0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
652 tayangan8 halaman

Musik Melayu

Dokumen tersebut membahas tentang musik Melayu, termasuk sejarah, jenis, dan ciri khas musik Melayu. Musik Melayu berakar dari Qasidah yang dibawa oleh pengaruh Islam ke Nusantara sejak abad ke-7. Jenis musik Melayu meliputi musik Melayu asli, tradisional, dan modern dengan alat musik berbeda pada setiap jenisnya. Musik Melayu memiliki ciri khas berupa irama meliuk dan syair ber
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
652 tayangan8 halaman

Musik Melayu

Dokumen tersebut membahas tentang musik Melayu, termasuk sejarah, jenis, dan ciri khas musik Melayu. Musik Melayu berakar dari Qasidah yang dibawa oleh pengaruh Islam ke Nusantara sejak abad ke-7. Jenis musik Melayu meliputi musik Melayu asli, tradisional, dan modern dengan alat musik berbeda pada setiap jenisnya. Musik Melayu memiliki ciri khas berupa irama meliuk dan syair ber
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SENI BUDAYA

MUSIK MELAYU

Kelas : IX C
Anggota Kelompok :

Asyera Marbun

Rayi Khamalia P

Fina Alpenia

Novanti Amanda

Hikmah Laeli F

Melinda Mulyani

Siti Nurhayati

Anisa Binta A

SMPN 4 PURWAKARTA
2014/2015

Musik Melayu
Musik Melayu adalah musik tradisional yang khas di Wilayah Pantai Timur
Sumatera dan Semenanjung Malaysia, di mana didominasi permainan rebana,
petikan gambus, pukulan gong, dan alunan serunai. Gaya ini dapat dijumpai di Riau,
Palembang, Deli, Aceh, Singapura, hingga Malaysia.
Dengan melihat ke belakang, awal Musik Melayu berakar dari Qasidah yang berasal
sebagai kedatangan dan penyebaran Agama Islam di Nusantara pada tahun 635 1600 dari Arab, Gujarat dan Persia, sifatnya pembacaan syair dan kemudian
dinyanyikan. Oleh sebab itu, awalnya syair yang dipakai adalah semula
dari Gurindam yang dinyanyikan, dan secara berangsur kemudian dipakai juga
untuk mengiringi tarian.
Pada
waktu
sejak
dibuka Terusan
Suez terjadi
arus
migrasi
orang Arab dan Mesir masuk Hindia Belanda tahun 1870 hingga setelah 1888,
mereka membawa alat musik Gambus dan bermain Musik Arab. Pengaruh ini juga
bercampur dengan musik tradisional dengan syair Gurindam dan alat musik
tradisional lokal seperti gong, serunai, dsb.
Kemudian sekitar tahun 1940 lahir Musik Melayu Deli, tentu saja gaya permainan
musik ini sudah jauh berbeda dengan asalnya sebagai Qasidah, karena
perkembangan masa ini tidak hanya menyanyikan syair Gurindam, tetapi sudah
jauh berkembang sebagai musik hiburan nyanyian dan pengiring tarian khas Orang
Melayu pesisir timur Sumatera dan Semenanjung Malaysia.
Dengan perkembangan teknologi elektronik sekitar setelah tahun 1950, maka mulai
diperkenalkan pengeras suara, gitar elektri, bahkan perkembangan keyboard. Dan
tak kalah penting adalah perkembangan industri rekaman sejak tahun 1950.
Musik Melayu adalah aliran musik tradisional yang bermula dan berkembang di
wilayah pantai timur Sumatra, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya. Musik ini
biasanya dinyanyikan oleh orang-orang dari suku bangsaMelayu yang tidak jarang
diiringi pula dengan tarian khas Melayu setempat misalnya tari Persembahan dalam
perhelatan atau pesta adat, penyambutan tetamu kehormatan, dan dalam kegiatan
keagamaan. Yang menarik dari aliran musik ini terletak pada susunannya yang
terdiri dari lirik lagu yang mengandung syair yang disesuaikan dengan kehidupan
sehari-hari.

Sejarah Musik Melayu

awal Musik Melayu berakar dari Qasidah yang berasal sebagai kedatangan
dan penyebaran Agama Islam di Nusantaraa pada tahun 635 - 1600 dari
Arab, Gujarat dan Persia, sifatnya pembacaan syair dan kemudian

dinyanyikan. Oleh sebab itu, awalnya syair yang dipakai adalah semula
dari Gurindamm yang dinyanyikan, dan secara berangsur kemudian dipakai
juga untuk mengiringi tarian.

'Sejarah musik rock melayu' berawal dari Malaysia dan Singapura bermula
secara meluas pada tahun 1980-an. Hal ini karena adanya pengaruh dari
budaya musik rock barat 70-80an yang bernuansa aliran Glam Rock, Metal &
Heavy Metal seperti Kiss, Iron Maiden,dll

Seiring dengan sambutan dan antusias oleh masyarakat yang semakin tinggi
terhadap pertandingan Juara Rock akhirnya memunculkan pertandingan
kejuaran yang lain seperti adanya Festival Rock pada tahun 1984 di Johor
Bahru.

Perkembangan rock di Malaysia sangat menyenangkan hingga memunculkan


pertandingan rock yang sejenis seperti Clash Of TheBands, War Rock dari 1
hingga 4, Gagasan Hikayat Rock,dll

Musik Rock Melayu tidak bisa dipungkiri menjadi bagian dari genre atau aliran
musik yang berkembang di negara serumpun (Malaysia, Singapura, Indonesia
dan Brunai Darussalam) dan memiki penikmatnya sendiri yang juga banyak

Jenis musik melayu

Menurut waktu lahirnya dan alat musik yang dipakai, maka ada 3 jenis Musik
Melayu, yaitu:

Musik Melayu Asli, hanya dengan pukulan kendang atau rebana


seperti Qasidah, diperkirakan tahun 635 - 1600

Musik Melayu Tradisional, sudah memakai alat musik gong, rebana, rebab,
serunai, diperkirakan tahun 1800 - 1940

Musik Melayu Modern, memakai alat musik modern, di samping tradisional,


seperti biola, guitar, akordeon, dan terakhir dengan keyboard, diperkirakan
setelah tahun 1950.

Jenis rentak musik melayu


ada tiga jenis rentak Musik Melayu, yaitu:

Pertama, rentak senandung, yaitu dengan metrik 4/4, dalam satu siklus
terdapat delapan ketukan, biasanya dengan irama lambat dan lagu bersifat
sedih. Contoh lagu adalah Kuala Deli, Laila Manja.

Kedua, rentak mak inang, yaitu dengan metrik 2/4, tempo lagu sedang,
biasanya lagu bertemakan kasih sayang atau persahabatan. Contoh lagu
adalah Mak Inang Pulau Kampa, Mak Inang Stanggi, Pautan Hati.

Ketiga, rentak lagu dua, yaitu dengan metrik 6/8, sifatnya riang dan gembira,
bersifat joget, tempo agak cepat, sangat digemari orang Melayu. Contoh
lagu Tanjung Katung, Hitam Manis, Selayang Pandang.

Menurut wawancara khusus dengan Daryudi (Seorang ahli musik lokal di


Medan) menyebutkan rentak dibagi dalam:

Rentak Langgam, metrik 4/4 dengan kecepatan Andante, contoh lagu Makan
Sirih, Kuala Deli, Patah Hati

Rentak Inang, metrik 4/4 dengan kecepatan Moderato, sejenis Rumba, contoh
lagu Mak Inang Pulau Kampai, Mak Inang Lenggang, Mak Inang Selendang.
Seperti diketahui bahwa Inang dalam kerajaan berarti Dayang-dayang

Rentak Joget, metrik 2/4, jadi cepat seperti Allegro. Contoh lagu Tanjung
Katung, Selayang Pandang

Rentak Zapin, metrik 6/8, dengan kecepatan Moderto, dan


istilah Zapin diambil dari bahasa Arab yang berarti derap kaki, disini
petikan gambus sangat menonjol. Contoh lagu Zapin Sri Gading, Zapin
Sayang Serawak.

Jenis alat musik melayu

Alat musik melayu dapat digolongkan menjadi empat jenis yaitu:


- Aerofons adalah alat musik tiup.
- Cordofons adalah instrumen musik yang memiliki senar yang dimainkan
dengan cara dipetik.
- Idiofons adalah instrumen musik perkusi yang dimainkan dengan cara
dipukul.
- Membranofons, alat musik yang terbuat dari kulit atau membran yang
membentang di atas instrumen untuk menghasilkan suara yang bila dipukul.

Jenis alat musik melayu

Alat musik melayu dapat digolongkan menjadi empat jenis yaitu:


- Aerofons adalah alat musik tiup.
- Cordofons adalah instrumen musik yang memiliki senar yang dimainkan
dengan cara dipetik.

- Idiofons adalah instrumen musik perkusi yang dimainkan dengan cara


dipukul.
- Membranofons, alat musik yang terbuat dari kulit atau membran yang
membentang di atas instrumen untuk menghasilkan suara yang bila dipukul.

Alat musik melayu

Rebana Ubi:
Alat musik ini sangat terkenal sejak zaman kerajaan Melayu Kuno. Rebana ubi
sering digunakan saat upacara pernikahan.Selain itu Rebana ubi juga
digunakan sebagai alat komunikasi sederhana pada zaman itu karena
bunyinya yang cukup keras.

Kompang:
kompang banyak digunakan dalam berbagai acara-acara sosial seperti pawai
hari kemerdekaan. Selain itu alat musik ini juga digunakan untuk mengiringi
lagu gambus. Kompang memiliki kemiripan dengan rebana tetapi tanpa
cakram logam gemerincing di sekelilingnya.

Sape:
Sape adalah seruling tradisional masyarakat Melayu. Alat musik dibuat
dengan bambu panjang yang dilubangi sehingga menghasilkan nada yang
indah. Alat musik ini dapat dimainkan dengan cara ditiup

Akordion:
Akordion adalah instrumen musik yang milik keluarga buluh instrumen.
Akordeon ini bekerja dengan menekan serangkaian tombol dan
menyempitkan instrumen.

MARWAS:
Marwas adalah salah satu jenis band tepuk dengan perkusi sebagai alat
musik utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenianTimur
Tengah dan Betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental.

TAMBUR:

Tambur adalah sejenis alat musik gendang yang besar seperti bedung dan
menggunakan stik sebagai pemukulnya.

BIOLA:
Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek.
Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain
dengan interval sempurna kelima.

Ciri Khas Musik


Lagu Melayu selalu dinyanyikan dengan mendayu-dayu. Hal ini membuat para
pendengar merasa terhibur dan menikmati setiap lagu yang dinyanyikan. Beberapa
ciri lagu Melayu adalah:
a.
Ada rentak irama yang meliuk (cengkok) dalam alunan musiknya. Tetapi
terkadang ada yang hanya nyaris datar.
b.
Syair-syair lagu melayu baik yang bertemakan percintaan, persahabatan,
maupun yang berhubungan dengan nilai-nilai sosial memiliki kalimat sanjak yang
memiliki nilai kesusastraan.
c.
Syairnya tidak cengeng dan membawa pesan moral yang baik.
Karakteristik/Ciri-ciri:
Ada rentak irama yang meliuk (cengkok) dalam alunan musiknya.
syair-syair lagunya merupakan kalimat sajak yang memiliki nilai
kesusastraan.
syairnya tidak cengeng,membawa pesan moral yang baik.
menghasilkan sentuhan dendang dan joget.
menggunakan gendang tradisional, alat musik membranophone atau rebana
berukuran besar yang membawa sentuhan dendang dan melayu .
Instrumen yang dominan adalah biola, accordion dan gong.

Berikut contoh lagu-lagu melayu :


Sheila Madjid Balik
Sheila Madjid Bebaskan
Sheila Madjid Begitulah Cinta
Siti Nurhaliza Ada Masa Mata
Siti Nurhaliza Betapa Kucinta Padamu 2
Siti Nurhaliza Bintang Malam
Siti Nurhaliza Cindai
Siti Nurhaliza Cinta Ini
Siti Nurhaliza Di Khayangan Cinta
Siti Nurhaliza Ketika Cinta
Siti Nurhaliza Purnama Merindu
Siti Nurhaliza Seindah Biasa
Aishah - Bahtera Merdeka
Aishah - Bayangan
Aishah - Biarlah Kau Pergi
Aishah - Camar Yang Pulang
Aishah - Cinta Beralih Arah
Aishah - Doa
Aishah - Janji Manismu
Aishah - Kasih Kita
Aishah - Kau Yang Istimewa
Aishah - Kemaafan Dendam Yang Terindah
Aishah - Merenung Bulan
Aishah - Panggilan Rindu
Aishah - Pulanglah
Aishah - Selanjur Bercinta
Ella - Berlayar Tak Bertepian
Ella - Mendung Tak Berarti Hujan

Anda mungkin juga menyukai