Anda di halaman 1dari 2

PAROTITIS

SO
P
Kab.Jombang

Pengertian

Tujuan

3
4

Kebijakan
Referensi

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

:
:00
:
:1/3

UPTD Puskesmas Bareng


dr.Andri Suharyono, M.KP
NIP. 196612052001121001

Suatu Kegiatan untuk memberikan pengobatan secara rasional sesuai dengan keluhan
utama dan tanda gejala Parotitis
Sebagai acuan pelayanan medik dan sebagai standart pengobatan yang dipergunakan
secara seragam pada Puskesmas

SK Kepala Puskesmas
Permenkes No75 tahun 2014 tentang Puskesmas
PMK No. 5 Th 2014 ttg Panduan Praktik Klinis Dokter di FASYANKES
Primer
5 Prosedur/Langkah-Langkah
Keluhan
a. Demam
b. Pembengkakan pada kelenar parotis mulai dari depan telinga hingga
rahang bawah
c. Nyeri terutama saat mengunyah makanan dan mulut terasa kering.
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik pada kelenjarparotis dapat ditemukan tanda-tanda berupa:
a. Demam
b. Pembengkakan kelenjar parotis
c. Eritema pada kulit.
d. Nyeri tekan di kelenjar parotis.
e. Terdapat air liur purulen.
Penatalaksanaan
a. Memberikan informasi selengkapnya kepada pasien / orang tua pasien,
dan keluarga mengenai penyakit parotitis. Menjaga kebersihan gigi dan
mulut sangat efektif untuk mencegah parotitis yang disebakan oleh
bakteri dan virus.
b. Farmakologis:
1. Tatalaksana simptomatis sesuai gejala yang dirasakan.
2. Antibiotik: Antibiotik spektrum luas dapat diberikan pada kasus
parotitis bakteri akut yang disebabkanoleh bakteri.
3. Bila kondisi tidak membaik, segera rujuk ke layanan sekunder.
Unit Terkait

Poli Gigi, Poli Anak, Poli Dewasa, Poli Lansia, Poli Remaja, Poli TB Paru, Poli

PAROTITIS
SO
P

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

:
:00
:
:1/3

UPTD Puskesmas Bareng


dr.Andri Suharyono, M.KP
NIP. 196612052001121001

Kab.Jombang

Kusta, Poli KIA, UGD, Poli Gizi, Poli VCT