0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan18 halaman

Pompa Diafragma

Makalah ini membahas tentang instalasi dan inspeksi pompa diafragma. Pompa diafragma adalah pompa perpindahan positif yang mentransfer energi dari penggerak ke cairan melalui batang penggerak yang bergerak bolak-balik untuk menggerakan diafragma sehingga timbul isapan dan penekanan secara bergantian antara katup isap dan katup tekan. Makalah ini menjelaskan komponen, prosedur instalasi, inspeksi, dan penelusuran

Diunggah oleh

Fajar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan18 halaman

Pompa Diafragma

Makalah ini membahas tentang instalasi dan inspeksi pompa diafragma. Pompa diafragma adalah pompa perpindahan positif yang mentransfer energi dari penggerak ke cairan melalui batang penggerak yang bergerak bolak-balik untuk menggerakan diafragma sehingga timbul isapan dan penekanan secara bergantian antara katup isap dan katup tekan. Makalah ini menjelaskan komponen, prosedur instalasi, inspeksi, dan penelusuran

Diunggah oleh

Fajar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya makalah ini
dapat selesai tepat pada waktunya.
Adapun makalah yang berjudul Instalasi dan Inspeksi Pompa Diafragma,
merupakan syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah teknik instalasi dan perawatan mekanik
jurusan teknik mesin Politeknik Negeri Bandung.
Dalam menyusun makalah ini penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kata
sempurna, baik isi maupun cara penyajiannya, ini karena keterbatasan kemampuan yang
penulis miliki. Oleh karena itu, penulis akan menerima semua saran dan kritik demi
peningkatan kemampuan kami terutama dalam penyusunan makalah.
Harapan penulis, semoga karya yang sederhana ini bisa bermanfaat bagi yang
berkepentingan, baik bagi rekan-rekan program studi teknik mesin maupun masyarakat
umum.

Bandung, 10 April 2016

Penyususun

DAFTAR ISI
Kata Pengantar.................................................................................................................i
Daftar Isi...........................................................................................................................ii
Tujuan...............................................................................................................................ii
Bab I Pendahuluan..........................................................................................................1
1.1
1.2
1.3

Latar belakang.....................................................................................................1
Rumusan masalah...............................................................................................1
Tujuan dan manfaat ............................................................................................1

Bab II Landasan Teori....................................................................................................3


2.1

Pengertian pompa................................................................................................3

2.2

Jenis-jenis pompa................................................................................................4

2.3

Pompa diafragma................................................................................................5

Bab III Instalasi dan inspeksi pompa diafragma (Pneumatik).................................11


3.1

Komponen.........................................................................................................11

3.2

Prosedur instalasi..............................................................................................13

3.2

Prosedur inspeksi..............................................................................................14

3.2

Penelusuran gangguan.......................................................................................15

Bab IV Penutup..............................................................................................................16
4.1 Simpulan...............................................................................................................16
Daftar Pustaka

17

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Pompa merupakan peralatan utama maupun sebagai pendukung utama yang sangat
penting dalam dunia industri. Pompa banyak digunakan ddi berbagai sektor industri terutama
di industri proses, industri kimia, industri tekstil, industri minyak, industri pembangkit tenaga
listrik, irigasi, perusahaan air bersih, pelayanan gedung, dan sebagainya.
Penggunaan pompa yang demikian luas dengan berbagai macam jenis dan bentuknya,
memerlukan pengetahuan yang cukup tentang berbagai penerapannya dan pemilihan jenis
atau tipe pompa yang tepat sesuai dengan kebutuhan, kondisi dan lingkungan operasi yang
dilayaninya. Pengetahuan yang diperlukan tersebut mulai dari tujuan penggunaannya, jenis
dan sifat zat cair yang dipompakan, keadaan lingkungan, kapasitasnya, pemilihan
penggeraknya, bahkan sampai pada konstruksi, pemasangan/instalasi dan perawatannya.
Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mencoba untuk membuat sebuah
makalah yang berjudul Instalasi dan Perawatan Pompa Diafragma untuk menunjang
pengetahuan yang lebih mengenai pompa diafragma ini.

1.2 Rumusan Masalah


a) Apa yang dimaksud dengan pompa diafragma dan cara kerjanya.
b) Bagaimana prosedur instalasinya dan perawatannya.

1.3 Tujuan dan Manfaat


1.3.1

Tujuan
Memahami dasar pompa diafragma yang meliputi pengertian
pengertian fungsi dan prinsip kerja, serta prosedur instalasi dan perawatan
pompa diafragma.

1.3.2 Manfaat

Penulisan makalah ini diharapkan dapat menjadi informasi


tambahan untuk pembelajaran teknik instalasi dan perawatan
kedepannya

BAB II
2

LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Pompa
Pompa merupakan pesawat angkut yang bertujuan untuk memindahkan zat cair
melalui saluran tertutup. Pompa menghasilkan suatu tekanan yang sifat hanya mengalir dari
suatu tempat ke tempat yang bertekanan lebih rendah. Atas dasar kenyataan tersebut maka
pompa harus mampu membangkitkan tekanan fluida sehingga sehingga dapat mengalir atau
berpindah. Fluida yang dipindahkan adalah fluida incompresibel atau fluida yang tidak
dapat dimampatkan. Dalam kondisi tertentu pompa dapat digunakan untuk memindahkan
zat padat yang berbentuk bubukan atau tepung.
Prinsip kerja pompa adalah menghisap dan melakukan penekanan terhadap fluida.
Pada sisi hisap (suction) elemen pompa akan menurunkan tekanan dalam ruang pompa
sehingga akan terjadi perbedaan tekanan antara ruang pompa dengan permukaan fluida yang
dihisap. Akibatnya fluida akan mengalir ke ruang pompa. Oleh elemen pompa fluida ini
akan didorong atau diberikan tekanan sehingga fluida akan mengalir ke dalam saluran tekan
(discharge) melalui lubang tekan. Proses kerja ini akan berlangsung terus selama pompa
beroperasi.
Untuk melakukan kerja hisap dan menekan pompa membutuhkan energi yang berasal
dari pengerak pompa. Energi mekanis dari pengerak pompa oleh elemen pompa akan
diubah menjadi energi tekan pada fluida sehingga fluida akan memiliki daya air. Energi dari
pengerak pompa selain untuk memberi daya alir pada fluida juga digunakan untuk melawan
perbedaan energi potensial, mengatasi hambatan dalam saluran yang diubah menjadi panas.
Energi yang digunakan untuk mengatasi hambatan dan yang diubah menjadi panas
merupakan kerugian energi bagi pompa. Dari keterangan diatas maka dapat disimpulkan
fungsi pompa sebagi berikut:
a)

Untuk mengubah energi mekanis dari pengerak pompa menjadi energi tekan dalam
fluida sehingga akan menjadi aliran fluida atau perpindahan fluida melalui saluran
tertutup.

b)

Memindahkan fluida ke tempat lain dengan jarak tertentu.

c)

Memindahkan fluida dari tempat yang berkedudukan rendah ke


tempat yang yang berkedudukan tinggi.

d)

Memindahkan fluida dari tempat lain dengan jarak tertentu.

2.2 Jenis-jenis pompa


3

Seiring dengan berkembangnya teknologi, pompa memiliki ruang pemakaian yang


sangat luas, jenis dan ukurannya pun didesain sedemikian rupa guna memenuhi kebutuhan.
Secara tekstual pompa adalah mesin yang digunakan untuk memindahkan fluida cair dari
tempat yang rendah ke tempat yang tinggi, atau dari daerah bertekanan rendah ke daerah
bertekanan tinggi, atau melewati saluran dengan tahanan hidrolik tinggi. Pompa bekerja
karena adanya perbedaan tekanan antara sisi masuk dan sisi keluar dari elemen bergerak pada
pompa seperti impeler, piston, plunyer, lobe dan sebagainya.
Pompa mentrasfer energi mekanik dari penggerak mula ke fluida yang melewatinya,
yang akan meningkatkan energi fluida untuk digunakan memindahkan fluida tersebut serta
mengatasi tahanan hidrolik pipa. Sistem yang terdiri dari pipa isap, pompa dan pipa buang
disebut sistem pemompaan.
Berdasarkan kepada mekanisme konversi energinya, pompa secara umum
diklarifikasikan menjadi du kelompok
2.2.1 Pompa Tekanan Dinamis
Pompa yang sistem kerjanya menambahkan energi fluida dengan
menaikkan kecepatannya , yang selanjutnya mengubahnya menjadi energi
tekan dengan melewatkannya dengan saluran yang meluas.
2.2.2 Pompa Perpindahan Positif
Pompa yang sistem kerjanya dimana dimana energi dalam fluida akan
bertambah secara periodik dengan cara memberikan gaya pada lapis batas (
boundary layer ) dalam suatu sistem yang tertutup.

2.3 Pompa diafragma


Pompa diafragma adalah pompa perpindahan positif yang mentransfer energi dari
penggerak ke cairan melalui batang penggerak yang bergerak bolak-balik untuk
menggerakan diafragma sehingga timbul isapan dan penekanan secara bergantian antara
katup isap dan katup tekan. Keuntungan pompa diafragma ini adalah hanya pada diafragma
saja yang bersentuhan dengan fluida yang ditransfer sehingga mengurangi kontaminasi
dengan bagian lain terutama bagian penggerak.
Karakteristik Pompa Diafragma:
* Angkat sedotan mempunyai karakteristik, beberapa pompa tekanan rendah dengan laju
aliran yang rendah, sedangkan yang lainnya mampu mengalir tingkat yang lebih tinggi,
tergantung pada diameter kerja yang efektif dari diafragma dan stroke panjang. Mereka
4

dapat menangani lumpur dan slurries dengan jumlah yang baik grit dan padat isi.
* Cocok untuk pembuangan tekanan sampai dengan 1,200 bar
* Mempunyai karakteristik dry run atau hampir tanpa pelumas.
* Rendah-geser pompa.
* Tingkat efisiensi 97%.
* Dapat menangani cairan yang sangat kental.
* Dapat digunakan untuk bidang industri, kimia dan higienis aplikasi

2.4 Konstruksi dan cara kerja pompa diafragma.

Gambar di atas merupakan skema dari sebuah pompa diafragma secara umum serta
komponen-komponennya, yang digerakkan secara mekanik oleh sebuah motor dengan roda
eksentriknya. (roda eksentrik maksudnya roda yang berbentuk unik tidak bulat sempurna
yang dibuat dengan tujuan khusus).
Inti dari pompa jenis ini adalah adanya membran / diafragma yang bergerak maju-mundur di
dalam ruang pompa untuk menghisap masuk dan mendorong air keluar. Diafragma terbuat
dari bahan yang elastis dan kedap air.
Cara kerja
Gambar sebelah kiri (gambar A), menunjukkan saat diafragma bergerak mundur untuk
menghisap masuk air. Katup masuk (inlet valve) terbuka sehingga air terhisap
masuk memenuhi ruang pompa melalui saluran masuk (inlet). Pada saat bersamaan katup
keluar (outlet valve) tertutup untuk menjaga air yang sudah ada di saluran keluar (outlet)
5

tidak terhisap masuk kembali ke ruang pompa.


Gambar sebelah kanan (gambar B), menunjukkan saat diafragma bergerak maju untuk
mendorong air keluar dari ruang pompa. Pada kondisi ini katup keluar
(outlet valve) terbuka sehingga air keluar dari ruang pompa menuju saluran keluar (outlet).
Pada saat bersamaan katup masuk (inlet valve) tertutup untuk menjaga agar air yang ada di
ruang pompa tidak kembali ke sumbernya.
Ada banyak macam pompa diafragma tergantung dari kegunaannya dan tenaga penggerak
diafragmanya serta jumlah diafragmanya.
Berdasarkan tenaga penggerak diafragmanya, pompa diafragma digolongkan menjadi empat
jenis, yaitu:
1. Penggerak mekanik.
Jenis ini memiliki penggerak mekanik yang langsung terhubung dengan diafragma. Contoh
dan skema di atas merupakan contoh untuk pompa diafragma dengan penggerak mekanik.
2. Penggerak hidrolik.
Jenis ini memiliki cairan hidrolik untuk mendorong dan menarik diafragma. Cairan ini
didesak oleh piston atau plunger yang digerakkan secara mekanik juga. Sebenarnya hampir
sama dengan pompa diafragma dengan penggerak mekanik di atas. Bedanya penggerak
mekaniknya tidak terhubung langsung dengan diafragma tapi dengan perantara cairan
hidrolik.

3. Penggerak solenoid.
Jenis pompa diafragma ini digerakkan oleh semacam piston atau plunger yang didorong atau
ditarik oleh medan magnet yang dihasilkan oleh solenoid. Solenoid merupakan alat yang
akan menghasilkan gerakan mekanik linier jika di aliri arus listrik. Secara umum solenoid
terdiri dari lilitan dan inti baja. Jika lilitan di aliri arus listrik akan menghasilkan medan
magnet yang akan menarik atau mendorong inti besinya. Gerakan inti besi ini dimanfaatkan
untuk menggerakkan diafragma pada pompa diafragma.
Berikut gambar sebuah solenoid dan animasi cara kerja pompa diafragma dengan solenoid
sebagai penggerak diafragmanya.

4. Penggerak angin.
Pompa diafragma ini dikenal dengan nama AODD Pumps ( Air Operated Double Diaphragm
Pumps). Karena desainnya memiliki dua pompa diafragma, dinamakan pompa diafragma
ganda yang memanfaatkan tekanan angin sebaga penggerak diafragmanya. Posisinya saling
berhadapan dimana kedua diafragmanya (diafragma kiri dan kanan) terhubung oleh sebuah
piston atau plunger seperti gambar berikut.

Gambar paling atas merupakan contoh untuk pompa diafragma ganda ini

2.3.1 Komponen Umum Pompa Diafragma


1) Katup
Jenis Katup
1) Katup Bola
2) Katup Flapper
3) Katup distribusi udara (pneumatic)
Katup Bola
Katup Bola merupakan sebuah katup pada
pompa difragma yang berfungsi seperti katup pada
umunya yaitu untuk membuka dan menutup saluran.
Katup ini efesien jika digunakan Katup bola
digunakan

jika

kondisi

fluida

yang

dihisap

mengandung lebih dari 15% padatan . Selain itu fungsi bola ini juga membantu
menghancurkan padatan yang tercampur dengan fluida .

Katup Flapper
Katup Flapper berfungsi seperti katup pada umumnya , juga untuk membuka
dan menutup saluran pada umunya , katup ini sangat efesien digunakan untuk fluida
yang tingkat campuran padatan nya kurang dari 15% .
8

Katup distribusi udara (pneumatic)


Katup distribusi berfungsi untuk mengatur atau mendistribusikan udara
bertekanan yang akan memasuki ruang diafragma untuk mengerakan diafragma,
katup ini tidak membutuhkan pelumas.

2) Diafragma
Diafragma karet dibentuk dari karet alam dan buatan aditif untuk
meningkatkan ketahanan diafragma kimia dan / atau karakteristik meregangkan.
Sebuah kain nilon mesh diposisikan dalam diafragma karet selama proses
pencetakan untuk memperkuat diafragma sementara pendispersi stres.

Komponen pembentuk diafragma

3) Rumah/Wadah
Rumah pompa berfungsi

sebagai

penutup ataupun rangka bagian dari


diafragma dan bagian bagian pendukung dalam pompa tersebut. Material yang
digunakan sebagai rumah pompa ini bervariasi sesuai dengan standart dan kegunaan
pompa tersebut. Faktor-faktor seperti karakter fluida yang dialirkan, besar tekanan,
serta

lingkungan tempat dioperasikannya pompa tentu berpengaruh dalam pemilihan


material yang akan digunakan.
Contoh material yang dapat digunakan:
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)

Besi cor
Plastik
Stainless steel
Aluminum
Kuningan
Perunggu
Keramik
Nickel-alloy

BAB3
INSTALASI DAN PERAWATAN
10

POMPA DIAFRAGMA
(PNEUMATIK)
3.1 Komponen

11

12

3.2 Prosedur Instalasi

Proses instalasi harus dilakukan dengan orang yang sudah memiliki kemampuan.
Penyangga pompa harus kuat.
Pemilihan ukuran diameter pipa tekan dan isap harus tepat dan sesuai standart.
Lokasikan pompa sedekat mungkin dengan sumber yang akan dipompakan dengan

pipa isap sedikit mungkin.


Lokasikan juga pompa pada tempat yang cukup untuk mengoperasikan, pemeliharaan

dan inspeksinya.
Posisikan pompa sesuai arah benar dan pasang pompa dengan benar agar tidak

terdapat tegangan balik.


Pastikan tidak ada kotoran ataupun sisa-sisa proses pemasangan pompa maupun pipa

yang dapat mengganggu sistem.


Pastikan pompa yang digunakan sesuai dengan kemampuan pompa.
Jangan menyambung pompa dengan pipa dengan paksa. Hal ini dapat mengakibatkan

misalignment dan kerusakan


Penyambungan pipa dimulai dari pompa. Pipa harus didukung terpisah dan alami.
Tidak menghubungkan pipa ke pompa sebelum baut fondasi dikencangkan dan pompa

dilevel, dan dialignment.


Cek kebocoran setelah dilakukan instalasi.
Pasang katup pemisah pada sisi isap, dan pasang check valve pada sisi tekan.

3.3 Prosedur Inspeksi (Pneumatik)

Pemeriksaan sebelum operasi


o Pemeriksaan reservoir
o Pemeriksaan pipa hisap
o Pemeriksaan selang udara (pneumatik) atau oli (hidrolik)
o Pemeriksaan kelistrikan
o Pemeriksaan pelumas
o Pemeriksaan arah putar
Pemeriksaan sewaktu operasi
o Pemeriksaan tekanan
o Pemeriksaan debit
o Kebocoran pada packing
o Kebocoran pada sambungan pipa dan katup
o Pemeriksaan bunyi dan getaran
Pemeriksaan setelah operasi
o Pembersihan
Flush pompa dengan menggunakan air bersih untuk menghilangkan
sisa-sisa senyawa yang terdapat pada diafragma
Pemeriksaan harian
o Pemeriksaan temperatur rumah bantalan dengan menggunakan termometer.
o Pemeriksaan tekanan hisap dan tekan dengan membaca manometer pada
13

pompa.
o Pemeriksaan kebocoran pada paking kotak
Setelah 500 jam pemakaian
o Penggantian diafragma dengan yang baru
o Pemeriksaan kelelahan per check valve dan masa pakainya
o Pengganti oli pompa

3.4 Penulusuran gangguan


Pompa berfungsi, tetapi tidak ada aliran
Terdapat udara pada pompa
Katup hisap tertutup
Penghisapan yang melebihi kapasitas
Kesalahan pemasangan katup bola dan dudukannya
Kapasitas pemompaan tidak tercapai
Muffler tersumbat
Inlet udara tersumbat
Kurangnya pasokan udara
jalur pipa tersumbat/terhalangi
Fluida terlalu kental
Arus aliran berkurang dan getaran berlebihan
Katup bola pada bagian penhisapan terhalangi
Terdapat fluida pada muffler
Kebocoran diafragma
Terdapat banyak udara pada fluida
kebocoran diafragma
Katup bola terdapat perubahan
Pengaruh fluida
Pengaruh mekanikal
Terdapat bocor pada klep sambungan
klep retak/rusak
pemasangan diafragma yang tidak pas
Terdapat getaran dan bunyi yang berlebihan
Katup kontorl aus
Terlalu banyak fluida masuk ke pompa

BAB IV
KESIMPULAN

Dari bermacam-macam kebutuhan akan pompa dapatlah dibuat pompa aneka ragam
sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita akan pompa tersebut. Namun kita harus

14

mengacu akan dasar-dasar pembagian fungsi dan jenis fluida. Agar pompa yang dibuat
tersebut tidak mengacaukan pemikiran kita untuk memilih pompa jenis lainya.
Pompa diafragma lebih baik digunakan untuk zat cair yang kental maupun
mengandung padatan. Pompa diafragma juga mampu digunakan untuk fluida yang
mengandung zat abrasif ataupun korosif karena komponen-komponen yang bersinggungan
langsung dengan fluida tersebut tahan terhadap zat abrasif dan korosif .
Kapasitas yang dapat dikerjakan oleh jenis pompa diafragma secara umum adalah
kapasitas rendah. Untuk kapasitas yang lebih tinggi dapat digunakan jenis pompa sentrifugal
yang mempunyai kapasitas kecil hingga tinggi.
Dari kesederhanaan pompa diafrgama menjadikan mudah dalam perwatannya

DAFTAR PUSTAKA
.
Anonymous.2013. Diaphragm Pumps: Pompa Diafragma.
http://sanfordlegenda.blogspot.co.id/2013/11/Diaphragm-Pumps-Pompa-diafragma.html
[10 April 2016]

15

Anonymous.2010. Diaphragm Pumps: Pompa Diafragma.


http://atw-surakarta.blogspot.co.id/2010/01/pompa-diafragma.html
[10 April 2016]
Anonymous.2011. POMPA DIAFRAGMA.
http://perjalananayamjantan.blogspot.co.id/2011/03/pompa-diafragma.html
[10 April 2016]
Anonymous.2013. Diaphragm Pumps: Pompa Diafragma.
http://sanfordlegenda.blogspot.co.id/2013/11/Diaphragm-Pumps-Pompa-diafragma.html
[10 April 2016]
Anonymous. ____. Pump Operation UDOR Diaphragm Pumps.[pdf],
http://www.randkpump.com/uploads/Udor_Maintenance___Trouble_Shooting.pdf,
[10 April 2016 ]
Anonymous. ____. Air Operated Diaphragm Pumps. [pdf]
http://www.granzow.com/PDFs/XPUMPS.pdf
[10 April 2016]
Anonymous. ____. Husky 716 Air-operated Diaphragm Pumps. [pdf]
http://content/dam/graco/tech_documents/manuals/308/308797/308797EN-R.pdf
[10 April 2016]
Mahmudi, Ali.2014.POMPA DAN KOMPRESOR, Bandung: Politeknik Negeri Bandung.
Wiratama, Rudy.2011. Diaphragm Pump.
https://rudywinoto.com/2011/06/21/diaphragm-pump/
[10 April 2016]

16

Anda mungkin juga menyukai