Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Kadek Ayu Riana Dewi

Nim/No

: 1315351087/12

Mata Kuliah : Sistem Informasi Akuntansi


Tugas Artikel Pertemuan ke-11
Artikel Hubungan antara Kesuksesan Sistem Perusahaan dengan Manajemen Puncak

Kiat Sukses Manajemen Zappos

Zappos adalah perusahaan penjual sepatu dan pakaian online terbesar yang berdiri
sejak tahun 1999. Pertumbuhan penjualan tahunan Zappos sangatlah pesat. Pada tahun 2001,
prestasi penjualan mencapai empat kali lipat dari tahun sebelumnya dengan biaya iklan yang
minimal. Pada tahun 2008, Zappos berhasil mencapai 1 milyar dollar dalam penjualan
tahunan dan menduduki posisi ketiga di dalam 100 perusahaan pilihan teratas menurut survei
Fortune. Zappos menjadi legenda karena budaya perusahaan dan pelayanan kepada
pelanggannya yang luar biasa. Tujuan perusahaan dalam menciptakan budaya yang berfokus
pada kepuasan karyawan membuat Zappos menjadi tempat bekerja idaman.
Kiat kesuksesan manajemen puncak perusahaan Zappos adalah menetapkan nilai-nilai
yang memotivasi secara internal untuk meningkatkan kepuasan karyawan melebihi sekedar
urusan gaji semata. Manajemennya bahkan menawarkan para karyawan barunya dengan uang
2000 dollar untuk berhenti setelah seminggu bekerja. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa
karyawannya bekerja bukan hanya untuk uang dalam jangka pendek. Manajemen Zappos
mengerti bahwa motivasi eksternal seperti uang dan status memang dibutuhkan, namun
faktor-faktor intrinsiklah yang mendorong karyawan untuk terus termotivasi secara internal
dan berkomitmen dalam jangka panjang.
Tony Hsieh, Chief Executive Officer (CEO) Zappos, menyatakan bahwa,
Jika perusahaan mengutamakan budaya perusahaan dan nilai-nilai inti secara
baik, maka segalanya termasuk pelayanan pelanggan akan beres. Sasaran
Zappos adalah untuk menawarkan pelayanan yang terbaik di dalam industrinya.
Bentuk-bentuk promosi yang diberikan oleh Zappos adalah gratis pengiriman,
365 hari jaminan uang kembali, dan call-center yang ramah selama 24 jam sehari
7 hari seminggu. Rekruitmen para karyawannya selain tes standar profesi, juga
tes kepribadian yang unik dan harus menjalani 4 minggu pelatihan loyalitas
pelanggan dengan 2 minggu melayani pelanggan di call center. Setelah training
tersebut, karyawan baru ditawari uang sebesar 2000 dollar untuk berhenti.
1

Biasanya 97 persen tetap bertahan dan mereka adalah para karyawan yang telah
teruji

kesetiannya.

Dan

manajemen

Zappos

pun

sangat

mempedulikan

kesejahteraan para karyawan ini. Semua karyawan di Zappos mendapatkan


makan siang gratis, fasilitas kesehatan, snack, ruang istirahat, kebebasan
mendekorasi kantor dengan beragam tema, parade, permainan, dan sebagainya.
Zappos memiliki sepuluh nilai inti yang menentukan budaya, brand, dan strategi
bisnisnya. Nilai-nilai ini mendorong para karyawan untuk memberikan layanan
yang luar biasa, berani dengan perubahan, bergembira, aneh dan kreatif dengan
berpikiran terbuka, berkembang dengan terus belajar, terbuka dan membangun
hubungan dengan tim lewat komunikasi yang positif serta kekeluargaan, fokus,
bersemangat tapi tetap bersahaja.

Sistem manajemen Zappos sangat mengutamakan pelayanan pelanggan. Bagi CEO


Zappos, kepuasan pelanggan akan membawa kepada konsumen yang loyal, yang pada
akhirnya akan memberikan tingkat penjualan dan keuntungan yang tinggi. Dan peningkatan
profit margins ini dimulai dari pelatihan dan pengembangan karyawan. Upaya dalam
menciptakan budaya perusahaan dengan berinvestasi dalam memilih dan melatih karyawan
adalah kiat sukses manajemen yang perlu dilakukan perusahaan manapun yang ingin berhasil
menghasilkan laba dan bertahan dalam jangka panjang. Pengembangan dan training karyawan
adalah inisiatif yang diperlukan dalam meningkatkan kompetensi dan kepuasan karyawan.
Para karyawan akan menjadi termotivasi dalam memberikan pelayanan pelanggan yang
terbaik. Sehingga hal ini akan menciptakan loyalitas konsumen, melonjakkan penjualan, dan
keuntungan bagi perusahaan.
Maka dari itu, perusahaan dapat menginvestasikan ulang sebagian keuntungan yang
didapat untuk pengembangan karyawan sehingga membuat suatu siklus yang sempurna.
Siklus bisnis yang membawa kesetiaan karyawan dan pelanggan dengan menyisihkan laba
untuk training karyawan agar melayani konsumen dengan kompeten. Konsumen menjadi
setia, penjualan meningkat, dan memberikan keuntungan yang berkelanjutan bagi perusahaan.
Begitulah siklusnya. Model bisnis yang berdasarkan siklus kepuasan karyawan dan
pelanggan. Inilah kiat sukses manajemen untuk memajukan perusahaan dengan budaya yang
bernilaikan kesetiaan, yang memperhatikan motivasi internal karyawan seperti kiat
kesuksesan sistem ala Tony Hsieh, Sang Top Manajemen Zappos telah lakukan.
Sumber Artikel : http://tipsmotivasi.com/2012/04/19/kiat-sukses-manajemen-zapos/
Oleh

: Reza Wahyu Ismail


2

Diposkan pada : 19 April 2012