Anda di halaman 1dari 650

PAPUA BARAT DALAM ANGKA 2009

Papua Barat in Figures 2009

Katalog BPS/ BPS Catalogue : 1102001.9100

ISSN : -

No. Publikasi/ Publication Number : 91000.09.01

Ukuran Buku/ Book Size : 15,5 cm x 20,5 cm

Jumlah Halaman/ Total Pages : liv Rumawi + 566 Halaman/Page

Naskah/ Manuscript :
Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
BPS-Statistics of Papua Barat Province

Penyunting/ Editor :
Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik
Integration Processing and Statistical Dissemination

Gambar Kulit/ Art Designer :


Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik
Integration Processing and Statistical Dissemination

Diterbitkan oleh/ Published by :


Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
BPS-Statistics of Papua Barat Province

Dicetak oleh/ Printed by :

Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya


May be cited with reference to the source
ABRAHAM O. ATURURI
GUBERNUR PAPUA BARAT
PERIODE 2006-2011
GUBERNUR PAPUA BARAT

S
SAMBUTAN

Dengan memanjatkan
m puji syukur
s ke hadirat Tuhan Yang Mah ha Esa, saya
menyambut gem mbira diterbitkannya publikasi Papu ua Barat Dalam Angka
A 2009
oleh Badan Pussat Statistik Provinsi Papua Barat bekerja sama den ngan Badan
Perencanaan dan Pengendalian Pem mbangunan Daerah Provinsi Papua Baarat.
Data dan informasi statistiik yang disajikan
n dalam publikasii ini sangat
bermanfaat bagi Pemerintah Daerah Papua Baarat di dalam merumuskan m
kebijaksanaan peembangunan serta mengevaluasi
m sejau
uh mana pelaksanaaan program
pembangunan teelah meningkatkan n pendapatan dan kesejahteraan maasyarakat di
daerah ini.
Kepada Badan
B Pusat Statisstik Provinsi Papu
ua Barat yang telaah berupaya
menerbitkan bukku ini saya menguccapkan terima kassih dan kepada sem mua instansi
pemerintah dan swasta di daeerah ini saya menghimbaum agar senantiasa
meningkatkan keerjasama yang baik k dalam pengumpulan dan penyajiaan data yang
akurat guna penin
ngkatan mutu publiikasi ini di masa mendatang.
m

Terima kaasih.

Manokw
wari, Agustus 2009
9

GUBERN
NUR PAPUA BAR
RAT

ABRAH
HAM O. ATURU
URI
THE GOVERNOR
G O PAPUA BA
OF ARAT

FOREWORD

With a highly grateful


g to the Almighty
A God, I warmly welcome the
publicaation of 2009 Pap
pua Barat in Figurres which publisheed by BPS-Statisticcs of
Papuaa Barat Province in cooperated with the Regional Development
D Plan
nning
Board of Papua Barat Prrovince.

The Statistical da
ata and informatio
on presented in thiis publication are very
useful ffor the Papua Barrat government in formulating
f the devvelopment policiess and
evaluaating how far the development progrrams have been in
ncreasing the regiional
incomee and welfare.

I would like to th
hank the BPS-Stattistics of Papua Barat
B Province forr the
effort to publish the book
b and urge otther government agencies and priivate
instituttions in this provin
nce to improve the cooperation in colllecting and presen
nting
accuraate data for higher quality publication
ns in the future.

Thank you.

Manokwari, August
A 2009
G
GOVERNOR OF PAPUA
P BARAT

ABRAHAM O.. ATURURI


KETUA BADAN PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN
PEMBANGUNAN DAERAH (BP3D)
PROVINSI PAPUA BARAT

SAMBUTAN

Meningkatnya usaha-usaha pembangunan di segala bidang menuntut


tersedianya data statistik yang lengkap, akurat, mutakhir, dan berkesinambungan
terutama guna menunjang terwujudnya perencanaan yang tepat, pengawasan yang
baik, serta evaluasi kritis terhadap hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai.

Guna memenuhi kebutuhan data tersebut, Badan Pusat Statistik Provinsi


Papua Barat berusaha mengumpulkan dan menyusun data dari berbagai Instansi
yang ada di wilayah Provinsi Papua Barat dan menerbitkannya dalam buku Papua
Barat Dalam Angka setiap tahunnya.

Data Statistik yang dicakup dalam edisi ini, Papua Barat Dalam Angka
2009, dibutuhkan tidak hanya oleh Badan Perencanaan dan Pengendalian
Pembangunan Daerah Provinsi Papua Barat, namun juga oleh berbagai konsumen
data. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik
Provinsi Papua Barat dan semua pihak yang telah membantu terbitnya publikasi ini.

Semoga publikasi ini bermanfaat.

Manokwari, Agustus 2009

Badan Perencanaan dan Pengendalian


Pembangunan Daerah Provinsi Papua Barat
K e t u a,

DRS. ISHAK L. HALLATU


Pembina Tingkat I
NIP. 640013913
CHAIRMAN OF REGIONAL DEVELOPMENT PLANNING
BOARD OF PAPUA BARAT PROVINCE

FOREWORD

The rapid acceleration activities in all fields needs the availability of


statistical data which complete, accurate, up-to-date, and continuous, especially to
support suitable planning, good controlling and critical evaluation toward the
development results achieved.

To fulfill the needs of such data BPS-Statistics of Papua Barat Province


collect and compiles data from various Institutions in Papua Barat Province and
publishes them in Papua Barat in Figures annually.

Statistical data covered in this edition, 2009 Papua Barat in Figures, are
needed not only by the Regional Development Planning Board of Papua Barat
Province but also by various data consumers. Therefore, we wish to express our
gratitude to BPS-Statistic of Papua Barat Province and to those who involved in
publishing this publication for their assistance.

We hope that this publication will be useful.


Manokwari, August 2009

Regional Development Planning Board


of Papua Barat Province
Chairman,

DRS. ISHAK L. HALLATU


Pembina Tingkat I
NIP. 640013913
KATA PENGANTAR

Papua Barat Dalam Angka 2009 adalah buku referensi tahunan yang
diterbitkan oleh BPS Provinsi Papua Barat untuk menyediakan informasi yang
berkaitan dengan kegiatan sosial dan ekonomi di Provinsi Papua Barat. Informasi
tersebut sangat berguna bagi para pengambil keputusan dalam merumuskan dan
menetapkan prioritas program pembangunan.

Buku ini merupakan edisi tahun 2009 dan sebagian besar data yang disajikan
adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi pemerintah dan swasta di
Provinsi Papua Barat. Selain itu, publikasi ini dilengkapi pula dengan data hasil
sensus dan survei yang dilaksanakan oleh BPS Provinsi Papua Barat.

Kami ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada


seluruh instansi/institusi/organisasi yang ada di Provinsi Papua Barat terutama
Badan Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah (BP3D) Provinsi Papua
Barat atas kerja sama dan bantuannya dalam menerbitkan publikasi ini. Mudah-
mudahan hubungan kerja sama ini dapat berlanjut dan ditingkatkan di masa akan
datang.

Semoga publikasi ini akan bermanfaat bagi seluruh pengguna data.


Tanggapan dan saran untuk menyempurnakan isi publikasi ini sangat diharapkan.

Manokwari, Agustus 2009

BPS Provinsi Papua Barat


K e p a l a,

IR. TANDA SIRAIT, MM


NIP. 340005623
PREFACE

The Papua Barat in Figures is an annual reference book published by BPS-


Statistics of Papua Barat Province. It is intended to provide information concerning
social and economic activities in Papua Barat Province. The information will be
useful to decision makers in formulating and setting up priorities of development
programs.
This book is the 2008 edition and most of statistical data presented in this
book are secondary data which obtained from various government agencies and
private organization in Papua Barat Province. In addition, the publication is
completed by data of censuses and surveys conducted by BPS-Statistics of Papua
Barat Province.
We would like to express our high appreciation and gratitude to various
government institutions and private organizations in Papua Barat Provinces
especially Regional Development Planning Board of Papua Barat Provinces for
their assistance and contributions in publishing this publication. Hopefully, this
relationship will be continued and improved in the future.
We Hope that this publication would be useful to readers and data users.
Comments and suggestions to improve the contents of this publication are always
welcome.
Manokwari, August 2009

BPS-Statistics of Papua Barat Province


H e a d,

IR. TANDA SIRAIT, MM


NIP. 340005623
ARTI DAN MAKNA
LAMBANG DAERAH PAPUA BARAT

Lambang Daerah berbentuk Tameng /Perisai


melambangkan pertahanan dengan warna utama
Kuning, Biru, Merah dan Hijau. Sedangkan warna
pendukung Hitam dan Putih, di dalamnya terdapat
unsur-unsur lambang dan tulisan Papua Barat, serta
didesain dengan Pita berwarna Kuning dengan tulisan
”Cintaku Negeriku”.

Lambang Daerah terdiri dari 8 (delapan) bagian dengan rincian sebagai


berikut :
a. Bintang berwarna putih bermakna Ketuhanan Yang Maha Esa dan cita-
cita serta harapan yang akan diwujudkan.
b. Perisai dengan warna dasar biru bersudut lima bermakna bahwa
Provinsi Papua Barat berasaskan Pancasila yang mampu melindungi
seluruh rakyat.
c. Leher dan Kepala Burung Kasuari menghadap ke kanan dalam bidang
lingkaran hijau bermakna bahwa Provinsi Papua Barat secara geografis
terletak di wilayah leher dan kepala burung pulau Papua, sekaligus
memiliki filosofi ketangguhan, keberanian, kekuatan dan ketahanan
dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan serta
berkeyakinan bahwa dengan semangat persatuan dan kesatuan,
kesinambungan pembangunan akan mewujudkan masa depan yang
cerah.
d. Menara Kilang dengan semburan api berwarna merah bermakna bahwa
Provinsi Papua Barat memiliki kekayaan bahan tambang yang
melimpah.
e. Pohon dan ikan bermakna bahwa Provinsi Papua Barat juga memiliki
Sumber Daya Hutan dan Sumber Daya Laut yang berpotensi untuk
meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
f. Sepasang pelepah daun sagu, masing-masing pelepah bagian kanan
terdiri 12 (duabelas) pasang anak daun sagu dan pelepah bagian kiri
terdiri 10 (sepuluh) pasang anak daun yang diikat oleh dua angka
sembilan bermotif ukiran karerin budaya papua, bermakna bahwa
Provinsi Papua Barat dibentuk pada tanggal 12 Oktober 1999 sebagai
Provinsi ke-2 di Tanah Papua dan ke-31 di Wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Sagu merupakan makanan pokok masyarakat
Provinsi Papua Barat yang melambangkan kesejahteraan dan
kemakmuran.
g. Bidang hijau yang diapit 3 (tiga) bidang biru bermakna kesatuan teka
dan perjuangan dari 3 (tiga) unsur, yaitu Pemerintah, Rakyat/Adat, dan
Agama mewujudkan keberadaan Provinsi Papua Barat.
h. Pita berwarna kuning bertuliskan “Cintaku Negeriku” berwarna hitam
bermakna filosofis perjuangan seluruh komponen masyarakat untuk
mempertahankan keberadaan Provinsi Papua Barat dalam bingkai
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI/ CONTENTS

Foto Gubernur Papua Barat/ Photo by Governor of Papua Barat............................ iii


Arti Lambang Daerah Papua Barat/ Symbol of Papua Barat................................... v
Sambutan Gubernur Papua Barat/ Foreword by Governor of Papua Barat ............ vii
Sambutan Ketua BP3D Propinsi Papua Barat/ Foreword by Head of Regional
Development Planning Board of Papua Barat Province .............................................. ix
Kata Pengantar Kepala Badan Pusat Statistik Propinsi Papua Barat/ Preface by
Head of Statistical Office of Papua Barat ................................................................... xi
Daftar Isi/ Contents ..................................................................................................... xiii
Daftar Gambar/ List of Figures ................................................................................. xv
Daftar Tabel/ List of Tables ........................................................................................ xix
Penjelasan Umum/ Explanatory Notes ...................................................................... xlv
Struktur Organisasi BPS ........................................................................................... xlvii
Peta Wilayah Propinsi Papua Barat/ Map of Papua Barat Province ....................... xlix

BAB 1 Keadaan Geografi/ Geographical Situation ....................................... 1

BAB 2 Keadaan Iklim/ Climate ...................................................................... 23

BAB 3 Pemerintahan/ Government ................................................................ 37

BAB 4 Penduduk dan Tenaga Kerja/ Population and Employment ............. 53


4.1. Penduduk/ Population ................................................................. 55
4.2. Tenaga Kerja/ Employment ......................................................... 61

BAB 5 S o s i a l/ S o c i a l ............................................................................. 113


5.1. Pendidikan/ Education ................................................................ 115
5.2. Kesehatan/ Healthy ...................................................................... 123
5.3. Keluarga Berencana / Family Plans .......................................... 129
5.4. Agama/ Religion .......................................................................... 133
5.5. Ragam Sosial/ Social Mode ........................................................ 137
5.6. Perumahan/ Housing .................................................................. 141

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xiii


CONTENTS

BAB 6 Pertanian/ Agriculture ........................................................................ 239

6.1. Tanaman Pangan/ Food Crops .................................................. 241


6.2. Perkebunan/ Plantation ............................................................. 249
6.3. Kehutanan/ Forestry .................................................................. 253
6.4. Peternakan/ Livestock ................................................................ 257
6.5. Perikanan/ Fishery ..................................................................... 261

BAB 7 Perindustrian, Pertambangan, dan Energi/ Manufacturing,


Mining, and Energy .............................................................................. 361
7.1. Perindustrian dan Pertambangan/ Manufacturing and Mining 363
7.2. Listrik/ Electricity ....................................................................... 367
7.3. Air Minum/ Clean Water ........................................................... 371
7.4. Distribusi Beras/ Rice Distribution ............................................. 375

BAB 8 Transportasi, Komunikasi, dan Pariwisata/ Transportation,


Communication, and Tourism .............................................................. 415
8.1. Panjang Jalan/ Length of Road ... ............................................... 417
8.2. Angkutan Darat/ Land Transportation ...................................... 421
8.3. Angkutan Laut / Sea Transportation .......................................... 425
8.4. Angkutan Udara/ Air Transportation ......................................... 429
8.5. Pos dan Telekomunikasi/ Post and Telecommunication ............ 433
8.6. Perhotelan/ Hotel......................................................................... 437
8.7. Pariwisata/ Tourism..................................................................... 443

BAB 9 Keuangan Daerah dan Perbankan/ Autonomy Government Finance


and Banking .......................................................................................... 481
9.1. Keuangan Daerah/ Autonomy Government Finance............... .... 483
9.2. Perbankan/ Banking ................................................................... 487
9.3. Asuransi / Insurance .................................................................... 491
9.4. Koperasi/ Cooperation ................................................................ 495

B A B 10 Pendapatan Regional/ Regional Income ............................................ 533

xiv Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR GAMBAR

DAFTAR GAMBAR/ LIST OF FIGURES

Halaman
Page

Gubernur Provinsi Papua Barat/ Governor of Papua Barat Province ............. iii
Bagan Organisasi Badan Pusat Statistik/ Organizational Structure of the
BPS – Statistics Indonesia .................................................................................... li
Bagan Organisasi Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat/
Organizational Structure of the BPS – Statistics Papua Barat Province .............. lii
Peta Wilayah Provinsi Papua Barat/ Papua Barat Province Map ................... liii

1. Luas Wilayah Provinsi Papua Barat menurut Kabupaten/Kota, 2008/ The


Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality, 2008 .................. 5
2. Suhu Udara Maksimum dan Minimum menurut Lokasi Stasiun, 2008/
Maximum and Minimum Temperatures by Station, 2008 ..................................... 27
3. Pembagian Daerah Administratif menurut Kabupaten/Kota, 2008/
Division of Administrative Areas by Regency/Municipalitiy, 2008....................... 41
4.1. Penduduk Provinsi Papua Barat menurut Kelompok Umur dan Jenis
Kelamin 2008/ Population of Papua Barat Province by Age Group and Sex,
2008 ...................................................................................................................... 59
4.2. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan
Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2008/ Population 15
Years of Age and Over by Regency/Municipality and Type of Activity During
the Previous Week, 2008....................................................................................... 63
5.1. Persentase Penduduk 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan
Kemampuan Membaca dan Menulis, 2008/ Proportion of Population 10
Years of Age and Over by Regency/ Municipality and Literacy, 2008................. 121
5.2. Banyaknya Puskesmas dan Puskesmas Pembantu menurut Kabupaten/
Kota, 2008/ Number of Community Health Centre and Support Community
Health Centre by Regency/Municipality, 2008 ..................................................... 127
5.3. Jumlah Keluarga Menurut Tahapan Keluarga Sejahtera, 2008/ Number of
Families of Secure and Prosperous Family Step, 2008 ........................................ 131
5.4. Persentase Banyaknya Rohaniawan menurut Kelompok Agama dan
Kabupaten/Kota, 2008/ Proportion of Spiritual Leader by Religion and
Regency/Municipality, 2008 ................................................................................. 135

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xv


LIST OF FIGURES

5.5. Banyaknya Permasalahan Sosial dirinci menurut Jenisnya, 2007/ Number


of Social Problem according to the Type, 2007.................................................... 139
5.6. Persentase Rumahtangga menurut Jenis Atap Terluas, 2008/ Proportion of
Household by Primary Construction material of the Roof, 2008 ......................... 143
6.1. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah + Padi Ladang,
2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate and Production of Paddy, 2004-2008 ... 247
6.2. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kakao dan Pala, 2003-2007/ Harvested
Area, Yield Rate, and Production of Cacao and Nutmeg, 2003-2007 .................. 251
6.3. Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk Berdasarkan
Keputusan Menteri Kehutanan Dirinci Menurut Kabupaten/Kota, 2008/
Area of Forest and Territorial Water With have been Showed by Decision to
Ministerial of Forestry by Regency/Municipality, 2008 ....................................... 255
6.4. Populasi Beberapa Ternak menurut Jenis Ternak, 2006-2008/ Livestock
Population Kind of Livestock, 2006-2008 ............................................................ 259
6.5. Produksi Perikanan Laut Menurut Kabupaten/Kota, 2007/ Marine
Fisheries Production by Regency/Municipality, 2007 .......................................... 263
7.1. Banyaknya Industri dan Tenaga Kerja menurut Kabupaten/Kota, 2008/
Number of Industries and Employee by Regency/Municipality, 2008 .................. 365
7.2. Banyaknya Desa/Kelurahan yang telah Terjangkau Listrik menurut
Kabupaten/ Kota, 2008/ Number of Villages Electrified by
Regency/Municipality, 2008 ................................................................................. 369
7.3. Banyaknya Pelanggan Air Bersih menurut Kategori Pelanggan, 2006-2008
Number of Customers Clean Water by Costumer Category, 2006-2008 .............. 373
7.4. Penerimaan dan Penyaluran Beras, 2008/ Supplies and Distribution of Rice,
2008 ...................................................................................................................... 377
8.1. Panjang Jalan menurut Jenis Permukaan Jalan, 2008/ Length of Road by
Type of Surface, 2008 ........................................................................................... 419
8.2. Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Jenis Kendaraan Bermotor, 2007/
Number of Motorized Vehicles by Type of Motor Vehicles, 2007......................... 423
8.3. Banyaknya Barang Antar Pulau yang Dimuat pada Pelabuhan yang
Diusahakan menurut Kelompok Komoditi, 2008/ Number of Unloaded
Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities, 2008 ................. 427
8.4. Banyaknya Pesawat dan Penumpang yang Berangkat, Datang, dan Transit
melalui Pelabuhan Udara, 2005-2008/ Number of Aircraft and Passengers
which Departed, Arrived, and Transit by Airport, 2005-2008.............................. 431

xvi Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR GAMBAR

8.5. Banyaknya Surat Pos yang Dikirim menurut Sifat Pengiriman, 2007/
Number of Post Letters to Be Mailed by Kind of Mailing and Regency/
Municipality, 2007 ................................................................................................ 435
8.6. Jumlah Kamar dan Tempat Tidur Hotel, 2005-2008//Number of
Accommodation Hotels Rooms and Beds Available, 2005-2008 .......................... 441
8.7. Jumlah Tamu Asing yang Menginap dirinci menurut Golongan Hotel,
2007-2008/ Number of Foreign Visitors Who Was Lodges by Type of Hotel,
2007-2008 ............................................................................................................. 445
9.1. Realisasi Pendapatan dan Pengeluaran Daerah (Milyar Rupiah), 2005-
2008/ Actual Regional Receipts and Expenditures, 2007 (Billion Rupiahs) ......... 485
9.2. Jumlah Bank dan Kantor Bank, 2004-2008/ Number of Bank and Bank
Office, 2004-2008 ................................................................................................. 489
9.3. Banyaknya Peserta PT. Asuransi Kesehatan Indonesia menurut
Kabupaten/Kota, 2003-2008/ Participants of Indonesia Health Insurance by
Regency/Municipality, 2003-2008 ........................................................................ 493
9.4. Jumlah Koperasi Menurut Kabupaten/Kota, 2008/ Number of Cooperation
by Regency/ Municipality, 2008............................................................................ 497
10. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut
Lapangan Usaha, 2008/ Gross Regional Domestic Product at Current Market
Prices by Industrial Origin, 2008 ........................................................................ 541

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xvii


LIST OF FIGURES

xviii Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

DAFTAR TABEL/ LIST OF TABLES

Halaman
Page
1. KEADAAN GEOGRAFI/
GEOGRAPHICAL SITUATION

1.1. Letak Geografis/ Geographical Location……………………. .......................... 7


2
1.2. Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kabupaten/Kota (Km ),
2008/ Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality (Km2),
2008 .................................................................................................................. 8
2
1.3. Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kecamatan (Km ), 2008/
The Total Area of Papua Barat Province by District (Km2), 2008 ................... 9
1.4. Ketinggian Beberapa Ibukota dari Permukaan Laut Menurut
Kabupaten/Kota (m), 2008/ Altitude of Capital by Regency/Municipality
(m), 2008........................................................................................................... 15
1.5. Ketinggian Beberapa Kotamadya dari Permukaan Laut Menurut
Kabupaten/Kota (m), 2008/ Altitude of Some Cities by Regency/
Municipality (m), 2008 ..................................................................................... 16
1.6. Luas Wilayah Menurut Kelas Lereng/Kemiringan dan Kabupaten/Kota,
2008/ The Total Area of Regency/Municipality by Stope Class, 2008 ............. 17
1.7. Penggunaan Tanah menurut Kabupaten/Kota (Ha), 2003-2004 dan
2008/ Utilization of Land by Regency/Municipality (Ha), 2003-2004 and
2008 .................................................................................................................. 18
1.8. Nama dan Panjang Sungai Menurut Kabupaten/Kota/ Name and Rivers
Length by Regency/Municipality....................................................................... 20
1.9. Jarak Tempuh Antar Kota di Wilayah Provinsi Papua Barat/ Distance
Between Town in the Region of Papua Barat Province .................................... 22

2. KEADAAN IKLIM/ CLIMATE

2.1. Suhu Udara Maksimum dan Minimum Menurut Lokasi Stasiun (oC),
2003-2008/ Maximum and Minimum Temperatures by Station (oC), 2003-
2008 .................................................................................................................. 29
o
2.2. Suhu Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun ( C), 2003-2008/ Average
of Temperatures by Station (oC), 2003-2008 .................................................... 30

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xix


LIST OF TABLES

2.3. Kelembaban Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun (%), 2003-2008


Average of Relative Humidity by Station (%), 2003 – 2008 ............................. 31
2.4. Tekanan Udara Rata-rata Menurut Lokasi (mbs), 2003-2008/ Average of
Atmospheric Presure by Station (mbs), 2003-2008 .......................................... 32
2.5. Banyaknya Curah Hujan Menurut Lokasi (mm), 2003-2008/ Number of
Rain Falls by Station (mm), 2003-2008 ............................................................ 33
2.6. Banyaknya Hari Hujan Menurut Lokasi (Hari), 2003-2008/ Number of
Rain Days by Station (Day), 2003-2008 ........................................................... 34
2.7. Rata-Rata Penyinaran Matahari Menurut Lokasi (%), 2003-2008/
Average of Sun Irradiating by Station (%), 2003-2008 …… ........................... 35

3. PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT

3.1. Pembagian Daerah Administratif Menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008


Division of Administrative Areas by Regency/ Municipality, 2005-2008 ......... 43
3.2. Nama-nama Kecamatan dan Jumlah Kampung/Kelurahan Menurut
Kabupaten/Kota, 2008/ Names of District and Number of Villages/Sub-
district by Regency/ Municipality, 2008 ........................................................... 44
3.3. Banyaknya Penerbitan Surat Keputusan Pemberian/Penegasan
Hak-hak Tanah oleh Badan Pertanahan Nasional, 2005-2008/
Publication Number of Land Proprietorship Decision Certificate of National
Land Board, 2005-2008 ................................................................................... 50
3.4. Banyaknya Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Menurut Kabupaten/
Kota, 2005-2008/ Publication Number of Land Certificate by Regency/
Municipality, 2005-2008 ................................................................................. 51
3.5. Jumlah Personil Satuan Perlindungan Masyarakat Menurut
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of PublicProtection Unit by
Regency/Municipality, 2005-2008 ................................................................... 52

4. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA


POPULATION AND EMPLOYMENT

4.1. PENDUDUK/ POPULATION


4.1.1. Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk menurut Kabupaten/Kota Hasil
Sensus Penduduk, Tahun 1971, 1980, 1990, 2000/ Number and Population
Growth by Regency/Municipality by Population Census, 1971, 1980, 1990,
2000 .................................................................................................................. 65

xx Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

4.1.2. Penduduk Papua Barat Menurut Jenis Kelamin dan Sex Rasio per
Kabupaten/Kota,2004-2008/ Population of Papua Barat by Sex and Sex
Ratio by Regency/Municipality, 2004-2008 ...................................................... 66
4.1.3. Penduduk Provinsi Papua Barat Menurut Kelompok Umur dan Jenis
Kelamin, 2007-2008/ Population of Papua Barat Province by Age Group
and Sex, 2007-2008 .......................................................................................... 67
4.1.4. Jumlah dan Kepadatan Penduduk per Kilometer persegi dan per
Rumahtangga Menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Population Density
of Each Village, Square Kilometre, and Household by Regency/
Municipality, 2004 - 2008 ................................................................................. 68
4.1.5. Jumlah dan Persentase Penduduk Menurut Status Perkawinan
Kabupaten/Kota, 2007//Number and Porpotion of Population by Marital
Status and Regency/ Municipality, 2007 ........................................................... 69

4.2. KETENAGAKERJAAN/ EMPLOYMENT

4.2.1. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Jenis Kelamin dan Jenis
Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2008/ Population 15 Years
of Age and Over by Type of Activity During the Previous Week, 2008 ............. 70
4.2.2. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Golongan Umur dan
Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2005-2008/
Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of Activity
During the Previous Week, 2005-2008 ............................................................. 71
4.2.3. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan
Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2005-2008/
Population 15 Years of Age and Over by Regency/Municipality and Type of
Activity During the Previous Week, 2005-2008 ............................................... 73
4.2.4. Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Pendidikan dan Jenis
Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu, 2005-2008/ Population 15
Years of Age and Over by Education and Type of Activity During the
Previous Week, 2005-2008 ............................................................................... 76
4.2.5. Banyaknya Tenagakerja Menurut Subjek dan Jenis Kelamin, 2007-2008
Number of Labor Force by Subject and Sex, 2007-2008 .................................. 78
4.2.6. Banyaknya Pencari Kerja, Kesempatan Kerja, dan Penempatan Pencari
Kerja yang Terdaftar menurut Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Number of
Job Seekers, Job Vacancies, and Placement of Job Seeekers Registered by
Regency/Municipality, 2007-2008 ................................................................... 79
4.2.7. Jumlah Perusahaan dan Tenagakerja menurut Kabupaten/Kota, 2007-
2008 Number of Establishment and Employee by Regency/Municipality,
2007-2008 ........................................................................................................ 80
Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxi
LIST OF TABLES

4.2.8 Jumlah Tenagakerja Terampil yang Dilatih melalui Sarana di


Lingkungan Dinas menurut Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Skilled
Employee Trained by Regional Office of The Manpower Departed by
Regency/Municipality, 2007 ............................................................................ 81
4.2.9 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Daerah di Lingkungan Pemerintah
Provinsi, Kabupaten & Kota se Provinsi Papua Barat, 2005-2007/
Number of Civil Servant in Provincial Regional, Regency and Municipality
of Papua Barat Province, 2005-2007 .............................................................. 82
4.2.10. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut Golongan, 2005-2007
Number of Civil Servant by Hierarchy, 2005-2007 ......................................... 83
4.2.11. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut Tingkat Pendidikan,
2005-2007/ Number of Civil Servant by Educational Level, 2005-2007 ......... 87
4.2.12. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Menurut Kelompok Umur,
2005-2007/ Number of Civil Servant by Age group, 2005-2007....................... 90
4.2.13. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Menurut Jenis Kelamin, 2007
Number of Civil Servant by Sex, 2007 .............................................................. 93
4.2.14. Persentase Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Hasil
Pemilu 2003 Menurut Fraksi, 2005-2008/ Proportion of Membership of
Regional Parliament as the Results of 2003 General Election by Fraction,
2005-2008 ……... ............................................................................................. 94
4.2.15. Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut Partai
dan Jenis Kelamin, 2007-2008/ Number of Regional Parliament by Party
and Sex, 2007-2008 ……... ............................................................................... 95
4.2.16. Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut
Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin, 2007-2008/ Number of Regional
Parliament by Regency/Municipality and Sex, 2007-2008 ……... .................... 96
4.2.17. Jumlah Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua
Barat, 2004-2008/ Number of Regional Parliament Decision of Papua
Barat, 2004-2008 ............................................................................................. 97

4.2.18. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Daerah menurut


Unit Kerja dan Golongan, 2006-2008/ Number of Regional Civil Servant
by Activity Unit and Hierarchy, 2006-2008...................................................... 98

4.2.19. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Daerah menurut


Unit Kerja dan Jabatan, 2006-2008/ Number of Regional Civil Servant by
Activity Unit and Occupation, 2006-2008. ....................................................... 102

4.2.20. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Daerah menurut


Unit Kerja dan Pendidikan, 2006-2008/ Number of Regional Civil Servant
by Activity Unit and Education, 2006-2008 ..................................................... 104

xxii Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

4.2.21. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Daerah menurut


Unit Kedinasan dan Golongan, 2006-2008/ Number of Regional Civil
Servant by Unit on Duty and Hierarchy, 2006-2008 .. ..................................... 106

4.2.22. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Daerah menurut


Unit Kedinasan dan Jabatan, 2006-2008/ Number of Regional Civil
Servant by Unit on Duty and Occupation, 2006-2008 .. ................................... 109

4.2.23. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Daerah menurut


Unit Kedinasan dan Pendidikan, 2006-2008/ Number of Regional Civil
Servant by Unit on Duty and Education, 2006-2008 .. ..................................... 111

5. SOSIAL/ SOCIAL
5.1. PENDIDIKAN/ EDUCATION
5.1.1. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Ratio Muridpada Taman
Kanak-kanak menurut Kabupaten/Kota, 2005-2006/ Number of Schools,
Teachers, Students and Students Ratio of Kindergarten by Regency/
Municipality, 2005-2006................................................................................... 145
5.1.2. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah
Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah menurut Kabupaten/Kota, 2005-2006/
Number of Schools, Teachers, and Students and Students Ratio of Primary
School/Islamic Primary School by Regency/Municipality, 2005-2006 ............. 146
5.1.3. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah
Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)/MTs menurut Kabupaten/Kota,
2005-2006/ Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of
General Junior High Schoo/Islamic Junior High School by Regency/
Municipality, 2005-2006 ................................................................................. 147
5.1.4. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah
Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) menurut Kabupaten/Kota, 2005-2006//
Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of General
Senior High Schools by Regency/Municipality, 2005-2006 .............................. 148
5.1.5. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) menurut Kabupaten/Kota, 2005-2006/
Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of Majors Senior
High Schools by Regency/Municipality, 2005-2006 ......................................... 149
5.1.6. Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan Rasio Murid pada Madrasyah
Aliyah menurut Kabupaten/Kota, 2005-2006/ Number of Schools,
Teachers, Students, and Students Ratio of Islamic Senior High School by
Regency/Municipality, 2005-2006 .................................................................... 150

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxiii


LIST OF TABLES

5.1.7. Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan, dan Mahasiswa Drop Out pada
Universitas Negeri Papua menurut Fakultas, 2005-2008/ Number of New
Student, Fresh Graduate, and Drop Out of Papua Univercity State Colleges
by Faculty, 2005-2008 ...................................................................................... 151
5.1.8. Banyaknya Pengajar pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas
dan Status Pengajar, 2005-2008/ Number of Lectures of Papua Univercity
State by Faculty and Lecture’s Status, 2005-2008 ........................................... 152
5.1.9. Banyaknya Mahasiswa pada Universitas Negeri Papua menurut
Fakultas dan Jenis Kelamin, 2005-2008/ Number of Students of Papua
University State by Faculty and Sex, 2005-2008 .............................................. 153
5.1.10. Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan, dan Mahasiswa Drop Out pada
STIE Mahaiesa menurut Fakultas, 2006-2008/ Number of Students, Fresh
Graduate, and Drop Out of STIE Mahaiesa by Faculty, 2006-2008 ................ 154
5.1.11. Banyaknya Pengajar pada STIE Mahaiesa menurut Fakultas dan Status
Pengajar, 2006-2008/ Number of Lectures of STIE Mahaiesa University
State by Faculty and Lecture’s Status, 2006-2008 ........................................... 155
5.1.12. Banyaknya Mahasiswa Baru pada STIE Mahaiesa menurut Fakultas
dan Jenis Kelamin, 2006-2008/ Number of New Students of STIE Mahaiesa
University State by Faculty and Sex, 2006-2008 .............................................. 156
5.1.13. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/Kota dan Status
Pendidikan, 2007-2008/ Proportion of Population 10 Years of Age and
Over by Regency/Municipality and Education Status, 2007-2008 ................... 157
5.1.14. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/ Kota dan
Ijasah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), 2007-2008/ Proportion of
Population 10 Years of Age and Over by Regency/ Municipality and
Certificate of Attainment Obtained, 2007-2008................................................ 159
5.1.15. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/Kota,
Kemampuan Membaca dan Menulis, serta Jenis Kelamin, 2007-2008/
Proportion of Population 10 Years of Age and Over by
Regency/Municipality, Literacy and Sex, 2007-2008 ....................................... 161
5.1.16. Persentase Partisipasi Sekolah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas
menurut Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Proportion of School Participation
of Population 5 Years of Age and Over by Regency/Municipality, 2007-2008. 163
5.1.17. Persentase Penduduk 10 ke Atas menurut Kabupaten/Kota,
Kemampuan Membaca dan Menulis, serta Kelompok Umur, 2007
Proportion of School Participation of Population 5 Years of Age and Over
by Regency/Municipality, Literacy, and Age Group, 2007 ............................... 164

xxi Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

5.1.18. Angka Partisipasi Sekolah (APS) menurut Kabupaten/Kota dan


Kelompok Umur, 2007/ School Enrollment Ratio by Regency/Municipality
and Age Group, 2007 ........................................................................................ 165
5.1.19. Angka Partisipasi Kasar (APK) menurut Kabupaten/Kota dan Jenjang
Pendidikan, 2007/ Crude Enrollment Ratio by Regency/Municipality and
Education Level, 2007 ...................................................................................... 166
5.1.20. Angka Partisipasi Murni (APM) menurut Kabupaten/Kota dan Jenjang
Pendidikan, 2007/ Net Enrollment Ratio by Regency/Municipality and
Education Level, 2007 ...................................................................................... 167
5.1.21. Angka Buta Huruf Dewasa (ABHD) menurut Kabupaten/Kota dan
Kelompok Umur, 2007/ Adult Illiteracy Number by Regency/Municipality
and Age Group, 2007 ........................................................................................ 168
5.1.22. Angka Putus Sekolah menurut Kabupaten/Kota, Jenis Kelamin, dan
Kelompok Umur, 2007/ Drop-out Rate by Regency/Municipality, Sex, and
Age Group, 2007............................................................................................... 169
5.1.23. Rata-rata Lama Sekolah menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin,
2007/ Mean Years of Schooling by Regency/Municipality and Sex, 2007......... 171

5.2. KESEHATAN/ HEALTHY

5.2.1. Banyaknya Rumah Sakit Umum Pemerintah, Swasta, dan Kapasitas


Tempat Tidur menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of State
General Hospitals, Private, and Beds Capacity by Regency/Municipality,
2005-2008 ......................................................................................................... 172
5.2.2. Banyaknya Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Balai Pengobatan
menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of Community Health
Centre, Support Community Health Centre, and Clinic Public by Regency/
Municipality, 2005-2008 ................................................................................... 174
5.2.3. Banyaknya Posyandu, Polindes, dan Puskesmas Keliling Menurut
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of Coordinating Facilities Pos,
Villages Health Centre, and Mobile Community Health Centre by Regency/
Municipality, 2005-2008 ................................................................................... 175
5.2.4. Banyaknya Dokter menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of
Doctors by Regency/Municipality, 2005-2008 .................................................. 176
5.2.5. Banyaknya Pedagang Besar Farmasi dan Apotik menurut
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of Pharmaceutical Whole Sales and
Dispensaries by Regency/ Municipality, 2005-2008 ......................................... 177

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxv


LIST OF TABLES

5.2.6. Banyaknya Peserta Vaksinasi menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008


Number of Vaccinated Participation by Regency/Municipality, 2005-2008..... 178
5.2.7. Persentase Kelahiran Balita menurut Kabupaten/Kota dan Penolong
Kelahiran Terakhir, 2005-2008/ Proportion of Children Under Five by
Regency/Municipality and Birth Attendant, 2005-2008.................................... 181
5.2.8. Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dirinci
menurut Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Proportion of Population Who Had
Health Complaint by Regency/ Municipality, 2007-2008 ................................. 182
5.2.9. Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri dirinci menurut
Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Proportion of Population Who Self Treatment
by Regency/Municipality, 2007-2008 ............................................................... 184
5.2.10. Persentase Penduduk yang Berobat Jalan dirinci menurut Kabupaten/
Kota, 2007-2008/ Proportion of Population Who Medical Check Up
Continuous by Regency/Municipality, 2007-2008 ............................................ 185
5.2.11. Persentase Balita menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Imunisasi, 2007-
2008 Proportion of Children Under Five by Regency/Municipality and Type
of Immunized, 2007-2008 ................................................................................. 186

5.3. KELUARGA BERENCANA/ FAMILY PLANS

5.3.1. Jumlah PPLKB, Klinik KB, Team Operasional K/KB, dan PPKBD
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Number of PPLKB, Family
Planning Clinic, Operational Team K/KB, and PPKBD by Regency/
Municipality, 2004-2008 .................................................................................. 187
5.3.2. Jumlah Klinik dan Pelayanan Rumah Sakit Keluarga Berencana
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Number of Clinics and Service of
Family Plans by Regency/Municipality, 2004-2008 ......................................... 188
5.3.3. Banyaknya Akseptor Aktif menurut Pemakaian Jenis Alat Kontrasepsi
dan Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Number of Active Acceptors by Usage of
Intrauterine and Regency/ Municipality, 2004-2008 ........................................ 190
5.3.4. Banyaknya Akseptor Baru menurut Kabupaten/Kota dan Alat
Kontrasepsi yang Dipakai, 2004-2008/ Number of New Acceptors by
Regency/ Municipality and Intrauterine Device Used, 2004-2008 .................. 192
5.3.5. Target dan Realisasi Akseptor Keluarga Berencana dirinci menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2007/ Target and Realization Family Plans
Acceptors by Regency/Municipality 2004-2007 .............................................. 194

xxv Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

5.3.6. Jumlah Akseptor Baru dan Sarana Pelayanan menurut Kabupaten/


Kota, 2004-2007/ Number of New Participants and Medical Services by
Regency/Municipality 2004-2007 .................................................................... 195
5.3.7. Perkiraan Banyaknya Pasangan Usia Subur dan Akseptor Aktif
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Estimate Number of Fertile Age
Couple and Active Acceptors by Regency/Municipality, 2004-2008 ................ 196
5.3.8. Jumlah Keluarga menurut Tahapan Keluarga Sejahtera dirinci
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Number of Huoseholds by Secure
and Prosperous Family Step and Regency/Municipality, 2004-2008 .............. 197
5.3.9. Jumlah Keluarga menurut Kategori Keluarga Pra Sejahtera dan
Kabupaten/ Kota, 2004-2008/ Number of Families by Secure and
Prosperous Pre Family Category and Regency/Municipality, 2004-2008........ 198
5.3.10. Jumlah Rumahtangga Hasil Pendataan Mini Survey (MS) dirinci
menurut Kabupaten/Kota, 2006-2008/ Number of Households as the
Result of Mini Survey Listing by Regency/Municipality, 2006-2008 ................ 201
5.3.11. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih yang Pernah Kawin
menurut Umur Perkawinan Pertama dan Kabupaten/Kota, 2007-2008
Proportion of Women Age 10 Years or More Who Ever Been Married by
First Marriage Age and Regency/Municipality, 2007-2008 ........................... 204
5.3.12. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Alat/Cara
KB yang Digunakan dan Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Proportion of
Women Age 10 Years or More by Equipment of Family Plans What Applied
and Regency/Municipality, 2007-2008 ............................................................ 205
5.3.13. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Jumlah
Anak Lahir Hidup dan Kabupaten/Kota, 2007-2008/ Proportion of
Women Age 10 Years or More by Number of Child of Bearing Life and
Regency/Municipality, 2007-2008 ................................................................... 207
5.3.14. Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut Jumlah
Anak yang Sudah Meninggal dan Kabupaten/Kota, 2007-2008/
Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Childs Which
Has Died and Regency/Municipality, 2007-2008 ............................................ 209

5.4. AGAMA/ RELIGION


5.4.1. Persentase Penduduk menurut Agama dan Kabupaten/Kota, 2005-2008/
Proportion of Population by Religion and Regency/Municipality, 2005-2008 . 210
5.4.2. Banyaknya Tempat Peribadatan menurut Agama dan Kabupaten/Kota,
2005-2008/ Number of Religious Worship Facility by Religion and Regency/
Municipality, 2005-2008................................................................................... 211

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxvii


LIST OF TABLES

5.4.3. Banyaknya Rohaniawan menurut Kelompok Agama dan Kabupaten/


Kota, 2004-2008/ Number of Spiritual Leader by Religion and
Regency/Municipality, 2004-2008 ................................................................... 212

5.5. RAGAM SOSIAL/ SOCIAL MODE


5.5.1. Banyaknya Keluarga Fakir Miskin yang Memperoleh Bantuan UKS
serta Penderita Cacat Mental dan Anak Nakal yang Mendapat
Pembinaan dan Pelayanan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota,
2005/ Number of Needy Family, Mental Handicaps, and Naughty Child to
Gets Creation and Social Servant by Regency/Municipality, 2005 .................. 213
5.5.2. Banyaknya Permasalahan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2005
Number of Social Problem by Regency/Municipality, 2005 ............................. 214
5.5.3. Jumlah Organisasi Sosial berdasarkan Klasifikasi dirinci menurut
Kabupaten/Kota, 2005/ Number of Social Organization by Regency/
Municipality, 2005............................................................................................ 215
5.5.4. Jumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dirinci menurut
Kabupaten/Kota, 2005/ Number of Social Employee by Regency/
Municipality, 2005............................................................................................ 216
5.5.5. Banyaknya Karang Taruna yang Memperoleh Pelayanan dirinci
menurut Kabupaten/Kota, 2005/ Number of Youth Association by
Regency/Municipality, 2005 ............................................................................. 217
5.5.6. Banyaknya Bencana Alam dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2005
Number of Natural Disaster by Regency/Municipality, 2005........................... 218
5.5.7. Banyaknya Jiwa yang Memperoleh Pelayanan Penyantunan melalui
Sistem Panti dan Non Panti dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2005
Number of Person Obtaining Sympathize Sevant of House System and
NonHouse System by Regency/Municipality, 2005 ........................................... 219
5.5.8. Banyaknya Panti Asuhan dan Jumlah Anak Asuh dirinci menurut
Kabupaten/Kota, 2003-2005/ Number of Orphanages and Orphans by
Regency/Municipality, 2003-2005 .................................................................... 221
5.5.9. Banyaknya Penderita Cacat dirinci menurut Kabupaten/Kota, 2005
Number of Handicapped Served by Regency/Municipality, 2005..................... 222
5.5.10. Banyaknya Keluarga yang memperoleh Bantuan Pemugaran dirinci
menurut Kabupaten/Kota, 2005/ Number of Family to Find Aids of
Restoration Housing by Regency/ Municipality, 2005...................................... 224

xxv Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

5.6. PERUMAHAN/ HOUSING

5.6.1. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Status


Penguasaan Tempat Tinggal, 2008/ Proportion of Household by Regency/
Municipality and Occupancy Status, 2008........................................................ 225
5.6.2. Persentese Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Atap
Terluas Tempat Tinggal, 2007-2008/ Proportion of Household by Regency/
Municipality and Primary Construction Material of the Roof, 2007-2008 ....... 227
5.6.3. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Dinding
Terluas Tempat Tinggal, 2007-2008/ Proportion of Household by Regency/
Municipality and Primary Construction Material of The Wall, 2007-2008 ...... 229
5.6.4. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Lantai
Terluas, 2008/ Proportion of Household by Regency/Municipality and
Primary Floor Material, 2008 .......................................................................... 230
5.6.5. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Luas Lantai
Tempat Tinggal, 2008/ Proportion of Household by Regency/Municipality
and Floor Area, 2008 ....................................................................................... 231
5.6.6. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber
Penerangan Tempat Tinggal, 2007-2008/ Proportion of Household by
Regency/Municipality and Lighting, 2007-2008 ............................................... 232
5.6.7. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Bahan
Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak/ Proportion of Household by
Regency/Municipality and Type of Cooking Fuel, 2007 ................................... 233
5.6.8. Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Utama Air
Minum, 2008/ Household by Regency/Municipality and Main Source of
Drinking Water, 2008 ....................................................................................... 234
5.6.9. Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Tempat Mandi, 2005
Household by Regency/Municipality and Bathing Facility, 2005 ..................... 236
5.6.10. Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kloset
yang Digunakan, 2007-2008/ Proportion of Household by Regency/
Municipality and Sanitation Facility, 2007-2008 ............................................. 238

6. PERTANIAN/ AGRICULTURE
6.1. TANAMAN PANGAN/ FOOD CROPS

6.1.1. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Sawah menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Wetland Paddy by Regency/ Municipality, 2004-2008 ................................. 265

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxix


LIST OF TABLES

6.1.2. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Ladang menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Dryland Paddy by Regency/ Municipality, 2004-2008 ................................. 266
6.1.3. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah + Padi Ladang
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and
Production of Paddy (Wetland + Dryland) by Regency/ Municipality, 2004-
2008 .................................................................................................................. 267
6.1.4. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Jagung menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Maize by Regency/ Municipality, 2004-2008 ............................................... 268
6.1.5. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Ubi Kayu menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Cassava by Regency/ Municipality, 2004-2008 ............................................ 269
6.1.6. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Ubi Jalar menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Sweet Potatoes by Regency/ Municipality 2004-2008 .................................. 270
6.1.7. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Tanah menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Peanuts by Regency/ Municipality 2004-2008 ............................................. 271
6.1.8. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Kacang Kedelai menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/Harvested Area, Yield Rate, and Production of
Soybeans by Regency/ Municipality 2004-2008 ............................................... 272
6.1.9. Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Kacang Hijau menurut
Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Harvested Area, Yield Rate, and Production
of Mungbeans by Regency/ Municipality 2004-2008 ........................................ 273
6.1.10. Luas Panen Dibongkar Habis, Total Produksi, dan Hasil per Ha
Sayuran menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Area Harvested Entirely,
Production, and Yield/Ha of Vegetables by Regency/Municipality, 2005-2008 274
6.1.11 Tanaman yang Menghasilkan, Hasil per Hektar dan Produksi Buah-
buahan menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Harvested Plant, Yield
Rate, and Production of Fruits by Regency/Municipality, 2005-2008.............. 285
2
6.1.12 Luas Panen, Hasil per M , dan ProduksiTanaman Obat-obatan menurut
Jenis Tanaman, 2008/ Harvested Area, Yield/Square Meter, and Production
of Medicinal Plants, 2008................................................................................. 295

6.2. PERKEBUNAN/ PLANTATION

6.2.1. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa menurut Kabupaten/Kota,


2003-2007/Planted Area and Production of Coconut by Regency/
Municipality, 2003-2007 .................................................................................. 301

xxx Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

6.2.2. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa Sawit menurut Kabupaten/
Kota, 2003-2007/ Planted Area and Production of Palm Oil by
Regency/Municipality, 2003-2007 .................................................................... 302
6.2.3. Luas Areal dan Produksi Tanaman Kopi menurut Kabupaten/Kota,
2003-2007/ Planted Area and Production of Coffee by Regency/Municipality,
2003-2007 ......................................................................................................... 303
6.2.4. Luas Areal dan Produksi Tanaman Cengkeh menurut Kabupaten/Kota,
2003-2005/ Planted Area and Production of Clove by Regency/Municipality,
2003-2005 ......................................................................................................... 304
6.2.5. Luas Areal dan Produksi Tanaman Coklat Menurut Kabupaten/Kota,
2003-2005/ Planted Area and Production of Cocoa by Regency/Municipality,
2003-2005 ......................................................................................................... 305
6.2.6. Luas Areal dan Produksi Tanaman Pala menurut Kabupaten/Kota,
2003-2007/ Planted Area and Production of Nutmeg by Regency/
Municipality, 2003-2007 ................................................................................... 306
6.2.7. Luas Areal dan Produksi Tanaman Jambu Mente menurut Kabupaten/
Kota, 2003-2007 Planted Area and Production of Cashew by Regency/
Municipality, 2003-2007................................................................................... 307

6.3. KEHUTANAN/ FORESTRY

6.3.1. Perkembangan Luas Penebangan Hutan dan Hasilnya oleh Pemegang


Hak Pengusahaan Hutan (HPH) menurut Kabupaten/Kota, 2003-2008
Growth of Deforestation Wide and Result of Forest Interposing Right Owner
by Regency/Municipality, 2003-2008 ............................................................... 308
6.3.2. Perkembangan Produksi Hasil Hutan menurut Jenisnya, 2003-2008
Production of Forestry by Kinds, 2003-2008 ................................................... 309
6.3.3. Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk Berdasarkan
Keputusan Menteri Kehutanan menurut Kabupaten/Kota (Ha), 2005-
2008/ Forest Area Wide and Water Ecosystem Who Has Been Referred by
Decree of The Minister of Forestry by Regency/Municipality (Ha), 2005-
2008 .................................................................................................................. 310
6.3.4. Daftar Kepemilikan Surat Keputusan Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil
Hutan Kayu (SK IUPHHK) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT)
Menurut Kabupaten/Kota (Ha), 2004-2008/ List of Ownership of
Permission Decree Effort for Exploring Result of Wood Forest and Annual
Activity Plan by Regency/Municipality (Ha), 2004-2008.................................. 312

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxxi


LIST OF TABLES

6.3.5. Daftar Industri Primer Hasil Hutan (IPHHK) Berdasarkan Jenis


Industri, Kapasitas Terpasang, dan Kepemilikan Rencana Pemanfaatan
Bahan Baku Industri (RPBI) menurut Kabupaten/Kota, 2008/ List of
Primary Industry Result of Forest by Type of Industry, Capacities Attached,
and Ownership of Exploiting Plan of Industrial Raw Material by
Regency/Municipality, 2008 ............................................................................. 313
6.3.6. Daftar Industri Primer Pemegang Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan
Kayu (IUPHHK) Berdasarkan Jatah Produksi Tahunan menurut
Kabupaten/Kota, 2006-2007/ Primary Industrial List of Permission Owner
Effort for Exploring Result of Wood Forest Of Forest by Annual Production
Quota by Regency/Municipality, 2006-2007 .................................................... 314
6.3.7. Tenaga Teknis Kehutanan pada Perusahaan Menurut Kabupaten/Kota,
2006-2008/ Forestry Technology People in Forest Industry by Regency/
Municipality, 2006-2008 .................................................................................. 315

6.4. PETERNAKAN/ LIVESTOCK


6.4.1. Populasi Beberapa Ternak menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya
(Ekor), 2005-2008/ Large Livestock Population by Regency/ Municipality
and Kind (Head), 2003 -2008 ........................................................................... 317
6.4.2. Populasi Ternak Kecil menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor),
2005-2008/ Small Livestock Population by Regency/ Municipality and Kind
(Head), 2005-2008 ........................................................................................... 318
6.4.3. Populasi Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor), 2005-
2008/ Poultry Population by Regency/ Municipality and Kinds (Head), 2005-
2008 .................................................................................................................. 319
6.4.4. Pemotongan Ternak Besar dan Kecil menurut Kabupaten/Kota (Ekor),
2005-2008/ Number of Slaughtered Large and Small Livestock by Regency/
Municipality (Head), 2005-2008 ...................................................................... 320
6.4.5. Pemotongan Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Ekor),
2003-2007/ Slaughtered of Poultry by Regency/ Municipality and Kind
(Head), 2005-2007 ........................................................................................... 321
6.4.6. Produksi Daging menurut Jenis Ternak dan Kabupaten/ Kota (Kg),
2005-2008/ Production of Meat by Kind and Regency/ Municipality (Kg),
2005-2008 ........................................................................................................ 322
6.4.7. Produksi Daging Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya (Kg),
2005-2008/ Production of Meat by Regency/ Municipality and Kind (Kg),
2005-2008 ........................................................................................................ 323
6.4.8. Produksi Telur menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Kg), 2005-2008
Production of Eggs by Kind and Regency/ Municipality (Kg), 2005-2008 ....... 324

xxx Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

6.4.9. Pengeluaran Ternak Menurut Kabupaten/ Kota dan Jenis (Ekor), 2005-
2008/Out Going of Livestock Regency/ Municipality and Kinds (Head),
2005-2008 ......................................................................................................... 325

6.5. PERIKANAN/ FISHERY


6.5.1. Jumlah Rumah Tangga Perikanan (RTP) menurut Kategori Besarnya
Usaha Perikanan dan Kabupaten/Kota, 2005-2007/ Number of Fishing
Households by Level of Fisheries and Regency/ Municipality, 2005-2007 ....... 326
6.5.2. Jumlah Unit Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis Alat Tangkap
dan Kabupaten/Kota (Unit), 2005-2007/ Number of Capture Fisheries Unit
by Type of Equipment Captures and Regency/Municipality (Unit), 2005-2007 327
6.5.3. Jumlah Trip Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis Alat Tangkap
dan Kabupaten/Kota (Trip), 2005-2007/ Number of Capture Fisheries Trip
by Type of Equipment Captures and Regency/Municipality (Trip), 2005-2007 330
6.5.4. Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan dan Kabupaten/Kota
(Ton), 2005-2007/ Quantity of Marine Fisheries Production by Kinds and
Regency/Municipality (Ton), 2005-2007 .......................................................... 333
6.5.5. Nilai Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan dan Kabupaten/
Kota (Ribu Rupiah), 2005-2007/ Total Value of Marine Fisheries
Production by Kinds and Regency/ Municipality (Thousand Rupiahs), 2005-
2007 .................................................................................................................. 341
6.5.6. Produksi Perikanan Berkulit Keras menurut Jenis dan Kabupaten/
Kota (Ton), 2005-2007/ Quantity of Hard Skin Fisheries Production by
Kinds and Regency/Municipality (Ton), 2005-2007 ......................................... 349
6.5.7. Nilai Produksi Perikanan Berkulit Keras menurut Jenis dan
Kabupaten/Kota (Ribu Rupiah), 2005-2007/ Value of Hard Skin Fisheries
Production by Type and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2005-
2007 .................................................................................................................. 351
6.5.8. Jumlah Produksi Perikanan Berkulit Lunak dan Binatang Air Lainnya
menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Ton), 2005-2007/ Quantity of Soft
Skin Fisheries and Others Fisheries Production by Kinds and Regency/
Municipality (Ton), 2005-2007 ......................................................................... 353
6.5.9. Nilai Produksi Perikanan Berkulit Lunak dan Binatang Air Lainnya
menurut Jenis dan Kabupaten/Kota (Ribu Rupiah), 2005-2007/ Value
of Soft Skin Fisheries and Others Fisheries Production by Type and
Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2005-2007 (Thousand Rupiahs) .. 354
6.5.10. Pengolahan Produksi Perikanan Laut menurut Cara Pengolahan dan
Kabupaten/Kota (Ton), 2005-2007/ Sea Marine Fisheries Production
Processing by Type of Processing and Regency/Municipality (Ton), 2005-
2007 .................................................................................................................. 355

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxxii


LIST OF TABLES

6.5.11. Produksi Ikan Olahan menurut Hasil Olahan dan Kabupaten/Kota


(Ribu Rupiah), 2005-2007/ Quantity of Manner Fisheries Production by
Result of Manner and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2005-2007 357
6.5.12. Produksi Perikanan Laut Menurut Kuartal dan Kabupaten/Kota (Ton),
2005-2007/ Quantity of Marine Fisheries Production by Quarter of Year and
Regency/Municipality (Ton), 2005-2007 .......................................................... 358
6.5.13. Nilai Produksi Perikanan Laut Menurut Kuartal dan Kabupaten/Kota
(Ribu Rupiah), 2005-2007/ Value of Marine Fisheries Production by
Quarter of Year and Regency/Municipality (Thousand Rupiahs), 2005-2007.. 359

7. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN, DAN ENERGI


MANUFACTURING, MINING, AND ENERGY
7.1. PERINDUSTRIAN DAN PERTAMBANGAN
MANUFACTURING AND MINING
7.1.1. Banyaknya Industri, Tenaga Kerja, Nilai Investasi dan Nilai Produksi
menurut Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007-2008 Number of Industries,
Employee, Investment, and Output Value by Regency/Municipality, 2004 and
2007-2008 ........................................................................................................ 379
7.1.2. Banyaknya Industri Kecil menurut Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007-
2008 Number of Small Industries by Regency/Municipality2004 and 2007-
2008 .................................................................................................................. 380
7.1.3. Banyaknya Industri Kecil Kimia, Agro, dan Hasil Hutan menurut
Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007-2008/ Number of Small Industries
Chemistry, Agro, and Result of by Regency/ Municipality, 2004 and 2007-
2008 .................................................................................................................. 381
7.1.4. Banyaknya Industri Kecil Sandang Kulit dan Aneka IA menurut
Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007-2008/ Number of Small Industries of Skin
Food and IA by Regency/Municipality, 2004 and 2007-2008 .......................... 382
7.1.5. Banyaknya Industri Kecil Logam, Mesin, dan Elektronika menurut
Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007/ Number of Small Industries of Metal,
Machine, and Electronics by Regency/Municipality, 2004 dan 2007 ............... 383
7.1.6. Banyaknya Indrustri Besar dan Menengah menurut Kabupaten/Kota,
2004 dan 2007/ Number of Middle and Big Industries by Regency/
Municipality, 2004 and 2007 ............................................................................ 384
7.1.7. Banyaknya Industri Besar dan Menengah Agro, Hasil Hutan dan Laut
menurut Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007/ Number of Middle and Big
Agro Industries,, Forestry, and Marine Product by Regency/Municipality,
2004 and 2007 .................................................................................................. 385

xxx Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

7.1.8. Banyaknya Usaha Sektor Pertambangan dan Penggalian menurut


Kabupaten/Kota, 2006/ Number of Mining and Excavation Sector by
Regency/Municipality, 2006 ............................................................................. 386
7.1.9. Banyaknya Usaha Sektor Industri Pengolahan menurut Kabupaten/
Kota, 2006/ Number of Manufacture Industry Sector by Regency/
Municipality, 2006 ............................................................................................ 387
7.1.10. Banyaknya Usaha Sektor Listrik, Gas, dan Air menurut Kabupaten/
Kota, 2006/ Number of Electric, Gas, And Water Sector by Regency/
Municipality, 2006 ............................................................................................ 388
7.1.11. Banyaknya Usaha Sektor Konstruksi menurut Kabupaten/Kota, 2006
Number of Construction Sector by Regency/Municipality, 2006 ...................... 389
7.1.12. Jumlah Perusahaan Bahan Galian Beserta Produksinya Menurut
Kegiatan, 2005-2008/ Number of Mining Company and Mining Production
by Activity, 2005-2008 ...................................................................................... 390
7.1.13. Jumlah Perusahaan Bahan Galian Menurut Kegiatan dan Kabupaten/
Kota, 2005-2005/ Number of Mining Company and Mining Production by
Activity and Regency/Municipalit, 2005-2008 .................................................. 391
7.1.14. Jumlah Produksi dari Perusahaan Bahan Galian Menurut Kegiatan dan
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of Production from Mining Company
and Mining Production by Activity and Regency/Municipality, 2005-2008 ..... 395

7.2. LISTRIK/ ELECTRICITY

7.2.1. Banyaknya Unit PLN, Produksi, dan Pemakaian Bahan Bakar dan
Pelumas menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of State
Electricity Enterprise Unit, Production, Consumption of Fuel and Lubricant
by Regency/ Municipality, 2005-2008 .............................................................. 396
7.2.2. Banyaknya Desa/Kelurahan yang telah Terjangkau Listrik, Jumlah
Gardu, dan Pelanggan PLN menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/
Number of Villages Which Has Reached by Electricss, Number of Electrical
Watchman Station, and Consumers of State Electricity Enterprise by
Regency/ Municipality, 2004-2008 ................................................................... 397
7.2.3. Jumlah Pelanggan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota, 2005-2007
Number of State Electricity Enterprise’s Customers by Regency/
Municipality, 2005-2007................................................................................... 398
7.2.4. Produksi, Daya Terpasang, dan Penggunaan Listrik PLN menurut
Kabupaten/Kota, 2003-2008/ Production, Installed Capacity, and
Distributed by State Electricity Enterprise by Regency/Municipality, 2003-
2008 .................................................................................................................. 399

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxxv


LIST OF TABLES

7.2.5. Jumlah Penggunaan Listrik PLN menurut Kabupaten/Kota (KWh),


2005-2008/ Number of State Electricity Enterprise’s Electrical Usage by
Regency/ Municipality (KWh), 2005-2008 ....................................................... 401

7.3. AIR MINUM/ CLEAN WATER

7.3.1. Produksi Air Bersih menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Air yang
digunakan (M3), 2004-2008/ Number of Clean Water Produced by Regency/
Municipality and Water Source (M³), 2004-2008 ............................................. 403
7.3.2. Banyaknya Pelanggan Air Bersih menurut Kabupaten/Kota dan
Kategori Pelanggan, 2003-2008/ Number of Customers Clean Water by
Regency/Municipality and Costumer Category, 2003-2008 ............................. 404
7.3.3. Banyaknya Air Bersih yang Disalurkan menurut Kabupaten/Kota dan
Kategori Pelanggan (M3), 2003-2008/ Number of Distributed Clean Water
by Regency/Municipality and Costumer Category (M³), 2003-2008 ................ 405
7.3.4. Nilai Air Bersih yang Disalurkan menurut Kabupaten/Kota dan
Kategori Pelanggan (Ribu Rupiah), 2003-2008/ Value of Distributed
Clean Water by Regency/Municipality and Costumer Category (Thousand
Rupiahs), 2003-2008 ........................................................................................ 407

7.4. DISTRIBUSI BERAS/ RICE DISTRIBUTION


7.4.1. Penerimaan dan Penyaluran Beras menurut Kabupaten/Kota (Kg),
2003-2008/ Supplies and Distribution of Rice (Kg), 2003-2008 ...................... 409
7.4.2. Banyaknya Beras yang Disalurkan/ Dijual Menurut Kabupaten/Kota
(Ton), 2003-2008/ Number of Rice Distribution by Regency/Municipality
(Ton), 2003-2008 .............................................................................................. 410
7.4.3. Perkembangan Harga dan Penyaluran Beras, 2003-2008 Progress of
Price and Distribution of Rice, 2003-2008 ....................................................... 412
7.4.4. Penjualan Beras Operasi Pasar Khusus Bagi Keluarga Prasejahtera
menurut Kabupaten/Kota, 2003-2008/ Market Operation Sales of
Provincial Logistics Agency Rice by Regency/ Municipality, 2003-2008 ......... 414

8. TRANSPORTASI, KOMUNIKASI, DAN PARIWISATA


TRANSPORTATION, COMMUNICATION, AND TOURISM
8.1. KEADAAN JALAN/ LENGTH OF ROAD
8.1.1. Panjang Jalan menurut Tingkat Pemerintahan yang Berwenang dan
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Length of Road by Level of Government
Responsibility and Regency/ Municipality, 2005-2008..................................... 447

xxx Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

8.1.2. Panjang Jalan menurut Jenis Permukaan Jalan dan Kabupaten/Kota,


2005-2008/ Length of Road by Type of Surface and Regency/Municipality,
2005-2008 ......................................................................................................... 448

8.2. ANGKUTAN DARAT/ LAND TRANSPORTATION

8.2.1. Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Jenis Kendaraan Bermotor dan


Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Number of Motorized Vehicles by Type of
Motor Vehicles and Regency/Municipality, 2004-2008 .................................... 449
8.2.2. Banyaknya Kecelakaan Lalu Lintas, Korban, dan Jumlah Kerugian
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Number of Traffic Accident, Victim,
and Material Loss by Regency/ Municipality, 2004-2008................................. 450
8.2.3. Banyaknya Kecelakaan, Pelanggaran, dan Denda menurut Kabupaten/
Kota, 2004-2008/ Number of Accidents, Offences, and Fine by Regency/
Municipality, 2004-2008 ................................................................................... 451

8.3. ANGKUTAN LAUT/ SEA TRANSPORTATION


8.3.1. Banyaknya Kunjungan Kapal menurut Jenis Pelayaran dan Pelabuhan,
2004-2008 Number of Ship Visits by Sea Transport Type and Port, 2004-
2008 .................................................................................................................. 452
8.3.2. Banyaknya Penumpang Datang (Debarkasi) dan Berangkat
(Embarkasi) di Pelabuhan yang Diusahakan menurut Jenis Pelayaran
(Orang), 2004-2008 Number of Leaving and Coming Passengers in
Laboured Port by Sea Transpot Port (Person), 2004-2008 .............................. 454
8.3.3. Banyaknya Bongkar Barang Antar Pulau pada Pelabuhan yang
Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2004-2008/ Number of
Unloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities
(Ton), 2004-2008 .............................................................................................. 456
8.3.4. Banyaknya Bongkar Barang Luar Negeri pada Pelabuhan yang
Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2004-2008/ Number of
Unloaded Cargo Abroad in Laboured Port by Group of Commodities (Ton),
2004-2008 ......................................................................................................... 457
8.3.5. Banyaknya Barang Antar Pulau yang Dimuat pada Pelabuhan yang
Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2004-2008/ Number of
Reloaded Cargo Interisland in Laboured Port by Group of Commodities
(Ton), 2004-2008 .............................................................................................. 458
8.3.6. Banyaknya Barang Luar Negeri yang Dimuat pada Pelabuhan
Diusahakan menurut Kelompok Komoditi (Ton), 2004-2008/ Number of
Reloaded Cargo Abroad in Laboured Port by Group of Commodities (Ton),
2004-2008 ......................................................................................................... 459

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxxv


LIST OF TABLES

8.4. ANGKUTAN UDARA/ AIR TRANSPORTATION


8.4.1 Banyaknya Pesawat dan Penumpang yang Datang, Berangkat, dan
Transit melalui Pelabuhan Udara, 2003-2008/ Number of Aircrafts and
Passengers which Departed, Arrived, and Transit Through Airport, 2003-
2008 .................................................................................................................. 460
8.4.2 Jumlah Barang Kiriman, Bagasi, dan Paket Pos yang Dibongkar dan
Dimuat melalui Pelabuhan Udara, 2003-2008/ Loaded and Unloaded
Cargo, Baggage, and Mailed Packet Through Airports, 2003-2008 ................ 461

8.5. POS DAN TELEKOMUNIKASI/ POST AND TELECOMMUNICATION

8.5.1 Banyaknya Kantor Pos dan Giro menurut Jenis dan Kabupaten/Kota,
2004 dan 2007-2008/ Number of Post Office by Type and Regency/
Municipality, 2004 and 2007-2008................................................................... 462
8.5.2. Banyaknya Surat Pos yang Dikirim menurut Sifat Pengiriman dan
Kabupaten/Kota, 2004 dan 2007-2008/ Number of Post Letters to Be
Mailed by Kind of Mailing and Regency/Municipality, 2004 and 2007-2008 .. 463
8.5.3 Banyaknya Paket Pos menurut Tujuan dan Kabupaten/Kota, 2004 dan
2007-2008/ Number of Packet Mailed by Direction and Regency/
Municipality, 2004 and 2007-2008................................................................... 464
8.5.4 Banyaknya Wesel Pos menurut Jenis dan Kabupaten/Kota, 2004 dan
2007-2008/ Number of Billing Mailed by Direction and Regency/
Municipality, 2004 and 2007-2008................................................................... 465
8.5.5 Jumlah Sentral Telepon dan Kapasitasnya menurut Jenis dan
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of Telephone Center and Capacity by
Type and Regency/ Municipality, 2005-2008 ................................................... 466
8.5.6 Jumlah Sambungan Telepon menurut Jenis Sambungan dan
Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of Telephone Connections by Type
and Regency/Municipality, 2005-2008 ............................................................. 467

8.6. PERHOTELAN/ HOTEL


8.6.1. Jumlah Hotel menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Hotel, 2004-2008
Number of Hotels by Regency/Municipality and Hotel Type, 2004-2008 ......... 468
8.6.2. Jumlah Kamar dan Tempat Tidur Hotel menurut Kabupaten/Kota dan
Jenis Hotel, 2004-2008/ Number of Accomodation Hotel Rooms and Beds
Available by Regency/ Municipality, 2004-2008 .............................................. 469
8.6.3. Jumlah Tenaga Kerja Perhotelan menurut Kabupaten/Kota dan
Tingkat Pendidikan, 2004-2008/ Number of Hotel Labors by Regency/
Municipality and Education Level, 2004-2008................................................. 470

xxx Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

8.6.4. Jumlah Tenaga Kerja Perhotelan menurut Kabupaten/Kota dan Status


Upah, 2004-2008/ Number of Hotel Labors by Regency/Municipality and
Fee Status, 2004-2008 ...................................................................................... 472
8.6.5. Rata-rata Lama Tamu yang Menginap (Asing dan Domestik) Menurut
Golongan Hotel, 2006-2008/ Average Length of Visitors (Foreign and
Domestic) Who Was Lodges by Hotel Type, 2006-2008 ................................... 473
8.6.6. Rata-rata Lama Tamu Asing yang Menginap Menurut Golongan Hotel,
2006-2008/ Average Length of Foreign Visitors Who Was Lodges by Hotel
Type, 2006-2008 ............................................................................................... 474
8.6.7. Rata-rata Lama Tamu Domestik yang Menginap Menurut Golongan
Hotel, 2006-2008/ Average Length of Domestic Visitors Who Was Lodges by
Hotel Type, 2006-2008 ..................................................................................... 475
8.6.8. Jumlah Lama Tamu Asing yang Menginap Menurut Golongan Hotel,
2006-2008/ Number of Foreign Visitors Who Was Lodges by Hotel Type,
2006-2008 ......................................................................................................... 476
8.6.9. Jumlah Lama Tamu Domestik yang Menginap Menurut Golongan
Hotel, 2006-2008/ Number of Domestic Visitors Who Was Lodges by Hotel
Type, 2006-2008 ............................................................................................... 477
8.7. PARIWISATA/ TOURISM
8.7.1. Jumlah Objek Wisata menurut Kategori Wisata dan Kabupaten/Kota,
2008 Number of Tourism Objects by Category and Regency/Municipality,
2008 .................................................................................................................. 478
8.7.2. Kawasan Konservasi yang Telah Ditetapkan (Ha), 2008/ Conservation
Area Who Was Ratified (Ha), 2008 .................................................................. 479

9. KEUANGAN DAERAH DAN PERBANKAN


AUTONOMY FINANCE AND BANKING
9.1. KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH/AUTONOMY GOVERNMENT
FINANCE
9.1.1. Realisasi Pendapatan dan Pengeluaran Daerah Kabupaten/Kota, 2005-
2008/ Actual Regional Receipts and Expenditures of Regency/Municipality,
2005-2008 ........................................................................................................ 499
9.1.2 Target dan Realisasi Penerimaan Pajak menurut Kabupaten/Kota se-
Provinsi Papua Barat, 2005-2008/ Target and Realization of Tax Reception
by Regency/Municipality of Papua Barat Province, 2005-2008 ....................... 500

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xxxi


LIST OF TABLES

9.1.3 Target dan Realisasi Penerimaan Retribusi Menurut Kabupaten/Kota


se-Provinsi Papua Barat, 2005-2008/ Target and Realization of Retribution
Reception by Regency/Municipality of Papua Barat Province, 2005-2008 ...... 501
9.1.4 Rekapitulasi Perkembangan Perusahaan Penanaman Modal Dalam
Negeri (PMDN) yang Beroperasi di Provinsi Papua Barat, 2005-2008
Growth Summarize of Domestic Investment Held in Papua Barat Province,
2005-2008 ........................................................................................................ 502
9.1.5 Rekapitulasi Perkembangan Perusahaan Penanaman Modal Asing
(PMDN) yang Beroperasi di Provinsi Papua Barat, 2005-2008 / Growth
Summarize of Foreign Investment Held in Papua Barat Province, 2005-2008 504

9.2. PERBANKAN/ BANKING

9.2.1 Jumlah Bank dan Kantor Bank, 2004-2008/ Number of Bank and Bank
Office, 2004-2008 ............................................................................................. 506
9.2.2. Jumlah Aktiva Bank Rupiah dan Valuta Asing menurut Kelompok
Bank (Juta Rupiah), 2004-2008/ Total Bank’s Assets in Rupiah and
Foreign Exchange by Group of Banks (Million Rupiahs), 2004-2008 ............. 507
9.2.3. Jumlah Aktiva Bank Rupiah dan Valuta Asing menurut
Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2004-2008/ Total Bank’s Assets in Rupiah
and Foreign Exchange by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2004-
2008 .................................................................................................................. 508
9.2.4. Posisi Dana Simpanan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan
Bank Perkreditan Rakyat menurut Kelompok Bank (Juta Rupiah),
2004-2008/ Outstanding Fund in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Group of Banks (Million Rupiahs),
2004-2008 ........................................................................................................ 509
9.2.5. Posisi Dana Simpanan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan
Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah),
2004-2008/ Outstanding Fund in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Juta Rupiah /
Million Rupiahs), 2004-2008........................................................................... 510
9.2.6. Posisi Giro Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank
Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2004-2008
Outstanding Demand Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million
Rupiahs), 2004-2008 ....................................................................................... 511
9.2.7. Posisi Simpanan Berjangka Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum
dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah),
2004-2008/ Outstanding Time Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million
Rupiahs), 2004-2008 ....................................................................................... 512

xl Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

9.2.8. Posisi Tabungan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum dan Bank
Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2004-2008
Outstanding Saving Deposits in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million
Rupiahs), 2004-2008........................................................................................ 513
9.2.9. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum
dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kelompok Bank (Juta Rupiah),
2004-2008/ Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Group of Banks (Juta Rupiah /
Million Rupiahs), 2004-2008 ........................................................................... 514
9.2.10. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing pada Bank Umum
dan Bank Perkreditan Rakyat menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah),
2004-2008/ Value of Bank Credits in Rupiah and Foreign Exchange of
Commercial and Rural Credit Banks by Regency/Municipality (Million
Rupiahs), 2004-2008........................................................................................ 515
9.2.11. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Lapangan
Usaha (Juta Rupiah), 2004-2008/ Value of Bank Credits in Rupiah and
Foreign Exchange by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2004-2008........... 516
9.2.12. Posisi Kredit Perbankan Rupiah dan Valuta Asing menurut Jenis
Penggunaan (Juta Rupiah), 2004-2008/ Value of Bank Credits in Rupiah
and Foreign Exchange by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2004-2008 .... 517
9.2.13. Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rupiah dan Valuta
Asing yang Diberikan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat
menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2004-2008/ Outstanding of
Micro, Small, and Medium Scale Business Credits in Rupiah and Foreign
Exchange by Industrial Origin (Million Rupiahs), 2004-2008 ........................ 518
9.2.14. Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Rupiah dan Valuta
Asing yang Diberikan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat
menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2004-2008/ Outstanding of
Micro, Small, and Medium Scale Business Credits in Rupiah and Foreign
Exchange by Regency/Municipality (Million Rupiahs), 2004-2008 ................. 519

9.3. ASURANSI/ INSURANCE


9.3.1 Banyaknya Peserta PT. Asuransi Kesehatan (ASKES) Indonesia
menurut Kabupaten/Kota, 2004-2008/ Participants of Indonesian Health
Insurance by Regency/Municipality, 2004-2008............................................... 520
9.3.2. Perkembangan PT. Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN)
(Persero)/ Growth of Civil Servant in Insuran Saving, 2003-2005 .................. 521

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xli


LIST OF TABLES

9.4. KOPERASI/ COOPERATION

9.4.1 Jumlah Koperasi menurut Kabupaten/Kota, 2005-2008/ Number of


Cooperation by Regency/ Municipality, 2005-2008 ........................................ 525
9.4.2 Keragaman Koperasi Simpan Pinjam (KSP) menurut Kabupaten/Kota,
2005-2007/ Variety of Saving and Loan Cooperation by Regenc/
Municipality, 2005-2007 .................................................................................. 527
9.4.3 Keragaman Unit Simpan Pinjam (USP) menurut Kabupaten/Kota,
2005-2007/ Variety of Saving and Loan Unit by Regency/Municipality, 2005-
2007 .................................................................................................................. 529
9.4.4 Keragaman Koperasi menurut Jenisnya, 2005-2008/ Variety of
Cooperation by Type, 2005-2008 ..................................................................... 531

10. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO


GROSS REGIONAL DOMESTIC PRDUCT
10.1. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut
Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2003-2008 Gross Regional Domestic
Product at Current Market Prices by Industrial Origin, 2003-2008 (Million
Rupiahs) ........................................................................................................... 543
10.2. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000
menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2003-2008/ Gross Regional
Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin
(Million Rupiahs), 2003-2008 .......................................................................... 545
10.3. Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar
Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha/ Percentage Distribution of
Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial
Origin (%), 2003-2008 ..................................................................................... 547
10.4. Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar
Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha/Percentage Distribution
Of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by
Industrial Origin (%), 2003-2008..................................................................... 549
10.5. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar
Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha (Tahun 2000 = 100), 2003-
2008/ Growth Index of Gross Regional Domestic Product at Current Market
Prices Prices by Industrial Origin (Year 2000 = 100), 2003-2008 .................. 551
10.6. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar
Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha (Tahun 2000 = 100),
2003-2008/ Growth Index of Gross Regional Domestic Product at 2000
Constant Market Prices by Industrial Origin (Year 2000 = 100), 2003-2008 . 553

xlii Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


DAFTAR TABEL

10.7. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga
Berlaku menurut Lapangan Usaha (%), 2003-2008/Growth Rate of Gross
Regional Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin
(%), 2003-2008 ................................................................................................. 555
10.8. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga
Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha (%), 2003-2008/ Growth Rate of
Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by
Industrial Origin (%), 2003-2008 ..................................................................... 557
10.9. Indeks Implisit Produk Domestik Regional Bruto menurut Lapangan
Usaha (%), 2003-2008/ Implicit Price Index of Gross Regional Domestic
Product by Industrial Origin (%), 2003-2008 .................................................. 559
10.10. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut
Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2003-2008/ Gross Regional Domestic
Product at Current Market Prices by Regency/ Municipality (Million
Rupiahs), 2003-2008......................................................................................... 561
10.11. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000
menurut Kabupaten/Kota (Juta Rupiah), 2003-2008/ Gross Regional
Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Regency/ Municipality
(Million Rupiahs), 2003-2008........................................................................... 563
10.12. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga
Berlaku menurut Kabupaten/Kota (%), 2003-2008/ Growth Rate of Gross
Regional Domestic Product at Current Market Prices by Regency/
Municipality (%), 2003-2008 ............................................................................ 565
10.13. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga
Konstan 2000 menurut Kabupaten/Kota (%), 2003-2008/ Growth Rate of
Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by
Regency/Municipality (%), 2003-2008 ............................................................. 566

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xliii


LIST OF TABLES

xliv Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENJELASAN UMUM

PENJELASAN UMUM / EXPLANATORY NOTES

Tanda-tanda, satuan-satuan dan lain-lainnya yang digunakan dalam publikasi adalah sebagai
berikut :
Symbols measurement unit and other acronyms which are used in the publication , are as
follows :
1. TANDA –TANDA/ SYMBOLS

Data belum tersedia / Data not yet available.................................................... : ...


Data tidak tersedia / Data not available............................................................ : -
Data dapat diabaikan / Data negligible............................................................. : 0
Tanda Desimal / Decimal point……................................................................. : ,
Angka Sementara / Preliminary figures .......................................................... : x
Angka Sangat Sementara / Very Preliminary figures ..................................... : xx
Angka Diperbaiki / Revised figures….............................................................. : r
Angka Perkiraan / Estimated figures……......................................................... : e
Data masih bergabung dgn Kab. Induk / Data still joined with Main Regency : a

2. SATUAN / UNITS

bal / bales..................................................................... : 1250 m3 = 180 kg


barrel /barrel ............................................................... : 158,99 Liter = 1/6,2898 m3
bata (untuk garam) / briquette (for salt)....................... : 500 gram
batang (untuk sabun) / piece (a bar for soap).............. : 400 gram
botol / bottle................................................................. : 700 cc
kilometer (km) / kilometres (km)................................. : 1000 meter (m)
kwintal (kw) / quintal (ql)............................................ : 100 kg
liter (untuk beras) / litre (for rice)................................ : 0,80 kg
long ton / long ton........................................................ : 1016,50 kg
lusin/ dozen ................................................................. : 12
meterkubik (mcl) / metercubic feet (mcl).................... : 1/35,3 m3
metrik ton (m. ton) / metric ton (m.ton)...................... : 0,98421 long ton = 1000 kg
once (oz) / once (oz).................................................... : 28,31 gram
pound (lb) / / pound (lb).............................................. : 0,454 kg
ton / ton...................................................................... : 1000 kg
sak (untuk semen) / zak (for cement).......................... : 40 kg atau 50 kg
knots / knots................................................................. : 1,8 km/Jam

Satuan lain : buah, bungkus, butir, helai/lembar, kaleng, batang, pulsa, ton kilometer(ton-km),
jam, menit, persen (%).
Other units : unit, pack, number,pieces, tin, pulsa, ton-kilometres (ton-km), hour, minute,
percents (%).
Perbedaan angka di belakang koma merupakan konsekuensi dari hasil pembulatan.
The difference number in decimals is the consequence of rounding.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xlv


EXPLANATORY NOTES

xlvi Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI BPS


(Berdasarkan Keputusan Kepala BPS Nomor 001 Tahun 2002)

KEPALA BPS
HEAD OF BPS

SEKRETARIS
UTAMA
PRINCIPAL
SECRETARY

PUSAT
SEKOLAH BIRO BINA BIRO
PENDIDIKAN INSPEKTORAT BIRO
TINGGI ILMU
DAN Inspectorate PROGRAM KEPEGAWAIAN BIRO UMUM
STATISTIK
PELATIHAN Bureau of Program KEUANGAN DAN HUKUM Bureau of General
College of Statistics Management Bureau of Finance Bureau of Personnel Affairs
Education and
Training Center and Legal Affairs

DEPUTI METODOLOGI DEPUTI STATISTIK DEPUTI NERACA DAN


DEPUTI STATISTIK
DAN INFORMASI EKONOMI ANALISIS STATISTIK
SOSIAL Deputy Director General for Deputy Director General for
STATISTIK Deputy Director General for
Deputy Director General for Economic Statistics National Accounts and
Sosial Statistics
Methodology and Statistical Statistical Analysis
Information

DIREKTORAT DIREKTORAT
DIREKTORAT NERACA
DIREKTORAT STATISTIK STATISTIK
PRODUKSI
METODOLOGI KEPENDUDUKAN PERTANIAN
Directorat of Production
STATISTIK Directorat of Population Directorat of Social
Accounts
Directorat of Statistical Statistics Resilience Statistics
Methodology

DIREKTORAT DIREKTORAT DIREKTORAT NERACA


DIREKTORAT STATISTIK KONSUMSI
STATISTIK INDUSTRI
DISEMINASI KESEJAHTERAAN Directorat of Consumption
Directorat of Social
STATISTIK Directorat of Social Accounts
Resilience Statistics
Directorat of Statistical Welfare Statistics
Dissemination

DIREKTORAT DIREKTORAT
DIREKTORAT DIREKTORAT STATISTIK ANALISIS STATISTK
METODOLOGI STATISTIK KEUANGAN DAN Directorat of Statistical
STATISTIK KETAHANAN SOSIAL HARGA Analysis
Directorat of Statistical Directorat of Social Directorat of Social
Information System Resilience Statistics Resilience Statistics

DIREKTORAT
STATISTIK
PERDAGANGAN DAN
JASA
Directorat of Trade and
Services Statistics

Functional Staff

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 xlvii


ORGANIZATION STRUCTURE

STRUKTUR ORGANISASI BPS


PROVINSI PAPUA BARAT
(Berdasarkan Keputusan Kepala BPS Nomor 001 Tahun 2002)

KEPALA
HEAD OF BPS
PROVINCE

KEPALA BAGIAN
TATA USAHA
Division of General
Affairs

SUBBAGIAN
SUBBAGIAN SUBBAGIAN
SUBBAGIAN SUBBAGIAN PERENCANAAN
BINA PROGRAM KEPEGAWAIAN
URUSAN DALAM KEUANGAN DAN
Subdivision of Subdivision of
Subdivision of Subdivision of PERLENGKAPA
Program Personnel and
Internal Affairs Finance N
Management Legal Affairs
Subdivision of

KEPALA BIDANG KEPALA BIDANG


KEPALA BIDANG KEPALA BIDANG NERACA WILAYAH INTEGRASI
KEPALA BIDANG STATISTIK STATISTIK PENGOLAHAN DAN
DAN ANALISIS
STATISTIK SOSIAL PRODUKSI DISTRIBUSI STATISTIK
DISEMINASI
Division of Social Statistics Division of Productions Division of Distribution STATISTIK
Division of Regional Accounts Division of Integrated
Statistics Statistics and Statistical Analysis Processing and Statistical

SEKSI STATISTIK
SEKSI STATISTIK HARGA KONSUMEN SEKSI NERACA SEKSI INTEGRASI
SEKSI STATISTIK PERTANIAN PRODUKSI PENGOLAHAN
DAN
KEPENDUDUKAN Section of Agricultural PERDAGANGAN Section of Production DATA
Section of Population Statistics Accounts Section of
Statistics
BESAR
Section of Consumer Price Integration Data
d Wh l l P i Processing

SEKSI STATISTIK SEKSI STATISTIK SEKSI STATISTIK SEKSI NERACA SEKSI JARINGAN
KESEJAHTERAAN INDUSTRI KEUANGAN DAN KONSUMSI DAN RUJUKAN
RAKYAT Section of Industrial HARGA Section of Consumption
Section of Welfare Accounts
STATISTIK
Statistics
Statistics PRODUSEN Section of Network and
Section of Finance and Statistical Clearinghouse
Producer Price Statistics

SEKSI SEKSI STATISTIK SEKSI ANALISIS SEKSI


STATISTIK PERTAMBANGAN. SEKSI STATISTIK LINTAS DISEMINASI DAN
KETAHANAN ENERGI, DAN NIAGA DAN JASA STATISTIK LAYANAN
SOSIAL KONSTRUKSI Section of Trade and Section of Sectoral STATISTIK
Section of Social Section of Mining, Energy, Services Statistics Statistical Analysis Section of Dissemination
Resilience Statistics and Construction Statistics and Service Statistical

Functional Staff

xlvii Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PETA WILAYAH PROVINSI PAPUA BARAT
KEADAAN GEOGRAFI

1. KEADAAN GEOGRAFI/ GEOGRAPHICAL SITUATION

Provinsi Papua Barat terletak Papua Barat Province is located


0 0
pada 0 ,0” hingga 4 ,0” Lintang Selatan in the line connecting the points of
0 0
dan 124 ,00” hingga 132 ’0” Bujur 00,0” until 40,0” South Latitude and
0 0
Timur, tepat berada di bawah garis between 124 ,00” until 132 ’0” East
Katulistiwa dengan ketinggian 0 - 100 Longitude, under equator with altitude 0
meter dari permukaan laut. until100 meters above the sea level.
Luas wilayah Provinsi Papua Papua Barat Province divided
2
Barat mencapai 140.375,62 Km habis administratratively into 8 regencies, 1
dibagi menjadi 8 Kabupaten dan 1 Kota, municipality, 104 subdistricts, and
yang terdiri atas 134 Kecamatan, dan 1.160 villages (Table 1.2) with the total
1.275 desa (Tabel 1.2). area of 140.375,62 square kilometer.
Tabel 1.2 menyajikan data luas Table 1.2 provides detail
wilayah kabupaten dan kota. Data luas information about land area of regency
wilayah Provinsi Papua Barat yang and municipality. Land area of Papua
tersaji masih merupakan data sementara Barat Province is a temporary data so
sehingga selama rentang waktu 2005- there is a change in 2005 to 2007.
2008 data tersebut masih terus
mengalami perubahan.
Luas wilayah per kecamatan Total area per district showed in
dapat dilihat pada tabel 1.3. Khusus Table 1.3. For Teluk Bintuni regency,
untuk Kabupaten Teluk Bintuni, data the total data only showed 11 district of
yang tersaji hanya mencakup data 11 total 24 district exist, when the data of
kecamatan dari total 24 kecamatan yang Babo District and Sumuri District has
ada, dimana data untuk kecamatan Babo not been disjointed.
dan Sumuri belum dipisah.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 3


GEOGRAPHICAL SITUATION

4 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar / Figure : 1
Luas Wilayah Provinsi Papua
P Barat Menurrut Kabupaten/Kota a
The Total
T Area of Papua Barat
B Province by Reegency/Municipality

Ta
ahun / Year 2008

Teluk 
Wondama Telu
uk Bintuni
9% Manokwari
13%
10%
S
Sorong 
SSelatan
21%

Kaimana
13%
Sorong
Raja Ampat
1
18%
Soro
ong %
5%
Fakfak
10% 1%
%
KEADAAN GEOGRAFI

1. KEADAAN GEOGRAFI/ GEOGRAPHICAL SITUATION

Letak Geografis
Tabel
: 1.1.
Table Geographical Location

01. Letak Provinsi Papua Barat 00,0” – 40,0” Lintang Selatan


Location of Papua Barat Province

240,00” – 1320’0” Bujur Timur

02. Ketinggian di atas permukaan Laut


100 Meter
Location of Papua Barat Province

03. Batas Wilayah


Municipality Limit

Sebelah Utara : Samudera Pasifik

Sebelah Selatan : Laut Banda

Provinsi Maluku

Sebelah Barat : Laut Seram

Provinsi Maluku

Sebelah Timur : Provinsi Papua

Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat


Source: Regional Government of Regency/Municipality in Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 7


GEOGRAPHICAL SITUATION

Tabel : 1.2. Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kabupaten/Kota


Table Total Area of Papua Barat Province by Regency/Municipality

Tahun / Year 2008 (Km2/ Kilometer Square)

Luasr (Km²)
Kabupaten/Kota Persentase
Area (Kilometer
Regency/Municipality Proportion
Square)

(1) (2) (3)

Kabupaten/ Regency

01. Fakfak 14 320,00 10,20

02. Kaimana 18 500,00 13,18

03. Teluk Wondama 12 146,62 8,65

04. Teluk Bintuni a 18 637,00 13,28

05. Manokwari 14 448,50 10,29

06. Sorong Selatan 29 810,00 21,24

07. Sorong 25 324,00 18,04

08. Raja Ampat 6 084,50 4,33

Kota/ Municipality

71. Sorong 1 105,00 0,79

Papua Barat 140 375,62 100,00

Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat


Source: Regional Government of Regency/Municipality of Papua Barat Province

8 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Tabel Luas Wilayah Provinsi Papua Barat Menurut Kecamatan


: 1.3.
Table The Total Area of Papua Barat Province by District
Tahun / Year 2008

Kabupaten/Kota Kecamatan Luasr (Km²)


Regency/Municipality District Area (Km Sq)

(1) (2) (3)


01. Fakfak 14 320,00
01. Fakfak Barat 1 685,00
02. Fakfak Timur 1 721,00
03. Fakfak 820,00
04. K o k a s 1 786,00
05. K a r a s 2 491,00
06. Fakfak Tengah 705,00
07. Kramongmongga 1 478,00
08. Teluk Patipi 1 724,00
09. Bomberay 1 910,00

02. Kaimana 18 500,00


01. Buruway 2 650,00
02. Teluk Arguni 3 010,00
03. Kaimana 2 095,00
04. Teluk Etna 4 195,00
05. Yerusi 1 990,00
06. Yamor 3 805,00
07. Kambrau 755,00

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 9


GEOGRAPHICAL SITUATION

Lanjutan Tabel
: 1.3.
Continued Table

Kabupaten/Kota Kecamatan Luas (Km²)


Regency/Municipality District Area (Km Sq)

(1) (2) (3)


03. Teluk Wondama 12 146,62
01. Wasior Barat 1 775,48
02. Wasior Selatan 741,16
03. Wasior 1 461,16
04. Wasior Utara 3 041,52
05. Windesi 1 187,56
06. Wamesa 1 890,87
07. Rumberpon 2 048,87

04. Teluk Bintuni a 18 637,00


01. Irorutu / Fafurwar 1 171,00
02. Babo
4 328,00
03. Sumuri
04. Kuri 1 611,00
05. Idoor 816,00
06. Bintuni 1 318,00
07. Tembuni 1 326,00
08. Aranday 2 431,00
09. Moskona Selatan 2 417,00
10. Merdey 2 030,00
11. Moskona Utara 1 189,00

10 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Lanjutan Tabel
: 1.3.
Continued Table

Kabupaten/Kota Kecamatan Luasr (Km²)


Regency/Municipality District Area (Km Sq)

(1) (2) (3)


05. Manokwari 14 448,50
01. Ransiki 1 180,20
02. Momi Waren 440,00
03. Nenei 436,18
04. Sururey 407,44
05. Tahota 178,22
06. Didohu 176,04
07. Dataran Isim 214,89
08. Anggi 256,80
09. Taige 112,13
10. Anggi Gida 199,41
11. Membey 49,58
12. Oransbari 362,95
13. Warmare 598,14
14. Prafi 388,00
15. Menyambouw 335,70
16. Hingk 365,08
17. Catubouw 373,72
18. Manokwari Barat 237,24
19. Manokwari Timur 154,84
20. Manokwari Utara 622,79
21. Manokwari Selatan 542,07

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 11


GEOGRAPHICAL SITUATION

Lanjutan Tabel
: 1.3.
Continued Table

Kabupaten/Kota Kecamatan Luasr (Km²)


Regency/Municipality District Area (Km Sq)

(1) (2) (3)


22. Testega 497,84
23. Tanah Rubuh 481,19
24. Kebar 1 620,60
25. Senopi 1 082,40
26. Amberbaken 1 000,87
27. Mubrani 508,13
28. Masni 1 406,10
29. Sidey 219,95

06. Sorong Selatan 29 810,00


01. Inanwatan 4 234,00
02. Kokoda 2 273,00
03. Aifat Timur 1 352,00
04. A i f a t 3 612,00
05. Aitinyo 3 788,00
06. Moswaren 1 654,00
07. Teminabuan 1 833,00
08. Ayamaru 1 607,00
09. Sawiat 1 222,00
10. M a r e 1 773,00
11. Matemani Kais 2 837,00
12. W a y e r 1 406,00
13. Seremuk 1 148,00
14. Ayamaru Utara 1 071,00

12 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Lanjutan Tabel
: 1.3.
Continued Table

Kabupaten/Kota Kecamatan Luasr (Km²)


Regency/Municipality District Area (Km Sq)

(1) (2) (3)


07. Sorong 25 324,00
01. Sausapor 3 040,00
02. Fef 1 553,00
03. Abun 1 897,00
04. Miyah 1 497,00
05. Moraid 1 782,00
06. Makbon 1 870,00
07. Beraur 2 742,00
08. Klamono 1 670,00
09. Salawati 493,00
10. Mayamuk 391,00
11. Seget 1 074,00
12. Segun 1 388,00
13. Salawati Selatan 1 972,00
14. Aimas 610,00
15. Sayosa 1 661,00
16. Yembun 1 684,00

08. Raja Ampat 6 084,50


01. M i s o o l 318,71
02. K o f i a u 639,97
03. Misool Timur 403,14
04. Kepulauan Sembilan 123,94
05. Waigeo Selatan 276,87
06. Teluk Mayalibit 207,40

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 13


GEOGRAPHICAL SITUATION

Lanjutan Tabel
: 1.3.
Continued Table

Kabupaten/Kota Kecamatan Luasr (Km²)


Regency/Municipality District Area (Km Sq)

(1) (2) (3)


07. Waigeo Timur 122,19
08. Meosmansar 169,70
09. Waigeo Barat 1 264,58
10. Waigeo Barat Kepulauan 711,32
11. Waigeo Utara 120,10
12. Warwabomi 46,70
13. Kepulauan Ayau 256,75
14. Misool Selatan 469,11
15. Misool Barat 203,11
16. Salawati Uatara 405,49
17. Selat Sagawin 345,41

71. Kota Sorong 1 105,00


01. Sorong Barat 254,15
02. Sorong Timur 250,29
03. Sorong 200,32
04. Sorong Kepulauan 200,10
05. Sorong Utara 200,14

Papua Barat 140 375,62

Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat


Source: Regional Government of Regency/Municipality in Papua Barat Province
a
Data Luas Wilayah Kab. Teluk Bintuni belum termasuk 14 distrik dan Kab. Teluk Wondama belum termasuk 6 distrik
(data belum otentik)

14 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Ketinggian Beberapa Ibukota dari Permukaan Laut Menurut


Tabel Kabupaten/Kota
: 1.4.
Table
Altitude of Capital by Regency/Municipality
Tahun / Year 2008 (Meter/ Meters)

Kabupaten/Kota Ibukota Ketinggian


Regency/Municipality Capital Height

(1) (2) (3)

Kabupaten/ Regency

01. Fakfak Fakfak 0 – 100

02. Kaimana Kaimana 0 – 10

03. Teluk Wondama Wasior 0 – 40

04. Teluk Bintuni Bintuni 0 – 50

05. Manokwari Manokwari 0 – 50

06. Sorong Selatan Teminabuan 0 – 20

07. Sorong Sorong 0 – 40

08. Raja Ampat Waisai 0 – 40

09. Tambrauw Pef 0 – 20

Kota/ Municipality

71. Sorong Sorong 0 – 40

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat


Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 15


GEOGRAPHICAL SITUATION

Ketinggian Kabupaten/Kota dari Permukaan Laut


Tabel
: 1.5.
Table
Altitude of Regency/Municipality

Tahun / Year 2008 (Meter/ Meters)

Kelas Ketinggian/ Altitude Class


Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/Municipality Total
> 100 - > 500 –
0-100 ≥ 1000
500 1000
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/ Regency

01. Fakfak 1 192 132,00 328 109,00 284 301,00 250 058,00 2 054 600,00

02. Kaimana - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - -

05. Manokwari 1 413 366,00 1 257 691,00 377 847,00 741 196,00 3 790 100,00

06. Sorong Selatan - - - - -

07. Sorong 2 046 200,00 1 015 250,00 288 050,00 518 900,00 3 868 400,00

08. Raja Ampat - - - - -

09. Tambrauw - - - - -

Kota/ Municipality

71. Sorong 162,01 182,48 - - 344,49

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat


Source: National Land Board of Papua Barat Province

16 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Luas Wilayah Menurut Kelas Lereng/Kemiringan


Tabel dan Kabupaten/Kota
: 1.6.
Table The Total Area of Regency/Municipality by Slope Class

Tahun / Year 2008

Kelas Lereng/ Slope Class


Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/Municipality Total
0 – 15 % > 15 – 40 % ≥ 40 %

(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/ Regency

01. Fakfak 1 434 636,00 57 500,00 2 297 964,00 3 790 100,00

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari 984 998,00 19 700,00 448 502,00 1 453 200,00

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong 105 310,00 158 582,00 49 108,00 313 000,00

08. Raja Ampat - - - -

09. Tambrauw - - - -

Kota/ Municipality

71. Sorong 257,06 78,54 8,89 344,49

Papua Barat 2 525 201,06 235 860,54 2 795 582,89 5 559 644,49

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat


Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 17


GEOGRAPHICAL SITUATION

Tabel Penggunaan Tanah Menurut Kabupaten/Kota


: 1.7.
Table
Utilization of Land by Regency/Municipality
Tahun / Year 2008 (Ha)

Kampung
Perumahan Kebun
House Perkebunan
Kabupaten/Kota Sawah Tegalan Campur
Compound Agricultural
Regency/Municipality and Rice Field Dryland Mixed
estates
Surroun- Garden
dings
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/ Regency

01. Fakfak … … …. … …

02. Kaimana … … …. … …

03. Teluk Wondama … … …. … …

04. Teluk Bintuni … … …. … …

05. Manokwari 11 681,59 3 971,34 181 407,70 12 829,25 17 239,04

06. Sorong Selatan … … …. … …

07. Sorong 10 215,04 36 494,00 8 606,82 1 560,90 7 706,72

08. Raja Ampat … … …. … …

09. Tambrauw … … …. … …

Kota/ Municipality

71. Sorong … … …. … …

Papua Barat 21 896,63 40 465,34 190 014,52 14 390,15 24 945,76

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat


Source: National Land Board of Papua Barat Province

18 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Lanjutan Tabel
: 1.7.
Continued Table

Tanah
Semak/
Kabupaten/Kota Hutan Rusak Lainnya Jumlah
Alang-alang
Regency/Municipality Forestry Damage Others Total
Bush/Prairy
Land

(1) (7) (8) (9) (10) (11)

Kabupaten/ Regency

01. Fakfak … … …. … …

02. Kaimana … … …. … …

03. Teluk Wondama … … …. … …

04. Teluk Bintuni … … …. … …

05. Manokwari 1 296 097,29 - - 7 176,82 1 530 403,03

06. Sorong Selatan … … …. … …

07. Sorong 1 309 889,22 9 363,86 - 19 211,00 1 403 047,56

08. Raja Ampat … … …. … …

09. Tambrauw … … …. … …

Kota/ Municipality

71. Sorong … … …. … …

Papua Barat 2 605 986,51 9 363,86 - 26 387,82 2 933 450,59

Sumber : Badan Pertanahan Nasional se-Provinsi Papua Barat


Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 19


GEOGRAPHICAL SITUATION

Tabel Nama dan Panjang Sungai Menurut Kabupaten/Kota


Table : 1.8.
Name and Rivers Length by Regency/Municipality

Panjang
Kabupaten/Kota Nama Sungai
Length
Regency/Municipality Name of Rivers
(KM)

(1) (2) (3)

01. Manokwari 01. Pami 25

02. Nuni 23

03. Aimasi 10

04. Wariory 96

05. Prafi 65

06. Mandopi 48

07. Kesi 43

08. Momi 34

09. Ransiki 32

10. Waren 19

11. Wopei 27

12. Ayoi 25

13. Masabui 18

14. Warbiadi 16

15. Muari 10

20 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN GEOGRAFI

Lanjutan Tabel
: 1.8.
Continued Table

Kabupaten/Kota Nama Sungai/ Panjang/ Length


Regency/Municipality Name of Rivers (Km)

(1) (2) (3)

02. Sorong 01. Beraur 360

02. Kaibus 200

03. K a i s 184

04. Kamundan 425

05. A i f a t 175

06. Karabra 230

07. Minika 225

08. Remu 17

09. Sebak 267

10. Seramuk 229

11. Umbawa 280

12. U t a 246

13. Warsamsan 320

14. Muturi 428


Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat
Source: Transportation Service of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 21


GEOGRAPHICAL SITUATION

Jarak Tempuh Antar Kota di Wilayah Provinsi Papua Barat


Tabel
: 1.9.
Table
Distance Between Town in the Region of Papua Barat Province

Kotamadya Ma-
Inan- Kai- Ran-
Fakfak nok- Sorong Wasior
Town watan mana siki
wari

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Fakfak 0 100 176 440 485 250 560

Inanwatan 100 0 276 370 415 150 490

Kaimana 176 276 0 616 661 426 766

Manokwari 440 370 616 0 45 220 120

Ransiki 485 415 661 45 0 265 75

Sorong 250 150 426 220 265 0 340

Waisior 560 490 766 120 75 340 0

Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat


Source: Transportation Service of Papua Barat Province

22 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN IKLIM

2. KEADAAN IKLIM/ CLIMATE

Provinsi Papua Barat dan pada Papua Barat Province,


umumnya di seluruh daerah di generally in Indonesia, has only two
Indonesia, memiliki dua musim, yaitu season. The dry season in June to
musim kemarau dan musim September is influenced by the
penghujan. Pada bulan Juni sampai Australia continental air masses.
dengan September arus angin berasal Meanwhile the rainy season in
dari Australia dan tidak banyak December to March is influenced by
mengandung uap air, sehingga the Asia Continental and Pacific
mengakibatkan musim kemarau. Ocean air masses passing over
Sebaliknya, pada bulan Desember oceans.
sampai dengan Maret arus angin
banyak mengandung uap air yang
berasal dari Asia dan Samudra Pasifik
sehingga terjadi musim penghujan.
Suhu udara disuatu tempat The variation in temperature is
antara lain ditentukan oleh tinggi influenced by the altitude. In 2007, the
rendahnya tempat tersebut dari average highest temperature was
permukaan air laut dan jaraknya dari recorded in Manokwari that
pantai. Pada tahun 2008, suhu udara 0
accounted for 32,12 C. The lowest
rata-rata maximum terjadi di Stasiun temperature that accounted for
0
Manokwari berkisar 32,12 C dan suhu 21,560C was recorded in Fakfak, as
udara rata-rata minimum berada di presented in Table 2.1.
Stasiun Fakfak yang hanya berkisar
21,560C, seperti disajikan pad Tabel
2.1.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 25


CLIMATE

Provinsi Papua Barat mem- The relative humidity in Papua


punyai kelembaban udara yang relatif Barat Province is usually equal. In
sama antar stasiun dimana pada tahun 2008, the humidity range from 87
2008 berkisar pada 87 persen (Kota percent (Sorong and Raja Ampat) to
Sorong dan Raja Ampat) sampai 81,40 82,83 percent (Kaimana).
persen (Kaimana).
Curah hujan di suatu tempat Rainfall in the area is
antara lain dipengaruhi oleh keadaan influenced by climate, orography, and
iklim, keadaan orografi dan cycling of air flow. Therefore, the
perputaran/pertemuan arus udara. Oleh volume of rainfall varied greatly by
karena itu jumlah curah hujan beragam month and place of observation
menurut bulan dan letak stasiun station. The average rainfall in 2007
pengamat. Rata-rata curah hujan ranged from 369 mm (Sorong) to
selama tahun 2008 berkisar antara 4.964,3 mm (Sorong Selatan),
358,2 mm (Kota Sorong) sampai represented in Table 2.5.
dengan 4.964,3 mm (Sorong Selatan)
seperti yang tersaji pada Tabel 2.5.
Tekanan udara rata-rata di The average of atmospheric
wilayah Provinsi Papua Barat seperti pressure in Papua Barat Province
yang disajikan pada Tabel 2.4 berkisar presented un Table 2.4 ranged from
1.008,80 mbs (Kota Sorong, Sorong, 1.008,80 mbs (Sorong, Sorong
dan Raja Ampat) sampai dengan Regency, and Raja Ampat) to 992,98
992,98 mbs (Fakfak). mbs (Fakfak).

26 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Ga
ambar/ Figure : 2
Suhu Udara Maksimum dan Minimum Men nurut Lokasi Stasiun
n
Maximum and Minimum
Mi Temperaturees by Station
Ta
ahun / Year 2008

35

30

25

20

15

10

Suhu Maksimum
m SSuhu Minimum
KEADAAN IKLIM

2. KEADAAN IKLIM/ CLIMATE

Suhu Udara Maksimum dan Minimum Menurut Lokasi Stasiun


yang Berada di Kabupaten/Kota
Tabel Maximum and Minimum Temperatures by Station which is located in
: 2.1.
Table Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008 ( oC )

2004 2005 2006 2007 2008


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Max Min Max Min Max Min Max Min Max Min

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 28,90 21,80 29,00 22,40 22,20 29,10 28,90 21,70 30,73 21,56

02. Kaimana 30,50 24,40 30,60 24,40 29,67 23,63 29,43 23,49 29,43 23,49

03. Teluk Wondama … … … … … … … … … …

04. Teluk Bintuni … … … … … … … … … …

05. Manokwari 27,70 26,70 28,00 26,8 27,70 26,40 32,80 23,40 32,13 23,59

06. Sorong Selatan … … 31,03 25,40 31,30 25,40 30,90 25,40 30,90 24,10

07. Sorong 31,30 24,80 31,20 25,30 31,60 23,10 31,60 22,00 31,55 23,55

08. Raja Ampat 30,70 25,20 33,10 23,90 32,00 23,30 33,20 22,80 30,70 23,50

Kota/Municipality

71. Sorong 31,30 24,80 31,20 25,30 31,00 24,70 31,50 24,30 30,7 23,6

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 29


CLIMATE

Suhu Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun


yang Berada di Kabupaten/Kota
Tabel Average of Temperatures by Station which is located
: 2.2.
Table in Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008 ( oC )

Kabupaten/Kota
2004 2005 2006 2007 2008
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 23,00 25,70 r 25,60 25,60 26,15

02. Kaimana 27,47 27,48 27,48 27,48 26,46

03. Teluk Wondama … … … … …

04. Teluk Bintuni … … … … …

05. Manokwari 27,28 27,38 27,08 23,47 27,33

06. Sorong Selatan 27,70 27,60 27,60 27,60 26,80

07. Sorong 27,60 27,70 27,30 26,80 26,30

08. Raja Ampat 27,60 27,70 27,30 26,80 26,80

Kota/Municipality

71. Sorong 27,60 27,70 27,60 27,10 26,3

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

30 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN IKLIM

Kelembaban Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun


Tabel yang Berada di Kabupaten/Kota
: 2.3.
Table Average of Relative Humidity by Station which is located
in Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008 ( % )

Kabupaten/Kota
2004 2005 2006 2007 2008
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 85,30 85,30 85,30 86,40 84,78

02. Kaimana 83,92 84,08 82,50 83,50 81,40

03. Teluk Wondama … … … … …

04. Teluk Bintuni … … … … …

05. Manokwari 83,33 83,67 84,17 82,83 83,08

06. Sorong Selatan … 84,00 84,00 84,00 86,00

07. Sorong 83,00 84,00 83,00 86,00 86,25

08. Raja Ampat 84,00 84,00 83,00 86,00 87,00

Kota/Municipality

71. Sorong 83,00 84,00 83,00 87,00 87,00

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 31


CLIMATE

Tekanan Udara Rata-rata Menurut Lokasi Stasiun


Tabel yang Berada di Kabupaten/Kota
: 2.4.
Table Average of Atmospheric Pressure by Station
which is located in Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008 ( mbs )

Kabupaten/Kota
2004 r 2005 2006 2007 2008
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 994,51 994,31 994,08 993,47 992,98

02. Kaimana 1 008,09 1 008,42 1 009,90 1 009,00 1 014,10

03. Teluk Wondama … … … … …

04. Teluk Bintuni … … … … …

05. Manokwari 1 008,37 1 008,50 1 008,50 1 008,50 1 008,50

06. Sorong Selatan 1 010,70 1 010,70 1 010,70 1 010,70 1 008,50

07. Sorong 1 010,70 1 010,70 1 009,50 1 008,50 1 008,80

08. Raja Ampat 1 010,70 1 010,70 1 009,50 1 008,50 1 008,80

Kota/Municipality

71. Sorong 1 008,80 1 010,70 1 010,00 1 008,50 1 008,80

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

32 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN IKLIM

Banyaknya Curah Hujan Menurut Lokasi Stasiun


Tabel yang Berada di Kabupaten/Kota
: 2.5.
Table Number of Rain Falls by Station
which is located in Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008 ( mm )

Kabupaten/Kota
2004 2005 2006 2007 2008
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 3 586,0 3 209,0 3 689,0 3 067,9 2 106,3

02. Kaimana 133,0 127,0 1 680,0 970,0 1 059,0

03. Teluk Wondama … … … … …

04. Teluk Bintuni … … … … …

05. Rindani Manokwari 1 323,0 2 600,0 2 319,0 1 492,0 1 602,0

06. Sorong Selatan 2 048,0 2 537,0 2 345,0 4 964,3 4 964,3

07. Sorong 2 048,0 2 537,0 2 351,0 4 964,3 4 306,0

08. Raja Ampat 2 048,0 2 537,0 2 351,0 4 964,3 4 306,0

Kota/Municipality

71. Sorong 2 047,0 211,0 181,0 369,0 358,2

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 33


CLIMATE

Banyaknya Hari Hujan Menurut Lokasi Stasiun


Tabel yang Berada di Kabupaten/Kota
: 2.6.
Table Number of Rain Days by Station which is located
in Regency/Municipality

Tahun / Year 2004 – 2008 ( Hari / Day)

Kabupaten/Kota
2004 2005 2006 2007 2008
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 210 232 228 225 176

02. Kaimana 218 208 177 204 215

03. Teluk Wondama … … 254 254 …

04. Teluk Bintuni … … … … …

05. Rindani Manokwari 178 203 150 212 223

06. Sorong Selatan 220 230 230 230 225

07. Sorong 220 230 156 225 286

08. Raja Ampat 220 230 156 225 286

Kota/Municipality

71. Sorong 218 230 156 228 288

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

34 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


KEADAAN IKLIM

Rata-Rata Penyinaran Matahari Menurut Lokasi Stasiun


Tabel yang Berada di Kabupaten/Kota
: 2.7.
Table Average of the Sun Irradiating by Station
which is located in Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008 ( % )

Kabupaten/Kota
2004 2005 2006 2007 2008
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 115,05 147,37 125,92 37,52 107,64

02. Kaimana 58,08 53,17 43,75 50,21 51,80

03. Teluk Wondama … … … … …

04. Teluk Bintuni … … … … …

05. Rindani Manokwari 59,70 49,00 54,58 54,08 60,83

06. Sorong Selatan 65,00 59,80 65,00 59,80 46,40

07. Sorong 62,00 68,90 59,80 46,40 49,40

08. Raja Ampat 65,00 59,80 54,10 46,40 49,40

Kota/Municipality

71. Sorong 62,00 68,90 58,00 58,00 49,00

Sumber : Balai Meteorologi dan Geofisika Kabupaten/Kota


Source : Meteorology and Geophysical Agency of Regency/Municipality

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 35


PEMERINTAHAN

3. PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT

Secara administratif Provinsi Administratively, Papua Barat


Papua Barat terbagi habis menjadi 8 Province divided into 8 (eight)
(delapan) Kabupaten dan 1 (satu) Kota, Regencies and 1 (one) Municipality
seperti disajikan pada Tabel 3.1. (Table 3.1)

Dilihat dari komposisi jumlah By regency/municipality, Manok-


kecamatan dan desa (Table 3.2), wari has the largest number of
Kabupaten Manokwari memiliki jumlah subdistricts and villages 29 subdistricts
kecamatan dan jumlah desa terbanyak, and 421 villages.
yaitu 29 Kecamatan dan 421 Kampung/
Kelurahan.

Kabupaten yang memiliki jumlah The regency with the lowest


Kampung/Kelurahan yang paling sedikit number of villages is Sorong. It because
adalah di Kota Sorong, sebanyak 22 of Sorong has the lowest area compared
Kelurahan saja. Hal ini bisa jadi with the others Regencies. Sorong’s area
disebabkan oleh luas wilayah Kota is 1.105 square kilometer.
Sorong yang paling kecil bila
dibandingkan dengan Kabupaten/Kota
yang lain. Luas wilayah Kota Sorong
adalah 1.105 Km2.

Pembagian daerah administratif di Number of administrative units in


Provinsi Papua Barat terus menerus Papua Barat Province changed
mengalami perubahan selama kurun continuously during 2005-2008. It
waktu 2005 – 2008. Hal ini disebabkan because of regional growth increased so
oleh karena pemekaran wilayah yang fast. In 2008, listed 134 sub districts and

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 39


GOVERNMENT

terus terjadi dan berlangsung dengan 1.275 villages, increased 2,99 percent
sangat cepat. Pada tahun 2008, tercatat and 1,49 percent compared to the
sebanyak 134 Kecamatan dan 1.275 previous year.
Kampung/Kelurahan. Bila dibandingkan
dengan tahun sebelumnya, jumlah
Kecamatan dan Kampung/Kelurahan
meningkat masing-masing sebesar 2,99
persen dan 1,49 persen.

40 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Ga
ambar/ Figure : 3
Pem
mbagian Daerah Adm ministratif Menurutt Kabupaten/ Kota
D
Division of Administrrative Areas by Regenncy/Municipality
Ta
ahun / Year 2008

30

25

20

15

10

0
Jumllah Kampung/Kelurah
han

Fakfaak Kaimana Teluk Wondaama


Telukk Bintuni Manokwari Sorong Selattan
Soronng Raja Ampat Kota Sorong
PEMERINTAHAN

3. PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT

Pembagian Daerah Administratif Menurut Kabupaten/Kota


Tabel
: 3.1.
Table
Division of Administrative Area by Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008

Jumlah Sesuai SK
Jumlah Definitely
Keca-
Kabupaten/Kota Ibukota Jumlah
matan Kelu-
Regency/ Municipality Capital Kam-
Total of pung
rahan Total
Districts Sub-
Villages
district
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak Fakfak 9 118 7 125
02. Kaimana Kaimana 7 84 2 86
03. Teluk Wondama Wasior 13 76 - 76
04. Teluk Bintuni Bintuni 24 114 2 116
05. Manokwari Manokwari 29 412 9 421
06. Sorong Selatan Teminabuan 14 218 3 221
07. Sorong Aimas 16 105 5 110
08. Raja Ampat Waisai 17 97 1 98
Kota/Municipality
71. Sorong Sorong 5 - 22 22

Papua Barat 2008 134 1 224 51 1 275


r
2007 130 1 203 49 1 252
2006 104 1 153 47 1 200
2005 104 1 153 47 1 200
Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat
Source: Regional Government Regency/Municipality of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 43


GOVERNMENT

Nama-nama Kecamatan dan Jumlah Kampung/Kelurahan


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 3.2.
Table Name of Districts and Number of Villages/Sub-district by
Regency/Municipality
Tahun / Year 2008

Jumlah Jumlah
Kabupaten/Kota Kecamatan Kelurahan Kampung Jumlah
Regency/Municipality District Number of Number of Total
Sub-district Villages
(1) (2) (3) (4) (5)
01. Fakfak 7 118 125
01. Fakfak Barat - 10 10
02. Fakfak Timur - 14 14
03. Fakfak 5 8 13
04. K o k a s 1 22 23
05. K a r a s - 7 7
06. Fakfak Tengah 1 11 12
07. Kramongmongga - 16 16
08. Teluk Patipi - 19 19
09. Bomberay - 11 11

02. Kaimana 2 84 86
01. Buruway - 10 10
02. Teluk Arguni - 24 24
03. Kaimana 2 17 19
04. Teluk Etna - 5 5
05. Kambrawu - 7 7
06. Yerusi - 15 15
07. Yamor - 6 6

44 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PEMERINTAHAN

Lanjutan Tabel
Continued Table : 3.2.

Jumlah Jumlah
Kabupaten/Kota Kecamatan Kelurahan Kampung Jumlah
Regency/Municipality District Number of Number of Total
Sub-district Villages
(1) (2) (3) (4) (5)
03. Teluk Wondama - 76 76
01. Naikere - 6 6
02. Wondiboy - 4 4
03. Rasiey - 9 9
04. Kuri Wamesa - 6 6
05. Wasior - 10 10
06. Duairi - 4 4
07. Roon - 7 7
08. Windesi - 5 5
09. Nikiwar - 5 5
10. Wamesa - 4 4
11. Roswar - 4 4
12. Rumberpon - 7 7
13. Soug Jaya - 5 5

04. Teluk Bintuni 2 114 116


01. Irorutu / Fafurwar - 3 3
02. Babo - 4 4
03. Sumuri - 5 5
04. Aroba - 5 5
05. Kaitaro - 5 5
06. Kuri - 5 5
07. Wamesa - 5 5
08. Bintuni 2 6 8
09. Manimeri - 4 4
10. Tuhiba - 5 5
11. Dataran Beimes - 6 6
12. Tembuni - 4 4
13. Aranday - 4 4

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 45


GOVERNMENT

Lanjutan Tabel
Continued Table : 3.2.

Jumlah Jumlah
Kabupaten/Kota Kecamatan Kelurahan Kampung Jumlah
Regency/Municipality District Number of Number of Total
Sub-district Villages
(1) (2) (3) (4) (5)
14. Komundan - 4 4
15. Tomu - 4 4
16. Weriagar - 5 5
17. Moskona Selatan - 5 5
18. Meyado - 4 4
19. Moskona Barat - 4 4
20. Merdey - 8 8
21. Biscoop - 7 7
22. Masyeta - 4 4
23.Moskona Utara - 4 4
24. Moskona Timur - 3 3

05. Manokwari 9 412 421


01. Ransiki - 13 13
02. Momi Waren - 7 7
03. Nenei - 7 7
04. Sururey - 12 12
05. Tahota - 4 4
06. Didohu - 14 14
07. Dataran Isim - 12 12
08. Anggi 13 13
09. Taige - 11 11
10. Anggi Gida - 8 8
11. Membey - 6 6
12. Oransbari - 14 14
13. Warmare - 18 18
14. Prafi - 16 16
15. Menyambouw - 50 50
16. Hingk - 29 29
17. Catubouw - 21 21
18. Manokwari Barat 6 4 10

46 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PEMERINTAHAN

Lanjutan Tabel
: 3.2.
Continued Table

Jumlah Jumlah
Kabupaten/Kota Kecamatan Kelurahan Kampung Jumlah
Regency/Municipality District Number of Number of Total
Sub-district Villages
(1) (2) (3) (4) (5)
05. Manokwari 19. Manokwari Timur 1 6 7
20. Manokwari Utara - 23 23
21. Manokwari Selatan 2 16 18
22. Testega - 15 15
23. Tanah Rubu - 24 24
24. Kebar - 8 8
25. Senopi - 3 3
26. Amberbaken - 7 7
27. Mubrani - 7 7
28. Masni - 32 32
29. Sidey - 12 12

06. Sorong Selatan 3 218 221


01. Inanwatan - 14 14
02. Kokoda - 20 20
03. Matemani Kais - 12 12
04. Aifat Timur - 19 19
05. A i f a t - 23 23
06. Aitinyo - 27 27
07. Moswaren - 6 6
08. Teminabuan 2 18 20
09. Seremuk - 16 16
10. W a y e r - 8 8
11. Sawiat - 16 16
12. Ayamaru 1 24 25
13. M a r e - 7 7
14. Ayamaru Utara - 8 8

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 47


GOVERNMENT

Lanjutan Tabel : 3.2.


Continued Table

Jumlah Jumlah
Kabupaten/Kota Kecamatan Kelurahan Kampung Jumlah
Regency/Municipality District Number of Number of Total
Sub-district Villages
(1) (2) (3) (4) (5)
07. Sorong 5 105 110
01. Sausapor - 6 6
02. Fef - 4 4
03. Abun - 4 4
04. Miyah - 6 6
05. Moraid - 7 7
06. Makbon - 8 8
07. Beraur - 12 12
08. Klamono - 7 7
09. Salawati - 12 12
10. Mayamuk - 7 7
11. Seget - 4 4
12. Segun - 7 7
13. Salawati Selatan - 4 4
14. Aimas 5 6 11
15. Sayosa - 7 7
16. Yembun - 4 4

08. Raja Ampat - 98 98


01. M i s o o l - 5 5
02. K o f i a u - 4 4
03. Misool Timur - 4 4
04. Kepulauan Sembilan - 4 4

48 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PEMERINTAHAN

Lanjutan Tabel : 3.2.


Continued Table

Jumlah Jumlah
Kabupaten/Kota Kecamatan Kelurahan Kampung Jumlah
Regency/Municipality District Number of Number of Total
Sub-district Villages

(1) (2) (3) (4) (5)


05. Waigeo Selatan - 6 6
06. Teluk Mayalibit - 10 10
07. Waigeo Timur - 4 4
08. Meosmansar - 9 9
09. Waigeo Barat - 5 5
10. Waigeo Barat Kepulauan - 5 5
11. Waigeo Utara - 6 6
12. Warwabomi - 4 4
13. Kepulauan Ayau - 7 7
14. Misool Selatan - 5 5
15. Misool Barat - 5 5
16. Salawati Uatara - 10 10
17. Selat Sagawin - 5 5

71. Kota Sorong 22 - -


01. Sorong Barat 5 - -
02. Sorong Kepulauan 4 - -
03. Sorong Timur 4 - -
04. Sorong Utara 4 - -
05. Sorong 5 - -
Sumber : Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat
Source: Regional Government Regency/Municipality of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 49


GOVERNMENT

Banyaknya Penerbitan Surat Keputusan Pemberian/Penegasan


Tabel Hak-hak Tanah oleh Badan Pertanahan Nasional
: 3.3.
Table Publication Number of Land Proprietorship Decision Certificate of
National Land Board
Tahun / Year 2005 - 2008

Hak Guna Hak Guna


Hak Milik
Kabupaten/Kota Bangunan Usaha Hak Pakai
Possesion
Regency/ Municipality Building Bussines Use Right
Right
Purpose Purpose
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 46 1 - 3

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari 126 - - 5

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong 945 4 - 3

08. Raja Ampat - - - 5

Kota/Municipality

71. Sorong 175 37 - 5

Papua Barat 2008 1 292 42 - 21

2007 1 431 35 - 94

2006 1 448 6 - 45

2005 451 22 - 15
Sumber : Badan Pertanahan National se-Provinsi Papua Barat
Source: National Land Board of Papua Barat Province

50 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PEMERINTAHAN

Banyaknya Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Menurut


Tabel Kabupaten/Kota
: 3.4.
Table
Publication Number of Land Certificate by Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008

Hak Guna Hak Guna


Hak Milik
Kabupaten/Kota Bangunan Usaha Hak Pakai
Possesion
Regency/ Municipality Building Bussines Use Right
Right
Purpose Purpose
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 20 6 - 4

02. Kaimana 13 - - 16

03. Teluk Wondama 6 - - -

04. Teluk Bintuni 411 - - -

05. Manokwari 761 268 - 6

06. Sorong Selatan 16 - - -

07. Sorong 1 162 11 4 3

08. Raja Ampat - - - 5

Kota/Municipality

71. Sorong 1 131 66 - 2

Papua Barat 2008 3 520 351 4 36

2007 1 504 49 - 90

2006 493 6 - 38

2005 3 857 803 - 19


Sumber : Badan Pertanahan National se-Provinsi Papua Barat
Source: National Land Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 51


GOVERNMENT

Jumlah Personil Satuan Perlindungan Masyarakat Menurut


Tabel Kabupaten/ Kota
: 3.5.
Table
Number of Public Protection Unit by Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008

Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/ Municipality Total

(1) (2)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 10

02. Kaimana 10

03. Teluk Wondama 10

04. Teluk Bintuni 10

05. Manokwari 10

06. Sorong Selatan 10

07. Sorong 10

08. Raja Ampat 10

Kota/Municipality

71. Sorong 10

Papua Barat 2008 90

2007 r 90

2006 r 90

2005 6 306
Sumber: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Barat
Source: Agencies and Political Unity of the Nation of Papua Barat Province

52 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

4.1. PENDUDUK/ POPULATION

Kesejahteraan penduduk me- As mentioned in RPJM or


rupakan sasaran utama dari pem- Midterm of Development Plan, the
bangunan sebagaimana tertuang dalam main have goal of development in
Indonesia is to improve the welfare
Rencana Pembangunan Jangka Mene-
status of the people. This goal could
ngah (RPJM). Sasaran ini tidak mungkin
be accomplished if the government
tercapai bila Pemerintah tidak dapat programs could solve the Indonesian
memecahkan masalah kependudukan, population problems, such as the big
seperti besarnya jumlah penduduk dan number of population, and the
tidak meratanya penyebaran penduduk. unequal population distribution in
Indonesia.
Berbagai usaha untuk menekan Several efforts to control high
laju pertumbuhan penduduk yang tinggi population growth rate, has been
telah dilakukan Pemerintah melalui started since the early 1970 by
berbagia program Keluarga Berencana implementing family planning
(KB) maupun program transmigrasi. programs. Beside that, by treating
Selain itu, dengan telah diberlakukannya regional autonomy program, it could
program otonomi daerah diharapkan decreased immigration from
dapat mengurangi perpindahan countryside to town.
penduduk dari desa ke kota.
Dari hasil Sensus Penduduk From Population Census result
yang telah dilaksanakan sebanyak empat was held four times since 1971,
kali sejak tahun 1971, menunjukkan showed that population number of
bahwa jumlah Penduduk Provinsi Papua Papua Barat Province has increased
Barat setiap tahunnya terus bertambah. every year.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 55


POPULATION AND EMPLOYMENT

Pada tahun 1971 jumlah pen- In 1971 population number


duduk tercatat sebanyak 221.457 jiwa, listed 221.457 persons, in 1980
tahun 1980 jumlahnya meningkat increased to 283.493 persons, then
menjadi 283.493 jiwa, kemudian increased again into 385.509 persons
meningkat lagi menjadi 385.509 jiwa in year 1990, and in year 2000
pada tahun 1990, dan pada tahun 2000 reached 571.107 persons.
telah mencapai 571.107 jiwa.
Rata-rata laju pertumbuhan pen- Average rate’s growth in 1971-
duduk per tahun selama periode 1971- 1980’s period shown in Table 4.1.1
1980 seperti yang disajikan pada Tabel
reached 2,78 percent. Compared with
4.1.1 mencapai 2,78 persen. Diban-
the previous period, population
dingkan dengan periode sebelumnya,
growth in 1980-1990’s period
maka pertumbuhan populasi 1980-1990
increased 0,34 percent from 2,78
mengalami peningkatan sebesar 0,34
percent into 3,12 percent.
poin yaitu dari 2,78 persen menjadi 3,12
persen.
Seiring dengan meningkatnya Along with the increasing of
jumlah penduduk dari tahun ke tahun, population in years, then Papua Barat
maka jumlah penduduk Provinsi Papua Province population in year 2007
Barat tahun 2008 mencapai 729.962 jiwa reached 729.962 persons which
yang terdiri dari 383.084 jiwa penduduk formed by 383.084 male and 346.878
laki-laki dan 346.878 jiwa penduduk female, than sex ratio reach 110,44
perempuan, dengan demikian besar rasio percent.
jenis kelamin mencapai 110,44 persen.
Bila dilihat penyebaran penduduk See Regency/ Municipality
pada masing-masing kabupaten/kota, population distribution each, there for
ternyata Kota Sorong mempunyai Sorong has the highest population

56 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

kepadatan penduduk yang paling tinggi density in Papua Barat Province with
diantara Kabupaten/Kota se-Provinsi population density level 486 persons
Papua Barat dengan tingkat kepadatan square kilometer with family size
penduduk sebesar 153 jiwa per km². value 109 persons each household.
Komposisi atau struktur umur In 2008, composition or age
penduduk Papua Barat pada tahun 2008 structure population in Papua Barat
menunjukkan bahwa terdapat 31,54 showed there are 31,54 percent of
persen penduduk masih di bawah 15 population still under 15 years old,
tahun, hal ini menunjukkan bahwa this indicate there Papua Barat
penduduk Provinsi Papua Barat berada Province population are group into
pada kelompok penduduk muda. young group population.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 57


POPULATION AND EMPLOYMENT

58 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 4.1
Penduduk Prrovinsi Papua Baratt Menurut Kelompook Umur dan Jenis Kelamin
K
Poopulation of Papua Barat
B Province by Agge Group and Sex
Ta
ahun / Year 2008

75 +

70
0 - 74

65
5 - 69

60
0 - 64

55
5 - 59

50
0 - 54

45
5 - 49

40
0 - 44

35
5 - 39

30
0 - 34

25
5 - 29

20
0 - 24

15
5 - 19

10
0 - 14

5-9
0
0-4

-46000 -36000 -26000 -16000 -6000 4000 140000 24000 34000 44000

Laki-lakii Peremppuan
PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

4.2. TENAGA KERJA/ EMPLOYMENT

Tenaga kerja adalah modal bagi Manpower is one capital in the


bergeraknya roda pembangunan. Jumlah development dynamics. Total
dan komposisi tenaga kerja akan terus number and the composition of
mengalami perubahan seiring dengan manpower will change parallel with
berlangsungnya proses demografi. Pada demographic process. In February
kondisi Agustus 2006, di Provinsi Papua 2006 the total number of the
Barat terdapat 436.019 penduduk usia manpower in Papua Barat Province
kerja. Bagian dari angkatan kerja yang accounted for 436.019. man power
aktif dalam kegiatan ekonomi disebut who economically active is called
Angkatan Kerja. Labor Force.
Tingkat Partisipasi Angkatan Labor Force Participation
Kerja (TPAK), merupakan ukuran yang Rates (LFPRs) is a measurement
menggambarkan jumlah angkatan kerja that illustrates number of population
untuk setiap 100 tenaga kerja. classified as labor force for every
100 man powers.
TPAK Papua Barat pada Agustus Papua Barat LFPRs in August
2008 sebesar 68,15 persen, berarti telah 2008 was 68,15 percent or went up
mengalami kenaikan sebesar 2,39 to 2,39 percent compared to LFPRs
persen dibandingkan dengan kondisi in February 2008.
February 2008.
Pertumbuhan tenaga kerja yang The growth of labor force that
kurang diimbangi dengan pertumbuhan exceeded the growth of working
lapangan kerja akan menyebabkan opportunities will lower employment
tingkat kesempatan kerja cenderung
opportunity rate. However, the
menurun. Meski demikian jumlah
number of working population does

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 61


POPULATION AND EMPLOYMENT

penduduk yang bekerja tidak selalu not always reflect the number of
menggambarkan jumlah kesempatan employment opportunities due to
kerja yang ada. Hal ini dikarenakan mismatch in the labor market. In
sering terjadi mismatch dalam pasar
August 2008, about 65,16 percent of
kerja. Pada Agustus 2008, dari total
342.382 labor force were working.
angkatan kerja sebesar 342.382 sekitar
65,16 persen dari mereka telah bekerja. Most of them (70,05 percent) were
Sebagian dari mereka yang bekerja those with low educational status
70,05 persen berpendidikan rendah (di (under senior high school).
bawah SLTA).

62 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 4.2
Pendu uduk Berumur 15 Ta ahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota
dan Jenis Kegiatan Utama
U Selama Semiinggu yang Lalu
on 15 Years of Age an
Populatio nd Over by Regency/MMunicipality and Typ
pe of
Activity During
D the Previous W
Week
Ta
ahun / Year 2008

100,000

90,000

80,000

70,000

60,000

50,000

40,000

30,000

20,000

10,000

0
Bekerja Peengangguran

Faakfak Kaimana    Teluk Wondama


Teeluk Bintuni Manokwari  Sorong Selatan
Soorong Raja Ampat Kota Sorong   
PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

4.1. PENDUDUK/ POPULATION

Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk menurut Kabupaten/Kota


Tabel Hasil Sensus Penduduk
: 4.1.1.
Table Number and Population Growth by Regency/Municipality
by Population Census
Tahun / Year 1971, 1980, 1990, 2000

Penduduk (jiwa) Laju Pertumbuhan


Population per Tahun (%)
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
1971 1980 1990 2000 71-80 80-90 90-00

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak
50 907 63 903 56 460 79 742 2,53 3,41 3,62
02. Kaimana

03. Teluk Wondama *)

04. Teluk Bintuni *) 63 837 84 757 129 964 195 166 3,16 4,37 4,28

05. Manokwari

06. Sorong Selatan *)


2,92
07. Sorong 106 713 134 833 105 199 139 083 2,6 3,97

08. Raja Ampat *)

Kota/Municipality

71. Sorong - - 93 886 157 116 - - 5,45

Papua Barat 221 457 283 493 385 509 571 107 2,78 3,12 4,01

Sumber : Sensus Penduduk 1971, 1980, 1990, 2000.


Source : Population Census, 1971, 1980, 1990, 2000
Catatan : *) Data tergabung dengan Kab. Induk

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 65


POPULATION AND EMPLOYMENT

Penduduk Papua Barat Menurut Jenis Kelamin dan Sex Rasio


Tabel per Kabupaten/Kota
Table : 4.1.2.
Population of Papua Barat by Sex and Sex Ratio
per Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Kabupaten/Kota Laki-laki Perempuan Jumlah Sex Rasio


Regency/Municipality Male Female Total Sex Ratio

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 33 507 33 357 66 864 100,45

02. Kaimana 21 011 20 962 41 973 100,23

03. Teluk Wondama 11 784 11 356 23 140 103,77

04. Teluk Bintuni 30 682 23 846 54 528 128,67

05. Manokwari 93 163 79 692 172 855 116,90

06. Sorong Selatan 31 782 29 681 61 463 107,08

07. Sorong 52 570 46 121 98 691 113,98

08. Raja Ampat 21 739 19 431 41 170 111,88

Kota/Municipality

71. Sorong 86 846 82 432 169 278 105,35

Papua Barat 2008 383 084 346 878 729 962 110,44

2007 379 277 343 704 722 981 110,35

2006 362 672 339 530 702 202 106,82

2005 343 920 308 038 651 958 111,65

2004 336 703 305 769 642 472 110,12


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Data DAU Tahun 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Allocation Fund)

66 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Penduduk Provinsi Papua Barat Menurut


Tabel Kelompok Umur dan Jenis Kelamin
Table : 4.1.3.
Population of Papua Barat Province by Age Group and Sex

Tahun / Year 2007 - 2008

Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah


Age Group Male Female Total

(1) (2) (3) (4)


0 - 4 42 599 40 617 83 216
5 - 9 37 389 36 410 73 799
10 - 14 37 581 35 634 73 215
15 - 19 41 105 37 001 78 106
20 - 24 36 087 32 164 68 251
25 - 29 32 677 29 735 62 412
30 - 34 30 915 31 059 61 974
35 - 39 30 685 30 924 61 609
40 - 44 28 501 25 662 54 163
45 - 49 23 215 19 196 42 411
50 - 54 16 894 12 815 29 709
55 - 59 11 607 7 518 19 125
60 – 64 7 317 4 143 11 460
65 - 69 3 218 2 111 5 329
70 - 74 1 992 1 074 3 066
75 + 1 302 815 2 117

Papua Barat 2008 383 084 346 878 729 962

2007 379 277 343 704 722 981

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Data DAU Tahun 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Allocation Fund)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 67


POPULATION AND EMPLOYMENT

Jumlah dan Kepadatan Penduduk per Kilometer persegi


Tabel dan per Rumahtangga Menurut Kabupaten/Kota
: 4.1.4.
Table Population Density of Each Village, Square Kilometer and
Household by Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Kepadatan
Jumlah
Luas Total Penduduk
Population Density
Kabupaten/Kota Wilayah r)
Regency/Municipality Area per
Pen- Rumah- per RT
KM2 KM2
duduk tangga per
per
Population Household 2 Household
KM
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 14 320,00 66 864 15 733 5 4
02. Kaimana 18 500,00 41 973 9 876 2 4
03. Teluk Wondama 12 146,62 23 140 5 445 2 4
04. Teluk Bintuni 18 637,00 54 528 12 830 3 4
05. Manokwari 14 448,50 172 855 40 672 12 4
06. Sorong Selatan 29 810,00 61 463 14 462 2 4
07. Sorong 25 324,00 98 691 23 221 3 4
08. Raja Ampat 6 084,50 41 170 9 687 7 4
Kota/Municipality
71. Sorong 1 105,00 169 278 39 830 153 4

Papua Barat 2008 140 375,62 729 962 171 756 5 4

2007 r) 143 185,11 715 999 168 075 5 4

2006 126 093,00 702 202 167 609 6 4

2005 115 363,50 651 958 162 990 6 4

2004 104 919,00 642 472 156 052 5 4


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari Data DAU Tahun 2009)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2009 National Allocation Fund)
Catatan : Data Rumahtangga berasal dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008

68 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas Menurut Status


Tabel Perkawinan dan Kabupaten/Kota
: 4.1.5.
Table The Percentage of Population 10 Years of Age and Over
by Marital Status and Regency/Municipality

Tahun / Year 2008

Status Perkawinan/ Marital Status (Persen)


Kelompok Umur
Age Group
Belum Kawin Kawin Cerai
Not Married Married Divorce
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 43,89 50,95 5,16

02. Kaimana 33,36 61,74 4,90

03. Teluk Wondama 41,25 52,65 6,11

04. Teluk Bintuni 35,44 60,59 3,97

05. Manokwari 32,74 58,95 8,31

06. Sorong Selatan 35,00 53,80 11,20

07. Sorong 27,42 65,61 6,97

08. Raja Ampat 34,42 58,69 6,90

Kota/Municipality

71. Sorong 37,03 55,08 7,89

Papua Barat 36,68 56,66 6,66

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 69


POPULATION AND EMPLOYMENT

4.2. KETENAGAKERJAAN/ EMPLOYMENT

Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Jenis Kelamin


Tabel dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu
: 4.2.1.
Table Population 15 Years of Age and Over by Type of Activity
During the Previous Week.
Tahun / Year 2008

Jenis Kegiatan Utama Laki-Laki Perempuan Jumlah


Activity During Previous Week Male Female Total

(1) (2) (3) (4)


1. Penduduk Usia Kerja/(15 +)
266 661 235739 502400
Working Age Population

a. Angkatan Kerja/ Labor Force 223 084 119 298 342 382

i. Bekerja/ Employment 210 113 106 080 316 193

ii. Pengangguran Terbuka


12 971 13 218 26 189
Open Unemployment
b. Bukan Angkatan Kerja
43 577 116441 160018
Non Labor Force

i. Sekolah/ Attending School 25 487 22 396 47 883

ii. Mengurus Rumah Tangga


3 584 88 094 91 678
House keeping

iii. Lainnya/ Others 14 506 5 951 20 457

2. T P A K / LFPR (%) 83,66 50,61 68,15

3. Tingkat Pengangguran Terbuka


5,81 11,08 7,65
Unemployment Rate (%)
Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

70 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Golongan Umur


Tabel dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu
: 4.2.2.
Table Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of
Activity During the Previous Week.
Tahun/ Year 2005 - 2008

Angkatan Kerja % Bekerja


Terhadap
Economically Active
Angkatan
Golongan Umur Pengangguran Kerja
Age Group Jumlah % of
Bekerja Terbuka
Total Working to
Employment Open Unemploy-
(2 + 3) Economically
ment
Active
(1) (2) (3) (4) (5)

15 - 19 18 996 5 339 24 335 78,06

20 - 24 39 779 7 764 47 543 83,67

25 - 29 44 925 5 814 50 739 88,54

30 - 34 42 298 3 379 45 677 92,60

35 - 39 47 348 2 546 49 894 94,90

40 - 44 38 529 857 39 386 97,82

45 - 49 32 286 313 32 599 99,04

50 - 54 24 399 123 24 522 99,50

55 - 59 14 820 13 14 833 99,91

60 + 12 813 41 12 854 99,68

Papua Barat 2008 316 193 26 189 342 382 92,35

2007 268 117 28 029 296 146 90,54

2006 280 705 31 770 312 478 89,83

2005 259 863 32 583 292 446 88,86


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 71


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Table
: 4.2.2.
Continued Table

% Angkatan Kerja
Bukan Angkatan Penduduk Usia Terhadap
Penduduk Usia
Golongan Umur Kerja Kerja (15)
Kerja
Age Group Not Economically Working Age % of Econ-mically
Active Population Active to Working
Age Population

(1) (6) (7) (8)

15 - 19 52 201 76 536 31,80

20 - 24 23 106 70 649 67,29

25 - 29 15 825 66 564 76,23

30 - 34 12 613 58 290 78,36

35 - 39 17 303 67 197 74,25

40 - 44 9 848 49 234 80,00

45 - 49 8 913 41 512 78,53

50 - 54 6 563 31 085 78,89

55 - 59 3 429 18 262 81,22

60 + 10 217 23 071 55,71

Papua Barat 2008 160 018 502 400 68,15

2007 149 080 445 226 66,52

2006 123 543 436 019 71,67

2005 113 301 405 747 72,08


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

72 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota


Tabel dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu
: 4.2.3.
Table Population 15 Years of Age and Over by Regency/Municipality
and Type of Activity During the Previous Week.
Tahun / Year 2005 - 2008

Angkatan Kerja % Bekerja


Economically Active Terhadap
Angkatan
Kabupaten/Kota Kerja
Regency/Municipality Pengangguran % of
Jumlah
Bekerja Terbuka Working to
Total
Employ-ment Open Economically
( 2 + 3)
Unemploy-ment Active
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 19 468 3 081 22 549 86,34
02. Kaimana 16 025 1 330 17 355 92,34
03. Teluk Wondama 11 344 949 12 293 92,28
04. Teluk Bintuni 24 971 2 118 27 089 92,18
05. Manokwari 93 999 3 627 97 626 96,28
06. Sorong Selatan 27 744 908 28 652 96,83
07. Sorong 45 897 2 413 48 310 95,01
08. Raja Ampat 17 171 525 17 696 97,03
Kota/Municipality
71. Sorong 59 574 11 238 70 812 84,13

Papua Barat 2008 316 193 26 189 342 382 92,35

2007 268 117 28 029 296 146 90,54

2006 … … … …

2005 259 863 32 583 292 446 88,86


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 73


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Table
: 4.2.3.
Continued Table

Bukan Angkatan Kerja/ Not Economically Active

Kabupaten/Kota Mengurus
Regency/Municipality Sekolah Rumah-
Lainnya Jumlah
Attending tangga
Others Total
School House-
keeping
(1) (6) (7) (8) (9)

Kabupaten/Regency
01. Fakfak 4 628 11 877 1 674 18 179
02. Kaimana 2 686 7 295 1 006 10 987
03. Teluk Wondama 1 395 2 602 859 4 856
04. Teluk Bintuni 2 637 5 689 376 8 702
05. Manokwari 12 224 9 093 1 847 23 164
06. Sorong Selatan 5 482 5 943 1 735 13 160
07. Sorong 6 994 12 544 2 580 22 118
08. Raja Ampat 804 10 967 1 377 13 148
Kota/Municipality
71. Sorong 11 033 25 668 9 003 45 704

Papua Barat 2008 47 883 91 678 20 457 160 018

2007 39 366 93 904 15 810 149 080

2006 … … … …

2005 30 663 75 667 6 971 113 301


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

74 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Table
: 4.2.3.
Continued Table

% Angkatan Kerja
Penduduk Usia Kerja Terhadap Penduduk Usia
Kabupaten/Kota Kerja
(15) % of
Regency/Municipality
Working Age Population Economically Active to
Working Age Population

(1) (10) (11)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 40 728 55,36

02. Kaimana 28 342 61,23

03. Teluk Wondama 17 149 71,68

04. Teluk Bintuni 35 791 75,69

05. Manokwari 120 790 80,82

06. Sorong Selatan 41 812 68,53

07. Sorong 70 428 68,59

08. Raja Ampat 30 844 57,37

Kota/Municipality

71. Sorong 116 516 60,77

Papua Barat 2008 502 400 68,15

2007 445 226 66,52

2006 … …

2005 405 747 72,08


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 75


POPULATION AND EMPLOYMENT

Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Pendidikan


Tabel dan Jenis Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu
: 4.2.4.
Table Population 15 Years of Age and Education and Type of Activity During
the Previous Week.
Tahun / Year 2005 - 2008

Angkatan Kerja %
Bekerja
Economically Active
Terhadap
Angkatan
Pendidikan/ Education Pengang- Kerja
Bekerja Jumlah
guran % of
Employ- Total
ment
Unemploy- Working to
( 2 + 3) Economica
ment
lly Active
(1) (2) (3) (4) (5)

1. Tidak/Belum Pernah Sekolah 35 034 258 35 292 99,27


2. Tidak/Belum Tamat SD 34 762 924 35 686 97,41
3. Sekolah Dasar 85 973 2 455 88 428 97,22
4. S L T P Umum 60 976 3 795 64 771 94,14
5. S L T P Kejuruan 4 743 518 5 261 90,15
6. S L T A Umum 50 754 9 973 60 727 83,58
7. S L T A Kejuruan 21 209 4 810 26 019 81,51
8. Diploma I/II 4 212 736 4 948 85,13
9. Akademi/Diploma III 4 846 694 5 540 87,47
10. Universitas 13 684 2 026 15 710 87,10

Papua Barat 2008 316 193 26 189 342 382 92,35

2007 268 117 28 029 296 146 90,54

2006 280 706 31 770 312 476 89,83

2005 259 863 32 583 292 446 88,86


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

76 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Table
: 4.2.4.
Continued Table

% Angkatan
Bukan Kerja
Penduduk Terhadap
Angkatan
Usia Kerja Penduduk Usia
Golongan Umur Kerja
(15) Kerja
Age Group Not % of
Working Age
Economically Economically
Population
Active Active to Working
Age Population
(1) (6) (7) (8)

1. Tidak/Belum Pernah Sekolah 5 289 40 581 86,97

2. Tidak/Belum Tamat SD 18 029 53 715 66,44

3. Sekolah Dasar 50 561 138 989 63,62

4. S L T P Umum 43 313 108 084 59,93

5. S L T P Kejuruan 3 859 9 120 57,69

6. S L T A Umum 25 071 85 798 70,78

7. S L T A Kejuruan 10 922 36 941 70,43

8. Diploma I/II 212 5 160 95,89

9. Akademi/Diploma III 744 6 284 88,16

10. Universitas 2 018 17 728 88,62

Papua Barat 2008 160 018 502 400 68,15

2007 149 080 445 226 66,52

2006 123 553 436 019 71,66

2005 113 301 405 747 72,08


Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Labor Force Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 77


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Tenagakerja Menurut Subjek dan Jenis Kelamin


Tabel
: 4.2.5.
Table
Number of Labor Force by Subject and Sex

Tahun / Year 2007 - 2008

Subjek Laki-laki Perempuan Jumlah


Subject Male Female Total

(1) (2) (3) (4)

1. Pendaftaran / Registered 7 800 2 000 9 800

2. Penempatan/ Placement 2 000 1 588 3 588

3. Permintaan/ Requirement 2 662 1 000 3 662

Papua Barat 2008 12 462 4 588 17 050

2007 28 668 17 215 45 883

Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenagakerja Provinsi Papua Barat


Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

78 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Banyaknya Pencari Kerja, Kesempatan Kerja, dan Penempatan


Tabel Pencari Kerja yang Terdaftar Menurut Kabupaten/Kota
: 4.2.6.
Table Number of Job Seekers, Job Vacancies and Placement of Job Seekers
Registered by Regency/Municipality
Tahun / Year 2007 - 2008

Kesempatan
Pencari Kerja Penempatan
Kerja yang
Kabupaten/Kota yang Terdaftar Pencari Kerja
Terdaftar
Regency/Municipality Job Seekers Placement of Job
Registered Job
Registered Seekers
Vacancies
(1) (2) (3) (4)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 9 838 59 59

02. Kaimana 1 319 269 269

03. Teluk Wondama 342 0 0

04. Teluk Bintuni 892 139 139

05. Manokwari 11 042 975 975

06. Sorong Selatan 1 591 248 248

07. Sorong 6 600 681 681

08. Raja Ampat 2 990 101 101

Kota/Municipality

71. Sorong 6 048 1 086 1 086

Papua Barat 2008 40 662 3 558 3 558

2007 42 366 3 517 3 517

Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat


Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 79


POPULATION AND EMPLOYMENT

Tabel Jumlah Perusahaan dan Tenagakerja Menurut Kabupaten/Kota


: 4.2.7.
Table Number of Establishment and Employees by Regency/Municipality

Tahun / Year 2007 - 2008

Per- Tenaga Kerja/ Number of Employees


usaha-
Kabupaten/Kota an WNI/ Indonesians WNA/ Foreigner
Regency/Municipality Estab-
lish- Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jum-lah
ment Male Female Total Male Female Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 226 1 295 313 1 608 1 0 1

02. Kaimana 0 0 0 0 0 0 0

03. Teluk Wondama 0 0 0 0 0 0 0

04. Teluk Bintuni 164 10 000 3 165 13 165 0 0 0

05. Manokwari 470 4 741 1 378 6 119 6 189 0 6 189

06. Sorong Selatan 100 150 50 200 0 0 0

07. Sorong 297 15 225 2 000 17 225 34 0 34

08. Raja Ampat 28 3 275 520 3 795 24 0 24

Kota/Municipality

71. Sorong 528 20 415 3 000 23 415 100 30 130

Papua Barat 2008 1 813 55 101 10 426 65 527 6 348 30 6 378

2007 1 456 33 800 10 643 44 443 216 165 381

Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat


Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

80 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Jumlah Tenaga Kerja Terampil yang Dilatih melalui Sarana


Tabel di Lingkungan Dinas Menurut Kabupaten/Kota
: 4.2.8.
Table Skilled Employee Trained by Regional Office of The Manpower
Department by Regency/Municipality
Tahun / Year 2007 - 2008

Kabupaten/Kota Jumlah Siswa yang Dilatih


Regency/Municipality Trainees

(1) (2)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 33

02. Kaimana 56

03. Teluk Wondama 0

04. Teluk Bintuni 90

05. Manokwari 506

06. Sorong Selatan 16

07. Sorong 120

08. Raja Ampat 56

Kota/Municipality

71. Sorong 567

Papua Barat 2008 1 444

2007 625

Sumber : Dinas Kependudukan dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Barat


Source : Residence and Manpower Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 81


POPULATION AND EMPLOYMENT

Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi,


Tabel Kabupaten & Kota se-Provinsi Papua Barat
Table : 4.2.9.
Number of Civil Servant in Provincial Regional, Regency, and
Municipality of Papua Barat Province
Tahun / Year 2005 – 2008

Jumlah/ Total %
Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit PNS
2005 2006 2007 2008 Tahun
2007
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 367 130 851 ... 4,14

b. PEMDA Kabupaten/

01. Fakfak 3 260 3 135 3 227 ... 15,71

02. Kaimana 577 556 596 ... 2,90

03. Teluk Wondama 509 433 656 ... 3,19

04. Teluk Bintuni 609 322 840 ... 4,09

05. Manokwari 5 390 5 943 4 866 ... 23,69

06. Sorong Selatan 951 807 1 228 ... 5,98

07. Sorong 4 829 4 642 4 334 ... 21,10

08. Raja Ampat 750 505 951 ... 4,63

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 2 923 3 787 2 995 ... 14,58

Jumlah/ Total 20 169 20 260 20 544 ... 100,00

Sumber : Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

82 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Tabel Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut Golongan


: 4.2.10. Number of Civil Servant by Hierarchy
Table

Tahun / Year 2005 - 2007

Golongan/ Hierarchy
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh
I/a I/b I/c I/d Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
a. PEMDA Provinsi Papua Barat 1 - 10 - 11

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 5 16 25 12 58

02. Kaimana - 2 13 - 15

03. Teluk Wondama - - 16 3 19

04. Teluk Bintuni 6 1 10 - 17

05. Manokwari 12 20 75 64 171

06. Sorong Selatan 2 2 6 6 16

07. Sorong 3 15 43 29 90

08. Raja Ampat 2 3 13 5 23

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 2 11 30 21 64

Papua Barat 2007 33 70 241 140 484

2006 43 97 280 187 607

2005 46 80 288 119 533


Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua
Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 83


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.10.
Continued Table

Golongan/ Hierarchy
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh
II/a II/b II/c II/d Total
(1) (7) (8) (9) (10) (11)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 172 21 44 17 254

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 313 405 307 290 1 315

02. Kaimana 126 63 65 35 289

03 Teluk Wondama 204 66 69 37 376

04. Teluk Bintuni 213 71 94 63 441

05. Manokwari 441 497 561 522 2 021

06. Sorong Selatan 151 76 128 90 445

07. Sorong 471 331 383 339 1 524

08. Raja Ampat 200 81 101 51 433

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 137 278 151 209 775

Papua Barat 2007 2 428 1 889 1 903 1 653 7 873

2006 2 317 2 048 2 061 1 945 8 371

2005 3 065 1 855 1 950 1 644 8 514

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

84 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
4.2.10.
Continued Table

Golongan/ Hierarchy
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh
III/a III/b III/c III/d
Total
(1) (12) (13) (14) (15) (16)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 245 95 65 83 488

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 512 297 396 334 1 539

02. Kaimana 92 47 52 59 250

03 Teluk Wondama 99 69 32 36 236

04. Teluk Bintuni 165 81 54 38 338

05. Manokwari 664 547 478 427 2 116

06. Sorong Selatan 227 153 149 99 628

07. Sorong 597 545 546 493 2 181

08. Raja Ampat 179 118 69 51 417

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 345 357 417 406 1 525

Papua Barat 2007 3 125 2 309 2 258 2 026 9 718

2006 3 296 2 140 2 543 1 644 9 623

2005 3 488 1 798 2 421 1 634 9 341

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 85


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.10.
Continued Table

Golongan/ Hierarchy
Jlh
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh Total
IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e
Total
(1) (17) (18) (19) (20) (21) (22) (23)

a. PEMDA Provinsi
57 33 8 - - 98 851
Papua Barat

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 281 33 1 - - 315 3 227

02. Kaimana 37 5 - - - 42 596

03 Teluk Wondama 17 8 - - - 25 656

04. Teluk Bintuni 38 6 - - - 44 840

05. Manokwari 427 60 3 - - 558 4 866

06. Sorong Selatan 99 8 - - - 139 1 228

07. Sorong 493 72 4 1 - 539 4 334

08. Raja Ampat 51 14 - - - 78 951

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 406 32 - - - 631 2 995

Papua Barat 2007 2 181 271 16 1 - 2 469 20 544

2006 1 487 164 7 1 - 1 659 20 260

2005 1 605 167 8 1 - 1 781 20 169

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

86 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Tabel Banyaknya Pegawai Negeri Sipil menurut Tingkat Pendidikan


: 4.2.11.
Table Number of Civil Servant by Educational Level

Tahun / Year 2005 - 2007

Tingkat Pendidikan/ Educational Level


Unit Kerja/ Activity Unit SLTP SLTA
SD Junior Senior
Primary High School High School
(1) (2) (3) (4)
a. PEMDA Provinsi Papua Barat 2 9 273

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 84 88 1 567

02. Kaimana 7 18 320

03 Teluk Wondama 0 22 344

04. Teluk Bintuni 10 14 486

05. Manokwari 147 189 2 360

06. Sorong Selatan 8 33 555

07. Sorong 126 183 1 977

08. Raja Ampat 4 29 446

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 40 64 1 167

Papua Barat 2007 428 649 9 495

2006 436 728 10 008

2005 479 667 9 727

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 87


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.11.
Continued Table

Tingkat Pendidikan/ Educational Level


Unit Kerja/ Activity Unit
D-I D-II D-III D-IV

(1) (5) (6) (7) (8)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat - 7 63 1

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 60 495 198 19

02. Kaimana 11 84 49 2

03 Teluk Wondama 6 40 72 -

04. Teluk Bintuni 13 67 54 -

05. Manokwari 112 520 417 5

06. Sorong Selatan 28 177 117 -

07. Sorong 74 529 447 21

08. Raja Ampat 29 116 77 3

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 83 438 341 1

Papua Barat 2007 416 2 473 1 835 52

2006 418 2 252 1 697 64

2005 486 2 453 1 814 46

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

88 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.11.
Continued Table

Tingkat Pendidikan
Educational Level Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit
Total
S-I S-II S-III

(1) (9) (10) (11) (12)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 455 41 - 851

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 654 62 - 3 227

02. Kaimana 103 2 - 596

03 Teluk Wondama 166 6 - 656

04. Teluk Bintuni 191 5 - 840

05. Manokwari 1 069 47 - 4 866

06. Sorong Selatan 299 11 - 1 228

07. Sorong 907 70 - 4 334

08. Raja Ampat 241 6 - 951

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 846 15 - 2 995

Papua Barat 2007 4 931 265 - 20 544

2006 4 322 325 10 20 260

2005 4 325 172 - 20 169

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 89


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Dirinci


Tabel
: 4.2.12. Menurut Kelompok Umur
Table Number of Civil Servant by Age Group
Tahun / Year 2006 - 2007

Kelompok Umur/ Age Group


Unit Kerja/ Activity Unit
21 - 25 26 - 30 31 - 35
(1) (2) (3) (4)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 24 136 215

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 40 273 457

02. Kaimana 14 72 98

03 Teluk Wondama 30 121 137

04. Teluk Bintuni 32 111 198

05. Manokwari 18 227 606

06. Sorong Selatan 24 135 209

07. Sorong 32 247 522

08. Raja Ampat 30 164 194

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 13 158 371

Papua Barat 2007 257 1 644 3 007

2006 222 1 336 2 842

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

90 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.12.
Continued Table

Kelompok Umur/ Age Group


Unit Kerja/ Activity Unit
36 - 40 41 - 45 46 - 50

(1) (5) (6) (7)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 143 139 106

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 593 608 475

02. Kaimana 176 108 56

03 Teluk Wondama 160 105 44

04. Teluk Bintuni 216 150 53

05. Manokwari 1 039 1 061 754

06. Sorong Selatan 261 286 109

07. Sorong 833 1 007 611

08. Raja Ampat 217 164 68

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 576 756 467

Papua Barat 2007 4 214 4 384 2 743

2006 4 494 4 629 2 940

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 91


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.12.
Continued Table

Kelompok Umur/ Age Group


Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit Total
51 - 56 57 - 60 > 60

(1) (8) (9) (10) (11)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 78 9 1 851

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 458 261 62 3 227

02. Kaimana 50 19 3 596

03 Teluk Wondama 35 23 1 656

04. Teluk Bintuni 52 26 2 840

05. Manokwari 656 395 110 4 866

06. Sorong Selatan 152 47 5 1 228

07. Sorong 651 345 86 4 334

08. Raja Ampat 81 26 7 951

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 418 177 59 2 995

Papua Barat 2007 2 631 1 328 336 20 544

2006 3 070 727 … 20 260

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source : State Personnel Board Regional IX Papua Province

92 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah Dirinci


Tabel
: 4.2.13. Menurut Jenis Kelamin
Table
Number of Civil Servant by Sex
Tahun / Year 2007

Jenis Kelamin/ Sex


Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit Total
Laki-laki Perempuan
Male Female
(1) (2) (3) (4)

a. PEMDA Provinsi Papua Barat 662 189 851

b. PEMDA Kabupaten

01. Fakfak 2 068 1 159 3 227

02. Kaimana 374 222 596

03 Teluk Wondama 476 180 656

04. Teluk Bintuni 589 251 840

05. Manokwari 3 300 1 566 4 866

06. Sorong Selatan 797 431 1 228

07. Sorong 2 892 1 442 4 334

08. Raja Ampat 665 286 951

c. PEMDA Kota

71. Kota Sorong 1 413 1 582 2 995

Papua Barat 13 236 7 308 20 544

Sumber : Badan Kepegawaian Negara IX Provinsi Papua


Source: State Personnel Board Regional IX Papua Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 93


POPULATION AND EMPLOYMENT

Persentase Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah


Tabel Hasil Pemilu 2003 Menurut Fraksi
: 4.2.14.
Table
Proportion of Membership of Regional Parliament as the Results
of 2003 General Election by Faction
Tahun / Year 2005 – 2008

Anggota
Persentase
Nama Fraksi/ Fraction Name Members
Proportion
(Orang)

(1) (2) (3)

1. Golkar Bersatu 11 32,35

2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 10 29,41

3. Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK) 7 20,59

4. Rakyat Berdaulat 6 17,65

Papua Barat 2008 34 100,00

2007 34 100,00

2006 35 80,00

2005 35 80,00
Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat
Source: Parliament Secretariat of Papua Barat Province

94 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut


Tabel : 4.2.15. Fraksi dan Jenis Kelamin
Table
Number of Regional Parliament by Faction and Sex

Tahun / Year 2007 - 2008

Laki-laki Perempuan Jumlah


Nama Fraksi/ Fraction Name
Male Female Total

(1) (2) (3) (4)

1. Golkar Bersatu 10 1 11

2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 9 1 10

3. Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK) 6 1 7

4. Rakyat Berdaulat 5 1 6

Papua Barat 2008 30 4 34

2007 30 4 34

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat


Source : Parliament Secretariat of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 95


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Menurut


Tabel Daerah Pemilihan dan Jenis Kelamin
: 4.2.16.
Table
Number of Regional Parliament by Constituency and Sex

Tahun / Year 2007 - 2008

Daerah Pemilihan Laki-laki Perempuan Jumlah


Constituency Male Female Total

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 3 - 3

02. Kaimana 1 2 2

03. Teluk Wondama 2 - 2

04. Teluk Bintuni 2 1 3

05. Manokwari 6 1 7

06. Sorong Selatan 2 - 2

07. Sorong 3 - 3

08. Raja Ampat 1 - 1

Kota/Municipality

71. Sorong 10 - 10

Papua Barat 2008 30 4 34

2007 30 4 34

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat


Source : Parliament Secretariat of Papua Barat Province

96 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Jumlah Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah


Tabel Provinsi Papua Barat menurut Jenis Produk yang Dihasilkan
: 4.2.17.
Table Number of Regional Parliament Decision of Papua Barat Province
by Product Type
Tahun / Year 2004 - 2008

Jenis Produk/ Product Type 2004 2005 2006 2007 2008

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1. Keputusan DPRD 2 36 22 10 6

2. Persetujuan PEMDA - - 14 13 2

3. Keputusan Pimpinan DPRD - - - 6 6

4. Keputusan Panitia Musyawarah - 5 4 4 3

5. Keputusan Panitia Anggaran - 2 3 2 3

6. Keputusan Panitia Khusus - 4 - - -

7. Nota Kesepakatan - 1 - 1 1

8. Pernyataan Sikap - 3 1 1 1

Jumlah/ Total 2 51 44 36 22

Sumber : Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Papua Barat


Source : Parliament Secretariat of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 97


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Daerah menurut


Tabel Unit Kerja dan Golongan
: 4.2.18.
Table Number of Civil Servant of Regional Government by Activity
Unit and Hierarchy
Tahun / Year 2006 - 2008

Golongan/ Hierarchy
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh
I/a I/b I/c I/d Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - - - - -
b. Asisten I - - - - -
c. Asisten II - - - - -
d. Asisten III - - - - -
e. Biro Umum - - 1 - 1
f. Biro Pembangunan & Kesos - - - - -
g. Biro Kepegawaian - - - - -
h. Biro Keuangan - - 1 - 1
i. Biro Hukum dan Organisasi - - - - -
j. Biro Tata Pemerintahan - - - - -
k. Biro Perekonomian & Investasi - - - - -
2. INSPEKTORAT - - - - -
3. BAPPEDA - - 1 - 1

Papua Barat 2008 - - 3 - 3

2007 - - 2 - 2

2006 - - 1 - 1
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

98 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.18.
Continued Table

Golongan/ Hierarchy
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh
II/a II/b II/c II/d Total
(1) (7) (8) (9) (10) (11)

1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - - - - -
b. Asisten I - - - - -
c. Asisten II - - - - -
d. Asisten III - - - - -
e. Biro Umum 18 1 4 1 24
f. Biro Pembangunan & Kesos 3 - - - 3
g. Biro Kepegawaian 5 1 4 1 11
h. Biro Keuangan 10 - 1 1 12
i. Biro Hukum dan Organisasi 5 - 1 1 7
j. Biro Tata Pemerintahan 9 1 - - 10
k. Biro Perekonomian & Investasi 3 0 1 - 4
2. INSPEKTORAT 7 0 1 - 8
3. BAPPEDA 9 4 2 - 15

Papua Barat 2008 69 7 14 4 94

2007 69 7 14 4 94

2006 43 8 9 5 65
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 99


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.18.
Continued Table

Golongan/Hierarchy
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh
III/a III/b III/c III/d Total
(1) (12) (13) (14) (15) (16)

1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - - - - -
b. Asisten I - - - - -
c. Asisten II - - - - -
d. Asisten III - - - - -
e. Biro Umum 9 4 3 3 19
f. Biro Pembangunan & Kesos 9 2 2 4 17
g. Biro Kepegawaian 10 4 1 3 18
h. Biro Keuangan 9 6 1 1 17
i. Biro Hukum dan Organisasi 8 2 - 2 12
j. Biro Tata Pemerintahan 9 4 2 3 18
k. Biro Perekonomian & Investasi 9 6 3 4 22
2. INSPEKTORAT 7 1 2 4 14
3. BAPPEDA 7 3 5 3 18

Papua Barat 2008 77 32 19 27 155

2007 77 32 19 27 155

2006 43 8 9 5 65
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

100 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.18.
Continued Table

Golongan/ Hierarchy
Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit
Jlh Total
IV/a IV/b IV/c IV/d Total
(1) (17) (18) (19) (20) (21) (22)

1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - - 1 - 1 1
b. Asisten I - - 1 - 1 1
c. Asisten II - 1 - - 1 1
d. Asisten III - - 1 - 1 1
e. Biro Umum 1 1 - - 2 46
f. Biro Pembangunan & Kesos 1 2 - - 3 23
g. Biro Kepegawaian 2 1 - - 3 32
h. Biro Keuangan 1 - - - 1 31
i. Biro Hukum dan Organisasi 3 1 - - 4 23
j. Biro Tata Pemerintahan 4 - - - 4 32
k. Biro Perekonomian & Investasi - 1 - - 1 27
2. INSPEKTORAT 4 2 1 - 7 29
3. BAPPEDA 2 1 - - 3 37

Papua Barat 2008 18 10 4 - 32 284

2007 18 10 4 - 32 283

2006 13 5 3 - 21 175
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 101


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Daerah


Tabel menurut Unit Kerja dan Jabatan
: 4.2.19.
Table Number of Civil Servant of Regional Government by Activity
Unit and Occupation
Tahun / Year 2006 - 2008

Jabatan/ Occupation
Unit Kerja/ Activity Unit
I/b II/a II/b

(1) (2) (3) (4)


1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah 1 - -
b. Asisten I - 1 -
c. Asisten II - 1 -
d. Asisten III - 1 -
e. Biro Umum - - 1
f. Biro Pembangunan & Kesos - - 1
g. Biro Kepegawaian - - 1
h. Biro Keuangan - - 1
i. Biro Hukum dan Organisasi - - 1
j. Biro Tata Pemerintahan - - 1
k. Biro Perekonomian & Investasi - - 1
2. INSPEKTORAT - 1 -
3. BAPPEDA - 1 -

Papua Barat 2008 1 5 7

2007 1 5 7

2006 1 3 6
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

102 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.19.
Continued Table

Jabatan/ Occupation
Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit Total
III/a III/b IV/a

(1) (5) (6) (7) (9)

1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - - - 1
b. Asisten I - - - 1
c. Asisten II - - - 1
d. Asisten III - - - 1
e. Biro Umum 4 - 11 16
f. Biro Pembangunan & Kesos 4 - 12 17
g. Biro Kepegawaian 4 - 11 16
h. Biro Keuangan 2 - 11 14
i. Biro Hukum dan Organisasi 4 - 12 17
j. Biro Tata Pemerintahan 4 - 12 17
k. Biro Perekonomian & Investasi 4 - 12 17
2. INSPEKTORAT 5 - 10 16
3. BAPPEDA 5 - 10 16

Papua Barat 2008 36 - 101 150

2007 32 - 101 146

2006 28 - 75 175
Catatan; Data belum termasuk untuk golongan selain yang tersebut di atas.
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 103


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut


Tabel Unit Kerja dan Pendidikan
Table : 4.2.20.
Number of Regional Civil Servant by Activity Unit and Education
Tahun / Year 2006 - 2008

Pendidikan/ Education
Unit Kerja/ Activity Unit
S3 S2 S1 D3
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - 1 - -
b. Asisten I - 1 - -
c. Asisten II - - 1 -
d. Asisten III - - 1 -
e. Biro Umum - - 16 2
f. Biro Pembangunan & Kesos - 1 17 1
g. Biro Kepegawaian - 2 15 4
h. Biro Keuangan - - 17 3
i. Biro Hukum dan Organisasi - - 13 2
j. Biro Tata Pemerintahan - 2 18 1
k. Biro Perekonomian & Investasi - 5 17 2
2. INSPEKTORAT - 2 15 1
3. BAPPEDA - 3 18 2

Papua Barat 2008 - 17 148 18

2007 - 17 148 18

2006 - 8 79 10
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

104 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.20.
Continued Table

Pendidikan/ Education
Jumlah
Unit Kerja/ Activity Unit Total
D2 SLTA SLTP

(1) (6) (7) (8) (9)


1. Sekretariat Daerah
a. Sekretaris Daerah - - - 1
b. Asisten I - - - 1
c. Asisten II - - - 1
d. Asisten III - - - 1
e. Biro Umum 1 26 1 46
f. Biro Pembangunan & Kesos - 4 - 23
g. Biro Kepegawaian - 10 - 31
h. Biro Keuangan - 10 1 31
i. Biro Hukum dan Organisasi - 8 - 23
j. Biro Tata Pemerintahan - 11 - 32
k. Biro Perekonomian & Investasi - 3 - 27
2. INSPEKTORAT - 11 - 29
3. BAPPEDA 1 12 1 37

Papua Barat 2008 2 95 3 283

2007 2 95 3 283

2006 - 75 2 175

Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat


Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 105


POPULATION AND EMPLOYMENT

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut


Tabel : 4.2.21. Unit Kedinasan dan Golongan
Table
Number of Regional Civil Servant by Unit on Duty and Hierarchy
Tahun / Year 2006 - 2008

Golongan/ Hierarchy
Unit Kedinasan/ Unit on Duty
I/c II/a II/b II/c II/d

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


1. Dinas
a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan - 9 1 4 1
b. Dinas Koperasi & UKM - 4 - - -
c. Dinas Perindustrian & Perdagangan - 4 - 1 -
d. Dinas Kelautan & Perikanan - 3 2 3 2
e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
- 2 1 - 1
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan 1 3 2 - 2
g. Dinas PU & Perhubungan 1 11 2 2 1
h. Dinas Kesehatan 1 6 1 2 -
i. Dinas Pendapatan Daerah - 6 - 4 -
j. Dinas Kessos & PM - 8 1 4 2
k. Dinas Pertambangan & Energi - 6 1 3 1
l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja - 3 - 1 -
2. Sekretariat DPRD - 8 - - 2

Papua Barat 2008 3 73 11 24 12

2007 3 73 11 24 12

2006 2 57 11 15 11
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

106 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Lanjutan Tabel
: 4.2.21.
Continued Table

Golongan/ Hierarchy
Unit Kedinasan/ Unit on Duty
III/a III/b III/c III/d
(1) (7) (8) (9) (10)
1. Dinas
a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan 9 8 4 3
b. Dinas Koperasi & UKM 12 3 - 5
c. Dinas Perindustrian & Perdagangan 9 6 3 3
d. Dinas Kelautan & Perikanan 9 2 1 4
e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
20 2 2 5
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan 13 7 3 4
g. Dinas PU & Perhubungan 26 3 5 3
h. Dinas Kesehatan 9 7 3 4
i. Dinas Pendapatan Daerah 7 4 3 3
j. Dinas Kessos & PM 8 3 3 1
k. Dinas Pertambangan & Energi 13 2 1 1
l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja 5 2 4 5

2. Sekretariat DPRD 7 2 4 1

Papua Barat 2008 147 51 36 42

2007 147 51 36 42

2006 47 24 26 23

Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat


Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 107


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.21.
Continued Table

Golongan/Hierarchy
Jumlah
Unit Kedinasan/ Unit on Duty Total
IV/a IV/b IV/c IV/d

(1) (11) (12) (13) (14) (15)


1. Dinas
a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan 2 1 - - 42

b. Dinas Koperasi & UKM 4 2 - - 30

c. Dinas Perindustrian & Perdagangan 3 1 - - 30

d. Dinas Kelautan & Perikanan 1 - 1 - 28


e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
1 2 - - 36
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan 5 1 - - 41

g. Dinas PU & Perhubungan 1 1 - - 56

h. Dinas Kesehatan 1 2 - - 36

i. Dinas Pendapatan Daerah 3 - - - 30

j. Dinas Kessos & PM - 2 - - 32

k. Dinas Pertambangan & Energi 2 2 - - 32

l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja 1 - 1 - 22

2. Sekretariat DPRD 2 - 1 - 27

Papua Barat 2008 26 14 3 - 442

2007 26 14 3 - 442

2006 15 6 3 - 240
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

108 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut Unit


Tabel Kedinasan dan Jabatan
: 4.2.22.
Table
Number of Regional Civil Servant by Unit on Duty and Occupation
Tahun / Year 2006 - 2008

Jabatan
Unit Kedinasan Occupation
Unit on Duty
I/b II/a II/b
(1) (2) (3) (4)
1. Dinas

a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan - 1 -

b. Dinas Koperasi & UKM - 1 -

c. Dinas Perindustrian & Perdagangan - 1 -

d. Dinas Kelautan & Perikanan - 1 -


e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
- 1 -
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan - 1 -

g. Dinas PU & Perhubungan - 1 -

h. Dinas Kesehatan - 1 -

i. Dinas Pendapatan Daerah - 1 -

j. Dinas Kessos & PM - 1 -

k. Dinas Pertambangan & Energi - 1 -

l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja - 1 -

2. Sekretariat DPRD - - -

Papua Barat 2008 - 12 -

2007 - 12 -

2006 - 10 -
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province
Catatan; Data belum termasuk untuk golongan selain yang tersebut di atas

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 109


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.22.
Continued Table

Jabatan/ Occupation
Jumlah
Unit Kedinasan/ Unit on Duty Total
III/a III/b IV/a
(1) (5) (6) (7) (9)
1. Dinas
a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan 5 - 10 16
b. Dinas Koperasi & UKM 5 - 10 16
c. Dinas Perindustrian & Perdagangan 5 - 10 16
d. Dinas Kelautan & Perikanan 5 - 13 19
e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
6 - 17 24
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan 6 - 17 24
g. Dinas PU & Perhubungan 5 - 10 16
h. Dinas Kesehatan 5 - 10 16
i. Dinas Pendapatan Daerah 5 - 10 16
j. Dinas Kessos & PM 5 - 10 16
k. Dinas Pertambangan & Energi 5 - 10 16
l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja 5 - 10 16

2. Sekretariat DPRD - - - -

Papua Barat 2008 62 - 137 211

2007 62 - 137 211

2006 38 - 77 240
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province
Catatan; Data belum termasuk untuk golongan selain yang tersebut di atas

110 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Banyaknya Pegawai Negeri Sipil Daerah menurut Unit


Tabel : 4.2.23. Kedinasan dan Pendidikan
Table Number of Regional Civil Servant by Unit on Duty and Education
Tahun / Year 2006 - 2008

Pendidikan/ Education
Unit Kedinasan/ Unit on Duty
S3 S2 S1 D3
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Dinas
a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan - 2 20 6
b. Dinas Koperasi & UKM - 2 21 -
c. Dinas Perindustrian & Perdagangan - 1 21 -
d. Dinas Kelautan & Perikanan - 1 12 7
e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
- 3 20 2
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan - 4 27 1
g. Dinas PU & Perhubungan - 2 32 4
h. Dinas Kesehatan - 1 18 5
i. Dinas Pendapatan Daerah - - 17 4
j. Dinas Kessos & PM - - 18 1
k. Dinas Pertambangan & Energi - 2 19 3
l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja - 1 15 1

2. Sekretariat DPRD - - 8 -

Papua Barat 2008 - 19 248 34

2007 - 19 248 34

2006 - 7 96 13
Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 111


POPULATION AND EMPLOYMENT

Lanjutan Tabel
: 4.2.23.
Continued Table

Pendidikan/ Education
Jumlah
Unit Kedinasan/ Unit on Duty
Total
D2 SLTA SLTP

(1) (6) (7) (8) (9)


1. Dinas
a. Dinas Pendidikan & Kebudayaan - 14 - 42
b. Dinas Koperasi & UKM - 7 - 30
c. Dinas Perindustrian & Perdagangan - 8 - 30
d. Dinas Kelautan & Perikanan - 8 - 28
e. Dinas Pertanian, Peternakan, &
- 11 - 36
Ketahanan Pangan
f. Dinas Kehutanan & Perkebunan 2 6 1 41
g. Dinas PU & Perhubungan - 17 1 56
h. Dinas Kesehatan 2 9 1 36
i. Dinas Pendapatan Daerah - 9 - 30
j. Dinas Kessos & PM - 13 - 32
k. Dinas Pertambangan & Energi 1 7 - 32
l. Dinas Kependudukan & Tenagakerja - 5 - 22

2. Sekretariat DPRD - 19 - 27

Papua Barat 2008 5 133 3 442

2007 5 133 3 442

2006 - 122 2 240


Sumber : Biro Kepegawaian Provinsi Papua Barat
Source: Officer Bureau of Papua Barat Province

112 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

5.1. PENDIDIKAN/ EDUCATION

Salah satu faktor utama keber- The quality of human resources


hasilan pembangunan di suatu daerah is one of important factor in
adalah tersedianya sumber daya supporting the success of
manusia yang berkualitas. Merujuk pada development. Referring to the 1945
amanat UUD 1945 beserta amandemen- Constitution mandate (as stated in
nya (pasal 31 ayat 2), maka melalui article no.31 point 2), then through
jalur pendidikan Pemerintah secara education, government is consistently
konsisten berupaya meningkatkan SDM trying to increase the quality of human
penduduknya. resources.
Badan Pusat Statistik (BPS) BPS Statistics collects education
secara kontinyu setiap tahunnya data through the National Socio-
mengumpulkan data pendidikan melalui Economic Survey annually. Several
Survei Sosial Ekonomi Nasional education information which are
(Susenas). Beberapa informasi pen- obtained from the survey, among
didikan yang dikumpulkan dalam others: people aged 7 to 24 years old
Susenas antara lain mengenai penduduk who are attending school, illiterate,
buta huruf, penduduk usia sekolah (7-24 and school participation (Tables
tahun), status sekolah seperti tersaji 5.1.10 to 5.1.20).
pada Tabel 5.1.10 sampai dengan
5.1.20.
Tersedianya data pendidikan The good education data
yang baik akan sangat membantu available will be excessively help the
perencanaan yang dibuat menjadi lebih project which had been made to be
terarah dan mencapai sasaran yang more directly and each the desired
diinginkan. target.

1. Pendidikan Pra Sekolah : 1. Pre Education of School :


Taman Kanak-Kanak (TK). Kindergarten (TK).
Taman kanak-kanak (TK) merupa- Kindergarten (TK) is the re

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 115


SOCIAL

kan institusi pendidikan pra sekolah education school which educating the
yang mendidik anak sebelum memasuki children before enter the elementary
jenjang pendidikan Sekolah Dasar. School.
Pada Tahun ajaran 2006/2007 In educational year 2006/ 2007,
jumlah sekolah, jumlah guru dan jumlah number of school, number of teacher
murid di Provinsi Papua Barat tercatat and number of student In Papua Barat
sebanyak 161 buah sekolah, 602 orang Province are 161 schools, 602
guru dengan banyaknya murid 7.630 teachers, 7.630 students distributed in
orang yang tersebar di delapan eight regencies and one municipality.
kabupaten dan satu Kota.
Dari sajian Tabel 5.1.1 terlihat From Tables 5.11., seen that
bahwa Rasio murid TK terhadap guru kindergarten students ratio to teacher
untuk Provinsi Papua Barat sebesar 13 for Papua Barat Province is 13
orang murid untuk setiap guru dengan students to each teacher with students
besarnya rasio murid terhadap sekolah ratio to school level 47 persons.
sebesar 47 orang.
Bila dilihat dari rasio murid If seen from student ratio to
terhadap sekolah yang besarnya men- school level which it is have reached
capai 47 orang, maka nampak sekali 47 person, then mostly see that
bahwa jumlah gedung sekolah Taman number of kindergarten school
Kanak-Kanak yang tersedia sekarang building which have available now is
sudah sangat ideal dibandingkan dengan very suitable compare with the present
jumlah murid yang ada. student number.

2. Pendidikan Dasar : SD. 2. Elementary education:SD


Jumlah sekolah, murid dan guru Number of elementary school,
student and teacher under education
Sekolah Dasar (SD) di lingkungan
and teaching departmen authority
Dinas Pendidikan dan Pengajaran (SD (state elementary school and private
Negeri, Inpres dan Swasta) selama elemantary school) during educational
periode 2006 disajikan pada Tabel 5.1.2. period 2006 shows in Tables 5.1.2

116 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Jika diamati keberadaan gedung If observe to the existence of


sekolah pada masing-masing school building at each Regency/
Kabupaten/ Kota maka jumlah gedung Municipality then the most school
sekolah yang terbanyak berada di building number is Manokwari
Kabupaten Manokwari yaitu sebesar Regency which has 166 school
166 buah atau 20,60 persen dari total building or 20,60 percent total of
gedung sekolah SD yang ada di Provinsi Papua Barat Province elementary
Papua Barat dengan jumlah guru dan school building population in which
murid sebesar 1.035 orang dan 26.275 have 1.035 teachers and 26.275
orang. students.
Rasio perbandingan murid dengan Student comparison ratio to
sekolah tahun 2006 menunjukkan school in education year 2006
bahwa rata-rata murid untuk setiap SD indicated that students average in
terdapat 141 murid, sedangkan rasio each elementary school are 141
murid terhadap guru sebesar 22 orang. students, while student to teacher ratio
are 22 students for each teacher.
Dari gambaran tersebut di atas Based on description above
terlihat bahwa dengan jumlah rasio shown that with amount number of
murid terhadap sekolah sebesar 141 student to school ratio, which has 141
orang, maka gedung sekolah untuk SD students, than Elementary school
sudah sesuai dibandingkan dengan building number are suitable already
jumlah murid yang ada. compare with the present student
number.

3. Pendidikan Menengah : 3. Junior and Senior High


SLTP, SMU & SMK. Education: SLTP, SMU & SMK

Jumlah gedung sekolah lanjutan Number of Junior high school


tingkat pertama (SLTP) di Provinsi building in Papua Barat Province
Papua Barat tahun ajaran 2006/2007 during educational period 2006/2007
tercatat sebanyak 150 buah dengan
listed 150 building with 3.284 teacher
jumlah guru sebanyak 3.284 orang dan
and 33.253 students.
jumlah murid sebanyak 33.253 orang.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 117


SOCIAL

Seperti pendidikan sekolah dasar, Same as elementary school


rasio murid SLTP baik terhadap sekolah education to student ratio Junior
maupun terhadap guru masih berada High School students to school and to
pada batas kewajaran karena rasio murid teacher ratio are still in considered
terhadap sekolah sebesar 222 orang, limit became students school ratio are
artinya setiap sekolah menampung 222 students, it means each school can
murid sebanyak 222 orang. Demikian accommo-date students as much 222
pula rasio murid terhadap guru masih students. In order to student to teacher
sangat idial karena setiap guru hanya ratio are very considered because
mengasuh rata-rata 10 orang murid. each teacher has 10 students equally.
Sementara itu jumlah sekolah Meanwhile sum of senior high
SMU, kejuruan dan Madrasyah Aliah di school, vocational and Madrasyah
Provinsi Papua Barat tercatat sebanyak Aliyah Building in Papua Barat
55 buah sekolah untuk SMU, 19 sekolah Province are 55 building, 19 building
untuk kejuruan dan 4 gedung sekolah and 4 building.
untuk Madrasyah Aliyah.
Jumlah guru dan murid untuk Number of senior high school,
sekolah SMU, kejuruan dan Madrasyah vocational and Madrasyah Aliyah
Aliyah masing-masing untuk guru SMU student and teacher each are 1.490
sebanyak 1.490 orang, kejuruan 570 senior high school teacher, 570
orang dan Madrasyah Aliyah sebanyak vocational teacher and 56 Madrasyah
56 orang. Sementara itu untuk jumlah Aliyah teacher. While number of
murid dari ketiga sekolah menengah students each are 17.390 senior high
atas tersebut masing-masing untuk SMU school students, 6.921 vocational
sebanyak 17.390 orang, kejuruan student and 780 Madrasyah Aliyah
sebanyak 6.921 orang dan Madrasyah students.
Aliyah sebanyak 780 orang.
Rasio murid terhadap sekolah dan Student to school ratio and
guru untuk masing-masing sekolah Student to teacher ratio for each
tersebut di atas adalah untuk SMU rasio school are 316 students to one school
murid terhadap guru adalah 316 orang and 12 sudents to one teacher.
dan rasio murid terhadap guru sebesar Vocational student to school ratio is

118 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

12 orang. Sekolah kejuruan rasio murid 364 students and vocational student to
terhadap sekolah sebesar 364 dan rasio teacherratio is 12 students. And for
murid terhadap guru sebesar 12 orang, Madrasyah Aliyah student to school
dan untuk MA rasio murid terhadap ratio is 195 students, and Madrasyah
sekolah adalah 195 orang dan rasio Aliyah student to teacher is 13
murid terhadap guru sebesar 13 orang. students.

4. Tingkat Melek Huruf, Tingkat 4. Literacy, Educational Attainment,


Pendidikan serta Tingkat Par- and School Participation.
tisipasi Sekolah
An achievement in education
Salah satu indikator keberhasilan is reflected by literacy and the mean
pembangunan pendidikan adalah tingkat years of schooling, the two main
melek huruf yang mengindikasikan indicators of development in the area
kemampuan penduduk untuk dapat of education. Compared to the 2008,
membaca dan menulis. Dalam hal ini the literacy rate, defined as the
angka melek huruf merupakan proportion of people aged 10 years
presentase penduduk usia 10 tahun old and over who are able to read as
keatas yang dapat membaca dan menulis well as write. The literacy rate for
huruf latin atau huruf lainnya. Angka male listed 92,61 percent is higher
melek huruf penduduk laki-laki pada than that of female who is listed 88,72
percent.
tahun 2008 sekitar 92,61 persen, lebih
tinggi dibandingkan penduduk perem-
puan yang sekitar 88,72 persen.
Indikator lain yang digunakan Educational achievement is
untuk melihat tingkat pendidikan adalah also shown by mean years of
rata-rata lama sekolah yang secara schooling of population aged 15 years
umum menunjukkan jenjang pen- olds and over (adult population).
didikan yang telah dicapai oleh According to the National Socio
penduduk usia 15 tahun keatas. Economic Survey 2007, the overall
Berdasarkan data Susenas 2007, rata- mean years of adult population is 8,33
rata lama sekolah penduduk usia 10 years for male and 7,63 for female,

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 119


SOCIAL

tahun keatas baru mencapai angka 8,33 which is equivalent to the first year in
tahun untuk penduduk laki-laki dan 7,63 Junior High School level.
tahun untuk penduduk perempuan. Ini
berarti penduduk Papua Barat baru
mampu menempuh pendidikan sampai
kelas I SLTP.
Untuk mengetahui seberapa The school participation rate
banyak penduduk usia sekolah yang is the proportion of the population at
sudah dapat memanfaatkan fasilitas school age groups who enrolled in
schools. The school participation rate
pendidikan dapat dilihat dari penduduk
of primary school age (7-12 years old)
yang masih sekolah pada umur tertentu
in 2007 listed 92,64 percent is higher
yang dikenal dengan Angka Partisipasi
than other age groups.
Sekolah (APS). Meningkatnya APS
menunjukkan adanya keberhasilan di
bidang pendidikan, terutama yang
berkaitan dengan upaya memperluas
jangkauan pelayanan pendidikan. APS
penduduk usia 7-12 tahun pada tahun
2007 sebesar 92,64 persen lebih tinggi
dibanding penduduk pada kelompok
umur lainnya.

120 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 5.1
Persentase Penduduk 10 Tahun
T ke Atas menuurut Kabupaten/Kotta
dan Kemamp puan Membaca dan Menulis
Proportion of Pop
pulation 10 Years off Age and Over by Reggency/Municipality and
a Literacy
Ta
ahun / Year 2008

Laki-
laki+
Pere
mpu
an

Pere
mpu
an

Laki-
laki

0 20 4
40 60 80 100

Kota
a Sorong Raja Ampat Sorong
Soro
ong Selatan Manokwari Teluk Bintuni
Telu
uk Wondama Kaimana Fakfak
SOSIAL

5.2. KESEHATAN/ HEALTHY

Pembangunan bidang kesehatan The health development


meliputi seluruh siklus atau tahapan comprises all stage or life cycle of
kehidupan manusia. Bila pembangunan human life. The improvement in
kesehatan berhasil dengan baik maka health development will increase
secara langsung atau tidak langsung akan the society welfare. Mentioning that
terjadi peningkatan kesejahteraan rakyat. the health development is an
Mempertimbangkan bahwa pemba- important part of the effort in
ngunan bidang kesehatan merupakan increasing Human Resources, the
bagian yang sangat penting dari ajang health programs mostly gives
peningkatan SDM penduduk, maka priority for the later of next
program-program kesehatan telah generations. The important of
dimulai atau bahkan telah diprioritaskan health development is (at least) seen
pada calon generasi penerus, khususnya in the declaration of Millenium
calon bayi dan anak usia dibawah lima Development Goals (MDGs) in
tahun (balita). Pentingnya pembangunan which more them one of third of it
bidang kesehatan ini paling tidak indicators are related to health.
tercermin dari deklarasi Millenium
Development Goals (MDGs) yang mana
lebih dari sepertiga indikatornya
menyangkut bidang kesehatan.
Pembangunan kesehatan di The health development in
Provinsi Papua Barat akan berjalan Papua Barat Province will in good
dengan baik bila dalam pengambilan progress if in policy decision based
kebijakan selalu berpijak dan dilandasi on a good and availability of
pada ketersediaan angka-angka yang accurate data. But as far as the

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 123


SOCIAL

benar dan akurat. Namun sejauh mana movement increasing quickly or


peningkatan tersebut bergerak cepat dan slowly, it must be studying, because
sejauh mana peningkatan itu hanya of generally, health phenomenon in
berjalan lambat, masih harus terus dikaji, Papua Barat Province assumed still
karena secara umum fenomena less than national health
kesehatan di Provinsi Papua Barat improvement.
dianggap masih kurang bila
dibandingkan peningkatan yang terjadi
secara nasional.
Sebagai konsekwensi dari masih As the consequently for
terbatasnya fasilitas rumah sakit di limited hospital facility in Papua
Provinsi Papua Barat maka pemerintah Barat Province, hence the
telah berusaha untuk mendirikan government had tried to built
puskesmas dan puskesmas pembantu di Community Health Center (CHC)
seluruh kabupaten/kota. Sampai dengan and Supported Community Health
tahun 2008 jumlah puskesmas dan Center (SCHC) in all
puskesmas pembantu yang ada mencapai Regency/Municipality. In 2007
94 buah puskesmas dan 339 buah number of Community Health
puskesmas pembantu. Center and Support Community
Health Center are 76 units and 334
units.
Persalinan oleh dokter, bidan atau Birth attendant by skilled
tenaga medis lain relatif lebih aman health personnel is relatively safe
dibandingkan oleh dukun atau tenaga than traditional attendant or other
non medis lainnya. Pada tahun 2008, non medic attendants. In 2008, the
sekitar 57,83 persen ibu melahirkan percentage of birth mother with
ditolong oleh tenaga medis, dengan delivery by skill health personnel

124 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

komposisi 6,83 persen oleh dokter, was 57,83 percent with


48,77 persen oleh bidan, dan 2,23 persen composition of 6,83 percent by
oleh tenaga medis lainnya. doctor, 48,77 percent by midwife,
and 2,23 percent by other
paramedic.
Pemberian kekebalan tubuh Giving a complete immune-
melalui imunisasi lengkap sebelum usia zation to the infants before age 1
1 tahun merupakan cara yang efektif year is an effective way to prevent
untuk mencegah kesakitan dan kematian morbidity and mortality of children
balita. Pada umumnya imunisasi campak under five years old. In general,
diberikan setelah bayi mendapatkan measles immunization is given to
imunisasi BCG, DPT, dan Polio. Hasil the infant after they got BCG,
Susenas 2007 menunjukkan balita yang DPT, and polio immunization.
pernah mendapat imunisasi campak Based on the results of National
sebesar 70,51 persen. Socio Economic Survey 2007,
percentage of children under five
years old which have been measles
immunized are 70,51 percent.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 125


SOCIAL

126 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 5.2
Banyaknya Puskesmas dan Pusskesmas Pembantu menurut Kabupateen/Kota
Number of Community
C Health Ceentre and Support Coommunity Health Cen
ntre by
Reggency/Municipality
Ta
ahun / Year 2008

90

80

70

60

50

40

30

20

10

Puskesmas Puskesmas Pem
mbantu
SOSIAL

5.3. KELUARGA BERENCANA/ FAMILY PLANS

Upaya peningkatan kesejahteraan Population prosperity impro-


masyarakat dalam berbagai hal tidak vement in many ways can’t leaves
terlepas dari program keluarga beren- Family Plans programs, Papua Barat
cana, pemerintah Provinsi Papua Barat have been trying in that matter, so
pun telah berupaya dalam hal itu, that society aware the importance of
sehingga seluruh masyarakat sadar akan secure and prosperous family in all
pentingnya keluarga yang sejahtera di life aspect.
semua aspek kehidupan.
Seluruh kabupaten di Papua Barat In all Papua Barat Regency/
telah tersedia layanan keluarga Municipality there are available
berencana baik itu berupa klinik, tenaga Family Plans service such as clinic,
ahli maupun penyuluhan dari BKKBN skillfull personal and counselling
Provinsi Papua Barat, ABRI maupun from National Family Plans
dari Swasta seperti yang terlihat pada Coordinating Board, Papua Barat
Tabel 5.3.2 dan 5.3.6. government, Indonesian Armed Force
and the Private Sector as shown in
Table 5.3.2 and Table 5.3.6.
Kesadaran masyarakat untuk ikut Awareness of society to join
serta dalam program keluarga berencana with Family Plans program always
pun selalu bertambah dari tahun ke increase every year, expected
tahun, dengan ini diharapkan tingkat prosperity level will increase later,
kesejahteraan mereka akan meningkat variant application tools also varied.
nantinya, penggunaan varian alatnya pun This showed Family Plans program
sudah bervariasi. Ini menunjukkan have become inveterate for them and
program keluarga berencana sudah have been accepted in society.
menjadi satu hal yang lazim bagi mereka
dan telah diterima di masyarakat.
Dari target realisasi dan angka From realization number and
realisasi jumlah akseptor KB di Provinsi number of Family Plans acceptors in
Papua Barat telah menunjukan per- Papua Barat Province has shown

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 129


SOCIAL

sentase yang bisa dibilang menggem- delighting percentage even though


birakan walaupun masih perlu pening- still need to increase quality and
katan kinerja dan kualitas layanan dari performance improvement of the
petugas petugas penyuluh sehingga counselor worker so can reach the
angka target realisasi bisa tercapai atau target realization number even more
bahkan melebihi dari angka tersebut than the target. So that society
sehingga peningkatan kesejahteraan prosperity improvement in Papua
masyarakat Provinsi Papua Barat dapat Barat Province can be reach
segera diraih. immediately.
Masih banyaknya angka Keluarga There large number of
Prasejahtra dan sejahtera I di Provinsi prosperous family and 1st pre
Papua Barat baik karena alasan ekonomi prosperous family in Papua Barat
atau alasan non ekonomi menjadi suatu Province both because of economics
tantangan dari dinas terkait untuk segera and non economics reasons became a
mengangkat mereka menuju challenge to related government duty
kesejahteraan yang semestinya, dan to lift them immediately to prosperity
tidak terlepas dari berhasil tidaknya and included the succeed or not
sosialisasi program KB. succeed of Family Plans program
socialization.
Data jumlah klinik keluarga Number of Family Plans clinic
berencana yang tersebar di seluruh and hospitality treatment data’s
kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat spread in all regency/municipality in
disajikan pada Tabel 5.3.2. Klinik Papua Barat Province shown at
tersebut terbagi dalam 4 jenis yang Table 5.3.2. Family Plans clinic
berbeda, yaitu klinik yang dimiliki oleh consist of 4 different type: clinic
Departemen Kesehatan, ABRI, instansi which is owned by Department of
Pemerintah, dan swasta. Public Health, Ind-onesian Armed
Force, Governmental Institution, and
Private Sector.

130 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 5.3
Ju
umlah Keluarga menurut Tahapan Kelluarga Sejahtera
N
Number Families of Secure and Prosperoous Family Step
Ta
ahun / Year 2008

29%

38%

19%
%
5%
9%

Pra Sejaahtera KS I KS II KS III KS IIII Plus


SOSIAL

5.4. AGAMA/ RELIGION

Penduduk yang tinggal di Papua The Papua Barat citizen have


Barat memeluk agama yang berbeda- various religion. In year 2008,
beda. Pada tahun 2008, pemeluk agama
yang memiliki persentase lebih dari 7 adherent which have percentage
persen dari total pemeluk agama di more 7 percent than total adherent in
Papua Barat berturut-turut adalah Papua Barat are christian around
Kristen Protestan sebesar 50,70 persen,
Islam sebesar 41,09 persen dan Kristen 50,70 percent, moslem around 41,09
Katolik sebesar 7,70 persen. Sedangkan percent and catholic around 7,70
pemeluk agama yang lain jumlahnya percent. While other adherent less
kurang dari 7 persen.
than seven percent.

Walaupun penduduk Provinsi Eventhough the Papua Barat


Papua Barat sangat heterogen, namun Province citizen are heterogen, the
kerukunan hidup beragama nampaknya religion concord among adherent
sangat terjaga dengan baik sehingga seem prevently weel so the
hubungan antar umat beragama terjalin
relationship betwen adherent are in
dengan mesra. Hal ini terlihat dari
one onion. These can be see in
tumbuhnya fasilitas peribadatan bagi
semua pemeluk agama yang ada dan religion facilities growth for all
bertambahnya jumlah rohaniawan dari adherent and spiritual leader number
masing-masing agama sebagaimana growth from each religion can be see
terlihat pada Tabel 5.4.2. dan Tabel in Table 5.4.2. and Table 5.4.3.
5.4.3.
Tempat ibadah yang paling The biggest number of
banyak adalah gereja. Jumlah tempat Religious Worship Facility is church.
ibadah pada tahun 2008 mengalami Number of Religious Worship Facility in
penurunan dari total 3.182 unit menjadi 2008 decreased of total by 3.182 unit to
3.087 unit tempat ibadah bila 3.087 unit compare to the previous year.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 133


SOCIAL

dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Protestant Church give the biggest


Gereja Kristen Protestan memberikan contribution, listed 2.156 unit or had
kontribusi terbesar terhadap jumlah 69,84 percent of the total Religious
tempat ibadah, yaitu sebanyak 2.156 unit Worship Facility.
atau 69,84 persen terhadap total tempat
ibadah.

134 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 5.4
Persentase Bany
yaknya Rohaniawan n menurut Kelompok k Agama dan Kabu upaten/Kota
Proporrtion of Spiritual Lea
ader by Religion and Regency/Municipalitty
Ta
ahun / Year 2008

50

45

40

35

30

25

20

15

10

Islam Kristen Protesta


an Kristen Kath
holik Hindu B
Budha
SOSIAL

5.5. RAGAM SOSIAL/ SOCIAL MODE

Tujuan dari peningkatan The direction from social


kesejahteraan masyarakat selain dari welfare enhancement be sides the
program keluarga berencana dapat family planning also service and
pula dilakukan dengan pembinaan dan
development to society. According to
pelayanan sosial terhadap masyarakat.
Regional Office of Social Welfare of
Berdasarkan data dari Dinas
Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Papua Barat Province in year 2005
Barat pada tahun 2005 Dinas Regional Office of Social Welfare
Kesejahteraan Sosial memberikan giving UKS assistance for service and
bantuan UKS kepada fakir miskin, development to Needy Family, Mental
penderita cacat mental, dan anak nakal
Handicaps and Naughty Child (Table
yang mendapat pembinaan dan
5.5.1.).
pelayanan sosial (Tabel 5.5.1.).
Tabel 5.5.2. menyajikan data Table 5.5.2. present Number of
banyaknya permasalahan sosial dirinci Social Problem by
menurut kabupaten/kota di Provinsi
Regency/Municipality in Papua Barat
Papua Barat. Di Papua Barat terdapat
Province. In Papua Barat there are
668 orang wanita tuna susila , 2.988
668 prostitute, 2.988 neglected child
orang anak terlantar dan yang
terbanyak anak terlantarnya terdapat di and the in Teluk Wondama Regency
Kabupaten Teluk Wondama yaitu have a lot of neglected child there are
sebesar 37,82 persen atau 1.130 orang, 37,82 % or 1.130 childs, 4.684 decrepit
terdapat 4.684 orang manula dan 2.497 and 2.497 others.
yang lainnya.
Data mengenai jumlah organi- The data about number of social
sasi sosial berdasarkan klarifikasi
organization by regency/Municipality
dirinci menurut kabupaten/kota di
in Papua Barat Province present at
Provinsi Papua Barat disajikan pada
Table 5.5.3. where as Table 5.5.4. and
table 5.5.3. Sedangkan Tabel 5.5.4.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 137


SOCIAL

dan Tabel 5.5.5. menyajikan data table 5.5.5. presented about number of
tentang jumlah pekerja social social workers and number of youth
masyarakat dan banyaknya karang association who deriving from
taruna yang memperoleh pelayanan
Regional Office of Social Welfare.
dari Dinas Kesejahteraan Sosial.
Terdapat 31 bencana banjir, 42 There are 31 floods, 42 land
tanah longsor, 19 gempa dan 619
Slide, 19 earth quake and 619 others
bencana lainnya yang terjadi di
disaster happens in Papua Barat
Provinsi Papua Barat (Tabel 5.5.6.).
Province (Table 5.5.6.). Number of
Banyaknya jiwa yang memperoleh
pelayanan penyantunan melalui sistem person obtaining sympathize servant of
panti dan non panti, banyaknya panti house system and non house system,
asuhan dan jumlah anak asuh, number of orphanages and orphans,
banyaknya penderita cacat dan number of handicapped served and
banyaknya keluarga yang memperoleh
number of family to find aids of
bantuan pemugaran dirinci menurut
restoration housing by regency/
kabupaten/kota secara berturut-turut
disajikan pada table 5.5.7. Tabel 5.5.8. municipality in Papua Barat Province
Tabel 5.5.9. dan Tabel 5.5.10. present respectively at Table 5.5.7,
Table 5.5.8, Table 5.5.9, and Table
5.5.10.

138 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 5.5
Ban
nyaknya Permasalaahan Sosial Dirinci mmenurut Jenisnya
Number of Sociall Problem accordingg to the Type
Ta
ahun / Year 2007

43.22%
27.57%

6.16% 23.04%

Wanitaa Tuna Susila Anak terlantar Manula Laiinnya


SOSIAL

5.6. PERUMAHAN/ HOUSING

Dalam menjalani hidupnya, A human needs a house as a


manusia membutuhkan rumah sebagai place of residence, a place for
tempat tinggal dan berinteraksi dengan interaction with other people, and a
manusia lainnya serta tempat berlindung safety place for living. Because of
dari segala macam gangguan. Sebagai these functions, a house has to have a
tempat berlindung sebuah rumah
health precondition for human life.
haruslah memenuhi syarat kesehatan,
According to World Health
untuk menunjang kehidupan manusia.
Organization, a healthy house means
Salah satu indikator rumah sehat
a house with a minimum
menurut World Health Organization
organization, a healty house means a
(WHO) adalah rumah yang memiliki
luas lantai minimal 10 m2 perkapita. house with a minimal floor area of 10

Jika satu rumah tangga memiliki empat square meters per capita. If a house
sampai lima anggota rumahtangga, maka occupied by four to five household
rumahnya dikatakan sehat bila memiliki members, a healthy house should
luas lantai minimal 40 sampai 50 meter. have floor areas of minimal 40 to 50
square meters.
Selain luas lantai minimal, rumah Beside of minimal floor area, a
juga harus memiliki fasilitas yang sangat house should also have house
dibutuhkan manusia untuk hidup sehat. facilities. Another important housing
Fasilitas rumah lainnya yang tidak kalah
facility is lighting. Lighting facility
penting adalah penerangan. Fasilitas
can be sourced from electricity and
penerangan ini dapat bersumber dari
non electricity , such as pumped
listrik atau bukan listrik seperti
lamp, oil lamp, and others. Ideally,
petromak/aladin, pelita/sentir/obor dan
the source of lighting is electricity
lainnya. Sumber penerangan yang ideal
because electricity light is better

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 141


SOCIAL

adalah yang berasal dari listrik karena than other sources (Table 5.6.6.). The
cahaya listrik lebih terang dibandingkan source of clean drinking water can be
sumber penerangan lainnya (Tabel from pipe, pump, pacaged water,
5.6.6.). Sumber air minum yang relatif protected well, and protected spring
bersih berasal dari ledeng, pompa, air (Table 5.6.8.)
kemasan, sumur terlindungi dan mata air
terlindung (Tabel 5.6.8.).

142 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 5.6
Persentase Rumahta
P angga menurut Jeniis Atap Terluas
Proporttion of Household by Primary Constructioon Material of the Ro
oof
Ta
ahun / Year 2008

8
87.03%

0.44%
6.82%
2.38%
1.31%
%
2.02%
%

Beton Genteng Kayu Sirap

Seng Ijuk/Rumbia Lainnya


SOSIAL

5.1. PENDIDIKAN/ EDUCATION

Banyaknya Sekolah, Guru, Murid, dan


Table Ratio Murid pada Taman Kanak-kanak menurut Kabupaten/Kota
: 5.1.1.
Table Number of School, Teachers, Students, and Students Ratio of
Kindergarten by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2006

Rasio Murid
Kabupaten/Kota Terhadap
Sekolah Guru Murid Students Ratio to
Regency/Municipality
Schools Teachers Students
Sekolah Guru
Schools Teachers
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 30 98 1 087 36 11

02. Kaimana 8 8 472 59 59

03. Teluk Wondama 1 1 35 35 35

04. Teluk Bintuni 6 28 402 67 14

05. Manokwari 32 98 1 981 62 20

06. Sorong Selatan … 4 … … …

07. Sorong 47 64 1 470 31 23

08. Raja Ampat 2 … 13 7 …

Kota/Municipality

71. Sorong 35 301 2 170 62 7

Papua Barat 2006 161 602 7 630 47 13

2005 161 449 7 630 47 17

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat


Source: Education Service Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 145


SOCIAL

Banyaknya Sekolah, Guru, dan Murid, dan Rasio Murid pada


Table : 5.1.2. Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah menurut Kabupaten/Kota
Table Number of Schools, Teachers, Students, and Students Ratio of Primary
School/Islamic Primary School by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2006

Rasio Murid
Terhadap
Kabupaten/Kota Sekolah Guru Murid Students Ratio to
Regency/Municipality Schools Teachers Students
Sekolah Guru
Schools Teachers
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 91 846 10 890 120 13

02. Kaimana 68 284 6 385 94 22

03. Teluk Wondama 42 119 3 975 95 33

04. Teluk Bintuni 64 251 6 836 107 27

05. Manokwari 166 1 035 26 275 158 25

06. Sorong Selatan 110 783 14 285 130 18

07. Sorong 115 795 13 925 121 18

08. Raja Ampat 80 233 8 415 105 36

Kota/Municipality

71. Sorong 70 949 22 915 327 24

Papua Barat 2006 806 5 295 113 901 141 22

2005 810 5 295 113 815 141 21

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat


Source: Education Service Office of Papua Barat Province

146 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah


Table Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)/MTs menurut Kabupaten/Kota
: 5.1.3.
Table Number of School, Teachers, Students, and Students Ratio of General
Junior High School/Islamic Junior High School by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2006

Rasio Murid
Terhadap
Kabupaten/Kota Sekolah Guru Murid Students Ratio to
Regency/Municipality Schools Teachers Students
Sekolah Guru
Schools Teachers
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 16 275 3 375 211 12

02. Kaimana 10 127 1 480 148 12

03. Teluk Wondama 4 38 650 163 17

04. Teluk Bintuni 14 175 1 836 131 10

05. Manokwari 28 325 7 985 285 25

06. Sorong Selatan 16 49 2 175 136 44

07. Sorong 21 595 4 396 209 7

08. Raja Ampat 17 65 1 570 92 24

Kota/Municipality

71. Sorong 24 1 635 9 786 408 6

Papua Barat 2006 150 3 284 33 253 222 10

2005 151 2 185 33 194 220 15

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat


Source: Education Service Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 147


SOCIAL

Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah


Table Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) menurut Kabupaten/Kota
: 5.1.4.
Table Number of School, Teachers, Students and Students Ratio of General
Senior High Schools by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2006

Rasio Murid
Terhadap
Kabupaten/Kota Sekolah Guru Murid Students Ratio to
Regency/Municipality Schools Teachers Students
Sekolah Guru
Schools Teachers
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 6 88 2 200 367 25

02. Kaimana 4 30 510 128 17

03. Teluk Wondama 1 20 350 350 18

04. Teluk Bintuni 4 76 560 140 7

05. Manokwari 13 387 4 590 353 12

06. Sorong Selatan 4 29 1 550 388 53

07. Sorong 5 83 1 010 202 12

08. Raja Ampat 2 32 350 175 11

Kota/Municipality

71. Sorong 16 745 6 270 8 8

Papua Barat 2006 55 1 490 17 390 316 12

2005 50 1 169 16 923 338 14

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat


Source: Education Service Office of Papua Barat Province

148 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah


Table Menengah Kejuruan (SMK) menurut Kabupaten/Kota
: 5.1.5.
Table Number of School, Teachers, Students and Students Ratio of Majors Senior
High Schools by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2006

Rasio Murid
Terhadap
Kabupaten/Kota Sekolah Guru Murid Students Ratio to
Regency/Municipality Schools Teachers Students
Sekolah Guru
Schools Teachers
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 3 60 825 275 14

02. Kaimana 4 65 395 99 6

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni 1 15 170 170 11

05. Manokwari 2 115 1 310 655 11

06. Sorong Selatan 1 15 40 40 3

07. Sorong 1 85 56 56 1

08. Raja Ampat - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 7 215 4 125 589 19

Papua Barat 2006 19 570 6 921 364 12

2005 18 496 6 634 369 13

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat


Source: Education Service Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 149


SOCIAL

Banyaknya Sekolah, Guru, Murid dan Rasio Murid pada Sekolah


Table Madrasyah Aliyah menurut Kabupaten/Kota
: 5.1.6.
Table Number of School, Teachers, Students and Students Ratio of Islamic Senior
High School by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2006

Rasio Murid
Terhadap
Kabupaten/Kota Sekolah Guru Murid Students Ratio to
Regency/Municipality Schools Teachers Students
Sekolah Guru
Schools Teachers
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 5 250 250 50

02. Kaimana - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - -

05. Manokwari 1 6 50 50 8

06. Sorong Selatan - - - - -

07. Sorong 1 20 60 60 3

08. Raja Ampat - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 1 25 420 420 17

Papua Barat 2006 4 56 780 195 13

2005 4 46 686 172 15

Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat


Source: Education Service Office of Papua Barat Province

150 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan dan Mahasiswa Drop Out


Table pada Universitas Negeri Papua menurut Fakultas
: 5.1.7.
Table Number of New Student, Fresh Graduate, and Drop Out of Papua
University State Colleges by Faculty
Tahun / Years 2005 - 2008

Lulusan
Mahasiswa Fresh Graduate
DO
Fakultas/ Faculty Baru
Drop Out
New Student
S.1 S.0

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Pertanian dan Teknologi 311 103 51 …

2. Peternakan Perikanan dan


291 57 51 …
Kelautan

3. MIPA 432 29 30 …

4. Kehutanan 341 59 61 …

5. Ekonomi 142 15 - …

6. Sastra 153 5 - …

Papua Barat 2008 1670 268 193 …

2007 … 270 108 …

2006 … … … …

2005 671 242 139 -

Sumber : Universitas Negeri Papua


Source : University State of Papua

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 151


SOCIAL

Banyaknya Pengajar pada Universitas Negeri Papua menurut


Table Fakultas dan Status Pengajar
: 5.1.8.
Table Number of Lectures of Papua University State by Faculty
and Lecture’s Status
Tahun / Years 2005 - 2008

Pengajar Tidak Tetap


Pengajar Tetap
Part Time Jumlah
Fakultas/ Faculty
Total
S1 S2 S3 S1 S2 S3

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. Pertanian dan
49 65 8 6 13 - 139
Teknologi

2. Peternakan,
Perikanan dan 34 45 8 9 1 - 99
Kelautan

3. MIPA 58 24 2 4 4 - 92

4. Kehutanan 46 30 2 4 1 - 83

5. Ekonomi 25 15 - 4 - - 44

6. Sastra 22 11 - 3 4 - 40

Papua Barat 2008 234 190 20 30 23 - 497

2007 ... … … ... … … …

2006 202 176 19 122 81 8 608

2005 149 132 16 8 3 - 380


Sumber : Universitas Negeri Papua
Source : University State of Papua

152 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Mahasiswa pada Universitas Negeri Papua


Table menurut Fakultas dan Jenis Kelamin
: 5.1.9.
Table
Number of Students of Papua University State by Faculty and Sex

Tahun / Years 2005 - 2008

Laki-Laki Perempuan Jumlah


Fakultas/ Faculty
Male Female Total

(1) (2) (3) (4)

1. Pertanian dan Teknologi 96 86 182

2. Peternakan Perikanan dan


110 67 177
Kelautan

3. MIPA 126 89 215

4. Kehutanan 146 74 220

5. Ekonomi 45 34 79

6. Sastra 30 44 74

Papua Barat 2008 553 394 947

2007 531 371 902

2006 351 264 615

2005 177 165 342


Sumber : Universitas Negeri Papua
Source : University State of Papua

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 153


SOCIAL

Banyaknya Mahasiswa Baru, Lulusan dan Mahasiswa Drop Out


Table pada STIE Maheisa menurut Fakultas
: 5.1.10.
Table Number of New Student, Fresh Graduate, and Drop Out of STIE Maheisa
University by Faculty
Tahun / Years 2006 - 2008

Lulusan
Fresh Graduate
Mahasiswa
Program Studi/ Studies DO
Baru
Programme Drop Out
New Student
S.1 S.0

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Manajemen Keuangan 837 334 - …

2. Akuntansi 78 - 50 …

Papua Barat 2008 915 334 50 …

2007 244 271 25 -

2006r) 257 63 25 -

Sumber : STIE Maheisa


Source : STIE Maheisa

154 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Pengajar pada STIE Maheisa menurut


Table Fakultas dan Status Pengajar
: 5.1.11.
Table Number of Lectures of STIE Maheisa University State by Faculty
and Lecture’s Status
Tahun / Years 2006 - 2008

Pengajar Tidak Tetap


Pengajar Tetap
Part Time
Jumlah
Fakultas/ Faculty
Total

S1 S2 S3 S1 S2 S3

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. Manajemen
21 5 - 8 1 4 39
Keuangan

2. Akuntansi 6 1 - 4 1 4 16

Papua Barat 2008 27 6 - 12 2 8 55

2007 26 6 - 14 2 4 52

2006 25 4 - 35 2 - 66

Sumber : STIE Maheisa


Source : STIE Maheisa

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 155


SOCIAL

Banyaknya Mahasiswa Baru pada STIE Maheisa


Table menurut Fakultas dan Jenis Kelamin
: 5.1.12.
Table Number of New Students of STIE Maheisa University State by Faculties
and Sex
Tahun / Years 2006 - 2008

Laki-Laki Perempuan Jumlah


Fakultas/ Faculty
Male Female Total

(1) (2) (3) (4)

1. Manajemen Keuangan 406 431 837

2. Akuntansi 33 45 78

Papua Barat 2008 188 186 374

2007 147 97 244

2006 154 103 257

Sumber : STIE Maheisa


Source : STIE Maheisa

156 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota


Table dan Status Pendidikan
: 5.1.13.
Table Proportion of Population 10 Years of Age and Over by Regency/
Municipality and Education Status
Tahun / Years 2007 - 2008

Masih Sekolah/ School


Tidak/Belum
Kabupaten/Kota
Pernah Sekolah SD/MI SLTP
Regency/Municipality
Not Schooling Primary Elementary
School School
(1) (2) (3) (4)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 3,52 11,90 7,35

02. Kaimana 7,80 11,14 4,16

03. Teluk Wondama 7,41 15,77 6,31

04. Teluk Bintuni 10,82 11,62 4,92

05. Manokwari 18,50 11,63 5,01

06. Sorong Selatan 2,91 11,84 5,28

07. Sorong 9,59 12,24 5,36

08. Raja Ampat 1,82 15,24 2,51

Kota/Municipality

71. Sorong 1,62 7,89 7,46

Papua Barat 2008 7,03 12,15 5,83

2007r) 7,73 11,80 5,48

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 157


SOCIAL

Lanjutan Table
: 5.1.13.
Continued Table

Masih Sekolah/ School Tidak


Bersekolah
Kabupaten/Kota
Perguruan Lagi
Regency/Municipality SMU/SMK/MA
Tinggi Not Attending
High School School
University
(1) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 7,26 0,89 69,09

02. Kaimana 4,03 0,57 72,30

03. Teluk Wondama 4,52 0,41 65,58

04. Teluk Bintuni 3,37 0,27 69,00

05. Manokwari 5,59 2,40 56,88

06. Sorong Selatan 7,15 4,18 68,63

07. Sorong 1,14 2,49 69,18

08. Raja Ampat 3,58 0,36 76,48

Kota/Municipality

71. Sorong 6,96 1,63 74,45

Papua Barat 2008 4,99 1,28 68,72

2007r) 4,50 1,27 69,22

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

158 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut


Table Kabupaten/Kota dan Ijasah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB)
: 5.1.14.
Table Proportion of Population 10 Years of Age and Over by
Regency/Municipality and Certificate of Attainment Obtained
Tahun / Years 2007 - 2008

Tidak
Mempunyai SD/MI SLTP/MTs
Kabupaten/Kota Ijasah
Primary Junior High
Regency/Municipality Not Have Certificate
of Attainment School School
Obtained

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 27,06 29,79 20,58

02. Kaimana 37,78 27,37 15,00

03. Teluk Wondama 38,27 28,68 15,63

04. Teluk Bintuni 33,30 23,21 21,52

05. Manokwari 41,66 19,07 17,33

06. Sorong Selatan 30,08 30,24 24,18

07. Sorong 41,77 24,90 16,85

08. Raja Ampat 28,89 45,08 15,54

Kota/Municipality

71. Sorong 16,85 17,49 21,17

Papua Barat 2008 32,84 25,68 18,16

2007r) 31,14 28,02 17,60

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 159


SOCIAL

Lanjutan Table
: 5.1.14.
Continued Table

SMU/MA/SMK
Kabupaten/Kota Perguruan Tinggi Jumlah
Senior High
Regency/Municipality University Total
School

(1) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 17,71 4,76 100,00

02. Kaimana 16,77 3,08 100,00

03. Teluk Wondama 13,44 3,57 100,00

04. Teluk Bintuni 18,93 3,04 100,00

05. Manokwari 16,48 5,17 100,00

06. Sorong Selatan 13,52 1,98 100,00

07. Sorong 13,99 2,49 100,00

08. Raja Ampat 9,05 1,44 100,00

Kota/Municipality

71. Sorong 34,20 10,12 100,00

Papua Barat 2008 18,54 4,62 100,00

2007r) 18,79 4,46 100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

160 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/Kota,


Table Kemampuan Membaca dan Menulis, serta Jenis Kelamin
: 5.1.15.
Table Proportion of Population 10 Years of Age and Over by
Regency/Municipality, Literacy, and Sex
Tahun / Years 2007 - 2008

Laki-Laki/ Male Perempuan/ Female


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Melek Melek
Buta Huruf Buta Huruf
Huruf Huruf
Illiterate Illiterate
Literate Literate
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 97,78 2,22 96,78 3,22

02. Kaimana 94,12 5,88 93,55 6,45

03. Teluk Wondama 84,93 15,07 80,8 19,20

04. Teluk Bintuni 92,78 7,22 81,41 18,59

05. Manokwari 88,54 11,46 76,58 23,42

06. Sorong Selatan 97,39 2,61 93,12 6,88

07. Sorong 94,95 5,05 87,69 12,31

08. Raja Ampat 93,06 6,94 91,96 8,04

Kota/Municipality

71. Sorong 99,21 0,79 98,42 1,58

Papua Barat 2008 92,61 7,39 88,72 11,28

2007r) 92,64 7,36 88,53 11,47

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 161


SOCIAL

Lanjutan Table
: 5.1.15.
Continued Table

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Melek Huruf Buta Huruf
Literate Illiterate
(1) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 97,27 2,73

02. Kaimana 93,84 6,16

03. Teluk Wondama 82,98 17,02

04. Teluk Bintuni 87,67 12,33

05. Manokwari 82,54 17,46

06. Sorong Selatan 95,35 4,65

07. Sorong 91,56 8,44

08. Raja Ampat 92,54 7,46

Kota/Municipality

71. Sorong 98,82 1,18

Papua Barat 2008 90,73 9,27

2007r) 90,62 9,38

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

162 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Partisipasi Sekolah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas


Table menurut Kabupaten/Kota
: 5.1.16.
Table Proportion of Scholl Participation of Population 5 Years of Age and
Over by Regency/Municipality
Tahun / Years 2007 - 2008

Partisipasi Sekolah
Participation of School
Kabupaten/Kota Tidak
Tidak/Belum
Masih Bersekolah
Jumlah
Regency/Municipality Pernah
Sekolah Lagi Total
Sekolah
School Not Attending
Not Schooling
School
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 3,52 27,40 69,09 100,00

02. Kaimana 7,80 19,90 72,30 100,00

03. Teluk Wondama 7,41 27,00 65,58 100,00

04. Teluk Bintuni 10,82 20,18 69,00 100,00

05. Manokwari 18,50 24,63 56,88 100,00

06. Sorong Selatan 2,91 28,46 68,63 100,00

07. Sorong 9,59 21,23 69,18 100,00

08. Raja Ampat 1,82 21,70 76,48 100,00

Kota/Municipality

71. Sorong 1,62 23,93 74,45 100,00

Papua Barat 2008 7,03 24,25 68,72 100,00

2007r) 7,57 19,18 73,24 100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 163


SOCIAL

Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Kelompok Umur,


Table Kemampuan Membaca dan Menulis,
: 5.1.17.
Table
Proportion of Population 10 Years by Age Group and Over by Literacy

Tahun / Years 2007 - 2008

Dapat Membaca dan Menulis


Literate and Illiterate
Kelompok Umur Huruf
Age Groups Huruf Huruf Tidak dapat
Latin+Lain-
Latin Lainnya Membaca
nya
Latin Letter Other Letter Illiterate
Latin+Other
(1) (2) (3) (4) (5)
5 –9 38,34 4,40 39,60 60,40
10 – 14 90,13 10,97 90,46 9,54
15 – 19 96,32 18,32 96,60 3,40
20 – 24 94,80 22,33 95,12 4,88
25 – 29 93,65 21,02 93,65 6,35
30 – 34 92,24 19,28 92,54 7,46
35 – 39 91,88 20,78 92,06 7,94
40 – 44 88,27 17,93 88,37 11,63
45 – 49 85,05 18,55 86,17 13,83
50 – 54 86,26 13,77 87,51 12,49
55 – 59 77,26 11,06 77,26 22,74
60 – 64 71,59 17,80 73,75 26,25
65 + 61,30 11,87 61,71 38,29

Papua Barat 2008 82,05 15,55 82,56 17,44

2007 64,90 1,60 17,30 16,20

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)
Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan
Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

164 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Angka Partisipasi Sekolah (APS) menurut Kabupaten/Kota


Table dan Kelompok Umur
: 5.1.18.
Table
School Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Age Group

Tahun / Years 2007 - 2008

Kelompok Umur/ Age Groups


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
7 - 12 13 - 15 16 - 18 19 - 24

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 96,48 89,74 71,98 16,57

02. Kaimana 95,76 94,84 56,03 3,75

03. Teluk Wondama 90,62 84,79 49,32 7,50

04. Teluk Bintuni 90,34 87,95 34,06 5,73

05. Manokwari 88,32 84,04 56,80 18,85

06. Sorong Selatan 96,95 91,97 78,93 23,17

07. Sorong 95,75 87,15 36,92 16,11

08. Raja Ampat 90,74 82,26 31,03 1,38

Kota/Municipality

71. Sorong 96,70 95,67 79,32 16,87

Papua Barat 2008 93,18 88,75 57,53 12,25

2007 92,64 87,58 57,84 14,46

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 165


SOCIAL

Angka Partisipasi Kasar (APK) menurut Kabupaten/Kota


Table dan Jenjang Pendidikan
: 5.1.19.
Table
Crude Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Education Level

Tahun / Years 2007 - 2008

Jenjang Pendidikan
Education Level
Kabupaten/Kota
SLTP/MTs SMU/MA
Regency/Municipality SD/MI Perguruan
Junior Senior
Primary Tinggi
High High
School University
School School
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 114,18 89,52 72,35 6,19

02. Kaimana 112,18 94,86 56,42 4,13

03. Teluk Wondama 117,16 84,81 49,30 3,75

04. Teluk Bintuni 104,78 87,91 34,97 1,91

05. Manokwari 100,45 81,70 55,61 17,65

06. Sorong Selatan 123,91 91,96 78,91 26,84

07. Sorong 119,13 87,20 36,91 20,95

08. Raja Ampat 122,85 89,52 30,90 2,80

Kota/Municipality

71. Sorong 104,58 97,77 70,23 11,36

Papua Barat 2008 112,68 89,99 57,25 9,73

2007 116,05 70,10 60,78 7,71

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

166 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Angka Partisipasi Murni (APM) menurut Kabupaten/Kota


Table
: 5.1.20. dan Jenjang Pendidikan
Table
Net Enrollment Ratio by Regency/Municipality and Education Level

Tahun / Years 2007 - 2008

Jenjang Pendidikan
Education Level
Kabupaten/Kota
SLTP/MTs SMU/MA
Regency/Municipality SD/MI Perguruan
Junior Senior
Primary Tinggi
High High
School University
School School

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 95,77 68,15 68,21 5,14

02. Kaimana 95,01 52,99 51,75 1,72

03. Teluk Wondama 86,98 31,63 32,85 2,50

04. Teluk Bintuni 84,91 41,32 14,25 0,00

05. Manokwari 87,32 48,69 45,44 10,63

06. Sorong Selatan 96,95 49,62 55,78 16,16

07. Sorong 94,68 53,86 18,46 12,86

08. Raja Ampat 89,23 15,77 23,82 0,00

Kota/Municipality

71. Sorong 92,77 77,53 64,38 8,05

Papua Barat 2008 90,71 48,92 43,61 6,06

2007 89,97 52,32 44,80 7,36

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 167


SOCIAL

Angka Buta Huruf Dewasa (ABHD) menurut Kabupaten/Kota


Table dan Kelompok Umur
: 5.1.21.
Table
Adult Illiteracy Number by Regency/Municipality and Age Group

Tahun / Years 2007-2008

Kelompok Umur/ Age Groups


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
15 - 24 25 - 34 35 - 44 45 +54 55 +

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 0,00 1,79 3,56 9,09 3,25

02. Kaimana 0,00 0,81 9,65 19,03 5,78

03. Teluk Wondama 11,24 14,82 12,87 25,96 15,25

04. Teluk Bintuni 6,45 13,36 22,69 19,93 14,47

05. Manokwari 4,35 19,38 20,15 37,39 19,31

06. Sorong Selatan 1,41 1,66 7,53 14,78 5,27

07. Sorong 2,11 0,00 7,67 24,03 10,15

08. Raja Ampat 2,99 5,30 3,11 21,30 7,32

Kota/Municipality

71. Sorong 0,00 0,33 0,79 5,04 1,37

Papua Barat 2008 4,10 6,87 9,61 19,05 9,22

2007 5,81 7,94 10,33 18,04 10,10

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

168 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Angka Putus Sekolah menurut Kabupaten/Kota, Jenis Kelamin,


Table dan Kelompok Umur
5.1.22.
Table
Drop-out Rate by Regency/Municipality, Sex, and Age Group

Tahun / Years 2008

Kelompok Umur/ Aged Groups

Kabupaten/Kota 7 - 12 13 - 15
Regency/Municipality
Laki- Perem- Laki- Perem-
Jumlah Jumlah
laki puan laki pua
Total Total
Male Female Male Female
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 0,00 1,52 0,73 0,00 10,38 6,67

02. Kaimana 0,00 1,43 0,78 6,70 0,00 2,31

03. Teluk Wondama 8,75 5,01 6,67 6,68 31,29 19,39

04. Teluk Bintuni 3,67 13,71 8,40 0,00 49,89 17,21

05. Manokwari 4,64 5,68 5,16 0,00 19,22 9,31

06. Sorong Selatan 0,00 0,00 0,00 6,70 8,62 7,54

07. Sorong 2,07 4,52 3,25 0,00 0,00 0,00

08. Raja Ampat 4,16 3,83 4,02 33,52 16,48 25,00

Kota/Municipality

71. Sorong 0,00 2,35 1,18 0,00 0,00 0,00

Papua Barat 3,48 4,15 3,82 3,33 12,36 8,27

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)
Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan
Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 169


SOCIAL

Lanjutan Table
: 5.1.22.
Continued Table

Kelompok Umur/ Age Groups

Kabupaten/Kota 16 – 18
Regency/Municipality
Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total
(1) (8) (9) (10)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 9,86 0,00 4,71

02. Kaimana 12,46 4,34 7,67

03. Teluk Wondama 10,55 35,73 21,22

04. Teluk Bintuni 39,91 56,90 50,77

05. Manokwari 3,80 3,49 3,63

06. Sorong Selatan 0,00 0,00 0,00

07. Sorong 28,43 50,07 39,97

08. Raja Ampat 12,35 0,00 7,08

Kota/Municipality

71. Sorong 11,35 9,43 10,42

Papua Barat 11,66 18,20 14,86

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)
Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan
Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

170 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Rata-rata Lama Sekolah menurut Kabupaten/Kota


Table dan Jenis Kelamin
: 5.1.23.
Table
Mean Years of Schooling by Regency/Municipality and Sex

Tahun / Years 2008

Jenis Kelamin/ Sex


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 9,05 8,82 8,93

02. Kaimana 8,01 6,16 7,10

03. Teluk Wondama 7,41 5,34 6,39

04. Teluk Bintuni 7,55 6,00 6,85

05. Manokwari 8,79 6,39 7,59

06. Sorong Selatan 8,75 6,96 7,90

07. Sorong 8,65 7,25 8,00

08. Raja Ampat 7,28 6,68 7,00

Kota/Municipality

71. Sorong 11,02 10,03 10,52

Papua Barat 8,39 6,92 7,67

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)
Catatan: Perbedaan satu digit dibelakang terhadap angka penjumlahan karena pembulatan
Note : Difference of one digit on the last figures are caused by rounded off

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 171


SOCIAL

5.2. KESEHATAN/ HEALTHY

Banyaknya Rumah Sakit Umum Pemerintah, Swasta, dan


Table Kapasitas Tempat Tidur menurut Kabupaten/Kota
: 5.2.1.
Table Number of State General Hospitals, Private, and Beds Capacity
by Regency/Municipality
Tahun / Years 2005 - 2008

Pemerintah/ State Swasta/ Private


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Rumah Tempat Rumah Tempat
Sakit Tidur Sakit Tidur
Hospital Beds Hospital Beds
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 1 100 - -
02. Kaimana - - - -
03. Teluk Wondama - - - -
04. Teluk Bintuni - - - -
05. Manokwari 1 207 - -
06. Sorong Selatan - - - -
07. Sorong 1 164 - -
08. Raja Ampat - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 1 110 4 192

Papua Barat 2008 4 581 4 192

2007 4 581 4 192

2006 4 581 4 192

2005 4 581 4 192


Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

172 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Table
: 5.2.1.
Continued Table

ABRI/ Millitary Jumlah/ Total


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Rumah Tempat Rumah Tempat
Sakit Tidur Sakit Tidur
Hospital Beds Hospital Beds
(1) (6) (7) (8) (9)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - 1 100

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari 2 59 3 266

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong - - 1 164

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - 5 302

Papua Barat 2008 2 59 10 832

2007 2 59 10 832

2006 2 59 10 832

2005 2 59 10 832
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 173


SOCIAL

Banyaknya Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan


Table Balai Pengobatan menurut Kabupaten/Kota
: 5.2.2.
Table Number of Community Health Centre, Support Community Health Centre
and Clinic Public by Regency/Municipality
Tahun / Years 2005 - 2008

Puskesmas Balai Pengobatan


Puskesmas Pembantu Polycline
Kabupaten/Kota Community Support
Regency/Municipality Health Community
Centre Health Swasta Gigi
Centre Private Dent
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 9 37 - -

02. Kaimana 7 46 - -

03. Teluk Wondama 6 22 - -

04. Teluk Bintuni 15 28 - -

05. Manokwari 19 84 3 -

06. Sorong Selatan 8 42 - -

07. Sorong 12 22 - -

08. Raja Ampat 13 33 - -

Kota/Municipality

71. Sorong 5 25 - -

Papua Barat 2008 94 339 3 -

2007 76 334 15 …

2006 76 334 15 …

2005 77 291 41 37
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

174 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Posyandu, Polindes, dan Puskesmas Keliling


Table menurut Kabupaten/Kota
: 5.2.3.
Table Number of Coordinating Facilities Pos, Villages Health Centre, and
Mobile Community Health Centre by Regency/Municipality
Tahun / Years 2005 - 2008

Puskesmas Keliling
Posyandu Mobile Community Health
Polindes
Coordina- Centre
Kabupaten/Kota Villages
ting
Regency/Municipality Health
Facilities Darat Laut
Centre
Pos Land Sea
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 130 8 3 2

02. Kaimana 79 31 6 3

03. Teluk Wondama 70 14 6 4

04. Teluk Bintuni 221 8 3 7

05. Manokwari 255 74 17 2

06. Sorong Selatan 151 - 8 1

07. Sorong 111 36 2

08. Raja Ampat 69 7 8 13

Kota/Municipality

71. Sorong 87 7 5 3

Papua Barat 2008 1 173 185 58 35

2007 886 217 35 34

2006 886 217 35 34

2005 884 226 44 35


Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 175


SOCIAL

Table Banyaknya Dokter menurut Kabupaten/Kota


: 5.2.4.
Table Number of Doctors by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2008

Dokter/ Doctor
Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/Municipality Ahli Umum Gigi Total
Specialist Public Dentist

(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 - - 2

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - 7 - 7

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari 7 20 3 30

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong 4 - - 4

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 13 - - 13

Papua Barat 2008 26 27 3 56

2007 25 187 30 282r

2006 25 187 30 282r

2005 34 77 7 118
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

176 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Pedagang Besar Farmasi dan Apotik


Table menurut Kabupaten/Kota
: 5.2.5.
Table Number of Pharmaceutical Whole Sales and Dispensaries
by Regency/Municipality
Tahun / Years 2005 - 2008

Pedagang besar
Kabupaten/Kota farmasi Apotik Jumlah
Regency/Municipality Pharmaceutical Dispensaries Total
Whole Sales

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 5 5

02. Kaimana 1 3 4

03. Teluk Wondama - 1 1

04. Teluk Bintuni - 1 1

05. Manokwari 4 20 24

06. Sorong Selatan - 1 1

07. Sorong - 5 5

08. Raja Ampat - 1 1

Kota/Municipality

71. Sorong 6 45 51

Papua Barat 2008 11 82 93

2007 12 40 52

2006 12 40 52

2005 10 41 51
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 177


SOCIAL

Table Banyaknya Peserta Vaksinasi menurut Kabupaten/ Kota


: 5.2.6.
Table Number of Vaccinated Participation by Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2008

Kabupaten/Kota
BCG DPT1 DPT2 DPT3 Campak
Regency/Municipality

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 369 1 612 1 514 1 422 1 232

02. Kaimana 2 105 2 187 2 374 1 741 1 956

03. Teluk Wondama 1 000 1 410 1 154 1 013 1 280

04. Teluk Bintuni 1 067 1 854 1 309 1 327 1 645

05. Manokwari 3 904 4 657 3 879 3 380 3 052

06. Sorong Selatan 1 321 1 328 1 377 1 074 1 157

07. Sorong 1 759 1 890 1 788 1 614 1 766

08. Raja Ampat 301 776 291 186 170

Kota/Municipality          
71. Sorong 4 978 4 758 4 677 4 193 3 835

Papua Barat 2008 17 804 20 473 18 363 15 951 16 093

2007 12 547 8 082 7 060 6 375 11 161

2006 12 568 8 852 7 688 5 094 10 159

2005 11 838 10 930 10 234 8 889 9 068


Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

178 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Table
: 5.2.6.
Continued Table

Kabupaten/Kota
Polio-1 Polio-2 Polio-3 Polio-4
Regency/Municipality

(1) (7) (8) (9) (10)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 603 1 570 1 475 1 329

02. Kaimana 2 030 2 054 1 770 1 901

03. Teluk Wondama 1 530 1 236 1 181 1 128

04. Teluk Bintuni 1 459 1 195 1 006 1 011

05. Manokwari 3 830 3 717 3 318 2 649

06. Sorong Selatan 1 675 1 702 1 214 1 226

07. Sorong 1 916 1 697 1 626 1 590

08. Raja Ampat 374 195 190 125

Kota/Municipality

71. Sorong 4 689 4 392 3 693 3 445

Papua Barat 2008 19 106 17 758 15 473 14 404

2007 14 437 12 863 11 303 -

2006 14 399 11 391 10 061 -

2005 11 943 10 331 9 330 -


Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 179


SOCIAL

Lanjutan Table
: 5.2.6.
Continued Table

T.T. Ibu Hamil T.T. Anak


Kabupaten/Kota
DT
Regency/Municipality
1 2 1 2

(1) (11) (12) (13) (14) (15)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 285 338 - - -

02. Kaimana 449 642 510 381 421

03. Teluk Wondama 223 147 - - -

04. Teluk Bintuni 78 - 1539 2 903 2 510

05. Manokwari 1 029 828 - - -

06. Sorong Selatan 243 207 - - -

07. Sorong 442 408 1421 1 454 1 628

08. Raja Ampat 258 95 - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 1 924 1 552 - - -

Papua Barat 2008 4 931 4 217 3 470 4 738 4 559

2007 7 136 4 770 13 549 12 669 17 772

2006 6 842 4 183 - - 17 772

2005 8 717 7 153 837 853 3 581


Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat
Source : Health Services of Papua Barat Province

180 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Kelahiran Bayi menurut Kabupaten/Kota dan


Tabel Penolong Kelahiran Terakhir
Table : 5.2.7.
Proportion of Children by Regency/Municipality
and Birth Attendant
Tahun / Year 2005 - 2008

Tenaga
Medis Dukun
Kabupaten/Kota Dokter Bidan Lain Traditio- Famili Lainnya
Regency/Municipality Doctor Midwafe Other nal Family Others
Para- Healer
medic
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 14,99 50,62 4,23 23,37 6,80 0,00

02. Kaimana 0,00 73,59 0,85 22,15 2,56 0,85

03. Teluk Wondama 4,80 38,34 0,68 10,96 43,86 1,36

04. Teluk Bintuni 9,38 39,51 6,27 40,67 4,18 0,00

05. Manokwari 10,26 30,15 1,99 21,46 34,76 1,37

06. Sorong Selatan 3,79 41,46 0,00 35,17 12,06 7,52

07. Sorong 6,19 46,97 1,23 33,32 12,29 0,00

08. Raja Ampat 0,67 24,62 5,47 54,15 13,03 2,06

Kota/Municipality

71. Sorong 12,31 67,81 4,26 9,45 4,74 1,42

Papua Barat 2008 6,83 48,77 2,23 21,14 19,55 1,48

2007r 7,43 45,41 3,15 19,64 22,44 1,93

2006 6,57 41,24 2,77 27,90 21,22 0,30

2005 7,10 36,40 5,80 34,90 15,70 0,10


Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 181


SOCIAL

Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan


Table dirinci menurut Kabupaten/ Kota
: 5.2.8.
Table Proportion of Population Who Had Health Complaint by
Regency/Municipality
Tahun / Years 2007 - 2008

Keluhan Kesehatan
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Asma/Na-
Panas Batuk Pilek fas Sesak
Diare

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 7,30 5,39 3,97 1,03 1,07

02. Kaimana 7,00 4,81 4,19 0,82 0,56

03. Teluk Wondama 17,73 18,49 17,25 1,71 0,57

04. Teluk Bintuni 10,72 10,66 6,75 1,13 0,92

05. Manokwari 15,60 14,52 13,84 0,99 0,94

06. Sorong Selatan 8,63 21,07 31,34 1,03 6,17

07. Sorong 11,85 13,21 12,76 1,20 1,05

08. Raja Ampat 4,73 5,32 4,85 0,74 0,61

Kota/Municipality

71. Sorong 16,77 20,44 19,22 2,16 1,74

Papua Barat 2008 12,99 14,17 13,68 1,38 1,26

2007r 47,04 20,27 45,01 44,32 7,04

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

182 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Table
: 5.2.8.
Continued Table

Keluhan Kesehatan
% Penduduk
Kabupaten/Kota yg Mempunyai
Sakit
Regency/Municipality Keluhan
Kepala Sakit Gigi Lainnya
Kesehatan
Berulang
(1) (7) (8) (9) (10)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 0,98 0,96 4,89 14,91

02. Kaimana 1,69 1,12 4,66 16,26

03. Teluk Wondama 8,53 1,99 8,82 31,85

04. Teluk Bintuni 7,56 1,54 48,52 58,14

05. Manokwari 4,13 0,50 10,43 28,15

06. Sorong Selatan 2,01 3,32 2,67 42,95

07. Sorong 5,56 1,05 9,77 30,63

08. Raja Ampat 1,71 ,25 4,12 11,88

Kota/Municipality

71. Sorong 10,12 2,21 13,36 40,97

Papua Barat 2008 5,84 1,60 10,90 31,00

2007r 10,94 5,42 33,54 30,53

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 183


SOCIAL

Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri dirinci


Table : 5.2.9. menurut Kabupaten/Kota
Table Proportion of Population Who Self Treatment by Regency/Municipality

Tahun / Years 2007 - 2008

Pengobatan Sendiri
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Tradisional Modern Lainnya

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 38,86 82,83 4,88

02. Kaimana 35,50 68,09 7,97

03. Teluk Wondama 36,56 87,50 3,36

04. Teluk Bintuni 24,64 82,73 17,27

05. Manokwari 61,41 62,84 3,04

06. Sorong Selatan 77,88 96,77 3,97

07. Sorong 16,69 94,43 3,48

08. Raja Ampat 56,42 48,42 2,46

Kota/Municipality

71. Sorong 8,72 91,94 2,61

Papua Barat 2008 32,34 85,55 4,77

2007r 41,36 82,60 7,55

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

184 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Penduduk yang Berobat Jalan dirinci


Table menurut Kabupaten/ Kota
: 5.2.10.
Table Proportion of Population Who Medical Check Up Continuous by
Regency/Municipality

Tahun / Years 2007 - 2008

Tempat Berobat Jalan

Kabupaten/Kota Praktek Jumlah


Regency/Municipality Puskes- Petugas Total
Rumah Dokter/
mas / Keseha- Lainnya
Sakit Polikli-
Pustu tan
nik
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 20,20 9,32 69,05 3,03 2,57 100,00

02. Kaimana 14,71 11,63 66,65 8,56 1,01 100,00

03. Teluk Wondama 7,56 0,51 91,93 0,00 1,01 100,00

04. Teluk Bintuni 5,67 6,10 86,81 2,85 9,72 100,00

05. Manokwari 10,70 16,99 67,88 9,33 2,93 100,00

06. Sorong Selatan 8,29 1,66 90,05 1,66 0,00 100,00

07. Sorong 16,86 32,43 46,83 14,33 10,39 100,00

08. Raja Ampat 4,10 2,77 91,75 1,38 2,72 100,00

Kota/Municipality

71. Sorong 20,19 33,44 47,32 2,89 2,41 100,00

Papua Barat 2008 11,70 11,72 75,37 3,42 2,86 100,00

2007r 8,73 47,74 2,74 19,32 21,47 100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 185


SOCIAL

Table Persentase Balita menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Imunisasi


Table : 5.2.11. Proportion of Children Under Five by Regency/Municipality and
Type of Immunized
Tahun / Years 2007 - 2008

Jenis Imunisasi
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Campak/ Hepatitis
BCG DPT Polio
Morbili B

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 94,72 92,18 92,12 79,83 85,90

02. Kaimana 87,22 78,45 77,91 67,20 70,00

03. Teluk Wondama 91,10 81,52 78,10 58,22 67,13

04. Teluk Bintuni 79,16 78,11 85,38 77,02 80,18

05. Manokwari 86,23 81,55 83,56 77,93 77,93

06. Sorong Selatan 97,47 95,56 96,18 82,21 75,59

07. Sorong 87,67 83,97 85,21 80,29 80,26

08. Raja Ampat 84,93 82,20 90,43 79,46 75,34

Kota/Municipality

71. Sorong 91,49 87,71 89,13 76,81 85,34

Papua Barat 2008 89,92 84,19 84,42 71,37 75,77

2007r 85,95 13,80 84,844 70,51 72,51

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

186 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

5.3. KELUARGA BERENCANA/ FAMILY PLANS

Jumlah PPLKB, Klinik KB, Tim Operasional K/KB


Tabel dan PPKBD menurut Kabupaten/Kota
: 5.3.1.
Table Number of PPLKB, Family Plans Clinic, Operational Team K/KB, and
PPKBD by Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 – 2008

Klinik Dokter
KB &
Kabupaten/Kota
PPLKB PKB Family PKBRS Bidan PPKBD
Regency/Municipality
Plans Praktek
Clinic Swasta
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 9 6 19 1 9 30
02. Kaimana - - 8 - 4 30
03. Teluk Wondama - - - - - 5
04. Teluk Bintuni - 1 - - - 6
05. Manokwari 11 74 44 1 24 98
06. Sorong Selatan - - - - - 21
07. Sorong 5 11 12 1 4 27
08. Raja Ampat - - - - - 15
Kota/Municipality
71. Sorong 5 5 34 1 65 22
Papua Barat 2008 30 97 117 4 92 254
2007 30 97 117 4 92 254
2006 35 163 173 15 48 289
2005 35 163 173 15 48 289
2004 37 88 196 15 48 519
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 187


SOCIAL

Jumlah Klinik dan Pelayanan Rumah Sakit Keluarga Berencana


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.3.2.
Table Number of Clinics and Service of Family Plans Hospitals
by Regency/Municipality

Tahun / Year 2004 - 2007

Klinik Keluarga Berencana/


Family Plans Clinic
Kabupaten/Kota Departemen ABRI Instansi Jumlah
Regency/Municipality Swasta Total
Kesehatan Indonesian Pemerintah
Private
Health Armed Government
Sector
Department Force al Institution
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 14 1 19 - 19
02. Kaimana 4 0 8 - 8
03. Teluk Wondama 6 - - - -
04. Teluk Bintuni 10 - - - -
05. Manokwari 35 2 44 - 44
06. Sorong Selatan 6 - - - -
07. Sorong 7 1 12 - 12
08. Raja Ampat 4 - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 19 1 34 - 34

Papua Barat 2007 105 5 117 - 117

2006 105 5 72 14 196

2005 105 5 72 14 196

2004 105 5 72 14 196


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

188 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.2.
Continued Table

Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit


Service of Family Plans Hospitals
Depar-
Kabupaten/Kota ABRI Jumlah
temen Instansi
Regency/Municipality Indone- Swasta Total
Kesehatan Pemerintah
sian Private
Department Governmental
Armed Sector
of Public Institution
Force
Health
(1) (7) (8) (9) (10) (11)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 2 3 - 5

02. Kaimana - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - -

05. Manokwari 3 4 4 4 8

06. Sorong Selatan - - - - -

07. Sorong 1 2 3 1 5

08. Raja Ampat - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 1 - - 1 -

Papua Barat 2007 6 8 10 6 30

2006 6 3 1 6 16

2005 6 3 1 6 16

2004 6 3 1 6 16
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 189


SOCIAL

Banyaknya Akseptor Aktif menurut Pemakaian Jenis


Tabel : 5.3.3. Alat Kontrasepsi dan Kabupaten/Kota
Table Number of Active Acceptors by Usage of Intrauterine Device Type
and Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Kabupaten/Kota IUD PIL Suntikan Kondom


Regency/Municipality Spiral Pil Injection Condom

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 49 1 767 4 260 188

02. Kaimana 25 1 706 2 225 1 150

03. Teluk Wondama 5 571 747 46

04. Teluk Bintuni 56 832 1 433 193

05. Manokwari 126 6 747 8 927 540

06. Sorong Selatan 5 573 792 40

07. Sorong 30 4 782 5 543 138

08. Raja Ampat 15 1 426 1 285 246

Kota/Municipality

71. Sorong 65 8185 9 162 1 115

Papua Barat 2008 376 26 589 34 374 2 656


2007 328 21 009 25 166 1 216
2006 2 227 18 768 17 404 453
2005 2 227 18 768 17 404 453
2004 3 721 20 090 26 233 523
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

190 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.3.
Continued Table

Kabupaten/Kota Susuk Lainnya Jumlah


Regency/Municipality Implant Others Total

(1) (6) (7) (8)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 103 79 6 446

02. Kaimana 82 16 4 204

03. Teluk Wondama 317 - 1 686

04. Teluk Bintuni 113 - 2 627

05. Manokwari 600 114 17 054

06. Sorong Selatan 18 - 1 428

07. Sorong 528 18 11 039

08. Raja Ampat 313 - 3 285

Kota/Municipality

71. Sorong 242 28 18 797

Papua Barat 2008 2316 255 66 566


2007 1 761 145 49 625
2006 1 179 2 177 42 782
2005 1 179 2 177 42 782
2004 2 081 1 996 54 644
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 191


SOCIAL

Banyaknya Akseptor Baru menurut Kabupaten/Kota


Tabel dan Alat Kontrasepsi yang Dipakai
: 5.3.4
Table Number of New Acceptors by Regency/Municipality
and Intrauterine Device Used
Tahun / Year 2004 - 2008

Kabupaten/Kota IUD PIL Suntikan Kondom


Regency/Municipality Spiral Pil Injection Condom

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 13 338 591 81

02. Kaimana - 178 396 149

03. Teluk Wondama - 167 249 45

04. Teluk Bintuni 4 254 394 64

05. Manokwari 24 769 2 122 353

06. Sorong Selatan - 146 213 38

07. Sorong - 225 322 77

08. Raja Ampat - 1 137 913 237

Kota/Municipality

71. Sorong 29 975 1484 491

Papua Barat 2008 70 4189 6684 1535


2007 48 4 219 6 427 566
2006 55 4 377 4 920 127
2005 55 4 377 4 920 127
2004 50 1 262 2 602 69
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

192 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.4.
Continued Table

Kabupaten/Kota Susuk Lainnya Jumlah


Regency/Municipality Shape Others Total

(1) (6) (7) (8)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 34 16 1 073

02. Kaimana - - 723

03. Teluk Wondama 11 - 472

04. Teluk Bintuni 58 - 774

05. Manokwari 170 114 3 552

06. Sorong Selatan - - 397

07. Sorong 162 1 787

08. Raja Ampat 128 - 2 258

Kota/Municipality

71. Sorong 47 4 3 030

Papua Barat 2008 610 135 13 223


2007 547 47 12 067
2006 686 57 10 222
2005 686 57 10 222
2004 66 9 4 058
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 193


SOCIAL

Target dan Realisasi Akseptor Keluarga Berencana dirinci


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 5.3.5.
Table Target and Realization Family Plans Acceptors
by Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2007

Peserta Aktif Peserta Baru


Aktive Participant New Participant
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Target Realisasi Target Realisasi
% %
Target Realization Target Realization

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 6 905 4 482 64,91 1 344 1 050 78,13

02. Kaimana 3 137 1 334 42,52 1 179 637 54,03

03. Teluk Wondama 2 216 1 543 69,63 852 224 26,29

04. Teluk Bintuni 4 554 1 621 35,60 900 318 35,33

05. Manokwari 18 653 13 668 73,68 1 889 2 602 137,74

06. Sorong Selatan 1 842 320 4452 790 161 20,38

07. Sorong 11 254 10 177 90,43 1 274 1 591 124,88

08. Raja Ampat 2 045 796 38,92 783 150 19,16

Kota/Municipality

71. Sorong 21 944 15 202 69,28 2 689 5 121 190,44

Papua Barat 2007 72 550 49 143 68,43 11 700 11 854 101,32

2006 32 350 42 787 132,26 … … …

2005 32 350 42 787 132,26 … … …

2004 80 270 54 644 68,08 20 177 4 058 20,17


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

194 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Jumlah Akseptor Baru dan Sarana Pelayanan


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.3.6.
Table Number of New Acceptors and Medical Services by
Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2007

Sarana Pelayanan Akseptor Baru Jumlah Akseptor


Kabupaten/Kota New Acceptors Services Baru
Regency/Municipality Number of New
Dokter , Bidan dan
KB + PKBRS Praktek Swasta
Acceptors

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 9 10

02. Kaimana - 4 4

03. Teluk Wondama - - -

04. Teluk Bintuni - - -

05. Manokwari 1 24 25

06. Sorong Selatan -


4 5
07. Sorong 1

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 1 65 66

Papua Barat 2007 4 106 110

2006 4 64 4 058

2005 4 64 4 058

2004 213 48 4 058


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province
Catatan: Data Jumlah Akseptor Baru masih tergabung dengan Kabupaten Induk

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 195


SOCIAL

Perkiraan Banyaknya Pasangan Usia Subur dan Akseptor Aktif


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.3.7.
Table Estimate Number of Fertile Age Couple and Active Acceptors by
Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Pasangan Usia Jumlah Peserta


Kabupaten/Kota Subur Akseptor Aktif Per 100 PUS
Regency/Municipality Fertile Age Active Acceptors Acceptors per
Couple 100 couple

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 10 285 5 727 55,68

02. Kaimana 14 199 6 524 45,94

03. Teluk Wondama 4 475 2 670 59 66

04. Teluk Bintuni 7 275 6 205 85,29

05. Manokwari 29 289 11 629 39,70

06. Sorong Selatan 7 279 4 149 56,99

07. Sorong 16 765 8 868 52,89

08. Raja Ampat 7 526 2718 36,11

Kota/Municipality

71. Sorong 26 178 12 319 47,05

Papua Barat 2008 123 271 60 809 49,32


2007 105 730 49 643 35,35

2006 100 314 42 787 42,65

2005 100 314 42 787 42,65

2004 95 455 56 367 59,05


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

196 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Jumlah Keluarga menurut Tahapan Keluarga Sejahtera


Tabel Dirinci menurut Kabupaten/Kota
: 5.3.8.
Table Number of Households by Secure and Prosperous Family Step and
Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Tahapan Keluarga Sejahtera


Prosperity Family Stage
Kabupaten/Kota Pra
KS III Jumlah
Regency/Municipality KS I KS II KS III Plus Total
Sejahtera
Prospe- Prospe- Prospe- Prospe-
Pre
rous I rous II rous III rous III
Prosperous
Plus
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 4 729 4 998 2 767 1 160 178 13 832

02. Kaimana 19 756 11 907 6 700 6 065 5 140 49 568

03. Teluk Wondama 4 029 3 699 498 146 18 8 390

04. Teluk Bintuni 3 060 3 476 1 474 417 97 8 524

05. Manokwari 15 607 10 293 7 415 2 698 563 36 576

06. Sorong Selatan 4 012 5 067 1 255 112 86 10 532

07. Sorong 11 075 1 254 3 505 1 350 731 17 915

08. Raja Ampat 426 5 190 2 980 636 271 9 503

Kota/Municipality

71. Sorong 9 891 9 475 8 513 4 344 2 580 34 803

Papua Barat 2008 72 585 55 359 35 107 16 928 9 664 189 643
2007 53 092 40 520 28 600 9 325 3 665 135 202
2006 46 380 34 870 23 521 8 533 5 032 118 336
2005 46 380 34 870 23 521 8 533 5 032 118 336
2004 50 789 42 833 17 341 5 888 1 611 118 462
Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 197


SOCIAL

Jumlah Keluarga menurut Kategori Keluarga Pra Sejahtera


Tabel dan Kabupaten/Kota
: 5.3.9.
Table Number of Families by Secure and Prosperous Pre Family Category
and Regency/Municipality
Tahun / Year 2004 - 2007

Keluarga Pra Sejahtera


Secure and Prosperous Pre Family Category
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Bukan Alasan
Alasan Ekonomi Jumlah
Ekonomi
Economic Reason Total
Non Economic Reason
(1) (2) (3) (4)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 421 2 220 4 641

02. Kaimana 1 151 1 131 2 282

03. Teluk Wondama 957 937 1 894

04. Teluk Bintuni 3 282 3 107 6 389

05. Manokwari 11 094 9 094 20 188

06. Sorong Selatan 1 156 1 156 2 312

07. Sorong 4 698 4 497 9 195

08. Raja Ampat 245 225 470

Kota/Municipality

71. Sorong 2 959 2 762 5 721

Papua Barat 2007 27 963 25 129 53 092

2006 46 380 34 870 81 250

2005 46 380 34 870 81 250

2004 45 853 4 936 50 789


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

198 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.9.
Continued Table

KS - I
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Alasan Ekonomi Bukan Alasan Ekonomi Jumlah
Economic Reason Non Economic Reason Total
(1) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 518 2 337 4 855

02. Kaimana 1 126 1 115 2 241

03. Teluk Wondama 626 425 1 051

04. Teluk Bintuni 776 575 1 351

05. Manokwari 4 910 4 713 9 623

06. Sorong Selatan 1 914 1 711 3 625

07. Sorong 140 114 254

08. Raja Ampat 1 709 1 308 3 017

Kota/Municipality

71. Sorong 4 936 4 529 9 465

Papua Barat 2007 18 655 16 827 35 482

2006 26 000 16 743 42 833

2005 26 000 16 743 42 833

2004 25 999 16 834 42 833


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 199


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.9.
Continued Table

Total Pra-Sejahtera dan KS - I


Kabupaten/Kota Bukan Alasan
Regency/Municipality Alasan Ekonomi Ekonomi Jumlah
Economic Reason Non Economic Total
Reason
(1) (8) (9) (10)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 421 2 337 4 758

02. Kaimana 1 151 1 115 2 266

03. Teluk Wondama 957 425 1 382

04. Teluk Bintuni 3 282 575 3 857

05. Manokwari 11 094 4 713 15 807

06. Sorong Selatan 1 156 1 711 2 867

07. Sorong 4 698 114 4 812

08. Raja Ampat 245 1 308 1 553

Kota/Municipality

71. Sorong 2 959 4 529 7 488

Papua Barat 2007 27 963 16 827 44 790

2006 72 369 52 304 124 081

2005 72 369 52 304 124 081

2004 71 852 21 770 93 622


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

200 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Jumlah Rumahtangga Hasil Pendataan Mini Survey (MS)


Tabel dirinci menurut Kabupaten/Kota
Table : 5.3.10. Number of Households as the Result of Mini Survey Listing
by Regency/Municipality
Tahun / Year 2006 - 2008

Jumlah PUS
Jumlah RT/Klaster Jumlah RT/Klaster
RT/Klaster
Kabupaten/Kota Yang Ada Yang Didata
Number of Fertile
Regency/Municipality Number of Family or Number of Family or
Age Couple Family
Cluster Existing Cluster Registered
or Cluster

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 13 667 13 667 10 285

02. Kaimana 21 237 21 237 14 199

03. Teluk Wondama 3 828 3 828 4 475

04. Teluk Bintuni 10 116 8443 7 275

05. Manokwari 33 967 32 466 29 289

06. Sorong Selatan 10 125 9 975 7 279

07. Sorong 16 984 16 764 16 765

08. Raja Ampat 604 604 7 526

Kota/Municipality

71. Sorong 34 349 31 572 26 178

Papua Barat 2008 144 607 138 556 123 271

2007 3 858 3 502 105 730

2006 135 125 3 212


Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat
Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 201


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.10.
Continued Table

MIX KONTRASEPSI
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
IUD MOP MOW IMP

(1) (5) (6) (7) (8)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 49 - 79 103

02. Kaimana 25 - 16 82

03. Teluk Wondama 5 - - 317

04. Teluk Bintuni 56 - - 113

05. Manokwari 126 17 97 600

06. Sorong Selatan 5 - - 18

07. Sorong 30 - 18 528

08. Raja Ampat 15 - - 313

Kota/Municipality

71. Sorong 65 - 28 242

Papua Barat 2008 376 17 238 2 316

2007 328 0 145 1 761

2006 110 1 64 237

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat


Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

202 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.10.
Continued Table

MIX KONTRASEPSI
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
SUNTIK PIL KONDOM

(1) (9) (10) (11)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 4 260 1 767 188

02. Kaimana 2 225 1 706 150

03. Teluk Wondama 747 571 46

04. Teluk Bintuni 1 433 832 193

05. Manokwari 8 927 6 747 540

06. Sorong Selatan 792 573 40

07. Sorong 5 543 4 782 138

08. Raja Ampat 1 285 1 426 246

Kota/Municipality

71. Sorong 9 162 8 185 1 115

Papua Barat 2008 34 374 26 589 2 656

2007 25 166 21 009 1 234

2006 1 167 644 7

Sumber : BKKBN Provinsi Papua Barat


Source: National Family Plans Coordinating Board of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 203


SOCIAL

Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih yang Pernah


Tabel Kawin menurut Umur Perkawinan Pertama dan Kabupaten/Kota
Table : 5.3.11. Proportion of Women Age 10 Years or More Who Ever Been Married
by First Marriage Age and Regency/Municipality
Tahun / Year 2007 - 2008

Umur Perkawinan Pertama (Tahun)


Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/Municipality Total
< = 15 16-18 19-24 > = 25

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 6,98 18,14 56,53 18,35 100,00

02. Kaimana 6,12 13,10 56,43 24,35 100,00

03. Teluk Wondama 8,91 16,83 54,95 19,31 100,00

04. Teluk Bintuni 17,91 23,12 43,88 15,09 100,00

05. Manokwari 28,94 24,97 34,09 11,99 100,00

06. Sorong Selatan 11,84 17,89 60,12 10,15 100,00

07. Sorong 30,52 19,78 40,11 9,59 100,00

08. Raja Ampat 10,48 24,40 57,05 8,07 100,00

Kota/Municipality

71. Sorong 10,15 18,82 50,90 20,13 100,00

Papua Barat 2008 13,48 18,56 50,73 17,22 100,00

2007 12,17 18,43 54,41 14,99 100,00

Sumber: BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

204 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut


Tabel Alat/Cara KB yang Digunakan dan Kabupaten/Kota
Table : 5.3.12. Proportion of Women Age 10 Years or More by Equipment of Family
Plans What Applied and Regency/Municipality
Tahun / Year 2007- 2008

Alat/ Cara KB yang Digunakan


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality MOW/ MOP/ AKDR/IUD/ Suntikan
Tubektomi Vasektomi Spiral KB
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1,66 0,00 0,00 62,50

02. Kaimana 0,00 1,93 1,90 60,14

03. Teluk Wondama 0,00 0,00 0,00 91,30

04. Teluk Bintuni 2,78 0,00 0,00 44,40

05. Manokwari 4,04 0,85 0,85 44,37

06. Sorong Selatan 2,44 6,41 0,00 35,19

07. Sorong 1,62 1,62 1,62 54,82

08. Raja Ampat 0,00 0,00 0,00 70,69

Kota/Municipality

71. Sorong 1,71 3,42 4,27 52,49

Papua Barat 2008 1,68 1,79 1,53 56,77

2007 1,62 0,53 1,97 56,52

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 205


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.12.
Continued Table

Alat/ Cara KB yang Digunakan


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Susuk
Cara
KB/Norplan/ Pil KB
Tradisional
Implanon/Alwait
(1) (6) (7) (8)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1,68 34,16 0,00

02. Kaimana 0,00 33,06 2,97

03. Teluk Wondama 0,00 8,70 0,00

04. Teluk Bintuni 4,17 44,49 4,14

05. Manokwari 5,38 26,28 18,23

06. Sorong Selatan 0,00 41,33 14,63

07. Sorong 12,90 25,81 1,62

08. Raja Ampat 0,00 29,31 0,00

Kota/Municipality

71. Sorong 3,40 32,15 0,85

Papua Barat 2008 3,92 30,00 3,91

2007 4,26 28,86 6,22

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

206 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut


Tabel Jumlah Anak Lahir Hidup dan Kabupaten/Kota
Table : 5.3.13. Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Child of
Bearing Life and Regency/Municipality
Tahun / Year 2007 - 2008

Jumlah Anak Lahir Hidup


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
0 1 2 3

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 7,99 13,85 19,37 15,83

02. Kaimana 15,95 25,62 22,49 16,10

03. Teluk Wondama 7,93 15,36 20,30 11,40

04. Teluk Bintuni 12,27 20,29 21,74 16,07

05. Manokwari 13,87 17,02 22,08 18,74

06. Sorong Selatan 5,40 18,06 15,15 19,78

07. Sorong 4,52 18,08 16,97 23,70

08. Raja Ampat 7,62 13,43 21,73 14,08

Kota/Municipality

71. Sorong 7,30 20,33 25,28 16,58

Papua Barat 2008 9,34 18,49 21,11 16,27

2007 10,08 17,87 22,61 15,22

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source : BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 207


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.3.13.
Continued Table

Jumlah Anak Lahir Hidup


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
4 5 6 >=7

(1) (6) (7) (8) (9)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 18,04 8,65 6,76 9,52

02. Kaimana 10,77 3,65 3,37 2,05

03. Teluk Wondama 9,91 14,86 7,42 12,84

04. Teluk Bintuni 11,80 7,53 5,63 4,68

05. Manokwari 10,11 7,77 4,61 5,80

06. Sorong Selatan 22,61 9,09 6,80 3,11

07. Sorong 10,75 13,56 4,51 7,90

08. Raja Ampat 13,32 12,66 5,70 11,46

Kota/Municipality

71. Sorong 11,84 7,66 3,26 7,76

Papua Barat 2008 12,21 9,65 5,23 8,11

2007 12,13 8,34 5,63 6,64

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

208 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Wanita Berumur 10 Tahun atau Lebih menurut


Tabel Jumlah Anak yang Sudah Meninggal dan Kabupaten/Kota
Table : 5.3.14. Proportion of Women Age 10 Years or More by Number of Childs
Which Has Died and Regency/Municipality
Tahun / Year 2007 -2008

Jumlah Anak Meninggal


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
0 1 2 3 atau lebih

(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 88,63 7,69 3,68 0,00

02. Kaimana 96,91 2,21 0,88 0,00

03. Teluk Wondama 82,18 10,89 4,95 1,98

04. Teluk Bintuni 87,27 8,95 2,36 1,42

05. Manokwari 83,61 9,86 3,01 3,53

06. Sorong Selatan 90,90 3,50 1,88 3,73

07. Sorong 86,42 7,37 1,70 4,51

08. Raja Ampat 79,14 15,65 4,04 1,17

Kota/Municipality

71. Sorong 88,22 6,77 3,01 2,00

Papua Barat 2008 87,33 7,71 2,99 1,98

2007 86,37 8,96 3,33 1,34

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 209


SOCIAL

5.4. AGAMA/ RELIGION

Persentase Penduduk menurut Agama dan Kabupaten/Kota


Tabel
: 5.4.1.
Table
Proportion of Population by Religion and Regency/Municipality

Tahun / Years 2005 - 2008

Kris- Kris-
ten ten Kong-
Islam Hindu Budha hucu
Lain-
Kabupaten/Kota Protes- Katho-
Mos- tan lik
Hindu- Bud-
Others nya
Regency/Municipality ism hism
lem Chris- Catho- Religion Others
tian lic
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 58,87 21,32 19,58 0,18 0,03 0,02 0,00
02. Kaimana 38,10 49,93 11,68 0,20 0,08 0,01 0,00
03. Teluk Wondama 9,76 87,84 2,19 0,18 0,02 0,01 0,00
04. Teluk Bintuni 58,14 18,82 22,96 0,06 0,01 0,01 0,00
05. Manokwari 39,69 55,74 4,33 0,15 0,08 0,01 0,00
06. Sorong Selatan 25,49 69,33 5,11 0,05 0,01 0,01 0,00
07. Sorong 41,37 51,58 6,63 0,38 0,03 0,01 0,00
08. Raja Ampat 43,82 54,54 1,54 0,06 0,01 0,02 0,00
Kota/Municipality
71. Sorong 40,43 48,01 10,93 0,19 0,42 0,02 0,00

Papua Barat 2008 41,09 49,48 9,14 0,17 0,12 0,02 0,00

2007 41,27 50,70 7,70 0,12 0,08 0,01 0,12

2006 41,27 50,70 7,70 0,12 0,08 0,01 0,12

2005 37,65 55,00 7,01 0,13 0,09 0,02 0,10


Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat
Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province

210 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Tempat Peribadatan menurut Agama


Tabel dan Kabupaten/Kota
: 5.4.2.
Table Number of Religious Worship Facility by Religion
and Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008

Gereja Gereja
Protes- Khato-
Mesjid tan lik Pura Vihara Juml-
Kabupaten/Kota Klen-
Mos- Protes- Catho- Temp- Viha- ah
Regency/Municipality teng
ques tant lic les ras Total
Chur- Chur-
chs chs
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 92 80 30 1 1 1 205

02. Kaimana 32 48 15 1 1 - 97

03. Teluk Wondama 8 48 1 1 1 - 59

04. Teluk Bintuni 40 80 46 2 1 - 169

05. Manokwari 157 689 23 4 1 1 875

06. Sorong Selatan 34 191 27 3 2 - 257

07. Sorong 141 562 59 3 2 1 768

08. Raja Ampat 35 66 9 1 1 - 112

Kota/Municipality

71. Sorong 125 392 20 2 5 1 545

Papua Barat 2008 664 2 156 230 18 15 4 3 087

2007 664 2 156 230 17 15 4 3 086

2006 664 1 497 267 17 15 4 2 464

2005 526 1 314 177 43 10 - 2 070


Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat
Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 211


SOCIAL

Banyaknya Rohaniawan menurut Kelompok Agama


Tabel dan Kabupaten/Kota
: 5.4.3.
Table
Number of Spiritual Leader by Religion and Regency/Municipality

Tahun / Year 2004 – 2008

Kristen
Pro- Kristen
Kabupaten/Kota Islam Hindu Budha Jumlah
testan Katholik
Regency/Municipality Moslem Hinduism Budhism Total
Pro- Catholic
testant

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 216 618 21 1 4 (1) 860

02. Kaimana 48 82 20 1 1 152

03. Teluk Wondama 21 112 14 1 1 149

04. Teluk Bintuni 94 207 34 1 1 337

05. Manokwari 189 808 40 5 3 (1) 1 045

06. Sorong Selatan 85 341 28 1 1 456

07. Sorong 163 545 45 6 5 (1) 764

08. Raja Ampat 58 213 11 1 1 284

Kota/Municipality

71. Sorong 197 830 24 4 5 (1) 1 060

Papua Barat 2008 1 071 3 756 237 21 18 5 107


2007 1 071 3 756 237 18 18 5 100
2006 1 071 3 756 237 21 18 5 103
2005 760 3 844 96 18 5 4 723
2004 760 3 844 96 18 5 4 723
Sumber : Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Papua Barat
Source : Religion Office of Ministry of Religious Affairs of Papua Barat Province
Catatan : Angka dalam Kurung Merupakan Rohaniawan Agama Konghucu

212 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

5.5. RAGAM SOSIAL/ SOCIAL MODE


Banyaknya Keluarga Fakir Miskin yang Memperoleh Bantuan UKS
serta Penderita Cacat Mental dan Anak Nakal yang Mendapat
Tabel Pembinaan dan Pelayanan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota
: 5.5.1.
Table Number of Needy Family, Mental Handicaps, and Naughty Child to Gets
Creation and Social Servant by Regency/Municipality
Tahun / Year 2005

Penderita Cacat
Kabupaten/Kota Fakir Miskin Mental Anak Nakal
Regency/Municipality Needy Family Mental Naughty Child
Handicaps

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 463 146 6

02. Kaimana - 187 -

03. Teluk Wondama - 1 159 -

04. Teluk Bintuni 3 084 391 -

05. Manokwari - - -

06. Sorong Selatan 19 630 23 -

07. Sorong 2 885 998 -

08. Raja Ampat - 370 -

Kota/Municipality

71. Sorong 2 044 593 195

Papua Barat 28 106 3 867 201

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 213


SOCIAL

Banyaknya Permasalahan Sosial dirinci menurut Kabupaten/Kota


Tabel
: 5.5.2.
Table
Number of Social Problem by Regency/Municipality

Tahun / Year 2005

Anak
Wanita
Terlantar Narko-
Kabupaten/Kota Tuna Manula Lainnya
Neglected tika
Regency/Municipality Susila Decrepit Others
Child Narcotics
Prostitute
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 123 288 - 185 -

02. Kaimana - - - 378 -

03. Teluk Wondama - 1 130 - 1 154 683

04. Teluk Bintuni - 246 - 322 14

05. Manokwari - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - -

07. Sorong 273 920 - 1 200 1 800

08. Raja Ampat - 331 - 878 -

Kota/Municipality

71. Sorong 272 73 - 567 -

Papua Barat 668 2 988 - 4 684 2 497

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

214 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Jumlah Organisasi Sosial berdasarkan Klasifikasi dirinci


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.5.3.
Table
Number of Social Organization by Regency/Municipality

Tahun / Year 2005

Klasifikasi/ Classification
Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/Municipality Total
A B C D E

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - - -

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari - - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong 11 - - - - 11

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 45 - - - - 45

Papua Barat 56 - - - - 56

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 215


SOCIAL

Jumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dirinci


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.5.4.
Table
Number of Social Workers by Regency/Municipality

Tahun / Year 2005

Jumlah Desa
PSM yang
yang Jumlah
Jumlah memperoleh
memiliki PSM
Kabupaten/Kota Desa Pembinaan
PSM Number of
Regency/Municipality Number of Social
Number of Social
Villages Workers
Villages Workers
Certificated
Owning PSM
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 5 5 24 -

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari - - - -

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong - - 555 -

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 5 5 579 -

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

216 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Karang Taruna menurut Status Dirinci


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.5.5.
Table
Number of Youth Association by Status and Regency/Municipality

Tahun / Year 2005

Berkem- Percon-
Tumbuh Teladan
Kabupaten/Kota bang Maju tohan
Increa- A Figure
Regency/Municipality Develo- Forward Potentio-
sing of Speech
ping nal

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 10 - - - -

02. Kaimana - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - -

05. Manokwari - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - -

07. Sorong 24 - - - -

08. Raja Ampat - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 22 - - - -

Papua Barat 56 - - - -

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 217


SOCIAL

Banyaknya Bencana Alam dirinci menurut Kabupaten/Kota


Tabel
: 5.5.6.
Table
Number of Natural Disaster by Regency/Municipality

Tahun / Year 2005

Angin Tanah Gempa


Keba- Lain-
Kabupaten/Kota Banjir Topan Longsor Bumi
karan nya
Regency/Municipality Flood Hurri- Land Earth
Fire Others
cane Slide Quake
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - - 363

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari 31 - - 42 19 -

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong - - - - - 256

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 31 - - 42 19 619

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

218 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Jiwa yang Memperoleh Pelayanan Penyantunan


melalui Sistem Panti dan Non Panti dirinci menurut
Tabel : 5.5.7. Kabupaten/Kota
Table Number of Person obtaining Sympathize Servant of House System and
Non House System by Regency/Municipality in Papua Barat Province

Tahun / Year 2005

Anak Terlantar Penderita Cacat


Kabupaten/Kota Neglected Child Handicapped Person
Regency/Municipality
Bukan
Panti Bukan Panti Panti
Panti
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 288 - 51

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari - - - -

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong 250 680 100 773

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 250 968 100 824

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 219


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.5.7.
Continued Table

Bekas Hukuman Orang Jompo Tuna Susila


Ex Prisoner Based Decrepit Whore
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Bukan Bukan Bukan
Panti Panti Panti
Panti Panti Panti
(1) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 1 - 185 - 123

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari - - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong 75 233 100 1 100 273 -

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 75 234 100 1 285 273 123

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

220 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Banyaknya Panti Asuhan dan Jumlah Anak Asuh dirinci


Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 5.5.8.
Table
Number of Orphanages and Orphans by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2005

Panti Asuhan/ Orphanages


Kabupaten/Kota Anak Asuh
Regency/Municipality Orphans
Pemerintah Non Pemerintah
Government Non Government
(1) (2) (3) (4)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 4 - -

02. Kaimana - - -

03. Teluk Wondama - - -

04. Teluk Bintuni 12 - 293

05. Manokwari - - -

06. Sorong Selatan - - -

07. Sorong 16 2 -

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2005 32 2 293

2004 2 83 2 887

2003 4 68 3 297
Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat
Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 221


SOCIAL

Banyaknya Penderita Cacat dirinci menurut Kabupaten/Kota


Tabel
: 5.5.9.
Table
Number of Handicapped Served by Regency/Municipality

Tahun / Year 2005

Cacat Tubuh
Kabupaten/Kota Tuna Netra Tuna Rungu
Physical
Regency/Municipality Groundless Deaf
Handicap

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 2 6

02. Kaimana 35 34 131

03. Teluk Wondama - - 1 056

04. Teluk Bintuni - - -

05. Manokwari - - -

06. Sorong Selatan 111 138 308

07. Sorong - - -

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 81 88 197

Papua Barat 229 262 1 698

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

222 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.5.9.
Continued Table

Perderita
Cacat Ganda Penyakit
Kabupaten/Kota Cacat Mental
Double Kronis
Regency/Municipality Mental Handicap
Handicap Chernically
Sick

(1) (5) (6) (7)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 1 -

02. Kaimana 16 - -

03. Teluk Wondama 1 159 291 -

04. Teluk Bintuni - - -

05. Manokwari - - -

06. Sorong Selatan 23 - 26

07. Sorong - - 873

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 13 37 1

Papua Barat 1 121 329 899

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 223


SOCIAL

Banyaknya Keluarga yang memperoleh Bantuan Pemugaran


Tabel dirinci menurut Kabupaten/Kota
: 5.5.10.
Table Number of Family to Find Aids of Restoration Housing
by Regency/Municipality
Tahun / Year 2005

Tata Rias Anyaman


Elektro-
dan Rotan Pertuka-
Kabupaten/Kota nik Jumlah
Menjahit Tattan ngan
Regency/Municipality Electro- Total
Saloon and Handicraft Carpentry
nic
Sewing
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - -

02. Kaimana - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - -

05. Manokwari - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - -

07. Sorong - - - - 930

08. Raja Ampat - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - 73

Papua Barat - - - - 1 003

Sumber : Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Papua Barat


Source : Social Welfare Agencies of Papua Barat Province

224 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

5.6. PERUMAHAN/ HOUSING

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Status


Tabel Penguasaan Tempat Tinggal
: 5.6.1.
Table Proportion of Households by Regency/Municipality and Occupancy
Status
Tahun / Years 2008

Status Penguasaan Tempat Tinggal


Occupancy Status
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Milik Bebas
Kontrak Sewa
Sendiri Sewa
Contract Rent
Owned Free
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 55,74 3,99 13,66 8,50

02. Kaimana 57,55 3,06 14,98 5,61

03. Teluk Wondama 58,92 0,95 4,25 3,78

04. Teluk Bintuni 59,51 4,19 4,64 21,32

05. Manokwari 69,02 6,44 6,89 4,06

06. Sorong Selatan 77,35 - 3,25 1,61

07. Sorong 83,41 1,19 4,16 2,36

08. Raja Ampat 89,38 0,55 1,07 1,59

Kota/Municipality

71. Sorong 49,10 4,44 26,43 9,05

Papua Barat 59,01 3,18 13,77 6,74

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 225


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.6.1.
Continue Table

Status Penguasaan Tempat Tinggal


Occupancy Status
Milik
Kabupaten/Kota Orang Tua/
Jumlah
Regency/Municipality Dinas Sanak Lainnya Total
Official Saudara Others
Parent’s/
Familiy’s
(1) (6) (7) (8) (9)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 6,36 11,75 - 100,00

02. Kaimana 10,92 7,88 - 100,00

03. Teluk Wondama 7,56 24,08 0,47 100,00

04. Teluk Bintuni 4,98 3,08 2,27 100,00

05. Manokwari 5,78 7,37 0,44 100,00

06. Sorong Selatan 0,54 16,70 0,55 100,00

07. Sorong 1,78 7,09 - 100,00

08. Raja Ampat 1,05 6,37 - 100,00

Kota/Municipality

71. Sorong 4,44 6,53 - 100,00

Papua Barat 5,91 11,13 0,25 100,00

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

226 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota


Tabel : 5.6.2. dan Jenis Atap Terluas Tempat Tinggal
Table Proportion of Household by Regency/Municipality and Primary
Construction Material of The Roof
Tahun / Years 2007 - 2008

Jenis Atap Terluas


Primary Construction Material of The Roof
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Beton Genteng Kayu Sirap
Concrete Roof Tile Wood

(1) (2) (3) (4)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 6,47 0,00 0,66

02. Kaimana 3,61 1,39 0,00

03. Teluk Wondama 0,94 0,00 0,47

04. Teluk Bintuni 0,00 0,77 2,30

05. Manokwari 0,45 1,80 0,23

06. Sorong Selatan 1,07 1,62 1,58

07. Sorong 0,59 8,87 0,00

08. Raja Ampat 1,62 0,52 0,00

Kota/Municipality

71. Sorong 1,64 1,19 0,30

Papua Barat 2008 2,02 1,31 0,44

2007 1,14 2,21 0,79

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 227


SOCIAL

Lanjutan Tabel
: 5.6.2.
Continue Table

Jenis Atap Terluas


Primary Construction Material of The Roof
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Seng Ijuk/Rumbia
Lainnya
Corrugated Sugar Palm
Others
Zinc Fiber/Leaves
(1) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 91,16 1,70 0,00

02. Kaimana 95,00 0,00 0,00

03. Teluk Wondama 68,88 27,35 2,36

04. Teluk Bintuni 82,38 3,08 11,47

05. Manokwari 93,48 2,26 1,78

06. Sorong Selatan 77,33 12,42 5,97

07. Sorong 76,91 2,36 11,26

08. Raja Ampat 88,24 8,57 1,05

Kota/Municipality

71. Sorong 95,70 0,00 1,18

Papua Barat 2008 87,03 6,82 2,38

2007 80,32 2,55 11,80

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

228 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis


Tabel Dinding Terluas Tempat Tinggal
: 5.6.3.
Table Proportion of Household by Regency/Municipality and Primary
Construction Material of The Wall
Tahun / Years 2007 - 2008

Jenis Dinding Terluas


Primary Construction Material of The Wall
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Tembok Kayu Bambu Lainnya
Brich Wood Bamboo Others

(1) (2) (3) (4) (5)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 67,94 27,96 4,10 ,00

02. Kaimana 61,37 36,36 ,00 2,27

03. Teluk Wondama 14,63 72,17 1,41 11,79

04. Teluk Bintuni 7,67 85,58 ,77 5,98

05. Manokwari 45,73 48,37 ,91 4,99

06. Sorong Selatan 26,16 53,80 3,76 16,28

07. Sorong 41,97 58,03 ,00 ,00

08. Raja Ampat 31,28 66,58 2,14 ,00

Kota/Municipality

71. Sorong 79,09 20,61 ,00 ,30

Papua Barat 2008 51,34 43,51 1,02 4,14

2007 43,14 48,46 1,72 6,68

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 229


SOCIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota


Tabel dan Jenis Lantai Terluas
: 5.6.4.
Table Proportion of Household by Regency/Municipality
and Primary Floor Material
Tahun / Years 2008

Jenis Lantai Terluas


Primary Floor Material
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Bukan Tanah
Tanah/ Dirth
Not Dirth

(1) (2) (3)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 94,92 5,08

02. Kaimana 77,34 22,66

03. Teluk Wondama 90,09 9,91

04. Teluk Bintuni 95,75 4,25

05. Manokwari 93,91 6,09

06. Sorong Selatan 88,68 11,32

07. Sorong 87,56 12,44

08. Raja Ampat 93,61 6,39

Kota/Municipality

71. Sorong 96,15 3,85

Papua Barat 91,08 8,92

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

230 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/ Kota


Tabel dan Luas Lantai Tempat Tinggal
Table : 5.6.5. Proportion of Household by Regency/Municipality
and Floor Area
Tahun / Years 2008

Luas Lantai Tempat Tinggal/ Floor Area


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
<=19 20 - 49 50-99 100-149 150+

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 12,03 44,19 32,44 8,34 3,00

02. Kaimana 3,90 62,52 22,47 6,12 5,00

03. Teluk Wondama 14,19 69,78 15,09 0,00 0,94

04. Teluk Bintuni 20,49 62,71 14,14 1,15 1,52

05. Manokwari 3,11 62,63 24,95 5,11 4,19

06. Sorong Selatan 7,01 75,95 9,05 7,99 0,00

07. Sorong 0,00 50,34 47,30 2,36 0,00

08. Raja Ampat 1,07 71,88 25,46 1,59 0,00

Kota/Municipality

71. Sorong 18,27 41,06 29,25 8,15 3,27

Papua Barat 11,80 55,59 24,76 5,23 2,62

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 231


SOCIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Sumber


Tabel Penerangan Tempat Tinggal
Table : 5.6.6.
Proportion of Household by Regency/Municipality and Lighting

Tahun / Years 2007 - 2008

Sumber Penerangan/ Lighting

Kabupaten/Kota Listrik PLN Listrik non Pelita/


Regency/Municipality State PLN Non State Senter Lainnya
Electricity Electricity Pumped Others
Enterprise Enterprise Lamp
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 75,77 9,21 13,64 1,37

02. Kaimana 52,88 17,88 28,11 1,13

03. Teluk Wondama 30,67 23,57 40,10 5,66

04. Teluk Bintuni 19,09 59,11 9,94 11,86

05. Manokwari 58,17 2,94 37,11 1,78

06. Sorong Selatan 36,29 9,74 51,81 2,15

07. Sorong 71,55 0,00 26,07 2,37

08. Raja Ampat 8,41 15,42 56,13 20,05

Kota/Municipality

71. Sorong 95,54 2,67 0,89 0,89

Papua Barat 2008 62,21 12,68 22,03 3,08

2007 58,01 9,45 31,54 1,01

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

232 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota


Tabel : 5.6.7. dan Jenis Bahan Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak
Table Proportion of Household by Regency/Municipality
and Type of Cooking Fuel
Tahun / Years 2007

Jenis Bahan Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak


Type of Cooking Fuel
Kabupaten/Kota
Arang/ Kayu
Regency/Municipality Minyak Lain-
Gas Briket Bakar
Tanah nya
Gas Charcoal/ Fire-
Kerosene Others
Brick wood
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 3,49 54,37 0,85 41,29 -

02. Kaimana 1,63 29,80 0,44 68,13 -

03. Teluk Wondama 3,13 10,94 1,95 83,59 0,39

04. Teluk Bintuni 1,97 12,31 - 84,18 1,55

05. Manokwari 1,72 39,04 0,47 58,44 0,34

06. Sorong Selatan 1,36 25,57 4,98 67,63 0,54

07. Sorong 3,24 24,86 - 71,35 0,54

08. Raja Ampat - 2,60 2,08 95,31 -

Kota/Municipality

71. Sorong 9,68 82,39 1,20 6,43 0,30

Papua Barat 3,74 43,06 1,03 51,81 0,37

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2007)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2007 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 233


SOCIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota


Tabel : 5.6.8. dan Sumber Utama Air Minum
Table Proportion of Household by Regency/Municipality
and Main Source of Drinking Water
Tahun / Years 2008

Sumber Utama Air Minum


Main Source of Drinking Water
Kabupaten/Kota Mata Air Mata Air
Sumur Sumur
Regency/Municipality Ter- Tidak Ter-
Ledeng Ter- Tidak Ter-
lindungi lindungi
Pipe lindungi lindungi
Protected Unprotec-
Pump Well
Spring ted Spring
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 58,05 6,85 0,68 7,84 14,67

02. Kaimana 38,07 9,57 14,19 5,67 13,94

03. Teluk Wondama 11,32 5,20 8,96 8,97 22,63

04. Teluk Bintuni 0,00 3,06 10,31 0,76 8,78

05. Manokwari 6,25 24,07 13,30 8,29 15,15

06. Sorong Selatan 8,47 8,09 5,91 26,92 10,28

07. Sorong 0,00 0,00 8,88 0,00 0,00

08. Raja Ampat 0,00 64,66 5,30 17,91 0,00

Kota/Municipality

71. Sorong 20,16 8,29 3,26 2,07 0,30

Papua Barat 20,70 9,61 7,26 6,34 10,08

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

234 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.6.8.
Continue Table

Jenis Bahan Bakar Yang Digunakan Untuk Memasak


Type of Cooking Fuel
Kabupaten/Kota Air Jumlah
Regency/Municipality Danau/ Total
Air Kema-
Sungai Bendu- Lainnya
Hujan san
River ngan Others
Rain Bottled
Dams
Water
(1) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 0,34 0,00 10,89 0,34 0,34 100,00

02. Kaimana 8,81 8,06 1,12 0,00 0,57 100,00

03. Teluk Wondama 41,03 0,00 0,47 0,47 0,94 100,00

04. Teluk Bintuni 0,74 6,91 42,11 0,39 26,94 100,00

05. Manokwari 17,42 7,08 2,47 0,00 5,97 100,00

06. Sorong Selatan 14,54 1,07 8,15 0,00 16,57 100,00

07. Sorong 10,07 2,95 73,96 0,59 3,54 100,00

08. Raja Ampat 8,95 0,00 2,64 0,00 0,55 100,00

Kota/Municipality

71. Sorong 0,59 37,71 16,16 7,74 3,71 100,00

Papua Barat 12,44 14,03 12,88 2,60 4,06 100,00

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 235


SOCIAL

Tabel Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Tempat Mandi


: 5.6.9.
Table
Household by Regency/Municipality and Bathing Facility

Tahun / Years 2008

Tempat Mandi/ Bathing Facility

Kabupaten/Kota
Regency/Municipality
Sendiri Bersama Umum
Private Shared Public

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 11 806 781 -

02. Kaimana 3 741 551 1 102

03. Teluk Wondama - - -

04. Teluk Bintuni 6 188 1 104 1 430

05. Manokwari 14 649 1 575 660

06. Sorong Selatan 4 690 4 556 603

07. Sorong 17 374 2 261 357

08. Raja Ampat 4 042 688 86

Kota/Municipality

71. Sorong 24 750 6 445 1 155

Papua Barat 87 240 17 961 5 393

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

236 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


SOSIAL

Lanjutan Tabel
: 5.6.9.
Continue Table

Tempat Mandi/ Bathing Facility


Kabupaten/Kota Jumlah
Regency/Municipality Total
Lainnya Tak terjawab
Others Not Stated

(1) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 343 - 14 930

02. Kaimana 2 958 - 8 352

03. Teluk Wondama - - -

04. Teluk Bintuni 1 870 - 10 592

05. Manokwari 22 770 330 39 984

06. Sorong Selatan 3 015 - 12 864

07. Sorong 2 856 - 22 848

08. Raja Ampat 3 397 43 8 256

Kota/Municipality

71. Sorong - 210 32 560

Papua Barat 39 209 583 150 386

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)
Catatan : Data Kabupaten Teluk Wondama masih tergabung dengan Kabupaten Manokwari

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 237


SOCIAL

Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten/Kota dan Jenis


Tabel Kloset yang Digunakan
Table : 5.6.10. Proportion of Household by Regency/Municipality and Sanitation
Facility
Tahun / Years 2007 - 2008

Jenis Kloset yang Digunakan


Sanitation Facility
Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Leher Angsa
Plengsengan
Cubluk Tidak Pakai
Swan’s Leg Direct on Not Used
Private Toilet
Type Cesspool Toiled
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 51,07 21,02 24,44 3,46

02. Kaimana 59,96 19,90 4,04 16,10

03. Teluk Wondama 25,49 56,57 15,12 2,82

04. Teluk Bintuni 59,24 22,95 16,52 1,29

05. Manokwari 53,47 17,72 19,24 9,58

06. Sorong Selatan 51,49 33,11 3,19 12,21

07. Sorong 37,55 12,08 46,35 4,02

08. Raja Ampat 67,34 19,54 12,45 0,67

Kota/Municipality

71. Sorong 41,60 48,16 6,63 3,61

Papua Barat 2008 45,75 35,45 12,92 5,88

2007 54,27 26,62 13,87 6,24

Sumber : BPS Provinsi Papua Barat (Diolah dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008)
Source: BPS Statistic of Papua Barat Province (Based on 2008 National Socio Economic Survey)

238 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

6.1. TANAMAN PANGAN/ FOOD CROPS

Pembangunan di bidang ekono- Government had done deve-


mi yang dilakukan pemerintah lopment in economics sector aimed to
diarahkan pada sektor Industri dengan industrial sector supported by the
didukung oleh sektor Pertanian yang solid agricultural sector.
tangguh.
Perkembangan disektor per- Agriculture sector growth be-
tanian menjadi lebih penting lagi come more and more important
karena disebabkan oleh jumlah because of number of citizen who
penduduk yang berusaha dibidang work in this field are still in great
pertanian masih sangat besar. number.
Gambaran mengenai keadaan The condition of Agriculture in
kondisi pertanian antara lain Papua Barat Province shows in this
menyangkut luas lahan yang chapter are land utilization, harvested
digunakan, luas panen serta area, and the production figures.
produksinya seperti yang disajikan
pada bab ini.
Jenis tanaman pangan yang Food Crops type included in this
dicakup dalam sajian ini hanya chapter are paddy and secondary
meliputi tanaman padi dan palawija, food crops, vegetables and fruit
sayur-sayuran dan buah-buahan, serta crops, and medicinal plants only.
tanaman obat-obatan.
Tanaman padi dan palawija Paddy and secondary food crops
terdiri dari komoditas padi, jagung, ubi consist of paddy, maize, cassava,
kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang sweet potatoes, peanuts, soybean, and
kedelai, dan kacang hijau. Sedangkan mungbeans. While vegetables crops

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 241


AGRICULTURE

tanaman sayur-sayuran yang dicakup just include the commodity which only
disini hanya dibatasi pada komoditi planted in Papua Barat Province such
yang benar-benar ditanam/diusahakan as shallot, garlic, leek, potato,
oleh masyarakat se Provinsi Papua cabbage, cauli flower, beans, chili,
Barat seperti bawang merah, bawang chinese cabbage, carrot, tomato,
putih, bawang daun, kentang, kubis, eggplant, french bean, cucumber,
kembang kol, kacang-kacangan, cabe, pumpkin, swamp cabbage and
petsai, wortel, tomat, terung, buncis, spinach.
ketimun, labu siam, kangkung, dan
bayam.

1. P a d i 1. Paddy

Dari tujuh jenis komoditi yang Paddy crops have the largest
dicakup dalam kelompok ini, komoditi harvested area than other seven type
padi yang memiliki areal panen yang of commodity in the group.
cukup luas dibandingkan dengan
komoditas lainnya.
Padi yang terdiri dari padi Paddy crops which include wet
sawah dan padi ladang, memiliki luas land paddy and dry land paddy had
panen 8.357 Ha pada tahun 2007 harvested area 8.357 Ha in 2007
menjadi 11.467 Ha pada tahun 2008 increased to 11.467 Ha in 2008 or
atau meningkat sebesar 37,12 persen, 37,12 percent, the production of
produksi padi dari 28.204 ton Gabah paddy increased from 28.204 tons in
Kering Giling (GKG) tahun 2007, Dry Unhusked Paddy (DUP) in 2007
menjadi 39.537 ton GKG tahun 2008 to 39.537 tons DUP in 2008 or
atau mengalami peningkatan sebesar increased 40,18 percent.
40,18 persen.

242 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

2. Palawija 2. Secondary Food Crops

Luas panen jagung pada tahun The harvested area of maize in


2008 mengalami penurunan sebesar 2008 decreased to 29,51 percent, the
29,51 persen, yaitu dari 1.518 Ha pada harvested area in 2007 around 1.518
tahun 2007 menjadi 1.070 Ha pada
Ha becomes 1.070 Ha in 2008. The
tahun 2008. Produksi jagung juga
production of maize has decreased
mengalami penurunan sebesar 20,56
persen dari 2.429 ton pada tahun 2007 too about 29,56 percent from 2.429
menjadi 1.711 ton pada tahun 2008. tons in 2007 to 1.711 tons in 2008.
Luas panen ubi kayu The harvested area of Cassava
mengalami peningkatan dari 1.615 Ha increased from 1.615 Ha in 2007 to
pada tahun 2007 menjadi 2.052 Ha 2.052 Ha in 2008. The increase of
pada tahun 2008. Peningkatan luas harvested area followed by the
panen ubi kayu disertai kenaikan increase of production around 29,37
produksi ubi kayu sebesar 29,37 percent. The harvested area of Sweet
persen. Luas panen ubi jalar menurun Potatoes decreased 18,68 percent
sebesar 18,68 persen yang diikuti pula followed by the increase of production
oleh penurunan produksi sebesar 17,91 around 17,91 percent.
persen.
Kacang tanah pada tahun 2008 The 2008 peanuts harvested
mengalami penurunan pada luas panen area and production had decreased
dan produksinya yang masing-masing around 44,46 percent and 44,47
sebesar 44,46 persen dan 44,47 persen. percent. Soybean had increased
Kacang kedelai mengalami pening- around 26,68 percent in harvested
katan sebesar 26,68 persen pada luas area and 27,94 percent in production.
panen dan 27,94 persen pada While mungbeans harvested area had
produksinya. Sedangkan luas panen decreased to 16,04 percent and 16,87

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 243


AGRICULTURE

kacang hijau mengalami penurunan percent for the production.


sebesar 16,04 persen dan 16,87 persen
untuk produksinya.

3. Tanaman Sayur sayuran 3. Vegetables Crops

Komoditi sayuran yang Vegetable commodity collects by


dikumpulkan melalui survei pertanian agricultural survey, are 26
meliputi 26 komoditi, yang commodities and in this publication
ditampilkan dalam publikasi ini hanya we only shows 22 commodities, there
22 komoditi, yakni bawang merah, are shallot, garlic, leek, potato,
bawang putih, bawang daun, kentang, cabbage, cauli flower, beans, chili,
kubis, kembang kol, kacang-kacangan, chinese cabbage, carrot, tomato,
cabe, petsai, wortel, tomat, terung, eggplant, french beans, cucumber,
buncis, ketimun, labu siam, kangkung, pumpkin, swamp cabbage and
dan bayam. spinach.
Data yang disajikan adalah The data presented is condition
keadaan pada tahun 2008, dari periode of 2008, thus there both harvested
tersebut ternyata baik dari sisi luas area and production are shows the
panen maupun produksi menunjukan small increasing (Table 6.1.10)
terjadinya sedikit kenaikan (tabel
6.1.10).
Komoditi kangkung merupakan Swamp cabbages has the largest
komoditi dengan luas panen terluas harvested area, there is 896 Ha, while
yaitu 896 ha, sedangkan komoditi red/kidney beans has the smallest
kacang merah merupakan komoditi harvested area, there is 5 Ha.
dengan luas panen terkecil yaitu 5 Ha.

244 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Komoditi kangkung merupakan The production of swamp


komoditi dengan produksi terbanyak cabbges is the largest production,
yaitu 6.373 Ton, sedangkan kacang there is 6.373 tons, while red/kidney
merah komoditi dengan produksi beans had the smallest production
terkecil yaitu 5 Ton. there is 5 tons.

4. Buah - buahan 4. Fruits

Tabel 6.1.11 menyajikan data Tables 6.1.11 shows production


produksi tanaman buah-buahan yang data of fruit crops which are
terdiri dari alpokat, belimbing, duku/ avocado, star fruit, duku/langsat,
langsat, durian, jambu biji, jambu air, durian, guava, watery rose apple,
jeruk siam/keprok, jeruk besar, tangerine, grapefruit, mango,
mangga, manggis, nangka/cempedak, mangosteen, jack fruit/ champedak,
nenas, pepaya, pisang, rambutan, pineapple, papaya, banana,
salak, sawo, sirsak, markisa, sukun, rambutan, salacia, sapodilla, soursop,
melinjo, dan petai. passion fruit, bread fruit, belinjo and
twisted cluster bean.
Buah-buahan yang mempunyai The fruits which had the largest
jumlah tanaman terbanyak yaitu pisang number of crops is banana with
dengan jumlah pohon sebanyak 61.044 61.044 trees or 24,79 percent of total
pohon atau 24,79 persen dari total fruit crops in Papua Barat Province.

tanaman buah-buahan se-Provinsi The largest fruit crops production


also dominated by banan, there is
Papua Barat. Untuk produksi
4.500 tons or 35,38 percent of total
terbanyak komoditi buah-buahan,
production of fruit crops.
didominasi juga oleh pisang yaitu
4.500 ton atau 35,38 persen dari total
produksi komoditi buah-buahan.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 245


AGRICULTURE

246 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 6.1
Luas Paneen, Produksi, dan Hasil
H per Hektar Paddi Sawah + Padi La
adang
Harvested Area, Yieeld Rate, and Producction of Paddy
Tahu
un / Year 2004 - 20088

40,000.00

35,000.00

30,000.00

25,000.00

20,000.00

15,000.00

10,000.00

5,000.00

0.00
2004 2005 2006 2007 2008

Luas P
Panen Produksi
PERTANIAN

6.2. PERKEBUNAN/ PLANTATION

Komoditi tanaman perkebunan The estate crops commodity


merupakan salah satu komoditi per- is one of commerce commodity that
dagangan yang mempunyai peranan
have very strategic role, beside the
sangat strategis, karena disamping meru-
pakan sumber penghasilan devisa source of income the foreign
negara, juga yang lebih penting lagi exchange, also most importantly it is
adalah mencakup rangkaian kegiatan cover production activity consist of
produksinya termasuk peluang terbuka-
opportunity of employment that
nya lapangan kerja yang cukup
menyerap banyak tenaga kerja. reserve a lot of labour.
Dari ruang lingkup usahanya, By the establishment scope,
maka perkebunan dibagi dalam dua the state crops divided into two that
golongan yakni: Perkebunan Besar dan
is the Large Plantation and Society
Perkebunan Rakyat.
Plantation.
a. Perkebunan Besar
a. Large Scale Estates
Jenis tanaman yang telah di- The Large-Scale Estates
usahakan dalam usaha perkebunan besar commodity cultivated in Papua Barat
di Papua Barat baru mencapai satu
is just only one commodity that is
komoditi, yaitu tanaman Coklat dengan
cocoa. The planted area of cocoa
luas areal 1.668 Ha, tetapi perkebunan
besar ini belum menghasilkan produksi about 1.668 Ha but until 2007 it has
sampai dengan tahun 2007. not production yet
b. Perkebunan Rakyat b. Small Holding Estates
The Small Holdings Estates
Jenis tanaman perkebunan rakyat
yang dicakup dalam publikasi ini commodities included in this
meliputi tujuh jenis tanaman yaitu publication are coconut, oil palm,
kelapa, kelapa sawit, kopi, cengkeh, coffe, clove cocoa, nutmeg, and
coklat, pala, dan jambu mete. cashew nut.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 249


AGRICULTURE

Luas areal tanaman kelapa pada The coconut crop in 2007


tahun 2007 tidak mengalami kenaikan have no increase during the previous
dibanding tahun sebelumnya. Untuk year. Production of coconut also
produksinya tanaman kelapa ditahun have no increase about 5.965 ton.
yang sama juga tidak mengalami
kenaikan dari 5.965 ton.
Tanaman kopi untuk luas areal- The planted area of coffee in
nya ditahun 2007 juga tidak mengalami 2007 also have no increased. Coffee
kenaikan. Untuk produksi dari kopi di production in 2007 are same with the
tahun 2007 adalah tetap dibanding tahun previous year.
sebelumnya.
Tabel 6.2.7. menyajikan data Tables 6.2.7 shows the
perkebunan rakyat tanaman jambu planted area and production of
mente di Provinsi Papua Barat, dari 8 cashew nut in Papua Barat Province.
kabupaten hanya 2 kabupaten yang ada There is only 2 regency of 8
perkebunan rakyat tanaman jambu regencies in Papua Barat which
mente. Dari tahun 2003 sampai dengan
cultivated cashew nut as
2007 luar areal tetap yaitu seluas 305 ha,
smallholding estates, the planted
dimana luas areal terluas di Kabupaten
area from 2003 to 2007 are steadly
Fakfak yaitu seluas 297 ha atau 97,38
around 305 Ha, where the biggest
persen.
planted area is in Fakfak around 297
Ha or 97,38 percent.

250 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 6.2
Luas Areal dan Produksi Tanaman Cooklat dan Pala
Harvested Area, Yield Ratte, and Production off Cocoa and Nutmeg
Tahu
un / Year 2003 - 20077

Tanaman Kakao
10000
9000
8000
7000
6000
5000
4000
3000
2000
1000
0
2003 20
004 2005 2006 2007

Luas Produksi

Tanaman Palla

2007

2006

2005

2004

2003

0 1,000 2,0
000 3,000 4,000
0 5,000 6,000
Pro
oduksi LLuas
PERTANIAN

6.3. KEHUTANAN/ FORESTRY

Menurut fungsinya, hutan dibagi According to its function, forest


menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu hutan can be classified into 3 categories:
lindung, hutan produksi, dan hutan protection forest, production forest, and
konservasi (hutan suaka alam dan hutan conservation forest (sanctuary reserve
pelestarian alam). Tabel 6.3.1. area, native conservation area, and
menyajikan data perkembangan luas hunting parks). Tables 6.3.1. presents
penebangan hutan dan hasilnya oleh the growth of deforestation area and
Pemegang Hak Pengusahaan Hutan production by forest concession license
(HPH). Luas penebangan tahun 2003 holder. The deforestation area in 2003
tercatat seluas 17.446,66 ha, di tahun recodrs around 17.446,66 Ha and
2008 tercatat seluas 14.866,13 ha atau 14.866,13 Ha in 2008 or decreasing
mengalami penurunan sebesar 14,79 14,79 percent during 5 years.
persen selama kurun waktu 5 tahun.
Luas kawasan hutan tahun 2008 The 2008 forest area was about
tidak mengalami perubahan yang berarti 9.769.686,81 Ha consist of protected
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. area in 2006 is 1.648.277,57 Ha (16,87
Luas kawasan hutan tahun 2008 tercatat percent) of protection forest area,
seluas 9.769.686,81 ha yang terdiri dari 1.751.648,35 Ha (17,93 percent) of
hutan lindung seluas 1.648.277,57 ha sanctuary reserve area, 1.847.243,96 Ha
(16,87 persen), hutan Kawasan Suaka (18,91 percent) of limited production
Alam seluas 1.751.648,35 ha (17,93 forest, 1.866.284,39 Ha (19,10 percent)
persen), hutan produksi terbatas seluas of definitive production forest,
1.847.243,96 ha (18,91 persen), hutan 2.314.144,79 Ha (23,69 percent) of
produksi tetap seluas 1.866.284,39 ha convertible production forest and others
(19,10 persen), hutan produksi yang area utilization around 342.087,75 Ha

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 253


AGRICULTURE

dikonversi seluas 2.314.144,79 ha (23,69 (3,50 percent).


persen) dan areal penggunaan lainnya
seluas 342.087,75 ha (3,50 persen).
Terdapat beberapa data tambahan Several supplement data shows in
yang dicantumkan pada publikasi tahun this publication. Among other things are
ini. Di antaranya adalah data mengenai data about ownership of SK IUPHHK
kepemilikan SK IUPHHK dan RKT, and RKT, primary industry of forest
industri primer hasil hutan (IPHHK), production, primary industry owning
industri primer pemegang IUPHHK, dan IUPHHK, and forestry technical
tenaga teknis kehutanan pada workers in industry.
perusahaan.
Tenaga teknis kehutanan pada Forestry Technical Workers in
perusahaan dibedakan menjadi 10 industry divided to 10 category, that is
kategori, yaitu Sarjana Kehutanan, Bachelor of Forestry, Baccalaureate of
Sarjana Muda Kehutanan, SKMA/ Forestry, SKMA/KKMA, Cruiser, Scallr,
KKMA, Cruiser, Scaler, Grader, Grader, Seedbed, Development of
Persemaian, Pembinaan Hutan, Forest, Measuring/Mapper, and Others.
Pengukuran/Perpetaan, dan Lain-Lain. Until 2008, the biggest workers
Sampai dengan tahun 2008, daerah yang absorbed in Teluk Bintuni about 185
menyerap tenaga kerja terbanyak adalah workers.
Kabupaten Teluk Bintuni, yaitu 185
tenaga kerja.

254 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gambar/ Figure: 6.3
Luas Kawasan n Hutan dan Perairaan yang telah Ditunjjuk Berdasarkan Keeputusan
M
Menteri Kehutanan dirinci menurut Kaabupaten/Kota
Forest Area
a and Water Ecosysteem Referred by Foresstry Ministerial Decrree by
Reg
gency/Municipality
Ta
ahun / Year 2008

17.93% 19.10%
18.91%

23
3.69%
16.87%
3.50%

Hutan Lindung Hutan


n KSA/KPA
Hutan Produksi Terbatas Hutan
n Produksi Tetap
Hutan Produksi yg Dikonverrsi Areal Penggunaan Lain
PERTANIAN

6.4. PETERNAKAN/ LIVESTOCK

Berdasarkan data dari Dinas According to Provincial of


Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Agriculture Livestocks and Food
Pangan Provinsi Papua Barat, populasi Resilience Office of Papua Barat
ternak yang terdiri dari sapi, babi, dan Province data, the livestocks
kambing pada tahun 2008 secara population of cow, pig, and goat in
berturut-turut adalah 35.297 ekor, 2008 around 35.297 heads, 43.678
43.678 ekor, dan 12.259 ekor. Bila heads, dan 12.259 heads. Compare
dibandingkan dengan tahun sebelumnya to the previous year population, the
populasi sapi dan babi mengalami population of cow and pig
peningkatan masing-masing yaitu 2,52 increased about 2,52 percent and
persen dan 30,67 persen. Sedangkan 30,67 percent. Meanwhile the goat
populasi kambing menurun 7,29 persen. population decreased 7,29 percent
than 2007 population
Populasi unggas pada tahun 2008 Poultry population (native
terdiri dari ayam buras, ayam ras chicken, broiler, layer, and duck) in
pedaging, ayam ras petelur, dan itik, 2008 mostly increasing, only duck
sebagian besar mengalami kenaikan, pupolation decreasing. Significantly
hanya itik saja yang menurun from 83.012 heads in 2007 to
populasinya. Jumlah populasi yang 129.719 heads in 2008 or increase
meningkat paling signifikan adalah about 56,27 percent.
populasi ayam ras petelur, sebesar
83.012 ekor di tahun 2008 menjadi
129.719 ekor atau naik sebesar 56,27
persen.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 257


AGRICULTURE

Produksi daging dapat dilihat Meat production can be


pada Tabel 6.4.6. Secara umum produksi shown in table 6.4.6. Generally
daging menurut jenis ternak terjadi meat production in 2008 increased
kenaikan pada tahun 2008 dibandingkan compared to the previous year. The
tahun 2007. Produksi daging terbesar di biggest meat production in 2008 is
2008 adalah daging sapi sebesar cow meat around 1.593.584 kgs or
1.593.584 kg atau mengalami kenaikan increased 117,46 percent. The
sebesar 117,46 persen. Produksi daging biggest increasing of poultry meat
unggas juga mengalami kenaikan yang production are duck, layer, and
signifikan. Kenaikan produksi daging broiler (table 6.4.7.)
unggas terbesar adalah itik, ayam ras
petelur, dan pedaging (tabel 6.4.7)
Produksi telur pada tahun 2008 Egg production in 2008
juga mengalami kenaikan. Kenaikan increase compare to 2007
produksi terbesar adalah telur itik yang productionduck egg increased from
mengalami kenaikan dari 5.604 kg pada 5.604 kgs in 2007 to 78.346 kgs.
2007 menjadi 78.346 kg sedangkan While native chicken only increase
kenaikan produksi yang paling kecil around 21,58 percent compared to
adalah ayam buras hanya 21,58 persen 2007 production.
dibandingkan produksi telur pada tahun
2007.

258 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gambar/ Figure: 6.4
Populasi Beberapa Ternak menurut JJenis Ternak
Livestock Pop
pulation by Type of L
Livestock
Tahu
un / Year 2006 - 20088

45,000

40,000

35,000

30,000

25,000

20,000

15,000

10,000

5,000

0
2006 2007 2008

Sapi Babi K
Kambing
PERTANIAN

6.5. PERIKANAN/ FISHERY

Berbagai usaha telah dilakukan Government has been done


oleh Pemerintah baik dalam mening- various efforts to increase the
katkan bahan makanan pokok, konsumsi number of foodstuff, protein
protein, dan juga pendapatan masyarakat consumption and people’s income
dibidang perikanan. in fishery.
Data statistik perikanan yang Fishery statistics presented in
disajikan sangat berguna dalam penilaian this publication is very usefull to
keadaan serta perkembangan di bidang evaluate and develop fisheries and
perikanan, sehingga memudahkan can be a great help for development
rencana pembangunan secara lebih planning.
meluas.
Untuk produksi perikanan laut The marine fishery
ditahun 2007 sebanyak 99.697,60 ton. production in 2007 was 99.697,60
Dibandingkan dengan tahun sebelum tons. Compared to the previous
nya, produksi perikanan naik sekitar year, it increased about 12,06
13,72 persen. percent.
Nilai produksi perikanan laut Value of marine fishery
pada tahun 2007 sebesar 697.292,24 juta production in 2007 is 697.292,24
atau turun sebesar 17,28 persen (Tabel million or decreased 17,28 percent,
6.5.5.). presented on Table 6.5.5.

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 261


AGRICULTURE

262 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


Gam
mbar/ Figure : 6.5
Produksi Perikanan n Laut menurut Kaabupaten/Kota
Marine Fisheries Prroduction by Regencyy/Municipality
Tahun / Year 2007 (Ton))

35,000.00

30,000.00

25,000.00

20,000.00

15,000.00

10,000.00

5,000.00

0.00
Prroduksi Perikanan Laut

Fakffak Kaimana Teluk Wondamaa


Telu
uk Bintuni Manokwari Sorong Selatan
Soro
ong Raja Ampat Kota Sorong
PERTANIAN

6.1. TANAMAN PANGAN/ FOOD CROPS

Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.1.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of
Wetland Paddy by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 85 298 35,06
02. Kaimana - - -
03. Teluk Wondama 51 180 35,29
04. Teluk Bintuni 365 1 293 35,42
05. Manokwari 6 507 22 920 35,22
06. Sorong Selatan - - -
07. Sorong 3 053 10 784 35,32
08. Raja Ampat 297 1 043 35,12
Kota/Municipality
71. Sorong - - -
Papua Barat 2008 10 358 36 518 35,26
2007 7 580 26 101 34.43
2006 7 546 24 810 32,88
2005 6 415 20 896 32,57
2004 5 231 16 445 31,44
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 265


AGRICULTURE

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Ladang


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.2.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of Dryland Paddy by
Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 10 26 26,13

02. Kaimana - - -

03. Teluk Wondama 5 14 28,50

04. Teluk Bintuni 136 358 26,34

05. Manokwari 871 2 389 27,42

06. Sorong Selatan 81 216 26,68

07. Sorong - - -

08. Raja Ampat 6 16 26,27

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 1 109 3 019 27,22


2007 777 2 103 27,06
2006 999 2 708 27,11
2005 1 408 3 806 27,03
2004 1 745 5 152 29,53
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

266 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Panen, Produksi, dan Hasil per Hektar Padi Sawah + Padi
Tabel Ladang Menurut Kabupaten/Kota
6.1.3.
Table Harvested Area,Yield Rate, and Production of Paddy (Wetland +
Dryland) by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 95 324 34,11

02. Kaimana - - -

03. Teluk Wondama 56 194 34,64

04. Teluk Bintuni 501 1 651 32,95

05. Manokwari 7 378 25 309 34,30

06. Sorong Selatan 81 216 26,67

07. Sorong 3 053 10 784 35,32

08. Raja Ampat 303 1 059 34,95

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 11 467 39 537 34,48


2007 8 357 28 204 33,75
2006 8 545 27 518 32,20
2005 7 823 24 702 31,58
2004 6 976 21 598 30,96
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 267


AGRICULTURE

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Jagung


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.4.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of Maize
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 4 7 16,85

02. Kaimana 25 39 15,76

03. Teluk Wondama 42 68 16,29

04. Teluk Bintuni 123 202 16,39

05. Manokwari 562 890 15,84

06. Sorong Selatan 39 65 16,61

07. Sorong 245 390 15,90

08. Raja Ampat 21 35 16,80

Kota/Municipality

71. Sorong 9 15 16,96

Papua Barat 2008 1 070 1 711 15,99


2007 1 518 2 429 16,00
2006 1 947 3 120 16,02
2005 2 080 3 317 15,94
2004 1 375 2 024 14,72
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

268 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Ubi Kayu


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.5.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of Cassava
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 132 1 486 112,58

02. Kaimana 72 832 115,54

03. Teluk Wondama 165 1 833 111,07

04. Teluk Bintuni 221 2 459 111,25

05. Manokwari 1 137 12 873 113,22

06. Sorong Selatan 38 419 110,16

07. Sorong 218 2 416 110,83

08. Raja Ampat 34 381 112,13

Kota/Municipality

71. Sorong 35 374 106,75

Papua Barat 2008 2 052 23 071 112,43


2007 1 615 17 833 110,42
2006 1 963 21 913 111,63
2005 2 336 25 897 110,85
2004 1 853 20 440 110,29
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 269


AGRICULTURE

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Ubi Jalar


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.6.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of Sweet Potatoes
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 135 1 362 100,92

02. Kaimana 120 1 208 100,64

03. Teluk Wondama 95 954 100,46

04. Teluk Bintuni 195 1 962 100,63

05. Manokwari 633 6 371 100,65

06. Sorong Selatan 105 1 058 100,80

07. Sorong 153 1 540 100,63

08. Raja Ampat 36 363 100,83

Kota/Municipality

71. Sorong 52 522 100,38

Papua Barat 2008 1 524 15 341 100,66


2007 1 874 18 702 99,80
2006 2 170 21 405 98,64
2005 1 991 19 543 98,14
2004 2 044 20 476 100,18
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

270 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Tanah


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.7.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of Peanuts
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 34 35 10,35

02. Kaimana 20 20 9,94

03. Teluk Wondama 100 102 10,20

04. Teluk Bintuni 186 192 10,32

05. Manokwari 392 398 10,16

06. Sorong Selatan 123 126 10,26

07. Sorong 96 98 10,19

08. Raja Ampat 7 7 10,10

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 958 979 10,21


2007 1 725 1 763 10,22
2006 1 937 1 956 10,10
2005 2 093 2 131 10,18
2004 1 350 1 348 9,98
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 271


AGRICULTURE

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kedelai


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.8.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of
Soybeans by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 2 2 10,40

02. Kaimana 12 13 11,06

03. Teluk Wondama 36 40 11,18

04. Teluk Bintuni 152 162 10,64

05. Manokwari 1 305 1 398 10,71

06. Sorong Selatan 23 26 11,20

07. Sorong 78 82 10,48

08. Raja Ampat 16 17 10,70

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 1 624 1 740 10,72


2007 1 282 1 360 10,61
2006 1 819 1 917 10,54
2005 2 137 2 279 10,67
2004 1 326 1 523 11,49
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

272 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Hijau


Tabel Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.9.
Table Harvested Area, Yield Rate and Production of Mungbeans
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2004 - 2008

Luas Panen Hasil per


Produksi
Kabupaten/Kota Harvested Hektar
Production
Regency/Municipality Area Yield Rate
(Ton)
(Ha) (Kw/Ha)
(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 1 10,30

02. Kaimana 14 13 9,35

03. Teluk Wondama 28 27 9,49

04. Teluk Bintuni 160 160 9,97

05. Manokwari 179 176 9,85

06. Sorong Selatan 100 103 10,26

07. Sorong 71 71 9,98

08. Raja Ampat 7 7 9,99

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 560 557 9,95


2007 667 670 10,05
2006 925 944 10,21
2005 855 871 10,19
2004 570 412 7,22
Diolah dari hasil Survei Tanaman Pangan dan Ubinan
Based on Food Crop Agriculture and Crop Cutting Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 273


AGRICULTURE

Luas Panen Dibongkar Habis, Total Produksi, dan Hasil per Ha


Tabel Sayuran Menurut Kabupaten/Kota
: 6.1.10
Table Area Harvested Entirely, Production and Yield/Ha of Vegetables
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008

Bawang Merah/ Shallots Bawang Putih/ Garlic


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - - -

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama 1 7 7,00 - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari 54 486 9,00 31 284 9,16

06. Sorong Selatan 3 1 0,33 - - -

07. Sorong - - - - - -

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 2008 58 494 8,52 31 284 9,16


2007 51 346 6,78 34 248 7,29
*)
2006 50 405 8,10 31 236 7,60
2005 52 421 8,10 25 190 7,60
Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

274 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Bawang Daun/ Leeks Kentang/ Potatoes


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - - -

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni 7 21 3,00 - - -

05. Manokwari 39 263 6,74 50 152 3,04

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong - - - - - -

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 2008 46 284 6,17 50 152 3,04

2007 67 361 5.39 45 131 2.92

2006*) 42 261 6,21 37 104 2,80

2005 30 187 6,23 46 129 2,80


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 275


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Kubis/ Cabbage Kembang Kol/ Cauli Flower


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 9 3 0,33 - - -

02. Kaimana 3 1 0,33 - - -

03. Teluk Wondama 1 35 35,00 - - -

04. Teluk Bintuni 8 33 4,13 - - -

05. Manokwari 95 592 6,23 - - -

06. Sorong Selatan 80 43 0,54 - - -

07. Sorong 62 186 3,00 - - -

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 7 72 10,29 - - -

Papua Barat 2008 265 965 3,64 - - -

2007 300 1 385 4,62 43 155 3,59

2006*) 217 1 245 5,74 3 15 5,00

2005 244 1 170 4,80 12 58 4,83


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

276 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Petsai/Sawi/ Chinese Cabbage Wortel/ Carrot


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (20) (21) (22) (23) (24) (25)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 17 2 0,12 - - -

02. Kaimana 5 2 0,40 - - -

03. Teluk Wondama 42 420 10,00 - - -

04. Teluk Bintuni 13 29 2,23 - - -

05. Manokwari 128 977 7,63 42 384 9,14

06. Sorong Selatan 79 33 0,42 - - -

07. Sorong 143 429 3,00 - - -

08. Raja Ampat 13 1 0,08 - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 224 1 271 5,67 - - -

Papua Barat 2008 664 3 164 4,77 42 384 9,14

2007 553 2 359 4,27 33 245 7,43

2006*) 431 1 828 4,24 32 243 7,60

2005 416 1 329 3,19 31 236 7,61


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 277


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Kacang Merah Kacang Panjang


Red/Kidney Beans Yardlong Beans
Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (26) (27) (28) (28) (30) (31)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - 68 118 1,74

02. Kaimana - - - 22 17 0,77

03. Teluk Wondama - - - 34 102 3,00

04. Teluk Bintuni - - - 16 37 2,31

05. Manokwari 2 2 1,00 394 4 904 12,45

06. Sorong Selatan - - - 117 57 0,49

07. Sorong - - - 168 773 4,60

08. Raja Ampat 3 3 1,00 13 3 0,23

Kota/Municipality

71. Sorong - - - 25 149 5,96

Papua Barat 2008 5 5 1,00 857 6 160 7,19

2007 2 2 1,00 652 2 286 3,51

2006*) - - - 493 1 136 2,30

2005 - - - 722 1 704 2,36


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

278 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Cabe Besar/ Chili Cabe Rawit/ Small Chili


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (32) (33) (34) (35) (36) (37)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 7 4 0,57 14 7 0,50

02. Kaimana 3 1 0,33 22 9 0,41

03. Teluk Wondama 10 24 2,40 25 69 2,76

04. Teluk Bintuni 9 9 1,00 - - -

05. Manokwari 242 2 729 11,28 84 506 6,02

06. Sorong Selatan 30 11 0,37 57 23 0,40

07. Sorong 76 294 3,87 - - -

08. Raja Ampat 9 3 0,33 13 3 0,23

Kota/Municipality

71. Sorong 9 43 4,78 3 59 19,67

Papua Barat 2008 395 3 118 7,89 218 676 3,10

2007 256 1 086 4,24 169 578 3,42

2006*) 237 820 3,46 91 253 2,78

2005 326 1 118 3,43 147 400 2,72


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 279


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Jamur/ Mushroom Tomat/ Tomatoes


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (38) (39) (40) (41) (42) (43)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - 13 3 0,23

02. Kaimana - - - 20 12 0,60

03. Teluk Wondama - - - 31 403 13,00

04. Teluk Bintuni - - - 8 7 0,88

05. Manokwari - - - 258 5 279 20,46

06. Sorong Selatan - - - 31 12 0,39

07. Sorong - - - 83 444 5,35

08. Raja Ampat - - - 11 2 0,18

Kota/Municipality

71. Sorong - - - 16 116 7,25

Papua Barat 2008 - - - 471 6 278 13,33

2007 - - - 350 2 143 6,12

2006*) - - - 281 2 478 8,82

2005 - - - 346 937 2,71


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

280 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Terung/ Eggplant Buncis/ French Beans


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (44) (45) (46) (47) (48) (49)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 10 3 0,30 14 6 0,43

02. Kaimana 21 9 0,43 7 3 0,43

03. Teluk Wondama 26 500 19,23 24 328 13,67

04. Teluk Bintuni 6 13 2,17 7 11 1,57

05. Manokwari 229 3 725 16,27 191 2 128 11,14

06. Sorong Selatan - - - 56 11 0,20

07. Sorong 71 312 4,39 39 210 5,38

08. Raja Ampat 10 2 0,20 - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 12 106 8,83 16 45 2,81

Papua Barat 2008 385 4 670 12,13 354 2 742 7,75

2007 222 1 006 4,53 235 674 2,87

2006*) 204 954 4,68 172 260 1,51

2005 203 830 4,09 193 259 1,34


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 281


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Labu Siam
Ketimun/ Cucumber
Pumpkin/Chajota
Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (50) (51) (52) (53) (54) (55)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 16 6 0,38 9 5 0,56

02. Kaimana 3 1 0,33 - - -

03. Teluk Wondama 28 510 18,21 - - -

04. Teluk Bintuni 11 25 2,27 8 9 1,13

05. Manokwari 184 1 371 7,45 57 200 3,51

06. Sorong Selatan 84 51 0,61 42 35 0,83

07. Sorong 79 411 5,20 - - -

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 32 256 8,00 - - -

Papua Barat 2008 437 2 631 6,02 116 249 2,15

2007 294 1 298 4,41 40 112 2,80

2006*) 293 996 3,40 45 304 6,90

2005 301 1 023 3,40 16 109 6,81


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

282 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Kangkung/ Swamp Cabbage Bayam/ Spinach


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (56) (57) (58) (59) (60) (61)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 23 17 0,74 17 5 0,29

02. Kaimana 43 20 0,47 37 14 0,38

03. Teluk Wondama 32 500 15,63 33 70 2,12

04. Teluk Bintuni 18 133 7,39 8 11 1,38

05. Manokwari 235 2 491 10,60 189 1 181 6,25

06. Sorong Selatan 197 59 0,30 86 28 0,33

07. Sorong 107 523 4,89 82 332 4,05

08. Raja Ampat 16 4 0,25 12 2 0,17

Kota/Municipality

71. Sorong 225 2 626 11,67 146 301 2,06

Papua Barat 2008 896 6 373 7,11 610 1 944 3,19

2007 452 1 946 4,31 411 855 2,08

2006*) 465 2 186 4,70 287 431 1,50

2005 429 1 888 4,40 312 480 1,54


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 283


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.10
Continued Table

Melon/ Melon Semangka/ Watermelon


Hasil Hasil
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
per per
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
Hektar Hektar
Harvest- Product- Harvest- Product-
Yield Yield
ed Area ion ed Area ion
Rate Rate
(Ha) (Ton) (Ha) (Ton)
(Ton/Ha) (Ton/Ha)
(1) (62) (63) (64) (65) (66) (67)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - - -

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - 4 14 3,50

05. Manokwari 1 4 4,00 9 223 24,78

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong 7 40 5,71 24 135 5,63

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 2008 8 44 5,50 37 372 10,05

2007 13 52 4,02 46 130 2,83

2006*) 30 119 3,97 53 191 3,69

2005 14 70 5,00 35 154 4,40


Diolah dari hasil SPH-SBS Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

284 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Tanaman Yang Menghasilkan, Hasil per Hektar dan Produksi


Tabel Buah-buahan Menurut Kabupaten/Kota
Table : 6.1.11 Harvested Plant, Yield Rate and Production of Fruits by Regency/
Municipality in Papua Barat Province
Tahun / Year 2005 - 2008

Belimbing
Alpukat/ Avocado
Star Fruit/Carambola
Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 527 27 51,23 293 14 47,78
02. Kaimana 510 16 31,37 - - -
03. Teluk Wondama - - - - - -
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 8.573 467 54,47 2.265 126 55,63
06. Sorong Selatan 194 3 15,46 - - -
07. Sorong 141 6 42,55 194 9 46,39
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 200 22 110,00 300 13 43,33
Papua Barat 2008 9.953 541 54,36 2.863 162 56,58
2007 10.435 1.095 104,94 4.029 192 47,65
*)
2006 9.951 1.015 102,00 3.510 73 20,80
2005 10.476 1.043 99,56 3.966 110 27,74
Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 285


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Duku/Langsat/ Duku/Langsat Durian/ Durian


Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1.083 15 13,85 4.251 145 34,11

02. Kaimana 810 13 16,05 1.340 49 36,57

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari 10.876 566 52,04 8.457 1.735 205,16

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong - - - 115 4 34,78

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 300 6 20,00 300 23 76,67

Papua Barat 2008 10.876 600 55,17 12.257 1.956 159,58

2007 12.878 1.363 105,84 14.336 2.409 168,04


*)
2006 532 10 18,80 377 133 352,79

2005 9.901 1.068 107,87 10.809 2.644 244,61


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

286 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Jambu Biji Jambu Air


Guava/Common Guava Watery Rose Apple
Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 120 4 33,33 435 2 4,60

02. Kaimana 610 18 29,51 660 4 6,06

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari 4.389 98 22,33 4.056 36 8,88

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong 411 18 43,80 9 0 0,00

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 300 9 30,00 150 5 33,33

Papua Barat 2008 5.161 147 28,48 4.339 47 10,83

2007 5.816 191 32,84 5.093 273 53,60

2006*) 2.524 868 343,90 3.884 63 16,22

2005 6.606 2.393 362,25 4.206 184 43,75


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 287


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Jeruk Siam/Keprok Tangerine Jeruk Besar/ Grapefruit


Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (20) (21) (22) (23) (24) (25)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 50 1 20,00 146 20 136,99
02. Kaimana 615 6 9,76 510 9 17,65
03. Teluk Wondama - - - - - -
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 5.234 105 20,06 - - -
06. Sorong Selatan - - - - - -
07. Sorong - - - 20 4 200,00
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 900 29 32,22 - - -

Papua Barat 2008 6.172 141 22,85 676 33 48,82

2007 6.517 523 80,25 1.490 102 68,46

2006*) 5.607 101 18,01 5.607 203 36,20

2005 9.636 311 32,27 0 0 0,00


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

288 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Nangka/Cempedak
Mangga/ Mango
Jack Fruit/Champedak
Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (26) (27) (28) (29) (30) (31)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 125 5 40,00 525 21 40,00

02. Kaimana 1.100 29 26,36 740 18 24,32

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari 6.980 374 53,58 9.120 1.474 161,62

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong - - - 2.118 100 47,21

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 2.200 138 62,73 250 13 52,00

Papua Barat 2008 9.305 546 58,68 11.899 1.626 136,65

2007 11.562 770 66,60 11.187 817 73,03


*)
2006 441 7 15,87 10.300 3.625 351,94

2005 7.651 877 114,63 11.091 3.312 298,62


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 289


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Nenas/ Pineapple Pepaya/ Papaya/Pawpaw


Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (32) (33) (34) (35) (36) (37)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 280 0 0,00 340 8 23,53
02. Kaimana 1.160 2 1,72 1.090 12 11,01
03. Teluk Wondama - - - - - -
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 23.645 44 1,86 12.086 792 65,53
06. Sorong Selatan 200 0 0,00 1.920 14 7,29
07. Sorong 571 3 5,25 916 56 61,14
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 1.100 3 2,73 2.800 129 46,07

Papua Barat 2008 23.808 52 2,18 14.719 1.011 68,69

2007 29.763 155 5,21 16.983 549 32,33

2006*) 25.345 104 4,10 14.171 1.951 137,68

2005 37.377 148 3,96 19.159 1.886 98,44


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

290 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Pisang/ Banana Rambutan/ Rambutan


Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (38) (39) (40) (41) (42) (43)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 2.273 36 15,84 - - -
02. Kaimana 1.430 37 25,87 2.010 16 7,96
03. Teluk Wondama 1.000 8 8,00 - - -
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 41.467 1.629 39,28 24.315 739 30,39
06. Sorong Selatan 620 21 33,87 - - -
07. Sorong 3.521 233 66,17 - - -
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 14.500 2.536 174,90 500 4 8,00

Papua Barat 2008 61.044 4.500 73,72 24.315 759 31,22

2007 57.600 1.612 27,99 29.058 981 33,76

2006*) 73.037 8.136 111,40 88 5 56,82

2005 58.028 9.497 163,66 22.754 1.846 81,13


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 291


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Salak/ Salak Sukun/ Bread Fruit


Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (44) (45) (46) (47) (48) (49)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 70 0 0,00 265 12 45,28
02. Kaimana 7.130 17 2,38 630 10 15,87
03. Teluk Wondama - - - - - -
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 2.980 6 2,01 1.975 92 46,58
06. Sorong Selatan 200 1 5,00 - - -
07. Sorong 467 18 38,54 82 1 12,20
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 35.000 316 9,03 800 48 60,00

Papua Barat 2008 42.545 358 8,41 3.040 163 53,62

2007 40.813 421 10,32 4.012 199 49,60

2006*) 36.740 1.467 39,93 1.375 124 90,18

2005 43.930 1.890 43,02 2.692 605 224,74


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

292 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

Melinjo
Sirsak/ Soursop
Belinjo/Goint Fir
Tanaman Tanaman
Hasil Hasil
yang yang
Kabupaten/Kota Pro- per Pro- per
Meng- Meng-
Regency/Municipality duksi Pohon duksi Pohon
hasilkan hasilkan
Product- Yield Product- Yield
Harvested Harvested
ion Rate ion Rate
Plant Plant
(Ton) (Kg/Phn (Ton) (Kg/Phn
(Pohon (Pohon
Kg/Tree) Kg/Tree)
Tree) Tree)
(1) (50) (51) (52) (53) (54) (55)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 59 0 0,00 163 4 24,54
02. Kaimana - - - - - -
03. Teluk Wondama - - - - - -
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 2.500 47 18,80 107 1 9,35
06. Sorong Selatan - - - - - -
07. Sorong 151 6 39,74 26 2 76,92
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 300 12 40,00 - - -

Papua Barat 2008 2.829 65 22,98 296 7 23,65

2007 3.209 70 21,81 505 5 9,90

2006*) 3.016 72 23,87 2 0 0,00

2005 3.086 93 30,14 0 0 0,00


Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 293


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.11
Continued Table

P e t a i/ Twisted Cluster Bean


Kabupaten/Kota
Tanaman yang Hasil per Pohon
Regency/Municipality Produksi
Menghasilkan Yield Rate
Production
Harvested Plant (Kg/Phn
(Ton)
(Pohon/ Tree) Kg/Tree)
(1) (56) (57) (58)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - -

02. Kaimana - - -

03. Teluk Wondama - - -

04. Teluk Bintuni - - -

05. Manokwari 130 3 23,08

06. Sorong Selatan - - -

07. Sorong 19 2 105,26

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 142 5 35,21

2007 59 1 16,95

2006*) 25 1 40,00

2005 0 0 0,00
Diolah dari hasil SPH-BST Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

294 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Panen, Hasil per M2 dan Produksi


Tabel Tanaman Obat-obatan Menurut Jenis Tanaman*
6.1.12
Table
Harvested Area, Yield/M2 and Production of Medicinal Plants

Tahun / Year 2005 - 2008

Laos/Lengkuas
Jahe / Ginger
Galingale
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
Hasil/ Hasil/
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
M2 M2
Harvested Product- Harvested Product-
Yield/ M2 Yield/ M2
Area ion Area ion
(Kg/M2) (Kg/M2)
(M2) (Kg) (M2) (Kg)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 265 653 0,76 332 1.113 1,10
02. Kaimana 151 750 4,97 141 680 4,82
03. Teluk Wondama 65 65 1,00 64 192 3,00
04. Teluk Bintuni - - - - - -
05. Manokwari 675 5.247 7,77 475 3.761 7,92
06. Sorong Selatan - - - - - -
07. Sorong 1.150 4.100 3,04 830 5.190 5,30
08. Raja Ampat - - - - - -
Kota/Municipality
71. Sorong 3.200 6.400 2,00 1.800 6.000 3

Papua Barat 2008 5.506 17.215 2,73 3.642 16.936 3,79

2007 9.138 28.783 2,30 10.652 32.682 2,60

2006*) 9.100 12.815 1,52 8.775 18.240 2,08

2005 15.720 22.140 1,41 4.029 7.388 1,83


Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 295


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.12
Continued Table

Kencur
Kunyit/ Tumeric
Greater Galingale
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
Hasil/ Hasil/
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
M2 M2
Harvested Product- Harvested Product-
Yield/ M2 Yield/ M2
Area ion Area ion
(Kg/M2) (Kg/M2)
(M2) (Kg) (M2) (Kg)
(1) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - 245 2.393 1,56

02. Kaimana - - - 166 809 4,87

03. Teluk Wondama 12 12 1,00 70 140 2,00

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari 715 3.423 4,79 735 4.584 6,24

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong 80 673 4,99 105 920 6,81

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 425 1.400 3,29 3.125 6.100 2

Papua Barat 2008 1.232 5.508 4,28 4.446 14.946 2,59

2007 5.430 9.631 1,64 17.655 34.881 1,67

2006*) 6.400 10.659 1,67 13.575 24.400 1,80

2005 405 888 2,19 476 685 1,44


Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

296 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.12
Continued Table

Lempuyang
Temulawak/ Wild Ginger
Zingiber Aromaticum
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
Hasil/ Hasil/
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
M2 M2
Harvested Product- Harvested Product-
Yield/ M2 Yield/ M2
Area ion Area ion
(Kg/M2) (Kg/M2)
(M2) (Kg) (M2) (Kg)
(1) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 142 817 1,99 42 168 1,83

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - 47 47 1,00

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari - - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong - - - 40 240 1,86

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - 100 1.000 10,00

Papua Barat 2008 142 817 1,99 229 1.455 3,95

2007 35 72 2,06 1.713 4.451 2,39

2006*) 800 900 1,13 610 913 1,50

2005 - - - 270 480 1,78


Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 297


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.12
Continued Table

Temuireng Dringo
Curcuma Aeruginosa Acorus Calamus
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
Hasil/ Hasil/
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
M2 M2
Harvested Product- Harvested Product-
Yield/ M2 Yield/ M2
Area ion Area ion
(Kg/M2) (Kg/M2)
(M2) (Kg) (M2) (Kg)
(1) (20) (21) (22) (23) (24) (25)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 26 195 4,06 50 154 0,86

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari - - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong 25 210 7,00 - - -

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong 230 450 1,96 - - -

Papua Barat 2008 281 855 2,78 50 154 0,86

2007 565 1.628 2,88 - - -

2006*) 30 28 0,93 - - -

2005 35 60 1,71 - - -
Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

298 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.1.12
Continued Table

Mengkudu/Pace Kejibeling
Morinda Citrifolia Verbenaceae
Kabupaten/Kota Luas Pro- Luas Pro-
Hasil/ Hasil/
Regency/Municipality Panen duksi Panen duksi
M2 M2
Harvested Product- Harvested Product-
Yield/ M2 Yield/ M2
Area ion Area ion
(Kg/M2) (Kg/M2)
(M2) (Kg) (M2) (Kg)
(1) (26) (27) (28) (29) (30) (31)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 47 126 0,54 8 231 1,38

02. Kaimana - - - - - -

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni - - - - - -

05. Manokwari - - - - - -

06. Sorong Selatan - - - - - -

07. Sorong - - - 42 144 3,06

08. Raja Ampat - - - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 2008 47 126 0,54 50 375 1,74

2007 30 312 3,47 20 72 3,60

2006*) 35 54 1,54 635 1.244 1,96

2005 125 225 1,80 15 25 1,67


Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 299


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.1.12
Continued Table

Sambiloto Sambiloto

Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Luas Panen Produksi Hasil/ M2
Harvested Area Product-ion Yield/ M2
(M2) (Kg) (Kg/M2)

(1) (32) (33) (34)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 50 108 0,72

02. Kaimana - - -

03. Teluk Wondama 0 10 0,00

04. Teluk Bintuni - - -

05. Manokwari - - -

06. Sorong Selatan - - -

07. Sorong - - -

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2008 50 118 0,79

2007 23 49 1,53

2006*) 35 36 1,03

2005 100 200 2,00


Diolah dari hasil SPH-TBF Survei Pertanian
Based on Agriculture Survey
Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Source : BPS Statistics Papua Barat Province

300 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

6.2. PERKEBUNAN/ PLANTATION

Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa Menurut


Tabel Kabupaten/Kota
Table 6.2.1.
Planted Area and Production of Coconut by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota
Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak - - 1 095 384
02. Kaimana - - 1 261 1 238
03. Teluk Wondama - - 126 69
04. Teluk Bintuni - - 66 75
05. Manokwari - - 2 012 1 433
06. Sorong Selatan - - 290 750
07. Sorong - - 2 012 1 433
08. Raja Ampat - - 3 737 895
Kota/Municipality
71. Sorong - - - -
Papua Barat 2007 - - 10 942 5 965
2006 - - 10 942 5 965
2005 - - 10 942 5 965
2004 - - 10 594 5 897
2003 - - 9 691 5 030
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 301


AGRICULTURE

Luas Areal dan Produksi Tanaman Kelapa Sawit


Tabel menurut Kabupaten/Kota
Table : 6.2.2.
Planted Area and Production of Oil Palm by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - -

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - 5 000 -

05. Manokwari - - 11 540 15 156

06. Sorong Selatan - - - -

07. Sorong - - - -

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 2007 - - 16 540 17 326

2006 - - 16 540 17 326

2005 - - 16 540 17 326

2004 - - 16 540 20 811

2003 - - 11 340 15 156


Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

302 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Areal dan Produksi Tanaman Kopi Menurut


Tabel Kabupaten/Kota
Table : 6.2.3.
Planted Area and Production of Coffee by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - 42 7

02. Kaimana - - 110 65

03. Teluk Wondama - - 54 6

04. Teluk Bintuni - - 4 3

05. Manokwari - - 317 93

06. Sorong Selatan - - 102 70

07. Sorong - - 79 24

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 2007 - - 708 218


2006 - - 708 218
2005 - - 708 218
2004 - - 708 214
2003 - - 391 197
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 303


AGRICULTURE

Luas Areal dan Produksi Tanaman Cengkeh Menurut


Tabel Kabupaten/Kota
Table : 6.2.4.
Planted Area and Production of Clove by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - 565 24

02. Kaimana - - 63 5

03. Teluk Wondama - - 5 3

04. Teluk Bintuni - - 7 2

05. Manokwari - - 61 19

06. Sorong Selatan - - 8 3

07. Sorong - - 41 4

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 2007 - - 750 60


2006 - - 750 60
2005 - - 750 60
2004 - - 751 55
2003 - - 891 48
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

304 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Areal dan Produksi Tanaman Coklat


Tabel menurut Kabupaten/Kota
Table : 6.2.5.
Planted Area and Production of Cocoa by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - 170 36

02. Kaimana - - 854 57

03. Teluk Wondama - - 250 295

04. Teluk Bintuni - - 250 105

05. Manokwari 1 668 - 3 204 959

06. Sorong Selatan - - 978 75

07. Sorong - - 1 807 286

08. Raja Ampat - - 950 978

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 2007 1 668 - 8 463 8 962


2006 1 668 - 8 463 8 962
2005 1 668 - 8 463 8 962
2004 - - 8 296 2 899
2003 - - 7 970 2 749
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 305


AGRICULTURE

Luas Areal dan Produksi Tanaman Pala


Tabel menurut Kabupaten/Kota
Table : 6.2.6.
Planted Area and Production of Nutmeg by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 – 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - 3 983 1 286

02. Kaimana - - 1 666 326

03. Teluk Wondama - - 102 34

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari - - 79 78

06. Sorong Selatan - - 13 -

07. Sorong - - 68 25

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 2007 - - 5 911 1 749


2006 - - 5 911 1 749
2005 - - 5 911 1 749
2004 - - 5 911 1 749
2003 - - 5 911 1 436
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

306 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Luas Areal dan Produksi Tanaman Jambu Mete


Tabel menurut Kabupaten/Kota
Table : 6.2.7.
Planted Area and Production of Cashew Nut by Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 – 2007

Perkebunan Besar Perkebunan Rakyat


Large-Scale Estate Small Holdings Estate
Kabupaten/Kota Luas Areal Luas Areal
Regency/Municipality Produksi Produksi
Planted Planted
Production Production
Area Area
(Ton) (Ton)
(Ha) (Ha)
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - 297 2

02. Kaimana - - - -

03. Teluk Wondama - - - -

04. Teluk Bintuni - - - -

05. Manokwari - - - -

06. Sorong Selatan - - 8 -

07. Sorong - - - -

08. Raja Ampat - - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - - -

Papua Barat 2007 - - 305 2


2006 - - 305 2
2005 - - 305 2
2004 - - 305 1
2003 - - 305 1
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 307


AGRICULTURE

6.3. KEHUTANAN/ FORESTRY

Perkembangan Luas Penebangan Hutan dan Hasilnya


oleh Pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) menurut
Tabel Kabupaten/Kota
: 6.3.1.
Table
Growth of Deforestation Area and Forest Production by Forest
Concession License Holder and Regency/Municipality

Tahun / Year 2003 - 2008

Luas Penebangan Jumlah Produksi


Kabupaten/Kota
Deforestation Area Production
Regency/Municipality
(Ha) (m3)

(1) (2) (3)


Kabupaten/Regency
01. Fakfak 2 406,25 42 426,58
02. Kaimana 3 966,24 38 921,20
03. Teluk Wondama - -
04. Teluk Bintuni 6 165,07 101 733,60
05. Manokwari - -
06. Sorong Selatan - -
07. Sorong 1 388,57 14 823,98
08. Raja Ampat 940,00 9 135,29
Kota/Municipality
71. Sorong - -
Papua Barat 2008 14 866,13 207 040,65
2007 14 866,13 207 040,65
2006 14 866,13 207 040,65
2005 14 866,13 207 040,65
2004 14 866,13 207 040,65
Sumber: Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

308 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Perkembangan Produksi Hasil Hutan menurut Jenisnya


Tabel : 6.3.2.
Table The Growth of Forest Production by Kinds

Tahun / Year 2003 – 2008

Jenis Hasil Hutan/ Satu-


Kinds of Forest an 2004 2005 2006 2007 2008
Production Units

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Kayu Bulat/ Logs m3 207 040,65 207 040,65 207 040,65 207 040,65 207 040,65

2. Kayu Gergajian/
m3 … … … … …
Sawn Wood

3. Kayu Hitam/ Ebony m3 … … … … …

4. Rotan/ Rattan ton … … … … …

5. Damar/ Resin ton … … … … …

6. Kayu Bakar/ Fire Wood ton … … … … …

7. Kemiri / Candlenut ton … … … … …

8. Kayu Manis/ Cassiavera m3 … … … … …

9. Kayu Rimba
Campuran/ Forest m3 … … … … …
Wood
10. Kayu Hitam Gergajian/
m3 … … … … …
Sawn Ebony

11. Kayu Galapari ton … … … … …

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat


Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 309


AGRICULTURE

Luas Kawasan Hutan dan Perairan yang telah Ditunjuk


Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Dirinci
Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 6.3.3.
Table
Forest Area and Water Ecosystem Referred by Forestry Ministerial
Decree by Regency/Municipality

Tahun / Year 2005 - 2008 (Ha)

Hutan
Kawasan Hutan Produksi
Perlindungan Production Forest
Hutan
Lindung Alam/
Kabupaten/Kota Kawasan
Protection Suaka Alam
Regency/Municipality
Forest Nature Reserve Terbatas Tetap
and Nature Limited Definitive
Preservation
Forest
(1) (2) (3) (4) (5)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 39 565,14 44 174,92 202 535,20 388 086,70
02. Kaimana 327 046,10 113 101,10 519 806,40 320 488,20
03. Teluk Wondama 79 054,50 95 240,87 121 700,10 37 977,49
04. Teluk Bintuni 66 558,10 86 794,95 275 891,90 309 635,10
05. Manokwari 395 893,20 591 681,30 411 464,30 246 600,30
06. Sorong Selatan 284 057,30 65 941,16 92 248 56 379 370,70
07. Sorong 302 364,90 310 509,50 209 817,70 165 503,90
08. Raja Ampat 149 337,70 442 865,40 6 989,17 149 337,70
Kota/Municipality
71. Sorong 4 400,63 1 339,15 6 790,63 3 244,79

Papua Barat 2008 1 648 277,57 1 751 648,35 1 847 243,96 1 866 284,39

2007 1 648 277,57 1 751 648,35 1 847 243,96 1 866 284,39

2006 1 648 277,57 1 751 648,35 1 847 243,96 1 866 284,39

2005 1 648 277,57 1 751 648,35 1 847 243,96 1 866 284,39

310 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.3.3.
Continued Table

Areal
Hutan Produksi
Penggunaan
Kabupaten/Kota yg Dikonversi Jumlah
Lainnya
Regency/Municipality Convertible Total
Others Area
Production Forest
Utilization
(1) (6) (7) (8)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 219 080,90 55 345,04 948 787,90

02. Kaimana 253 270,50 92 245,13 1 623 957,43

03. Teluk Wondama 149 617,00 5 669,59 489 259,55

04. Teluk Bintuni 397 458,00 31 147,20 1 167 485,25

05. Manokwari 204 291,00 93 508,92 1 943 439,02

06. Sorong Selatan 462 525,90 6 385,44 1 290 529,06

07. Sorong 479 300,90 20 052,05 1 487 548,95

08. Raja Ampat 132 228,30 39 018,41 785 816,19

Kota/Municipality

71. Sorong 16 372,29 715,97 32 863,46

Papua Barat 2008 2 314 144,79 342 087,75 9 769 686,81

2007 2 314 144,79 342 087,75 9 769 686,81

2006 2 314 144,79 342 087,75 9 769 686,81

2005 2 314 144,79 342 087,75 9 769 686,81


Sumber: Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 311


AGRICULTURE

Daftar Kepemilikan Surat Keputusan Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan


Kayu (SK IUPHHK) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) menurut
Tabel 6.3.4. Kabupaten/Kota
Table List of the Ownership of Wood Forest Production Utilization Establishment
Permit Decree and Annual Activity Plan by Regency/Municipality

Tahun / Year 2004 - 2008 (Ha)

Target Tahunan Realisasi RKT


Kabupaten/Kota SK Maksimum
Regency/Municipality IUPHHK
Luas Volume Luas Volume

(1) (2) (3) (4) (5) (6)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 311 300 2 989,43 186 917,47 … …

02. Kaimana 533 110 9 926,00 409 523,00 … …

03. Teluk Wondama 178 800 9 083,00 268 953,00 … …

04. Teluk Bintuni 402 240 6 979,00 448 582,31 … …

05. Manokwari 85 000 - 56 274,03 … …

06. Sorong Selatan 511 000 9 248,00 183 620,00 … …

07. Sorong 691 450 10 858,00 360 368,00 … …

08. Raja Ampat 51 600 - 37 300,00 … …

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - -

Papua Barat 2008 2 764 500 49 083,43 1 951 537,81 … …

2007 2 764 500 49 083,43 1 951 537,81 … …

2006 4 620 800 390 657,00 2 570 843,36 61 225,13 1 391 836,55

2005 4 620 800 390 657,00 2 570 843,36 66 076,20 1 420 476,53

2004 4 620 800 390 657,00 2 570 843,36 50 371,40 984 433,62
Sumber: Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

312 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Daftar Industri Primer Hasil Hutan (IPHHK) Berdasarkan Jenis


Industri, Kapasitas Terpasang, dan Kepemilikan Rencana
Pemanfaatan Bahan Baku Industri (RPBI) menurut
Tabel : 6.3.5. Kabupaten/Kota
Table List of Forest Product Primary Industry by Type of Industry, Attached
Capacity and Ownership of Industrial Raw Material Utilization by
Regency/Municipality
Tahun / Year 2008

Kapasitas Rencana
Kabupaten/Kota Jenis Industri Terpasang Pemanfaatan
Regency/Municipality Type of Industry Capasities Bahan Baku
Attached Industri (RPBI)
(1) (2) (3) (4)
Kabupaten/Regency
Sawmill 28 000,00
01. Fakfak Plywood 120 000,00 Tidak Aktif
Block Board 24 000,00
02. Kaimana Sawmill 6 000,00 6 000,00
03. Teluk Wondama - - -
Chipwood 184 000,00 184 000,00
04. Teluk Bintuni
Sawmill 6 000,00 6 000,00
05. Manokwari Sawmill 30 000,00 24 000,00
06. Sorong Selatan Sawmill 6 000,00 -
Sawmill 39 000,00 29 354,32
Plywood 264 000,00 98 629,60
07. Sorong
Block Board 24 000,00 -
Chip Wood - -
08. Raja Ampat Sawmill 18 000,00 -

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat - 749 000,00 347 983,92

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat


Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 313


AGRICULTURE

Daftar Industri Primer Pemegang Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil


Hutan Kayu (IUPHHK) Berdasarkan Jatah Produksi Tahunan
Tabel menurut Kabupaten/Kota
: 6.3.6.
Table List of Primary Industrial Hold Wood Forest Production Utilization
Establishment Permit by Annual Production Quota and
Regency/Municipality
Tahun / Year 2006 - 2008

Jatah Produk Tahunan Realisasi


Kabupaten/Kota
Regency/Municipality Luas Volume Jumlah Luas Volume Jumlah
(Ha) (M3) (Pohon) (Ha) (M3) (Pohon)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 7 018 202 028,50 36 853 … … …

02. Kaimana 15 129 363 004,40 62 312 … … …

03. Teluk Wondama 5 285,13 59 471,84 18 268 … … …

04. Teluk Bintuni 15 149,75 433 306,80 634 673 … … …

05. Manokwari 1 300 38 751,30 5 893 … … …

06. Sorong Selatan 4 909 53 807,51 16 569 … … …

07. Sorong 12 461,58 241 264,70 75 730 … … …

08. Raja Ampat 1 247,40 28 507,85 5 243 … … …

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat

2008 62 499,86 1 420 142,90 855 541,000 … … …

2007 62 499,86 1 420 142,90 855 541,000 … … …

2006 58 197,00 1 425 568,30 387 715,097 3 469,58 73 897,11 14 312,00


Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

314 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Tenaga Teknis Kehutanan pada Perusahaan Menurut


Tabel Kabupaten/Kota
: 6.3.7.
Table Forestry Technical Workers in Forest Industry by
Regency/Municipality
Tahun / Year 2006 - 2008

Sarjana
Sarjana
Kabupaten/Kota Muda SKMA/
Kehuta- Cruiser Scaler Grader
Regency/Municipality Kehu- KKMA
nan
tanan

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 7 2 2 - - -

02. Kaimana 14 4 4 13 5 7

03. Teluk Wondama - - - - - -

04. Teluk Bintuni 31 22 21 35 4 19

05. Manokwari - - - - - -

06. Sorong Selatan 4 2 - 6 2 7

07. Sorong - 2 - 4 2 4

08. Raja Ampat 4 2 - 4 2 2

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - - -

Papua Barat 2008 60 34 27 62 15 39

2007 60 34 27 62 15 39

2006 65 38 27 69 24 39
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 315


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.3.7.
Continued Table

Peng-
Pembi-
Kabupaten/Kota Perse- ukuran/
naan Lain-lain Jumlah
Regency/Municipality maian Perpeta-
Hutan
an

(1) (8) (9) (10) (11) (12)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - - - 11

02. Kaimana 9 2 9 22 89

03. Teluk Wondama - - - - -

04. Teluk Bintuni 19 20 13 1 185

05. Manokwari - - - - -

06. Sorong Selatan 1 - 5 12 39

07. Sorong 2 1 1 - 16

08. Raja Ampat 2 1 1 4 22

Kota/Municipality

71. Sorong - - - - -

Papua Barat 2008 33 24 29 39 362

2007 33 24 29 39 362

2006 33 24 29 39 387
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat
Source: Provincial of Forestry and Estates Crops Office of Papua Barat Province

316 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

6.4. PETERNAKAN/ LIVESTOCK

Tabel Populasi Ternak Besar menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya


: 6.4.1.
Table Large Livestock Population by Regency/ Municipality and Type

Tahun / Year 2005 - 2008 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Kerbau
Sapi/ Cow Kuda/ Horse
Regency/Municipality Buffalo

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 1.216 -

02. Kaimana - 564 -

03. Teluk Wondama - 206 -

04. Teluk Bintuni - 323 -

05. Manokwari - 19.822 -

06. Sorong Selatan - 846 -

07. Sorong - 10.344 -

08. Raja Ampat - 597 -

Kota/Municipality

71. Sorong - 1.379 -

Papua Barat 2008 - 35.297 -

2007 - 34.429 -

2006 1 30.454 8

2005 16 31.536 19
Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 317


AGRICULTURE

Tabel Populasi Ternak Kecil menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya


: 6.4.2.
Table Small Livestock Population by Regency/ Municipality and Type

Tahun / Year 2005 - 2008 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Domba Kambing


Babi/ Pig
Regency/Municipality Sheep Goat

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 580 921

02. Kaimana - 571 467

03. Teluk Wondama - 173 624

04. Teluk Bintuni - 288 1.502

05. Manokwari - 5.835 32.330

06. Sorong Selatan - 580 912

07. Sorong - 2.803 1.508

08. Raja Ampat - 554 229

Kota/Municipality

71. Sorong - 875 5.185

Papua Barat 2008 - 12.259 43.678

2007 - 13.223 33.427

2006 - 11.708 29.890

2005 - 12.923 27.019


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

318 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Tabel Populasi Unggas menurut Kabupaten/Kota dan Jenisnya


: 6.4.3.
Table Poultry Population by Regency/ Municipality and Type

Tahun / Year 2005 - 2008 (Ekor/Head)

Ayam Ayam Ras


Buras/ Improved Hen
Kabupaten/Kota Itik
Kampung
Regency/Municipality Petelur Pedaging Duck
Native
Chicken Layer Broiler
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 44.283 - 2.623 252

02. Kaimana 66.821 - - 57

03. Teluk Wondama 33.992 - - 61

04. Teluk Bintuni 45.415 - 1.239 527

05. Manokwari 204.309 40.769 273.130 10.094

06. Sorong Selatan 48.036 - - 55

07. Sorong 155.790 54.961 254.106 1.676

08. Raja Ampat 45.794 - - 68

Kota/Municipality

71. Sorong 80.667 33.989 360.512 236

Papua Barat 2008 725.107 129.719 891.610 13.026

2007 493.274 83.012 868.829 15.425

2006 405.992 66.193 342.125 11.923

2005 414.777 45.110 774.755 23.425


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 319


AGRICULTURE

Pemotongan Ternak Besar dan Kecil menurut Kabupaten/Kota


Tabel
Table : 6.4.4.
Number of Slaughtered Large and Small Livestock
by Regency/ Municipality
Tahun / Year 2005 - 2008 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Kambing
Sapi/ Cow Babi/ Pig
Regency/Municipality Goat

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 310 74 240

02. Kaimana 235 65 122

03. Teluk Wondama 71 39 235

04. Teluk Bintuni 180 33 453

05. Manokwari 4,702 744 1,453

06. Sorong Selatan 309 77 238

07. Sorong 3,560 489 394

08. Raja Ampat 170 117 116

Kota/Municipality

71. Sorong 541 443 755

Papua Barat 2008 10,078 2,081 4,006

2007 8,624 1,774 3,177

2006 5,327 2,229 3,752

2005 5,516 2,464 3,390


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

320 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Pemotongan Unggas menurut Kabupaten/Kota


Tabel dan Jenisnya
: 6.4.5.
Table
Slaughtered of Poultry by Regency/ Municipality and Type

Tahun / Year 2005 - 2007 (Ekor/Head)

Ayam Ayam Ras


Buras/ Improved Hen
Kabupaten/Kota Itik
Kampung
Regency/Municipality Petelur Pedaging Duck
Native
Chicken Layer Broiler
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 8.474 - 2.483 178

02. Kaimana 10.063 - - 40

03. Teluk Wondama 5.404 - - 43

04. Teluk Bintuni 8.598 - 1.164 374

05. Manokwari 46.358 12.945 257.445 7.173

06. Sorong Selatan 9.527 - - 38

07. Sorong 31.194 21.184 241.989 1.191

08. Raja Ampat 7.988 - - 48

Kota/Municipality

71. Sorong 15.196 7.377 339.681 167

Papua Barat 2007 142.802 41.506 842.762 9.252

2006 112.512 33.096 331.859 7.151

2005 117.565 22.573 751.511 14.052


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province
*) Angka Sementara/ Preliminary Figure

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 321


AGRICULTURE

Tabel Produksi Daging menurut Jenis Ternak dan Kabupaten/ Kota


: 6.4.6.
Table Production of Meat by Type and Regency/ Municipality

Tahun / Year 2005 - 2008 (Kg)

Kabupaten/Kota Kambing
Sapi/ Cow Babi/ Pig
Regency/Municipality Goat

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 54.895 2.038 13.773

02. Kaimana 25.457 1.979 6.994

03. Teluk Wondama 9.304 617 9.339

04. Teluk Bintuni 14.580 1.028 22.467

05. Manokwari 894.942 20.858 483.342

06. Sorong Selatan 38.186 2.073 13.637

07. Sorong 467.027 10.020 22.546

08. Raja Ampat 26.939 4.331 3.438

Kota/Municipality

71. Sorong 62.255 3.125 77.522

Papua Barat 2008 1.593.584 46.068 653.058

2007 732.807 28.278 235.347

2006 732.463 28.192 235.246

2005 757.214 31.164 212.549


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

322 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Produksi Daging Unggas menurut Kabupaten/Kota


Tabel 6.4.7. dan Jenisnya
Table Production of Poultry Meat by Type and Regency/ Municipality

Tahun / Year 2005 - 2008 (Kg)

Ayam Ayam Ras


Buras/ Improved Hen
Kabupaten/Kota Itik
Kampung
Regency/Municipality Petelur Pedaging Duck
Native
Chicken Layer Broiler
(1) (2) (3) (4) (5)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 32.475 - 2.379 187

02. Kaimana 49.003 - - 42

03. Teluk Wondama 24.928 - - 45

04. Teluk Bintuni 33.305 - 1.124 391

05. Manokwari 149.827 15.806 247.715 7.496

06. Sorong Selatan 35.227 - - 40

07. Sorong 114.246 25.866 230.461 1.245

08. Raja Ampat 33.583 - - 50

Kota/Municipality

71. Sorong 59.156 9.007 326.966 175

Papua Barat 2008 531.749 50.679 808.646 9.671

2007 437.658 9.748 162.227 640

2006 90.005 39.714 298.672 7.504

2005 95.048 27.066 676.358 14.751


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 323


AGRICULTURE

Tabel Produksi Telur menurut Jenis dan Kabupaten/ Kota


: 6.4.8.
Table Production of Eggs by Type and Regency

Tahun / Year 2005 - 2008 (Kg)

Ayam Buras/ Ayam Ras


Kabupaten/Kota
Kampung Petelur Itik/ Duck
Regency/Municipality
Native Chicken Layer

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 19.242 - 1.514

02. Kaimana 29.036 - 340

03. Teluk Wondama 14.770 - 366

04. Teluk Bintuni 19.734 - 3.169

05. Manokwari 88.777 199.612 60.726

06. Sorong Selatan 20.873 - 325

07. Sorong 67.695 326.657 10.082

08. Raja Ampat 19.899 - 406

Kota/Municipality

71. Sorong 35.052 113.753 1.417

Papua Barat 2008 315.079 640.023 78.346

2007 259.156 123.099 5.604

2006 102.300 334.400 93.500

2005 87.103 286.466 74.327


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

324 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Tabel Ekspor Ternak Menurut Kabupaten/ Kota dan Jenis


: 6.4.9.
Table Export of Livestock by Regency/ Municipality and Type

Tahun / Year 2004 - 2007 (Ekor/Head)

Kabupaten/Kota Kambing
Sapi/ Cow Babi/ Pig
Regency/Municipality Goat

(1) (2) (3) (4)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak - - -

02. Kaimana - - -

03. Teluk Wondama - - -

04. Teluk Bintuni - - -

05. Manokwari - - 765

06. Sorong Selatan - - -

07. Sorong - - -

08. Raja Ampat - - -

Kota/Municipality

71. Sorong - - -

Papua Barat 2007 - - 765

2006 - 38 732

2005 230 105 421

2004 209 98 308


Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Agriculture Live Stocks and Food Resilience Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 325


AGRICULTURE

6.5. PERIKANAN/ FISHERY

Jumlah Rumah Tangga Perikanan (RTP) menurut Kategori


Tabel Besarnya Usaha Perikanan dan Kabupaten/Kota
6.5.1.
Table Number of Fisheries Households by Level of
Fisheries and Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 - 2007

Perahu Tanpa Motor


Tanpa Non Powered Boat
Perahu Perahu Papan
Kabupaten/Kota Jukung
Non Boat
Vessels Dug Out
Boat Kecil Sedang Besar
Small Middle Big
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency
01. Fakfak 86 724 779 436 -
02. Kaimana 178 171 184 102 -
03. Teluk Wondama 116 77 40 23 21
04. Teluk Bintuni 168 111 58 34 30
05. Manokwari 286 181 617 360 322
06. Sorong Selatan 1 613 344 221 68 45
07. Sorong 54 179 115 36 25
08. Raja Ampat 140 76 77 54 35
Kota/Municipality
71. Sorong 875 201 129 393 257

Papua Barat 2007 3 516 2 064 2 220 1 506 735

2006 3 671 4 656 3 212 1 422 679

2005 3 671 4 656 3 212 1 422 679


Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat
Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

326 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Jumlah Unit Penangkapan Ikan Dilaut menurut Jenis


Tabel Alat Tangkap dan Kabupaten/Kota
: 6.5.2.
Table Number of Capture Fisheries Unit by Type of Captures Equipment
and Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 – 2007 (Unit)

Pukat
Pukat Tarik
Kantong Jaring
Kabupaten/Kota Pukat
Pantai Insang
Regency/Municipality Cincin
Udang (Jaring Hanyut
Ikan Arad
Ganda
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 13 38 … 11 227

02. Kaimana … … … … 162

03. Teluk Wondama … … … … 12

04. Teluk Bintuni … … … … 18

05. Manokwari … … 358 … 793

06. Sorong Selatan … … … … …

07. Sorong … … … … …

08. Raja Ampat 11 … … … 14

Kota/Municipality

71. Sorong 192 … … 4 45

Papua Barat 2007 216 38 358 15 1 271

2006 78 511 212 322 524 110 981 33 597

2005 7 851 18 232 52 11 098 3.359

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 327


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.5.2.
Continued Table

Jaring
Jaring Jaring Angkat Pancing Pancing
Kabupaten/Kota
Insang Insang Bagan Rawai Rawai
Regency/Municipality
Lingkar Tetap Perahu/ Tuna Tetap
Rakit

(1) (7) (8) (9) (10) (11)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 65 222 222 … 108

02. Kaimana … 302 4 … 34

03. Teluk Wondama 6 39 8 … 10

04. Teluk Bintuni 8 56 12 … 14

05. Manokwari 15 … … … 534

06. Sorong Selatan … 3 449 … … …

07. Sorong … 264 57 … …

08. Raja Ampat 9 52 29 23 17

Kota/Municipality

71. Sorong … 668 41 … …

Papua Barat 2007 103 5 052 373 23 717

2006 39 075 22 521 52 454 5 968 3 762

2005 3 909 2 253 5 245 597 531

328 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.5.2.
Continued Table

Garpu,
Kabupaten/Kota Pancing Pancing Pancing Tombak, Jumlah
Regency/Municipality Huhate Tonda lainnya dan Lain- Total
lain

(1) (12) (13) (14) (15) (16)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 58 394 1 727 745 3 541

02. Kaimana … 75 … … 415

03. Teluk Wondama 3 47 272 27 412

04. Teluk Bintuni 5 68 394 40 597

05. Manokwari … 25 … 149 723

06. Sorong Selatan … … … … 3 449

07. Sorong 263 60 … … 644

08. Raja Ampat 14 140 157 48 489

Kota/Municipality

71. Sorong 56 562 … 856 2 183

Papua Barat 2007 399 1 371 2 550 1 865 12 453

2006 80 731 54 258 281 880 44 088 1 020 672

2005 8 072 5 425 28 188 4 410 99 222

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat


Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 329


AGRICULTURE

Jumlah Trip Penangkapan Ikan Dilaut menurut


Tabel Jenis Alat Tangkap dan Kabupaten/Kota
: 6.5.3.
Table Number of Capture Marine Fisheries Trip by Type of Captures
Equipment and Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 – 2007 (Trip)

Pukat
Pukat Tarik
Kantong/ Jaring
Kabupaten/Kota Pukat
Pantai Insang
Regency/Municipality Cincin
Udang (Jaring Hanyut
Ikan Arad)
Ganda
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 130 10 260 - 121 14 982

02. Kaimana - - - - 10 692

03. Teluk Wondama - - - - 3 309

04. Teluk Bintuni - - - - 4 788

05. Manokwari - - - - 214 110

06. Sorong Selatan - - 53 700 - -

07. Sorong - - - - -

08. Raja Ampat 127 - - - 2 347

Kota/Municipality

71. Sorong 2 304 - - 48 7 695

Papua Barat 2007 2 561 10 260 53 700 169 257 923

2006 2 998 10 854 1 080 335 92 322

2005 2 998 10 854 1 080 335 92 322

330 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.5.3.
Continued Table

Jaring
Jaring Jaring Angkat/ Pancing Pancing
Kabupaten/Kota
Insang Insang Bagan Rawai Rawai
Regency/Municipality
Lingkar Tetap Perahu/ Tuna Tetap
Rakit
(1) (7) (8) (9) (10) (11)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak 9 035 38 628 29 970 - 25 812

02. Kaimana - 52 246 540 - 8 228

03. Teluk Wondama 1 008 3 126 663 - 184

04. Teluk Bintuni 1 458 4 524 959 - 266

05. Manokwari 2 715 - - - 10 146

06. Sorong Selatan - 410 431 - - -

07. Sorong - 31 416 10 203 - -

06. Raja Ampat 1 548 6 230 5 145 1 095 813

Kota/Municipality

71. Sorong - 80 160 7 380 - -

Papua Barat 2007 15 764 626 761 54 860 1 095 45 449

2006 38 858 258 824 93 802 9 504 42 242

2005 38 858 258 824 93 532 9 504 42 242

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 331


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.5.3.
Continued Table

Garpu,
Kabupaten/Kota Pancing Pancing Pancing Tombak, Jumlah
Regency/Municipality Huhate Tonda lainnya dan Total
Lain-lain

(1) (12) (13) (14) (15) (16)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 1 334 67 374 143 341 116 220 457 207

02. Kaimana - 12 900 - - 84 606

03. Teluk Wondama 153 6 326 22 588 3 637 40 994

04. Teluk Bintuni 222 9 155 32 686 5 263 59 321

05. Manokwari - 3 375 - 2 980 233 326

06. Sorong Selatan - - - - 464 131

07. Sorong 13 676 10 740 - - 66 035

08. Raja Ampat 674 25 225 18 884 8 676 70 764

Kota/Municipality

71. Sorong 2 688 101 160 - 155 792 357 227

Papua Barat 2007 18 747 236 255 217 499 292 568 1 833 611

2006 10 219 415 112 714 107 233 586 1 923 843

2005 10 219 415 112 714 107 233 676 1 923 663

Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat


Source : Provincial of Marine Affairs and Fisheries Office of Papua Barat Province

332 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Produksi Perikanan Laut menurut Jenis Ikan


Tabel dan Kabupaten/Kota
Table : 6.5.4. Quantity of Marine Fisheries Production by Type and
Regency/Municipality
Tahun / Year 2005 - 2007 (Ton)

Ekor
Ikan
Kabupaten/Kota Kuning/
Manyung Sebe- Selar Kuwe Layang
Regency/Municipality Pisang-
lah
pisang

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 12 535,50 - 172,00 218,90 98,10 127,90

02. Kaimana 293,10 - 40,20 51,10 23,00 29,70

03. Teluk Wondama 18,70 - 18,70 18,60 19,00 19,10

04. Teluk Bintuni 24,70 - 24,80 24,70 25,20 25,30

05. Manokwari 265,50 - 266,00 264,70 269,80 271,10

06. Sorong Selatan 13,80 1,90 6,10 8,20 8,30 16,30

07. Sorong 25,40 3,40 11,20 15,10 15,20 29,30

08. Raja Ampat 76,10 10,20 33,40 45,10 45,20 89,60

Kota/Municipality

71. Sorong 534,90 71,60 234,70 317,30 319,70 630,00

Papua Barat 2007 13 787,70 87,10 807,10 963,70 823,50 1 238,30

2006 2 497,00 85,10 801,90 955,90 816,00 1 222,60

2005 2 497,00 85,10 801,90 955,90 816,00 1 222,80

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 333


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.5.4.
Continued Table

Daun
Bambu
Kabupaten/Kota Teleng- Bawal Bawal Kakap
Sunglir /
Regency/Municipality kek Hitam Putih Putih
Talang-
Talang
(1) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 69,60 106,60 96,60 92,40 3 101,20

02. Kaimana - 16,40 25,00 22,60 21,90 724,80

03. Teluk Wondama 17,90 17,40 - - 4,80 20,30

04. Teluk Bintuni 23,70 23,00 - - 6,40 27,10

05. Manokwari 254,00 246,80 - - 68,60 289,40

06. Sorong Selatan 2,10 1,40 3,20 3,10 1,90 19,40

07. Sorong 3,90 2,60 5,80 5,60 3,40 35,60

08. Raja Ampat 11,70 7,80 17,50 16,70 10,10 106,60

Kota/Municipality

71. Sorong 81,80 54,60 122,40 116,90 70,70 748,80

Papua Barat 2007 395,10 439,60 280,50 261,50 280,20 5 073,20

2006 393,30 439,20 278,30 259,50 279,10 5 066,70

2005 393,30 439,20 278,30 259,50 279,10 5 066,70

334 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.5.4.
Continued Table

Beloso/
Kabupaten/Kota Golok- Tem- Lemu- Teru-
Japuh Buntut
Regency/Municipality Golok bang ru buk
Kerbo

(1) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Kabupaten/Regency

01. Fakfak 79,60 - 85,30 56,90 - 68,20

02. Kaimana 18,30 - 19,90 13,30 - 16,00

03. Teluk Wondama 15,60 - 20,00 16,20 - -

04. Teluk Bintuni 20,70 - 26,70 21,50 - -

05. Manokwari 222,50 - 284,70 230,60 - -

06. Sorong Selatan 2,70 1,20 10,90 12,50 1,40 2,70

07. Sorong 4,90 2,20 20,00 23,00 2,50 4,90

08. Raja Ampat 14,70 6,60 59,90 68,90 7,50 14,70

Kota/Municipality

71. Sorong 103,40 46,60 420,60 484,50 52,40 103,30

Papua Barat 2007 482,40 56,60 948,00 927,40 63,80 209,80

2006 479,70 55,30 937,00 914,30 62,30 208,00

2005 479,70 55,30 937,00 918,30 62,30 208,00

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 335


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.5.4.
Continued Table

Ikan Ikan
Kabupaten/Kota Ikan Julung- Gerot-
Teri Ter- Nomei/
Regency/Municipality Lidah Julung Gerot
bang Lomei

(1) (20) (21) (22) (23) (24) (25)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak - 318,40 - 99,50 123,60 -

02. Kaimana - 74,20 - 23,00 28,90 -

03. Teluk Wondama - 67,40 17,40 18,10 16,00 -

04. Teluk Bintuni - 89,70 23,00 24,00 21,20 -

05. Manokwari - 960,30 247,20 257,40 227,60 -

06. Sorong Selatan 1,20 60,80 2,20 4,00 2,60 1,20

07. Sorong 2,20 111,50 4,00 7,40 4,70 2,20

08. Raja Ampat 6,50 334,10 11,90 22,20 14,10 6,50

Kota/Municipality

71. Sorong 45,50 2 347,90 83,50 155,90 98,60 45,50

Papua Barat 2007 55,40 4 364,30 389,20 611,50 537,30 55,40

2006 54,10 4 302,50 387,30 607,90 535,40 54,10

2005 54,10 4 302,50 387,30 607,90 535,40 54,10

336 Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009


PERTANIAN

Lanjutan Tabel
: 6.5.4.
Continued Table

Kakap
Kabupaten/Kota Pepe- Len- Merah Bela- Biji
Kurisi
Regency/Municipality rek cam Bam- nak Nangka
bangan

(1) (26) (27) (28) (29) (30) (31)


Kabupaten/Regency

01. Fakfak 112.30 65.40 120.80 78.20 76.70 270.00

02. Kaimana 26.50 15.20 28.50 18.30 18.00 62.80

03. Teluk Wondama - 21.40 40.30 20.00 17.60 19.10

04. Teluk Bintuni - 28.60 53.60 26.70 23.40 25.40

05. Manokwari - 305.20 574.10 284.70 250.60 271.50

06. Sorong Selatan 12.80 8.40 17.30 5.20 3.20 10.40

07. Sorong 23.50 15.50 31.70 9.50 5.80 19.80

08. Raja Ampat 70.40 46.50 94.90 28.30 17.40 59.20

Kota/Municipality

71. Sorong 494.30 327.10 666.60 199.50 425.30 415.90

Papua Barat 2007 739.80 833.30 1,627.80 670.40 838.00 1,154.10

2006 727,40 824,80 1 610,90 666,20 835,60 1 143,80

2005 727,40 824,80 1 610,90 666,20 833,60 1 143,80

Papua Barat Dalam Angka/ Papua Barat in Figures 2009 337


AGRICULTURE

Lanjutan Tabel
: 6.5.4.
Continued Table

Gula-
Kuro/ Swang- Tong-
Kabupaten/Kota man/ Ca