Anda di halaman 1dari 3

Tutorial Teknik Komputasi dengan Scilab :

Menggambar Grafik (Pendahuluan)


Penggambaran grafik dalam Scilab dapat dilakukan sesuai dengan rumus matematis yang diberikan
dalam perhitungan. Di dalam Scilab terdapat beberapa macam fungsi yang berhubungan dengan
penggambaran grafik. Masing-masing fungsi tersebut dapat dipergunakan menurut kebutuhan
pengguna dalam merepresentasikan kumpulan data pada sebuah grafik yang interakif dan mudah
dipahami. Fungsi-fungsi tersebut secara umum meliputi fungsi untuk membuat plot kurva linear, kurva
semilogaritmik atau logaritmik, diagram polar, serta atribut-atribut untuk memperindah penggambaran
grafik agar menarik serta mudah untuk dimengerti. Atribut-atribut dalam penggambaran grafik tersebut
dapat berupa penulisan teks keterangan dalam grafik, label, !udul grafik, maupun pemberian kisi atau
grid pada garis-garis grafik.
Penggambaran grafik dalam Scilab secara umum dikenal " bentuk perintah pola penggambaran grafik
yaitu plot, polar, kurva logaritmik dan semilogaritmik, serta atribut-atribut grafik, yaitu sebagai
berikut #
1. Plot
Perintah plot ini digunakan untuk membuat plot kurva dengan menggambarkan sistem koordinat
kartesian berskala linear. Sistem koordinat ini sering dipakai dalam analisis matematis secara umum.
Penggunaan perintah ini terdapat dalam beberapa macam antara lain #
Fungsi plot $%,y& atau plot'd $%,y& merupakan penggambaran kurva yang paling sederhana,
yaitu berdasarkan pada pasangan data antara % dan y, di mana % dan y dinyatakan dalam bentuk
vector baris. (adi, pada urutan elemen yang sama, % dan y akan saling dipasangkan sehingga
akan menghasilkan kurva tunggal. Misalkan y adalah fungsi dari %, maka untuk nilai dari %
)
akan menghasilkan nilai y
)
, sehingga didapatkan titik $%
)
, y
)
& pada grafik.
Fungsi plot $%), y), %', y',*& atau plot'd $%), y), %', y',*& merupakan penggambaran grafik
untuk membuat plot beberapa kurva sekaligus dalam satu sistem koordinat yang sama. Data-
data yang diplot adalah pasangan-pasangan data antara %) dan y), %' dan y', dan seterusnya.
Fungsi plot $%), y), +bentuk garis,,*& atau plot'd $%), y), +bentuk garis,,*& di mana bentuk
garis adalah !enis garis yang digunakan untuk penggambaran kurva dari pasangan data % dan y.
Melalui fungsi ini satu atau beberapa kurva dapat dibuat dengan !enis garis yang berbeda-beda
sesuai dengan keinginan. Pilihan !enis garis tersebut terdiri dari pola garis, penanda titik
$marker&, dan -arna garis kurva tersebut. .erikut ini adalah pilihan bentuk garis beserta
kegunaannya #
Pola /aris #
)
'
0
"
- = garis tebal
-- = garis putus-putus
: = garis titik titik
-. = garis garis
Penanda 1itik #
)
'
0
"
2
3
4
5
6
)7
))
)'
- = Titik
+ = Tanda plus
* = Bintang
o = Lingkaran
x = Silang
s = Kotak
d = Diamond
v = Segitiga baa!
" = Segitiga atas
# = Segitiga kiri
$ = Segitiga kanan
p = %entagram
8arna /aris #
)
'
0
"
2
3
4
5
r = &era!
g = 'i(au
b = Biru
= %uti!
) = Kuning
m = &agenta
* = +)an
k = 'itam
9etiga !enis pilihan di atas dapat saling digabungkan sebagai string. Sebagai contoh perintah plot $%, y,
+go,& berarti membuat plot kurva dengan penanda lingkaran tanpa garis dan diberi -arna hi!au.
. Polarplot
.entuk perintah penggambaran grafik polar ini sama dengan bentuk contoh perintah plot. :amun,
dalam penggambarannya sistem koordinat yang dihasilkan adalah sistem koordinat polar, sehingga
pasangan data untuk setiap nilai % dan y diter!emahkan sebagai !ari-!ari untuk koordinat % dan sudut
untuk koordinat y. Sebagai contohnya yaitu perintah polarplot $%,y& menghasilkan penggambaran grafik
sistem koordinat polar untuk setiap nilai % dan y.
!. Kur"a logaritmik dan semilogaritmik
.entuk perintah penggambaran grafik kurva logaritmik dan semilogaritmik ini sama persis dengan
perintah plot dan polarplot.
a. ;ntuk penggambaran kurva semilogaritmik digunakan perintah plot'd) $<abc=, %, y&.
- <a= diisi dengan huruf e, o, atau g, dimana masing-masing mempunyai maksud sebagai berikut #
<e= berarti <empty=, yaitu apabila nilai variabel % tidak digunakan sehingga user harus memberi
nilai % secara langsung, misalnya plot'd)$<enn=,),y&, angka ) menun!ukkan !umlah baris dari y.
<o= berarti <one= , yaitu apabila ada beberapa kurva, semuanya mempunyai nilai-nilai % yang
sama, % adalah ukuran vector kolom nl dan y adalah ukuran matriks $nl, nc&. Sebagai contoh #
%>?7#7.)#'@ApiB+Cplot'd)$<onn=,%,?sin$%& cos$%&B& .
<g= berarti <general=, yaitu apabila % dan y mempunyai ukuran yang sama $nl, nc&. Masing-
masing kolom y diplot menurut kolom%. 9urva-kurva nc diplot menggunakan titik-titik nl.
- <b= dan <c= diisi dengan n atau l. (ika diisi <n= maka sumbu % atau y berupa sumbu non logaritmik.
Sedangkan !ika diisi <l= maka sumbu % atau y berupa sumbu logaritmik.
Dontoh penulisan fungsi untuk kurva semilogaritmik#
Plot'd) $<eln=, %, y& berarti menggambar kurva yang semilogaritmik pada sumbu %,sedangkan
sumbu y tetap linear.
Plot'd) $<enl=, %, y& berarti kurva linear di sumbu % dan semilogaritmik di sumbu y.
b. Sedangkan untuk kurva logaritmik, perintahnya dapat seperti plot'd) $<ell=, %, y& yang berarti kurva
akan logaritmik di kedua sumbu % dan y.
Skala logaritmik ini apabila disetarakan skalanya dengan skala linear, maka pada skala ), ', 0 di skala
linear akan men!adi skala )7
)
, )7
'
, )7
0
, di skala logaritmik, baik pada plot'd) $<eln=, %, y&, plot'd)
$<enl=, %, y&, maupun plot'd) $<ell=, %, y&.
#. $tribut%atribut Grafik
1erdapat bermacam-macam pilihan untuk memberi atribut dalam penggambaran grafik, yaitu berupa
kisi, teks, !udul, label sumbu, dan label kurva.
Egrid, berfungsi untuk menampilkan gridkisi pada system koordinat tempat menggambar
kurva.
Estring $%, y, +teks,&, berfungsi untuk memberikan tulisan label pada kurva tepat pada posisi
$%,y& berdasarkan koordinat kurva yang digambar.
Etitle $+!udul,, %label, ylabel&, berfungsi untuk menuliskan !udul pada kurva yang digambar
dengan tulisan +!udul,. .agian %label memberi label pada sumbu %, sedangkan ylabel digunakan
untuk memberi label pada sumbu y.