20. Jakarta : EGC.
h. 323, 331.

Granner D. K. 2003. Hormon pankreas dan traktus gastrointestinal. Dalam :
Murray R. K., Mayes P. A., Rodwell V. W. eds. Biokimia Harper, edisi 25.
Jakarta : EGC. h. 581, 586, 593.

Hafiz Soewoto. 2001. Antioksidan eksogen sebagai lini pertahanan kedua dalam
menanggulangi peran radikal bebas. Dalam : Kursus penyegar 2001.
Radikal bebas dan antioksidan dalam kesehatan dasar, aplikasi, dan
pemanfaatan bahan alam. Jakarta : Bagian Biokimia FKUI. h. 1-25.
Halliwell, B., Gutteridge, J.M.C. 1991. Free radicals and toxicology. In : Free
radicals in biology and medicine. 2
nd
edition. New York : Oxford. p.310-4.
Harborne J.B. 1996. Senyawa fenol dalam metode fitokimia, terbitan kedua.
Bandung : Penerbit ITB. h. 70.
Hardjono Sastrohamidjojo. 1996. Alkaloid dalam sintesis bahan alam, cetakan
pertama. Yogyakarta : Gajah Mada University Press. h. 208.
Imam Subekti. 2002. Apa itu diabetes : Patofisiologi, gejala, dan tanda. Dalam :
Sidartawan Soegondo, Pradana Soewondo, eds. Penatalaksanaan diabetes
mellitus terpadu. Jakarta : Balai Penerbit FKUI. h. 251.
Universitas Kristen Maranatha
55
Kelompok Kerja Ilmiah Phyto Medica. 1993. Antidiabetes. Dalam : Penapisan
farmakologi, pengujian fitokimia & pengujian klinik. (tp). h. 16-17.

Khemas Ali Hanafiah. 1991. Rancangan percobaan, teori, dan aplikasi. Jakarta :
Rajawali Press.

Markham K.R. 1988. Cara mengidentifikasi flavonoid. Bandung : Penerbit ITB. h.
15.

Mills S., Bone K., 2002. Principles of Herbal Pharmacology. In : Principles and
practise of phytotherapy modern herbal medicine. Toronto : Churchill
Livingstone. p. 32-34.

Nolte M. S., and Karam J. H. 2001. Hormon pankreas dan obat anti diabetes.
Dalam : Katzung B. G. ed. Farmakologi dasar dan klinik. h. 671,672,693,
699.

Prapti Utami dan Tim Lentera. 2005. Tanaman obat untuk mengatasi diabetes
mellitus. Jakarta : Agromedia Pustaka. h. 1, 2, 6, 12-3, 24.

PERKENI. 2006. Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes mellitus di
Indonesia. Jakarta : Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit
Dalam FKUI. h. 1-19.

Powers A. C. 2005. Diabetes mellitus. In : Harrison, et al. Harrisons Principles
of internal medicine, volume II, 10
th
ed. USA : McGraw-Hill. p. 2152-3.

Ratna Mardiati. 2000. Buku kuliah faal endokrin. Jakarta : CV. Sagung Seto. h.
41-46.

Robinson T. 1995. Kandungan organik tumbuhan tinggi. Bandung : Penerbit ITB.
h. 192-3.

Sarwono Waspadji. 2002. Diabetes mellitus : Mekanisme dasar dan
pengelolaannya yang rasional. Dalam : Penatalaksanaan diabetes mellitus
terpadu. Jakarta : FKUI. h.34.

Setiawan Dalimartha. 2005. Ramuan tradisional untuk pengobatan diabetes
mellitus. Jakarta : Penebar Swadaya. h. 21, 26, 30-1, 38, 78.
Universitas Kristen Maranatha
56
Sidartawan Soegondo. 2002. Prinsip pengobatan diabetes, insulin, dan obat
hipoglikemik oral. Dalam : Penatalaksanaan diabetes mellitus terpadu.
Jakarta : FKUI. h. 113.

Shirley Ivonne Moningkey. 2000. Epidemiologi diabetes mellitus dan
pengendaliannya. Dalam : Medika No. 3 Tahun XXVI. Jakarta : PT. Grafiti
Medika Pers. h. 189-190.

Snell R. S. 1997. Abdomen bagian II : Rongga abdomen. Dalam : Anatomi klinik
untuk mahasiswa kedokteran, bagian 1, edisi 3. Jakarta : EGC. h.266-68.

Sudarsono, et al. 1996. Tinospora crispa (L.) Miers. (Menispermaceae) Brotowali.
Dalam : Tumbuhan obat. Yogyakarta : Pusat Penelitian Obat Tradisional
UGM.. h.144-49.
Suharmiati. 2003. Pengujian bioaktivitas anti diabetes mellitus tumbuhan obat.
Dalam : Cermin Dunia Kedokteran No.140. Jakarta : Grup PT. Kalbe Farma.
h.8.
Wells L. (tt). IGF-1 and Diabetes. http://www.hgh-pro.com/igf-1.html.6 Agustus
2006.