Anda di halaman 1dari 16

INFO OBAT-OBATAN DI INDONESIA

BAB I

PENDAHULUAN

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa kesehatan itu bukan menjadi
tanggung jawab diri pribadi,sehingga berbagai hal yang menyangkut informasi
seputar kesehatan dan kesehatan tidak penting.Seringkali masyarakat baru
menyadari pentingnya berobat ketika yang bersangkutan jatuh sakit atau merasa
sakit.Kesadaran itu timbul ketika penyakitnya sudah parah atau sulit
disembuhkan.Padahal jika kita mengetahui sedikit informasi mengenai gejalah
dari penyakit,maka kita dapat mengupayakan pengobatan sejak dini sehingga
proses kesembuhan akan lebih cepat dan biaya yang dikeluarkan pun tidak
memberatkan.

Mencegah atau melakukan pengobatan dini lebih baik dibandingkan mengobati


penyakit yang sudah menjadi lebih parah.Dalam penggunaan obat,ada banyak hal
yang perlu diperhatikan agar obat itu dapat memberikan manfaat,efektif,dan
aman.Untuk pemakaian obat kita harus tahu takaran yang sesuai dan jangan
melebihi takaran yang ditentukan.Pedoman umum adalah hindarilah penggunaan
obat bersamaan dengan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan daya kerja
obat yang di pakai.Selain itu walau pun sudah sembuh ,penggunaan antibiotic
harus dilanjutkan hingga habis agar kesembuhannya sempurna.Penggunaan obat
juga sebelum menggunakan kita harus menanyakan terlebih dahulu pada petugas
apoteker tentang manfaat obat yang kita gunakan.

Bagi pengguna obat perlu sekali untuk memerhatikan kondisi si


pengguna,seperti kehamilan,menyusui dan anak-anak,sebab kondisi tersebut
memerlukan penyesuaian.

Karya tulis ilmiah dengan judul Informasi Obat-Obatan ini saya buat agar dapat
memenuhi dan melengkapi kebutuhan akan informasi mengenai obat yang dapat
digunakan untuk mengetahui manfaat obat terhadap penyakit tertentu dan dapat
menunjang nilai saya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Manado,12 Desember 2014

Shannon E Manuel

1.2 Rumusan Masalah

1
1.Apakah pengetahuan mengenai obat-obatan penting bagi masyarakat?

2.Obat-obatan apa saja yang dapat ditemui di Indonesia?

3.Sejauh manakah masyarakat dapat mengetahui tentang obat-obatan?

4.Apa manfaat obat-obatan bagi manusia?

1.3 Tujuan

Sesuai dengan masalah di atas,tujuan penelitian ini adalah:

1.Memberikan penjelasan pada pembaca tentang pentingnya obat-obatan

2.Untuk mengetahui manfaat dari obat-obatan yang di gunakan

3.Untuk mengetahui efek samping dari penggunaan obat tertentu

1.4 Manfaat Penelitian

1.Memberikan wawasan tentang manfaat obat-obatan yang dapat di gunakan


manusia untuk menyembuhkan penyakit .

2. Membuat kita lebih mengoptimalkan potensi negeri ini seperti terhadap obat,
baik dalam pemanfaatannya maupun kelestariannya

3.Membuat kita tahu efek samping dari obat-obat yang jika di gunakan secara
berlebihan.

2
BAB II
LANDASAN TEORI

Menurut pengertian umum,obat dapat didefinisikan sebagai bahan yang


menyebabkan perubahan dalam fungsi biologis melalui proses kimia. Sedangkan
definisi yang lengkap, obat adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan
(1) pengobatan, peredaan, pencegahan atau diagnosa suatu penyakit, kelainan fisik
atau gejala-gejalanya pada manusia atau hewan; atau
(2) dalam pemulihan, perbaikan atau pengubahan fungsi organik pada manusia
atau hewan.
Obat merupakan bahan yang disintesis di dalam tubuh (misalnya : hormon,
vitamin D) atau merupakan merupakan bahan-bahan kimia yang tidak disintesis di
dalam tubuh.
Penggolongan sederhana dapat diketahui dari definisi yang lengkap yaitu obat
untuk manusia dan obat untuk hewan. Selain itu ada beberapa penggolongan obat
yang lain,dimana penggolongan obat itu dimaksudkan untuk peningkatan
keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi.
Sedangkan obat bebas terbatas adalah Obat bebas terbatas yakni obat-obatan
yang dalam jumlah tertentu masih bisa dibeli di apotek, tanpa resep dokter,
memakai tanda lingkaran biru bergaris tepi hitam.Contohnya, obat anti mabuk
(Antimo), anti flu (Noza).Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera
peringatan yang bertanda kotak kecil berdasar warna gelap atau kotak putih
bergaris tepi hitam
Dalam keadaaan dan batas-batas tertentu,sakit yang ringan masih dibenarkan
untuk melakukan pengobatan sendiri, yang tentunya juga obat yang dipergunakan
adalah golongan obat bebas dan bebas terbatas yang dengan mudah diperoleh
masyarakat. Namun apabila kondisi penyakit semakin serius sebaiknya
memeriksakan ke dokter.Dianjurkan untuk tidak sekali-kalipun melakukan uji
coba obat sendiri terhadap obat - obat yang seharusnya diperoleh dengan
mempergunakan resep dokter.
Berdasarkan undang-undang obat digolongkan dalam :
1. Obat Bebas
2. Obat Keras
3. Obat Psikotropika dan NarkobA

1.OBAT BEBAS

Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter (disebut obat
OTC = Over The Counter), terdiri atas obat bebas dan obat bebas terbatas:

3
1.1 Obat bebas
Ini merupakan tanda obat yang paling "aman" . Obat bebas, yaitu obat yang bisa
dibeli bebas di apotek, bahkan di warung, tanpa resep dokter, ditandai dengan
lingkaran hijau bergaris tepi hitam. Obat bebas ini digunakan untuk mengobati
gejala penyakit yang ringan. Misalnya : vitamin/multi vitamin (Livron B Plex, )

1.2. Obat Bebas Terbatas

Obat bebas terbatas (dulu disebut daftar W). yakni obat-obatan yang dalam jumlah
tertentu masih bisa dibeli di apotek, tanpa resep dokter, memakai tanda lingkaran
biru bergaris tepi hitam. Contohnya, obat anti mabuk (Antimo), anti flu (Noza).
Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera peringatan yang bertanda kotak
kecil berdasar warna gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, dengan tulisan
sebagai berikut :

P.No. 1: Awas! Obat keras. Bacalah aturan pemakaiannya.

P.No. 2: Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.

P.No. 3: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.

P.No. 4: Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar.

P.No. 5: Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan

Dalam keadaaan dan batas-batas tertentu; sakit yang ringan masih dibenarkan
untuk melakukan pengobatan sendiri, yang tentunya juga obat yang dipergunakan
adalah golongan obat bebas dan bebas terbatas yang dengan mudah diperoleh
masyarakat. Namun apabila kondisi penyakit semakin serius sebaiknya
memeriksakan ke dokter. Dianjurkan untuk tidak sekali-kalipun melakukan uji
coba obat sendiri terhadap obat - obat yang seharusnya diperoleh dengan
mempergunakan resep dokter.
Apabila menggunakan obat-obatan yang dengan mudah diperoleh tanpa
menggunakan resep dokter atau yang dikenal dengan Golongan Obat Bebas dan
Golongan Obat Bebas Terbatas, selain meyakini bahwa obat tersebut telah
memiliki izin beredar dengan pencantuman nomor registrasi dari Badan Pengawas
Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan, terdapat hal- hal yang perlu
diperhatikan, diantaranya:

Kondisi obat apakah masih baik atau sudak rusak

Perhatikan tanggal kadaluarsa (masa berlaku) obat

4
membaca dan mengikuti keterangan atau informasi yang tercantum pada
kemasan obat atau pada brosur / selebaran yang menyertai obat yang berisi
tentang Indikasi (merupakan petunjuk kegunaan obat dalam pengobatan)

kontra-indikasi (yaitu petunjuk penggunaan obat yang tidak


diperbolehkan)

efek samping (yaitu efek yang timbul, yang bukan efek yang diinginkan)

dosis obat (takaran pemakaian obat)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN
A.Materi Penelitian

Menurut pengertian umum,obat dapat didefinisikan sebagai bahan yang


menyebabkan perubahan dalam fungsi biologis melalui proses kimia.
Penggolongan sederhana dapat diketahui dari definisi yang lengkap di atas yaitu
obat untuk manusia dan obat untuk hewan. Selain itu ada beberapa penggolongan
obat yang lain, dimana penggolongan obat itu dimaksudkan untuk peningkatan
keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi.

A. METODE PENELITIAN
Metode deskriptif .
Langkah-langkah penelitian deskriptif :
1.mengidentifikasi adanya permasalahan yang signifikan untuk dipecahkan
melalui proses deskritif.
2.Merumuskan masalah secara jelas
3.Menentukan tujuan dan manfaat penelitian
4.Melakukan studi pustaka yang berkaitan dengan permasalahan.
5. Mendesain metode penelitian
6. Mengumpulkan , mengorganisasi dan menganalisis data

Adapun metode penelitian yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah metode
pustaka dimana metode pustaka adalah metode dengan mengumpulkan data-data
dari berbagai sumber seperti internet dan buku dan penelitian ini juga
menggunakan metode deskriptif dimana metoda deskriptif merupakan metode
penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterprestasikan objek sesuai
dengan apa adanya,penelitian deskriptif pada umumnya dilakukan dengan tujuan
utama.yaitu menggambarkan sesuai dengan fakta dan karakteristik objek/subjek
yang diteliti secara tepat.

B. METODE PENGAMBILAN SAMPEL

5
Sampel yang digunakan adalah Obat-obatan yang di jual bebas seperti
Amoxsilin,paramex.panadol,paracetamol.
Saya memilih obat ini dengan alasan bahan mudah didapatkan serta tidak
membutuhkan dana yang besar.

C. TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Dalam penelitian ini pengumpulan data dengan menggunakan instrumen


pengumpulan data yang sesuai dengan masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini
metode yang digunakan adalah :
- metode observasi : yaitu melihat sesuatu dengan mempergunakan mata.
Observasi atau pengamatan , meliputi pemusatan perhatian terhadap sesuatu objek
dengan menggunakan alat indera.

E. WAKTU

Waktu yang diperlukan yaitu :


dimulai tanggal 17 -November 2014 14 Desember 2014

6
BAB IV
PEMBAHASAN
Contoh-contoh obat :

Amoxicillin

Indikasi:
Amoksisilina efektif terhadap penyakit:
Infeksi saluran pernafasan kronik dan akut: pneumonia, faringitis (tidak untuk
faringitis gonore), bronkitis, langritis.
Infeksi sluran cerna: disentri basiler.
Infeksi saluran kemih: gonore tidak terkomplikasi, uretritis, sistitis, pielonefritis.
Infeksi lain: septikemia, endokarditis.
Kontra Indikasi:
Pasien dengan reaksi alergi terhadap penisilina.
Komposisi:
Tiap sendok teh (5 ml) suspensi mengandung amoksisilina trihidrat setara dengan
amoksisilina anhidrat 125 mg.
Tiap kapsul mengandung amoksisilina trihidrat setara dengan amoksisilina
anhidrat 250 mg.
Tiap kaptab mengandung amoksisilina trihidrat setara dengan amoksisilina
anhidrat 500 mg.
Cara Kerja Obat:
Amoksisilina merupakan senyawa penisilina semi sintetik dengan aktivitas anti
bakteri spektrum luas yang bersifat bakterisid. Aktivitasnya mirip dengan
ampisilina, efektif terhadap sebagian bakteri gram-positif dan beberapa gram-
negatif yang patogen.
Bakteri patogen yang sensitif terhadap amoksisilina adalah Staphylococci,
Streptococci, Enterococci, S. pneumoniae, N. gonorrhoeae, H. influenzae, E. coli
dan P. mirabilis.
Amoksisilina kurang efektif terhadap spesias Shigella dan bakteri penghasil beta-
laktamase.
Efek Samping:
Pada pasien yang hipersensitif dapat terjadi reaksi alergi seperti urtikaria, ruam
kulit, pruritus, angioedema dan gangguan saluran cerna seperti diare, mual,
muntah, glositis dan stomatitis.

7
Interkasi Obat:
Probenesid memperlambat ekskresi amoksisilina.
Cara Penyimpanan:
Simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk
dan kering. Peringatan dan
Perhatian:
Pasien yang alergi terhadap sefalosporin
mengakibatkan terjadinya cross allergenicity
(alergi silang).

Hati-hati pemberia pada wanita hamil dan menyusui dapat menyebabkan


sensitivitas pada bayi.
Produsen: PT Indofarma

Ampicillin 500 mg

Indikasi:
Ampisilina digunakan untuk pengobatan:
Infeksi saluran pernafasan,seperti pneumonia faringitis, bronkitis, laringitis.
Infeksi saluran pencernaan, seperti shigellosis, salmonellosis.
Infeksi saluran kemih dan kelamin, seperti gonore (tanpa komplikasi), uretritis,
sistitis, pielonefritis.
Infeksi kulit dan jaringan kulit.
Septikemia, meningitis.
Efek Samping:
Pada beberapa penderita, pemberian secara oral dapat disertai diare ringan yang
bersifat sementara disebabkan gangguan keseimbangan flora usus. Umumnya
pengobatan tidak perlu dihentikan. Flora usus yang normal dapat pulih kembali 3
5 hari setelah pengobatan dihentikan.
Gangguan pada saluran pencernaan seperti glossitis, stomatitis, mual, muntah,
enterokolitis, kolitis pseudomembran.
Produsen: PT Indofarma

Ampicillin 125 mg/5ml

Indikasi:
Ampisilina digunakan untuk pengobatan :
Infeksi saluran pernafasan,seperti pneumonia faringitis, bronkitis, laringitis.
Infeksi saluran pencernaan, seperti shigellosis, salmonellosis.
Infeksi saluran kemih dan kelamin, seperti gonore (tanpa komplikasi), uretritis,
sistitis, pielonefritis.
Infeksi kulit dan jaringan kulit.
Septikemia, meningitis.
Perhatian:
Efek Samping:
Pada beberapa penderita, pemberian secara oral dapat disertai diare ringan yang

8
bersifat sementara disebabkan gangguan keseimbangan flora usus. Umumnya
pengobatan tidak perlu dihentikan. Flora usus yang normal dapat pulih kembali 3
5 hari setelah pengobatan dihentikan.
Produsen: PT Indofarma

Cefadroxil 500 mg

Indikasi:
Cefadroxil diindikasikan untuk pengobatan infeksi
yang disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif
seperti:
Infeksi saluran pernafasan : tonsillitis, faringitis,
pneumonia, otitis media.
Infeksi kulit dan jaringan lunak.
Infeksi saluran kemih dan kelamin.
Infeksi lain: osteomielitis dan septisemia.

Efek Samping:
Gangguan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, diare, dan gejala kolitis
pseudomembran.
Reaksi hipersensitif, seperti ruam kulit, gatal-gatal dan reaksi anafilaksis.
Efek samping lain seperti vaginitis, neutropenia dan peningkatan transaminase.
Produsen: PT Indofarma

Super Tetra

Indikasi:
SUPER TETRA merupakan antibiotik pilihan utama terhadap infeksi yang
disebabkan oleh mikroorganisme sebagai berikut: Vibrio cholerae, Vibrio fetus,
Haemophilus ducreyi, Mycoplasma pneumoniae, semua jenis Rickettsia, Borrelia
Spp., Chlamydia (psittacosis, omithosis, lymphogranuloma venereum, Trachoma-
Incluston Conjuctivitis), Brucella Spp.
SUPER TETRA merupakan obat alternatif lain disamping Penisilin untuk
infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme sebagai berikut: Neisseria
gonorrhoeae, Treponema pallidum dan Treponema pertenuc, Haemophilus
influenzae,Bacillus anthracis.
SUPER TETRA bukan untuk batuk kering dan virus.
Kontra Indikasi:
Hipersensitif terhadap golongan tetracycline. Penderita gangguan ginjal.
Komposisi:

9
Tiap kapsul lunak mengandung:
tetracycline HCL phosphate buffered setara dengan tetracycline HCL 250 mg
Farmakologi:
SUPER TETRA mengandung tetracycline HCL phosphate buffered. Bekerja
dengan jalan menghambat sintesa protein kuman.

Efek Samping:
Mual, muntah, rash pada kulit, urtikaria dan nyeri pada bagian ulu hati.
Produsen: PT Darya-Varia

Tetracycline

Indikasi:
Bruselosis, batuk rejan, pneumonia, demam yang disebabkan oleh Rickettsia,
infeksi saluran kemih, bronkitis kronik. Psittacosis dan Lymphogranuloma
inguinale. Juga untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh
Staphylococcus dan Streptococcus pada penderita yang peka terhadap penisilin,
disentri amuba, frambosia, gonore dan tahap tertentu pada sifilis.
Kontra Indikasi:
Penderita yang peka terhadap obat-obatan golongan Tetrasiklin.
penderita gangguan fungsi ginjal (pielonefritis akut dan kronis).

Efek Samping:
Pada pemberian lama atau berulang-ulang, kadang-kadang terjadi superinfeksi
bakteri atau jamur seperti:enterokolitis dan kandidiasis.
Gangguan gastrointestinal seperti: anoreksia, pyrosis, vomiting, flatulen dan
diare.
Jarang terjadi seperti: anemia hemolitik, trombositopenia,neutropenia dan
eosinofilia.
Peringatan dan Perhatian:
Hendaknya diminum dengan segelas penuh air +/- 240 ml untuk meminimkan
iritasi saluran pencernaan.
Sebaiknya tetrasikli tidak diberikan pada kehamilan 5 bulan terakhir sampai
anak berusia 8 tahun, karena menyebabkan perubahan warna gigi menjadi kuning
dan terganggupertumbuhan tulang.
Penggunaan tetrasiklin pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal,dapat
menimbulkan efek komulasi.
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati, wanita
menyusui.
Jangan minum susu atau makanan produk susu lainnya dalam waktu 1 3 jam
setelah penggunaan Tetrasiklin.
Produsen: PT Kimia Farma

10
Dexamethasone 0,5 mg
Obat Analgetik
Indikasi:
Dexamethasone Harsen adalah obat anti inflamasi dan anti alergi yang sangat
kuat. Sebagai perbandingan Dexamethasone 0.75 mg setara obat sbb: 25 mg
Cortisone, 20 mg hydrocortisone, 5 mg prednisone, 5 mg prednisolone.
Produsen: PT Harsen

Asam Mefenamat,
Obat Saraf dan Otot
Indikasi:
Dapat menghilangkan nyeri akut dan kronik, ringan sampai sedang sehubungan
dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma,
nyeri sendi, nyeri otot, nyeri sehabis operasi, nyeri pada persalinan.
Produsen : PT Indofarma

Ciprofloxacin 500 mg
Obat Antibiotik
Indikasi:
Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman patogen yang peka
terhadap ciprofloxacin, antara lain pada :
- Saluran kemih termasuk prostatitis.
- Uretritis dan serpisitis gonore.
- Saluran cerna, termasuk demam thyfoid dan parathyfoid.
- Saluran nafas, kecuali pneumonia dan streptococus.
- Kulit dan jaringan lunak.
- Tulang dan sendi.
Produsen : PT OGBdexa,

Ciprofloxacin 500 mg

Indikasi:
Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman patogen yang peka
terhadap ciprofloxacin, antara lain pada :
- Saluran kemih termasuk prostatitis.
- Uretritis dan serpisitis gonore.
- Saluran cerna, termasuk demam thyfoid dan parathyfoid.
- Saluran nafas, kecuali pneumonia dan streptococus.
- Kulit dan jaringan lunak.
- Tulang dan sendi.

11
Produsen : PT OGBdexa

Contoh Obat-obatan lainnya:

Actifed Plus DM 120 ml Actifed Plus DM 60ml


Fls Fls
PT Glaxo Smith Kline PT Glaxo Smith Kline
Actifed Plus Expectoran Actifed Plus
60 ml Expectorant 120ml
Fls Fls
PT Glaxo Smith Kline PT Glaxo Smith Kline
Allerin Expectorant 120 Allerin Expectorant 60
ml ml
Fls Fls
PT Medifarma Lab PT Medifarma Lab
Anakonidin OBH Andonex Kapsul
Sirup Kapsul
PT Konimex PT Meprofarm
Andonex Sirup Baby Cough Syrup
Sirup Sirup
PT Meprofarm PT Universal
Pharmaceutical Industries
Benadryil CM 60ml Benadryl CM 120 ml
Fls Fls
PT Pfizer Indonesia PT Bayer Indonesia
Benadryl DMP 60 ml Biogesic
Fls Tablet
PT Bayer Indonesia PT Medifarma Lab
Bisolvon Drop 60ml Bisolvon KID Syrup 60
Fls ml
PT Boehringer Ingelheim Fls
PT Boehringer Ingelheim

12
Bisolvon Syrup 60ml Bisolvon Tablet
Fls Tablet
PT Boehringer Ingelheim PT Boehringer Ingelheim
Bodrex Flu dan Batuk Bodrexin Flu dan Batuk
Tablet 60 ml
PT Bode Fls
PT Tempo Scan Pacific
Bodrexin Syrup 56ml Bodrexin Tablet
Fls Tablet
PT Tempo Scan Pacific PT Tempo Scan Pacific
Citocetin Syrup 60ml Decadryl Syrup 120ml
Fls Fls
PT Ciubros Farma PT Harsen
Decadryl Syrup 60ml Fludane Plus
Fls Tablet
PT Harsen PT Armoxindo Farma
Hufagripp BP Syrup Hufagripp Syrup 60ml
60ml Fls
Fls PT Gratia Husada Farma
PT Gratia Husada Farma
Ikadryl 100ml Ikadryl 60ml
Fls Fls
PT Ikapharmindo PT Ikapharmindo
Putramas Putramas
Komix OBH Kid Komix Rasa Jahe
Fls Fls
PT Bintang Toedjoe PT Bintang Toedjoe
Komix Rasa Jeruk Nipis Komix Rasa Peppermint
Fls Fls
PT Bintang Toedjoe PT Bintang Toedjoe
Konflusin (Baby Cough) Konidin
60ml Tablet
Fls PT Konimex
PT Tanushu
Konidin Syrup 60 ml Laserin Madu 120 ml
Fls Fls
PT Konimex PT Mecosin Indonesia
Laserin Madu 60 ml Laserin Syrup 60ml
Fls Fls
PT Mecosin Indonesia PT Mecosin Indonesia

13
Mextril OB Herbal 60ml
Tablet Fls
PT Saka Farma PT Deltomed Lab
Obat Batuk Ibu Dan Obat Batuk Ibu Dan
Anak 150ml Anak 75 ml
Fls Fls
PT Sinde Budi Sentosa PT Sinde Budi Sentosa
Pharma Pharma
Obat Batuk Peppermint OBH Combi Plus Anak
(OBP) 60 ml Madu
Sirup Fls
OBH Combi Plus Anak OBH Combi Plus Anak
60 ml Orange 60 ml Strawberry
Fls Fls
PT Combiphar PT Combiphar
OBH Combi Plus Syrup OBH Combi Syrup 100
100 ml ml
Fls Fls
PT Combiphar PT Combiphar
OBH ITRASAL OBH Tropica Plus
Sirup Sirup
ITRASAL PT Tropica Mas
Pharmaceutical
Panadol Cold And Flu Paracetine Syrup 60 ml
Tablet Fls
PT Glaxo Smith Kline PT Erela
Paramex Flu dan Batuk Sanadryl Dmp 120ml
Tablet Fls
PT Konimex PT Sanbe Farma
Sanadryl DMP 60ml Sanadryl Expektoran
Fls 120ml
PT Sanbe Farma Fls
PT Sanbe Farma
Sanadryl Expektoran Siladex Batuk & Pilek
60ml Sirup
Fls PT Konimex
PT Sanbe Farma
WOODS Ekspektoran Triaminic Batuk
60 ml Fls
Fls PT Bristol Myers Squibb
PT Kalbe Farma

14
VICKS Formula 44 27 VICKS Formula 44 54
ml ml
Fls Fls
PT Darya-Varia PT Darya-Varia
VICKS Formula 44 VICKS Formula 44 DT
Anak 54 ml 54 ml
Fls Fls
PT Darya-Varia PT Darya-Varia
WOODS ATT 100 ml WOODS ATT 60 ml
Fls Fls
PT Kalbe Farma PT Kalbe Farma

BAB IV
PENUTUP

A KESIMPULAN

Melalui karya tulis ilmiah ini kita dapat mengetahui pentingnya informasi obat
dalam upaya menjaga kesehatan yang optimal.Dimana obat diperlukan untuk
menyembuhkan serta mencegah bertambah parahnya penyakit.
Disamping memberikan informasi mengenai beberapa obat juga memuat
penggunaan obat yang benar yang diperlukan,ini dimaksudkan agar kita
memperoleh manfaat sebesar-besarnya.Secara umum pemakaian obat harus sesuai
dengan resep dokter namun ada juga berbagai obat yang diberikan oleh petugas
kesehatan,apoteker dan yang terjual bebas.Kita juga mengetahui penggunaan
dosis obat yang berlebihan berdampak pada efek samping dari obat itu.

B SARAN

1.Diharapkan melaui karya tulis ilmiah ini pembaca dapat mensosialisasikan


pentingnya obat-obatan bagi kesehatan.
2.Diharapkan dapat menambah wawasan bagi pembaca.

15
DAFTAR PUSTAKA

Widjajarta,M. 2008. DOI(Data Obat di Indonesia). Jakarta:PT Mulia


Jaya Terbit
Junaidi,I. 2009.Pedoman Praktis Obat Indonesia.Jakarta:PT Bhuana Ilmu
Populer(kelompok Gramedia)
Ritiasa,K. 2007.Info Obat Indonesia.Jakarta:PT Teranti Agratama

16