Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL USAHA KECIL BISNIS PUDING SRIKAYA

Disusun Guna Melengkapi Tugas Sekolah


KEWIRAUSAHAAN Disusun Oleh :

Nama Jurusan

: Rina ayustiana : XII AKUNTANSI

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yayasan RP.HARTOYO SMK SUMATERA 40

BAB I Pendahuluan

1.1.Tujuan Pengembangan Proyek Dalam suatu pemasaran banyak sekali berbagai bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal. Dalam kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani dan juga pasti perlu memiliki makanan yang sehat dan bermanfaat buat tubuh. Makanan-makanan memang sudah banyak sekali yang menjualnya tetapi makanan ini begitu sangat sederhana dan baik dikonsumsi ketika malam hari agar terlihat lebih istimewah dipandangan masyarakat. Dengan makanan ini dilakukan dengan cara pembuatan yang sederhana dengan lebih baik dan higienis begitu juga dengan harga yang terjangkau dan banyak pula masyarakat yang berminat untuk membelinya dengan rasa yang cukup enak,nikmat,dan lezat karena untuk mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak lupa makanan khas Indonesia,karena makanan ini merupakan makanan selingan dan baik untuk dikonsumsi. Dengan demikian tujuan dari pengembangan Proyek itu sendiri ada dua yaitu dari Aspek Ekonomi dan dari Aspek Sosial,Aspek Ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan sementara Aspek sosial adalah untuk membantu Masyarakat dalam mengatasi Pengangguran. Keuntungan yang akan diperoleh per ekor dimana Faktor biaya dihitung sbb : Bahan Baku : 1. Terigu 2 Kg : Rp. 14.000 2. Telur 1 Kg : Rp. 12.000 3. Gula pasir 1 Kg : Rp. 10.000 4. Air : Rp. 5.Garam : Rp. 2.000 6. Soda kue : Rp. 3.000 7. Blue band : Rp. 5.000 8. Pewarna kuning : Rp. 3.500 9. Fermipan (pengembang soda) : Rp. 3.500 + Rp. 53.000

Bahan Taburan : 1. Kacang tanah Kg : Rp. 5.000 2. Meises : Rp. 5.000 3. Keju : Rp. 11.000 4. Susu kental manis : Rp. 7.000 5. Wijen : Rp. 5.000 + Rp. 33.000 Bahan Baku Tambahan : 1. Kardus : Rp. 5.000 2. Piring plastic : Rp. 8.000 3. Garpu : Rp. 7.000 4. Pisau : Rp. 5.000 + Rp. 25.000 - Modal Bahan baku + Bahan taburan + Bahan baku tambahan + Ongkos angkut Rp. 53.000 + Rp. 33.000 + Rp. 25.000 + Rp. 500 = Rp.111.500 Perhitungan Keuntungan : Harga jual : Rp.12.000 x 40 porsi = Rp.480.000 Harga Pokok Produk perunit: Rp.2.150 Harga beli bahan tambahan: Rp.3.275 Jumlah Hpp: Rp.3.275 x 40 porsi = Rp.131.000 Laba kotor : = Rp.349.000 Biaya penjualan Biaya pembuatan brosur : Rp.30.000 Biaya transportasi : Rp.30.000 Dengan demikian Ekspetasi Return on equity yang akan diperoleh adalah sebesar 15% dihitung dari perbandingan keuntungan dan Modal yang dikeluarkan. 1.3.Usulan Proyek Dari Studi Kelayakan Proyek yang telah dilakukan dimana Ekspetasi return on equity diharapakan adalah 15 % maka kiranya Proyek martabak manis ini layak untuk dipertimbangkan. Faktor lain yang juga mendukung layaknya usulan proyek ini adalah ketersediaan bahan baku yang cukup melimpah di daerah sragen dan Sekitarnya sehingga ada jaminan terhadap supply stock bahan baku dan kelangsungan dari usaha ini akan terjamin. Mudahnya membuat martabak manis serta tidak perlu memakai resep yang sulit juga hal yang perlu dipertimbangkan untuk mewujudkan Produk ini.

BAB II Pengembangan Produk

2.1.Konsep Produk Konsep Produk yang kita tawarkan sebenarnya tidak jauh berbeda dari Konsep yang telah ditawarkan oleh mereka yang memasarkan lebih dulu. Dengan rasa yang Khas dan terkesan elegan apabila membeli martabak manis ini maka dapat dikatakan martabak manis Produk kita adalah produk Mitu dari Produk sejenis yang ada di pasar. 2.2.Pengembangan Produk Pengembangan produk kedepan untuk produk martabak manis ini agak sulit mengingat bahwa Model atau jenis dari masakan martabak manis memiliki karakteristik tersendiri,pasar tersendiri dan langganan atau customer tersendiri pula. Kemungkinan yang dapat dikembangkan adalah cara penyajian ataupun cara pendistribusian ke langganan. 2.3.Uji Produk Setelah kita mampu membuat produk martabak manis, maka produk ini perlu di uji coba ke para calon pelanggan untuk mengetahui kekurangannya. Uji Coba ini meliputi Taste rasa, serta yang tidak kalah penting adalah Higienesnya. Diperlukan minimal 15 Orang yang berbeda dari tingkat umur,Pekerjaan ,tingkat pendidikan serta jenis kelaminnya. Dengan demikian kita dapat mengukur kira kira Produk martabak manis seperti apa yang mereka inginkan. Bentuk Alat Ukur /Questionnaire ini dapat dibuat seperti berikut : 2.4.Persiapan Produksi Setelah kita mengetahui keinginan konsumen konsumen seperti apa maka tahap selanjutnya adalah persiapan produksi. Persiapan Produksi akan meliputi beberapa Aspek,yang paling utama adalah persiapan Sumber Daya Manusia,Bahan Baku

utama,Bahan baku tambahan,Alat Pengolah,Tempat Produksi,serta yang tak kalah penting adalah Sumber Pendanaan. Sumber Daya Manusia dalam Aspek Produksi sangat penting perannya mengingat produk martabak manis ini sebagian besar atau bahkan seluruhnya dikerjakan secara manual,untuk itu tenaga yang terampil dalam mengolah martabak manis mutlak diperlukan. Ketersediaan Bahan Baku utama mesti terjaga stock dan jumlahnya sebab kelangsungan Produksi akan terjaga dengan terjaganya stock yang cukup,mengenai bahan baku tambahan berupa bumbu bumbu dan alat pengolah Walaupun kontribusi terhadap proses produksi relative kecil namun keberadaannya mutlak diperlukan. Yang tak kalah penting adalah sumber pendanaan dari Proyek martabak manis ini, sumber ini dapat diperoleh dari berbagai macam sumber bias dari kredit Bank atau dari simpanan pribadi. Mengingat Jumlah Dana yang diperlukan tidak terlalu besar maka sebaiknya sumber pendanaan akan lebih baik dari Pribadi,modal yang diperlukan dengan perkiraan Omset per hari. Namun apabila dirasa kurang dapat mengajukan permohonan kredit Bank dimana saat ini Bank Berlomba lomba memberikan Kredit tanpa agunan untuk skala kecil menengah. 2.5. Keunggulan produk Keunggulan dari produk ini yaitu : 1. Memiliki berbagai macam-macam bentuk 2. Memiliki berbagai macam-macam rasa 3. Bahan produk yang higienis