Anda di halaman 1dari 4

Mata Kuliah:

Riset Teknologi Informasi by Samsu Alam, S.Si

Metode Simpleks

Secara umum, langkah-langkah penyelesaian masalah program linier dengan metode

simpleks adalah sebagai berikut:

1. Konversikan semua pertidaksamaan menjadi persamaan dengan menambahkan

slack variabel pada kendala yang bertanda “≤” atau surplus variabel pada

kendala yang bertanda “≥”.

2. Tentukan penyelesaian awal yang feasible. Jika perlu, gunakan artificial variabel. 3. Susun tabel awal.
2.
Tentukan penyelesaian awal yang feasible. Jika perlu, gunakan artificial
variabel.
3.
Susun tabel awal.
4.
Tentukan penyelesaian feasible yang optimum.
Contoh:
Selesaikan masalah program linier berikut dengan menggunakan metode simpleks.
z  4 x  x
 x 
1
2
Maximize
Dengan kendala
1
2
2
x 1   3 2 x x x    12 3 4
(1)
2
x
(2)
1
2
(3)
dan
x x 
,
0
1
2
Penyelesaian:
Langkah awal adalah tanda pertidaksamaan pada kendala di atas akan diubah menjadi
persamaan dengan menambahkan slack variabel sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:
 x 
2
x  x
4
1
2
3
2
x 1 
3
x
 x
12
2
4
x 1
 x
 x  3
2
5
Atau dengan notasi matriks dapat ditulis

  1

2

1

2

3

1

1

0

0

0

1

0

0

0

1

x

x

x

x

x

1

2

3

4

5

4  

12

3

Mata Kuliah:

Riset Teknologi Informasi by Samsu Alam, S.Si

x x , , x 3 4 Jadi ini adalah penyelesaian awal yang feasible dengan
x x
,
,
x
3
4
Jadi ini adalah penyelesaian awal yang feasible dengan basis
dan
5 serta fungsi
tujuannya adalah
z  x  x 
4
0
x 
0
x 
0
x 
0
1
2
3
4
5
Tabel 1
Basis
X
X
X
X
X
RHS
Rasio
1
2
3
4
5
X
-1
2
1
0
0
4
----
3
X
2
3
0
1
0
12
6
4
X
1
-1
0
0
1
3
3
5
Z
-4
-1
0
0
0
0
Tabel 2
Basis
X
X
X
X
X
RHS
Rasio
1
2
3
4
5
X
0
1
1
0
1
7
7
3
X
0
5
0
1
-2
6
6/5
4
X
1
-1
0
0
1
3
----
1
Z
0
-5
0
0
4
12
Tabel 3
Basis
X
X
X
X
X
RHS
1
2
3
4
5
X
0
0
1
-1/5
7/5
29/5
3
X
0
1
0
1/5
-2/5
6/5
2
X
1
0
0
1/5
3/5
21/5
1
Z
0
0
0
1
2
18
Karena semua nilai pada baris Z adalah non negative, ini berarti bahwa solusi optimal
dari masalah program linier di atas telah diperoleh dengan kesimpulan sebagai berikut:
x
 x  0
4
5
21
6
29
x 
,
x 
,
x 
1
5
2
5
3
5
dan
 18
z max

Jadi metode simpleks, yang telah dijelaskan di atas, membutuhkan sistem Ax b dalam

bentuk kanonik, yaitu bahwa kita membutuhkan untuk berada pada sebuah titik ekstrim

sebelum kita menggunakan simpleks.

Mata Kuliah:

Riset Teknologi Informasi by Samsu Alam, S.Si

Contoh 2:

Selesaikan masalah program linier berikut dengan menggunakan metode simpleks.

Minimize

Dengan kendala

z 5 x 6 x x 4 x

1

3

1

2

x x

2

1

2

4

2

100

120

(1)

(2)

dan x , x  0 1 2 Penyelesaian: Serupa dengan contoh sebelumnya, semua tanda
dan
x
,
x 
0
1
2
Penyelesaian:
Serupa dengan contoh sebelumnya, semua tanda pertidaksamaan pada kendala di atas
akan diubah menjadi persamaan dengan menambahkan surplus atau slack variabel
sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:
4
x
 x  x
2
100
1
2
3
3
x
 x
4
 x
120
1
2
4
Atau dengan notasi matriks dapat ditulis
 x  
1
 4
2
1
0
 
x
 100 
2
3
4
0
 1
x
120
   
3
x
 
4
Sebagaimana terlihat pada matriks di atas, tidak memuat basis. Oleh sebab itu, kita
  1 
0  
membutuhkan vektor
0
 
dan
dan vector ini dapat diperoleh dengan menambahkan
  
 1  
variabel buatan pada masing-masing kendala structural yang pertama dan kedua sehingga
diperoleh sebagai berikut:
4
x
 x  x
2
 S
100
1
2
3
1
3
x
 x
4
 x
 S
120
1
2
4
2
Dengan koefisien pada fungsi tujuan adalah M (masalah minimum). Maka dengan notasi
matriks diperoleh:
x 1 
x
2
4
2
1
0
1
0 
x
100
3
3
4
0
 1
0
1
  
x
120
4
S
1
 
S
2

Mata Kuliah:

Riset Teknologi Informasi by Samsu Alam, S.Si

S , S 1 Jadi ini adalah penyelesaian awal yang feasible dengan basis dan 2
S ,
S
1
Jadi ini adalah penyelesaian awal yang feasible dengan basis
dan
2 serta fungsi
tujuannya adalah
z  x  x  x  x  MS  MS 
5
6
0
0
0
1
2
3
4
1
2
Tabel awal
Basis
X
X
X
X
S
S
RHS
1
2
3
4
1
2
S
4
2
-1
0
1
0
100
1
S
3
4
0
-1
0
1
120
2
Z
-5
-6
0
0
-M
-M
0
Tabel 1
Basis
X
X
X
X
S
S
RHS
Ratio
1
2
3
4
1
2
S
4
2
-1
0
1
0
100
25
1
S
3
4
0
-1
0
1
120
40
2
Z
7M-5
6M-6
-M
-M
0
0
220M
Tabel 2
Basis
X
X
X
X
S
S
RHS
Ratio
1
2
3
4
1
2
x
1
1/2
-1/4
0
1/4
0
25
50
1
S
0
5/2
3/4
-1
-3/4
1
45
18
2
(5M/2)-
(3M/4)-
(-7M/4)
Z
0
-M
0
45M+125
(7/2)
(5/4)
+(5/4)
Tabel 3
Basis
X
X
X
X
S
S
RHS
Ratio
1
2
3
4
1
2
X
1
0
-2/5
1/5
2/5
-1/5
16
1
X
0
1
3/10
-2/5
-3/10
2/5
18
2
Z
0
0
-1/5
-7/5
-M+4/20
-M+7/5
188

Karena semua nilai pada baris Z adalah non positif, ini berarti bahwa solusi optimal dari

masalah program linier di atas telah diperoleh dengan kesimpulan sebagai berikut:

x

3

x s s 0

4

1

2

x

1

16,

x

2

18

dan

z

min

188