Anda di halaman 1dari 6

Cara Mengetahui Kelamin Anak Ayam 1 hingga 30 hari

METODE SEXING PADA AYAM BROILER


Metode utama untuk mengetahui jenis kelamin anak ayam DOC (chicks sexing) ayam broiler terdiri dari
dua macam, yaitu vent sexing dan feather sexing. Kedua metode ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi
untuk usia anak ayam DOC satu hingga beberapa hari.
Vent sexing dilakukan dengan cara mengecek organ genital pada lubang dubur/kloaka anak ayam. Anak
ayam jantan adalah jika memiliki benjolan kecil, tampak seperti jerawat atau jarum, sedangkan yang
betina tidak ada benjolan. Metode vent sexing hanya bisa dilakukan oleh orang terlatih.
Feather sexing dilakukan dengan cara mengecek bulu sayap primer dan bulu sayap atas. Ayam jantan,
jika bulu sayap primer lebih pendek atau sama panjangnya dengan bulu sayap atas, sedangkan ayam
betina jika bulu sayap primer lebih panjang daripada bulu sayap atas. Feather sexing cocok untuk
turunan atau strain ayam broiler atau ayam tertentu saja.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut metode ini silahkan klik Vent sexing and feather sexing anak ayam
broiler dan ayam petelur

METODE LAMA YANG PRAKTIS


Dalam beberapa buku-buku lama ada tiga metode yang sangat menarik seperti dapat dilihat pada
gambar dibawah ini (sumber backyardpoultrymag.com).

Metode pertama, anak ayam digantung terbalik di jari. Ayam jantan jika hanya menggantung
diam, dan ayam betina jika mencoba mengepak dan mencoba memutar ke kanan.
Metode kedua yaitu memungut tengkuk leher anak ayam. Ayam jantan jika membiarkan kakinya
menggantung, dan ayam betina jika kakinya ditarik naik ke atas dada.
Metode terakhir adalah menempatkan anak ayam telentang di telapak tangan. Ayam betina jika
berhenti menendang setelah beberapa saat, dan ayam jantan jika terus-terusan menendang.

CARA MEMBEDAKAN ANAK AYAM JANTAN DAN BETINA BANGKOK


Pada peternakan ayam bangkok, yang umumnya skala kecil dan rumahan, umumnya menggunakan
cara-cara simple dalam membedakan anak ayam jantan dan betina. Metode praktis ini tentu akurasinya
jauh dibawah Metode Vent Sexing ayam broiler yang langsung melihat organ genital.
Umumya cara praktis mengetahui dan membedakan jenis kelamin anak ayam bangkok, antara lain
berdasarkan perbedaan bunyi/suara cuap jika dipegang/dielus, ketegasan/ketebalan garis jengger,
kuping telinga, ketajaman/sorot mata, panjang/pendek badan, ketegapan dan kekuatan tubuh,
cepat/lambat tumbuh bulu ekor, kegelian dan sifat dominan. Cara-cara ini tidak akurat untuk ayam yang
baru menetas hingga usia 1 minggu. Setelah usia 1 minggu perbedaannya mulai sedikit tampak, tetapi
tetap saja belum akurat. Semakin tambah usia hingga usia 1 bulan maka perbedaanya makin jelas pada
jengger, postur dan ketegapan tubuh, sehingga semakin mudah membedakan anak ayam jantan dan
betina. Tetapi tetap saja tingkat akurasinya belum bagus hingga terbukti setelah ayam 2 bulan (bulu
rawis mulai keluar).
Cara membedakan anak ayam jantan dan ayam betina bangkok dengan melihat ada tidaknya bakal
kuping telinga diperdalam lagi dengan contoh-contoh gambar di bawah ini. Bakal kuping telinga anak
ayam bangkok ternyata bisa dilihat sejak baru menetas (umur 0 hari). Contohnya adalah pada gambar di
bawah ini, yaitu gambar anak ayam bangkok usia 3-4 jam. Bagian yang tidak berbulu ada 2, yaitu lobang
telinga (di atas) dan bakal untuk kuping telinga (di bawah). Anak ayam jantan adalah yang tampak jelas
memiliki bakal kuping telinga.

Semakin besar anak ayam, bakal kuping telinga makin tampak jelas. Contohnya pada gambar di bawah
ini adalah gambar anak ayam bangkok usia 4 minggu (1 bulan). Lubang telinga pada gambar ini tertutup
oleh bulu, sedang bakal kuping telinga tampak terpisah dari lobang telinga. Jika bakal kuping telinga
tidak kelihatan jelas dan terpisah seperti gambar ini maka ayam tersebut adalah ayam betina.

Agar lebih pasti dan akurat maka cara-cara praktis yang sudah disebutkan diatas harus digabungkan
untuk saling mendukung. Misalnya pada gambar di bawah ini, selain melihat bakal kuping telinga, juga
diyakinkan lagi dengan melihat jengger dan melihat bulu punggung anak ayam. Unjung bulu punggung
yang runcing/lancip adalah jantan, dan jika bulu punggung lebih bundar (kurang runcing) adalah betina.
Pengamatan bulu punggung ini sudah bisa dilihat sejak anak ayam berusia 1 bulan.

Cara merawat ayam bangkok anakan usia 3 minggu

Postingan ini tentang tips cara merawat ayam bangkok anakan agar cepat besar dan memungkinkan
lebih besar dari induknya. Tips ini dari pengalaman yang beberapa kali berbagi anakan bangkok dengan
teman/tetangga, yang hasilnya sangat berbeda antara perawatan sendiri dibandingkan perawatan oleh
teman.

TIPS CARA MERAWAT ANAK AYAM BANGKOK 0 - 3 MINGGU


Usia dini 0 - 2 minggu adalah usia paling kritis anak ayam bangkok, karena belum memiliki bulu lengkap
untuk melindungi dan menghangatkan tubuh dari pengaruh cuaca. Anakan juga mudah terserang
penyakit antara lain berak kapur yang bisa mematikan ayam usia 1-10 hari dan penyakit pilek/snot/coryza
yang tidak begitu mematikan tetapi akan menghambat pertumbuhan anakan. Usia kritis bisa
diperpanjang menjadi 3 minggu apabila sedang musim hujan, pancaroba atau berada di daerah kota
hujan
seperti
kota
bogor.
Karena masuk usia kritis, maka cara merawat ayam bangkok anakan haruslah lebih intensif, seperti
berikut.

Segera pisahkan anak ayam bangkok dari induknya


Cara merawat anak ayam bangkok petama-tama adalah memisahkan anakan dari induknya.
Dipisahkan sesegera mungkin agar anak ayam tidak teriak atau cuap-cuap memanggil induknya karena
belum merasa dekat dengan induknya. Jika dipisah setelah usia 3 hari maka anak ayam bangkok akan
teriak/cuap-cuap memanggil induknya. Kecuali jika khawatir induknya tidak mau mengerami telur yang
tersisa, maka biarkan saja anak ayam tersebut bersama induknya sampai semua telur sudah ditetaskan,
dan berikan makanan pur di sekitar anaknya agar bisa makan dan cepat besar.

Siapkan kandang anak ayam bangkok yang tertutup


Kandang tertutup bisa mencontoh pembesaran DOC anak ayam broiler, dimana kandang anak ayam
DOC tertutup dengan terpal, lantai beralas kering, ditambah pemanasan dengan batu bara. Dinding
kandang anak ayam bangkok ditutup dengan karung plastik, triplek atau apa saja untuk sementara. Alas
kandang juga ditutup dengan kardus atau triplek agar angin tidak masuk dari bawah. Kandang tertutup
juga untuk melindungi panas lampu yang digunakan agar panas dari lampu tidak terbuang keluar.
Sediakan lampu bohlam 5 watt yang menyala 24 jam selama 3 minggu, ukuran lampu harus lebih besar
atau ditambah jika kandang cukup luas. Juga disiapkan wadah minuman yang kecil yang digantung
rendah agar mudah dicapai oleh anak ayam.
Lebih baik lagi jika menggunakan kandang dari kardus, karena kardus lembut, tertutup dan hangat.
Bagian atas kardus dibiarkan sedikit terbuka untuk celah udara. Pilih kardus yang agak besar, 2x lebih
besar dari kardus indomie untuk 8 ekor anak ayam. Kandang kardus itu bisa ditempatkan dimana saja,
bahkan bisa dibawa masuk ke dalam rumah di ruangan yang tidak terpakai. Di dalam kardus di
gantungkan cukup 1 lampu bohlam 5 watt yang selalu menyala 24 jam selama 3 minggu, dan wadah air
minum kecil yang digantung rendah hingga dapat dicapai anak ayam. Kardus diberi alas koran, yang
setiap 2-3 hari sekali diganti agar tetap bersih dan kering.
Jika hanya tersedia kardus indomie, dapat digunakan untuk 8 ekor anakan tetapi hanya untuk beberapa
hari saja. Setelah itu kardus indomie yang kecil tersebut menjadi sesak, sehingga harus dipindahkan ke
kandang yang lebih besar.

Berikan pakan khusus anak ayam bangkok murni pur 100%


Pakan ayam anakan harus murni pur kering 100%. Pakan campuran dedak atau nasi sekilas tampak
anakan kenyang, tembolok besar/penuh, tapi faktanya badan lambat tumbuh. Lebih baik makan sedikit
dengan pur 100% daripada makan kenyang dengan pur campuran. Pakan harus kering. Pakan basah
bisa menyebabkan anakan gampang kena pilek (karena hidung basah) dan menyebabkan kandang jadi
lembab sehingga mengundang penyakit.

Pakan yang digunakan adalah pakan khusus untuk anak ayam DOC, yang berprotein 22-23 % ((bisa
cargill, phokpan atau lainnya), yang penting butirannya kecil-kecil. Jangan berikan pur yang murah
seperti pur ayam broiler masa pengasingan (masa tunggu sebelum dipotong) karena proteinnya sangat
rendah 15%. Pur diberikan dengan cara menaruh di lantai yang beralas koran atau kardus. Biarkan anak
ayam makan langsung dari lantai, biarkan dia senang berebut makanan sambil mengiaskan kakinya.
Jangan lupa alas koran diganti setiap 2-3 hari sekali agar alas tetap bersih untuk menaruh pur. Setelah
lebih dari 1 minggu, pur boleh tetap di taruh di lantai asalkan rajin mengganti alas karena semakin besar
ayam makin banyak kotoran beraknya, atau bisa menggunakan tempat makan khusus anak ayam yang
digantung ataupun yang dibuat sendiri dari bambu.

Berikan minuman ber-vitamin


Minuman harus selalu tersedia di kandang anak ayam dalam wadah khusus yang bisa dibeli atau wadah
dibuat sendiri. Wadah yang bagus tidak mudah tumpah dan tidak bisa diinjak (wadahnya digantung) oleh
anak ayam agar air tetap bersih. Jika wadahnya bagus maka air cukup diganti setiap 3 hari. Pada 3 hari
pertama wadah air cukup taruh di lantai agar mudah dijangkau oleh anakan. Setelah 3 hari dan anak
ayam sanggup berdiri tegak maka wadah bisa dinaikkan sedikit.
Anak ayam bangkok sebaiknya diberi vitamin misalnya vitabro (Rp 3.000/sachet ukuran 10 liter air),
vitachick (Rp 2.000 ukuran separoh dari vitabro), atau merek lain. Tentang vitamin ini lebih lanjut ada
pada postingan Vitamin ayam.

Pantau perkembangan dan kesehatan anak ayam bangkok


Perkembangan anak ayam bangkok selalu dipantau. Anak ayam yang sehat badannya gemuk (dada dan
perut gemuk), kaki besar dan telapak kaki tebal. Ayam yang kurus bisa disebabkan oleh kurang nafsu
makan atau kena penyakit. Nafsu makan turun bisa diperbaiki dengan pemberian vitamin pada minuman.
Jika sakit akan tampak beberapa gejala diantaranya pilek, bersin, suara serak, murung, kurang lincah,
menyendiri, kedinginan, sesak nafas, suka ngantuk, mata nutup, mata berair, ataupun masalah
pencernaan seperti diare, berak encer, berak putih. Segera beri obat apabila tampak beberapa gejala
sakit. Jangan tunggu kelamaan karena dapat membuat anak ayam cepat kurus, lambat
pertumbuhannya, serta cepat menular ke anak ayam yang lain.
Untuk anak ayam yang saki bisa diberikan trimezyn-medion 1/8 butir 1 - 2 x sehari (atau larutkan dalam
air minum). Obat ini dapat menyembuhkan segala macam penyakit ayam akibat bakteri, kecuali penyakit
virus seperti flu burung atau tetelo. Tentang obat ini dapat dilihat pada postingan Obat Ayam.

Cara Memilih Anak Ayam Bangkok Usia 2 Minggu

No Comments |

Anak ayam bangkok banyak yang jual. Mulai dari anak ayam bangkok yang baru menetas, usia 2
minggu hingga 1 bulan. Sebetulnya memilih anak ayam bangkok sangat spekulatif, karena masih terjadi
banyak perubahan yang terus berubah dan tumbuh hingga ayam dewasa. Namun terkadang harus
memilih anak ayam dengan berbagai alasan, misalnya karena keterbatasan dana yang hanya cukup
untuk membeli 1-2 ekor anak ayam, atau tidak mau repot mengurus banyak anak ayam, atau ingin
berbagi jumlah anakan paroh-parohan dengan teman. Ada juga yang cenderung memilih anak ayam
dengan trah (silsilah) yang jelas dan teruji daripada ayam muda/dewasa yang trahnya tidak jelas.

CARA MEMILIH ANAK AYAM BANGKOK USIA < 2 MINGGU

Anak ayam bangkok dibawah 2 minggu belum tampak jelas, karena bulunya belum lengkap,
dan tulang punggungnya belum kuat, sehingga masih banyak yang tampak agak membungkuk. Yang
tampak jelas hanyalah warna bulu dan perbedaan badan ayam yang besar dan yang kecil. Jika
terpaksa memilih anak ayam bangkok dibawah 2 minggu, maka pada umumnya yang dipilih adalah
yang badannya besar dengan pinggang sedang s/d besar. Sedangkan warna bulu terserah selera,
atau ada pula yang tidak suka warna warni yang mirip bulu ayam kampung.

Cara memilih anak ayam bangkok bisa dilakukan dengan cara yang lebih teliti lagi. Caranya
biarkan dulu ayam tersebut lapar. Setelah itu berikan makan pur di lantai (bisa diberi alas koran).
Perhatikan persaingan anak ayam bangkok yang sedang berebut makanan, ada yang terjatuh, ada
yang diam menjauh ketakutan atau mengalah, tetapi ada pula yang agresif, desak desakan, sikut sana
sikut sini. Pilihlah yang agresif dan tampak dominan.

Cara memilih anak ayam bangkok selanjutnya adalah dengan memperhatikannya saat minum.
Posisi wadah minuman sebelumnya sudah diseting seimbang dengan tinggi anak ayam tersebut.
Perhatikan posisi kuda-kuda dan jari anak ayam bangkok saat berdiri minum. Jari yang bagus adalah
yang panjang, dan jari belakangnya lebih lurus ke belakang. Jari belakang kadang tidak tersentuh
lantai sehingga seperti jinjit (gerakan ayamnya cepat). Ada ayam yang cepat minumnya ada pula yang
lambat, lebih baik pilih yang cepat. Saat meneguk air minum, perhatikan kepalanya, ada yang
kepalanya naik tinggi ke atas dengan dada dibusungkan ke depan, ada pula yang kepalanya hanya
diangkat sedikit saja. Pilih yang kepalanya dianggkat paling tinggi dan dadanya dibusungkan ke
depan.

CARA MEMILIH ANAK AYAM BANGKOK USIA > 2 MINGGU

Seperti sudah dijelaskan dalam memilih anak ayam bangkok di bawah 2 minggu di atas, maka
untuk yang 2 minggu ke atas yang dipilih adalah yang agresif dan dominan. Juga diperhatikan saat
minum untuk memperkirakan postur ayam tersebut setelah besar nanti, yaitu yang kepalanya diangkat
tinggi ke atas saat meneguk air dan posisi jari dan kuda-kuda kaki tampak stabil dan kokoh.

Postur anak ayam bangkok 2 minggu atau lebih sudah mulai tampak utuh karena bulu sayapnya
sudah lengkap, ekor sudah mulai nongol, dan tulang punggung dan pinggang sudah lebih kuat.
Perhatikan besar badan, pinggang, panjang leher, panjang badan, tinggi badan dan posisi berdiri tegak
atau datar. Yang dipilih adalah yang badannya lebih besar dan tinggi, dengan panjang badan dan
leher seimbang dan tergolong panjang, pinggang ukuran sedang-besar (tergantung selera), badan
tegak, besar kepala sedang-besar (tergantung selera), kaki yang aman dipilih adalah yang besar.

Bagian tubuh yang lebih rinci belum tampak jelas, misal bentuk mata, alis, jengger, paruh. Besar
otot juga belum bisa diketahui. Kerapatan dan kekuatan tulang tiap bagian juga tidak bisa dinilai,
misalnya tulang supit kloaka kadang rapat kadang bisa berubah renggang karena sangat terpengaruh
oleh banyaknya makanan yang numpuk di usus atau perut anak ayam.

Selanjutnya yang sangat penting dalam memilih anak ayam bangkok adalah memperhatikan
tulang yang bagus. Tulang anak ayam bangkok secara umum sedikit bisa ditebak. Tentunya yang
dipilih adalah yang bertulang besar dan kokoh. Caranya, genggam seekor anak ayam tersebut
dengan satu tangan. Genggamannya kemudian sedikit diperkuat (diremas) sehingga bisa dirasakan
anak ayam yang badannya tebal, tulangnnya lebih besar dan kuat. Juga bisa dirasakan kekuatan
perlawanan anak ayam bangkok yang memberontak tidak mau digenggam.

Bentuk kaki anak ayam bangkok yang belimbing atau bulat belum bisa dibedakan, karena bentuk
kaki anak ayam umur beberapa minggu semuanya tampak bulat. Tetapi potensi sisik ubed cincin di
kaki, belah di jari sudah bisa kelihatan jika diteliti secara detil dengan penerangan yang jelas.
Sedangkan sisik selip belum muncul sehingga belum kelihatan. Tetapi adakalanya sisik cincin
menjadi belah/pecah setelah agak besar. Sedangkan sisik belah dijari masih tetap sampai besar,
hanya saja belum bisa dipastikan bentuk belahannya dalam atau tidak. Sehingga bagi yang ingin cari
yang sisik-sisik katuranggan sudah bisa melihatnya sebagian sejak ayam bangkok masih anakan.

Warna kaki dan paruh anak ayam tampak jelas kelihatan. Sementara warna mata masih tampak
gelap, yang nantinya setelah tambah umur akan makin jelas. Yang dipilih adalah warna tembus, yaitu
sama warna kaki dan paruhnya. Jika ada 2 warna maka dua warna juga di kaki dan di paruh. Namun
perlu diketahui bahwa warna kaki dan paruh kadang berubah drastis setelah tambah umur menjadi
beberapa bulan. Warna kaki yang semua hitam bisa berubah semuanya menjadi lebih terang, dan
sebaliknya warna kaki yang tadinya kuning atau putih polos bisa semakin banyak tambahan warna
gelap hitam atau coklat kelabu.

CATATAN TENTANG MEMILIH ANAK AYAM BANGKOK

Cara memilih anak ayam bangkok yang diuraikan di atas tidak membahas tentang cara
membedakan kelamin jantan atau betina.

Untuk mengetahui jenis kelamin bisa dilihat pada

postingan cara mengetahui kelamin anak ayam jantan atau betina.

Memilih anak ayam cara diatas hanya efektif jika memilih hanya beberapa ekor dari banyak anak
ayam yang seumuran, sehingga bisa dibedakan keunggulannya dengan yang lainnya secara relatif.
Lebih efektif lagi jika yang dipilih adalah 1-2 ekor dari satu induk sehingga bisa saling diperbandingkan.

Dasar-dasar memilih anak ayam bangkok sebetulnya tetap mengacu pada ciri ciri ayam bangkok
aduan dewasa. Sehingga bagi pemula perlu terlebih dahulu mengetahuinya seperti pada artikel Ciri
ciri ayam bangkok aduan bagus.