Anda di halaman 1dari 16

STRUKTUR BENTANG LEBAR

Form Active
Ketika dihadapkan dalam desain sebuah struktur, kita perlu
mempertimbangkan efisiensi struktur.Efisiensi yang dimaksud adalah
desain struktur cukup kuat untuk menahan beban yang diberikan
namun tetap hemat dalam hal biaya.Biaya biasanya berhubungan
dengan banyak faktor, mulai dari jenis material, bentuk desain
struktur, metode kerja, sumber daya, hingga biaya-biaya
lainnya.Bentuk desain struktur merupakan bagian yang bisa dioptimasi
untuk mencapai struktur yang efisien.
Material yang dipakai sebagai struktur biasanya memiliki tingkat
kekakuan yang tinggi, seperti baja, beton, dan kayu. Elemen-elemen ini
tidak akan berubah bentuknya secara signifikan jika diberi gaya-gaya
dari luar berupa gaya aksial, gaya momen, atau gaya torsi. Gaya luar
ini memberikan bentuk gaya yang berbeda-beda pada penampang
elemen struktur yang menahannya. Gaya aksial murni akan
memberikan gaya yang seragam pada seluruh penampang elemen
(gaya tarik). Gaya yang menghasilkan momen di tengah bentang akan
memberikan gaya tarik dan gaya tekan pada penampang elemen.

Berbeda halnya dengan kabel (biasanya terbuat dari baja) yang


bentuknya bisa berubah-ubah. Kabel baja yang dibentuk seperti
struktur di bawah ini akan mengubah bentuknya sendiri untuk
mencapai bentuk yang setimbang.

Bentuk struktur yang berubah-ubah ini disebut sebagai bentuk aktif


(form-active). Dengan bentuk struktur kabel yang demikian, kabel akan
menerima aksial tarik murni tanpa ada gaya momen yang bekerja.
Pada gambar di atas, bentuk aktif struktur berubah-ubah sesuai
dengan gaya luar yang bekerja.
Untuk desain yang efisien, elemen bentuk aktif lebih disukai karena
lebih hemat.Meskipun demikian, elemen bentuk aktif tidak selamanya
bekerja sesuai dengan bentuk aktifnya.Contohnya adalah gambar (b)
bawah. Ketika elemen menerima 2 buah gaya di tengah bentang, maka
bentuk aktif akan bekerja, namun jika diberikan gaya merata seperti
gambar (c) atas, maka bentuk aktif tidak akan ada, elemen akan
menerima aksial dan momen bersamaan. Elemen ini disebut sebagai
elemen semi-bentuk-aktif (semi-form-active).

Berdasarkan jenis nya form active terbagi menjadi beberapa bentuk


dan sistem, yaitu

Cable System
1. Definisi
Struktur Kabel Adalah sebuah sistem struktur yang bekerja
berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja, sendi, batang,
dsb yang menyanggah sebuah penutup yang menjamin tertutupnya
sebuah bangunan.
Prinsip konstruksi kabel sudah dikenal sejak zaman dahulu pada
jembatan gantung, di mana gaya-gaya tarik digunakan tali. Contoh
lainnya adalah tenda-tenda yang dipakai para musafir yang menempuh
perjalanan jarak jauh lewat padang pasir. Setelah orang mengenal
baja, maka baja digunakan sebagai gantungan pada jembatan.Pada
taraf permulaan baja itu dapat berkarat.Pada zaman setengah abad
sebelum sekarang, ditemukanlah baja dengan tegangan tinggi yang
tahan terhadap karat.
Struktur kabel merupakan suatu generalisasi terhadap beberapa
struktur yang menggunakan elemen tarik berupa kabel sebagai ciri
khasnya. Struktur ini bekerja terhadap gaya tarik sehingga lebih
mudah berubah bentuk jika terjadi perubahan besar atau arah gaya.
Struktur kabel merupakan struktur funicular dimana beban pada
struktur diteruskan dalam bentuk gaya tarik searah dengan material
konstruksinya, sehingga memungkinkan peniadaan momen.
Keuntungan struktur kabel :
1. Elemen kabel merupakan elemen konstruksi paling ekonomis
untuk menutup permukaan yang luas
2. Ringan, meminimalisasi beban sendiri sebuah konstruksi
3. Memiliki daya tahan yang besar terhadap gaya tarik, untuk
bentangan ratusan meter mengungguli semua sistem lain
4. Memberikan efisiensi ruang lebih besar
Kelemahan struktur kabel
Pembebanan yang berbahaya untuk struktur kabel adalah getaran.
Struktur ini dapat bertahan dengan sempuna terhadap gaya tarik dan
tidak mempunyai kemantapan yang disebabkan oleh pembengkokan,
tetapi struktur dapat bergetar dan dapat mengakibatkan robohnya
bangunan

2.Detail sambungan

3. Jenis jenis Cable System

4. Contoh Studi Kasus


Lokasi alamat: Venafro
Lokasi Negara: Italia
Nama Guido klien / pemilik gedung: Ghisolfi, Sinco Teknik SPA, Tartona
Fungsi Laboratorium: membangun & pusat penelitian
Derajat struktur kandang: tertutup Sepenuhnya
Iklim zona: musim dingin dan musim panas yang ringan
Jumlah lapisan: lapisan mono
Deskripsi pendek dari Desain proyek

Konsep
Pertimbangan yang berkaitan dengan bentuk optimal dari aula
menyebabkan rencana elips, sebuah, ringan tenda-seperti bentuk yang
sudah muncul pada sketsa pertama dan dikembangkan untuk bentuk
oval (85 x 32 m) sebagai salah satu volume besar, ditutupi oleh ringan
struktur dengan ketinggian 15 m, didukung oleh kisi simetris
lengkungan dan bersiap dengan enam kabel menstabilkan longitudinal.
Garis besar instalasi layanan dan tanaman percontohan menyebabkan
pilihan dari bentuk lengkungan sebagai keranjang datar (tiga pusat)
arch. Ketinggian maksimum tanaman percontohan dan tinggi puncak
bangunan pujian satu sama lain. Rentang optimal untuk atap membran
terletak antara 12 m dan 15 m dan ini menentukan jumlah
lengkungan.Aspek seperti perkuatan lengkungan, transfer kekuatan
membran dan pencarian desain yang seimbang menyebabkan arsitek
untuk mengatur pesawat lengkung sehingga mereka berpotongan pada
titik yang pada saat yang sama adalah pusat dari lingkaran yang
menghubungkan apexes dari lengkungan.

Struktur lengkungan
Enam lengkungan membawa membran atap, mereka
lengkungan kisi tiga akord dalam bentuk keranjang (tiga
pusat) arch. Penampang segitiga mereka bervariasi dari
panjang lengkung, dengan ukuran maksimal di puncak, dan
meruncing ke arah dukungan arch. Mereka terdiri dari 1764
tabung tunggal di 441 panjang yang berbeda dan
konfigurasi. Lengkungan bergabung dengan enam kabel
prategang di bawah membran. Kabel ini terhubung ke
menstabilkan lengkungan melalui berbentuk piramida
Outriggers untuk menjauhi kelengkungan membran.
Substruktur, pondasi
Para diperkuat terus menerus tanah beton dengan bantalan
dasar dan strip bawah dinding gedung laboratorium dan di
bawah lengkungan dirancang untuk beban hidup 20 / m kN.
Kaki lengkung didukung di dataran tinggi air di atas fondasi
beton bertulang, yang dipisahkan struktural dan visual dari
lempengan tanah

konstruksi. Kemudian setelah lahan disiapkan, dilakukan pemancangan pondasi dan struktur
pendukung seperti tiang-tiang, sambungan, dan kabel.Setelah itu barulah dilakukan penyusunan
membran, pemasangan, dan penarikan membran. Proses penyusunan dan penarikan ini harus diawasi
serta dilakukan atas persetujuan ahli struktur yang bertanggung jawab. Di samping itu juga harus
dilakukan dalam cuaca yang paling tenang agar kerusakan pada saat pemasangan dan penarikan
dapat diminimalisir.Setelah memban ditarik, dilakukan pengaturan tarikan agar tidak terjadi
kelebihan tarikan pada titik-titik tertentu. Dan terakhir, dilakukan pengujian, pengevaluasian dan
pelaporan mengenai proses konstruksi yang telah dilakukan.

Tent System

1. Definisi

3. Tujuan:

Menurut Schoked (1998 ) Struktur tenda adalah struktur membran yang bekerja dengan
memberikan gaya eksternal yang menarik membran.

Tujuan dari struktur tenda adalah untuk menyediakan sarana penampungan yang ringan,
portabel, dan cepat.

Ada tiga komponen utama (subsistem) untuk struktur tenda:


1.) Sebuah membran luar - Membran luar dari struktur tenda meliputi frame dan membawa beban
terutama melalui ketegangan (meskipun tidak membawa kompresi juga). Fungsi membran ini adalah
untuk melindungi interior dari kondisi luar dan untuk mentransfer beban ke kerangka.
2.) Bingkai - Frame adalah apa membran luar tipis melekat. Jenis frame konstruksi yang digunakan
bervariasi antara berbagai jenis tenda. Frame dapat terdiri dari tiang memanjang kaku yang mentransfer
beban mirip dengan kolom, atau dapat terdiri dari batang fleksibel yang mentransfer beban mirip dengan
Salah satu cara untuk memberikan prategang pada membran adalah dengan memberikan gaya
jacking yang cukup untuk tetap menegangkan membran pada berbagai kondisi pembebanan yang
mungkin terjadi. Gaya jacking berasal dari kata jack yang berarti dongkrak.Prinsip kerja dari
struktur membran prategang ini adalah mempertahankan semua permukaan membran mengalami
tarik dalam semua kondisi pembebanan.

2. Proses Kontruksi
Proses konstruksi struktur tenda terdiri dari persiapan lahan, pemancangan pondasi dan
struktur pendukung, penyusunan, pemasangan dan penarikan, pengujian, dan pengevaluasian.
Persiapan lahan dilakukan untuk membersihkan lahan yang akan dibangun sebelum dilakukan

lengkungan.
3.) Sistem anchorage - Sistem anchorage dari tenda biasanya terdiri dari tab (melekat membran) yang
melekat dengan kait untuk taruhannya. Taruhannya kemudian berlabuh ke dalam tanah. Beberapa tenda
menggunakan tali yang melekat pada tiang yang pada gilirannya berlabuh ke tanah menggunakan
taruhannya. Beberapa komponen lain dari tenda mungkin resleting yang menyediakan pintu masuk nonkaku ke tenda, atau layar yang memungkinkan pandangan ke luar.

4. Jenis jenis Tent Active Sytem

5. Contoh
Tent

Bangunan
Active System

7. Studi Kasus

6. Detail sambungan Tent Active System

Munich
Olympic Stadium

Arsitek
Letak Bangunan
Tahun
Fungsi Bangunan
Luas Bangunan
Konsep Bangunan

: Gnther Behnisch dan Frei Otto


: Jantung Olympiapark Mnchen di utara Munich, Jerman
: 1972
: Stadium
: 74.800m2.
: Mengangkat struktur ringan di mana ketegangan yang dibatalkan oleh
sistem dukungan dan kabel,

A. Zoning
Meskipun nama Olympic Park, Olympic Park, telah digunakan untuk menunjuk seluruh
daerah secara umum, tidak ada nama resmi untuk daerah. Sebaliknya, daerah umum terdiri dari
sub-wilayah yang terpisah:

Lokasi Olimpiade, termasuk fasilitas olahraga Olimpiade seperti Stadion Olimpiade dan Olympic

Hall di Olympic Tower. Juga milik daerah ini dan Olimpiade Swimming Hall untuk acara.
Olympic Village, yang terdiri dari dua daerah pemukiman, satu untuk pria dan satu untuk wanita.
Press Room Olympic City, "Pressestadt", hari ini Olimpiade Mall. Sebenarnya, bagian ini milik

daerah distrik "Moosach".


Olympic Park, sebelah selatan daerah Olimpiade, taman ini termasuk Olympic Mountains dan
Danau air untuk beberapa kompetisi.

B. Material Penutup Atap

Elemen membran 75 x 75 cm

Kabel tepi tali ditutup


Tendon tali kabel paralel
Knot dan klem baja cor
Tabung tiang-tiang baja
Acrylic (kaca) Penutup kaca

Pneumatic
System

Struktur pneumatik merupakan sistem struktur bangunan


tenda yang dibangun dari bahan lembaran tipis (membran)
fleksibel, distabilkan oleh perbedaan tekanan dengan medium:
gas cair, busa, atau bahan-bahan butiran halus. Apabila komposisi
membran fleksibel diberikan medium yang menyebabkan
terjadinya perbedaan tekanan maka akan membentuk suatu
pneumatik (dari bahasaLatinpneuma yang berarti gelembung
berisi
udara; Membran yang digelembungkan mampu menahan gayagaya luar, karena medium tekanan berubah menjadi medium
penahan dan menjadi elemen strukural sehingga terbentuk suatu
struktur pneumatik penahan beban (Hery, 1992; Herzog, 1976).
Bangunan tenda dengan bahan yang beratnya tidak lebih dari 3
kg/m2 mampu menaungi tanah dengan bentang lebih dari 100
meter (Otto, 1973) meskipun menggunakan perbedaan tekanan
yang tidak terlalu besar antara ruang dalam dan luar (Luchsinger,
at.al., 2004). Purwanto (2000) menjelaskan bahwa Struktur
pneumatik pada mulanya hanya dikembangkan sebagai struktur
bidang penutup atap dan untuk bangunan berbentang
lebar.Namun sekarang mulai digunakan untuk berbagai fungsi
bangunan, bahkan dapat digunakan untuk memikul beban lantai
pada bangunan bertingkat sedang (Medium Rise Building).
Keandalan sistem struktur pneumatik dapat dinilai dari 4 aspek,
yaitu : kekuatan, keindahan, penghematan, dan kecepatan dalam
pembangunannya (Hery, 1992; Hery, 2007). Struktur bangunan
tenda yang ditumpu udara harus selalu mempunyai tekanan
udara internal sedikit lebih besar daripada tekanan udara, untuk
menjamin elemen membran berada dalam keadaan tarik (Gambar
1).Tekanan aktual internal tidak boleh terlalu besar agar tetap
dapat memberikan rasa nyaman kepada pengguna bangunan
(Schodek, 1980). Apabila beban eksternal merata, maka tekanan
internal yang digunakan untuk memikul beban juga merata.
Dengan demikian membran hanya berfungsi sebagai
pemisah.Karena beban eksternal relatif kecil, maka tekanan
internal yang diperlukan pada struktur yang ditumpu udara juga
dapat relatif kecil.
ANALISIS DAN DESAIN STRUKTUR PNEUMATIS.

Struktrur yang Ditumpu Udara


Beberapa jenis beban dapat bekerja pada struktur yang ditumpu
udara. Salju adalah salah satu beban yang berarah ke
bawah.pada segmen-segmen bola yang berprofil relatif rendah,
salju dapat menutupi seluruh atap.beban angin adalah masalah
utama. Beban beban yang ditimbulkan oleh angin biasanya
kompleks dan terdiri atas tekanan dan isapan. Tegangan
membran akibat Tegangan Internal. Gaya-gaya dalam bidangbidang (ln plane) pada suatu membran yang ditimbulkan olek
tekanan internal bergantung pada dimensi dan bentuk geometris
mebran selain juga pada besar tekanan internal yang ada.

Sistem Struktur ini membutuhkan tekanan udara sebesar 2--100Psi


besarnya sekitar 100--1000 kali dibandingkan system air supported
structure.Karena membutuhkan tekanan udara yang lebih besar, maka
dibutuhkan material membrane yang kuat dan kedap udara. Secara
prinsip dapat digunakan untuk elemen batang dan elemen
bidang.Perilaku struktur dengan system ini sangat kompleks, sehingga
sampai sekarang belum diketahui perancangan yang tepat.

struktur yang digelembungkan oleh udara


perhatikan balok yang digelembungkan udara di mana tekanan
pemggelembung adalah sebesar Pr. Tegangan tarik membran
longitudinal merata akibat tekanan tersebut akan terjadi pada seluruh
panjangnya apabila struktur tidak dibebani. Pemberian beban eksternal
cenderung menyebabkan terjadinya tegangan disepanjang permukaan
atas dan tegangan tarik di sepanjang permukaan bawah seperti pada
balok yang dibuat pada materiak kaku. Sebab akibatnya, tegangan
tarik yang semula ada disepanjang permikaan atas akan berkurang
dan dipermukaan bawah bertambah.
Tinjauan lainnya
Hal yang sering merupakan masalah pada penggunaan struktur
pneumatis adalah apa yang akan terjadi apabika membran berkubang.
Dalam hal ini ada gunanya apabila kita membandingkan dua
pneumatik, yaitu balom dan stuktur yang ditumpu udara.
Apabila balon ditusuk, jekas akan meledak. Pada kenyataannya,
tusukan menyebabkan terjadinya retak yang akan menjalar secara
cepat. Cepatnya penjalaran itu adalah karena sangat besarnya tekanan
internal pada balon. Pada saat retak mulai terjadi, semua energi yang
tersimpan mempercepat penjalaran retak. Pada struktur seperti ini,
yang disebut sisitem berenergi besar, retak menjalar dengan sangat
cepat. Sbaleknya, gedung pneumatis yang ditumpu udara adalah
sistem berenergi rendah, pemberian tekan internal relatif kecil Masalah
lain sehubungan dengan struktur pneumatis adalah pemilihan material
membran harena banyak jenis material yang menurun mutunya dari
waktu ke waktu sebagai akibat efek ultraviolet dari matahari. Masalah
ini dapat diatasi dengan pemilihan material yang tepat.

Jenis-jenis pneumatic system

WATER CUBE
Location Beijing Country/Region Greater China Client Beijing StateOwned Assets Management Co Collaborators
PTW Architects
China Construction Design Institute (CCDI)
China State Construction Engineering Co (CSCEC)
Overview
The National Aquatics Center, also known as the 'Water Cube', was one
of the most dramatic and exciting sporting venues constructed for the
2008 Beijing Olympic Games. Dilingkupi oleh dinding berbentuk balon
busa, bangunan ini memiliki 5 kolam renang (termasuk mesin ombak),
sebuah restoran, tempat duduk penonton untuk memfasilitasi 17.000
penonton.

Studi Kasus

Distinctiv sustainable faade


Bentuk dari bangunan terinspirasi dari pembentukan natural busa
balon sabun. Arup's designers and strcutural engineers menyadari
bahwa struktur yang berdasarkan teknik geometri unik ini akan lebih
mudah dibangun, dengan tetap menampilkan bentuk yang organik dan
acak. Etil-tetrafluroetilena (EFTE) dipilih sebagai material untuk facade
bangunan. Berat material ini hanya 1% dari kaca dan memiliki insultor
termal yang lebih baik. Sekitar 20% dari solar energy dapat ditangkap
dan digunakan sebagai pemanas. Cahaya matahari dapat masuk ke
dalam bangunan dan dapat menghemat sampai 55% pencahayaan
yang digunakan. Material untuk facade bangunan, EFTE juga terbukti
telah berhasil digunakan pada Allianz Arena dai Munich.

pembuangan.
History
Nama resmi bangunan ini adalah Beijing National Aquatics Center.
Dibangun dan disiapkan untuk Olympiade musim panas 2008
(Tiongkok mendapatkan hak sebagai tuan rumah). Bangunan ini
memiliki nama lain, 'water Cube' karena bentuknya. Desain bangunan
ini merupakan hasil pemenang sayembara arsitektur dari 10 proposal
lomba yang masuk dan dimenangkan oleh arsitek: PWT architects
(Sebuah biro arsitek yang berpusat di Australia) dan ARUP Engineering
group serta CSCEC (China State Construction Engineering Corporation)
CCDI (China Construction Design International ). Gagasan utama dari
desain bangunan ini merupakan simbolisasi yang kuat dalam menggali
dasar-dasar arsitektur asli Tiongkok. Asal muasal nama "Water Cube"
berasal dari tahap awal dari sayembara arsitektur dan konsep
perancangannya. Ketika tim perancang melakukan perhitungan daya
guna bangunan, diputuskan bahwa bangunan ini seluruhnya harus
fungsional dan dimanfaatkan. Di sisi lain, bersebelahan dengan gedung
spektakuler lain untuk Olimpiade (National Stadium Bird's Nest) yang
dirancang oleh Herzog dan Meuron bekerja sama dengan Arup. saat
perancangan, tim sepakat bahwa bentuk dasarnya berbentuk kotak
berwarna biru, maka istilah Water Cube muncul. Hubungan lainnya
merupakan tradisi dari elemen-elemen Tiongkok, bahwa bangunan ini
melambangkan tanah (ditandai dengan atap yang berbentuk datar).

Facade Bangunan: EFTE


Sekitar 20% dari energi matahari yang masuk pada bangunan
terperangkap di dalamnya dan digunakan untuk memanaskan kolam
renang dan area interior. Panel ETFE tembus pandang dan dapat didaur
ulang, serta dapat menangkap cahaya matahari dan menggunakannya
untuk pencahayaan ruang dalam bangunan. Panas matahari juga dapat
digunakan untuk penghangat. Untuk mengurangi konsumsi energi
pusat lebih lanjut, desain telah memasukkan banyak sistem pemulihan
energi, seperti pemulihan panas dari pembuangan udara hangat untuk
pemanasan udara luar dingin (pasokan udara segar). Sejak Beijing
mengalami kekurangan air, konservasi air juga pusat perhatian filosofi
desain Arup ini. Perusahaan mengusulkan penggunaan kembali dan
daur ulang dari 80% air dipanen dari daerah tangkapan atap, sistem
backwash kolam renang dan arus darat. Ini bertujuan untuk
mengurangi ketergantungan dan tekanan di penyedia air lokal dan
sistem pasokan air kota dengan pemakaian langsung ke sistem saluran

Konsep Rancangan
Gedung ini terletak di kompleks Beijing Olympic Green, secara axial
membentuk poros dengan National Stadium di bagian utara kota
Beijing yang merupakan pusat poros, perletakan lokasi gedung ini
memperkuat poros historis dari kota Beijing. Total luas area 62.950 M2
total luas lantai 65.000 80.000 m2 dengan area bawah tanah
mencapai 15.000 m2. Penggalian bentuk bentuk simbolis arsitektur
Cina kuno muncul seiring gagasan tim untuk menghadirkan konsep
gelembung sabun sebagai pendekatan bentuk dasar melambangkan
air. Secara kontekstual kotak merupakan simbol unsur bumi saling
melengkapi dengan bangunan stadion Bird Nest diseberangnya yang
berbentuk dasar lingkaran yang merupakan simbol surga. Struktur
Bangunan Struktur utama bangunan menggunakan material baja. Baja
tersebut disusun seperti jarring-jaring untuk membentuk sistem
konstruksi tertentu, dalam hal ini adalah bentuk balon busa.
Antarbatang baja dihubungkan dengan node-node baja berbentuk bola.
Untuk cladding digunakan material EFTE yang dibuat berdasarkan
modul. Berikut analisis struktur bangunan menurut sumber:
http://www.slideshare.net/yogakartasasmitasulaiman/metodekonstruksi-beijing-national-aquatics-center

Arch System
Sistem struktur busur termasuk golongan struktur funikular
karena telah digunakan bangsa Romawi dan Yunani, terutama
untuk membuat bangunan yang memerlukan bentangan yang
besar/luas. Pada zaman itu maupun saat ini sistem struktur busur
dibuat
dengan
bahan
padat
yaitu
batu,
atau
batu
buatan/bata/masonry. Juga dikembangkan dengan menggunakan
bahan bangunan yang modern dari kayu, besi/baja.Busur
menggunakan sendi lebih dari tiga sudah tidak stabil laggi dan
dapat mengakibatkan keruntuhan. Oleh karena itu jika ingin
memperoleh struktur busur dengan kekuatan struktur yang baik
tanpa mengalami tekuk (bending) dapat digunakan pengikat
(bracing) pada bagian dasarnya. Bahan pengikat tergantung dari
dimensi ketebalan busur dan luas bentang busur dapat dibuat dari
kabel, baja, besi, kayu maupun beton.