Anda di halaman 1dari 5

KONSTANTA DIELEKTRIK (M-5)

Gugun Gunandar (140310130026)


Departemen Fisika, FMIPA Universitas Padjadjaran
9 April 2015
Asisten : Nyai Mona
Abstrak
Dalam praktikum ini kita akan mempelajari tentang bahan dielektrik.Bahan dielektrik adalah bahan
yang tidak memiliki muatan bebas.Pada bahan dielektrik memiliki konstanta dielektrik.Konstanta dielektrik
ditentukan dengan mengukur muatan suatu pelat kapasitor saat diberi muatan. Konstanta dielektrik diperoleh
dengan cara yang sama dengan menempatkan plastic atau gelas diantara pelat. Ketika dua pelat sejajar di aliri
arus listrik maka akan terjadi medan listrik antara dua pelat tersebut, dan didalam ruang hampa akan terjadi
permifitas listrik ruang hampa 0 ,
Q
I.
Pendahuluan
Dimana
, karena medan listrik antara
.Jika kita pasang sebuah bahan dielektrik
A

seperti plastic dan yang lainnya akan terjadi


bidang-bidang
kapasitor
seragam,
beda
polarisasi pada bahan tersebut sehingga akan
potensialnya sama dengan medan dikali jarak
terjadi medan yang berlawanan dengan medan
pemisah.

Q
luarnya, oleh sebab itu akan terjadi sebuah
s
V Es =
s
;
permifitas bahan.Polarisasi dalam bahan dielektrik
0
0 A
akan membentuk momen dipol pada masiing 0 = konstanta dielektrik
masing elemen volume.
II.
Teori Dasar
Dimasukan kedalam persamaan
Bahan dielektrik ideal adalah bahan yang tidak
memiliki muatan bebas.Meskipun demikian semua
Q A
bahannya pada dasrnya terdiri dari molekulC 0
molekul (inti ato&electron).Molekul-molekul
V
s
dalam bahan dielektrik dipengaruhi oleh kehadiran
medan listrik.Medan listrik akan menimbulkan
gaya yang bekerja pada partikel-partikel
Ketika ruang antara dua konduktor
bermuatan.Muatan positif bergerak searah dengan
disisipkan dengan sesuatu sepaerti
medan listrik dan muatan negative berlawana arah
kaca, kertas, kayu, maka materi
dengan
medan
listrok
sehingga
terjadi
nonkonduktor
tersebut
disebut
pengkutuban(polarisasi).Dielektrik
yang
dielektrik, yang akan meningkatkan
terpolarisasi,walaupun netral secara rata-rata akan
kapasitasnya dan sebanding denagn
menghasilkan medan listrik didalam dan diluar
factor disebut konstanta dielektrik
medan. Dapat dirumuskan yaitu:
yang
merupakan
karakteristik
Tegangan antara dua keeping sejajar kapasitor
dielektrik.
didefinisikan
Bila
dijabarkan
lagi
akan
Q
C
menghasilkan
V dan listrik sebesar
A
A
C 0
s
s
0 ;
dimana
disebut
permitivitas dielektrik

2 0

Pelemahan medan E akibat dari Eb


karena ada dielektrik diantaranya,
E
maka E E0 Eb 0
Eb E0 E (1

) E0

Nilai dapat dicari dengan membandingkan


muatan Q dengan dielektrik dan yang tanpa
dielektrik, maka
A
0V
Q
s

A
Q0
0V
s
III.

Percobaan

Menentukan luas penampang dari


kapasitor dengan luas lingkaran dan mengatur
tegangan Uc = 1.5kV. mengatur jarak plat
kapasitor untuk menentukan nilai 0 dengan
persamaan. Kemudian kita mengukur
kebergantungan muatan dengan induksi pada
tegangan dengan caraengatur jarak plat, ukur
tegangan U dengan memvariasikan nilai Uc
setelah itu menentukan nilai Q dan 0 .Dan
terakhir mengukur konstanta dielektrik plat
plastic. Memasang plat plastic diantara plat
kapasitor, mengukur tengangan U dengan
variasi nilai Uc. Lepaskan plat plastik dan
ukur tegangan U tanpa dielektrik dengan
variasi nilai Uc.
IV.

Pengolahan Data

Tabel Data
a.
Menentukan Konstanta listrik 0
Uc (V)
1500

0,0015

36,5

1500

0,002

72,5

1500

0,0025

75,3

1500

0,003

81,5

1500

0,0035

90,2

b. Kebergantungan Muatan Induksi


pada Tegangan
Uc (V)
0,5

d (m)
0,002

1
1,5
2
2,5
3
3,5

Uv
4,3

0,002
0,002
0,002
0,002
0,002
0,002

5,5
11,4
18,1
28,2
48,1
53

c. Menentukan Konstanta
dielektrik plat plastik
Uc (V) d (m)
Uv
0,5
0,01
25
1
0,01
45,1
1,5
0,01
63,2
2
0,01
79
2,5
0,01
85,5
3
0,01
95,2
3,5
0,01
104,8
4
0,01
122

d. Menentukan Konstanta
Dielektrik Plat Kaca
Uc
(V)
0,5
1
1,5
2
2,5
3
3,5
4

d (m)
0,005
0,005
0,005
0,005
0,005
0,005
0,005
0,005

Uv
20,2
48
63,5
73,4
84,2
90
103
120,5

Pengolahan Data
A. Menghitung Luas Penampang
Kapasitor
d = 260 mm
= 0,26 m

B. Menentukan Konstanta Listrik 0


Menentukan Nilai Q
=
Maka Q = 36,5 .
= 7,96x10-6 nAs

Menentukan Nilai 0

sebelumnya pada setiap nilai


Sehingga
Uc
(V)

1,5 kV = 1500 V
Q
didapat
dari
perhitungan
sebelumnya pada setiap nilai
Sehingga
o = 0.05309 / 0,0015. 7,96x10-6/36,5 =
6,16 x10-9 As/Vm
Dengan perhitungan yang sama
didapatkan
Uc
(V)

d (m)

Uv

1500

0,0015

36,5

7,96x10-6

6,16 x10-9

1500

0,002

72,5

1,58x10-5

8,21 x10-9

1500

0,0025

75,3

1,64 x10-5

1,03 x10-8

1500

0,003

81,5

1,78 x10-5

1,23 x10-8

90,2

-5

1,44 x10-8

1500

0,0035

1,97 x10

d (m)

Uv

o
-7

0,5

0,002

4,3

9,37 x10

0,002

5,5

1,2 x10-6

8,21 x10-9
8,21 x10-9

-6

8,21 x10-9

1,5

0,002

11,4

2,49 x10

0,002

18,1

3,95 x10-6

8,21 x10-9

2,5

0,002

28,2

6,15 x10-6

8,21 x10-9

0,002

48,1

1,05 x10-5

8,21 x10-9

-5

8,21 x10-9

3,5

0,002

53

1,16 x10

Maka akan didapatkan grafik sebagai


berikut

Maka akan didapatkan grafik seperti :


D. Menentukan Konstanta
Dielektrik Pelat Plastik
Menentukan Nilai Q

Maka Q = 0,001 .
C. Kebergantungan
Muatan
Induksi pada Tegangan Menentukan
Nilai Q

= 2.2 x 10-9 As

Menentukan Nilai 0

Maka Q = 0,004 .
= 8.8 x 10-10 As

Menentukan Nilai 0

d = 0,002 m
o = 0.05309/0,002 . 9,37 x10-7/4,3=
6,16 x10-9 As/Vm
Q
didapat
dari
perhitungan

Q
didapat
dari
perhitungan
sebelumnya pada setiap nilai
Sehingga
o = 0.05309/0,002 . 9,37 x10-7/4,3
Uc
(V)

d (m)

Uv

0,5

0,0098

25

5,45 x10

2,01 x10-6

0,0098

45,1

9,83 x10-6

1,81 x10-6

1,5

0,0098

63,2

1,38 x10-5

1,7 x10-6

0,0098

79

-6

1,72 x10

-5

1,59 x10-6

2,5

0,0098

85,5

1,86 x10-5

1,38 x10-6

0,0098

95,2

2,08 x10-5

1,28 x10-6

-5

3,5

0,0098

104,8

2,28 x10

1,2 x10-6

0,0098

122

2,66 x10-5

1,23 x10-6

Maka akan didapatkan grafik sebagai


berikut:

Analisa
Setelah melakukan praktikum,
ternyata terdapat hubungan antara jarak
kapasitor dengan tegangan berbanding
terbalik dengan muatan kapasitor ini sesuai
dengan percobaan semakin besar jarak antara
kapasitor maka tegangan yang kita peroleh
semakin kecil. Muatan Q akan berbanding
lurus dengan U dimana jika kita perbesar nilai
maka tegangan Q akan semakin besar pula.
Sedangkan nilai kapasitansi dari kapsitor C
akan berbanding terbalik dengan jarak antar
pelat.
Hal yang perlu diperhatikan
adalah tegangan tidak bisa diukur secara pasti
pada saat pengambilan data konstanta
dielektrik tanpa plastik. Adakalanya tegangan
terbaca, dan ada juga tegangan tidak terbaca.
Dan alat yang menunjukkan angkanya tidak
mau diam sehingga sangat sulit dalam
mengambil data yang ada.
Kesimpulan

D.
Menentukan Konstanta
Dielektrik Pelat Plastik
Menentukan Nilai Q

=
Maka Q = 20,2.
= 2.2 x 10-9 As
Menentukan Nilai 0

d = 0,005 m
Konstanta listrik o dapat dihitung
Q didapat dari perhitungan sebelumnya
dengan rumus Q = o A Uc / d maka dapat
pada setiap nilai
disimpulkan bahwa muatan yang dipindahkan
itu berbanding terbalik dengan jarak, jika
Sehingga
jaraknya diperbesar maka muatan yang
Uc (V)
d (m)
Uv
Q
o
0,5
0,005
20,2
4,4 x10
8,29 x10 dipindahkan sangat kecil. Untuk tegangan
1
0,005
48
1,05 x10
9,85 x10 inputan berbanding lurus dengan muatan.
1,5
0,005
63,5
1,38 x10
8,69 x10 Untuk ketergantungan muatan induksi pada
tegangan dapat disimpulkan muatan induksi
2
0,005
73,4
1,6 x10
7,53 x10
sangat bergantung pada tegangan.
2,5
0,005
84,2
1,84 x10
6,91 x10
-6

-7

-5

-7

-5

-7

-5

-5

-7
-7

0,005

90

1,96 x10

6,16 x10-7

3,5

0,005

103

2,25 x10-5

6,04 x10-7

0,005

120,5

2,63 x10-5

6,18 x10-7

-5

Daftar pustaka

Maka akan didapatkan grafik sebagai


berikut:

Freedman,Roger A. Young,Hugh D. Sears Dan


Zemansky Fisika Universitas,jilid 2. Terbitan
tahun 2000. Jakarta : Erlangga.
Paul A.Tipler. Fisika Untuk Sains Dan
Tehnik,jilid 2. Terbitan tahun 1998.
Jakarta : Erlangga.