Anda di halaman 1dari 1

ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI TRIGATRA WARGA KOTA BOGOR DITINJAU DARI BENCANA ALAM

Putri Hardiyanti
1112013032

Strategi Wilayah Geografi Sumber Daya


Alam Buatan Budaya Manusia Penduduk
SWOT 1 2 3 4 5 6
a. Kota Bogor memiliki luas 118,50km2 a. Posisi strategis kota Bogor sebagai a. Aksesibilitas jalan dan kereta api a. Nilai budaya dan sejarah kota Bogor a. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia a. Karakter penduduk yang religius.
dan jumlah penduduk 949.066 jiwa. mitra ibukota Jakarta. yang cukup baik. sangat tinggi. di wilayah tersebut. b. Hubungan bilateral yang
b. Kota Bogor terdiri atas 6 kecamatan b. Pusat orientasi pelayanan bagi b. Meningkatkan alat teknologi b. Meningkatkan manajemen sumber daya b. Membuka peluang usaha kerja untuk harmonis dengan tetangga wilayah
yang dibagi sejumlah 68 kelurahan. wilayah belakang. untuk kemajuan daerah. manusia didaerah tersebut. meningkatkan sumber daya manusia di kota (kabupaten Bogor).
c. Terletak diantara 106o4330 BT- c. Tempat pilihan untuk hunian. c. Mengembangkan angkutan c. Melestarikan budaya sunda dengan selalu Bogor. c. Suasana keamanan yang
Kekuatan I 106o5100BT dan 3030 LS-6o4100 umum massal di kota Bogor. melaksanakannya. c. Meningkatkan karakter penduduk yang kondusif.
d. Berlimpahnya sumber daya alam
LS. d. Potensi penduduk kota Bogor d. Meningkatkan budaya alat tradisional dan religius. d. Sifat kritis dan tingkat partisipasi
di kota Bogor.
d. Batas wilayah: produktif dan terdidik. tari sunda. d. Meningkatkan kebutuhan masyarakat dalam masyarakat tinggi.
Utara: Sukaraja, Bojong Gede, pembangunan.
Kemang.
Timur: Sukaraja dan Ciawi.
Selatan: Cijeruk Caringin.
Barat: Kemang, Ciomas, Diamaga.
a. Keterbatasan lahan di kota Bogor. a. Perubahan iklim yang tidak tentu a. Kondisi kemantapan jalan yang a. Kurangnya kesadaran terhadap budaya a. Kurangnya kesadaran dan partisipasi a. Meningkatnya penduduk yang
b. Ketidaktersediaan infrastruktur yang dapat menimbulkan bencana belum optimal. sunda di kota Bogor. masyarakat dalam pengelolaan sampah di mengakibatkan kepadatan di
tempat pembuangan akhir sampah. seperti banjir. b. Keterbatasan pembiayaan b. Semakin bebasnya kebudayaan asing kota Bogor. daerah tersebut.
c. Kurangnya pengendalian b. Merupakan wilayah yang memiliki pembangunan. yang masuk. b. Rendahnya sumber daya manusia di kota b. Mata pencaharian yang masih
lingkungan. curah hujan yang tinggi. c. Ketidakseimbangan antara c. Kurangnya penyelenggaraan festival Bogor. kurang dimasing-masing
Kelemahan II d. Keterbatasan pembiayaan c. Menurunnya kekayaan alam pertumbuhan kapasitas jalan budaya di kota Bogor. c. Masih kurangnya kepedulian dalam sumber wilayah.
pembangunan di kota Bogor. karena penggunaan SDA yang dengan jumlah kendaraan. d. Kurangnya sosialisasi terhadap sesama daya sendiri. c. Pertumbuhan perekonomian
berlebihan. d. Pencemaran limbah diwilayah warga kota Bogor. d. Ketersediaan sumber daya manusia kurang. yang menurun.
d. Kurangnya pengawasan hutan Bogor semakin meningkat. d. Kurangnya akses masyarakat
kota. terhadap peluang kerja dan
modal.
a. Daerah yang menjadi salah satu tujuan a. Tujuan wisata belanja dan kuliner a. Meningkatkan kualitas lingkungan. a. Melakukan pencitraan terhadap budaya a. Peningkatan pendidikan SDM perlu a. Kebijakan-kebijakan yang
investasi. serta tempat pesinggahan banyak. b. Menanggulangi kemiskinan sunda yang akan memberikan dampak dilaksanakan. mengakomodasi kepentingan
b. Potensi kebun raya sebagai salah satu b. Peran kota Bogor dalam menjaga disekitar wilayah kota Bogor. positif. b. Menciptakan lapangan pekerjaan yang masyarakat banyak.
world heritage.
c. Menjadi salah satu pusat kegiatan
kelestarian SDA. c. Meningkatkan pelayanan publik. b. Mengembangkan sektor pariwisata. baru. b. Meningkatkan lapangan
Peluang nasional dalam struktur tata ruang c. Memanfaatkan SDA dengan baik d. Menata pedagang kaki lima dengan c. Menciptakan berbagai karya. c. Meingkatkan ilmu pengetahuan dan pekerjaan yang baru.
III nasional dan Jawa Barat. guna kepentingan bersama. baik disekitar jalan kota Bogor. d. Menerapkan keilmuwan untuk teknologi, c. Meningkatkan fasilitas dan
d. Dana pemerintah kota Bogor mencukupi, d. Menjaga perlindungan dan kepentingan bersama. d. Melakukan perubahan sistem pendidikan infrastruktur guna kepentingan
konservasi SDA perlu dilakukan yang tinggi. penduduk sekitar.
dengan baik. d. Meningkatkan kualitas
dilingkungan untuk penduduk
sekitar kota Bogor.

a. Wilayah ini termasuk wilayah yang a. Perubahan iklim dan pemanasan a. Bertambah jumlah kendaraan a. Diera globalisasi sangat sulit untuk a. Pemborosan atau ketiadaan dana yang a. Ledakan penduduk yang tidak
memiliki curah hujan yang tinggi. global. sehingga mengakibatkan melestarikan budaya nasional. berlangsung treus menerus. terkendali dengan baik dikota
b. Bencana alam dan degradasi lingkungan. b. Volume sampah yang sangat kepadatan. b. Banyak terpengaruh budaya lain dari b. Kualitas dan kemampuan SDM yang Bogor.
c. Penurunan kualitas infrastruktur wilayah
kota Bogor.
meningkat. b. Tercemarnya lingkungan karena budaya sendiri. masih rendah. b. Pertambahan jumlah penduduk
Ancaman IV d. Meingkatnya jumlah penduduk miskin. c. Mudah terjadinya banjir akibat warga Bogor kurang menjaga c. Tidak mengapresiasikan didalam c. Menurunnya lapangan kerja diwilayah yang relatif tinggi.
curah hujan yang tinggi. kebersihan. kehidupan sehari-hari. tersebut. c. Menurunnya perekonomian
d. Bertambha jumlah kendaraan c. Penebangan hutan secara liar. d. Tidak mencintai aneka ragam budaya d. Banyak perubahan dalam ilmu penduduk dan lapangan kerja
bermotor. d. Kurang kepedulian terhadap pengetahuan dan teknologi. yang relatif kecil.
dengan sungguh-sungguh.
lingkungan disekitar kota Bogor. d. Trauma akan banjir
menimbulkan dampak negatif
kepada masyarakat.