Anda di halaman 1dari 6

TAMAN BACAAN MASYARAKAT

(TBM)

IbM PENINGKATAN MINAT BACA & TULIS ANAK USIA SEKOLAH


KECAMATAN DOLO BARAT KABUPATEN SIGI

Oleh:

1.
2.
3.

Dr. Huber Yaspin Tandi, M.Pd


Yun Ratna, S.Pd, M.Pd
Yusdin, M.Ed

NIDN. 0017126108 (Ketua)


NIDN. 0004118109 (Anggota)
NIDN. 0020057608 (NST)

UNIVERSITAS TADULAKO
2016

RINTISAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT


Definisi:
TBM adalah sebuah lembaga yang menyediakan bahan bacaan yang di butuhkan oleh
masyarakat. Sebagai tempat penyelenggaraan pembinaan kemampuan membaca dan
belajar , sekaligus sebagai tempat untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat.
Pengelola TBM adalah mereka yang memiliki dedikasi dan kemampuan teknis dalam
mengelola dan melaksanakan layanan kepustakaan kepada masyarakat. Bahan pustaka
adalah semua jenis bacaan dalam berbagai bentuk media.
Program TBM merupakan pembaharuan dari Taman Pustaka Rakyat yag di dirikan oleh
pendidikan masyarakat pada tahun lima puluhan. Program ini bertujuan untuk
meningkatkan minat baca dan budaya baca masyarakat. Oleh karena itu keberadaan TBM
sangat penting sebagai sarana belajar masyarakat untuk itu kemampuan, ketrampilan dan
kinerja pengelola harus ditingkatkan sehingga dapat mengelola TBM sebagai mana
mestinya.
Nama TBM Rintisan:
Nama TBM sebaiknya memberikan makna inspiratif, berbasis local, berjiwa NKRI dan
berfalsafah Pancasila.
Visi dan Misi TBM:
Visi
Mendukung pendidikan formal dan non formal menuju terwujudnya masyarakat yang
gemar membaca dan gemar belajar
Misi :
1. Meningkatkan pelayanan bagi pengguna koleksi bahan bacaan TBM
2. Memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat yang memanfaatkan TBM sebagai
sarana menimba ilmu pengetahuan
3. Menambah dan melengkapi koleksi bahan bacaan
4. Meningkatkan mutu program pendidikan non formal dengan perluasan layanan bahan
bacaan
Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola TBM
Dalam pelaksanaan kegiatan TBM, dibentuk suatu organisasi pengelolaannya supaya proses
kegiatan dapat berjalan dengan lancer, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua/Penanggung Jawab : adalah seseorang yang memiliki kewenangan dan


tanggungjawab terhadap keberadaan TBM, bertanggung jawab atas keberadaan dan
keberhasilan demi perkembangan TBM.

Pengelola: warga masyarakat yang mempunyai kemampuan dan kemauan dalam


pengelolaan manajemen TBM yang dipilih oleh anggota dengan tugas melakukan
pengaturan kegiatan TBM perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi perkembangan TBM
Sekretaris: Warga masyarakat yang mempunyai kemampuan dan kemauan serta
pengetahuan administrasi TBM, dengan tugas mengurus surat menyurat, memberikan
pelayanan administrasi keanggotaan kepada anggota/pengunjung TBM, penagih buku
(setelah mendapat laporan dari petugas pelayanan peminjaman).
Bendahara: Warga masyarakat yang mempunyai kemampuan dan kemauan di bidang
pengelolaan administrasi keuangan, dengan tugas melakukan pencatatan dan
pertanggungjawaban keuangan TBM
Petugas: warga masyarakat yang mempunyai kemampuan dan kemauan di bidang
palayanan perpustakaan kepada anggota/pengunjung TBM, dengan tugas Melayani
kebutuhan bahan bacaan yang dicari anggota/pengunjung, melakukan pencatatan
bahan bacaan yang dibaca dan atau yang dipinjam anggota/pengunjung, merawat
bahan bacaan dan menyusun laporan bulanan kepada pengelola, meletakkan bahan
pustaka yang dikembalikan ke tempat semula.
Tempat Pelaksanaan:
Kegiatan TBM ini dilaksanakan di Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, dengan
menggunakan fasilitas tempat salah satu masyarakat, dan diberi nama TBM
dan diharapkan nantinya TBM ini bisa menjadi salah satu motor penggerak dalam mewujudkan
tujuan pendidikan nasional yang mencerdaskan kehidupan bangsa baik secara material maupun
mental spiritual melalui penyediaan sarana bahan bacaan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan
masyarakat.
Sistem Pengelolaan TBM:
Sistem pengelolaan TBM meliputi:

1.

2.

3.

Tugas yang bersifat teknis. Kegiatan memperoses atau mengelola berbagai macam
bahan bacaan yang ada di TBM, beberapa buku, majalah, Koran dan lain lain,
sehingga menjadi siap untuk diatur pada tempatnya, disusun secara sistematis dan
dapat dipinjamkan dan pengembalian setiap macam bahan bacaan dapat berjalan
dengan lancer.
Tugas yang bersifat pelayanan. Tugas yang bersifat pelayanan adalah suatu
pekerjaan/kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan pengunjung. Tugasnya
meliputi: Memberikan informasi yang dibutuhkan pengunjung antara lain
menginformasikan adanya buku baru dan membantu pengunjung mencari buku
Tugas yang berhubungan dengan pengembangan TBM meliputi:
a. Melaksanakan perputaran buku dengan TBM yang lain
b. Bekerjasama dengan instansi lain untuk memperkaya bahan bacaan
c. Bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk donator buku

Layanan yang diberikan kepada pengunjung

1. Sistem layanan terbuka (Open Access)


Sistem layanan terbuka memperbolehkan pengunjung masuk ke ruang baca untuk
melihat lihat, memilih dan mengambil bahan bacaan sendiri dari rak, tanpa minta
bantuan dari petugas
2. Sistem Layanan Tertutup (Close Access)
Sistem layanan tertutup tidak memperbolehkan pengunjung mengambil bahan
bacaan sendiri. Pengunjung yang ingin memilih bahan bacaan dapat mencarinya
melalui catalog dan bahan bacaan yang sudah di peroleh tersebut dapat diminta
pada petugas untuk mengambilnya.
Jadwal buka TBM

Hari dan jam buka TBM disesuaikan dengan jumlah petugas yang ada.serta
mempertimbangkan aktivitas kerja anggota dan masyarakat. Pada umumnya masyarakat
dilingkungan tersebut memiliki waktu luang yang cukup panjang mulai pukul 15.00
wib.dengan demikian TBM lebih efisien dibuka pada sore hari, bahkan malam hari, karena
pagi hari anggota dan masyarakat banyak yang bekerja.

PROGRAM KERJA/KEGIATAN RINTISAN

Penetapan Pengelola :
Tim IbM bersepakat dengan masyarakat untuk pembentukan pengelola TBM

.Penyusunan Struktur Pengelola dan Tupoksi:

1.
2.
3.
4.

Pustakawan
Adiministran
Tenaga Teknis
Anggota Lainnya sesuai kebutuhan

Penyusunan Program Kerjas TBM


1.
2.
3.
4.

Bentuk-bentuk layanan
Waktu Layanan
Program Pengembangan TBM
dll

Action dan Evaluasi TBM:


Mengukur Minat Baca Masyarakat pasca terbentuknya TBM
Strategi Peningkatan minat baca masyarakat khususnya anak usia sekolah

Seleseai