Anda di halaman 1dari 3

Macam-Macam Katuranggan Ayam Suro

Kali ini Admin Joker Farm Akan memberikan info mengenai katuranggan ayam suro:

Suro Cepaka : Yaitu ayam memiliki ules wido cepaka (bulu ayam yang berwarna putih dan kehijauan), ekor mubal (ekor ayam yang terdiri atas warna hitam dan putih),
jalu cantel (jalu yang bentuknya melengkung keatas), jengger tigan (jengger yang berbelah 3).
Suro Ireng : Yaitu ayam berwarna hitam, rawis merah hati (ules Galih), dengan mata hitam, jengger tigan (jengger berbelah 3), jalu panjang tapi tidak tajam dan
kakinya berwarna hitam.
Suro Bungkus : Yaitu ayam memiliki ules blorok, berkaki hitam, berjalu bungkus.

Suro Watu : Yaitu ayam yang dibawah jalu terdapat benjolan seperti batu.
Suro Kopyor : Yaitu ayam yang ketika dipegang lalu di goyang maka akan terdengar seperti ada air ditubuh ayam.
Suro Pengantin : Yaitu ayam yang memiliki 2 bulu pada bagian ekor yang menjulang lebih panjang dari bulu lainnya

Suro Dukun : Yaitu ayam terdapat 1 bulu pada bagian ekor yang menjulang lebih panjang dari bulu lainnya

Suro Petir : Yaitu ayam yang memiliki sisik pada jari tengah pecah terbagi 2

Suro Rembes : Yaitu bila mata ayam terlihat seperti ayam sedang sedih/menangis padahal ayam sehat.
Suro Teleh : Yaitu bila ayam memiliki dua teleh atau letaknya dibagian kiri.

Suro Tanjung Karang : Bila ayam memiliki jalu susun

Suro Kadal Meteng : Yaitu Apabila jari tengah ayam seperti bengkak atau seperti perut kadal

Kiat Merawat Anak Ayam Bangkok Aduan

Merawat anakan ayam bangko mulai dari menetas sampai umur 4 bulan merupakan masa pembentukan phisik ayam bangkok, di umur-umur inilah kita seharusnya dapat
memberikan konsumsi pangan dan kebebasan gerakan yang maksimal. Bila tidak, maka upaya membesarkan ayam akan menjadi sia-sia.

Anakan ayam bangkok yang memiliki konsumsi pangan dan gerakan yang minim di umur sampai dengan 4 bulan akan memiliki postur dan kekuatan phisik yang tidak
maksimal sehingga tidaklah layak untuk diturunkan di gelanggang. Anakan ayam sampai dengan umur 4 bulan harus menerima konsumsi pangan yang seimbang baik
untuk protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air. Dalam kebiasaan sehari-hari kami di dalam memelihara ayam bangkok, anakan umur 1-4 bulan akan diberikan
pangan yang berupa pakan buatan pabrik yang dicampur dengan susu tepung untuk anak bayi. Komposisi campuran yang kami gunakan adalah 1:5 (Contoh: 1 kg susu
dicampur dengan 5kg pakan).
Kadang memang terasa lucu maupun aneh, mengapa kita mencampurkan susu tepung anak ke dalam pakan akan ayam, akan tetapi bila dilihat dari hasilnya akan
sungguh berbeda bila kita tidak melakukannya. Anakan akan memiliki pertumbuhan yang sangat bagus baik untuk tulangan, otot, bulu maupun bagian tubuh lainnya.
Susu yang digunakan tidak perlu susu yang mahal, karena susu murahpun sudah cukup kandungan protein, karbohidrat, mineral dan vitaminnya. Dan komposisi ini
sangatlah baik dan diperlukan untuk pertumbuhan anakan ayam. Dan bila kita telah mencampurkan susu tepung ke pakan anakan ayam, maka kebutuhan pakan lainnya
seperti mineral maupun vitamin sudah tidak perlu terlalu dibutuhkan karena telah tersedia pada kandungan susu.
Dari hasil yang akan diperoleh, apalagi kita membandingkan anakan yang diberikan campuran susu dan yang tidak, maka akan terlihat perbedaan pertumbuhan anakan
yang jauh berbeda. Anakan ayam yang diberi pakan dengan campuran susu akan terlihat lebih energik dan memiliki postur tubuh yang lebih kuat dibanding yang tidak.
Jadi bagi kami, kebiasaan mencampur susu dengan pakan anakan ayam menjadi hal yang harus dilakukan. Karena sangatlah disayangkan bila kerja keras kita untuk
membesarkan anakan menjadi sia-sia belaka sewaktu ayam menginjak umur perawatan untuk tarung akibat rendahnya kandungan gizi sewaktu ayam masih kecil. Akhir
kata, apapun kesimpulannya, ayam bangkok memang dilahirkan untuk dinikmati gaya tarung ataupun postur tubuhnya yang indah jadi apapun alasannya, konsumsi
pangan yang tepat sewaktu membesarkannya adalah hal yang sangat mutlak.
Cara Memilih Bibit Ayam Bangkok Yang Bagus



Dalam mencari ayam bangkok santai saja jangan terburu buru, datangi tempat tempat peternakan jangan bilang kalau Anda mau mencari ayam, katakan hanya sekedar ingin
tahu soal ayam bangkok yang baik,
Pancing peternak/penjual bibit tersebut tentang induk pejantanya apakah sudah pernah menang belum juga jagan ketinggalan tanya masalah harga.
Jika semua sudah Anda dapatkan dan ada yang baik menurut kategori Anda jangan langsung dibeli, tunggu beberapa hari untuk membeli, dengan demikian Anda bisa
membandingkan dengan hasil peternak yang lain. kalau semua rencana sudah matang Anda akan mendapatkan ayam yang sesui dengan selera Anda juga yang dimaui pasar, bahkan
mungkin dengan harga yang murah. atau Anda datang ke pasar ayam pantau sewaktu penjual mencoba ayam ayam mereka.
Bahkan bila Anda sudah benar benar cepat ingin mendapatkan ayam untuk usaha ternak ayam bangkok, Anda bisa mendatangi tempat sambung ayam pilih yang juara (menang)
Anda akan mendapatkan induk penjatan yang siap untuk usaha ternak ayam bangkok, akan tetapi dengan jalan tersebut harga sudah mahal.
Untuk memulai usaha ternak ayam bangkok perlu persiapan kandang. Disini Anda bisa pesan atau membuat sendiri. Kandang bisa terbuat dari bambu atau kawat ram. Pilih yang
sesuai dengan kemapuan Anda, juga tempat usaha ternak ayam bangkok.
Masalah ukuran kandang disesuikan dengan lahan yang ada.kandang usaha ternak ayam bangkok dengan ukuran T 150cm X P100 cm X L80cm sudah cukup, lebih besar akan lebih
baik.jadi ukuran kandang usaha ternak ayam bangkok tidak ada ukuran baku.
Untuk memperoleh hasil usaha ternak bangkok yang baik di perlukan indukan yang baik minimal sebagai pejantan pernah menang dalam sabung ayam, sedang induk betina pilih
minimal umur 1 tahun.
Satu ekor pejantan bisa mengawini 3-4 induk betina.
Perkawinan juga bisa dilakukan secara inseminasi buatan, tetapi cara ini jarang dilakukan karena cara perkawinan alamiah terhitung cukup gampang dilakukan dan tidak perlu
mengeluarkan biaya khusus untuk membeli peralatan inseminasi.
Induk yang telah dikawinkan akan bertelur seminggu setelah dikawinkan.
Induk betina ayam bangkok bertelur terbatas, Telur-telur tersebut bisa dierami oleh induknya atau ditetaskan di dalam mesin tetas.
Untuk usaha skala kecil, penetasan bisa dilakukan oleh induknya, tetapi untuk usaha berskala besar, terutama peternakan yang menjual anakan (DOC), penetasan dengan mesin
tetas dapat mempercepat kapasitas produksinya.
Telur akan menetas setelah dierami oleh induknya selama 21 hari.
Anak ayam yang baru menetas bisa ditempatkan dikandang postal setelah berumur dua hari.
Kandang postal anak ayam dilengkapi dengan pemanas yang berfungsi sebagai induk buatan.
Usaha ternak Ayam bangkok memiliki segmen pasar yang berbeda ada yang membeli untuk ayam aduan ada yang sebagai hobby dan ada yang juga untuk tujuan komersial.
Satu hal yang perlu diperhatikan dalam Usaha ternak ayam bangkok, cara mengawinkan ayam bangkok adalah tidak mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama).
Namun perkawinan antara induk (F1) dan anak (F2) masih diperkenankan. Begitu juga dengan perkawinan antara induk (F1) dan cucu (F3).