Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

ASPEK HUKUM PERUSAHAAN


Disusun untuk
Memenuhi sebagian tugas pengetahuan bisnis

Oleh :
Ika Mawardiningtyas
Intan Anggraini
Locha Gilang S

AKADEMI SEKRETARI MANAJEMEN


MADIUN
TAHUN 2013/2014
KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah, merupakan satu kata yang pantas kami ucapkan


kepada Allah SWT, yang karena bimbingan-Nya maka kami dapat menyelesaikan
sebuah karya tulis pengetahuan bisnis berjudul aspek hukum perusahaan.
Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu kami
dalam menyusun makalah ini. Kami menyadari bahwa masih sangat banyak
kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang
pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk
kemajuan ilmu pengetahuan ini.
Terima kasih, dan semoga makalah ini bisa memberikan sumbangsih
positif bagi kita semua

Madiun, 7 Maret 2014

Penyusun

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR....................................................................... i
DAFTAR ISI..................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN............................................................................ 1
A. Latar Belakang.......................................................................... 1
B. Rumusan Masalah..................................................................... 2
C. Tujuan....................................................................................... 2
D. Manfaat..................................................................................... 2
BAB II
PEMBAHASAN.....................................................................

A. Aspek hukum pendirian perusahaan................................

B. Hak kekayaan intelektual perusahaan..............................

C. Pasar Modal.....................................................................

BAB III
PENUTUP......................................................................................... 9
A. Kesimpulan................................................................................. 9
Daftar Pustaka....................................................................................10

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Upaya-upaya untuk mencapai kesejahteraan rakyat yang dilakukan Negara
pada sisi yang lain berhadapan dengan tuntutan globalisasi. Keadaan tersebut
membawa pergeseran paradigma di bidang perdagangan dan investasi dari state
led development menuju market driven development, yang pada gilirannya
membawa perubahan pada aktivitas business, prilaku para pelaku business, dan
munculnya institusi-institusi business baru.
Para pelaku business baik lokal maupun asing menjadi pihak yang
mempunyai kepentingan akan adanya kenyamanan, kelancaran, kepastian,
efisiensi dan efektif dalam melakukan investasi di tengah hiruk pikuk munculnya
berbagai regulasi dan institusi-institusi investasi/bisnis baru . Menjadi pilihan
terbaik bagi para pelaku bisnis apabila kepentingan mereka dalam melakukan
investasi terlindungi.
Aspek hukum merupakan hal yang urgen dalam kegiatan bisnis. Dengan
memperhatikan aspek-aspek hukum dalam kegiatan bisnis, problem / sengketa
bisnis yang rumit dan berlarut-larut akan dapat dihindari, diminimalisir serta
diselesaikan apabila sejak dini aspek hukum telah memperoleh perhatian. Jika
aspek hukum dikesampingkan niscaya biaya atau risiko yang harus dikeluarkan
sehubungan dengan penyelesaian masalah sengketa bisnis yang mungkin timbul
akan jauh sangat besar dan mahal.
Perhatian yang memadai terhadap aspek hukum saat pengambilan
keputusan Bisnis akan banyak membawa manfaat dalam menyikapi, menyiasati,
atau mengendalikan setiap

keadaan,

sehingga kemungkinan

munculnya

permasalahan, risiko atau kerugian dikemudian hari dapat dihindari atau


diperkecil.

B. Rumusan Masalah
1. Aspek hukum apa saja yang diperlukan dalam pendirian sebuah
peerusahaan?
2. Apa saja hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh perusahaan?
3. Apakah yang dimaksud dengan pasar modal dan bagaimana dasar hukum
yang ada di dalamnya?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui hokum apa saja yang diperlukan dalam pendirian
sebuah perusahaan.
2. Untuk mengetahui apa saja hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh
perusahaan.
3. Untuk mengetahui apa itu pasar modal dan bagaimana dasar hukum yang
ada di dalamnya?
D. Manfaat
Untuk memberikan informasi pada pembaca mengenai apa saja aspek hukum
yang dimiliki oleh perusahaan sebelum pendirian perusahaan maupun sesudah
perusahaan tersebut beroperasi.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Aspek hukum pendirian perusahaan
Suatu perusahaan di dalamnya menyangkut berbagai aspek baik itu dari
aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek
teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana
itu semua digunakan untuk dasar pengoperasian perusahaan dan hasilnya
digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat
dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan. Namun yang akan kami
bahas disini hanyalah aspek perusahaan dari segi hukum saja. Berkaitan dengan
keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan
hukum yang berlaku termasuk :
1. Izin lokasi :
a) sertifikat (akte tanah),
b) bukti pembayaran PBB yang terakhir,
c) rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan
2. Izin usaha :
a) akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk
badan hukum lainnya.
b) NPWP (nomor pokok wajib pajak)
c) surat tanda daftar perusahaan
d) surat izin tempat usaha dari pemda setempat
e) surat tanda rekanan dari pemda setempat
f) SIUP setempat
g) surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan
B. Hak kekayaan intelektual perusahaan
Hak Kekayaan Intelektual merupakan hak yang diberikan kepada orangorang atas hasil dari buah pikiran mereka. Biasanya hak eksklusif tersebut
diberikan atas penggunaan dari hasil buah pikiran si pencipta dalam kurun waktu
tertentu. Buah pikiran tersebut dapat terwujud dalam tulisan, kreasi artistik,
simbol-simbol, penamaan, citra, dan desain yang digunakan dalam kegiatan komersil. Menurut WIPO (World Intellectual Property Organization) badan dunia

di bawah naungan PBB, hak kekayaan intelektual terbagi atas beberapa kategori,
yaitu:
1. Hak Kekayaan Industri
Kategori ini mencakup penemu-an (paten), merek, desain indus-tri, dan
indikasi geografis. Dari sumber situs WTO, masih ada hak kekayaan intelektual
lainnya yang termasuk dalam kategori ini yaitu rahasia dagang dan desain tata
letak sirkuit terpadu
2. Hak Cipta
Hak Cipta merupakan istilah legal yang menjelaskan suatu hak yang
diberikan pada pencipta atas karya literatur dan artistik mereka. Tujuan utamanya
adalah untuk memberikan perlindungan atas hak cipta dan untuk mendukung serta
memberikan penghargaan atas buah kreativitas. Karya-karya yang dicakup oleh
Hak Cipta termasuk: karya-karya literatur seperti novel, puisi, karya pertunjukan,
karta-karya referensi, koran dan program komputer, data-base, film, komposisi
musik, dan koreografi, sedangkan karya artistik seperti lukisan, gambar, fotografi
dan ukiran, arsitektur, iklan, peta dan gambar teknis.
3. Paten
Paten merupakan hak eksklusif yang diberikan atas sebuah penemuan, dapat
berupa produk atau proses secara umum, suatu cara baru untuk membuat sesuatu
atau
Paten

menawarkan
memberikan

solusi

atas

perlindungan

suatu

masalah

terhadap

dengan

pencipta

atas

teknik

baru.

penemuannya.

Perlindungan tersebut diberikan untuk periode yang terbatas, biasa-nya 20 tahun.


Perlindungan yang dimaksud di sini adalah penemuan tersebut tidak dapat secara
komersil dibuat, digunakan, disebarkan atau di jual tanpa izin dari si pencipta.
4. Merek

Merek adalah suatu tanda tertentu yang dipakai untuk mengidentifi-kasi suatu
barang atau jasa sebagai-mana barang atau jasa tersebut dipro-duksi atau
disediakan oleh orang atau perusahaan tertentu. Merek membantu konsumen
untuk mengidentifikasi dan membeli sebuah produk atau jasa berdasarkan
karakter dan kualitasnya, yang dapat teridentifikasi dari mereknya yang unik.
5. Rahasia Dagang
Rahasia dagang dan jenis-jenis informasi rahasia lainnya yang memiliki nilai
komersil harus dilindungi dari pelanggaran atau kegiatan lainnya yang membuka
rahasia praktek komersial. Namun langkah-langkah yang rasional harus ditempuh
sebe-lumnya untuk melindungi informasi yang bersifat rahasia tersebut. Pengujian
terhadap data yang diserahkan kepada pemerintah sebagai langkah memperoleh
persetujuan untuk memasarkan produk farmasi atau perta-nian yang memiliki
komposisi baru juga harus dilindungi dari kecurang-an perdagangan.
C. PASAR MODAL
1. Pengertian Pasar Modal
Pasar modal mempertemukan antara :
- Penjual : perusahaan yang membutuhkan dana jangka panjang atau tambahan
modal untuk usahanya, yaitu perusahaan yang sudah go public , dan
- Pembeli : pihak baik perorangan maupun kelembagaan yang menyisihkan
kelebihan dananya untuk usaha yang bersifat produktif atau bisa juga diartikan
dengan pihak yang membutuhkan sarana investasi pada instrumen financial
(saham, obligasi, reksadana, dan lain-lain). Pasar modal adalah kegiatan yang
bersangkutan dengan :
Penawaran umum dan perdagangan efek.
Perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya.
Lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.
2. Efek adalah surat berharga yang berupa :
surat pengakuan utang
surat berharga komersial
saham
obligasi
tanda bukti hutang
bukti right (right issue)

3. Dasar Hukum Pasar Modal


UU No 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
PP No 45 tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di bidang Pasar
Modal.
PP No. 46 th. 1995 tentang Tata Cara Pemeriksaan Di Bidang Pasar Modal
SK Menkeu No. 645/KMK.010/1995 tentang Pencabutan Keputusan
Menkeu No. 1548 tahun 1990 tentang Pasar Modal
SK Menkeu No. 646/KMK.010/1995 tentang Pemilikan Saham atau Unit
Penyertaan Reksadana oleh Pemodal Asing.
SK Menkeu No. 647/KMK.010/1995, tentang Pembatasan Pemilikan
Saham Perusahaan Efek oleh Pemodal Asing
Keppres No. 117/1999 tentang Perubahan atas Keppres No. 97/1993
tentang Tata Cara Penanaman Modal sebagaimana telah di ubah dengan
keppres No. 115/1998
Keppres No. 120/1999 tentang Perubahan atas Keppres No. 33/1981
tentang Badan Koordinasi Penanaman Modal sebagaimana terakhir dengan
Keppres No. 11381998
4. Manfaat Keberadaan Pasar Modal
Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha
sekaligus memungkinkan alokasi sumber dana optimal.
Memberikan wahana investasi bagi investor sekaligus memungkinkan
upaya diversifikasi.
Penyebaran kepemilikan

perusahaan

sampai

lapisan

masyarakat

menengah.
Memberikan kesempatan memiliki perusahaan yang sehat dan mempunyai
prospek.
Keterbukaan dan profesionalisme, menciptakan iklim berusaha yang sehat.
Menciptakan lapangan kerja/ profesi yang menarik.
5. Produk-produk dalam Pasar Modal
1. Saham
Merupakan penyertaan dalam modal dasar suatu PT, sebagai tanda bukti
penyertaan

dikeluarkan

surat

saham kepada pemegang saham.


2. Obligasi
Merupakan surat pernyataan hutang dari perusahaan kepada para pemberi
pinjaman yaitu para pemegang obligasi. Obligasi juga merupakan surat
utang yang berjangka panjang sekurang-kurangnya 3 tahun.

3. Reksa dana
Merupakan sertifikat yang menjelaskan bahwa pemilik menitipkan uang
kepada pengelola reksa dana untuk digunakan sebagai modal berinvestasi
di pasar uang atau pasar modal.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Hukum perusahaan adalah seperangkat kaidah - kaidah hukum yang
diadakan untuk mengatur dan menyelesaikan persoalan - persoalan dan aktifitas
antar manusia di semua bidang yang terdapat pada perusahaan. Hukum dapat juga
menjadi pelindung bagi siapapun yang menaatinya termasuk dalam dunia bisnis.
Aspek hukum dalam perusahaan hendaknya wajib diberi perhatian yang khusus
agar sebelum maupun sesudah perusahaan itu berdiri terdapat naungan yang
melindunginya secara formal sehingga apabila terjadi sebuah masalah/kasus dapat
segera diselesaikan dengan mudah dan berlandaskan hukum yang ada. Seperti
yang dibahas sebelumnya bahwa sebelum perusahaan berdiri haruslah memiliki
izin resmi pendirian usaha baik dari izin lokasi maupun izin usaha dengan
memperhatikan syarat-syarat yang berlaku. Begitu pula dengan hak kekayaan
intelektual yang dimiliki perusahaan guna melindungi hak-haknya berupa hak
rahasia dagang, hak merek, hak paten, hak cipta, dan hak kekayaan industry.
Demikian sehingga dalam sebelum, sesudah maupun saat perusahaan tersebut
beroperasi selalu dilindungi oleh hukum atas segala sesuatunya yang menyangkut
proses produksi, pengoperasian maupun pemasarannya.

DAFTAR PUSTAKA
https://www.google.com/search?q=kesimpulan+makalah+aspek+hukum&ie=utf8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:id:official&client=firefoxa#q=kesimpulan+makalah+aspek+hukum+pendirian+perusahaan&rls=org.mozilla
:id:official
https://www.google.com/search?q=materi+aspek+ekonomi+hukum
www.grazera.com/book
www.ideapahlevi.blogspot.com
www.academia.edu