Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Fungsi Gamma dan Fungsi Beta
Ayundyah Kesumawati
Prodi Statistika FMIPA-UII
March 31, 2015
Fungsi Gamma
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Fungsi Gamma didefinisikan sebagai integral tak wajar berikut:
Z
() :=
e x x 1 dx
(1)
0
Integral ini konvergen bila > 0. Dengan menerapkan integral
parsial. diperoleh
Z
( + 1) : =
e x x dx
0
Z
x
= e x 0 +
e x x 1 dx
0
= ()
Jadi diperoleh rumus rekursif fungsi gamma sebagai berikut :
( + 1) = ()
(2)
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Berdasarkan (1), bila = 1 maka berlaku:
Z
(1) =
e x dx = e x 0 = 1
(3)
Khususnya bila bilangan bulat positif, maka dengan
menggunakan formula rekursif (2) diperoleh
( + 1) = ()
= ( 1)()
= ( 1)( 2)( 3)...(1)
= !
Dengan alasan ini fungsi gamma disebut juga fungsi faktorial
atau pengumuman dari faktorial, yaitu
( + 1) = ! bila bulat positif
(4)
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Pada definisi (1) fungsi Gamma () hanya berlaku untuk
> 0. Sedangkan untuk < 0, fungsi gamma didefinisikan
menggunakan rumus rekursif (2) yaitu:
() =
( + 1)
(5)
Dengan (5) maka diperoleh:
(1)
(0) =
tidak terdefinisi karena membagi dengan nol
0
(0)
(1) =
tidak terdefinisi karena (0) tidak terdefinisi
1
(1)
(2) =
tidak terdefinisi karena (1) tidak
2
terdefinisi
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Jadi fungsi Gamma tidak terdefinisi pada nol dan bilangan
bulat negatif. Nilai fungsi gamma untuk bulat positif sangat
mudah dihitung dengan menggunakan bentuk faktorial,
misalnya:
(5) = 4! = 24, (6) = 5! = 120
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Dilihat dari formulanya, kecuali pada bilangan bulat positif,
nilai fungsi gamma tidak mudah diperoleh seperti pada fungsi
biasa karena kita dituntut untuk menyelesaikan suatu integral.
Beberapa program komputer untuk komputasi telah
menyediakan fasilitas untuk menghitung nilai fungsi gamma.
Berikut grafik dari fungsi gamma untuk < 0:
Sifat Fungsi Gamma
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
1
2
Khusus untuk =
Untuk 0 < < 1 berlaku:
Ayundyah
berlaku
1
=
sin x
Sifat 1 diatas merupakan kasus khusus dari sifat 2 ini yaitu
dengan = 12
Formula Stirling untuk n bilangan positif yang besar
maka digunakan aproksimasi berikut:
n n
n! 2n
e
Rumus duplikat fungsi gamma:
1
221 () ( + ) = (2)
2
() (1 ) =
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Contoh 1. Hitunglah nilai dari (5/2), (1/2), dan (5/2)
Penyelesaian
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
dengan menggunakan rumus rekursif akan diperoleh
3
(5/2) = ( + 1)
2
3
= (3/2)
2
3 1
= ( + 1)
2 2
31
=
(1/2)
22
3
=
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Berikutnya, karena bernilai negatif maka digunakan relasi ....
Diperhatikan = 1/2 dan + 1 = 1/2 + 1 = 1/2.
Diperoleh
1
1
(1/2) = (1/2 + 1) =
= 2
2
2
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Dengan cara yang sama kita dapat menyelesaikan soal
berikutnya:
1
3
3
3
3
5
= +1 =
=
+1
2
2
2
2
2
2
3
5
5
5
8
2 =
2
2
2
2
15
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Jika diperhatikan nilai fungsi gamma (x) dapat
disederhanakan jika fungsi tersebut direduksi menjadi ( 12 ),
yaitu dengan menggunakan rumus rekursif. Tetapi jika tidak
dapat direduksi menjadi ( 21 ) maka nilai (x) harus dihitung
dengan definisi fungsi Gamma.
Latihan
Hitunglah masing-masing bentuk fungsi gamma di bawah ini:
(3)( 52 )
a.
( 10
2 )
6( 38 )
5( 32 )
(6)
c.
2(3)
b.
Penggunaan Fungsi Gamma
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Fungsi gamma sering digunakan untuk menyelesaikan bentuk
integral yang cukup rumit. Untuk menyelesaikan soal-soal
integral dengan menggunakan fungsi gamma kita harus
membandingkan kembali dengan definisi fungsi gamma. Dua
hal yang ahrus diperhatikan adalah batas integrasinya dan
integrannya. Integral-integral ini harus diolah sedemikian rupa
sehingga menjadi bentuk definisi fungsi gamma.
Contoh Hitunglah integral berikut dengan menggunakan
definisi fungsi gamma
Z
x 4 e x dx
0
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Penyelesaian
R
dengan melihat bentuk R0 x 4 e x dx, kemudian bandingkan
dengan definisi () := 0 e x x 1 dx maka tidak ada yang
perlu diubah lagi pada soal karena fungsi tersebut sudah
berbentuk fungsi Gamma dengan 1 = 4 atau = 5. Jadi
Z
x 4 e x dx = (5) = 4! = 24
0
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Bila integral ini diselesaikan dengan cara biasa tanpa
menggunakan fungsi gamma maka harus dilakukan integral
parsial beberapa kali seperti berikut ini
Z
Z
x 4 e x dx = |{z}
x 4 |{z}
e x dx
u
4 x
= x e
= x 4 e x
3 x
4 x e dx
Z
+ 4 |{z}
x 3 |{z}
e x dx
u
= ...
Untuk menghabiskan pangkat dari x 4 harus dilakukan 4 kali
integral parsial, suatu pekerjaan yang cukup melelahkan. Tapi
dengan menggunakan fungsi gamma pekerjaan ini dapat
dilakikan dengan sangat mudah.
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Contoh
Hitunglah integral berikut dengan menggunakan fungsi gamma
Z
3
3
xe x dx
0
Penyelesaian
R
3
Integral 0 3 xe x dx belum berbentuk fungsi gamma dalam
hal integrannya, namun batas integrasi sudah sama. Subtitusi
variabel baru x 3 = y maka batas-batasnya tidak berubah dan
diperoleh:
2
1
1
x = y 3 dan dx =
y 3 dy
3
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Subtitusi hasil ini ke dalam integral pada soal dan diperoleh:
Z
Z
1
1 2
x 3
3
xe dx =
y 6 e y y 3 dy
3
0
0
Z
1
1
=
y 2 e y dy
3 0
1
= (1/2)
3
=
3
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Latihan
1. hitunglah integral berikut dengan menggunakan fungsi
gamma
Z 1
1 3
dx
ln
x
0
2. hitunglah integral berikut dengan menggunakan fungsi
gamma
Z 1
x 3 (lnx)2 dx
0
3. Diketahui variabel random X berdistribusi gamma dengan
fungsi kepadatan peluang dari X adalah
PX (x) =
x 1 e x/
, , , x > 0
()
Hitunglah ekspektasi E (x) dan variansi var (x)
Fungsi Beta
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Fungsi beta adalah fungsi Gamma dengan komposisi dua
parameter yang didefinisikan sebagai:
Z 1
B(m, n) :=
x m1 (1 x)n1 dx
(6)
integral ini hanya konvergen bila m, n > 0. Tidak ada definisi
fungsi beta untuk m, n < 0
Bentuk trigonometri dari fungsi beta adalah:
Z
B(m, n) = 2
sin2m1 cos 2n1 dx
(7)
Karena fungsi beta merupakan fungsi dua variabel maka dalam
pengerjaannya lebih sedikit sulit daripada fungsi gamma.
Hubungan Fungsi Gamma dan FUngsi Beta
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Fungsi beta dapat dinyatakan melalui fungsi gamma dengan
cara berikut ini: Dengan memisalkan z 2 = x 2 , maka kita
memperoleh
Z
Z
2
u1 z
z
e dx = 2
(u) =
x 2u1 e x dx
(8)
0
Dengan cara yang sama,
Z
(v ) = 2
y 2v 1 e y dx
(9)
Maka
Z
(u)(v ) = 4
Z
0
Z
=4
0
2u1 x 2
Z
dx
2v 1 y 2
0
2
x 2u1 e x y 2v 1 e y dx dy
dy
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Dengan mentransformasikannya ke koordinat polar,x = cos ,
maka y = sin . Sehingga
Z Z
2
2
2(u+v )1 e cos2u1 sin(2v 1) d d
(u)(v ) = 4
=0
Z
=0
2(u+v )1 2
=4
Z
d
=0
cos(2u 1) sin(2v
=0
/2
= 2(u + v )
cos 2u1 sin2v 1 d
= (u + v )B(u, v )
Jadi diperoleh hubungan fungsi gamma dan fungsi beta adalah
B(m, n) =
(m)(n)
(m + n)
(10)
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Sifat lain dari fungsi gamma yang diturunkan dari fungsi beta
adalah:
Z p1
x
dx = (p)(1 p) =
,0 < p < 1
(11)
1+x
sinp
0
Contoh
Hitunglah nilai fungsi beta berikut
B(5, 2), B(1/2, 3), B(1/3, 2/3)
Penggunaan Fungsi Beta
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Sama seperti pada fungsi gamma, fungsi beta juga banyak
digunakan untuk menyelesaikan bentuk integral yang cukup
rumit.
Contoh
Hitunglah integral berikut dengan menggunakan fungsi beta
Z 1
x 2 (1 x)5 dx
0
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Penyelesaian
Integral ini sudah berupa fungsi beta. Jadi cukup ditentukan
nilai m dan n yang bersesuaian lalu bandingkan dengan
Z 1
B(m, n) :=
x m1 (1 x)n1 dx
0
maka m = 3 dan n = 6 sehingga
Z 1
(3)(6)
1
x 2 (1 x)5 dx = B(3, 6) =
=
(9)
168
0
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Latihan
1. Hitunglah integral berikut dengan menggunakan funsgi
beta
Z 3 p
x 4 9 x 2 dx
0
2. Hitunglah integral berikut dengan menggunakan funsgi
beta
Z /2
sin3 cos 4 d
0
3. Hitunglah integral berikut dengan menggunakan funsgi
beta
Z
sin5 d
0
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
4. Hitunglah integral berikut dengan menggunakan funsgi
beta
Z 3
dx
p
(x 1)(3 x)
1
5. Hitunglah integral berikut dengan menggunakan funsgi
beta
Z /2
tan d
0
Fungsi
Gamma dan
Fungsi Beta
Ayundyah
Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta
tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).
(HR. Muslim no. 2664).