Anda di halaman 1dari 6

Alkil Benzena

Posted on January 24, 2011 by tuwiitii


Industri petrokimia dibagi menjadi dua bagian besar :
Industri Petrokimia Hulu (upstream petrochemical) : Masih berupa produk dasar
(produk primer dan produk antara (produk setengah jadi
Industri Petrokimia Hilir (downstream petrochemical : !erupa produk akhir dan atau
produk jadi
"#ki# ben$ene merupakan produk antara (produk setengah jadi pada industri petrokimia dan
diproduksi me#a#ui ja#ur aromati%&
'enyawa hidrokarbon tak jenuh yang mempunyai ikatan atom ( sik#is, berupa ikatan
atom antara () * (+, seperti ben$ena, to#uena, ,i#ena, d##
'angat reakti- sehingga mudah bereaksi dan terpo#imerisasi&
Menghasi#kan !en$ena, .o#uena dan /i#ena(!./ sebagai hasi# utama, serta
sik#oheksana ((0/ sebagai produk samping&
Aromatik dengan Bahan Baku Nafta
0idrokarbon aromatik (!./ dihasi#kan me#a#ui proses %ata#yti% re-orming, dengan na-ta
sebagai bahan baku dan kata#is p#atina, pada suhu 4102100
o
(
Reaksi pembentukan benzena : dehidrogenasi hidrokarbon sik#opara-in

Proses Pembentukan !./ (hidrokarbon aromati%
Produk 0u#u Ja#ur "romatik (produk ben$ene antara #ain me#ai% anhydride, po#istirena, deterjen,
-eno#, akri#onitri#, sik#oheksana, k#oro ben$ena, d##&
eter!en
3etergen merupakan sa#ah satu produk industri yang sangat penting da#am kehidupan sehari2
hari, terutama untuk keper#uan rumah tangga dan industri& 3etergen dapat berbentuk %air, pasta,
atau bubuk yang mengandung konstituen bahan akti- pada permukaannya dan konstituen bahan
tambahan&
Produk yang disebut deterjen ini merupakan pembersih sintetis yang terbuat dari bahan2bahan
turunan minyak bumi& 3ibanding dengan produk terdahu#u yaitu sabun, deterjen mempunyai
keunggu#an antara #ain mempunyai daya %u%i yang #ebih baik serta tidak terpengaruh o#eh
kesadahan air&
Proses pembuatan detergen dimu#ai dengan membuat bahan penurun tegangan permukaan,
misa#nya : p*a#ki#ben$ena su#-onat dengan gugus a#ki# yang sangat ber%abang disintesis dengan
po#imerisasi propi#ena dan di#ekatkan pada %in%in ben$ena dengan reaksi a#ki#asi 4riede#*(ra-t
'u#-onasi, yang disusu# dengan pengo#ahan dengan basa&
3etergen pertama yang dihasi#kan yaitu natrium #auri# su#-at (5'6 yang berasa# dari #emak
tri#ausi# yang kemudian direduksi dengan hidrogen dibantu dengan kata#is& 'ete#ah itu,
direaksikan dengan asam su#-at #a#u dinetra#isasi& 7arena proses produksinya yang maha#, maka
penggunaan 5'6 ini tidak di#anjutkan&
Industri deterjen se#anjutnya dikembangkan dengan menggunakan a#ki# ben$ena su#-onat ("!'&
"kan tetapi, "!' ini memi#iki dampak negati- terhadap #ingkungan karena mo#eku# "!' ini
tidak dapat dipe%ahkan o#eh mikroorganisme sehingga berbahaya bagi persediaan sup#ai air
tanah& 'e#ain itu, busa dari "!' ini menutupi permukaan air sungai sehingga sinar matahari tidak
bisa masuk pada dasar sungai yang dapat menyebabkan biota sungai menjadi mati dan sungai
menjadi ter%emar& Perkembangan se#anjutnya "!' diganti dengan #inear a#ki# su#-onat (6"'&
3etergen ini memi#iki rantai karbon yang panjang dan dapat dipe%ahkan o#eh mikroorganisme
sehingga tidak menimbu#kan busa pada air sungai& "kan tetapi, 6"' juga memi#iki kekurangan
yaitu dapat membentuk -eno#, suatu bahan kimia bera%un
Pada umumnya, deterjen mengandung bahan2bahan berikut:
1& Surfaktan (surface active agent) merupakan $at akti- permukaan yang mempunyai ujung
berbeda yaitu hydrophi#e (suka air dan hydrophobe (suka #emak& !ahan akti- ini
ber-ungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat me#epaskan kotoran yang
menempe# pada permukaan bahan& 'ur-aktant ini baik berupa anioni% ("#ky# !en$ene
'u#-onate8"!', 6inier "#ky# !en$ene 'u#-onate86"', "#pha 9#ein 'u#-onate8"9',
7ationik (:aram "mmonium, 5on ioni% (5ony# pheno# po#yetho,y#e, "mphoterik
("%y# ;thy#enediamines
2& Builder (Permbentuk) ber-ungsi meningkatkan e-isiensi pen%u%i dari sur-aktan dengan
%ara menon2akti-kan minera# penyebab kesadahan air& !aik berupa Phosphates ('odium
.ri Po#y Phosphate8'.PP, "setat (5itri# .ri "%etate85.", ;thy#ene 3iamine .etra
"%etate8;3.", 'i#ikat (<eo#it, dan 'itrat (asam sitrat&
=& Filler (pengisi) ada#ah bahan tambahan deterjen yang tidak mempunyai kemampuan
meningkatkan daya %u%i, tetapi menambah kuantitas atau dapat memadatkan dan
memantapkan sehingga dapat menurunkan harga& (ontoh : 'odium su#-ate
4& Additives ada#ah bahan sup#emen8 tambahan untuk membuat produk #ebih menarik,
misa#nya pewangi, pe#arut, pemutih, pewarna dan sebagainya yang tidak berhubungan
#angsung dengan daya %u%i deterjen& "dditi>es ditambahkan #ebih untuk maksud
komersia#isasi produk& (ontoh : ;n$yme, !ora,, 'odium %h#oride, (arbo,y Methy#
(e##u#ose ((M( dipakai agar kotoran yang te#ah dibawa o#eh detergent ke da#am #arutan
tidak kemba#i ke bahan %u%ian pada waktu men%u%i (anti ?edeposisi& @angi * wangian
atau par-um dipakai agar %u%ian berbau harum, sedangkan air sebagai bahan pengikat&
!erdasarkan senyawa organik yang dikandungnya, detergen dike#ompokkan menjadi :
1& 3etergen anionik (3"I
Merupakan detergen yang mengandung sur-aktan anionik dan dinetra#kan dengan a#ka#i&
3etergen ini akan berubah menjadi partike# bermuatan negati- apabi#a di#arutkan da#am
air& !iasanya digunakan untuk pen%u%i kain& 7e#ompok utama dari detergen anionik
ada#ah :
?antai panjang (ber#emak a#koho# su#-at
"#ki# ari# su#-onat
9#e-in su#-at dan su#-onat
1& 3etergen kationik
Merupakan detergen yang mengandung sur-aktan kationik& 3etergen ini akan berubah
menjadi partike# bermuatan positi- ketika ter#arut da#am air, biasanya digunakan pada
pe#embut (so-tener& 'e#ama proses pembuatannya tidak ada netra#isasi tetapi bahan2
bahan yang mengganggu dihi#angkan dengan asam kuat untuk netra#isasi&
2& 3etergen nonionik
Merupakan senyawa yang tidak mengandung mo#eku# ion sementara, kedua asam dan
basanya merupakan mo#eku# yang sama& 3etergen ini tidak akan berubah menjadi
partike# bermuatan apabi#a di#arutkan da#am air tetapi dapat bekerja di da#am air sadah
dan dapat men%u%i dengan baik hampir semua jenis kotoran&
=& 3etergen "m-oterik
3etergen jenis ini mengandung kedua ke#ompok kationik dan anionik& 3etergen ini
dapat berubah menjadi partike# positi-, netra#, atau negati- bergantung kepada p0 air
yang digunakan& !iasanya digunakan untuk pen%u%i a#at2a#at rumah tangga&
Menurut kandungan gugus akti-nya maka detergen dik#asi-ikasikan sebagai berikut :
1& 3etergen jenis keras
3etergen jenis keras sukar dirusak o#eh mikroorganisme meskipun bahan tersebut
dibuang akibatnya $at tersebut masih akti-& Jenis ini#ah yang menyebabkan pen%emaran
air&
(ontoh: "#ki# !en$ena 'u#-onat ("!'&
"!' merupakan suatu produk deri>at a#ki# ben$en& Proses pembuatan "!' ini ada#ah
dengan mereaksikan "#ki# !en$ena dengan !e#erang .rioksida, asam 'u#-at pekat atau
9#eum& ?eaksi ini menghasi#kan "#ki# !en$ena 'u#-onat& Jika dipakai 3odeki# !en$ena
maka persamaan reaksinya ada#ah
()01(12021 A '9= B ()04(12021'9=0 (3odeki# !en$ena 'u#-onat
?eaksi se#anjutnya ada#ah netra#isasi dengan 5a90 sehingga dihasi#kan 5atrium 3odeki#
!en$ena 'u#-onat
1& 3etergen jenis #unak
3etergen jenis #unak, bahan penurun tegangan permukaannya mudah dirusak o#eh
mikroorganisme, sehingga tidak akti- #agi sete#ah dipakai &
(ontoh: 6auri# 'u#-at atau 6auri# "#ki# 'u#-onat& (6"'&
Proses pembuatan (6"' ada#ah dengan mereaksikan 6auri# "#koho# dengan asam 'u#-at
pekat menghasi#kan asam 6auri# 'u#-at dengan reaksi:
(1202190 A 02'94 B (120219'9=0 A 029
"sam 6auri# 'u#-at yang terjadi dinetra#isasikan dengan #arutan 5a90 sehingga
dihasi#kan 5atrium 6auri# 'u#-at&

Pembuatan deter!en Alkil benzene
"#ki# ari# su#-onat terbentuk dari su#-onasi a#ki# ben$ena, a#ki# ben$ena mengandung inti dengan
satu atau #ebih rangkaian a#i-atik (a#ki#& Inti a#ki# ben$ena bisa ben$ena, to#uene, ,y#ena, atau
-eno#& "#ki# ben$ena yang biasa digunakan ada#ah jenis 33! (deode%i# ben$ena&
Pembuatan deode%i# ben$ena (()0)(12021 di#akukan dengan a#ki#asi ben$ena dengan a#kena
((12024 dibantu dengan kata#is asam& "#ki#asi ben$ena kemudian di#akukan reaksi 4iede#2(ra-t&
3etergen a#ki# ben$ena yang dihasi#kan me#a#ui proses 4iede#2(ra-t mem#iki si-at degradasi
bio#ogis yang buruk karena terdapat =00 isomer dari propi#en tetramer&