Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Dalam era modern saat ini, mengakibatkan adanya perubahan teknologi,

ekonomi dan sosial budaya. Pada sektor perekonomian di Indonesia mempunyai


kesempatan yang seluas luasnya untuk maju lebih berkembang. Keberadaan pasar
bebas yang telah dicanangkan merupakan wujud nyata dari kesempatan yang
diberikan oleh

dunia. Tak ada

lagi pembatasan

yang mengikat

dalam

mengembangkan usaha usaha di Indonesia.


Surabaya adalah kota terbesar kedua yang berkembang pesat di Indonesia
setelah kota Jakarta. Dengan jumlah penduduk metropolisnya yang mencapai 4 juta
jiwa. Surabaya merupakan pusat perkembangan bisnis, perdagangan, industri, dan
pendidikan di kawasan Indonesia timur. Perkembangan bisnis kesehatan yang pesat
saat ini dalam bidang bisnis spa yang telah menjamur di Surabaya dan kota kota
besar di Indonesia. Banyak sekali yang menawarkan fasilitas fasilitas yang meliputi
perawatan rambut, perawatan tubuh dan perawatan wajah. Peminatnya adalah para
wanita wanita yang memiliki rutinitas yang sangat tinggi dan padat, baik itu
kegiatan yang dilakukan diluar rumah seperti bekerja di kantor maupun kegiatan
didalam rumah seperti mengurus anak, memasak, merapikan dan membersihkan
rumah, sehingga itu yang menyebabkan mereka menjadi stres . Hal ini yang
menyebabkan semakin banyak wanita yang peduli akan kecantikan dan kebugaran
untuk menunjang penampilannya
Salah satu solusinya yaitu mengunjungi tempat tempat perawatan tubuh
seperti spa. Spa sudah menjadi perkembangan gaya hidup masyarakat kota, yang
mana banyak sekali macam macam jenis spa, seperti day spa, sport spa, resort spa,
tradisional spa. Di Indonesia telah banyak spa yang ditunjukan untuk orang dewasa
dengan suasana tradisional dan natural. Dikarenakan aktifitas yang padat dan
tuntutan peran yang tinggi, para wanita perlu meluangkan waktu sejenak untuk rileks
dan menyegarkan pikiran. Akan tetapi, belum banyak fasilitas spa untuk bayi dan

anak yang menyediakan suasana berbeda. Dengan demikian hal ini akan bisa terjadi
pada sejumlah bayi dan anak di Indonesia.
Sekitar awal tahun 2009 banyak spa bayi yang bermunculan mengakibatkan
para owner berpikir lebih kreatif untuk menciptakan konsep yang berbeda dari spa
bayi yang sudah ada. Hal ini sudah tentu untuk menarik perhatian pengunjung
khususnya bagi anak - anak. Pada umumnya, para owner spa bayi terlebih dahulu
meriset atau mensurvei apa yang menjadi tren dan kebiasaan kebiasaan masyarakat
atau anak anak. Bayi dan anak anak kebanyakan suka dengan sesuatu yang baru
dan berbeda dari yang sudah ada.
Hal itu dijadikan sebagai alasan dasar mengapa Little Bee Spa Bayi berada di
daerah perumahan kertajaya Surabaya, yang dianggap sangat strategis. Apalagi
diperkuat dengan nuansa atau tema lebah, tema lebah yang seluruh karakter lebah
dan rumah lebah dengan baik seakan menegaskan bahwa spa bayi ini berusaha
mendekatkan pengunjung kepada nuansa atau tema lebah dari Little Bee Spa Bayi
Surabaya ini. Sehingga, dapat disimpulkan apa keinginan pasar konsumen dan hal
apa yang dapat membuat spa bayi ini mempunyai potensi yang besar di dunia bisnis.
Melalui beberapa analisa, Little Bee Spa Bayi menawarkan fasilitas yang berbeda.
Terdapatnya area spa bayi dan massage, toodler kids cut serta tambahan fasilitas
sebuah cafe dan area display atau gallery pada Little Bee Spa Bayi.
1.1.1.

Pengertian Spa

Spa merupakan suatu singkatan kata yang berasal dari kata Solus Per Aqua
(Solus = Pengobatan atau Perawatan Per = Dengan dan Aqua = Air).
SPA adalah perawatan kesehatan menggunakan sarana air. Pada dasarnya
perawatan spa menggunakan rendaman air, air mengalir, pancuran disertai ramuan
rempah atau memanfaatkan sumber air panas yang mengandung mineral tertentu dan
memberikan dampak memelihara, meningkatkan ataupun memulihkan kesehatan
(Amrullah H. Siregar).

1.1.2.

Pentingnya Spa bagi Bayi dan Anak


Dewasa ini perawatan spa bukan lagi hanya untuk orang dewasa akan
tetapi sekarang ada yang menawarkan perawatan bagi bayi dan anak anak,
dikarenakan banyak sekali fasilitas yang menawarkan perawatan untuk bayi dan anak
mulai dari umur 2 bulan samapi 12 tahun. Perawatan yang dilakukan dengan cara
melalui dari baby massage atau pijatan selama 30menit lalu baby swim atau berenang
kemudian diberi pijatan kembali selama 15menit.
Perawatan spa bagi bayi dan anak anak sangat beda perlakuannya
dengan perawatan spa bagi orang dewasa. Perawatan ini sangat bermanfaat bagi
kesehatan dan motorik sang bayi, dikarenakan di jaman sekarang aktifitas sang bayi
dan anak anak mulai bermacam macam. Anak usia 3 tahun yang dituntut untuk
mengikuti kegiatan di dalam rumah seperti mengerjakan tugas rumah maupun
kegiatan diluar rumah seperti sekolah dan kursus, meskipun tempat kursus itu
dikemas semenarik mungkin dengan cara bermain. Pada saat mengikuti kegiatan,
anak anak harus bisa mengikuti materi dengan baik dan harus bisa beradaptasi
dengan lingkungan baru mereka, yang dapat menyebabkan timbulnya stres dini pada
tiap bayi dan anak di usia mereka. Hal inilah sering terjadi pada orang tua, mereka
kurang memperhitungkan bahwa seorang anak dapat mengalami stres yang
berdampak pada psikologi anak.
Stress adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses
berpikir dan kondisi seseorang (Handoko, 1997:200). Stress yang terlalu besar dapat
mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya. Stres muncul
ketika seseorang melakukan penyesuaian diri terhadap suatu peristiwa atau situasi.
Akan tetapi tidak semua peristiwa atau situasi dapat menimbulkan stress. Ada dua
faktor yang mengakibatkan suatu situasi atau peristiwa menimbulkan stres yaitu yang
berhubungan dengan situasi yang dialami oleh individu (Lazarus dalam Safarino,
1998).
Namun demikian yang mengalami stres itu anak, biasanya pemikiran
orang tua yang berkesimpulan bahwa anak butuh hiburan buka perawatan yang biasa
dilakukan oleh orang dewasa. Tetapi pola pemikiran itu tidak selalu benar, karena

anak anak juga perlu melakukan perawatan tubuh, wajah dan rambut. Agar anak
juga dapat rileks dan berkurang stresnya dengan cara melakukan perawatan dan
relaksasi dimana pun tempatnya, disertai dengan suasana yang mendukung dan
fasilitas fasilitas yang menarik bagi anak anak. Perawatan tersebut yang bertujuan
untuk membuat bayi dan anak agar menjadi tenang dan melepas ketegangannya.
Perawatan spa untuk bayi berusia diatas dua bulan hingga usia dua tahun
yaitu menekankan pada bayi untuk berenang atau baby swim dengan menyediakan
kolam kecil untuk melatih system motorik bayi dengan membiarkan sang bayi
menggerakan tangan dan kaki kurang lebih selama 15 menit. Baby swim ini memang
perawatan yang dikhususkan untuk bayi dibawah dua tahun dengan tujuan untuk
merasang aktifitas sang bayi dan melatih otot otot secara aman.
Selain aktifitas perawatan baby swim atau berenang, sang bayi akan
diberikan pijatan keseluruh tubuh untuk mengetahui beberapa titik masalah yang
mungkin terjadi pada bayi. Dengan memberi sentuhan atau raba, maka indra yang
aktif berfungsi sejak dini atau saat bayi dalam kandungan. Manfaat perawatan spa
bagi sang bayi berupa :
a. Kualitas tidur bayi lebih efektif.
b. Merangsang otak bayi untuk berpikir dengan merasakan sentuhan dari
ibunya dan perubahan suhu yang ditimbulkannya.
c. Emosi orangtua dan anak juga terbangun dengan rutin menjalani ritual
kesehatan.
d. Menstimulasi motorik.
e. Meningkatkan kesiagaan dan mengurangi depresi.
f. Merangsang fungsi pencernaan dan pernapasan.
1.1.3.

Perkembangan Spa Bayi dan Anak di Surabaya


Spa merupakan salah satu tren bisnis yang berkembang di kota kota

besar di Indonesia, terutama di Surabaya. Di Surabaya terdapat banyak perawatan

spa yang tersebar dimana mana, tetapi pada umumnya untuk remaja dan dewasa,
untuk perawatan spa yang diruntukkan bagi bayi dan anak anak masih tergolong
sangat sedikit. Suasana yang dihadirkan belum mencerminkan karakteristik anak
anak. Suasana ruang pada fisik bangunan interior sangat berpengaruh pada kondisi
sang bayi dan anak anak, karena memiliki kebutuhan kebutuhan yang sifat
karakteristiknya sangat berbeda dengan orang dewasa. Suasana ruang dan elemen
interiornya harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi sang bayi.
Selain itu, letak perawatan spa khusus bayi terdapat di pusat perbelanjaan
merupakan pemilihan tempat yang strategis. Karena pada saat sang ibu sedang
berbelanja, mereka cenderung menitipkan sang bayi kepada baby sitter mereka untuk
menemani sang anak untuk melakukan perawatan. Pada saat itu para pengantar
merasakan kesulitan saat menunggu, dengan sirkulasi yang tidak baik. Meskipun spa
baby berada di pusat perbelanjaan, sebaiknya perlu diperhatikan juga suasana interior
yang berkarakter dengan fasilitas fasilitasnya yang memadai akan begitu dapat
menjadi pusat perhatian oleh pengunjung.
Maka dari itu, Little Bee Baby Spa yang terletak di Perumahan Kertajaya
Surabaya, merupakan daerah perumahan yang sangat strategis dengan didukung
daerah sekitarnya. Memberikan suasana interior dengan ciri karakteristik anak anak
dan memberikan fasilitas yang nyaman dan aman bagi sang bayi. Menikmati fasilitas
yang diberikan sebuah perawatan spa yang ditujukkan pada bayi dan anak berusia
dari umur 2 bulan sampai 12 tahun dengan golongan menengah keatas, dengan biaya
perawatan yang cukup mahal. Pada saat anak berusia 2 bulan sampai 12 tahun
merupakan masa masa yang sebagian besar mengalami permasalahan yang di
hadapinya yang telah berdampak pada psikologis bayi dan anak yang berasal dari
segala sesuatu kegiatan yang mereka lakukan.
Akan tetapi bayi dan anak yang melakukan perawatan spa, perlu
didampingi oleh para orang tuanya atau perawatnya. Hal ini dikarenakan untuk
mencegah terjadinya hal hal yang tidak mereka inginkan pada anaknya, dan anak
pun tetap mendapatkan ruangan secara khusus untuk melakukan sebuah perawatan
dengan nyaman dan aman.

Berdasarkan hal yang telah diriset diatas maka terbentuknya sebuah


konsep dengan judul Desain Interior Little Bee Baby Spa di Surabaya dengan Tema
Lebah. Agar tema lebah dan suasana modern colourful dapat tercipta dan
diaplikasikan dalam suatu interior Baby Spa.
1.2.
1.2.1.

Tema dan Judul


Tema
Sebuah pusat Baby Spa yang terletak di daerah perumahan Surabaya,

interior Little Bee Baby Spa mengusung tema yang memadukan antara bentukkan
modern dan analogi lebah, agar tercipta suasana lebah dalam interior baby spa yang
berpengaruh pada psikologis bayi. Agar dapat dinikmati oleh bayi dan anak dengan
mengutamakan unsur kenyamanan.

1.2.2.

Judul
Judul dari perancangan ini adalah Desain Interior Little Bee Baby Spa di

Surabaya dengan Tema Lebah.

1.2.3.

1.2.3.1.

Definisi Judul
Pengertian judul secara teminology adalah sebagai berikut :

Definisi Desain Interior


A. Menurut Wikipedia.org
Desain Interior merupakan sebuah profesi di bidang kreatif dengan
solusi solusi teknis yang diterapkan kedalam struktur yang dibangun,
untuk mencapai lingkungan interiornya. solusi ini fungsional,
diantaranya untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan budaya
penghuninya serta memunculkan kesan estetik dalam rumah yang
menarik. desain diciptakan untuk merespon terhadap adanya peraturan
yang ditentukan yaitu untuk mendorong prinsip2 kelestarian
lingkungan.

B. Menurut Mata Kuliah Program Studi Desain Interior


Salah satu bidang studi keilmuan yang diasarkan pada ilmu desain.
Bidang keilmuan ini bertujuan untuk dapat menciptakan suatu
lingkungan

binaan

(ruang

dalam)

beserta

elemen-elemen

pendukungnya, baik fisik maupun non fisik, sehingga kualitas


kehidupan manusia yang berada didalamnya menjadi lebih baik.
C. Menurut D.K. Ching, 2005
Desain interior adalah merencanakan, menata, dan merancang ruangruang interior dalam bangunan.
D. Menurut Kamus Bahasa Indonesia
Desain : [n] (1) kerangka bentuk; rancangan: -- mesin pertanian itu
dibuat oleh mahasiswa fakultas teknik; (2) motif; pola; corak:
-- batik Indonesia banyak ditiru di luar negeri
Interior : [n] (1) bagian dalam gedung (ruang dsb); (2) tatanan perabot
(hiasan dsb) di dl ruang dalam gedung dsb
Kesimpulan, Desain Interior adalah Rancangan bagian dalam gedung
(ruang dsb).
E. Menurut Sachari
Desain interior adalah profesi yang mengkaji dan mempelajari desain
ruang dalam sebuah bangunan dengan berbagai pendekatan dan
pertimbangan baik dari fungsi ruang, suasana, elemen estetis,
pemilihan material, sosial budaya serta gaya hidup hingga
pertimbangan - pertimbangan teknis penataan ruang.

Berdasarkan keterangan definisi desain interior diatas dapat disimpulkan,


yaitu Perencanaan atau merancang suatu karakter bangunan interior maupun
eksterior harus memikirkan dari berbagai pendekatan dan mempertimbangkan baik
dari semua aspek dan fungsi ruang. Serta gaya hidup hingga mempertimbangkan
teknis penataan hingga mencapai lingkungan interiornya yang fungsional.

1.2.3.2.

Definisi Baby
A. Menurut Ilmu Jiwa Modern, sesudah tahun 1990
Anak bukanlah orang dewasa dalam bentuk kecil tetapi anak adalah
anak yang mempunyai dunia sendiri yang sangat berbeda dengan
1.2.3.3.

dunia dewasa.
B. Menurut Merriam Websters Collegiate Dictionary
Anak atau Child : Manusia dalam usia antara bayi sampai remaja.

Definisi Spa
A. Menurut www.wikipedia.org
Istilah spa, berasal dari kota Spa di Belgia, secara tradisional
digunakan untuk menunjuk sebuah tempat di mana air yang diyakini
memiliki sifat menyehatkan terdapat. Ini biasanya adalah sebuah
pemandian air panas atau mineral.
B. Menurut Amrullah H. Siregar
Spa merupakan suatu singkatan kata yang berasal dari kata Solus
Per Aqua. (Solus = Pengobatan atau Perawatan Per = Dengan dan
Aqua = Air)
SPA adalah perawatan kesehatan menggunakan sarana air. Pada
dasarnya perawatan spa menggunakan rendaman air, air mengalir,
1.2.3.4.

pancuran disertai ramuan rempah atau memanfaatkan sumber air


panas yang mengandung mineral tertentu dan memberikan dampak
memelihara, meningkatkan ataupun memulihkan kesehatan.

Definisi Suasana atau Tema


A. Menurut Sumber Kamus Besar Bahasa Indonesia
Keadaan sekitar sesuatu atau di lingkungan sesuatu, keadaan suatu
peristiwa.
Kepekaan

terhadap,

kewaspadaan

atas,

atau

kemampuan

menyatakan adanya pergeseran yang kecil sekali tentang makna,


perasaan atau nilai.

1.2.3.5.

Definisi Lebah
A. Menurut www.thefreedictionary.com
Taman atau pagar untuk mengatur sarang, sebuah kegiatan
perlebahan.
B. Menurut Sumber Kamus Besar Bahasa Indonesia
Serangga berbulu, bersayap empat dan hidup dr madu kembang.
C. Menurut www.wikipedia.org
Lebah merupakan sekelompok besar serangga yang dikenal karena
suka hidup berkelompok meskipun sebenarnya tidak semua lebah
bersifat demikian. Semua lebah masuk dalam suku atau familia
Apidae (ordo Hymenoptera : serangga bersayap selaput). Di dunia
terdapat kira-kira 20.000 spesies lebah dan dapat ditemukan di
setiap benua, kecuali Antartika.
Sebagai serangga, ia mempunyai tiga pasang kaki dan dua pasang
sayap. Lebah membuat sarangnya di atas bukit, di pohon kayu dan
1.2.3.6.

pada atap rumah. Sarangnya dibangun dari malam yang terdapat


dalam badannya. Lebah memakan nektar bunga dan serbuk sari.

Definisi Surabaya
A. Menurut www.wikipedia.org
Menurut Wikipedia

Indonesia,

ensiklopedia

bebas

berbahasa

Indonesia :
.adalah ibukota provinsi Jawa Timur, Indonesia. Surabaya merupakan
kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dengan jumlah penduduk
metropolisnya yang lebih dari empat juta jiwa, Surabaya merupakan pusat
bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di kawasan timur Pulau Jawa
dan sekitarnya.
Surabaya merupakan wilayah kedua dengan pertumbuhan permukiman
penduduk yang pesat dan juga lahan dalam investasi pertumbuhan

ekonomi, sehingga nantinya diharapkan Surabaya dapat menjadi kota


yang bisa dijadikan sebagai kota pariwisata selain Bali dan Jakarta.
1.3.
1.3.1.

Tujuan dan Manfaat


Tujuan
A. Menciptakan suatu konsep baru tempat perawatan yang dtujukan bayi
dan anak dengan suasana lebah, dengan fasilitas fasilitas yang
mendukung.
B. Menyediakan layanan jasa yang berupa konsultasi psikologi untuk
bayi dan anak dan sebuah area penjualan.
C. Menciptakan hubungan ruang yang tidak membosankan.
D. Menciptakan suasana ruang yang nyaman dan aman bagi bayi dan
anak, melalui bentukkan furniture, elemen interior, pencahayaan,
bukaan yang tidak membosankan bagi bayi dan anak saat melakukkan
treatment.
E. Mengadopsi bentukkan lebah dan rumah lebah yang akan diterapkan
pada interior Little Bee Baby Spa.

1.3.2.

Manfaat
A. Membuat suasana yang baru sebagai sarana perawatan bayi dan anak,
dengan konsep baru yang berkesinambungan dengan corporate image
dari suatu perusahaan.
B. Memberikan kemudahan sirkulasi yang optimal bagi owner,
karyawan, staff, bayi, anak, dan orang tua atau pengguna di dalamnya.
C. Agar bayi dan anak dapat merasakan rileks dan berkurangnya
ketegangan yang diakibatkan oleh stres.
D. Agar anak dapat lebih percaya diri setelah melakukan treatment.
E. Agar tubuh bayi dan anak dapat merangsang dan melatih otot-otot
kinetis mereka.
F. Agar bayi dan anak dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan
luar dalam.

10

1.4.

1.4.1.

Permasalahan
Identifikasi Masalah
A. Kurangnya penataan ruang, bukaan dan sirkulasi antara pengunjung
dan karyawan kurang teratur.
1.4.2.

B. Kurangnya menciptakan suasana yang mencitrakan corporate Little


Bee Baby Spa sebagai treatment bagi bayi dan anak.
C. Segmentasi pada kalangan menengah ke atas.
D. Kurangnya sirkulasi yang aman bagi bayi dan anak.

Batasan Masalah
A. Perencanaan terfokus pada satu ruang terpilih.
1.4.3.

B. Pengguna adalah bayi dan anak yang berumur 2 bulan 12 tahun.


C. Penataan layout disesuaikan dengan kebutuhan ruang.
D. Mengaplikasikan nuansa fun dan kreatif pada ruang perawatan dan
elemen interior.

Rumusan Masalah
A. Bagaimama menciptakan suatu interior yang menarik minat anak
untuk datang melakukkan treatment secara rutin?
B. Bagaimana orang tua dapat mengerti pentingnya treatment spa bagi
anak dan bayi?
C. Bagaimana menciptakan elemen elemen interior yang dapat menarik
bagi bayi dan anak?
D. Bagaimna menciptakan interior spa yang ditujukkan pada bayi dan
anak berusia 2 bulan - 12 tahun?
E. Bagaimana mengaplikasikan analogi lebah pada nuansa fun yang
kreatif dalam suatu interior?
F. Bagaimana menghadirkan suasana interior yang nyaman dan aman
bagi bayi dan anak yang akan berdampak positif pada psikologis sang
bayi?

11

1.5.

Ruang Lingkup
A. Denah yang digunakan adalah denah eksisting yang diperoleh dari
hasil survey dan pengukuran ruang di Little Bee Baby Spa.
B. Obyek yang dirancang adalah suatu tempat perawatan atau treatment
bagi baby dan anak untuk kalangan menengah atas.
C. Obyek perancangan interior suatu tempat komersial yaitu spa baby.
Fasilitas fasilitas spa baby yang akan dirancang , seperti :
Receptionist

Ruang Tunggu

Ruang Bermain

Area Display

Baby massage

Baby spa

Baby hair cut

Kids massage

Kids hair treraphy

Kids hair cut

Mani pedy

Facial

D. Menerapkan konsep lebah dengan nuansa fun dan kreatif, yang akan
diaplikasikan pada elemen estetika, lighting, warna, bentukkan
furniture.

1.6.

Sistematika Penyusunan Laporan


BAB I PENDAHULUAN
Berisi tentang abstrak, latar belakang, identifikasi masalah, rumusan
masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, ruang lingkup desain dan
sistematika penulisan laporan.

12

BAB II STUDI LITERATUR


Berisi tentang pengambilan data yang bersumber dari buku referensi
maupun data yang bersumber dari internet yang digunakan sebagai
pedoman dalam pengembangan laporan ini.

BAB III METODE PENELITIAN


Berisi tentang pemaparan datadata hasil survei di lapangan yang
berhubungan dengan studi eksisting, kemudian juga disertai data
pembanding terhadap objek desain yang akan dirancang. Yang terdiri dari:
1. Pengumpulan Data
2. Data Primer

A. Data Sekunder
Studi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan konsep interior spa
bayi. Dilakukan dengan cara mengambil informasi dari buku, majalah, dan
internet yang akan digunakan sebagai referensi.
Data sekunder nantinya akan menjadi bahan pembanding dengan data
primer, yang nantinya akan mendapatkan sebuah kesimpulan mengenai
kesamaan karakter desain spa bayi saat sekarang ini yang disesuaikan
dengan kebutuhan.
B. Analisa Data
Pada tahap analisa diperlukan sebuah ketelitian dalam mengamati dan
membandingkan antara data satu dengan yang lain mengenai ciri suasana,
gaya hidup pada interior spa bayi.
Setelah memperoleh sebuah kesamaan mengenai karakter interior spa bayi
dan akhirnya menimbulkan kebiasaan masyarakat dengan adanya
kesimpulan mengenai sajian dalam desain interior yang ada pada interior
spa bayi saat ini.
C. Analisa Fungsi

13

Analisa tentang kegiatan dan kebutuhan pengguna dan penghuni dimana


studi aktifitas, sirkulasi ruang, hubungan antar ruang, fungsi ruang dan
kebutuhan ruang serta fungsi furniture dilakukan untuk menentukan desain
pada elemen interior yang sesuai dengan kebutuhan pencapaian tema
lebah. Sehingga menghasilkan penataan yang fleksibel dan fungsi ruang
yang lebih optimal.
D. Analisa estetika
Dilakukan dengan mempelajari pencahayaan, warna dan gaya estetika,
dengan bentuk dan material elemen-elemen interior yang akan digunakan
agar menghasilkan nilai estetis sesuai dengan kebutuhan desain yang
sesuai. Dan tidak kurangnya menambah tanaman sebagai media
pelengkap.
E. Analisa furniture
Analisa tentang furniture yang akan digunakan pada spa bayi sesuai
dengan tujuan awal yaitu memiliki bentuk yang mendukung tema lebah.
Memilih furniture yang akan dipakai dengan tepat dan aman sehingga
furniture tersebut sesuai dengan tema lebah untuk Little Bee Spa Bayi di
Surabaya.
BAB IV KONSEP DESAIN
Konsep desain berisi tentang tema/nuansa dan penerapannya pada desain
perancangan Little Bee Spa Bayi.

BAB V APLIKASI DESAIN


Aplikasi desain yaitu penerapan pada desain akhir yang merupakan hasil
dari konsep desain.

BAB VI KESIMPULAN
Berisi tentang kesimpulan dan saran-saran dari hasil riset desain dan
proses perancangan yang telah dilakukan.

14